Sistem ekonomi tradisional
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Sistem ekonomi tradisional

on

  • 6,244 views

Silahkan di download bagi yang membutuhkan ya!

Silahkan di download bagi yang membutuhkan ya!

Statistics

Views

Total Views
6,244
Views on SlideShare
6,244
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
58
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Sistem ekonomi tradisional Sistem ekonomi tradisional Presentation Transcript

    • SISTEM EKONOMI TRADISIONAL
    • Sistem ekonomi tradisional merupakan sistemekonomi yang diterapkan oleh masyarakat zamandahulu. Dalam sistem ekonomi ini, nilai-nilai sosial,kebudayaan, dan kebiasaan masyarakat setempatsangat berpengaruh kuat. Dalam bidang produksi,biasanya mereka hanya memproduksi untuk dirisendiri saja. Oleh karena itu, sistem ekonomitradisional ini sangat sederhana sehingga tidak lagibisa menjawab permasalahan ekonomi yangsemakin berkembang.
    • Dalam sistem ini segala barang dan jasa yangdiperlukan, dipenuhi sendiri oleh masyarakat itu sendiri.Tentunya Anda akan bertanya apa tugas pemerintahdalam sistem ekonomi tradisional ini? Dalam sistem ekonomi tradisional, tugaspemerintah hanya terbatas memberikan perlindungandalam bentuk pertahanan, dan menjaga ketertibanumum. Dengan kata lain kegiatan ekonomi yaitumasalah apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapabarang diproduksi semuanya diatur oleh masyarakat. Hasil produksi masih bersifat homogen serta belummengenal tukar menukar secara kredit. Selain itu proseskegiatan produksi masih menggunakan alat milikbersama dan hanya untuk dinikmati secara bersama-sama, belum terpikirkan untuk dijual dan diperolehkeuntungan.
    • 1. Mengolah sawah dengan bajak atau cangkul2. Gotong rotong membangun rumah dan memanen hasil tanaman3. Menangkap ikan dengan pancing sederhana4. Industri kerajinan tangan dari rotan dan pandai besi. Pada umumnya, sistem perekonomian ini berlakupada negara-negara yang belum maju, dan mulaiditinggalkan. Misalnya Etiopia. Tapi pada umumnya,sistem ekonomi ini sangatlah primitif dan hampir tidakada lagi di dunia.
    • Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional, sebagai berikut: Aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan; Kehidupan masyarakatnya sangat sederhana; Kehidupan gotong-royong dan kekeluargaan sangat dominan Teknologi produksi yang digunakan masih sangat sederhana Modal yang digunakan sedikit Transaksi jual beli dilakukan dengan cara barter Kegiatan produksi sepenuhnya bergantung pada alam dan tenaga kerja Hasil produksi terbatas hanya untuk keluarga atau kelompoknya saja.
    • 1. Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat2. Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul3. Tidak individualistis4. Sistem ekonomi tradisional tetap menjaga budaya tradisional suatu negara dan juga dpercaya sepenuhnya oleh masyarakat5. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana6. Hanya sedikit menggunakan modal7. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)8. Belum mengenal pembagian kerja9. Masih terikat tradisi10. Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.
    • 1. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah2. Mutu barang hasil produksi masih rendah3. Sistem ekonomi tradisional tidak terbuka luas,sehingga hanya bisa berdiri di negaranya sendiri4. Sulitnya menetapkan ukuran atau satuan barang yang ditetapkan5. Kadang kadang masalah kepuasan sering diabaikan.
    • Kesimpulan dari sistem perekonomian tradisionaladalah sistem pereonomian yang masih menggunakanteknologi sederhana dalam upaya pemenuhankebutuhannya, dalam sistem perekonomian ini di kenalistilah barter dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.Masyarakat yang menganut sistem perekonomiantradisional ini lebih mengutamakan kepentinganbersama daripada kepentingan pribadi sehingga tidakindividualistis.
    • THE END