• Save
Tugas semester skala pengukuran
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
16,822
On Slideshare
16,556
From Embeds
266
Number of Embeds
3

Actions

Shares
Downloads
0
Comments
0
Likes
13

Embeds 266

http://ramadhayani.wordpress.com 225
http://brankasmultimedia.wordpress.com 40
https://twitter.com 1

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. MATA KULIAH: PENELITIAN TP TUGAS MAKALAH SKALA PENGUKURAN Dosen Pembina : Prof. DR. Ungsi A.O. Marmai, M.Ed Oleh : RAMADHAYANI/1109874PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2012
  • 2. MATA KULIAH: PENELITIAN TP KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat Nya,saya dapat menyusun makalah ini dengan baik, tanpa mengalami hambatan yangberarti. Makalah ini dimaksudkan guna untuk meyempurnakan tugas mata kuliahPenelitian Teknologi Pendidikan. Hasil makalah ini berupa pembahasan mengenaiSkala Pengukuran. Skala pengukuran merupakan kesepakatan yang digunakan sebagai acuanuntuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur, sehinggaalat ukur tersebut bila digunakan dalam penelitian akan menghasilkan datakuantitatif. Pada makalah ini akan dibahas mengenai pengertian data, jenis data,skala pengukuran, jenis pengukuran dan tipe skala pengukuran. Dengan rampungnya makalah ini, penulis mengharapkan kritik dan sarandari pembaca guna penyempurnaan makalah ini. Atas perhatiannya, saya ucapkanterima kasih. Pekanbaru, 26 Mei 2012 Ramadhayani
  • 3. MATA KULIAH: PENELITIAN TP SKALA PENGUKURANI. PENDAHULUAN Penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk memecahkan suatu masalah danuntuk menembus batas-batas ketidaktahuan manusia. Kegiatan penelitian denganmengumpulkan dan memproses fakta-fakta yang ada sehingga fakta tersebut dapatdikomunikasikan oleh peneliti dan hasil-hasilnya dapat dinikmati serta digunakanuntuk kepentingan manusia. Tahapan yang sangat penting dalam proses penelitian ilmiah adalahmenyusun alat ukur (instrument) penelitian sebagai pedoman untuk mengukurvariable-variabel penelitian. Alat ukur tersebut harus valid dan reliable. Validadalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat keandalan atau kesahihan suatualat ukur. Reliabel adalah keajegan (konsistensi) alat pengumpul data penelitian.Jenis alat ukur dapat berupa:1. Wawancara; suatu cara pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya.2. Angket (Questionnaire); daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain lalu bersedia memberikan respons (responden) sesuai dengan permintaan pengguna dan lain-lainnya. Pada umumnya angket memiliki dua fungsi yaitu deskripsi dan pengukuran.Deskripsi yaitu informasi yang diperoleh melalui angket dapat memberikangambaran (deskripsi) tentang karakteristik dari individu atau sekelompokresponden. Contohnya gender, pendidikan, pekerjaan, umur, pendapatan, suku,agama dan lain-lain. Tujuannya adalah agar peneliti dapat memperoleh keterangantentang tingkah laku individu atau sekelompok responden tertentu. Dalam fungsipengukuran dapat berisi item pertanyaan tunggal atau lebih (jamak) yang telahdirancang melalui kisi-kisi penelitian untuk mengukur berbagai gejala. Gejalatersebut dapat berupa pendidikan, pemerintahan, social, psikologi, ekonomi,bisnis, tingkat rasial, sikap memilih keyakinan dan lain-lain. Angket memiliki model jawaban yang terbuka dan tertutup. Adapunkelebihan dan kelemahan kedua model angket sebagai berikut:
  • 4. MATA KULIAH: PENELITIAN TPKelebihan model tertutup: 1) Mudah memberikan nilai 2) Gampang pemberian kode 3) Responden tidak perlu menulisKelemahan model tertutup: 1) Bagi peneliti: kurang mampu memberikan alternatif jawaban yang relevan kepada responden 2) Bagi responden: sulit untuk memilih alternative jawabanKelebihan model terbuka: 1) Bagi peneliti: a. Akan mendapat data yang bervariasi, bukan hanya yang sudah disajikan karena sudah diasumsikan oleh peneliti b. Membantu peneliti mendapatkan informasi tentang objek yang diteliti 2) Bagi responden: a. Memberikan kebebasan kepada responden untuk menulis jawaban berdasarkan pendapatnya b. Mereka dapat mengisi sesuai dengan keinginan yang sesuai dengan keadaan yang dialaminyaKelemahan model terbuka: 1) Bagi peneliti: sulit untuk mengelompokkan jawaban-jawaban atau memberkan kode terhadap jawaban responden 2) Bagi responden: memakan waktu untuk menjawab pertanyaan atau pernyataanSyarat-syarat angket yang baik sebagai berikut:a. Populasi dan sampelb. Tingkat social ekonomi, latar pendidikanc. Kejelasan fakta yang akan ditelitid. Keterjangkauan memperoleh fakta dan datae. Bagaimana cara angket diadministrasikanf. Macam-macam dan model jawaban.g. Berapa lama waktu pembuatan angket.h. Bagaimana control kita atau kendali yang bias dilakukan.
