0
PSIKOLOGI KONSELINGDI LINGKUNGAN PENDIDIKAN          Yogi Ardiani     acha_oey@yahoo.co.id            PG-PAUD    Universit...
PSIKOLOGI KONSELING     DI LINGKUNGAN PENDIDIKANA.   PENGERTIANB.   SEJARAHC.   ASAS DAN PRINSIPD.   FUNGSIE.   SASARANF. ...
A. Pengertian Bimbingan dan          Konseling Pendidikan1. Bimbingan   Menurut Jones: bimbingan adalah bantuan yang   dib...
Pengertian . . . (I)2.Konseling   pada awalnya konseling hanya dimaknai sebatas penyuluhan   konseling adalah kegiatan yan...
Pengertian . . . (II)Kesimpulan: Bimbingan konseling dalam pendidikan adalah upaya  membantu klien (pelajar atau anak did...
B. Sejarah Masuk & Berkembangnya         Konseling Pendidikan• Layanan bimbingan dan konseling lahir di Amerika dan berkem...
C. Asas dan Prinsip Bimbingan dan         Konseling Pendidikan• Asas dan prinsip bimbingan konseling di sekolah dapat memb...
Asas . . .3. Kerja sama antara konselor (guru) dan klien (anak didik). Proses   bimbingan dan konseling tidak bisa berjala...
D. Fungsi Bimbingan dan Konseling             PendidikanMenurut Tohirin, fungsi BK pendidikan mencakup 9 hal:1.Fungsi penc...
Fungsi . . .(I)1.   Fungsi pencegahan     adalah fungsi BK dalam mencegah kegagalan akademis kegagalan     akademis atau p...
Fungsi . . .(II)5.Fungsi Penyaluran    adalah rekomendasi BK dalam mengarahkan anak didiknyauntuk memilih    program kegia...
E. Sasaran Bimbingan dan Konseling              Pendidikan• Sasaran Umum peserta didik• Sasaran Khusus tumbuh kembangnya...
Sasaran . . .• Sasaran lain:1. Pengenalan lingkunganklien harus tumbuh   kesadaran unntuk menerima lingkungan   sosialnya...
F. Masalah-masalah yang Dihadapi   Bimbingan & Konseling PendidikanMenurut Bomo Walgito dalam bukunya Bimbingan dan Konsel...
Masalah. . . (I)4. Hubungan antara anak didik dengan masa depannya   adalah hubungan yang berkaitan dengan kelanjutan   st...
Masalah. . . (II)7. Hubungan antara anak didik dengan nilai moral   dan agama   menjelaskan kaitan erat atau kepatuhan dan...
TERIMA KASIHMATUR NUWUN        Yogi Ardiani       Yogi ardiani
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

psikologi konseling

4,244

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
4,244
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
84
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "psikologi konseling"

  1. 1. PSIKOLOGI KONSELINGDI LINGKUNGAN PENDIDIKAN Yogi Ardiani acha_oey@yahoo.co.id PG-PAUD Universitas Sebelas Maret Surakarta 2012
  2. 2. PSIKOLOGI KONSELING DI LINGKUNGAN PENDIDIKANA. PENGERTIANB. SEJARAHC. ASAS DAN PRINSIPD. FUNGSIE. SASARANF. MASALAH-MASALAH Yogi ardiani
  3. 3. A. Pengertian Bimbingan dan Konseling Pendidikan1. Bimbingan Menurut Jones: bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu untuk dapat memilih, mempersiapkan diri dan memangku jabatan serta mendapat kemajuan dalam jabatan yang dipilihnya. Menurut Mc Daniel: bimbingan adalah upaya membantu individu untuk memahami dan menggunakan secara luas kesempatan-kesempatan pendidikan, jabatan dan pribadi yang mereka miliki atau dapat mereka kembangkan sebagai suatu bentuk bantuan yang sistematis untuk dapat memperoleh penyesuaian yang baik terhadap sekolah dan kehidupannya. Yogi ardiani
  4. 4. Pengertian . . . (I)2.Konseling pada awalnya konseling hanya dimaknai sebatas penyuluhan konseling adalah kegiatan yang mengumpulkan semua fakta dan semua pengalaman siswa kemudian difokuskan pada masalah tertentu untuk diatasi sendiri oleh yang bersangkutan, dia juga diberi bantuan pribadi dan langsung dalam pemecahan masalah tersebut. (Jones, dalam Shertzer & Stone: 1974)3.Pendidikan secara harfiah: proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan; proses dan perbuatan. Yogi ardiani
