Edisi 1, Maret 2012    JMMI TPKI ITSSantun dan Bersahabat
Alhamdulillahirabbil alamin wa Bismillahirrahmanirrahim,           Syukur tak henti-hentinya terucap ke hadirat Allah SWT,...
Makkah 9 atau 12 Robiul Awwal 571 Masehi, ketika         bertanya kepada kakek Rosulullah, Abdul Muthalib:berita tentang p...
Ada begitu banyak hikmah dalam setiap frame          Rasulullah tumbuh di perkampungankisah perjalanan Rasulullah. Hikmah ...
baik dengan upah (fee based) maupun dengan sistem                           Rasul pun akhirnya keluar mengimamibagi hasil ...
Sebenarnya, Jibril awalnya ikut menyertai Izrail. Tetapi            mendekatkan telinganya ke bibirsetelah sampai di langi...
H     anya dengan seruan, Ustman bin Affan yang          waktu itu hendak berdagang ke tanah Syam (          saat ini tana...
menempuh perjalanan yang panjang, sulit,                 berangkat dan menuju perang beliau selalu di posisimelelahkan, da...
kampus di atas, ada juga kegiatan ke-Islaman yang                cara sholat yang benar, prinsip-prinsipsifatnya lokal dis...
keagungan (ilmu). Dan sesungguhnya kaum            ormawa terjadi friksi dan saling telikung. Ini    yang kecil jika memil...
LAPORAN KEUANGAN            PERIODE BULAN JANUARI 2012            1 - 27 (JANUARI ‘12)TRANSAKSI                           ...
I   ni kisah tentang seorang ayah dan        anak. Sang ayah bekas budak.        Selama menjadi budak, libur Jumat sebagai...
mengangguk mantap. Mereka kembali bekerja tekun               memenuhi syarat. Saat memasuki rumah ayah dan anakseakan tak...
menggali                                                                                  p a r i t         dalam perang  ...
Beliau juga tidak datang kepada mereka dalam               pribadi. Rasulullah SAW, selayaknya seorangsuatu pesta yang mer...
Jika raga ini adalah ragaku, maka tak akan pernah aku biarkan Kau menyentuhnya sedikit pun              Jika jiwa ini sepe...
berharga. Bukan, bukan cangkang-cangkang itu.                         “ …. Jika anakanda jadi besar, tutur danTapi, benda ...
1                                           7, 8                     9                                      3     4       ...
Dimana muslim di Indonesia sedang dilanda krisis Nama        : Halimatus Sadyah                                           ...
fellowship program” anehnya ilmu yang didapatkan         merepotkan jika dibayangkan, akhwat yang satu inisama sekali tida...
Idul Adha 1433 Hijriyah             Suasana saat pemotongan daging, Idul Adha 1433 HSuasana saat pemberian materi di PSI 2...
juga beberapa mahasiswa dari Unair. Namun menurut                                                          Lulu, mereka ti...
Kejawan dan Medokan. Fajar menjelaskan, acara ini                                                          memang bertujua...
Manarul 'ilmi #1
Manarul 'ilmi #1
Manarul 'ilmi #1
Manarul 'ilmi #1
Manarul 'ilmi #1
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Manarul 'ilmi #1

2,310 views
2,248 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,310
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
117
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Manarul 'ilmi #1

  1. 1. Edisi 1, Maret 2012 JMMI TPKI ITSSantun dan Bersahabat
  2. 2. Alhamdulillahirabbil alamin wa Bismillahirrahmanirrahim, Syukur tak henti-hentinya terucap ke hadirat Allah SWT, Manarul Ilmi (MI) Edisi Perdana ini bisa terbit di antara pembaca. Manarul Ilmi adalah sesuatu dari usaha merger zine Departemen Media JMMI dengan LMZIS. MI hadir dengan membawa warna warni rindu dan cinta Rasul di Rabiul Awal. Kami sajikan ragam tema seputar kampus, serta mengulas sedikit shirah (sejarah) Rasulullah saw dari kelahiran, pra- Nubuwwah, Masa Nubuwah hingga wafat. Selain itu, menguarkan opini Leadership juga tidak ketinggalan. MI edisi perdana ini juga spesial menampilkan cerpen pemenang Lomba Cerpen Nasional RDK32 yang sangat menyentuh lengkap dengan refleksi/renungan dalam ‘embun’ untuk menjadikan cinta-cinta kita kepada Muhammad saw lebih besar dan menggunung. MI hadir dengan harapan bisa menjadi salah satu media yang islami, inspiratif, terpercaya, solutif, dan bermanfaat bagi segenap pembaca. So, nantikan MI edisi- edisi selanjutnya. Grab Fast!Penerbit: Media JMMI Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan LMZIS Pelindung: Allah SWT, Rektor ITS, Ketua TPK Islam Penanggung Jawab: Ikhsan Nugraha Pemimpin Redaksi: Diana Aqidatun Nisa Wakil Pemimpin Redaksi: Dian Anteri Editor: Faishal Mufied Al-Anshary, Halimatus Sadyah, Nanda Iriawan Ramadhan, Siti Musabikha Reporter: Churnia Sari, Fatah Nurdin Hamsyah, Lenzy Andre Famela, Arinda Nur Lathifah, Hanny Adiati Desain dan Layout: Fathul Ali Percetakan dan Sirkulasi: Salman Al Farisyi Marketing dan Iklan: Muafaq Kontributor: Erik Sugianto
  3. 3. Makkah 9 atau 12 Robiul Awwal 571 Masehi, ketika bertanya kepada kakek Rosulullah, Abdul Muthalib:berita tentang pasukan Gajah dan Burung dari Neraka "Nama apa yang engkau berikan kepada cucumu?itu masih jadi perbincangan hangat. Mengapa kamu tidak memakai narna-nama kakek- kakeknya dan nama-nama yang biasa dipakai diHari ini dunia masih kehausan. Jantungnya mulai kering kalangan mereka."dari cinta, rahmat, dan keadilan. Sudah hampir 600 Abdul Muthalib menjawab: "Aku ingin Allah SWTtahun masa kelahiran al-Masih berlalu dan orang-orang memujinya di langit dan manusia memujinya di bumi."Masehi telah menjauhi ajaran tauhid. Sedangkanorang-orang Yahudi telah mengubur dalam-dalam Rasulullah SAW lahir dalam keadaan yatim. Beliauwasiat Musa, mereka kembali menyembah lembu yang ditinggalkan oleh Abdullah, sang ayah saat beliau dalamterbuat dari emas. Setiap orang dari mereka memiliki rahim sang ibundalembu emas yang khusus. Demikianlah, paganismetelah mengakar di bumi. Bahkan di Kabah, Rumah Allah Tak lama setelah dilahirkan, Aminah ibundayang dibangun Ibrahim dan Ismail sekalipun. Rasulullah SAW, seringkali memeluk Rasulullah kecil dengan erat. Ia melihat bahwa banyak dari wanita- Sementara itu di tempat yang jauh dari Mekah, wanita yang menyusui tidak berkenan untuk Romawi menyerupai burung rajawali. Kekuatannya mengasuhnya. memang melemah, namun belum sampai hilang sama sekali. Sedangkan di belahan timur dari utara Sudah menjadi tradisi yang berkembang di Mekah negeri Arab, orang-orang Persia menyembah api di mana keluarga-keluarga yang mulia mengirim dan air. Khosrou, sang Penguasa Persia, pengamal anaknya ke kawasan dusun agar anak tersebut ajaran Zarathustra yang mendiktator. Tak boleh menyerap dan menghirup udara segar serta satupun titahnya yang tak dijalankan. Persia pun memperoleh mainan yang memadai.semakin tenggelam dalam paganisme, menyembah api Dan biasanya wanita-wanita yang menyusui anak-abadi. anak lebih tertarik menyusui anak-anak dari orang-Ketika akar tauhid mulai tercerabut, dalam kondisi orang kaya. Namun ketika bayi yang ditemuinya berasalseperti itu lahirlah seorang bayi di kota Makkah. Dia, dari keluarga yang fakir, maka wanita-wanita yang biasasosok yang ditunggu para perindu kembalinya tauhid. menyusui tidak berminat kepadanya.Sosok yang sebelum lahirnya mampu memanggil para Adalah Halimah binti Abi Dzuaib, seorang wanitayahudi untuk berbondong-bondong bermigrasi ke oase dari bani Saad yang waktu itu langsung jatuh hati, inginYastrib dengan harapan sang Rasul lahir dari rahim- menjadi ibu susu Rasulullah SAW. Allah menumbuhkanrahim wanita mereka. Sosok itu, perkenalkan, namanya kasih sayang di hatinya. Halimah menyusui danMuhammad. Artinya Yang Terpuji. Satu nama yang mengasuh Rasulullah kecil hingga Rasulullah berumur 6sebelumnya sangat jarang dipakai oleh bangsa arab tahun. Dan selepas asuhan Halimah, ujian demi ujianpada waktu itu. sebagai bentuk tarbiyah dari Allah di mulai. Orang-orang Quraisy pada waktu itu sampai
