• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
8. karet
 

8. karet

on

  • 2,535 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,535
Views on SlideShare
2,535
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
72
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    8. karet 8. karet Presentation Transcript

    •  Tanaman karet berasal dari bahasa latin yangbernama Havea brasiliensis yang berasal dariNegara Brazil. Tanaman ini merupakan sumber utama bahantanaman karet alam dunia. Saat ini Asia menjadi sumber karet alami. Awalmulanya karet hanya hidup di Amerika Selatan,namun sekarang sudah berhasil dikembangkan diAsia Tenggara. Saat ini, negara-negara Asiamenghasilkan 93% produksi karet alam, yangterbesar adalah Thailand, diikuti oleh Indonesia,dan Malaysia.
    •  Struktur Kimia Karet Polyisoprena adalahgabungan dari unit – unit monomerhydrocarbon C5H8 (isoprene) yangmembentuk rantai panjang dan jumlahnyasangat banyak. Karet alam adalah makro molekulpolyisoprena yang bergabung dengan ikatankepala ke ekor. Konfigurasi dari polimer iniadalah konfigurasi ”cis” dengan susunanruang yang teratur, sehingga rumus darisusunan karet adalah 1,4 cis polyisoprena.
    •  Kelebihan yang dimiliki karet alamdibandingkan karet sintetis adalah :a. Memiliki daya elastisitas dan daya lentingsempurna.b. Memiliki plastisasi yang baik sehinggapengolahannya mudah.c. Mempunyai daya aus yang tinggi.d. Tidak mudah panas (low heat bid up), dane. Memiliki daya tahan tinggi terhadap keretakan
    • Karet sintetis memiliki kelebihan untukbeberapa keadaan :a. Tahan terhadap berbagai zat kimia.b. Harga cenderung bisa dipertahankan supayatetap stabil.c. Pengiriman atau suplai karet sintetis jarangmengalami kesulitan yang sulit diharapkandari pengiriman atau suplai karet alam.
    •  Bahan olah karet (lateks kebun, sheet angin,slab tipis dan lump segar) Karet konvensional (RSS, white crepes, danpale crepe) Lateks pekat Karet bongkah atau block rubber (SIR 5, SIR10, dan SIR 20) Karet spesifikasi teknis atau crumb rubber Karet siap olah atau tyre rubber Karet reklim atau reclaimed rubber
    •  Warnanya agak kecoklat-coklatan, tembus cahaya atau setengah tembus cahaya, berat jenis 0,91-093. Sifat mekaniknya tergantung pada derajatvulkanisasi, sehingga dapat dihasilkan banyakjenis sampai jenis yang kaku seperti ebonite. Temperatur penggunaan yang paling tinggisekitar 99 oC, melunak pada 130 oC dan teruraisekitar 200 oC. Sifat isolasi listriknya berbeda karenapencampuran dengan aditif. Larut dalam benzen. Tidak larut dalam air.
    • Sifat kimia Mudah teroksidasi oleh udara Bila dibakar lateks alam akan berubahmenjadi CO2 dan H2O.
    •  Karet alam banyak digunakan dalam industri-industri barang. Umumnya alat-alat yangdibuat dari karet alam sangat berguna bagikehidupan sehari-hari maupun dalam industriseperti mesin-mesin pengerak Barang yang dapat dibuat dari karet alamantara lain ban mobil, tetapi juga ditemukandalam sekelompok produk-produk komersialtermasuk sol sepatu, segel karet, insulasilistrik, sabuk penggerak mesin besar danmesin kecil, pipakaret, kabel, isolator, bahan-bahanpembungkus logam, aksesoris olah raga danlain-lain
    •  Faktor di kebun (jenis klon, system sadap,kebersihan pohon, dan lain-lain). Iklim (musim hujan mendorong terjadinyaprokoagulasi, musim kemarau kedaan latekstidak stabil). Alat-alat yang digunakan dalam pengumpulandan pengangkutan (yang terbuat dari aluminiumatau baja tahan karat). Pengangkutan (goncangan, keadaan tangki,jarak, jangka waktu). Kualitas air dalam pengolahan. Bahan bahan kimia yang digunakan. Komposisi lateks.
    •  Lateks pekat merupakan bahan bakupembuatan benang karet. Lateks pekatadalah jenis karet yang berbentuk cairanpekat, tidak berbentuk lembaran ataupadatan lainnya. Biasanya lateks pekatbanyak digunakan untuk pembuatan bahan-bahan karet yang tipis dan bermutu tinggi.
    •  Lateks pekat adalah salah satu jenis eksporkaret alam Indonesia yang tergolong dalamharga paling tinggi dibanding jenis karetekspor lainnya seperti RSS (Ribbed Smoked )dan TSR (Technically Specifid Rubber ). Lateks pekat dibuat dari olahan lateks kebun(DRC 25-40%) dengan proses pemekatanhingga kadar karet kering (DRC) menjadilebih besar dari 60%.
    • 1. Untuk memperoleh kadar karet kering (DRC)60%2. Untuk mengurangi kenaikan biaya produksi .3. Untuk mengetahui jumlah air yangditambahkan pada pengenceran latekssampai kadar yang diketahui .4. Lateks yang pekat akan lebih seragammutunya dan lebih sesuai untuk pengolahanbarang dari karet yaitu benang karet.
