Analisa tentang masalah sosial anak jalanan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share

Analisa tentang masalah sosial anak jalanan

  • 2,239 views
Uploaded on

Analisa dan praktikum mengenai masalah sosial kehidupan anak jalanan

Analisa dan praktikum mengenai masalah sosial kehidupan anak jalanan

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
2,239
On Slideshare
2,239
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
42
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Toko Rubik Online KEHIDUPAN ANAK JALANAN Disusun Guna Memenuhi Tugas UAS Mata Kuliah : Konsep Dasar IPS Dosen Pengampu : Zulaikha, M.Pd. Disusun Oleh : Ragil Sari Mustikaningrum (123911089) Toko Rubik Online FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG 2014
  • 2. Toko Rubik Online Studi Kasus Tentang Anak Jalanan Sejak manusia mulai hidup bermasyarakat, maka sejak saat itulah sebuah gejala yang disebut dengan masalah sosial terkuak didalamnya. Sebagaimana diketahui, dalam kenyataan sosial memang tidak pernah dijumpai suatu kondisi masyarakat yang ideal atau sempurna. Dalam arti, tidak pernah dijumpai kondisi yang menggambarkan bahwa seluruh kebutuhan setiap warga masyarakat itu terpenuhi, bahkan seluruh prilaku kehidupan sosial warga masyarakat tidak sesuai dengan harapan atau tidak semuanya mampu untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan yang terjadi dari waktu kewaktu. Dalam lingkungan bermasyarakat akan banyak sekali ditemukannya masalah sosial atau gejala-gejala sosial. Masalah atau gejala sosial tidak hanya melibatkan diri sendiri sebagai pelaku, melainkan juga akan memberikan banyak pengaruh bagi lingkungan dan masyarakat lainnya. Masalah atau gejala sosial yang ada dilingkungan kita salah satunya yaitu masalah mengenai anak jalanan dan cerminan seorang pelajar tetapi melakukan tawuran. Di Indonesia komunitas anak jalanan begitu banyak dan kejadian-kejadian yang mengenaskan tentang tawuran antar pelajar juga tersebar tidak hanya di kota-kota besar saja, tetapi di daerah-daerah juga banyak sekali anak-anak jalanan dan masalah sosial tentang tawuran antar pelajar. Sebutan anak jalanan digunakan bagi kelompok anak-anak yang hidup di jalanan, yang pada umumnya sudah tidak memiliki ikatan dengan keluarga dan bekerja dijalanan bagi mereka yang masih memiliki ikatan dengan keluarganya. Walaupun pengertian anak jalanan memiliki arti yang negatif, namun pada dasarnya dapat juga diartikan sebagai anak-anak yang bekerja di jalanan yang bukan hanya sekedar bekerja di sela-sela waktu luang untuk mendapatkan penghasilan, melainkan anak yang karena pekerjaannya itu adalah bekerja dijalanan, maka mereka tidak dapat tumbuh dan berkembang secara wajar baik secara jasmani, rohani dan intelektualnya. Hal ini disebabkan antara lain karena jam kerja panjang, beban pekerjaan, lingkungan kerja dan lain sebagainya. Setiap harinya berita tentang anak jalanan yang sering kita dengar seolah-olah tidak ada hentinya. Derita dan penyiksaan yang mereka alami pun sering muncul dalam berita. Anak jalanan di bawah umur kebanyakan diperas, ditindas dan dipaksa untuk bekerja oleh para preman, dan hasil kerja yang mereka peroleh itu dipaksa untuk disetorkan kepada preman tesebut. Walaupun tidak semua anak jalanan seperti itu, tetapi mereka harus berjuang ditengahtengah kota yang kejam atau ditengah-tengah masyarakat yang beranekaragam untuk mendapatkan sejumlah uang agar mereka bisa bertahan hidup dan tidak kelaparan. Pekerjaan yang biasanya mereka kerjakan misalnya mengamen, menjual rokok, membersihkan bus umum, atau juga penjual koran. Keuntungan yang mereka dapat tidak seberapa, namun harus mereka lakukan agar dapat tetap hidup di kota metropolis ini. Anak-anak jalanan ini biasanya mangkal di terminal atau di persimpangan-persimpangan jalan. Apa yang mereka lakukan adalah sebenarnya karena faktor ekonomi. Keadaan ekonomi yang memaksa mereka harus bekerja, dan pekerjaan yang bisa mereka lakukan untuk seusia mereka adalah pekerjaan seperti mengamen, menjual koran, dan lain sebagainya.