  • 5. MATA KULIAH: PENELITIAN TPi. Dalam menyusun pernyataan atau pertanyaan menggunkan pernyataan atau pertanyaan yang jelas. Selain itu, alat ukur (instrumen) penelitian harus valid dan reliabelmenggunakan alt ukur baku yang digunakan untuk mengukur berbagai variabel-variabel sosial dan pisikologi. Instrumen baku tersebut sebagian besar telahdigunakan oleh masyarakat peneliti atau masyarakat ilmian internasioanaltermasuk di indonesia karena telah teruji validitas dan realibitasnya.II. DATA a. Arti Data Data ialah bahan mentah yang perlu diolah sehingga menghasilkan informasi dan keterangan, baik kualitatif maupun kuantitatif yang menunjukkan fakta. Data seyogyanya relevan artinya data yang ada hubungannya langsung dengan masalah penelitian. Pengolahan data perlu dikaji secara mendalam hal-hal yang menyangkut pengolahan data, supaya bisa memilih dan menentukan secar tepat dalam pengolahan data. b. Jenis Data Data menurut jenisnya ada dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. 1). Data kualitatif yaitu, data yang berhubungan dengan kategorisasi, karakteristik berwujud pernyataan atau berupa kata-kata. Data ini biasanya bisa didapat dari wawacara dan bersifat subjektif sebab data tersebut ditafsirkan lin oleh orang yang berbeda. 2). Data Kuantitatif yaitu, data yang berwujud angka-angka, data ini diperoleh dari pengurangan langsung maupun dari angka-angka yang diperoleh dengan mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif. Data kuatitatif bersifat objektif dan bisa ditafsirkan semua orang.
  • 6. MATA KULIAH: PENELITIAN TPIII. JENIS SKALA PENGUKURAN Maksud dari skala pengukuran ini untuk mengklasifikasikan variabel yangakan diukur supaya tidak terjadi kesalahan dalam menentukan analisis data danlangkah penelitian selanjutnya. Kemudian dijabarkan sebagai berikut:a. Skala Nominal Skala nominal yaitu skala yang palaing sederhana disusun menurut jenis(kategorinya) atau fungsi bilangan hanya sebagai simbol untuk membedakansebuah karakteristik dengan karakteristik lainnya. Adapun ciri-ciri skala nominalantara lain: hasil penghitungan dan tidak dapat dijumpai bilangan pecahan, angkayang tertera hanya label saja, tidak mempunyai urutan (rangking), tidakmempunyai ukuran baru, tidak mempunyai nol mutlak. Analisin statistik yangcocok: Uji Bionium, Uji Chi Kuadrat Satu Sampel, Uji Perubahan Tanda Mc.Nemar, Uji Kuadrat Dua Sampel, Uji Peluang Fisher, Uji Chochran.1) Contoh Data Nominal sebenarnya: a) Jenis Kulit Hitam , Kuning , Putih, Angka , , , hanya sebagai label saja. b) Suku Daerah: Jawa , Madura , Bugis , Sunda , Batak , Minang .2) Contoh Data Nominal tidak sebenarnya a) Lulus ujian Lemhannas diberi angka , dan tidak lulus ujian lemhnnas diberi angka , angka  dan , hanya sebagai label saja. b) SD , SMP , SMU , dan PT b. Skala Ordinal Skala ordinal adalah skala yang didasarkan pada renking, diurutkan darijenjang yang lebih tinggi sampai jenjang terendah atau sebaliknya. Analisinstatistik yang cocok: Uji Kolmogorov Smimov Satu Sampel, Uji Tanda, UjiMedian, Uji Mann-Whitney, Perluasan Uji Median.
