8. higiene karyawan

2,367
-1

Published on

Materi Kuliah Sanitasi Industri Pangan

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,367
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
141
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

8. higiene karyawan

  1. 1. HIGIENE KARYAWAN DALAMPENGOLAHAN MAKANANArie Febrianto MJur. Tek. Industri PertanianFTP-UB
  2. 2. • Higiene adalah ilmu yang berhubungandengan masalah kesehatan dan berbagaiusaha untuk mempertahankan atau untukmemperbaiki kesehatan
  3. 3. • Karyawan terutama yang bekerja langsungdengan bahan pangan atau pangan dapatmencemari bahan pangan atau pangan tesebut,baik berupa cemaran fisik, kimia maupunbiologis.• Oleh karena itu, kebersihan karyawan dan higienekaryawan merupakan salah satu hal yang sangatpenting yang harus diperhatikan industri panganagar produk pangannya bermutu dan aman untukdikonsumsi.
  4. 4. Bagaimana Karyawan dapatMencemari Pangan?• Karyawan yang memakai perhiasan saat bekerjamungkin saja dengan tidak sengaja perhiasannyajatuh ke dalam pangan, misalnya kalungnya putusdan manik-maniknya jatuh tersebar ke dalampangan.• Hal ini dapat menimbulkan bahaya fisik bagikonsumennya. Oleh karena itu untukmenghindari hal ini, karyawan hendaknya tidakmemakai perhiasan pada saat dia sedang bekerjadengan pangan.
  5. 5. • Karyawan yang sedang mengidap penyakitmenular yang bekerja langsung denganpangan dapat menularkan penyakitnyamelalui pangan. Oleh karena itu, karyawanyang sedang sakit jangan ditugasi pekerjaanyang berhubungan langsung dengan pangan.
  6. 6. Beberapa penyakit menular yang mikrobanya dapatmencemari pangan adalah:• penyakit tifus• penyakit disentri• penyakit kuning atau hepatitis A• penyakit tenggorokan• penyakit batuk dan flu• penyakit kulit (kudis, gatal-gatal)
  7. 7. • Demikian juga karyawan yang baru sembuhdari penyakit menular mungkin saja masihmembawa mikroba patogen yang dapatmenular melalui pangan. Oleh karena itukaryawan yang baru sembuh dari penyakitmenular hendaknya untuk sementara diberipekerjaan lain yang tidak berhubunganlangsung dengan pangan.
  8. 8. • Mikroba pembusuk atau penyebab penyakityang mencemari pangan dapat berasal daritubuh karyawan terutama tangan, kuku,rambut, mulut, hidung dan bagian lainnya.Oleh karena itu, bagian-bagian tubuh inihendaknya dipertahankan selalu bersih danditutup agar tidak kontak dengan pangan.
  9. 9. • Karyawan disarankan melakukan teskesehatan terutama tes darah danpemotretan rontgen pada dada untuk melihatkesehatan paru-paru dan saluranpernafasannya.• Tes kesehatan tersebut sebaiknya diulangsetiap 6 bulan sekali.
  10. 10. Kebersihan Karyawana. Karyawan harus selalu menjaga kebersihanbadannyab. Karyawan seharusnya mengenakan pakaiankerja/celemek lengkap dengan penutup kepala,sarung tangan, dan sepatu kerja. Pakaian danperlengkapannya hanya dipakai untuk bekerja.c. Karyawan harus menutup luka dengan perban.d. Karyawan harus selalu mencuci tangan sebelummemulai kegiatan mengolah pangan, sesudahmenangani bahan mentah, atau bahan yangkotor, dan sesudah keluar dari toilet
  11. 11. CARA HIGIENE KARYAWAN YANG BAIK• Cara higiene karyawan yang baik adalah upayayang dilakukan untuk mencegah tercemarnyapangan oleh campuran fisik, kimia maupunbiologis dari tubuh karyawan.• Upaya yang dapat dilakukan adalah memupukkebiasaan karyawan yang baik dan melatihkaryawan untuk meninggalkan kebiasaankaryawan yang buruk