  • 3. Toko Rubik Online Penggusuran yang sering kali dilakukan oleh Satpol PP terhadap anak jalanan ini akan memperburuk keadaan. Dimana akan timbul masalah atau gejala sosial yang lebih besar. Anakanak yang digusur akan kehilangan mata pencaharian, sedangkan secara ekonomi, mereka harus mencari lapangan usaha yang mampu memenuhi kebutuhannya. Bila lapangan usaha tersebut hilang, maka mereka akan mencari lapangan usaha lain, dan bila ini tidak didapatkan, mereka akan melakukan tindakan apa saja yang penting bagi mereka bisa menghasilkan uang. Hal inilah salah satunya yang menimbulkan dampak sosial negatif bagi anak jalanan. Sebab apa yang mereka lakukan sudah tidak memperhatikan lagi norma-norma hukum yang berlaku. Bila ini sudah terjadi, tentunya aparat keamanan akan semakin disibukkan kembali dengan kejadian-kejadian seperti pencopetan, perampokan, dan tindak kriminal lainnya yang akan menjadi suatu tindak pidana baru yang pelakunya adalah anak-anak di bawah umur atau anak-anak jalanan. Lalu bagaimana dengan anak jalanan yang melakukan tindakan yang sangat tidak wajar, seperti mabuk-mabukan, merokok, ataupun ng-lem? Menurut saya, tindakan yang mereka lakukan itu karena adanya faktor-faktor sosial yang mendorong mereka untuk melakukan hal itu, misalnya anak tersebut mendapatkan tekanan batin, dan tekanan-tekanan lainnya atau mempunyai permasalahan yang rumit dalam kehidupannya, yang permasalahan itu seharusnya tidak boleh dialami oleh anak-anak dibawah umur, bisa juga karena terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Karena ketika anak-anak dibawah umur terjun kejalanan, tentunya mereka akan bertemu dengan berbagai karakter manusia yang berbeda-beda, yang dapat memberikannya hal positif maupun hal negatif dan semua itu bisa saja terjadi kepada kehidupannya. Akan melakukan hal yang positif kah? Atau hal negatif kah? Tergantung bagaimana anak-anak tersebut menanggapi hal-hal baru yang akan terjadi dalam kehidupannya. Strategi dan Cara Penanggulangan untuk Masalah anak jalanan perlu dilakukan, karena masalah anak jalanan adalah masalah yang sangat kompleks yang menjadi masalah kita bersama. Pemerintah seharusnya lebih konsen dalam menyelesaikan masalah sosial tersebut. Masalah ini tidak dapat ditangani hanya oleh satu pihak saja, melainkan harus ditangani bersama-sama oleh berbagai pihak yang perduli terhadap permasalahan tersebut. Walaupun masalah sosial tersebut dapat diatasi dengan suatu program yang komprehensi atau luas dan lengkap yang bersifat mampu menerima dengan baik, tatapi tetap saja tidak akan dapat tertangani secara efektif bila dilaksanakan secara personal. Salah satu cara penanggulangan untuk mengatasi masalah sosial tersebut yaitu dapat dilakukan dengan membuat suatu program, dimana didalam program tersebut ada peningkatan kesadaran untuk semua masyarakat. Pada aktivitas program ini untuk menggugah masyarakat agar mulai tergerak dan peduli terhadap masalah anak jalanan. Kegiatan ini dapat berupa penerbitan bulletin, poster, buku-buku, iklan layanan masyarakat di TV, program pekerja anak di radio dan sebagainya. Selain itu, cara penanggulangan masalah anak jalanan yang paling penting yaitu peran keluarga khususnya orangtua. Para orangtua atau anggota keluarga lainnya harus lebih memperhatikan anak-anak nya maupun saudara-saudaranya. Memberi perhatian sewajarnya, dan memperhatikan gerak-gerik atau kegiatan-kegiatan anak yang mulai mencurigakan yang