  5. 5. Pengertian . . . (II)Kesimpulan: Bimbingan konseling dalam pendidikan adalah upaya membantu klien (pelajar atau anak didik) dalam menghindari kegagalan studi atau mengatasi kesulitan- kesulitan belajar, sehingga mereka dapat meraih keberhasilan dalam pendidikannya. Konseling pendidikan adalah upaya membantu atau memberi pertolongan anak didik di sekolah agar mereka mempunyai motivasi belajar yang tinggi, menjalin hubungan baik dengan anggota keluarganya, dapat memanfaatkan waktu luangnya untuk belajar, dapat memilih teman yang baik, mampu mengendalikan diri secara memadai, sehingga perilaku dan sikap mereka semakin dewasa melalui pelatihan dan pengajaran tahap demi tahap Yogi ardiani
  6. 6. B. Sejarah Masuk & Berkembangnya Konseling Pendidikan• Layanan bimbingan dan konseling lahir di Amerika dan berkembang pesat abad ke-20• Pada mulanya layanan bimbingan dan konseling di sekolah masih sebatas jam tambahan, maka dalam perkembangannya bimbingan konseling di sekolah telah menyatu, terintegrasi dalam sistem pendidikan yang menyeluruh bahkan ditangani oleh beberapa pihak terkait• Tahun 1960-an, Indonesia secara perlahan telah memasukkan bimbingan dan konseling dengan memusatkan pada jenjang pendidikan menengah atas.• Bimbingan konseling di sekolah diarahkan untuk menentukan jurusan, program studi atau konsentrasi• Penekanan bimbingan konseling untuk perguruan tinggi persiapan masa depan (khususnya bimbingan karier), Sekolah Dasar bimbingan belajar dan permasalahan perilaku anak didik. Yogi ardiani
  7. 7. C. Asas dan Prinsip Bimbingan dan Konseling Pendidikan• Asas dan prinsip bimbingan konseling di sekolah dapat membantu peserta didik dalam mengatasi masalah-maslah belajarnya, bukan sebagai investigasi atas perilaku bermasalah anak didiknya• Menurut W.S. Winkel, asas dan prinsip bimbingan konseling pendidikan yaitu1. Keseluruhan perkembangan anak didik, sebagai individu yang mandiri dan mempunyai potensi yang dapat dikembangkan untuk mengatasi semua problem studinya2. Subjektivitas anak didik, artinya bimbingan harus mengarahkan pada pembentukan kepribadian anak didik sesuai dengan jati diri dan keunikannya serta dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan pendidikan secara baik. Yogi ardiani
  8. 8. Asas . . .3. Kerja sama antara konselor (guru) dan klien (anak didik). Proses bimbingan dan konseling tidak bisa berjalan dengan baik melalui paksaan4. Pengakuan harkat dan martabat klien (peserta didik) yang memiliki kehendak bebas. Guru harus menjunjung tinggi HAM anak didiknya dan bertugas memberikan bimbingan dan konseling agar anak didik mampu mengambil keputusan yang tepat.5. Asas hukum ilmiah secara luas, artinya konselor hahrus mengaitkan proses bimbingannya dengan ilmu-ilmu terkait lainnya, terutama psikologi, sosiologi, komunikasi, kesehatan6.Asas manfaat untuk semua. Progam BK tidak hanya dikhususkan pada anak didik yang bermasalah, tapi juga mereka yang “tanpa masalah”, sehingga BK dapat diikuti oleh semua anak didik tanpa harus merasa anak tersebut bermasalah atau tidak.7. Berproses. Artinya, BK harus dilakukan secara terus-menerus, bertahap sesuai dengan prosedur konseling tersebut. Yogi ardiani
  9. 9. D. Fungsi Bimbingan dan Konseling PendidikanMenurut Tohirin, fungsi BK pendidikan mencakup 9 hal:1.Fungsi pencegahan2.Pemahaman3.Pengentasan4.Pemeliharaan5.Penyaluran6.Penyesuaian7.Pengembangan8.Perbaiakan9.Fungsi advokasi Yogi ardiani
  10. 10. Fungsi . . .(I)1. Fungsi pencegahan adalah fungsi BK dalam mencegah kegagalan akademis kegagalan akademis atau perilaku bermasalah sebelum kegagalan akademis dan perilaku bermasalah terjadi pada diri anak didik2. Fungsi pemahaman adalah memberikan pemahaman pada konselor tentang diri, lingkungan dan potensi anak didik3. Fungsi Pengentasan adalah teratasinya masalah yang dihadapi anak didik yang bermasalah. Dengan BK anak didik yang bermasalh dibantu guru BK menemukan cara atau teknik dalam menyelesaikan masalahnya4. Fungsi Pemeliharaan artinya guru BK harus mendeteksi kebiasaan baik pada diri klien untuk diteruskan dan sebaliknya kebiasaan burus untuk ditinggalkan Yogi ardiani