  4. 4. Ada begitu banyak hikmah dalam setiap frame Rasulullah tumbuh di perkampungankisah perjalanan Rasulullah. Hikmah yang tak akan pedalaman Bani Saad sehingga lebihpernah cukup jika dituliskan dalam selembar dua terjamin pertumbuhannya danlembar kertas A4. Tulisan-tulisan dalam zine ini penggunaan bahasa akan lebih fasih.hanyalah sekedar introduksi bagi kita untuk mengingat Para pakar pendidikan mengatakan bahwasosok yang mengubah pandangan dunia, min adz anak yang dididik di kota mayoritas kurang tajadzulumaati ila an nuur (dari kegelapan menuju cahaya). m nalarnya dan kurang kuat tekadnya. Orang-orangSosok yang mengenalkan kita kepada Rabb kita. Sosok besar di dunia, dunia Barat sekalipun, semuanyayang Allah memerintahkan kita, untuk senantiasa berasal dari pedesaan. Kehidupan di kota memasungbershalawat atasnya. potensi manusia, kecuali orang-orang yang mendapat rahmat dari Alloh. Terbukti, tidak ada orang yang lebihShollu ala Rosulallah: Allahumma sholli ala fasih, lancar, dan piawai berbicara di depan umumMuhammad [hs] dibandingkan Rasulullah. Apabila Beliau naik ke atas mimbar, kata-kata yang disampaikannya meresap ke “Jika kisahmu di ulang seribu tahun setelah dalam hati dan mendorong pendengarnya untukkepergianmu, maka mereka yang mencintaimu akan berempati. Itulah Muhammad SAW. Saat dalam buaianmerasakan kehilangan yang sama dengan para sang kakek yang juga Pemimpin Quraisy terhormatsahabat yang menyaksikan hari terakhirmu, wahai pada waktu itu, Muhammad kecil sudah belajar ilmuLelaki yang cintanya tiada pernah berakhir. Mereka strategis politik dan kenegaraan. Dalam kurun waktumembaca kisahmu, ikut tersenyum bersamamu, dua tahun, sang kakek selalu dekat dengan cucunya danbersedih karena penderitaanmu, membuncah bangga penuh kasih, sebab ia melihat tanda-tanda bahwaoleh keberhasilanmu, dan berair mata ketika cucunya itu kelak akan menoreh prestasi agung.mendengar berita kepergianmu. Seolah engkau Lalu, dilanjutkan oleh sang paman, Abu Thalib, yangkemarin ada di sisi, dan esok tiada lagi” paling sederhana kehidupannya sehingga tidak jarang(Tasaro GK, Muhammad : Para Pengeja Hujan) Muhammad kecil harus membantu ekonomi keluarga. Pengalaman masa kecil seperti inilah yang menjadiSumber: basic psikologis Beliau ketika menjadi seorang# Shafiyurrahman Al Mubarrakfury : Ar Rahiqil Makhtum wirausahawan di kemudian hari.# Sulaiman An Nadwi : Shirah Nabawiyah Pekerjaan menggembala ternak merupakan pekerjaan yang umum dilakukan oleh para nabi dan rasul, seperti Musa AS, Daud AS, dan Isa AS. Begitu juga Muhammad SAW pernah menggembalakan ternak penduduk Mekkah. Pekerjaan menggembala ternak merupakan pekerjaan yang memerlukan keahlian leadership dan manajemen yang baik. Dengan harus mampu mencari padang gembalaan yang subur (path-finding), lalu mampu mengarahkan (directing) ternak ke padang gembala. Disamping itu, harus mampu mengendalikanM uhammad SAW setelah 25 tahun dari kenabiaannya, Beliau bersama para sahabatnya telah menguasai 22 negara dari negara-negara (controlling) ternak agar tidak tersesat, juga melindungi (protecting) hewan ternak dari gangguan pemangsa dan pencuri. Dan dalam proses gembalaan, masihyang ada kala waktu itu. Bahkan 30 tahun setelah terdapat banyak waktu untuk melakukan perenungankenabiannya, telah terkumandangkan Laa ilaaha (reflecting) tentang berbagai hal. Ini semua fungsiillallah, Muhammadar Rasulullah sampai ke tanah kepemimpinan dan manajemen yang memangCordova, Tazakistan, dan kawasan Sungai Indus. Itulah digariskan Alloh SWT kepada calon Rasul terakhir yangprestasi agung dari seseorang yang terpilih dan akan mengemban risalah kenabian dan memimpinsemenjak kecil sudah dipersiapkan dan dibentuk umat.menjadi Super Leader. Dua belas tahun usia Muhammad SAW, Beliau ikut Rasulullah terlahir yatim, tanpa sambutan peluk pamannnya berdagang ke Syria (sebuah internship atau cium dari sang Ayah, Abdullah dan tak lama setelah magang usaha dan dagang). Lalu di usia 17 tahun itu, Ibunya, Aminah pun meninggal. Setelah dalam Muhammad memulai usaha mandiri sebagai manager asuhan dalam kurun waktu yang tidak lama sang atau agen perdagangan regional dengan modal dari kakek, Abdul Muthalib pun wafat. Kepergian yang Khadijah dan dari para investor lain karena mereka memilukan ini agar Beliau sanggup menanggung tidak sanggup menjalankan usaha sendiri dari dana kehidupan dengan segala ujiannya, tumbuh mereka dan senang dengan kejujuran bisnis sebagai pribadi yang kuat, dan sebagai persiapan Muhammad. Sehingga terbuka luas peluang duniauntuk membawa tugas memberikan petunjuk kepada bisnis dengan cara menjalankan modal orang lain,Semesta Alam.
  5. 5. baik dengan upah (fee based) maupun dengan sistem Rasul pun akhirnya keluar mengimamibagi hasil (profit sharing) yang pada akhirnya menjadi shalat. Setelah selesai, beliaubussines owner dan aliansi dengan investor hingga menyampaikan Q. S. Al Kahfi ayat 18.mencapai skala bisnis internasional sampai daerah Para sahabat yang memahami maknaBahrain dan Yordania. dari surat langsung menangis tersedu- sedu. Karena mereka merasa rasul telah mendekatiSejarah mencatat bahwa setelah menikah dengan ajal.Khadijah, Muhammad as a Trader bertindak sebagaimanajer sekaligus mitra usaha istrinya. Beliau tahu “Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasabagaimana cara agar perdagangan bisa berhasil dan seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwasifat yang dapat merusak bisnis seperti kecurangan sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa."dalam timbangan, menyembunyikan kecacatan barang Barangsiapa mengharap perjumpaan denganjual, riba, gharar (trading in risk), dll. Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpunPertengahan usia 30-an, Muhammad menjadi investor dalam beribadat kepada Tuhannya." (Q.S. Al Kahfi :yang artinya sudah mencapai apa yang diistilahkan 110)Robert Kiyosaky sebagai kebebasan uang (financialfreedom) dan waktu. Sehingga mulai memiliki banyak Setelah itu beliau pulang. Matahari semakin tinggi,waktu untuk memikirkan kondisi masyarakat dan sering langit menguning, tapi pintu rumah Rasulullah SAWuzlah (menyendiri) ke Gua Hira sampai turun wahyu masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedangpertama dan memulai periode kenabian (nubuwwah) terbaring lemah dengan kening yang berkeringatsebagai seorang utusan Alloh SWT. sehingga membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidur beliau. Sang putri, Fatimah Azzahra dengan sigapBerkat perjuangannya, suara adzan berkumandang merawat nabi yang menjadi rahmat bagi semesta alamdimana-mana dan shalat didirikan di hampir seluruh tersebut. Beberapa saat kemudian, terdengar suarapenjuru bumi. Shalallahu ala Muhammad. Shalallahu ketukan pintu diiringi ucapan salam.alaihi Wassalam.[sm] “Assalamualaykum warahmatullah wabarakatuh,” You were so caring and kind ucap tamu tersebut. Fatimah menjawab. Your soul was full of light You are the best of mankind “Siapa yang di luar?” Tanya Fatimah. Muhammad Khaira Khalqillah “Saya. Salamkan kepada Rasulullah, bahwa saya sudah Shollu ala Rasulillah, Habib Al Mustafa datang,” Peace be upon The Messenger The Chosen One “Siapa yang di luar, anakku?” tanya Rasulullah. (Maher Zein : The Choosen One) “Tak tahulah aku ayah, sepertinya baru sekali ini akuSumber: melihatnya,” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah# Muhammad SAW The Super Leader Super Manager; Dr. Muhammad menatap putrinya itu dengan pandangan yang Syafii Antonio, M. Ec menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah# Al-Quran Berjalan, Potret Keagungan Manusia Agung; Dr. Aid Abdullah hendak dikenang. Beliau mengatakan bahwa tamu al-Qarni yang dimaksud telah masuk ke dalam rumah. Fatimah bingung, karena tidak ada satu pun tamu yang dilihatnya. “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut, Izrail as.” kata Rasulullah SAW, tangis Fatimah pun meledak. Mendengar kabar ayahanda yang selama ini mecintainya, pemimpin terbaik di dunia akan pergi meninggalkan dunia.P agi itu, menjelang Subuh, kaum Muslimin dibingungkan oleh ketidakbiasaan Rasulullah saw.Karena tidak kuat menahan sakit yang diderita, beliau, Kehadiran Izrail tanpa disertai Jibril as. membuat Rasulullah tidak bersedia dicabut nyawanya untuk saat itu. Memang, sebelum turun ke bumi, Allah telahmelalui Ali bin Abi Thalib ra., meminta Abu Bakar Ash memberi pesan jika Nabi Muhammad tidak bersediaSiddiq ra. untuk menjadi imam Shalat Subuh. Tapi Abu dicabut nyawanya, maka Izrail diperintah Allah untukBakar menolak. “Kalau masih ada Rasulullah, tidaklah kembali. Dan benar saja, Rasulullah tidak bersediapantas saya mengimami Shalat Subuh,” tukas Abu nyawanya dicabut saat itu juga. Beliau hanya akanBakar. bersedia nyawanya dicabut jika Jibril juga datang.