  • 4. Toko Rubik Online tidak biasanya dilakukan. Mungkin hal tersebut dapat membantu mencegah masalah sosial tentang anak jalanan yang mungkin nantinya akan terjerumus kepada hal yang ngatif. Program atau strategi dan cara penanggulangan tersebut diharapkan bisa memberikan kesadaran penuh kepada anak-anak jalanan, bahwa manusia dapat memperbaiki kondisi kehidupan sosialnya dengan jalan mengorganisir tindakan kolektif atau tindakan bersama dan tindakan tersebut dapat dilakukan oleh masyarakat untuk melakukan perubahan menuju kondisi yang lebih sejahtera. Kita sebagai calon pendidik tentunya harus menolong dan memperhatikan generasigenerasi bangsa, anak-anak kita untuk lebih maju dalam berprestasi. Jangan sampai terjadi halhal yang tidak diinginkan terhadap mereka semua. Karena mereka adalah calon penerus bangsa yang harus kita jaga. Solusi Penanganan Anak jalanan Di Indonesia, terutama di kota-kota besar, Anda pasti bisa menemukan anak anak jalanan dengan cukup mudah. Mereka umumnya mengemis, mengamen, berjualan, atau hanya sekedar berkumpul dengan sesama teman di sudut-sudut jalan. Mereka biasanya berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi lemah. Pendidikan yang mereka dapatkan juga sangat minimal. Namun, tidak jarang juga ada anak-anak dari keluarga yang cukup berada. Anak-anak seperti ini merasa tidak betah di rumah. Problem Anak Jalanan Tidak susah untuk mengetahui penyebab meningkatnya jumlah anak yang turun jalanan dan hidup di jalanan di Indonesia. Semakin hari, biaya hidup di negeri ini semakin mahal. Ketimpangan sosial terjadi di mana-mana. Hal ini menyebabkan keluarga miskin semakin terpuruk, dan anak-anak mereka pun turun ke jalan hanya untuk menyambung hidup. Orangtua mereka bahkan terang-terangan menggunakan mereka untuk mendapatkan rasa belas kasihan dari orang lain. Mereka terpaksa melakukannya karena memang tidak tahu lagi harus seperti apa mencari uang. Bekerja dan mencari uang memang sudah menjadi hal wajib yang harus dilakukan setiap anak yag ada jalanan. Sayangnya, hampir seluruh dari anak-anak tersebut sudah melupakan hal penting, yaitu pendidikan. Bagi mereka, uang lebih berharga daripada pengetahuan. Mereka pun terkadang melupakan hal yang paling hakiki, yaitu bagaimana mempertahankan keimanan. Untuk bertahan hidup tidak terlalu susah dibandingkan bagaimana bertahan dari semua godaan dunia yang semakin tidak menentu. Ironisnya, hampir seluruh jajaran pemerintahan seolah angkat tangan dalam menangani anak anak yang ada jalanan. Malah terkadang pemerintah melakukan operasi atau razia, baik untuk gepeng (gelandangan dan pengemis), maupun anak-anak jalanan. Padahal itu bukanlah suatu solusi, karena cara mengatasi meningkatnya jumlah anak-anak jalanan adalah dengan cara menangani penyebabnya, yaitu kemiskinan. Setelah dilepaskan, mereka akan kembali lagi ke jalanan.
