Your SlideShare is downloading. ×
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Makalah transistor
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Makalah transistor

18,294

Published on

1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
18,294
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
852
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. MAKALAH TRANSISTOR DISUSUN O L E H : KELOMPOK IV Andi ikhfan ikhtiar Abdul Rahman Ambo Taang Anniswati Nurul Islami Haslina Hamka Hasnidar Cici Anitasari JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUANUNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2012
  • 2. KATA PENGANTAR Segala puji atas kebesaran Sang Khalik yang telah menciptakan alamsemesta dalam suatu keteraturan hingga dari lisan terpetik berjuta rasa syukurkehadirat ALLAH SWT. Karena atas limpahan Rahmat dan Karunia-Nyalahsehingga kami diberikan kesempatan dan kesehatan untuk dapat menyelesaikanmakalah “TRANSISTOR” yang terlaksana dengan baik. Shalawat dan salamsenantiasa tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, yang diutus kepermukaan bumi ini menuntun manusia dari lembah kebiadaban menuju kepuncak peradaban seperti sekarang ini. Kami menyadari sepenuhnya,dalam penyusunan makalah ini tidak lepasdari tantangan dan hambatan. Namun berkat kerja keras dan motivasi dari pihak-pihak langsung maupun tidak langsung yang memperlancar jalannya penyusunanmakalah ini. Olehnya itu, secara mendalam kami ucapkan banyak terimah kasihatas bantuan dan motivasi yang diberikan sehingga Penyusun dapatmenyelesaikan makalah ini. Akhirnya dengan segala kerendahan hati kami menyadari bahwa hanyakepada AlLAH SWT jualah kita menyerahkan segalanya. Semoga kita semuamendapat curahan Rahmat dan Ridho-Nya, Aamiin. Makassar, 09 Oktober 2012 Penyusun
  • 3. BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Pembahasan Transistor Walter H. Brattain dan John Bardeen pada akhir Desember 1947 di Bell TelephoneLaboratories berhasil menciptakan suatu komponen yang mempunyai sifat menguatkan yaituyang disebut dengan Transistor.Keuntungan komponen transistor ini dibanding denganpendahulunya,yakni tabung hampa,adalah ukuran fisiknya yang sangat kecil dan ringan.Bahkandengan teknologi sekarang ini ratusan ribu transistor dapat dibuat dalam satu kepingsilikon.Disamping itu komponen semikonduktor ini membutuhkan sumber daya yang kecil sertaserta efesiensi yang tinggi.B. Tujuan Pembahasan Transistor Agar mahasiswa-mahasiswi untuk meningkatkan pengetahuan mengenai elektronikasemikonduktor dan pengetahuan lebih mendalam tentang kerja transistor,dijabarkan persamaanstatik dasar transistror bipolar.erbagai modus kerja transistor kemudian dipaparkan lebihsederhana agar mudah untuk pemahamahan dan pembahasannya.C. Rumusan Masalah Dalam makalah ini membahas tentang: 1. Sejarah penemuan transistor 2. Aliran Arus Listrik pada Transistor PNP dan NPN 3. Prinsip Kerja Transistor PNP dan NPN 4. Transistor Sebagai Saklar Elektronik1.4 Batasan Masalah Berdasarkan rumusan masalah, maka makalah ini tidak membahas: 1. Tipe-tipe transistor 2. Transistor uniplar secara terperinci 3. Fungsi transistor secara terperinci
  • 4. BAB II PEMBAHASAN Transistor adalah kompnen yang mengubah wajah dunia,memungkinkan ukuran peralatanelektronika semakin kecil dan kompak dan daya konsumsinya rendah,juga mengawali eraelektronika digital. Walter H. Brattain dan John Bardeen pada akhir Desember 1947 di Bell TelephoneLaboratories berhasil menciptakan suatu komponen yang mempunyai sifat menguatkan yaituyang disebut dengan Transistor.Keuntungan komponen transistor ini dibanding denganpendahulunya,yakni tabung hampa,adalah ukuran fisiknya yang sangat kecil dan ringan.Bahkandengan teknologi sekarang ini ratusan ribu transistor dapat dibuat dalam satu kepingsilikon.Disamping itu komponen semikonduktor ini membutuhkan sumber daya yang kecil sertaserta efesiensi yang tinggi. Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat,sebagai sirkuitpemutusdan penyambung (switching),stabilisasi tegangan , modulasi sinyal atau sebagai fungsilainnya.Transistor dapat berfungsi kran listrik,dimana berdasrkan arus inputnya (BJT) atautegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuitsumber listriknya. Transistor through-hole (dibandingkan dengan pita ukur sentimeter) Padaumumnya, transistor memiliki 3 terminal. Tegangan atau arus yang dipasang di satu terminalnyamengatur arus yang lebih besar yang melalui 2 terminal lainnya. Transistor adalah komponenyang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistordigunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumberlistrik stabil, dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakansebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupasehingga berfungsi sebagai logic gate, memori, dan komponen-komponen lainnya.