  6. 6. Sebenarnya, Jibril awalnya ikut menyertai Izrail. Tetapi mendekatkan telinganya ke bibirsetelah sampai di langit pertama, Jibril berhenti, tidak Rasulullah. “Ummati, ummati, ummati.melanjutkan perjalanan. (Umatku, umatku, umatku),” ucap beliau lirih.“Lanjutkan saja Izrail, aku tidak tega melihat nyawaorang yang paling aku sayangi engkau cabut,” ucap Secara perlahan, dari ujung kaki merambatJibril. ke lutut, diteruskan hingga ke pusar, dan hingga tenggorokan ruh beliau dicabut. Begitu sampai diMendengar permintaan Rasul untuk mendatangkan tenggorokam, seharusnya orang biasa tidak sanggupJibril, maka malaikat maut tersebut kembali ke langit lagi berbicara sepatah kata pun. Karena saat nyawapertama. Akhirnya Jibril pun datang menghadap telah sampai di tenggorokan, Malaikat Jibril as.Rasulullah saw lalu bertanya kepada beliau ada menjalankan tugasnya. Jika orang yang meninggalkeperluan apa sampai memanggil dirinya. adalah orang yang shaleh, maka Jibril akan“Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah? ” menegapkkan sayapnya yang sebelah kanan yangtanya Rasululllah SAW dengan suara yang amat lemah. menggambarkan surga dengan segala keindahannya. Sembari berkata,“Ini tempatmu nanti di surga. Di surga“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah Allah yang penuh kenikmatan,”. Karena terlalumenanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti senangnya melihat keindahan surga, maka orangkedatanganmu,” kata Jibril. tesebut tidak sanggup bicara sepatah kata pun.Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya Namun jika yang meninggal adalah orang yang durhakamasih penuh kecemasan. kepada Allah, maka Jibril akan mengepakkan sayapnya yang sebeleh kiri yang memperlihatkan kengerian api“Engkau tidak senang mendengar kabar ini? ” tanya neraka yang menyala-nyala. Karena saking takutnya,Jibril lagi. orang tersebut tidak dapat berkata apa-apa.“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” Tapi karena Rasulullah SAW adalah orang yang “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mashum (dijaga), maka Jibril tidak perlu mengepakkan m e n d e n ga r A l l a h b e r f i r m a n ke p a d a ku : sayapnya. Sehingga Rasulullah pun tetap bisa Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat mengatakan, “Ushikum bis Shalat, wama Malakat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril. Aimanukum” (Peliharalah shalat dan peliharalah orang- orang lemah di antaramu). Kemudian, Rasulullah Mendengar jawaban tersebut, wajah beliau menghembuskan nafasnya yang terakhir. Innalillaahi te r l i h a t s a n ga t l e ga . B e l i a u ke m u d i a n wa inailaihi rajiuun.[nir] mempersilakan Izrail untuk mencabut nyawanya.Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukantugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Tampak seluruh Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul,tubuh Rasulullah bersimbah keringat, urat-urat sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa oranglehernya pun terlihat menegang. rasul.“Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.” lirih Rasulullah Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik kemengaduh. Mata Fatimah terpejam, Ali yang di belakang (murtad)?sampingnya menunduk semakin dalam. Jibril Barangsiapa yang berbalik ke belakangmembuang muka. Sunyi, hening, semua berada dalam Maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepadaketegangan, kesedihan, dan kepiluan menghadapi Allah sedikitpunperpisahan yang mencekam. dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu yang bersyukur.Jibril?”Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar (QS Ali Imran : 144)wahyu itu.“Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut Sumber :ajal?” kata Jibril. # Kitab Dakoikul AkbarSebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, # MP 3 Ustadz Yusuf Mansyur-Saat Terkahir Rasulullahkarena sakit yang tak tertahankan lagi. “Ya Allah, # http://filsafat.kompasiana.com/2010/10/27/tanpa-dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut diabagaimanakah-nasib-kita/ini kepadaku, jangan pada umatku”. Badan Rasulullahmulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi.Sambil menahan sakit yang luar biasa, beliau terlihathendak membisikkan sesuatu. Ali bin Abi Thalib
  7. 7. H anya dengan seruan, Ustman bin Affan yang waktu itu hendak berdagang ke tanah Syam ( saat ini tanah Syam menjadi beberapa negara melakukan persiapan besar-besaran untuk menyerang Madinah yang menjadi pusat kota umat muslim. Ini terjadi kerena ketidakberhasilan 200.000 pasukanseperti Suriah, Yordania, Palestina, dan Lebanon) Romawi mengalahkan 3000 pasukan muslim yangdengan membawa barang dagangan yang dimuat 200 dipimpin Khalid bin Walid pada Perang Mutah.ekor unta membatalkan kepergiannya dan Walaupun sudah mengumpulkan banyakmenyerahkan semua barang dagangan plus untanya perbekalan perang, namun akomodasi untuk Perangkepada penyerunya. Tabuk masih kekurangan. Dalam perjalanan pun kaum Tidak hanya itu, kemudian ia pulang dan kembali muslimin mengalami kesulitan yang luar biasa.dengan membawa 900 unta lengkap dengan Dikisahkan, setiap tiga prajurit hanya mendapatkanpelananya, 100 ekor kuda, dan ditambah 1000 dinar (1 satu ekor unta, pasukan muslim menggunakandinar sama dengan 4.25 gram emas). Dan jika di total dedaunan untuk membasahi mulut, dan terpaksadan diuangkan, saat ini total harta yang di sumbangkan menyembelih unta walaupun sangat sedikit daging danUstman lebih dari Rp 10 Milyar. airnya. Tidak mau kalah , setelah mendengar seruan yang Tiba di Tabuk, tidak terjadi apa-apa. Tidak adasama Umar Bin Khattab menginfakkan separo dari pasukan musuh dan petempuran. Rupanya pasukanseluruh hartanya. Dan lebih mengejutkan lagi Abu Romawi mengurungkan niatnya untuk berperang danBakar Asy Sidiq, ia menyumbangkan seluruh harta yang kembali ke negerinya, kalah sebelum perang. Tidakdimilikinya. Bahkan Ali bin Abi Thalib yang hanya lama kemudian Yohana ,seorang pemimpin kabilahmempunyai 4 dinnar pun ikut menyumbangkannya. (daerah) Ailah menemui Rasulullah SAW, dan Siapa penyeru itu, sehingga semua muslim pada menyatakan kesediaannya bergabung ke umat muslimwaktu bersamaan sangat patuh padanya? Ya, beliau dan membayar jizyah (upeti), disusul kemudianNabi Muhammad SAW. Pada saat itu tahun 9 H turun penduduk Jarba dan Adzrag yang mengikuti jejakperintah untuk melaksanakan perang Tabuk. Jika pada kabilah Ailah.perang sebelumnya Rasullullah tidak pernah Pasukan muslim datang dengan keberanian,memberitahu tempat peperangan, namun pada perang dan pulang membawa kemenangan tanpa berperang,ini Rasullulah memberitahukan dengan jelas tempat bahkan beberapa kabilah menyerah dan bersediatujuan perang, yakni di Tabuk melawan bangsa membayar jizyah. Ini adalah kemenangan keduaRomawi. pasukan muslimin atas Romawi yang sebelumnya Kondisi pada saat itu musim panas dan dalam kontak senjata dalam perang Mutah. Ketika itukondisi paceklik yang sangat panjang. Namun ketika pasukan muslimin di bawah kepemimpinan Khalid binhendak berangkat, kebun-kebun kurma berbuah dan Walid, kehilangan tiga pemimpin pasukan musliminpanen. Dalam beberapa sumber, pada perang ini, dari kalangan sahabat yang gugur. Memang padapasukan muslim berjumlah 30.000 orang dan akan perang ini tidak menghancurkan pasukan Romawi,menghadapi 40.000 pasukan Romawi. Dan sebelum namun hanya bisa memukul mundur. Tapi sudahperang, Rasulullah mengumumkan kepada seluruh membuat pasukan muslim diperhitungkan dan ditakutiumat muslim Madinah, Makkah, dan wilayah lainnya Romawi.bahwa akan berperang. Tujuannya, Rasulullah Pasukan muslim datang ke Tabuk untukmemobilisasi umat muslim saat itu. mempertahankan kedaulatan dari serbuan negeri Sebab dilancarkan perang ini karena tersebar asing, sekaligus membuktikan kekuatan kaum musliminkabar dari pedagang yang biasanya berdangan di Syam, yang sesungguhnya. Meski untuk itu mereka harusbahwa bangsaRo m aw i ya n gmerupakankerajaan terkuatsaat itu sedang
  8. 8. menempuh perjalanan yang panjang, sulit, berangkat dan menuju perang beliau selalu di posisimelelahkan, dan penuh dengan penderitaan. Bahkan paling depan untuk memberikan keteladanandalam beberapa riwayat, waktu itu diibaratkan gurun keberanian karena Allah SWT.pasir seperti api yang membara dan cuaca panas Keberanian inilah yang membuat orang Romawiseperti membakar kulit. takut dan akhirnya pulang. Perjuangan menuju Tabuk adalah jalan menggapai impian dan cita-cita. Seperti Jalan menuju Tabuk menorehkan cerita sarat jalan hidup kita, setiap impian meminta perjuanganpelajaran berharga. Para pejuang sejati merelakan diri dan pengorbanan. Layaknya sebuah perjuangan,untuk membela agama, kebenaran, menjaga penderitaan pasti lebih banyak dari kesenangan. Tetapi,kedaulatan, dan menunjukan eksistensinya di depan dibalik perjuangan itu terselip jaminan keberhasilanmusuh yang ingin menyerbu dan menghancurkan dari-Nya, meski kadang-kadang kita tidak menyadari.islam. Kaum muslimin tidak tahu bahwa bangsa Romawi Rasulullah sendiri, bukanlah tipe pemimpin yang mengurungkan niat untuk berperang. Bagi kaumseenaknya sendiri. Dalam setiap peperangan, ketika muslimin, itu tidak penting. Karena yang penting bagipulang perang, beliau selalu berada di garis paling mereka saat itu adalah mereka telah menunjukanbelakang, karena beliau tidak ingin menjadi orang yang perjuangan untuk Rabb dan Rasul-Nya hingga tujuansombong ketika perang dimenangkan. Namun, ketika akhir adalah mendapatkan Ridha-Nya.