  • 5. Toko Rubik Online Mengentaskan kemiskinan memang hal yang tidak mudah. Jalan lain yang bisa dijadikan solusi adalah dengan meningkatkan pendidikan bagi anak anak yang tinggal jalanan yang merupakan aset bangsa yang berharga. Mereka memiliki hak untuk memperoleh pendidikan seperti anak-anak lainnya, hal ini merupakan tugas pemerintah dan kita semua untuk ikut mencerdaskan bangsa. Tidak ada bedanya dengan anak-anak lain yang memiliki kesempatan berprestasi. Yang memperparah keberadaan anak jalanan adalah bahwa nantinya mereka akan menjadi orangtua, entah karena menikah secara benar atau karena mereka melakukan seks bebas. Kesulitan dalam kehidupan membuat banyak orang melakukan protes kepada Tuhan dengan cara melakukan berbagai penyimpangan yang dibenci oleh Tuhan. Tidak jarang bahwa mereka rela mengkhianati Tuhan dengan berbuat yang dilarang oleh Tuhan. Hebatnya lagi, mereka malah tidak merasa bersalah. Apa yang terjadi dengan seorang anak sekolah dasar yang diperkosa oleh ayah kandungnya sebanyak dua kali lalu tertular penyakit kelamin dan meninggal dunia, ternyata ayah yang bejad ini telah mengenal seks bebas sejak usia 14 tahun. Ayah yang sangat kurang ajar ini berprofesi sebagai pemulung. Istrinya sakit kanker dan dirawat di rumah sakit ketika ia melampiaskan nafsunya kepada anaknya sendiri. Kehidupan yang keras yang tidak dibarengi dengan mendidik jiwa dan hati, maka yang terjadi adalah tidak merasakan dosa ketika berbuat dosa. Kalau hal ini dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan bahwa akan banyak orang yang tidak mampu mempertahankan keimanannya. Tidak mudah memang untuk mendidik diri sendiri agar mau belajar bagaimana mengelola hati. Beberapa orang merasa tidak membutuhkan hal ini karena ia sangat sibuk dengan pekerjaannya mencari makanan sebagai penymbung hidup. Kalau hanya mempertahankan nyawa dengan makanan, tidaklah sulit. Masih cukup berlimpah sumber makanan di dunia ini. Yang sulit memang mencari cara mendidik hati. Anak-anak yang berada di jalan ini terkadang menyerah pada nasib dan mengikuti orang-orang yang mengajaknya melakukan perbuatan salah. Mereka masuk ke dalam dunia hitam. Yang perempuan malah bisa menjadi pelacur dalam usia yang sangat muda. Yang usia tua tetap mengemis hingga tutup usia. Sangat disayangkan bahwa mereka menyiakan waktu yang telah diberikan Tuhan kepadanya. Mungkin saja mereka tidak tahu bagaimana memanfaatkan waktu karena mereka tidak belajar melakukannya. Kalau anak-anak ini bisa diselamatkan, maka hal itu akan sangat baik. Paling tidak jiwa mereka akan selamat. Tubuh mereka boleh saja kasar dan berdebu, tetapi hati mereka jernih dan bening. Anak-anak yang telah mendapatkan pendidikan yang bagus dari para relawan, biasanya malah menjadi anak yang hebat. Tidak sedikit dari mereka yang telah menjadi mantan anak jalanan. Para mantan anak jalanan ini berusaha memberikan pendidikan yang sama kepada anak-anak yang masih berada di jalanan. Adalah kewajiban bersama untuk memberikan pengetahuan kepada siapapun. Tidak boleh ada yang miskin di dunia dan juga miskin di akhirat. Betapa malang nasib orang yang seperti ini. Bagaimana bisa mendidik diri untuk ikhlas kalau tidak tahu ilmunya. Cara orangtua yang terdidik itu pasti akan sangat berbeda dengan cara orangtua yang tidak terdidik dalam