  • 5. 1. Fungsi Transistor Fungsi transistor antara lain sebagai berikut: a. Perata arus pada adaptor b. Penguat arus (amplifier) c. Penahan sebagian arus d. Pebangkit frekuensi rendah dan tinggi (osilator) e. Saklar elektronik (switching) f. dll2. karakteristik Transistor Pada bagian ini kita akan mempelajari tiga karakteristik transisttror yaitu karakteristikmasukan, karakteristik keluaran, dan karakteristik transfer. Dari karakteristik masukan kita dapatmenghitung hambatan masukan dan dari karakteristik keluaran kita dapat menghitung hambatankeluaran, sedangkan dari karakteristik transfer kita dapat menghitung penguatan arus. a. Karakteristik Masukan Karakteristik masukan suatu transistor dinyatakan dalam grafik yang menyatakan hubungan antara tegangan basis-emitor dan arus basis untuk tegangan kolektor-emitor yang nilainya konstan. b. Karakteristik keluaran Karakteristik keluaran suatu transistor dinyatakan dalam grafik yang menyatakan hubungan antara tegangan kolektor-emitor dan arus kolektor untuk beberapa nilai arus basis yang konstan. c. Karakteristik Transfer Karakteristik transfer suatu transfer dinyatakan dalam grafik yang menyatakan hubungan antara arus basis dan arus kolektor untuk tegangan kolektor-emitor yang bernilai konstan.
  • 6. 3. BENTUK TRANSISTOR Konstruksi transistor terdiri dari suatu lapisan tipis semikonduktor jenis-p atau jenis-nyang diapit oleh dua bahan semikonduktor jenis lain. Berdasarkan susunan semikonduktornya,transistor dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu transistor NPN dan transistor PNP. Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal, yaitu Basis (B), Emitor (E) dan Kolektor(C). Tegangan yang di satu terminalnya misalnya Emitor dapat dipakai untuk mengatur arus dantegangan yang lebih besar daripada arus input Basis, yaitu pada keluaran tegangan dan arusoutput Kolektor. 4. SIMBOL TRANSISTOR a. Jenis Transistor Transistor memiliki dua jenis yaitu: Transistor Bipolar dan Transistor Unipolar. Transistor Bipolar adalah transistor yang memiliki dua persambungan kutub. Transistor Unipolar adalah transistor yang hanya memiliki satu buahpersambungan kutub. 1. Transistor Bipolar Transistor bipolar adalah komponen elktronika yang terdiri dari tiga buah kaki, yaitu emitor (E), basis (B), dan kolektor (C). Tansistor terdiri dari dua jenis yaitu transistor tipe NPN dan transistor tipe PNP. Tanda petunjuk arah pada masing-masing tipe yang ditunjuk anak panah adalah merupakan terminal emitor.
