0
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Wicky Nurpratama Sabdana Dipta Ardi Antar Caesar
Supply chain management <ul><li>Adalah proses dimana produk/jasa diciptakan dari masih berbentuk bahan mentahsampai menjad...
Proses SCM
Latar Belakang Munculnya SCM <ul><li>1.Praktek manajemen logistik tradisional yang bersifat adversarialpada era modern ini...
Struktrur SCM
Kegiatan SCM <ul><li>1.Kegiatan merancang produk baru (product development ) - kegiatan mendapatkan bahan baku (procuremen...
Manfaat SCM <ul><li>Kepuasan pelanggan. Konsumen atau pengguna produk merupakantarget utama dari aktivitas proses produksi...
Persyaratan Penerapan SCM <ul><li>1.Keadaan umum pemasok: </li></ul><ul><li>Ukuran atau kapasitas produksi,Kondisi finansi...
Tantangan dalam Mengelola SCM <ul><li>1. Kompleksitas Struktur Supply Chain : </li></ul><ul><li>Melibatkan banyak pihak de...
Penerapan TI dalam SCM <ul><li>Kumpulkan informasi mengenai setiap produk dari produksi hingga   pengiriman titik pembelia...
E-Procurement <ul><li>E-Procurement  : Aplikasi internet untuk mendukung proses pengadaan </li></ul><ul><li>Perusahaan oto...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Supply chain management

2,318

Published on

tugas ebisnis

Published in: Education, Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,318
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
131
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Supply chain management"

  1. 1. SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Wicky Nurpratama Sabdana Dipta Ardi Antar Caesar
  2. 2. Supply chain management <ul><li>Adalah proses dimana produk/jasa diciptakan dari masih berbentuk bahan mentahsampai menjadi bahan jadi sampai dijual ke konsumen.Pola ini menyangkut aktivitas pendistribusian, jadwal produksi, dan logistik. </li></ul>
  3. 3. Proses SCM
  4. 4. Latar Belakang Munculnya SCM <ul><li>1.Praktek manajemen logistik tradisional yang bersifat adversarialpada era modern ini sudah tidak relevan lagi, karena tidak dapat menciptakan keunggulan kompetitif </li></ul><ul><li>2.Perubahan lingkungan bisnis yang semakin cepat dengan persaingan yang semakin ketat </li></ul>
  5. 5. Struktrur SCM
  6. 6. Kegiatan SCM <ul><li>1.Kegiatan merancang produk baru (product development ) - kegiatan mendapatkan bahan baku (procurement) </li></ul><ul><li>2.Kegiatan merencanakan produksi dan persediaan ( planning and control ) - kegiatan melakukan produksi ( production ) </li></ul><ul><li>3.Kegiatan melakukan pengiriman ( distribution Ukuran performa SCM : </li></ul><ul><li>Kualitas (tingkat kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan, ketepatan pengiriman)  </li></ul><ul><li>Waktu (total replenishment time, business cycle time) </li></ul><ul><li>Biaya (total delivered cost, efisiensi nilai tambah)  </li></ul><ul><li>Fleksibilitas (jumlah dan spesifikasi) </li></ul>
  7. 7. Manfaat SCM <ul><li>Kepuasan pelanggan. Konsumen atau pengguna produk merupakantarget utama dari aktivitas proses produksi setiap produk yang dihasilkanperusahaan. </li></ul><ul><li>Meningkatkan pendapatan. Semakin banyak konsumen yang setia dan menjadi mitra perusahaan berarti akan turut pula meningkatkanpendapatan perusahaan, </li></ul><ul><li>Menurunnya biaya. Pengintegrasian aliran produk dari perusahankepada konsumen akhir berarti pula mengurangi biaya-biaya pada jalurdistribusi. </li></ul><ul><li>Pemanfaatan asset semakin tinggi. Aset terutama faktor manusiaakan semakin terlatih dan terampil baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan. </li></ul><ul><li>Peningkatan laba. Dengan semakin meningkatnya jumlahkonsumen yang setia dan menjadi pengguna produk, pada gilirannyaakan meningkatkan laba perusahaan. </li></ul><ul><li>Perusahaan semakin besar. Perusahaan yang mendapat keuntungandari segi proses distribusi produknya lambat laun akan menjadi besar,dan tumbuh lebih kuat. </li></ul>
  8. 8. Persyaratan Penerapan SCM <ul><li>1.Keadaan umum pemasok: </li></ul><ul><li>Ukuran atau kapasitas produksi,Kondisi finansial,Kondisi operasional,Fasilitas riset dan desain,Lokasi geografis,Hubungan dagang antar industri </li></ul><ul><li>2. Keadaan pelayanan: </li></ul><ul><li>Waktu penyerahan material,Kondisi kedatangan material,Kuantitas pemesanan yang ditolak,Penanganan keluhan dari pembeli,Bantuan teknik yang diberikan,Informasi harga yang diberikan </li></ul><ul><li>3. Keadaan material  </li></ul><ul><li>Kualitas material,Keseragaman material,Jaminan dari pemasok,Keadaan packaging </li></ul>
  9. 9. Tantangan dalam Mengelola SCM <ul><li>1. Kompleksitas Struktur Supply Chain : </li></ul><ul><li>Melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda-beda </li></ul><ul><li>Perbedaan bahasa, zona waktu dan budaya antar perusahaan </li></ul><ul><li>2.  Ketidakpastian : </li></ul><ul><li>Ketidakpastian permintaan </li></ul><ul><li>Ketidakpastian pasokan: lead time pengiriman, harga dan kualitas bahan baku, dll </li></ul><ul><li>Ketidakpastian internal: kerusakan mesin, kinerjamesin yang tidak sempurna, ketidakpastian kualitas produksi dll </li></ul>
  10. 10. Penerapan TI dalam SCM <ul><li>Kumpulkan informasi mengenai setiap produk dari produksi hingga pengiriman titik pembelian atau danmenyediakan visibilitas lengkapuntuk semua pihak dalam rantai pasokan </li></ul><ul><li>Akses data dalam sistem </li></ul><ul><li>Menganalisis, rencana kegiatan dan perdagangan sertamembuatberdasarkan informasi dari seluruh rantai pasokan </li></ul><ul><li>Internet memungkinkan kolaborasi, koordinasi, dan integrasi dalam praktek di lapangan. </li></ul><ul><li>Dengan adanya Internet pihak-pihak pada supply chain bisa membagi informasi serta melakukan transaksi dengan lebih cepat, murah dan akurat. </li></ul><ul><li>Informasi penjualan di supermarket atau ritel akan mudah bisa dibagi dengan pihak-pihak yang berada di sebelah hulu supply chain dengan menggunakan Internet. </li></ul><ul><li>Aplikasi internet dalam konteks supply chain management: </li></ul><ul><li>          – Electronic procurement (e-procurement)           – Electronic fulfilment (e-fulfilment) </li></ul>
  11. 11. E-Procurement <ul><li>E-Procurement : Aplikasi internet untuk mendukung proses pengadaan </li></ul><ul><li>Perusahaan otomotif seperti Volkswagen, General Motors, Daimer Chrysler, dll sebagainya menggunakan e-procurement secara ekstensif untuk: </li></ul><ul><li>– Proses pengadaan bahan baku dan komponeN </li></ul><ul><li>– Item-item yang masuk dalam kelompok MRO (maintenance, repair, and operations) seperti suku  cadang </li></ul><ul><li>– Peralatan tulis kantor, dan sebagainya. </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×