Your SlideShare is downloading. ×
Analisis pieces pada sistem informasi kepegawaian dinas pendidikan kab sleman
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Analisis pieces pada sistem informasi kepegawaian dinas pendidikan kab sleman

11,107
views

Published on

Analisis pieces pada sistem informasi kepegawaian dinas pendidikan kab sleman - Mapsi 2012 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Analisis pieces pada sistem informasi kepegawaian dinas pendidikan kab sleman - Mapsi 2012 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA


1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
11,107
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
477
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASISISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN PADA DINAS PENDIDIKAN KAB SLEMAN ANALISIS DEPARTEMEN Dosen : Ir. Muhamamad Taufiq Disusun Oleh: ARIF NUR SIDIQ 09.12.4218 Ketua Departemen SHUBHAN RIJZA K 09.12.4205 TAUFIK ROHMANUDDIN 09.12.4206 ANA UDAYANA 09.12.4207 ZHAKA BARA BITA P 09.12.4208 WAHYU WINDARTA 09.12.4261 I GUSTI AGUNG BAGUS 09.12.4262 ARIF GUNAWAN 09.12.4248 DIAH RETNO DWI RAHAYU 09.12.4249 ENI BUNGA MELATI 09.12.4250 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2012
  • 2. ANALISIS SISTEM Landasan dasar dalam melakukan analisis sistem tergantung pada teori sistem secara umum, terdapat banyak pendekatan untuk melakukan analisis sistem, namun semuanya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memahami sistem secara utuh yang kemudian diuraikan ke dalam komponen-komponen untuk di identifikasi dan dievaluasi berdasarkan masalah, kelemahan maupun kebutuhan, kemudian dilakukan modifikasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari hasil serangkaian transformasi yang telah dilakukan. Menurut Prof. Dr. Jogiyanto HM, MBA, Akt, P.hD. Pada bukunya tentang Analisis dan Desain Sistem Informasi: pendekatan struktur teori dan praktik aplikasi bisnis bahwa, analisis sistem (system analysis) dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapakan, sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan (system planning) dan sebelum tahap desain sistem (system design). Tahap analisis adalah tahap yang paling atau sangat penting, karena kesalahan pada tahap ini juga akan menyebabkan kesalahan di tahap selanjutnya. 10. Jogiyanto HM., MBA., AKT,. Ph.D Analisis dan Desain System Informasi :Pendekatan Terstuktur Teori Dan Praktek Aplikasi Bisnis. Hal 129 ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 3. 1.1. Mengidentifikasi Masalah1.2. Analisis kelemahan sistem 1.2.1. Analisis PIECES Membangun sebuah Sistem Informasi Kepegawaian, terlebih dahulu sistem baru itu layak atau tidak. Maka yang harus dilakaukan terlebih dahulu adalah menganalisis kelayakan kinerja, informasi, ekonomi, kemanan sistem, efisiensi dan pelayanan. Panduan ini dikenal dengan PIECES Analysis (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, Service). Dari analisis ini biasanya didapatkan beberapa masalah dan akhirnya, dapat menemukan masalah utamanya. Hal ini penting karena biasanya yang muncul dipermukaan bukan masalah utama, tetapi hanya gejala-gejala masalah atau masalah yang bukan utama. 1.2.1.1. Analisis Kinerja / Performance 1. Dalam sistem yang berjalan selama ini pengurusan administrasi kenaikan pangkat dan pengusulan jabatan yang melibatkan rantai birokrasi cukup panjang. 2. Sulitnya menulusuri informasi tetntang status berkas kenaikan pangkat dan berkas penilaian Funsional untuk tenaga Funsional seperti Guru di daerah. 3. Sulitya mengurutkan pangkat dari pangkat tertinggi sampai pangkat terendah. ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 4. 