  • 6. Toko Rubik Online membesarkan anak-anaknya. Orangtua yang terdidik akan berusaha memberikan bimbingan karakter yang baik kepada anak-anaknya. Pendidikan untuk Anak Jalanan Memberi pengetahuan atau pendidikan bisa dengan berbagai cara, macam pendidikan pun bisa bermacam-macam, tidak sebatas pengetahuan umum seperti matematika atau IPA. Berikut ini adalah beberapa cara memberi pendidikan bagi anak anak yang tinggal di jalanan. * Mendirikan sekolah Yang dimaksud dengan sekolah di sini tentu bukan berarti sekolah besar yang didirikan dan dikelola secara profesional seperti sekolah swasta. Mendirikan sekolah untuk anak jalanan bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, dan dengan syarat sekolah yang tentunya tidak seberat sekolah-sekolah formal. Hal ini bisa dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat Indonesia. Pada sekolah ini, tidak ada batasan umur, tidak ada batasan biaya, dan waktu bersekolah pun bisa sangat fleksibel, tergantung kemampuan anak anak yang ada di jalanan. * Mendirikan “rumah singgah” Saat ini banyak sekali rumah singgah yang berdiri untuk memberi pendidikan pada anak anak jalanan. Namun di rumah singgah, mereka tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan umum, tapi lebih kepada keterampilan tertentu sesuai minat dan bakat mereka. Contoh keterampilan yang diajarkan adalah cara menganyam, menjahit, atau keterampilan lain yang memang mereka sukai. Hal ini tentu sangat positif bagi perkembangan pendidikan anak jalanan. Dengan bekal keterampilan, mereka lebih siap untuk bekerja tanpa harus menjadi anak jalanan lagi. * Mendirikan klub buku/taman baca Alternatif lain untuk memberi pendidikan pada anak anak jalanan adalah dengan mendirikan sebuah taman bacaan. Di sini, mereka bisa diajarkan untuk lebih mencintai pengetahuan dan buku yang berfungsi sebagai jendela ilmu. Sayangi Mereka, Namun Tetap Waspada Banyak sukarelawan yang mengisi hari-harinya sebagai pengabdian kepada pendidikan dengan cara memberikan bimbingan kepada anak-anak yang tinggal di jalanan ini. Mereka memberikan ilmu pengetahuan secara bertahap. Tidak mudah mengubah pola pikir dan pemahaman tentang hidup kepada anak-anak yang telah lama hidup di jalanan. Sebagian mereka malah inginnya hidup tanpa aturan. Tidak mandi, tidak ada yang melarang. Tidak makan, tidak ada yang peduli. Tidak sholat, tidak merasa bersalah. Demi mendapatkan hasil yang maksimal, relawan ini membuat kurikulum dan metode pengajaran khusus bagi anak-anak yang telah tinggal di jalanan. Mereka bahkan menyediakan makanan dan pakaian yang layak. Anak-anak diberikan pengetahuan bagaimana mempunyai kebiasaan yang baik. Bagaimana makan yang baik dan makanan dan minuman apa yang halal dan baik. Mereka memberikan limpahan kasih sayang dan cinta kepada anak-anak kurang beruntung itu.
  • 7. Toko Rubik Online Namun, pada awal pendidikan, para relawan ini tetap harus berhati-hati dan harus sangat berlapang dada karena pasti ada di antara anak-anak yang lama di jalanan itu yang hatinya telah sedikit menghitam sehingga ia melakukan kejahatan seperti mencuri. Bagaimanapun kewaspadaan harus ditingkatkan. Tidak jarang juga para relawan harus berhadapan dengan orangtua anak atau orang dewasa yang mengaku sebagai pendampinga atau pelindung sang anak. Anak-anak yang tidak bekerja mencari uang akan dianiaya dan diberi pelajaran. Menghadapi hal ini, para relawan juga harus waspada. Mereka harus tahu kapan diam dan kapan harus bergerak menyelamatkan sang anak. Toko Rubik Online