  • 7. 2. Transistor Unipolar Transistor unipolar adalah FET (Field Effect Transistor) yang terdiri dari JFET kanal N, JFET kanal P, MOSFET kanal N, dan MOSFET kanal P. 5. CARA KERJA TRANSISTOR Dari banyak tipe-tipe transistor modern, pada awalnya ada dua tipe dasar transistor,bipolar junction transistor (BJT atau transistor bipolar) dan field-effect transistor (FET), yangmasing-masing bekerja secara berbeda. Transistor bipolar dinamakan demikian karena kanal konduksi utamanya menggunakandua polaritas pembawa muatan: elektron dan lubang, untuk membawa arus listrik. Dalam BJT,arus listrik utama harus melewati satu daerah/lapisan pembatas dinamakan depletion zone, danketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggi dengan tujuan untuk mengatur aliranarus utama tersebut.
  • 8. FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawamuatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalirdalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengantransistor bipolar dimana daerah Basis memotong arah arus listrik utama). Dan ketebalan daridaerah perbatasan ini dapat diubah dengan perubahan tegangan yang diberikan, untuk mengubahketebalan kanal konduksi tersebut. Lihat artikel untuk masing-masing tipe untuk penjelasan yanglebih lanjut. Pada dasarnya, transistor dan tabung vakum memiliki fungsi yang serupa; keduanyamengatur jumlah aliran arus listrik. Untuk mengerti cara kerja semikonduktor, misalkan sebuah gelas berisi air murni. Jikasepasang konduktor dimasukan kedalamnya, dan diberikan tegangan DC tepat dibawah teganganelektrolisis (sebelum air berubah menjadi Hidrogen dan Oksigen), tidak akan ada arus mengalirkarena air tidak memiliki pembawa muatan (charge carriers). Sehingga, air murni dianggapsebagai isolator. Jika sedikit garam dapur dimasukan ke dalamnya, konduksi arus akan mulaimengalir, karena sejumlah pembawa muatan bebas (mobile carriers, ion) terbentuk. Menaikankonsentrasi garam akan meningkatkan konduksi, namun tidak banyak. Garam dapur sendiriadalah non-konduktor (isolator), karena pembawa muatanya tidak bebas. Silikon murni sendiri adalah sebuah isolator, namun jika sedikit pencemar ditambahkan,seperti Arsenik, dengan sebuah proses yang dinamakan doping, dalam jumlah yang cukup kecilsehingga tidak mengacaukan tata letak kristal silikon, Arsenik akan memberikan elektron bebasdan hasilnya memungkinkan terjadinya konduksi arus listrik. Ini karena Arsenik memiliki 5 atomdi orbit terluarnya, sedangkan Silikon hanya 4. Konduksi terjadi karena pembawa muatan bebastelah ditambahkan (oleh kelebihan elektron dari Arsenik). Dalam kasus ini, sebuah Silikon tipe-n(n untuk negatif, karena pembawa muatannya adalah elektron yang bermuatan negatif) telahterbentuk. Selain dari itu, silikon dapat dicampur dengan Boron untuk membuat semikonduktor tipe-p. Karena Boron hanya memiliki 3 elektron di orbit paling luarnya, pembawa muatan yang baru,dinamakan "lubang" (hole, pembawa muatan positif), akan terbentuk di dalam tata letak kristalsilikon.
