Your SlideShare is downloading. ×
0
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Dd akuntansi keuangan 1 bab 4
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Dd akuntansi keuangan 1 bab 4

7,714

Published on

Published in: Technology, Economy & Finance
1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
7,714
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
417
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Dasar-Dasar Akuntansi DASAR-DASAR AKUNTANSI BAB IV MODUL 1 Slides by M. Ridhwan Galela Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-1
  • 2. Dasar-Dasar Akuntansi SIKLUS AKUNTANSI Dokumen / Jurnal Bukti TransaksiTransaksi B. Besar Pembantu Buku Besar Neraca SaldoJ. Pembalik Neraca Lajur J. PenyesuaianN.S. Penutupan Lap. Keuangan Jurnal Penutup II-2 Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan
  • 3. Dasar-Dasar Akuntansi SIKLUS AKUNTANSI Pencatatan dalam Dokumen / Bukti Transaksi Penjurnalan Pembukuan ke dalam Buku Besar Penyusunan Neraca Saldo Penyusunan Laporan Keuangan II-3Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan
  • 4. Dasar-Dasar Akuntansi ISI BUKTI TRANSAKSI (Sekurang-kurangnya) JUMLAH ATAU NILAI YANG TERCAKUP DALAM TRANSAKSI. TANGGAL TERJADINYA TRANSAKSI. PIHAK YANG TERLIBAT DI DALAMNYA. PENCATATAN DALAM BUKTI TRANSAKSI MERUPAKAN TAHAP PERTAMA DALAM SIKLUS AKUNTANSI.Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-4
  • 5. Dasar-Dasar Akuntansi PENJURNALAN JURNAL ADALAH: CATATAN HARIAN MENGENAI ANGKA-ANGKA DAN FAKTA-FAKTA DARI SETIAP TRANSAKSI.Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-5
  • 6. Dasar-Dasar Akuntansi BENTUK JURNAL JURNAL TGL NAMA PERKIRAAN NO DEBIT KREDIT DAN PENJELASAN P.B. P.B. = Petunjuk PembukuanPusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-6
  • 7. Dasar-Dasar Akuntansi PENCATATAN DLM BUKTI TRANSAKSI BUKTI TRANSAKSI : SUATU DOKUMEN ATAU FORMULIR YANG DIGUNAKAN UNTUK MENCATAT DATA PERTAMA KALI MENGENAI TIAP TRANSAKSI. DOKUMEN TERSEBUT SERING DISEBUT “DOKUMEN SUMBER”.Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-7
  • 8. Dasar-Dasar Akuntansi PEMBUKUAN KE BUKU BESAR (POSTING) POSTING ADALAH: PROSES PENCATATAN DATA DARI SUATU JURNAL KE BUKU BESAR. BUKU BESAR ADALAH: KUMPULAN PERKIRAAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENUNJUKKAN PENAMBAHAN DAN PENGURANGAN BAGI TIAP POS AKTIVA, KEWAJIBAN, DAN HAK PEMILIK. PEMBUKUAN KE BUKU BESAR MERUPAKAN LANGKAH KETIGA DALAM SIKLUS AKUNTANSIPusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-8
  • 9. Dasar-Dasar Akuntansi BENTUK STANDAR BUKU BESAR NAMA PERKIRAAN NO. PERKIRAAN TGL URAIAN NO DEBIT TGL URAIAN NO KREDIT PB PBPusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-9