  • 7. MATA KULIAH: PENELITIAN TPContoh :1) Mengukur tingkat persentasi kerja Nilai : I II III IV Angka : 100 80 75 502) Mengukur ranking kelas: I, II, III3) Mengukur kejuaraan misalnya Juara Liga Indonsia Tahun 1995 Persib , Petrokimia, Gresik , dan Pupuk Kaltim .4) Tingkat senioritas pegawai5) Keteladanan: tingkat , tingkat , tingkat , dan tingkat c. Skala Interval Skala inteval adalah skala yang menunjukkan jarak antara satu data dengandata yang lain dan mempunyai bobot yang sama. Analisis data yang cocok: Uji t(t-test) , Uji t (t-test) dua sampel, Uji Anova Satu Jalur, Uji Anova Dua Jalur, UjiKorelasi Ganda, Uji Regresi, dan Uji Regresi Ganda.Contoh:1) Mengurutkan : Kualitas Pelayanan, Keadaan persepsi pegawai dan sikap Pimpinan. Sangat Puas  Puas  Cukup Puas  Kurang Puas  Tidak Puas  Sangat Tinggi/Sangat Penting/Sangat Benar  Tinggi/Penting/Benar  Cukup Tinggi/Cukup Penting/Cukup Benar  Rendah/Kurang Penting/Salah  Rendah Sekali/Tidak Penting/Sangat Salah 
  • 8. MATA KULIAH: PENELITIAN TP Sangat Baik  Baik  Sedang  Buruk  Buruk Sekali 2) Memperlihatkan jarak (Interval) Standar nilai mahasiswa untuk mencapai IP: Huruf: A= 4; B= 3; C=2; D= 3; dan E=0 Nilai Intervalnya: a) A dengan B  4 – 3 = 1 b) B dengan D  3 – 1 = 2 c) A dengan D  4 – 1 = 3, dan seterusnya. Nilai Interval A dengan D, interval D dengan C adalah = (A – C ) + ( C – D ) = (4 – 2) + (2 - 1) = 3d. Skala Ratio Skala ratio adalah skala pengukuran yang mempunyai nilai nol mutlak danmempunyai jarak yang sama. Misalnya umur manusi dan ukuran timbangan keduatidak memiliki angka nol negatif, artinya seseorang tidak dapat berumur dibawahnol tahun dan seseorang harus memiliki timbangan di atas nol pula.Contoh : berat badan, tinggi pohon, tinggi badan manusia, jarak panjang dansebagainya.
  • 9. MATA KULIAH: PENELITIAN TPIV. TIPE SKALA PENGUKURAN Selain keempat jenis skala pengukuran tersebut, ternyata skala interval yangsering digunakan untuk mengukur gejala dalam penelitian sosial.a. Skala Sikap Bentuk-bentuk skala sikap perlu diketahui dalam melakukan penelitian. Berbagai skala sikap yang sering digunakan ada 5 macam, yaitu: 1). Skala likert; 2). Skala Guttman; 3). Skala Defferensial Simantict; 4). Rating Scale; dan 5). Skala Thurstone. 1) Skala Likert Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapatan dan presepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Dengan menggunakan skala likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi dimensi. Setiap jawaban dihubungkan dengan bentuk pernyataan atau dukungan setiap yang diungkapkan sebagai berikut: Pernyataan Positif Pernyataan Negatif Sangat Setuju (SS) =  Sangat Setuju (SS) =  Setuju (S) =  Setuju (S) =  Netral (N) =  Netral (N) =  Tidak Setuju (TS) =  Tidak Setuju (TS) =  Sangat Tidak Setuju (STS) =  Sangat Tidak Setuju (STS) =   Sangat Puas   Puas   Cukup Puas   Kurang Puas   Tidak Puas 
  • 10. MATA KULIAH: PENELITIAN TP  Sangat Tinggi/Sangat Penting/Sangat Benar   Tinggi/Penting/Benar   Cukup Tinggi/Cukup Penting/Cukup Benar   Rendah/Kurang Penting/Salah   Rendah Sekali/Tidak Penting/Sangat Salah   Sangat Baik   Baik   Sedang   Buruk   Buruk Sekali 2) Skala Guttman Skala Guttman merupakanskala kumulatif. Skala Guttman mengukur suatu dimensi saja dari suatu variabel yang multidimensi. Skala guttman disebut juga skala scalogram yang sangat baik untuk meyakinkan peneliti tentang kesatuan dimensi dan sikap atau sifat yang diteliti, yang sering disebut dengan attribut. Skala Guttman ialah skala yang digunakan untuk jawaban yang bersifat jelas (tegas) dan konsisten. Perbedaan dari skala Likert dengan skala Guttman ialah kalau skala Likert terdapat jarak (interval). Skala Guttman disamping dapat dibuat bentuk pilihan ganda dan bisa juga dibuat dalam bentuk checklist. Contoh : saudara punya orang tua? a. Ya (1) b. Tidak (0)