[es]Dakwah Islamiyah merupakan kebutuhan bagi setiap ITS ini. Mungkin karena memang historinya yang sudahindividu muslim. Setiap muslim memiliki puluhan tahun ini yang menjadikan JMMI mudahkecenderungan di hatinya untuk mendapatkan ilmu dikenal di ITS.dan nilai-nilai dalam rangka melenyapkan dahaga ilmudalam jiwanya. Dalam kaitannya dengan kehidupan Selain JMMI, Lembaga dakwah ke-Islaman yangsesama muslim, maka dakwah erat kaitannya dengan memiliki akses legal di kampus ITS adalah Lembagakeadaan saling nasehat menasehati antar sesama Dakwah Jurusan yang kita singkat dengan LDJ. Dimuslim dalam kebaikan (agama). sebagian jurusan, LDJ menginduk pada Himpunan Mahasiswa Jurusan, sedangkan di sebagian jurusanFirman Allah Taala : yang lain menginduk pada JMMI. LDJ ini berjalan selaras dengan JMMI dalam menyelenggarakan“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berbagai kegiatan dakwah dan ke-Islaman di kampusberada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang ITS tercinta ini.beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehatmenasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat Di masjid Manarul Ilmi selain JMMI juga terdapatmenasehati supaya menetapi kesabaran.” (Al-Ashr Lembaga yang khusus menangani kegiatan keuangan.103: 1-3) Nama Lembaga ini adalah LMZIS yang merupakan kepanjangan dari Lembaga Manajemen Zakat Infak danITS memiliki masjid yang megah yang saat ini setelah Shadaqoh. Tugas utama dari Lembaga ini adalahselesai direnovasi mempunyai kapasitas sekitar 4000 melayani jamaah masjid dan civitas akademika ITSorang. Dengan kapasitas sebesar itu, masjid Manarul dalam hal penerimaan dan penyaluran zakat, infak, danIlmi ITS telah mampu mengakomodir kebutuhan civitas shadaqoh. Jika di analogkan dalam sebuah Negaraakademika ITS untuk kegiatan sholat jumat. Sedangkan Islam, maka peran sebagai baitul mal inilah yangdalam hal dakwah dan kegiatan ke-Islaman masjid ITS dijalankan oleh LMZIS. Dana yang dikelola disalurkanmemiliki Lembaga yang sejak masjid ini didirikan telah dan dimanfaatkan untuk fakir miskin sekitar ITS,aktif melayani jamaah, yang bernama Jamaah Masjid beasiswa mahasiswa ITS yang tidak mampu, danaManarul Ilmi (JMMI). JMMI ini telah dikenal oleh para kegiatan JMMI, kegiatan LDJ, dan yang yang relevan.civitas akademika ITS sebagai sebuah Lembaga yangkonsen dalam mensyiarkan nilai-nilai Islam di kampus Selain melalui berbagai Lembaga Ke-Islaman intra
  9. 9. kampus di atas, ada juga kegiatan ke-Islaman yang cara sholat yang benar, prinsip-prinsipsifatnya lokal diselenggarakan oleh unit-unit tertentu di wala wal bara, manhaj, kedudukan alkampus. Seperti contohnya adalah kegiatan pengajian Quran dan sunnah, zakat yang benar,rutin di perpustakaan pusat, kegiatan kajian jaringan thoharoh, ibadah yang lainnya.dosen ITS, dan yang lain sebagainya. Mungkin banyak kegiatan halaqoh- halaqoh ataupun dauroh daurohDengan fakta di atas, sebenarnya urusan kegiatan tetapi terasa kering dari ilmu karenakerohanian di ITS sudah semarak. Dan ini perlu bahasannya lebih banyak ke perkaradipertahankan demi kebaikan kita bersama. Demi perkara sosial semata dan ada kesanpeningkatan ruhiyah dan kafaah ke-Islaman kita civitas agama seakan dipaksakan. Mengapaakademika ITS sebagai seorang muslim. demikian? Karena : “Ilmu adalahAdapun kalau kita pilah pilah, selain di atas maka akan pemimpin amal dan amalan itukita dapati berbagai potensi kekuatan dakwah dan berada di belakang setelah adanyakegiatan ke-Islaman di ITS yang diantaranya adalah ilmu.” (Al Amru bil Maruf wan Nahyusebagai berikut : anil Mungkar, hal. 15). Sehingga wajib hukumnya untuk mendahulukan Ø Kegiatan ke-Islaman di ITS sudah merupakan ilmu. bagian kehidupan civitas akademika ITS. Sehingga sudah merupakan bagian denyut nadi Allah Taala berfirman : “Katakanlah: keseharian di ITS sudah sejak lama. Sehingga kita “Adakah sama orang-orang yang mengetahui tidak perlu lagi merintis bagaimana mendirikan dengan orang-orang yang tidak mengetahui” sebuah acara ke-Islaman. Semua sudah Sesungguhnya orang yang berakallah yang ada dan tinggal menjaga dapat menerima pelajaran.” QS. Az-Zumar :9) keistiqomahannya saja. Mulai dari Minimnya ilmu dapat mengakibatkan kesalahan kajian, bakti sosial, ceramah-ceramah, kesalahan dalam amalan. Sampai-sampai Imam seminar, dan yang lain sebagainya Bukhori menulis bab khusus tentang “Ilmu sudah ada. sebelum berucap dan beramal” dalam sohihnya. Ø Lembaga legal yang mendukung. Yang dimaksud dengan ilmu disini tentu saja Di antaranya adalah JMMI, LMZIS, dan adalah segala sesuatu yang berasal dari LDJ-LDJ di berbagai jurusan atau qoolallah (Al Quran) dan qoolarrasul (sunnah). program studi. Ø Minimnya kapabilitas keilmuan para dai Ø Mayoritas civitas akademika ITS mudanya. Ini sekaligus kritikan bagi para adalah muslim. pemuda agar lebih meningkatkan semangat tolabulilmnya. Hendaknya para pemuda aktif Ø Masjid yang besar dan luas. menghadiri majlis-majlis ilmu yang didalamnya Dengan masjid yang besar dan luas, membahas perkara-perkara dan hukum-hukum berbagai kegiatan ke-Islaman akan dalam agama ini. Yang di dalamnya mengajarkan mudah dilaksanakan dan dengan kitab-kitab dan tulisan tulisan para ulama jumlah peserta yang besar pula. pendahulu kita. Karena ilmu akan tersampaikan dengan cara mengkaji dan membaca kitab-kitabDengan potensi di atas, akses dakwah menjadi mudah. tersebut. Alhamdulillah halaqoh-Karena semua elemen mendukung kegiatan dakwah halaqoh rutin telah ada bahkanIslamiyah. banyak. Namun bagaimana jadinyaNamun demikian bukan berarti tanpa hambatan sama jika seseorang menyampaikansekali. Tantangan itu akan selalu ada. Karena di dunia ini sesuatu yang dia tidak memilikitidak ada yang sempurna. Semua pasti ada tantangan sesuatu itu padanya? Tentu mustahildan hambatannya. Adapun tantangan umum yang ada adanya. Itulah yang terjadi padaterjadi di sebagian besar dakwah pemuda, diantaranya sebagian besar halaqoh-halaqohadalah sebagai berikut : yang ada. Ø Kurangnya kajian kajian ilmiah keagamaan. Imam Asyafii berkata : “Belajarlah Mungkin kegiatan ke-Islaman adalah banyak dan (agama, pen) karena tidak ada sering. Akan tetapi untuk kajian ilmiah khusus seorangpun yang dilahirkan dalam yang membahas tentang ilmu dan hukum- keadaan berilmu, dan tidaklah orang hukum dalam agama ini dengan merujuk yang berilmu seperti orang yang langsung pada dalil dan kitab-kitab induk bodoh. Sesungguhnya suatu kaum terbilang masih sangat kurang. Sehingga ada saja yang besar tetapi tidak memiliki ilmu jamaah yang belum mengerti aqidah yang benar, maka sebenarnya kaum itu adalah kecil apabila terluput darinya
  10. 10. keagungan (ilmu). Dan sesungguhnya kaum ormawa terjadi friksi dan saling telikung. Ini yang kecil jika memiliki ilmu maka pada merupakan budaya jahiliyah. Yang seharusnya hakikatnya mereka adalah kaum yang besar dilakukan bagaimana? Adalah budaya ilmiah. apabila perkumpulan mereka selalu dengan Hendaknya dalam berdakwah dengan ilmu dan ilmu.” (Aadaabu Thaalibil Ilmi hal.18-22) yang disampaikanpun adalah ilmu. Mungkin benar adanya bahwa pemahaman yangØ Fanatisme golongan. Fanatisme merupakan menyimpang, kemaksiatan, dan segala bentuk penyakit kronis yang ada pada umat Islam ini. yang bertentangan dengan syariat yang lain Diantara fenomena fanatisme golongan adalah adalah salah dan tidak dibenarkan dalam Islam. mereka menganggap bahwasanya madzhabnya, Namun cara mendakwahinya adalah harus ormasnya, partainya, ustadznya dan seterusnya dengan ilmiah. Harus dengan bukti bukti adalah yang benar sedangkan yang selainnya kongkrit dan logis dengan menunjukkan dimana salah. Diantara mereka ada yang tidak mau letak kesalahannya. Bukan dengan emosi dan menikah kecuali dengan yang sekelompok saling serang. Dan disinilah salah satu letak pengajiannya, diantara mereka tidak mau pentingnya ilmu, yaitu agar dapat membantah bermamum shalat kecuali dengan yang pemikiran pemikiran maupun amalan semadzhab, diantara mereka tidak mau yang menyimpang dengan metode menerima kebenaran yang bukan datang dari ilmiah. Sebuah metode yang wajib kelompoknya dan seterusnya. dijunjung seorang mahasiswa dan civitas Sesungguhnya agama ini dibangun di atas akademika tentunya. pondasi yang sama yakni Al Quran dan Allah berfirman : "Serulah mereka ke Sunnah. Barangsiapa berselisih maka jalan tuhanmu dengan hikmah, kembalikanlah kepada Al Quran dan Sunnah, pelajaran yang baik dan debatlah bukan kepada madzab, ormas, partai, mereka dengan cara yang baik.” [An- ataupun ulamanya saja. Nahl : 125] Allah berfirman : “Taatlah kepada Allah, Bahkan ada banyak kejadian, bahwa taatlah kepada Rasul-Nya, serta kepada ulil d a k wa h te l a h d i a ra h ka n u nt u k amri kalian. Jika kalian berselisih, menggiring madu ke jamaahnya. kembalikanlah kepada Allah dan Rasul-Nya Semakin bagus dakwah diukur dengan jika kalian memang beriman kepada Allah dan semakin banyaknya orang yang mau hari akhir. Yang demikian itu lebih utama bagi masuk ke dalam jamaahnya. Dan yang kalian dan lebih baik akibatnya” (QS. An Nisa: lebih jauh lagi adalah adanya sistem 59) baiat. Maksudnya adalah agar si madu Rasulullah bersabda : "Barangsiapa yang tidak berani keluar dari jamaahnya keluar (melepaskan diri) dari ketaatan karena telah disumpah. Seperti yang (kepada penguasa) dan menyelisihi Al- terjadi pada jamaah jamaah yang Jamaah, lalu ia mati, maka ia mati dalam terkena pemahaman khowarij. Demikian. keadaan mati jahiliyyah. Dan barangsiapa yang Naudzubillah...Untuk yang demikian ikutilah berperang di bawah bendera fanatisme dan nasehat Rasulullah dalam potongan hadits marah karena fanatik terhadap kelompoknya, Hudzaifah Al Yaman (yang panjang) berikut : atau mengajak ummat untuk bersikap fanatik “.....Tinggalkan semua firqah, meskipun kamu terhadap golongannya, ataupun membela harus menggigit akar pohon hingga kamu mati kefanatikan, lalu ia terbunuh, maka bangkainya dan kamu dalam keadaan seperti itu .”(Bukhari adalah bangkai jahiliyyah. Dan barangsiapa dalam Shahih-nya (3606), Muslim dalam Shahih- yang keluar memerangi ummatku yang baik nya (1847), Imam Ahmad dengan panjang maupun yang durhaka dari mereka, dan tidak (V/386), 403 dan secara ringkas (V/391,396), perduli dengan orang yang beriman di antara dengan ringkas dengan lafazh-lafazh yang mereka, dan tidak menyempurnakan janji berbeda-beda (V/494), Abu Dawud As-Sijistani kepada orang yang mengikat perjanjian (3244), dengan lafazh berbeda (4246) dan An- dengannya, maka dia bukan termasuk Nasai dalam Al Kubra (V/17,18). ) golonganku, dan akupun bukan golongannya." (HR. Muslim 1848). Wallahualam. Ada sebagian dari kita kaum muslimin, terutama yang masih muda-muda bahwa hanya karena beda organisasi terjadi saling serang dan saling hantam. Hanya karena perbedaan
  11. 11. LAPORAN KEUANGAN PERIODE BULAN JANUARI 2012 1 - 27 (JANUARI ‘12)TRANSAKSI SALDO Kadep Keuangan Drs. Mansur Sutedjo, SIP,Msi Mengetahui, Ketua LM - ZIS ITS Budi Prasojo, ST, MT.