  • 9. Dalam tabung hampa, pembawa muatan (elektron) akan dipancarkan oleh emisithermionic dari sebuah katode yang dipanaskan oleh kawat filamen. Karena itu, tabung hampatidak bisa membuat pembawa muatan positif (hole). Dapat dilihat bahwa pembawa muatan yang bermuatan sama akan saling tolak menolak,sehingga tanpa adanya gaya yang lain, pembawa-pembawa muatan ini akan terdistribusi secaramerata di dalam materi semikonduktor. Namun di dalam sebuah transistor bipolar (atau diodejunction) dimana sebuah semikonduktor tipe-p dan sebuah semikonduktor tipe-n dibuat dalamsatu keping silikon, pembawa-pembawa muatan ini cenderung berpindah ke arah sambungan P-N tersebut (perbatasan antara semikonduktor tipe-p dan tipe-n), karena tertarik oleh muatan yangberlawanan dari seberangnya. Kenaikan dari jumlah pencemar (doping level) akan meningkatkan konduktivitas darimateri semikonduktor, asalkan tata-letak kristal silikon tetap dipertahankan. Dalam sebuahtransistor bipolar, daerah terminal emiter memiliki jumlah doping yang lebih besar dibandingkandengan terminal basis. Rasio perbandingan antara doping emiter dan basis adalah satu daribanyak faktor yang menentukan sifat penguatan arus (current gain) dari transistor tersebut. Jumlah doping yang diperlukan sebuah semikonduktor adalah sangat kecil, dalam ukuransatu berbanding seratus juta, dan ini menjadi kunci dalam keberhasilan semikonduktor. Dalamsebuah metal, populasi pembawa muatan adalah sangat tinggi; satu pembawa muatan untuksetiap atom. Dalam metal, untuk mengubah metal menjadi isolator, pembawa muatan harusdisapu dengan memasang suatu beda tegangan. Dalam metal, tegangan ini sangat tinggi, jauhlebih tinggi dari yang mampu menghancurkannya. Namun, dalam sebuah semikonduktor hanyaada satu pembawa muatan dalam beberapa juta atom. Jumlah tegangan yang diperlukan untukmenyapu pembawa muatan dalam sejumlah besar semikonduktor dapat dicapai dengan mudah.Dengan kata lain, listrik di dalam metal adalah inkompresible (tidak bisa dimampatkan), sepertifluida. Sedangkan dalam semikonduktor, listrik bersifat seperti gas yang bisa dimampatkan.Semikonduktor dengan doping dapat diubah menjadi isolator, sedangkan metal tidak. Gambaran di atas menjelaskan konduksi disebabkan oleh pembawa muatan, yaituelektron atau lubang, namun dasarnya transistor bipolar adalah aksi kegiatan dari pembawamuatan tersebut untuk menyebrangi daerah depletion zone. Depletion zone ini terbentuk karena
  • 10. transistor tersebut diberikan tegangan bias terbalik, oleh tegangan yang diberikan di antara basisdan emiter. Walau transistor terlihat seperti dibentuk oleh dua diode yang disambungkan, sebuahtransistor sendiri tidak bisa dibuat dengan menyambungkan dua diode. Untuk membuattransistor, bagian-bagiannya harus dibuat dari sepotong kristal silikon, dengan sebuah daerahbasis yang sangat tipis.
  • 11. KESIMPULANKesimpulan dari makalah ini adalah Transistor adalah kompnen yang mengubah wajah dunia,memungkinkan ukuranperalatan elektronika semakin kecil dan kompak dan daya konsumsinya rendah,juga mengawaliera elektronika digital. Tiga karakteristik transisttror yaitu karakteristik masukan, karakteristik keluaran, dankarakteristik transfer. Dari karakteristik masukan kita dapat menghitung hambatan masukan dandari karakteristik keluaran kita dapat menghitung hambatan keluaran, sedangkan darikarakteristik transfer kita dapat menghitung penguatan arus. Transistor memiliki dua jenis yaitu: Transistor Bipolar dan Transistor Unipolar.Transistor Bipolar adalah transistor yang memiliki dua persambungan kutub.Transistor Unipolar adalah transistor yang hanya memiliki satu buahpersambungan kutub.1. Transistor Bipolar Transistor bipolar adalah komponen elktronika yang terdiri dari tiga buah kaki, yaituemitor (E), basis (B), dan kolektor (C). Tansistor terdiri dari dua jenis yaitu transistor tipe NPNdan transistor tipe PNP. Tanda petunjuk arah pada masing-masing tipe yang ditunjuk anak panahadalah merupakan terminal emitor.2. Transistor Unipolar Transistor unipolar adalah FET (Field Effect Transistor) yang terdiri dari JFET kanal N,JFET kanal P, MOSFET kanal N, dan MOSFET kanal P.

×