  • 11. MATA KULIAH: PENELITIAN TP 3) Skala Diferensial Simentik (Semantic Defferensial Scale) Skala Diferensial Semantik atau skala perbedaan semantik berisikan serangkaian karakteristik bipolar (dua kutup). Selain itu pada skala perbedaan simantik, responden diminta untuk menjawab atau memberikan penilaian terhadap suatu konsep atau objektif tertentu. 4) Rating Scale Berdasarkan ke-3 skala pengukuran, yaitu: skala Liket; Skala Guttman, dan Skala Perbedaan Semantik, data yang diperoleh adaah data kualitatif yang dikuantitatifkan. Sadangkan Rating Scale yaitu data mentah yang didapat berupa angka kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif. Dalam model rating scale responden tiodak akan menjawab dari data kualitatif yang sudah tersedia tersebut, tetapi menjawab salah satu dari jawaban kuantitatif yang telah tesediakan. Dengan demikian rating scale lebih fleksibel, tidak terbatas untuk pengukuran sikap saja.V. SKALA THURSTONE Skala Thurstone meminta responden untuk memilih pertanyaan yang ia setujui daribeberapa pertanyaan yang menyajikan pandangan yang berbeda-beda. Perbedaan antaraskala thurstone dan skala likert ialah pada skala Thurstone interval yang panjangnyasama memiliki intensitas kekuatan yang sama, sedangkan pada skala likert tidak perlusama.Contoh: Merekrut Calon Dosen Administrasi Pendidikan. Tolong pilihlah 5 – 10pernyataan yang sesuai dengan persepsi saudara.a) Saya memlilih pekerjaan sebagai dosen karena pekerjaan yang mulia dan terhormat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.b) Bila saya seorang mahasiswa Administrasi pendidikan, saya akan mengusulkan agar mahasiswa Administrasi pendidikan memakai sistym simbol tertentu yang dapat dibanggakan.c) Saya merasa tersanjung bila saya lebih memiliki kemampuan dalam mengerjakan sesuatu dari pada menguasai bidang studi saja.
  • 12. MATA KULIAH: PENELITIAN TPd) apa saja yang bisa dibanggakan oleh seorang dosen; bila gaji hanya pas-pasan, berangkat mengajar jalan kaki,disamping seiring berhadapan tugas kerjaan dengan masalah yang rumit dan mahasiswa yang berandal.e) Senangnya menjadi dosen apabila berhasil mendemonstrasikan pelajaran kepada mahasiswa yang menghadapi kesulitan di laboraturiu.f) Sebagai dosen, saya bangga karena dosenlah sebagai pewaris ilmuwan yang mengajarkan para mahasiswa untuk dipersiapkan menjadi manusia yang tangguh, berkualitas, kreatif dan profesional untuk mengisi pembangunan bangsa.g) Semestinya gaji dosen lebih besar dari pada gaji pegawai lain.h) Apakan perlu dosen berbangga diri atas keberhasilan mahasiswa karena dosen sendiri sering tidak pernah merasa diawasi oleh rekannya.i) Sebaiknya dosen membimbing saya dengan sepenuh hati memberikan keilmuannya, karena jika saya menjadi dosen pembimbing nanti akan mewarisi ilmunya dan bisa dikembangkan sesuai dengan tuntutan zaman.j) Jika saya mahasiswa Administarasi Pendidikan, saya akan menyembunyikan identitas saya.
  • 13. MATA KULIAH: PENELITIAN TP DAFTAR PUSTAKAArikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek Edidi Revisi 2010. Jakarta: PT. Rineka Cipta-------------------------. 2009. Manajemen Penelitian. Jakarta: PT. Rineka CiptaMuhidin,Sambas Ali; Maman Abdurahman. 2007. Analisis Korelasi, Regresi, dan Jalur dalam Penelitian. Bandung : CV Pustaka Setia.Riduwan.2007. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. 2007. Bandung:Alfabeta