  12. 12. I ni kisah tentang seorang ayah dan anak. Sang ayah bekas budak. Selama menjadi budak, libur Jumat sebagaimana tunggangan.” kita belanjakan uang ini untuk mengantar kita pada kesyahidan dengan sebaik-baikditetapkan kesultanan dimanfaatkan untuk habis-habisan Siangnya, mereka pulang dari pasar dengan menuntunbekerja. Dengan dirham demi dirham yang terkumpul, satu seekor kuda perang berwarna hitam. Kuda itu gagah.hari dia minta izin untuk menebus dirinya pada sang Surainya mekar menjumbai. Tampangnya mengagumkan.majikan. Matanya berkilat. Giginya rapi dan tajam. Kakinya kekar dan “Tuan,” ujarnya, “Apakah bisa dengan membayar harga kukuh. Ringkiknya pasti membuat kuda musuh bergidik.senilai dengan berapa engkau membeliku dulu, aku akan Semua tetangga datang untuk mengaguminya. Merekabebas?” menyentuhnya, mengelus surainya. “Ya. Bisa,” ujar sang majikan. “Kuda yang hebat!” kata mereka. “Kami belum pernah “Baik, ini dia.” katanya sambil meletakkan bungkusan melihat kuda seindah ini. Luar Biasa! Mantap sekali! Berapauang itu di hadapan tuannya. “Allah Azza wa Jalla telah yang kalian habiskan untuk membeli kuda ini?” Anakmembeliku dari Anda, lalu Dia membebaskanku. beranak itu tersenyum simpul. Yah, itulah simpanan yangAlhamdulillah.” dikumpulkan seumur hidup. Para tetangga ternganga “Maka engkau bebas karena Allah,” ujar sang tuan mendengar jumlahnya. “Wah,” seru mereka, “Kalian masihtakjub. Dia bangkit dari duduknya dan memeluk sang waras atau sudah gila? Uang sebanyak itu dihabiskan untukbudak. Dia hanya mengambil separuh harga yang tadi membeli kuda? Padahal rumah kalian reyot nyaris roboh.disebutkan. Separuh lagi diserahkannya kembali. Untuk makan besok pun belum tentu ada!” Kekaguman di “Gunakanlah ini,” katanya berpesan, “Untuk memulai awal tadi berubah menjadi cemooh. “Tolol!” kata salahkehidupan barumu sebagai orang yang merdeka. Aku satu. “Tak tahu diri!” ujar yang lain. “Pandir!” “Kami takberbahagia menjadi sebagian Tangan Allah yang tahu, ini rahmat atau musibah. Tapi kami berprasangkamembebaskanmu!” Penuh syukur dan haru, dengan baik kepada Allah,” ujar mereka.disergap khawatir, dia pamit. Para tetangga pulang. Ayah dan anak itu pun merawat “Aku tidak tahu wahai Tuanku yang baik,” ucapnya kudanya dengan penuh cinta. Makanan si kuda dijamindengan mata berkaca-kaca, “Apakah kebebasan ini rahmat kelengkapannya; rumput segar, jerami kering, biji-bijian,ataukah musibah. Aku hanya berbaik sangka kepada Allah.” dedak, air segar, kadang bahkan ditambah madu. Si kuda Tahun demi tahun berlalu. Orang tersebut telah dilatih keras, tapi tak dibiarkan lelah tanpa mendapatmenikah. Tetapi sang istri meninggal ketika menyelesaikan hadiah. Kini mereka tak hanya berdua, melainkan bertiga.tugasnya, menyempurnakan susuan sang putra hingga usia Bersama-sama menanti panggilan Allah ke medan jihaddua tahun. Maka dibesarkan putera semata wayangnya itu untuk menjemput takdir terindahdengan penuh kasih. Dididiknya anak lelaki itu untuk Sepekan berlalu. Di sebuah pagi buta ketika sang ayahmemahami agama dan menjalankan sunnah Nabi, juga melongok ke kandang, dia tak melihat apapun. Kosong.agar bersikap ksatria dan berjiwa merdeka. Palang pintunya patah. Beberapa jeruji kayu terkoyak “Anakku,” katanya di suatu pagi, “Ayahmu ini dulu remuk. Kuda itu hilang! Berduyun-duyun para tetanggaseorang budak. Ayahmu ini separuh manusia di mata datang untuk mengucapkan bela sungkawa. Merekaagama dan sesama. Tetapi selalu kujaga kehormatan dan bersimpati pada cita tinggi kedua anak ayah itu. Tapikesucianku, maka Allah memuliakanku dengan mereka juga menganggap keduanya kelewatan. “Ah,membebaskanku. Dan jadilah kita orang yang merdeka. sayang sekali!” kata mereka, “Padahal itu kuda terindahKetahuilah Nak, orang bebas yang paling merdeka adalah yang pernah kami lihat. Kalian memang tidak beruntung.dia yang bisa memilih caranya untuk mati dan menghadap Kuda itu hanya hadir sejenak untuk memuaskan ambisiIlahi!” Sang anak mengangguk-angguk. kalian, lalu Allah membebaskannya dan mengandaskan Sang ayah mengeluarkan kantong cita-cita kalian!” Sang ayah tersenyum sambil mengelusberpelisir emas. Dinar-dinar di kepala anaknya. “Kami tak tahu,” ucap serempakdalamnya bergemerincing. keduanya, “Ini rahmat atau musibah. Kami hanya“Mari mempersiapkan diri,” berprasangka baik kepada Allah.”bisiknya. “Mari kita beli Mereka pasrah. Merekayang terbagus dengan mencoba untuk menghitung-hitung uangharta ini untuk dan mengira-ngira, kapan bisa membelidipersembahkan dalam kuda lagi. “Nak,” sang ayah menatapjihad di jalan-Nya. Mari putranya, “Dengan atau tanpa kuda, jika panggilan Allah datang, kita harus m e n y a m b u t n y a .” S i a n a k
  13. 13. mengangguk mantap. Mereka kembali bekerja tekun memenuhi syarat. Saat memasuki rumah ayah dan anakseakan tak terjadi apapun. Tiga hari kemudian, saat shubuh pemilik kuda, mereka mendapai putranya terbaring dimenjelang, kandang kuda mereka gaduh dan riuh. Suara tempat tidur dengan kaki terbebat, disangga kayu danringkikan bersahut-sahutan. Terkejut dan terjaga, ayah dan dibalut kain. “Ada apa dengannya?” “Tuan prajurit,” kataanak itu berlari ke kandang sambil membenahi pakaiannya. sang ayah, “Anak saya ini begitu ingin membela negeri danDi kandang itu mereka temukan kuda hitam yang gagah dia telah berlatih untuk itu. Tetapi kemudian dia jatuh daribersurai indah. Tak salah lagi, itu kuda mereka yang pergi kuda ketika sedang mencoba menjinakkan kuda liar kami.tanpa pamit tiga hari lalu! Tapi kuda itu tak sendiri. Ada Kakinya patah.” “Ah, sayang sekali!” kata Sang Hulubalang.belasan kuda lain bersamanya. Kuda-kuda liar! Itu pasti “Padahal kulihat dia begitu gagah. Dia pasti akan menjadikawan-kawannya. Mereka datang dari stepa luas untuk seorang prajurit tangguh. Tapi baiklah. Dia tak memenuhibergabung di kandang si hitam. Mungkinkah kuda punya syarat. Maafkan aku, aku tak bisa mengikutsertakannya!”akal jernih? Mungkinkah si hitam yang merasa Dan hari itu, para tetangga yang ditinggal pergi putra-mendapatkan layanan terbaik di kandang seorang bekas putranya menjadi prajurit mendatangi si pemilik kuda. “Ah,budak mengajak kawan-kawannya bergabung? Atau nasib!” kata mereka. “Kami kehilangan anak-anak lelakitahukah mereka bahwa mendatangi kandang itu berarti kami, tumpuan harapan keluarga. Kami melepas merekabersiap bertaruh nyawa untuk kemuliaan agama Allah, tanpa tahu apakah mereka akan kembali atau tidak.kelak jika panggilanNya berkumandang? Atau memang itu Sementara putramu tetap bisa di rumah karena patahyang mereka inginkan? Ketika hari terang, para tetangga kakinya. Kalian begitu beruntung! Allah menyayangidatang dengan takjub. “Luar biasa!” kata mereka. “Kuda itu kalian!” Tuan rumah ikut bersedih melihat mendung dipergi untuk memanggil kawan-kawannya dan kini kembali wajah-wajah itu. Kali ini bapak dan anak itu tak tersenyum.membawa mereka menggabungkan diri!” Mereka semua Tapi ucapan mereka kembali bergema, “Kami tak tahu, inimengucapkan selamat pada pemiliknya. “Wah, kalian rahmat atau musibah. Kami hanya berprasangka baiksekarang kaya raya! Kalian orang terkaya di kampung ini!” kepada Allah.”Tapi si pemilik kembali hanya tersenyum. “Kami tak tahu, Sebulan kemudian, kota itu dipenuhi ratapanini rahmat atau musibah. Kami hanya berprasangka baik para ibu dan isak tangis para istri. Sementara para lelakikepada Allah.” hanya termangu dan tergugu. Kabarnya telah jelas. Semua Hari berikutnya dengan bahagia, sang putra pemuda yang diberangkatkan perang tewas di medanmencoba menaiki salah seekor kuda itu. Sukacita dia tempur. Tapi agaknya para warga telah belajar banyak darimemacunya ke segala penjuru. Satu saat, kuda liar itu ayah beranak pemilik kuda. Seluruh penduduk kota kiniterkejut ketika berpapasan dengan seekor lembu yang menggumamkan kalimat indah itu. “Kami tak tahu inilepas dari kandang di persimpangan. Dia meronta keras, rahmat atau musibah. Kami hanya berprasangka baikdan sang penunggang terbanting. Kakinya patah. Dia kepada Allah.”meringis kesakitan. Para tetangga datang menjenguk. Singkat cerita, tak berapa lama kemudianMereka menatap anak itu dengan pandangan penuh iba. panggilan jihad yang sebenarnya bergema. Pasukan“Kami turut prihatin” kata mereka. “Ternyata kuda itu tidak Mongol dipimpin Hulagu Khan menyerbu wilayah Islammembawa berkah. Mereka datang membawa musibah. dan membumihanguskannya hingga rata dengan tanah.Alangkah lebih beruntung yang tak memiliki kuda, namun Orang-orang tak berperikemanusiaan itu mengalir bagai airanaknya sehat sentausa!” Tuan rumah tersenyum lagi. bah meluluhlantahkan peradaban. Ayah dan anak itu pun“Kami tak tahu, ini rahmat atau musibah. Kami hanya menyongsong janjinya. Mereka bergegas menyambutberprasangka baik kepada Allah.” panggilan dengan kalimat agungnya, “Kami tak tahu, ini Hari berikutnya, hulubalang raja berkeliling rahmat atau musibah. Kami hanya berprasangka baiknegeri. Dia mengumumkan pengerahan pasukan untuk kepada Allah!”menghadapi tentara musuh yang telah menyerang Mereka memang menemui syahid. Tapiperbatasan. Semua penduduk yang sehat jasmani dan sebelum itu, ada selaksa nikmat yang Allah karuniakanrohani wajib bergabung untuk mempertahankan negeri. kepada mereka untuk dirasai. Sang anak pernah tertangkapSayang, perang ini sulit dikatakan sebagai jihad di jalan pasukan Mongol dan dijual sebagai budak. Dia berpindah-Allah karena musuh yang hendak dihadapi adalah sesama pindah tangan hingga kepemilikannya jatuh kepada Al-Muslim. Mereka hanya berbeda kesultanan. “Nak,” bisik Kamil, seorang Sultan Ayyubiyah di Kairo. Ketikasang ayah ke telinga sang putra yang terbaring tak pemerintahan Mamluk menggantikan wangsaberdaya, “Semoga Allah menjaga kita dari Ayyubiyah di Mesir, kariernya menanjak cepat darimenumpahkan darah sesama Muslim. Allah komandan kecil menjadi panglima pasukan, laluMaha Tahu, kita ingin berjihad di jalanNya. Amir wilayah. Terakhir, setelah wafatnya Az-Kita sama sekali tak hendak beradu senjata Zahir Ruknuddin Baibars, dia diangkatdengan orang-orang beriman. Semoga menjadi Sultan. Namanya Al-ManshurAllah membebaskan diri kita dari beban Saifuddin Qalawun.itu!” Mereka berpelukan. Petugas pendaftaran (Dikutip dari buku “Dalam Dekapanmendatangi tiap rumah dan Ukhuwah,” karya Salim A. Fillah)membawa para pemuda yang