1.2.1.2. Analisis Informasi / Information Akurat Dalam pendataan pegawai sering kali terjadi kekeliruan atau selisih oleh bagian kepegawaian, dalam hal ini adalah melakukan kesalahananinput data pegawai. Update data Sering kali terjadi perubahan data pegawai secara tiba- tiba. Relevan Keterlambatan dalam pemberian laporan yang diberikan oleh bagian administrasi ke bagian kepegawaian, misalkankenaikan pangkat dan golongan.1.2.1.3. Analisis Ekonomi / Economy Ketika suatu perusahaan ingin merubah sistem kepegawaian yang sudah ada (sistem lama) dengan sistem kepagawaian yang lebih baik dan mudah dalam penggunaannya maka harus membeli sebuah perangkat lunak untuk aplikasi tersebut dengan harga yang relatif mahal. Dikarenakan kesalahan-kesalahan yang dilakukan seperti pada pembahasan yang sudah kita bicarakan diatas, telah kami analisa bahwa Dinas Pendidikan Kab Sleman ini telah melakukan pemborosan yang cukup besar apabila kesalahan dalam hal pencetakan laporan keliru masih sering terjadi.1.2.1.4. Analisis Keamanan / Security Keamanan sistem yang digunakan oleh Dinas Pendidikan Kab Sleman sekarang ini belum aman, karena pencatatan masih menggunakan manual di menggunakan software office dan akses ke komputer semua orang bisa ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 5. membuka bahkan merubah data-data yang ada. 1.2.1.5. Analisis Efisiensi / Eficiency Sistem Kepegawaian yang dilakukan secara manual kurang efisien karena perlu melakukan dokumentasi yang memerlukan banyak waktu dan biaya . 1.2.1.6. Analisis layanan / Service Dalam proses pedataan pegawai masih memerlukan beberapa tahap, sementara jumlah pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman sangatlah banyak sehingga menyebabkan antrian panjang .1.3. Analisis Kebutuhan Sistem Dengan analisis kebutuhan sistem, diharapkan sistem yang akan dibangun dapat diuraikan secara utuh menjadi komponen-komponen dasar dengan tujuan identifikasi, mengevaluasi permasalahan dan kebutuhan yang diharapkan, dan analisis ini juga dilakukan untuk menjamin bahwa sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dari obyek penelitian. Perancangan sistem baru diharapkan mampu mengubah dan mempercepat atau mengefisienkan serta mengoptimalkan waktu dengan baik, guna memenuhi kebutuhan berikut : 1. Pencatatan dan Perhitungan data lebih cepat dan akurat 2. Pengeditan data lebih mudah dan cepat 3. Pencarian data lebih valid. 4. Pembuatan Laporan-laporan akan lebih mudah. Analisis kebutuhan sistem dibedakan menjadi dua yaitu: ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 6. 1.3.1. Analisis Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional mendefinisikan kebutuhan apa saja yang dibutuhkan oleh sistem yang diusulkan dari aspek fungsionalitasnya. Maksudnya berkaitan dengan fitur atau kemampuan yang didapat dalam sistem tersebut. Kebutuhan – kebutuhan informasi minimum yang harus dihasilakn oleh sistem Informarmasi kepegawaian adalah , antara lain: A. Pencatatan Individu data pegawai sebagai berikut: 1. Biodata Pagawai 2. Riwayat Pendidikan Formal dan Nonformal 3. Pelatihan Kepegawaian 4. Riwayat Kepangkatan dan Jabatan 5. Riwayat Keluarga 6. Riwayat Penghargaan / Tanda Jasa 7. Riwayat Pengalaman 8. Riwayat Organisasi 9. Riwayat Gaji B. Keluaran hasil proses Sistem Informasi Kepegawaian 1. Daftar urut kepangkatan 2. Daftar Susunan Kepangkatan 3. Daftar kenaikan pangkat strukturan 4. Daftar kenaikan Gaji berkala 5. Daftar kekuatan pegawai 6. Rencana kenaikan pangkat 7. Pendidikan yang telah di ikuti oleh pegawai 8. Historis Karir ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 7. 