  12. 12. Kebiasaan karyawan yang baik• Selalu membersihkan diri (mencukur rambut,kumis atau jenggot, mandi, kuku) sebelumbekerja• Selalu bekerja dengan penuh perhatian (tidakberbicara dan tidak mengunyah pangan ataumerokok sambil bekerja)• Selalu menjaga lingkungan kerjanya tetapbersih
  13. 13. • Penggunaan make up dan deodorant yg berlebihanharus dihindari.• Perhiasan dan aksesori dilepas sebelum pekerjamemasuki daerah pengolahan makanan.• Celemek harus bersih dan tidak boleh digunakansebagai lap tangan• Celemek harus ditanggalkan bila pekerja meninggalkanruang pengolahan• Pekerja juga harus menggunakan sepatu yg bersih, dansebaiknya sepatu boot• Pekerja yg berambut panjang harus mengikat ramutnyadan disarankan mengunakan topi atau hairnet.
  14. 14. • Tidak mencicipi atau menyentuh makanandengan tangan atau jari. Gunakan sendokbersih, spatula, atau penjepit.• Jangan sekali-sekali duduk diatas meja kerja.
  15. 15. Kebiasaan karyawan yang buruk• Meludah di mana saja (ludah merupakan sumbermikroba yang dapat mencemari pangan).• Berbicara sambil bekerja (disamping dapatmengganggu pekerjaan, berbicara juga dapatmencemari pangan)• Bersin dan batuk di depan pangan (semburanbersin atau batuk yang penuh mikroba dapatmencemari pangan)• Mengunyah pangan atau merokok sambil bekerja• Memakai perhiasan pada saat sedang bekerjadengan pangan
  16. 16. A. Mencuci Tangan• Pencucian tangan merupakan hal pokok ygharus dilakukan oleh pekerja yg terlibat dalampenangan pangan.• Terbukti cukup efektif dalam upaya mencegahkontaminasi dalam makanan.• Frekuensi pencucian tangan harus disesuaikandengan kebutuhan, dilakukan setiap saatsetelah tangan menyentuh bendah-bendah ygdapat menjadi sumber kontaminan.
  17. 17. Langkah-langkah mencuci tangan1. Membasahi tangan dengan ai mengalir danmenggunakan sabun2. Menggosok tangan secara menyeluruh selamasekurang-kurangnya 20 detik, pada bagian-bagianmeliputi punggung tangan, telapak tangan, sela-selajari, dan bagian di bawah kuku.3. Mengunakan sikat kuku untuk membersihkansekeliling dan bagian di bawah kuku.4. Pembilasan dengan air mengalir5. Pengeringan dengn tissue atau lab kering6. Menggunakan alas tissue untuk mematikan tombolatau kran air dan membuka pintu ruangan.
  18. 18. Mechanized hand washer.
  19. 19. • Fasilitas yg diperlukan untuk pencucian tanganyag memadi adalah bak cuci tangan yg dilengkapidengan saluran pembuangan tertutup, kran airpanas, sabun, dan handuk/tissue atau mesinpengering.• Bak pencucian tangan terpisah dengan bakpencucian peralatan dan preparasi bahan.• Satu bak pencucian tangan maksimal untuk 10orang karyawan dan diletakkan sedekat mungkindengan tempat kerja.
  20. 20. • Higiene karyawan yg terlibat dalam pengolahanmakanan akan dapat tercapai apabila dalam diripekerja tertanam pengertian tentang pentingnyamenjaga kesehatan dan kebersihan diri.• Karyawan harus selalu dilatih untukmenumbuhkan kebiasaan tersebut melaluiserangkaian pelatihan, kursus, pemasanganposter, tulisan dan gambar-gambar di lingkungankerja.
  21. 21. Uji Kontaminasi Pekerja• Mikroorganisme yang sering terdapat pada kulit adalahbakteri pembentuk spora dan Staptylococeus sp;sedangkan pada rambut sering terdapat kapang.• Suatu penelitian menunjukkan bahwa 43 sampai 97persen pegawai yang bekerja pda berbagai industripengolahan pangan merupakan pembawaStaptylococeus sp; Coliform sp. dan enterococcus sp.pada tangannya.• Untuk menguji tingkat kontaminasi dari pekerja dapatdilakukan dengan metode agar kontak (metode Rodac).
  22. 22. •Terima kasih
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×