  • 10. Dasar-Dasar Akuntansi JURNAL Hal. 1 TGL NAMA PERKIRAAN NO DEBIT KREDIT DAN PENJELASAN P.B. 2002 Kas 101 6.000.000 31 Des Piutang 102 10.000.000 1 Peralatan Bengkel 111 30.000.000 Perlengkapan 112 18.000.000 6 Hutang 8.000.000 2 Modal 56.000.000 5 Ayat Pembukaan 3 KAS NO. PERK. 101 TGL URAIAN NO DEBIT TGL URAIAN NO KREDIT PB PB 2002 Ayat Pembu- J-1 6.000.000 31 Des kaan. 4Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-10
  • 11. Dasar-Dasar Akuntansi TIAP SISI DARI PERKIRAAN MEMBERIKAN INFORMASI SEBAGAI BERIKUT: KOLOM TANGGAL DIISI DENGAN TANGGAL TERJADINYA TRANSAKSI. KOLOM URAIAN DIISI DENGAN PENJELASAN YANG DAPAT DIBERIKAN. KOLOM P.B. DIISI DENGAN NOMOR HALAMAN JURNAL TEMPAT TRANSAKSI TERSEBUT DICATAT. KOLOM JUMLAH DIISI TIAP POS DEBIT DAN POS KREDIT DARI TRANSAKSI TERSEBUT.Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-11
  • 12. Dasar-Dasar Akuntansi RANCANGAN PENOMORAN PERKIRAAN KELOMPOK PERKIRAAN DAN NOMOR PERKIRAAN AKTIVA .................... 101 HINGGA 199 KEWAJIBAN .................... 201 HINGGA 299 HAK PEMILIK .................... 301 HINGGA 399 PENDAPATAN .................... 401 HINGGA 499 BEBAN .................... 501 HINGGA 599Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-12
  • 13. Dasar-Dasar Akuntansi PROSEDUR PEMBUKUAN DAPATKAN PERKIRAAN BUKU BESAR UNTUK DEBIT PERTAMA AYAT JURNAL. CATAT TANGGALNYA DALAM KOLOM TANGGAL PADA SISI DEBIT PERKIRAAN. CANTUMKAN SUATU PENJELASAN BILA DIPERLUKAN UNTUK MENJELASKAN PEMBUKUAN TERSEBUT. MASUKKAN DALAM KOLOM NOMOR PEMBUKUAN (P.B.) HURUF “J” (JURNAL) DAN NOMOR HALAMAN JURNAL. CATAT JUMLAH DEBIT DALAM KOLOM DEBIT. Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-13
  • 14. Dasar-Dasar Akuntansi PROSEDUR PEMBUKUAN (LANJUTAN) MASUKKAN DALAM KOLOM P.B. DARI JURNAL, NOMOR PERKIRAAN BUKU BESAR KE PERKIRAAN TEMPAT AYAT JURNAL TELAH DIBUKUKAN. DAPATKAN PERKIRAAN BUKU BESAR UNTUK AYAT JURNAL BERIKUTNYA; DAN TERAPKAN SESUAI PROSEDUR-PROSEDUR DI ATAS. JIKA AYAT BERIKUTNYA MERUPAKAN SUATU KREDIT, TERAPKAN PROSEDUR TERSEBUT PADA SISI KREDIT DARI PERKIRAAN. Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-14
  • 15. Dasar-Dasar Akuntansi LAPORAN KEUANGAN DAFTAR PERHITUNGAN RUGI LABA DISIAPKAN SEBELUM NERACA JENIS DAN JUMLAH DARI PENDAPATAN DAN BEBAN DIPEROLEH DARI NERACA SALDO Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-15
  • 16. Dasar-Dasar Akuntansi NERACA JUMLAH TIAP AKTIVA DAN KEWAJIBAN DIAMBIL DARI NERACA SALDO. UNTUK HAK PEMILIK, SALDO PERKIRAAN MODAL DIAMBIL DARI NERACA SALDO. PENDAPATAN / RUGI BERSIH DIAMBIL DARI DAFTAR PERHITUNGAN RUGI LABA. BAGIAN HAK PEMILIK DI NERACA DIBUAT DENGAN MENGHITUNG TOTAL HAK PEMILIK. PENYIAPAN LAPORAN KEUANGAN MERUPAKAN LANGKAH KE LIMA DALAM SIKLUS AKUNTANSI Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-16