9. Laporan Statistik Pegawai 10. Surat keputusan C. Memiliki sistem security yang handal, yang dapat memberikan akses secara luwes namun aman. D. Mampu mendayagunakan database populer yang tersedia di pasaran khususnya MySQL E. Mudah digunakan (user friendly)1.3.2. Analisis Kebutuhan Nonfungsional 1.3.2.1. Kebutuhan Perangkat Keras (Hardware) Merupakan analisis yang menghasilkan tipe kebutuhan yang berisi properti perilaku yang dimiliki sistem, meliputi: Kebutuhan perangkat keras yang dibutuhkan sebagai berikut: 1. Prosesor Intel Xeon Processor E5606 2. Hardisk internal 1TB Samsung SATA 3. Memory / RAM DDR3 4 Gb Visipro 4. Casing Simbada 450 Watt 5. UPS APC BR500CI-AS 500 VA 6. SAMSUNG Monitor LED Syncmaster S16A100N 7. KEYBOARD + MOUSE Optic Ps/2 GENUS 8. Switch TP-LINK TL-SG1008D 9. APC NetShelter WX Wallmount Racks (AR100) Sedangkan kebutuhan perangkat keras yang digunakan untuk menjalankan aplikasi pengolahan data pegawai, serta daftar harga spesifikasi komputer: ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 8. Daftar harga untuk Komputer Server Kebutuhan Jml Harga Prosesor Intel Xeon Processor E5606 1 Rp. 1.992.900 Samsung SATA II 1TB 7200rpm Int 3,5 Inch 1 Rp. 980.200 Visipro 4Gb PC 10600 / 1333Mhz Visipro 1 Rp. 197.000 DDR3 SIMBADDA SIM COOL SMC-5890 450watt 1 Rp. 590.00 Motherboard Asus Maximus II Gene 1 Rp. 2.092.902 TOTAL Rp. 5.853.002 Daftar harga untuk Komputer Monitoring Kebutuhan Jml Harga Processor Core I3 2100 1 Rp 1.101.000 Hard Disk 250 Gb Sata Seagate 1 Rp. 662.000 Memori Vgen Ddr3 2gb Pc 10600 1 Rp. 115.000 Casing 380 Watt Dazumba 1 Rp. 245.750 Motherboard Ecs H61h2-M2 1 Rp. 536.900 Dvdrw Samsung 1 Rp. 183.000 KEYBOARD + MOUSE Optic Ps/2GENUS 1 Rp.90.200 SAMSUNG Monitor LED Syncmaster 1 Rp.800.000 S16A100N TOTAL Rp. 3.733.850  Daftar harga untuk Network Tools Kebutuhan Jml Harga Pasang Tower 1 Rp. 1.699.000 Switch TP-LINK TL-SG1008D 1 Rp. 261.800 APC NetShelter WX Wallmount Racks 1 Rp. 4.722..900 (AR100) TOTAL Rp. 6.638.700   ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 9. 4 Komputer Server ( 4 x Rp 5.853.002) Rp. 23.412.008 1 Komputer Monitoring Rp. 3.733.850 Network Tools Rp. 6.638.700 TOTAL Rp. 33.784.558;- 1.3.2.2. Kebutuhan Perangkat Lunak (Software) a. Ubuntu server 10.04 LTS (Free) b. Aphace server (Free) c. MySQL (Free)1.3.3. Kebutuhan Informasi Kebutuhan informasi adalah kebutuhan output atau informasi yang akan disajikan oleh aplikasi yang akan dibuat. Dalam fase analisis kebutuhan informasi menguraikan tentang output dari aplikasi pengolahan data pagawaiDinas Pendidikan Kabupatan Sleman. Adapun hasil dari output aplikasi tersebut diantaranya laporan data Pegawa dan perincian gaji. Diharapkan dengan adanya laporan tersebut dapat mengontrol semua kegiatan yang berjalan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, agar informasi yang disajikan lebih baik dan akurat.1.3.4. Kebutuhan Pengguna (User) Pengguna dari sistem ini adalah admin Dinas Kepegawaian dan Pegawai Negri Sipil di Dinas Pendidikan kabupaten Sleman, setelah melakukan login. Untuk Admin Dinas kepegawaian dapat mengakses semua menu backend yang ada dalam sistem ini, termasuk mengedit data-data yang diperlukan dalam sistem ini, baik data pegawai dan rincian gaji melakukan entry data, melakukan proses pembuatan laporan. sedangkan untuk Pegawai Negeri Sipil hanya dapat ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 10. mengakses menu frontend yang ada dalam sistem yang membantu kepegawaian dalam menginputkan pegawai.1.4. Analisis Kelayakan Sistem Studi kelayakan adalah suatu studi yang akan digunakan untuk menentukan kemungkinan apakah pengembangan proyek aplikasi pengolahan data pegawai layak atau tidak. Studi kelayakan merupakan kepadatan, versi ringkasan dari keseluruhan analisis sistem, proses perancangan aplikasi pengolahan data pegawai. Studi kelayakan merupakan suatu studi untuk menilai proyek yang akan dikerjakan pada masa yang akan datang. Penilaian disini adalah memberikan rekomendasi apakah proyek yang sedang dibangun layak dikerjakan atau malah ditunda terlebih dahulu. Mengingat kondisi pada masa yang akan datang tidak menentu, dalam arti lain selalu berubah-ubah. Maka studi yang dilakukan tentunya melibatkan berbagai bidang aspek, antara lain kelayakan hukum, kelayakan operasional, dan kelayakan teknologi. Selain itu dibutuhkan pertimbangan-pertimbangan tertentu untuk memutuskannya. 