    •  Prinsip pembuatan lateks pekat berdasarkanpada perbedaan berat jenis antara partikelkaret dengan serum. Serum mempunyai berat jenis lebih besardaripada partikel karet, berat jenis serumyaitu 1,024 sedangkan partikel karet hanya0,904. Akibatnya, partikel karet akan naik kepermukaan dan serum akan terkumpul dilapisan bawah dalam proses pembuatanlateks pekat.
    •  Ada 2 macam lateks pekat yang biasa dijualdi pasaran. Yang pertama adalah creamedlateks atau di Indonesia dikenal dengan namalateks dadih. Sedangkan yang ke 2 adalahcentrifuged lateks atau disebut latekssentrifugasi.
    •  Bila menginginkan lateks pekat yang dibuatbermutu tinggi, maka syaratnya harusmenggunakan bahan baku lateks yang masihsegar dan baik. Pengawasan mulai daripenyadapan sampai pengumpulan di kebundan di lanjutkan dengan pengiriman latekssegar ke tempat pengolahan mutlak dibutuhkan
    •  Zat antikoagulan ditambahkan pada mangkukpenyadapan dan tempat pengumpulan lateksdi kebun. Hal ini penting sekali untukmempertahankan kesegaran lateks yang akandibuat lateks pekat. Bila terjadi prokoagulasipada lateks, maka bahan ini sudah tidak baikuntuk diolah menjadi lateks pekat. Untuk maksud ini dapat digunakan ammonia.Penambahan gas ammonia memungkinkanlateks pekat tahan di simpan dalam waktuyang cukup lama.
    •  Vulkanisasi adalah reaksi kimia yangmenyebabkan molekul karet yang linearmengalami reaksi sambung silang(crosslinking) sehingga menjadi molekulpolimer yang membentuk rangkaian tigadimensi. Reaksi merubah karet yang bersifat plastis(lembut) dan lemah menjadi karet yangelastis, keras dan kuat. Vulkanisasi jugadikenal dengan proses pematangan, danmolekul karet yang sudah tersambung silangdirujuk sebagai vulkanisasi karet.
    •  Bahan kimia tersebut terdiri atas : bahan kimiapokok dan bahan kimia tambahan. Bahan kimia pokok adalah bahan kimia yangdiperlukan dalam setiap kompon karet, sepertibahan pemvulkanisasi, bahan pencepat, bahanpengaktif, bahan pelunak, bahan antioksidan danbahan pengisi. Bahan kimia tambahan adalah bahan kimia yanghanya ditambahkan pada pembuatan barangkaret tertentu, seperti bahan pewarna, bahanpeniup, bahan pencegah pravulkanisasi, bahanpewangi dan bahan penunjang.
    • Bahan pemvulkanisasi Bahan kimia ini diperlukan dalam prosesvulkanisasi agar kompon karet cepat matang.Yang biasa digunakan untuk keperluan iniadalah belerang. Selain untuk vulkanisasikaret alam, belerang juga digunakan untukvulkanisasi karet sintetis. Selain belerangbahan- bahan seperti damarfenolik, peroksida organik, radiasi sinargamma, serta uretan juga dapat digunakan
    • Bahan Pemercepat Reaksi Reaksi vulkanisasi biasanya berlangsungsangat lambat. Dalam dunia industri hal inikurang efisien karena menambah lama waktuproduksi yang secara tak langsung jugamenambah biaya. Bahan pencepat reaksi digunakan untukmengatasi kelambatan ini. Contoh-contoh :MBT,MBTS,DPG,TMT,HBS, dan lain-lain
    • Bahan Penggiat Fungsi bahan penggiat adalah menambahcepat kerja bahan pencepat reaksi. Jadi,meskipun bahan ini tidak termasuk vital,tetapi cukup menentukan dalam prosespengolahan karet. Seng oksida dan asam stearat adalah contohbahan pengiat yang paling banyak dipakai
    • Bahan antioksidan dan antiozon Fungsi bahan ini untuk melindungi karet darikerusakan karena pengaruh oksigen maupunozon yang terdapat di udara. Bahan kimia inibiasanya juga tahan terhadap pengaruh ion –ion tembaga, mangan, dan besi. Selain itu,juga mampu melindungi terhadap suhutinggi, retak- retak, dan lentur
    •  antioksidan merupakan senyawakimia, misalnya PBN,MB 4010, dll Antiozon yang paling banyak digunakanadalah turunan parafenilen diamina sepertiSantoflex 13, Nonox DPPD, dan UOP 88.
    • Bahan Pelunak Bahan pelunak berfungsi memudahkanpembuatan karet dan pemberian bentuk.Karet yang diberi bahan pelunak bisamenjadi empuk. Penambahan bahan pengisiyang cukup banyak perlu diimbangi denganpenambahan bahan ini. Bahan pelunak yangbanyak digunakan antara lain minyaknaftenik, minyak nabati, minyak aromatik,terpinus, lilin parafin, faktis, damar, danbitumen
    • Bahan Pengisi Ada dua macam bahan pengisi dalam prosespengolahan karet antara lain :1. Bahan pengisi yang tidak aktif. Yang hanyamenambah kekerasan dan kekakuan pada karetyang dihasilkan, tetapi kekuatan dan sifatlainnya menurun. Biasanya bahan pengisi tidakaktif lebih banyak digunakan untuk menekanharga karet yang dibuat karena bahan iniberharga murah, contohnya kaolin, tanahliat, kalsium karbonat, magnesiumkarbonat, barium sulfat dan barit.
    • 2. Bahan pengisi aktif atau bahan pengisiyang menguatkan. Contohnya karbon hitam,silika, aluminium silikat, dan magnesiumsilikat. Bahan ini mampu menambahkekerasan, ketahanan sobek, ketahanankikisan, serta tegangan putus yang tinggipada karet yang dihasilkan. Kadang-kadangbahan pengisi aktif dan tidak aktif diberikandalam campuran sebagai alternatifpenghematan biaya
    •  Terima Kasih......