  14. 14. menggali p a r i t dalam perang k h a n d a q , kami menemukan t a n a h yang sangat keras. Serta merta kami mengaduk annya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Tiba-tiba saja beliau berkata, “Aku akan turun (ke dalam parit).” Lalu beliau berdiri. Sementara perutnya diganjal dengan batu. Sedangkan kami sudah tiga hari tidak merasakan makanan. Kemudian beliau mengambil cangkul, lalu menghantamkannya ke tanah S keras itu. Di tangan beliau, tanah itu berubah menjadi epuluh ribu massa lunak bagaikan pasir.” gabungan dari kaum musyrikin yang dipimpin oleh Abu Melihat perkembangan Rasulnya dan pasukan Sufyan bin Harb, berencana menyerang muslim, Jabir ra meminta ijin sebentar kepada umat muslim di Madinah. Hasutan dari Rasulullah, “Ya Rasulullah ijinkanlah aku untuk pulangYa h u d i Bani Nadhir telah membulatkan tekad sebentar.“ Jabir ra hendak menanyakan kepada istrinyamereka melakukan serangan itu. tentang keberadaan makanan di rumahnya. Istri Jabir ra menginformasikan bahwa mereka hanya mempunyai Mengetahui jumlah pasukan musyrikin yang gandum dan seekor anak kambing. Kemudian anakbesar itu, muncul perasaan khawatir dalam diri umat kambing itu disembelih dan ditumbuk. MerekaIslam. Rasulullah saw selaku panglima tertinggi berencana membuat roti.mengadakan musyawarah dengan pasukannya danmengatur strategi yang tepat dalam menghadapi Jabir ra kembali, “Ya Rasulullah saw, aku adapasukan Quraisy tersebut. sedikit makanan. Datanglah engkau ke rumahku bersama seorang atau dua orang sahabatmu.“ Tanya Dalam musyawarah, Salman Al Farisy Nabi saw, “Berapa banyakkah makanan itu?“ Setelahberpendapat supaya menghadang tentara kafir dengan kusebutkan jumlah makanan itu beliau berkata, “Itucara membuat parit yang besar disekeliling Kota cukup banyak dan baik. Kemudian Nabi saw berteriakMadinah yang terbuka. ”Wahai Rasulullah.. dahulu memanggil, “Wahai para penggali parit, mari kitaketika kami di Parsi jika takut akan serbuan tentera datang. Sesungguhnya Jabir telah memasak makanankuda maka kami akan menggali parit disekitar kami.” besar.“ Padahal makanan itu sangat sedikit. SungguhBegitulah ucapannya untuk meyakinkan Rasulullah dan Allah telah memberikan mukjizat memperbanyakpasukan muslim yang ada di forum. makanan yang dibuat istri Jabir ra untuk seluruh kaum Kaum Muslimin mengagumi usulan itu dan muslimin yang ikhlas berperang di jalan Allah.menyetujuinya. Kemudian bersama Rasulullah saw Salah satu perang besar yang sempat membuatkaum Muslimin keluar dari kota Madinah dan pasukan muslim gentar ini dikenal dengan Perangb e r ke m a h d i l e r e n g g u n u n g S i l a d e n g a n Khandaq yang berarti Parit. Di dalamnya terdapatmembelakanginya. Rasulullah dan kaum Muslimin pesona kepemimpinan Rasulullah dalam memimpinmulai menggali parit yang memisahkan mereka dengan pasukan muslim.musuh mereka. Waktu itu jumlah kaum Musliminsebanyak tiga ribu orang. Rasulullah SAW tidak memerintahkan kaum Muslimin untuk menggali parit sementara dia sendiri Di dalam proses penggalian, diriwayatkan oleh pergi ke istana mengawasi mereka dari kejauhan.Bukhari dari Jabir. Ia mengisahkan, “Ketika kami sedang
  15. 15. Beliau juga tidak datang kepada mereka dalam pribadi. Rasulullah SAW, selayaknya seorangsuatu pesta yang meriah untuk meletakkan batu pemimpin besar, tidak memikirkan bagaimanapertama pertanda dimulainya pekerjaan kebesaran Islam bisa terwujud hanya dikemudian setelah itu pergi meninggalkan generasinya. Namun beliau menyiapkan paramereka, sebagaimana layaknya para pejabat pengganti untuk mewujudkan hasil yang lebihnegeri ini. hebat. Para sahabat Rasulullah, yang menjadi Tetapi Rasulullah saw secara langsung kader beliau adalah para insan berkualitas yangberperan aktif menggali bersama para kelak mampu mengekspansi Islam ke seluruhsahabatnya sampai pakaian dan badannya kotor penjuru dunia.bertaburan debu dengan tanah galian Sebagai seorang makhluk yang bernamasebagaimana para sahabatnya. Mereka manusia, Rasulullah menyadari pernahbersahut-sahutan mengucapkan senandung ria, melakukan kesalahan-kesalahan. Beliau tidakmaka beliau pun ikut bersenandung untuk melihat keluar, menyalahkan orang lain danmenggairahkan semangat mereka. Mereka faktor eksternal atas kegagalan yang terjadi.merasakan letih dan lapar, maka beliau pun yang Sholat malam yang tidak pernah putus danpaling letih dan lapar di antara mereka. Itulah lantunan istighfar telah menjadi rutinitas beliau,hakekat persamaan antara penguasa dan rakyat, sebagai bentuk syukur dan ketakutan kepadaantara orang kaya dan orang miskin, antara Allah SWT. Namun di satu sisi, beliaupemimpin negara dan rakyat jelata. menisbatkan keluar atas kesuksesan yang diraih. Ketika Jabir ra mengajak makan secara Beliau menyadari bahwasannya kemenanganterbatas kepada Nabi saw dan beberapa adalah karunia Allah yang wajib disyukuri.sahabat, beliau memanggil para sahabatnya Beliaupun cukup sering memuji para sahabatnyauntuk menikmati hidangan besar di rumah Jabir. yang mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu.Beliau tidak ingin menikmati sendiri kenikmatan Sejalan dengan Jim Collins, John Maxwellitu. Rasulullah memiliki pandangan bahwa menyebut kepemimpinan level 5 ini sebagaidirinya dan para sahabatnya adalah saling spiritual leader, tampak dari perilaku-takaful (sepenanggungan). Saling berbagi rasa perilakunya yang merupakan cerminan daribaik dalam suka atau pun duka. pergulatan batin dalam jiwanya (inner voice). Satu kisah, Perang Khandaq, dari banyak Orang-orang seperti ini tidak mencerminkancatatan perjalanan Muhammad, Rasulullah SAW, kebengisan, melainkan ketulusan hati. Ia bisabisa menggambarkan bahwa beliau layak saja mengalami benturan-benturan, tetapidikategorikan, apa yang disebut oleh Jim Collins semua itu bukanlah kehendaknya pribadi.dan John Maxwell, sebagai pemimpin level 5. Jim Rasulullah SAW ternyata juga dicaci maki danCollins dalam bukunya, Good to Great, diancam dibunuh oleh musuh umat Islam, tetapimenyebutkan pesona kontradiksi pemimpin satu hal yang jelas, ia diikuti oleh banyak oranglevel 5, antara ambisi dan kerendah hatian. karena dirinya dan apa yang ia suarakan. Kaum muslimin patuh karena respek terhadapnya dan Rasulullah SAW menciptakan hasil yang risalahnya. Sekalipun jasad beliau sudah tiada,besar dengan menjadi katalis dari perubahan n a m u n j i wa p e r j u a n ga n m e n e ga k ka nmasayarakat jahiliyah menjadi masyarakat Kalimatullah tetap menghujam di dalamb e ra d a b . N a m u n d i s a t u s i s i b e l i a u sanubari setiap mukmin sampai sekarang.memperlihatkan kesederhanaan, menghindaripujian berlebihan dan tidak menyombongkan Tidaklah berlebihan jika beliau tergolongdiri. sebagai seorang Great Leader, dan selayaknya kita meneladani beliau, tidak terkecuali dalam Beliau memperlihatkan kegigihannya rangka menjadi seorang pemimpin bagi diridalam berdakwah, seberapapun sulitnya demi sendiri, keluarga, masyarakat, dan Negara.mencapai tujuan besar dalam jangka panjang.Namun beliau bekerja dalam kesunyian, tenang “Sungguh telah ada bagi kalian pada diridalam menghadapi tantangan dan tetap mantap Rasulullah suri teladan yang baik.” (Al-Ahzab: 21)dalam mengambil keputusan. Mengandalkan Wallahu alam bishawabstandard yang jelas dalam memotivasi, melaluiperkataan dan perbuatan beliau, bukan sekedarkharisma sebagai seorang nabi. Dalu Nuzlul Kirom Nabi SAW menentukan standard yang Mahasiswa Teknik Elektro ITS 2007besar dan panjang dalam membangun umatIslam. Namun beliau menyalurkan ambisi besartersebut untuk Umat Islam, bukan dirinya
