Your SlideShare is downloading. ×
0
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Alatreproduksi 120905081718-phpapp01
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Alatreproduksi 120905081718-phpapp01

452

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
452
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
27
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KELOMPOK 2 Arelya Febriane (05) Cindy Elvia (11) M. Rizal Setiawan (23) Rahmat Abdillah (28) SMP NEGERI 2 DEPOK
  • 2. SISTEM REPRODUKSI bertujuan untuk menghasilkan individu baru yang memiliki sifat atau ciri-ciri sama, untuk mempertahankan kelestarian jenisnya.
  • 3. SISTEM REPRODUKSI Sistem Reproduksi Pria
  • 4. SISTEM REPRODUKSI PRIA
  • 5. Spermatogenesis Pembentukan Sperma (spermatogenesis) Terjadi di dalam testis. Spermatogonium bersifat diploid dan selalu membelah diri secara metosis sehingga berjumlah banyak.
  • 6. Hormon Pada Pria Testosteron : membentuk sperma, terutama pembelahan meiosis untuk membentuk spermatosit sekunder. LH (Luteinizing Hormone): menstimulasi sel-sel Leydig untuk mensekresi testoteron FSH (Follicle Stimulating Hormone) : menstimulasi sel-sel sertoli.
  • 7. Hormon Pada Pria Estrogen : estrogen dibawa bersama testoteron oleh sel sertoli ke cairan tubulus, untuk pematangan sperma. Hormon pertumbuhan : mengatur fungsi metabolisme testis. Hormon pertumbuhan secara khusus meningkatkan pembelahan awal pada spermatogenesis.
  • 8. Gangguan Pada Reproduksi pria • Hipogonadisme : penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh gangguan interaksi hormon, seperti hormon androgen dan testoteron. • Kriptokorkidisme : kegagalan dari satu atau kedua testis untuk turun dari rongga abdomen ke dalam skrotum pada waktu bayi.
  • 9. Gangguan Pada Reproduksi pria • Uretritis : peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan sering buang air kecil. Organisme yang paling sering menyebabkan uretritis adalah Chlamydia trachomatis, Ureplasma urealyticum atau virus herpes. • Prostatitis : peradangan prostat. Penyebabnya dapat berupa bakteri, seperti Escherichia coli maupun bukan bakteri.
  • 10. Gangguan Pada Reproduksi pria • Epididimitis : infeksi yang sering terjadi pada saluran reproduksi pria. Organisme penyebab epididimitis adalah E. coli dan Chlamydia. • Orkitis : peradangan pada testis yang disebabkan oleh virus parotitis. Jika terjadi pada pria dewasa dapat menyebabkan infertilitas.
  • 11. SISTEM REPRODUKSI WANITA
  • 12. Siklus Menstruasi Fase menstruasi Fase pasca-ovulasi Fase pra-ovulasi Fase ovulasi
  • 13. Feltilisasi Fertilisasi adalh proses peleburan antara satu sel sperma dengan satu sel telur (ovum) yang sudah matang Sel telur yang telah dibuahi berubah menjadi zigot dan menempel pada dinding rahim
  • 14. Proses terjadinya fertilisasi di dalam oviduk pada organ reproduksi wanita.
  • 15. Gestasi
  • 16. Amnion Korion Sakus vitelinus Kantung telur Pembuluh darah Massa sel dalam Endometrium Uterus Blastosol Amnion Proses pembentukan membran kehamilan pada embrio. Awal korion
  • 17. Bagian plasenta, cairan amnion, dan tali pusar.
  • 18. Perkembangan Janin
  • 19. Embrio manusia pada usai kehamilan: (a) 4 minggu, (b) 5- 6 minggu, (c) 8 minggu, dan (d) 16 minggu.
  • 20. Hormon Pada Wanita Estrogen : Pertumbuhan organ kelamin dan perkembangan ciri kelamin sekunder. Dan pendewasaan , persiapan endometrium untuk kelamin Progesteron : Menyiapkan endometrium untuk kehamilan. Dan merangsang produksi air susu
  • 21. Gangguan Pada Reproduksi Wanita 1. Gangguan menstruasi Kanker genitalia Kanker vagina kemungkinan terjadi karena iritasi Kanker serviks adalah keadaan dimana sel-sel abnormal tumbuh di seluruh lapisan epitel serviks. Kanker ovarium
  • 22. Memiliki gejala yang tidak jelas. dapat berupa rasa berat pada panggul, perubahan fungsi saluran pencernaan atau mengalami pendarahan vagina abnormal. Kanker Ovarium
  • 23. Gangguan Pada Reproduksi Wanita Endometriosis adalah keadaan dimana jaringan endometrium terdapat di luar uterus, yaitu dapat tumbuh di sekitar ovarium, oviduk atau jauh di luar uterus, misalnya di paru-paru. Jika tidak ditangani, endometriosis dapat menyebabkan sulit terjadi kehamilan.
  • 24. Gangguan Pada Reproduksi Wanita Infeksi vagina gejala awal infeksi vagina berupa keputihan dan timbul gatal-gatal. Infeksi vagina menyerang wanita usia produktif. Penyebabnya antara lain akibat hubungan kelamin, terutama bila suami terkena infeksi, jamur atau bakteri.

×