1.4.1. Kelayakan Hukum Dilihat dari segi hukum yang berlaku pembuatan aplikasi pengolahan data pegawai, kemungkinan sangat besar tidak melanggar hukum yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia, karena dalam pembuatan aplikasi ini tidak mengandung unsur penipuan, pornografi, pembajakan, dan tindakan melanggar hukum yang berkaitan dengan teknologi informasi. Kelayakan hukum pada teknologi informasi dikatakan tidak layak apabila ada satu atau beberapa hal atau tindakan tersebut diatas yang melanggar hukum. Hal ini perlu diperhatikan agar pada waktu aplikasi digunakan tidak mengandung ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 11. pelanggaran hukum pada bidang teknologi informasi yang sekarang ini masih marak terjadi di Indonesia.1.4.2. Kelayakan Tehnologi Dalam fase kelayakan teknologi menguraikan alasan mengapa aplikasi yang sedang dikerjakan layak atau tidak diterapkan pada objek penelitian. Aplikasi pengolahan data Pegawai apabila diimplementasikan dalam Dinas Pendidikan Kebupaten Sleman layak untuk digunakan, karena pada perusahaan tersebut masih menggunakan sistem tradisional atau sistem manual dalam menangani semua kegiatan proses pendataan pegawai. Apabila proses pendataan pegawai dilakukan secara tradisional kemungkinan terjadinya kesalahan cukup besar, hal tersebut bisa terjadi kerena dengan semakin banyaknya proses kegiatan pelayanan, sedangkan administrasi sebagai sumber daya manusia yang terbatas, akan mengalami kesulitan dalam proses pendataan pegawai. Diharapkan dengan adanya aplikasi pengolahan data pegawai dapat membantu pengelola dalam semua proses kegiatan pelayanan.1.4.3. Kelayakan Operasional Sistem ini dirancang untuk memudahkan pengoperasian dan proses pengembangannya dilakukan dengan teknik penyerapan kebutuhan informasi melalui penelitian terlebih dahulu dan apakah pengembangan sistem ini layak dioperasikan atau tidak. Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman sangat membutuhkan sistem informasi penggajian atas dasar masalah yang telah disampaikan pada abstraksi. Selain itu, sistem informasi ini akan sangat bermanfaat bagi perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 12. 1.4.4. Kelayakan Ekonomi Sebuah sistem informasi apabila dikembangkan, maka perlu dihitung kelayakan ekonominya. Teknik inilah yang disebut dengan teknik analisis biaya dan manfaat. Analisis biaya dan manfaat digunakan untuk menentukan kelayakan pembuatan aplikasi pengolahan data pagawai layak dikerjakan atau tidak. Hal ini sangatlah penting dilaksanakan untuk mendapatkan efisiensi dalam pembuatan, perawatan aplikasi pengolahan data pegawai, serta untuk mendapatkan manfaat yang lebih berguna untuk membantu pedataan pegawai. 1.4.4.1. Komponen Biaya Biaya yang digunakan dalam pembangunan aplikasi pengolahan data pwgawai meliputi dua biaya antara lain sebagai berikut: 1. Biaya pembuatan aplikasi pengolahan data pegawai ini terdiri dari: a. Biaya pembelian perangkat keras b. Biaya pembelian perangkat lunak c. Biaya penyewaan IP Public dan ISP 2. Sedangkan biaya yang berhubungan dengan pengoperasian aplikasi pengolahan data pegawai ini terdiri dari : a. Biaya pemeliharaan aplikasi b. Biaya dukungan tehnik 1.4.4.2. Komponen Manfaat Manfaat terdiri dari manfaat wujud (tangible benfits) dan manfaat tak berwujud (intangible benfits). Manfaat berwujud adalah manfaat yang berupa ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno 
  • 13. penghematan-penghematan ataupun peningkatan yang dapat diukur secarakualitas dalam bentuk satuan nilai uang. Sedangkan manfaat tak berwujud adalahsulit untuk diukur dalam satuan uang, maka cara pengukurannya dapat diukurdengan taksiran. ANALSIS DEPARTEMEN  Camp: Jl. Anggrek 209 CC, Yka  arieve.techno@gmail.com | YM: arieve_techno | twitter: @arieve_techno