  16. 16. Jika raga ini adalah ragaku, maka tak akan pernah aku biarkan Kau menyentuhnya sedikit pun Jika jiwa ini sepenuhnya milikku, maka Kau tak memiliki hak untuk mengambilnya Jika nyawa ini ada karena eksistensiku, maka tak akan bisa Kau memaksanya meninggalkan diriku Tapi, itu semua hanya “jika” dan hanya “jika” ----------||----------Krieeett.. Atau pada kedua kakinya yang terbiasa ia gunakan Pagi buta. Sebelum surya sempat untuk memanjat pohon aren demi seliter dua litertersenyum di langit Saemun tinggal. Pintu pagar dari air nira. Air nira yang hendak dibuatnya menjadibesi tua yang telah berkarat itu ia buka. Dengan sisa- beberapa keping gelamai. Gelamai mak Imah yangsisa tenaga yang ia miliki setelah semalam tubuhnya digemarinya. Mak Imah yang menjadi ibu asuhnyaremuk dimangsa oleh preman jalanan. Langkahnya sejak ia dalam buaian, sejak bayi, sejak cerita orangsedikit cepat pagi ini. Sambil mendekap sebuah desa bahwa ia anak haram pelacur desa terngiang dikantung ia mencoba mengatur nafas. Kantung telinganya. Hingga suatu ketika telinganya tuli,kresek hitam yang ia lihat saja selama perjalanan. karena mak Imah mati. Dan mengharuskannyaKadang ia usap, kadang semakin erat ia dekap. menjadi perantau. Perantau malang yang hanya 1 jam 12 menit sudah kakinya menyusuri berbekal sejarah para infantri yang selalujalanan ibu kota di kala hanya suara gesekkan sapu diceritakan mak Imah sebelum tidurnya.lidi dan aspal yang ia dengar. Yang meramaikan Prrriiiit!!!Priiit!!jalanan pun baru sekawanan orang sejenisnya. Bunyi peluit itu membuyarkanTukang sapu. Diletakkannya bungkusan hitam yang lamunannya.sejak tadi ia bawa, dan kemudian diraihnya sapu lidi “Petugas Ketertibaaannn!!!”, teriakdengan tongkat panjang yang telah disediakan. beberapa orang di sekitarnya. Embun pagi Batavia menetes, membasahi Pedagang-pedagang kecil pundedaunan. Jua peluhnya yang menetes membasahi berhamburan. Begitu pula Saemun. Secepat kilat iabaju kusam yang sudah 2 hari dipakainya. Riak angin berlari. Tanpa ingat cangkang-cangkang yang iapagi yang nakal, yang mengajak dedaunan berlari, pampang tak punya daya yang sama untuksering kali membuatnya harus bekerja dua kali. Dan menyelamatkan diri. Ia terengah-engah. Tubuh yangpeluh itu bukan lagi bagai embun, tapi bagai gerimis selama 66 tahun di titipkan padanya sudah mulaipagi buta. renta, tua. Kini, saatnya surya mengganas. Tepat Ia berhenti. Menyandarkan punggung diberada di atas kepala. Dan dia pun masih berada di dinding bangunan tua Batavia. Sekedar mengambilpelataran jalan. Bukan, bukan menyapu jalan. Hanya nafas dengan jenak. Beginikah? Batinnya bicara. Danmenjajakan mainan anak-anak yang terbuat dari pertanyaan itu yang selalu di ungkapkannya dalamcangkang siput. Cangkang siput yang ia hias dengan hati setiap kali kejadian seperti ini terjadi. Mungkincat minyak warna merah dan putih. Cangkang siput dulu ia tak usah merantau, sesalnya terkadangyang sering membuatnya digebuki preman jalanan. muncul. Dimanapun ia menginjakkan kaki di Negara Satu, dua orang menghampiri ini, pastilah sama saja. Sesuap nasi menjadi sepertidagangannya. Melihat, mengamati, mengernyitkan bahan bakar minyak yang amat langka bagi orangdahi lalu pergi. sepertinya. Manusia menjadi budak harta, dan Saemun hanya bisa menatap sayu para terpenjara.bocah yang terlihat tertarik pada mainan cangkang “Duh Gusti!! Astaghfirullah.”itu. Mengingatkan pada dirinya kala masih berumur Tiba-tiba jantung yang dari tadi ia coba5 tahun. Mengingatkan pada tubuh mungilnya yang tenangkan, kini berdetak kencang lagi. Iaterlalu sering berenang di muara air Sarasabunta. meninggalkan sesuatu. Hartanya yang paling
  17. 17. berharga. Bukan, bukan cangkang-cangkang itu. “ …. Jika anakanda jadi besar, tutur danTapi, benda yang ada di dalam kresek hitam itu. kata janganlah kasar, janganlah seperti orang sasar,Tertinggal. Banyak orang menaruh gusar. Tutur yang manis Tanpa pikir panjang, ia putuskan untuk anakanda tuturkan, perangai yang lembutkembali ke tempat dimana para petugas ketertiban anakanda lakukan, hati yang sabar anakandasekarang tengah mengobrak-abrik pedagang kaki tetapkan, perasaan orang anakanda fikirkan…”lima sepertinya. Matanya lincah mencari bungkusan Syair Raja Ali Haji yang disenandungkanhitam itu. Jantungnya semakin berdegup tak Mak Imah kala itu masih menancap kuat diberaturan. Teriakan para petugas yang beringas tak benaknya. Terlalu tua mungkin baginya untukia hiraukan. Biarlah. Tangannya menjarah meneruskan lakon di syair itu. Dan mungkin juasetumpukan barang yang ada di dekat tempat ia terlalu lelah. Terlalu berat di masa ia hidup sekarang.berjualan tadi. Masa dimana kata raja menjadi tuan, dan orang “ Ya A l l a h , i j i n k a n a w a k t a t a p kebanyakan menjadikannya firman Tuhan.mamilikinyo.”, pintanya. “… Inilah nasihat ayahanda tuan, kepada Dan akhirnya ia temukan. Di dekapnya erat anakanda muda bangsawan, nafsu yang jahatbungkusan itu. Namun… anakanda lawan, supaya kita jangan tertawan…” “Ayo ikut kami!.” Teriak seorang petugas Tersirat kembali senandung Mak Imah,ketertiban padanya. penggemar berat Raja Ali Haji. Dan memang benar Tanpa perlawanan, hanya bisa pasrah ia adanya. Manusia sedang tertawan. Tak memilikimasuk ke dalam sebuah mobil box. Entah mau di kebebasan. Menjadi budak-budak dengan tuanbawa kemana. Lagi-lagi tak ia pedulikan. Baginya, dunia. Dan ia pun sekarang tengah tertawan. Namunapa yang ada dalam dekapannya yang terpenting. tertawan dengan segenap kebebasan yang adaBenda yang 50 tahun lebih menemani perjalanan padanya. Tertawan bersama kemerdekaan yang takhidupnya. Menjadikannya manusia merdeka di semua orang bisa meraihnya.tengah kemerdekaan semu negerinya. Benda yang “Mak, awak tak jadi budak. Awak mardeka,menghaturkan penghambaannya kepadaNya. Mak.” Krieeet.. krieettt…. Matanya lagi-lagi tertuju pada bungkusanMirip suara pintu pagar besi tua rumahnya ketika hitam. Perlahan ia raih, ia raba, lalu ia buka. Untukdibuka. Dan memang seseorang sedang membuka kesekian kalinya, senyuman hangat menyambutsebuah pintu yang terbuat dari besi tua, berkarat. dari bibirnya. Diiringi dengan dua tetes air matanya.Namun bukan pintu pagar, melainkan pintu bui. Tetes air mata yang membuat fajar menjadiDimasukkannya Saemun ke dalam sel oleh beberapa pecundang, karena embun pagi buta belum sempatpetugas yang tadi membawanya. Sel dengan dinding menyapa dunia.yang terlalu dingin untuk lelaki tua sepertinya. Ia keluarkan benda yang ada di dalamLembab. Sinar matahari pun enggan berkunjung. bungkusan hitam yang sudah sedikit dimakan rayap ----------||---------- itu. Ditatapnya dalam-dalam. Dipeluknya erat-erat. Ditatapnya lagi dalam-dalam. Kemudian dibacanya huruf per huruf yang ada.Fajar lagi-lagi belum menyingsing, dikala mata “Bismillaahirrahmaanirrahiim.sayunya terbuka. Ia pun duduk bersila. Meraih Alhamdulillaahirabbilalamiin. Arrahmaanirrahiim.bungkusan hitam itu, dan perlahan membukanya. Maalikiyaumiddiin. Iyyakanabudu waSenyum kecil terlihat di bibirnya yang sudah mulai iyyaakanastaiin….”keriput, kering. Diusapnya benda yang berada didalamnya. Ditiupnya debu-debu yang menempel, Sebuah al-quran tua peninggalan Maklalu dimasukkannya kembali ke dalam kresek hitam. Imah. Al-quran yang membuatnya tak menjadi b u d ak. Men jad i man u sia merd eka yan g “Allahu Akbar.” Suaranya menggema. menghamba padaNya, di tengah deraMemantul di dinding sel. menghampirinya bagai banjir bandang. Di tengah Subuh yang sunyi. Sesunyi shubuh tangis yang kerap kali memecundangi fajar.terakhirnya bersama Mak Imah di sebuah masjidkecil kuno di kampungnya dulu.
  18. 18. 1 7, 8 9 3 4 2 10 5 6Mendatar 2. Nama istri Rasul yang menyebabkan turunnya surat An-Nur ayat 11 yang berisi pembelaan Allah pada tuduhan bohong (Qishshatul ifki) terhadap beliau. 3. Nama desa tempat ibunda Rasul Siti Aminah dimakamkan. 5. Nama pembantu Siti Khadijah yang menemani Rasul berdagang di negeri Syam. 6. Perkataan, kesaksian perbuatan dan pernyataan nabi Muhammad yang dijadikan sebagai dasar hukum kedua setelah Al Quran. 8. Nama salah satu cucu nabi Muhammad 10. Nama surat dalam Al-Quran yang terletak setelah Surat Muhammad, berarti “kemenangan”.Menurun 1. Gua tempat Rasul menerima wahyu pertama kali. 4. Pendeta Nasrani yang melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. 7. Nama belakang penulis buku The 100: A ranking of the Most Influential Persons in History, yang menempatkan nabi Muhammad pada urutan pertama dalam bukunya. 9. Bacalah Hadiah berupa pulsa sebesar 5 ribu rupiah bagi 3 pemenang pertama. Jawaban dikirim ke manarulilmizine@gmail.com
  19. 19. Dimana muslim di Indonesia sedang dilanda krisis Nama : Halimatus Sadyah kepercayaan diri beliau justru sibuk untuk Motto : ” Bismillah maka Keajaiban” mendedikasikan identitasnya bahwa seorang muslim Email : aisyah2nd@gmail.com itu layak ada di barisan terdepan. Hijab yang dipakainya tak sedikitpun membuat nyalinya ciut dalama. Lulusan Terbaik 2 : MI MIFTAHUL ULUM (2002) pergerakan untuk meraih prestasi. Ketika ditanyaib.Lulusan Terbaik 1 dan peraih NEM Tertinggi menegenai motivasi ada hal unik yang terucap dari Kecamatan Tarik (2005) beliau “saya sangat kagum dengan sosok Habibie jadic. Wakil Kabupaten Mojokerto di OSN cabang Fisika saya ingin seperti beliau, bisa mengharumkan nama (2007) bangsa dengan berprestasi di luar negeri”. Maha Sucid. Juara III Lomba Karya Tulis Islam Dirjen Dikti (2006) Allah, semangatnya untuk bisa berkiprah layaknya BJe. Juara 1 Cerpen Wanita Majalah An Nida (2005) Habibie ternyata langsung dikabulkan oleh Allah ketikaf. Juara II Lomba Karya Tulis AlQuran Departemen beliau berusia 14 tahun. Dengan umur yang masih Agama (2006) cukup belia itu Dea sudah bisa menghirup udara kotag. 50 Karya Terbaik Student Innovation Award , ISTECS Chicago, USA, sebagai perwakilan Indonesia dalam (2010) dengan judul Implementation of Artificial program ”Youth Exchange Student”. Selain dituntut Neural Networks in Nutrition Advisor Software for mahir dalam bahasa asing, beliau juga harus siap Completed and Balanced Nutrition menghadapi manusia-manusia yang mempunyaih. Penerima beasiswa kuliah pendek, Netherland pandangan sedikit “aneh” terhadap muslim. Ada satu Fellowship Program, Communication Studies- University of Twente (2010) pertanyaan dari temanya yang sampai sekarang masih dengan jelas termemori dipikiranya, sangat sederhana, namun cukup membuat logika pemikiranya berpikirAkhwat pendiam dengan segudang prestasi ini lahir di keras,” Mengapa sholat kalian harus 5x?”