  11. 11. Fungsi . . .(II)5.Fungsi Penyaluran adalah rekomendasi BK dalam mengarahkan anak didiknyauntuk memilih program kegiatan belajar yang mendukung perkembangan bakat, minat, ptensi anak didiknya6. Fungsi Penyesuaian melalui fungsi ini Bk dapat membantu anak didiknya agar lebih mudah dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah7. Fungsi Pengembangan adalah peran BK dalam mengembangkan seluruh potensi anak didik secara lebih terarah.8. Fungsi Perbaikan dengan fungsi ini diharapkan dapat menangani anak dengan permasalahan akut, jika tidak mampu dapat dilimpahkan pada konselor yang lebih mumpuni9. Fungsi Advokasi memberikan layanan BK pada anak didik yang berkaiatan dengan hak-hak asasi anak didik sebagai klien, individu dan anggota komunitas sosial Yogi ardiani
  12. 12. E. Sasaran Bimbingan dan Konseling Pendidikan• Sasaran Umum peserta didik• Sasaran Khusus tumbuh kembangnya seluruh potensi anak didik secara optimalKedua sasaran tesebut dicapai melalui beberapa tahap: pengungkapan, pengenalan, dan penerimaan diri1. Pengungkapananak didik harus mampu mengungkapakan berbagai problem belajarnya, di rumah ataupun di sekolah,2. Pengenalanbermaksud agar anak didik mampu mengenali dirinya sendiri secara utuh dan memadai.3. Penerimaan dirikerelaan anak didik terhadap keadaan dirinya tanpa syarat. Yogi ardiani
  13. 13. Sasaran . . .• Sasaran lain:1. Pengenalan lingkunganklien harus tumbuh kesadaran unntuk menerima lingkungan sosialnya sebagai realitas kehidupannya.2. Kemampuan mengambil keputusan konselor membantu klien agar bertanggung jawab aats keputusan yang dibuatnya sendiri3. Membangun pengalaman kemampuan mengambil keputusan diimplementasikan dalam praktik secara nyata.4. Aktualisasi diri sesuai bakat, minat, dan potensi setiap anak. Yogi ardiani
  14. 14. F. Masalah-masalah yang Dihadapi Bimbingan & Konseling PendidikanMenurut Bomo Walgito dalam bukunya Bimbingan dan Konseling diSekolah:1. Hubungan antara anak didik dengan sekolah hubungan tersebut adalah pola interaksi secara administratif dan edukatif dirinya dengan lingkungan sekolahnya.2. Hubungan antara anak didik dengan keluarga tugas konselor dalam hubungan ini adalah menguatkan hubungan anatra ank didik dengan keluarganya, khususnya orang tua3. Hubungan anak didik dengan lingkungannya tugas dari Bk adalh harus mampu membuat anak didiknya bersikap dan berperilaku positif di tengah-tengah lingkungan sosialnya Yogi ardiani
  15. 15. Masalah. . . (I)4. Hubungan antara anak didik dengan masa depannya adalah hubungan yang berkaitan dengan kelanjutan studinya. Tugas guru BK harus dapat memberi pencerahan agar anak didik dapat mempersiapkan diri untuk mengahadapi tantangan masa depan5. Hubungan anak didik dengan aktivitas untuk mengisi waktu luangnya hubungan ini selalu dikontraskan dengan bermain dan belajar, melalui BK anak didik akan mengerti tentang manajemen waktu.6. Hubungan anak didik dengan uang saku dan pekerjaannya pekerjaan: rutinitas anak didik dalam membantu pekerjaan orang tuanya Yogi ardiani
  16. 16. Masalah. . . (II)7. Hubungan antara anak didik dengan nilai moral dan agama menjelaskan kaitan erat atau kepatuhan dan ketaatan anatara anak didik dengan agamya yang dianutnya8. Hubungan anak didik dengan pribadinya sendiri hubungan anak didik dengan pergulatan batiniah berupa emosi, kehendak dan nafsu yang ada dalam dirinya9. Hubungan anak didik dengan Tuhannya merupakan hubungan intim yang bersifat ruhaniyah dan spiritualitas Yogi ardiani
  17. 17. TERIMA KASIHMATUR NUWUN  Yogi Ardiani Yogi ardiani
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×