  • 17. Dasar-Dasar Akuntansi PENYUSUNAN NERACA SALDO NERACA SALDO ADALAH SUATU DAFTAR YANG MEMUAT NAMA-NAMA PERKIRAAN BESERTA SALDO-SALDONYA. FUNGSI NERACA SALDO:  MENGECEK KESEIMBANGAN SALDO-SALDO DEBIT DAN SALDO-SALDO KREDIT DALAM PERKIRAAN-PERKIRAAN BUKU BESAR.  MENYEDIAKAN DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK MENYIAPKAN DAFTAR PERHITUNGAN RUGI LABA DAN NERACA. WAKTU PENYUSUNAN: SUATU NERACA SALDO DAPAT DISIAPKAN PADA SEMBARANG WAKTU UNTUK MEMASTIKAN BAHWA BUKU BESAR DALAM KEADAAN SEIMBANG (UMUMNYA DIAKHIR BULAN DAN AKHIR TIAP PERIODE AKUNTANSI). Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-17
  • 18. Dasar-Dasar Akuntansi PENYUSUNAN NERACA SALDO (LANJUTAN) PERKIRAAN-PERKIRAAN DISUSUN SESUAI DENGAN URURAN YANG TAMPAK DI BUKU BESAR. PENYUSUNAN NERACA SALDO MERUPAKAN LANGKAH KE EMPAT DALAM SIKLUS AKUNTANSI. Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-18
  • 19. Dasar-Dasar Akuntansi BENTUK NERACA SALDO NAMA PERUSAHAAN NERACA SALDO TANGGAL NAMA PERKIRAAN NO. PERK. DEBIT KREDIT CATATAN:  PERKIRAAN-PERKIRAAN DICATAT BERURUT NO. PERK.  YANG MUNCUL HANYA PERKIRAAN YG MEMILIKI SALDO.  BILA JUMLAH DEBIT TIDAK SAMA DENGAN JUMLAH KREDIT, ADA KESALAHAN. Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-19
  • 20. Dasar-Dasar Akuntansi PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN DASAR AKRUAL (ACCRUAL BASIS) PENDAPATAN DAN BEBAN DIAKUI BILA KAS TELAH DITERIMA ATAU DIKELUARKAN. DASAR KAS (CASH BASIS)  PENDAPATAN DAN BEBAN DIPERHITUNGKAN PADA SAAT TERJADINYA TANPA MEMPERHATIKAN APAKAH KAS TELAH DITERIMA ATAU DIKELUARKAN.  PADA AKHIR PERIODE AKUNTANSI, PERKIRAAN-PERKIRAAN TERTENTU PERLU DISESUAIKAN AGAR ADA PENANDINGAN YANG TEPAT ANTARA PENDAPATAN YANG DIPEROLEH DAN BEBAN YANG DAPAT DIPERHITUNGKAN DALAM PERIODE BERSANGKUTAN. Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-20
  • 21. Dasar-Dasar Akuntansi PERKIRAAN-PERKIRAAN YG PERLU MENDAPAT PENYESUAIAN DI AKHIR PERIODE  PERSEDIAAN BARANG  BEBAN DIBAYAR DIMUKA  PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA  BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR  PENDAPATAN MASIH HARUS DITERIMA  PENYUSUTAN AKTIVA  PENYISIHAN KERUGIAN PIUTANG TAK TERTAGIHPusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-21
  • 22. Dasar-Dasar Akuntansi LANGKAH-LANGKAH UNTUK MENYELESAIKAN NERACA SALDO  MEMASUKKAN DATA NERACA SALDO DARI BUKU BESAR.  MEMASUKKAN JURNAL PENYESUAIAN. MEMINDAHKAN DATA YANG DISESUAIKAN DAN YANG  TIDAK DISESUAIKAN KE KOLOM PERHITUNGAN RUGI LABA ATAU KOLOM NERACA.  MENJUMLAHKAN ANGKA-ANGKA YANG TERDAPAT DALAM MASING-MASING KOLOM.  MENGHITUNG DAN MEMASUKKAN LABA BERSIH ATAU RUGI BERSIHNYA.Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-22
  • 23. Dasar-Dasar Akuntansi BENTUK NERACA LAJUR (8 KOLOM) NAMA PERUSAHAAN NERACA LAJUR TANGGAL PERKIRAAN NERACA PENYESUAIAN PERHITUNGAN NERACA SALDO RUGI LABA DEBIT KREDIT DEBIT KREDIT DEBIT KREDIT DEBIT KREDIT Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-23
  • 24. Dasar-Dasar Akuntansi AKHIR SLIDE BAB IV MODUL 1 DASAR-DASARTerima Kasih AKUNTANSI Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan II-24

×