.“Waktu itukota yang cukup sibuk dengan lumpurnya, Sidoarjo. saya masih kecil jadi saya jawab seadanya, Em..ketikaSeorang aktifis lembaga dakwah kampus JMMI, yang kita bermain sepak bola maka mau tidak mau kita harusjuga dibesarkan dalam naungan Lembaga Dakwah taat dengan peraturan wasit, kalau tidak taat maka kitaJurusan SITC dan kehidupan jurnalistik yang cukup akan terkena hukuman, bahkan bisa dikeluarkan darimemukau. Tidak heran jika beliau mendapat amanah lingkarang permainan. Nah dalam melakukan apapun,untuk menjadi sekretaris Departemen Media, saya mengibaratkan seperti sebuah permainan bola,kiprahnya dalam dunia “writing” cukup mempesona, yang wasitnya adalah ALLAH SWT yang telahbeliau bahkan pernah menimba ilmu jurnalistik mewajibkan kita seorang muslim untuk sholat 5 kali.lapangan dengan berprofesi sebagai wartawan Jika tidak, bisa-bisa kontrak bermain kita dicabut.freelance di salah satu surat kabar yang tersohor di Padahal belum sempat menikmati apapun, layaknyaIndonesia. Meskipun dididik dalam dunia informatika, pemain bola yang mendapat kartu merah”. Not badmuslimah yang kerap disapa Dea ini cukup menguasai answer, untuk gadis berusia 14 tahun.ilmu media, bahasa dan sastra. Sungguh pilihan yang Selusin prestasi yang lain juga mampu ia raih, saatcerdik, karena beliau mengarahkan semua bakatnya beliau duduk dibangku SMA. Dan ketika kuliah lagi-lagiuntuk berjuang dijalan Allah dengan berkontribusi kegigihanya telah berhasil membuat Allah menyukaidalam media Islam melalui organisasi dakwah di ITS, perjuanganya dan memberikan hadiah terbaik sesuai”JAMAAH MASJID MANARUL ILMI alias JMMI”. dengan cita-citanya. Pada tahun kedua beliau berhasil Usul punya usut, sebelum maupun setelah menjadi menaiki satu tangga lagi untuk meraih impianaktivis, Dea mempunyai rute perjalanan yang cukup terbesarnya. Dan yang paling menajubkan beliaucantik sebagai seorang muslimah prestatif masa kini. kesana untuk mengikuti program “Neteherland
  20. 20. fellowship program” anehnya ilmu yang didapatkan merepotkan jika dibayangkan, akhwat yang satu inisama sekali tidak ada kaitanya dengan jalur tetap tawadzun dalam segala bidang, dakwah ataupunakademisnya. Lalu apa beliau tidak kerepotan, dengan akademis adalah dua hal yang tidak dapat salingbijak Dea menjawab “Repot? Nggak kok, kalau itu dipisahkan. Karena dakwah, kita semangat berprestasimemang takdir Allah, saya yakin Allah pasti akan di bidang akademis. Dan dengan akademis yangmembantu kita”. Jawaban tersebut ternyata benar- mantap, maka sudah selayaknya dakwah menjadi jalanbenar tidak hanya dimulut saja. Meskipun beliau sangat terbaik kita sebagai wujud rasa syukur atas karuniadisibukan dalam dunia jurnalistik, akademis beliau Allah yang tidak pernah ada ujungnya. Jika seorangsama sekali tidak terganggu bahkan beliau masih muslimah saja bisa membetangkan sayap seperti itu,sanggup menerima tawaran untuk research tentang apalagi seorang muslim atau seorang pemuda-pemudisejarah islam di Malysia dan yang paling lainya. Identitas patut dibanggakan bukan dijadikanmembanggakan, dengan kerja keras dan keyakinan penghalang. Sebelum diskusi diakhiri, beliau denganyang mantab tiket beasiswa FastTrack ke Jerman untuk optimis berkata “When the prayer has been concluded,menempuh S2 dan S3 telah ada dalam genggamnya. disperse within around the world, look for the grace ofPrestasi-prestasi yang sangat luar biasa, yang hanya Allah. Finden das wunder. Vivat….” .didasari dengan niat yang lurus dan keyakinan akan Ketika kita berjalan dalam rangka mendekati Allah,datangnya bantuan Allah SWT ketika kita benar- benar maka Allah akan berlari untuk meyambut kita. Terusberusaha meraihnya. berdakwah dan terus berkarya agar Allah senatiasa Meskipun kegiatanya cukup banyak dan menaungi gerak dan usaha kita. [churnia] Kunjungan JMMI ke Himatekk Taman Santri Manarul Berbagi keceriaan bersama adik binaan Seru. Main Sepakbola
  21. 21. Idul Adha 1433 Hijriyah Suasana saat pemotongan daging, Idul Adha 1433 HSuasana saat pemberian materi di PSI 2 Apel pagi dulu, sebelum memulai rangkaian kegiatan PSI 3 Suasana saat PSI 3 Foto bareng pembicara
  22. 22. juga beberapa mahasiswa dari Unair. Namun menurut Lulu, mereka tidak dibebankan kewajiban yang sama dengan peserta lainnya yang berasal dari ITS. "Dari lingkungan saja sudah beda, jadi kita tidak mewajibkan mereka macam-macam," ujar Lulu. Selain dari Unair, peserta lain juga datang dari PENS dan PPNS. Namun berbeda dari kampus sebelumnya, kedua politeknik ini memang mendapat undangan khusus dari JMMI. Lulu mengakui, lembaga dakwah di kedua politeknik tersebut masih berbentuk Lembaga Dakwah Daerah Otonomi Politeknik (LDDOP) di bawah JMMI. "Walaupun secara birokrasi sudah berpisah, di lembaga dakwah kita masih satu," ungkap Lulu. Antusias peserta juga datang dari dalam kampus sendiri. Sedikitnya terdapat sekitar 450 mahasiswa yang mendaftar sebagai peserta. Jumlah tersebut jauh melampaui target peserta yakni 200 pendaftar. "Kami sampai kewalahan menerima peserta yang mendaftar," tutur mahasiswa asal Garut ini. Banyaknya mahasiswa yang mendaftar, diakui Lulu, menjadi masalah tersendiri bagi panitia kegiatan.K esuksesan sebuah organisasi sangat bergantung pada keberadaan kader-kader berkualitas. Tidakheran, setiap organisasi selalu berlomba-lomba untuk Mahasiswa Jurusan Matematika ini menceritakan, karena masalah ini panitia harus menutup pendaftaran sebelum waktu yang telah ditentukan.mencetak kader-kader terbaiknya. Hal inilah yangdisadari oleh Jamaah Masjid Manarul Ilmi (JMMI) ITS. Namun dibalik itu, Lulu juga mengaku senang akan halOleh karena itu, bertempat di Gedung Pasca Sarjana tersebut. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwadigelarlah Program Studi Islam (PSI) 1 sebagai agenda semakin banyak mahasiswa ITS yang tertarik untukkaderisasi awal. Acara ini berlangsung selama tiga hari mendalami agama Islam."Insya Allah mereka adalahsejak Jumat (24/2). kader-kader terbaik yang mampu mewujudkan Indonesia madani," tutur Lulu. *** Muhammad Lutfi Ramadhani, salah seorang peserta,Gedung Pasca Sarjana, ITS Online - Acara ini mengambil mengaku senang mengikuti acara ini. Menuruttema Expert: Excelent in attitude, Perfect in Academics mahasiswa Jurusan Desain Produk Industri ini, PSI 1and Full of Talent. Tema ini sengaja dipilih untuk sangat berbeda dengan event-event lainnya di ITS. "Dimencetak kader yang berani dan mampu menanggapi sini persaudaraanya lebih terasa dan lebihisu-isu global yang sedang terjadi. Lulu Fajar menyeluruh," selorohnya.Ramadhan, ketua panitia acara tersebut menyebutkanbahwa alumni PSI 1 ini diharapkan mampu menjadi Terakhir, Dani berharap agar persaudaraan yang terjalinpionir pembela agama Islam diranah mereka masing- di PSI 1 tidak luntur di kemudian hari. "Semoga kitamasing. semua bisa mewujudkan kebersamaan dalam persaudaraan Islam," tutupnya. (ram/esy)Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PSI 1 kali initidak hanya diikuti oleh mahasiswa ITS saja, melainkan Sumber: www.its.ac.id
  23. 23. Kejawan dan Medokan. Fajar menjelaskan, acara ini memang bertujuan untuk mengenali bakat tersembunyi dari anak-anak tersebut. Menurut mahasiswa Jurusan D3 Teknik Kimia ini, hal tersebut penting untuk bisa mengembangkan mereka dalam bingkai islami yang kuat. Ia juga menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan BPU terhadap tumbuh kembang anak. Hal ini juga sejalan dengan tagline yang diangkat BPU yaitu Melayani Umat. "Melayani umat bisa dimulai dengan membantu anak-anak," ujarnya. Dalam festival ini, terdapat beberapa kegiatan yang dilombakan yaitu menghafal surat-surat pendek, menggambar dan mewarnai. Fajar menceritakan bahwa pada awalnya lomba yang ingin diadakan adalah lomba menghafal saja. Namun, lomba tersebut dirasaK egiatan menghafal boleh jadi membosankan bagi anak-anak. Namun berbeda bila kegiatan tersebutdikemas dalam bentuk yang lebih menyenangkan. Oleh kurang mewakili minat anak-anak. "Takutnya, tidak ada peserta yang mau ikut karena membosankan," tuturnya.karena itu, pada Minggu (4/3) Badan Pelayanan Umat Namun, panitia tidak patah arang. Untuk menyiasati hal(BPU) JMMI menggelar lomba menghafal Alquran bagi tersebut maka digelarlah lomba menggambar dananak-anak. Lomba ini juga disertai dengan lomba mewarnai untuk menarik perhatian mereka.menggambar dan mewarnai. "Alhamdulillah, antusias mereka bagus walaupun ada *** yang sempat menangis minta pulang," selorohnyaMasjid Manarul Ilmi, ITS Online - Acara ini bertajuk sambil tertawa.Festival Anak Sholeh dan Sholehah (FASS). Fajar Metrys Fajar berharap, dari festival ini anak-anak tersebut bisaHidayatullah selaku Steering Committee (SC) menemukan bakat-bakat tersembunyi mereka. Selainmenyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan sub itu, ia juga berharap agar kegiatan ini bisakegiatan utama dari gawe besar BPU yang bertajuk menumbuhkan kecintaan mereka terhadap agamaMega Ukhuwah Melayani Umat (Muamalat). "Acara ini Islam. "Nantinya, mereka akan bisa mengembangkannantinya akan diikuti oleh beberapa kegiatan lainnya bakat mereka dalam bingkai Islam," tutupnya.seperti try out dan seminar parenting," ujarnya. (ram/esy)Festival ini diikuti oleh sekitar 90 orang peserta dari Sumber: www.its.ac.idempat daerah binaann BPU. Yaitu, Keputih, Gebang,

×