Pendahuluan oleh: R A H A J U Jl. L.A. Sucipto 22/32 Malang Tlp 0341-407607  Hp 08155555048
Pengertian Morfologi <ul><li>Morfologi = “morf” yang artinya bentuk dan “logi” yang artinya ilmu </li></ul><ul><li>Morfolo...
Manfaat Morfologi <ul><li>Melacak bahasa yang serumpun </li></ul><ul><ul><li>Bhs serumpun apabila mempunya ciri morfologis...
<ul><li>Morfologi dan leksikologi </li></ul><ul><li>Leksikologi adalah ilmu yang mempela jari perbendaharaan kata dan peng...
Contoh: <ul><li>Masak </li></ul><ul><ul><li>Leksikologi: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>“ buah yang sudah tua dan boleh di...
Contoh: <ul><li>Rumah </li></ul><ul><ul><li>Leksikologi: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>“ bangunan untuk tempat tinggal” <...
<ul><li>Morfologi dan etimologi </li></ul><ul><li>Etimologi = ilmu yang mempelajari asal usul kata. </li></ul><ul><li>Morf...
Contoh: <ul><li>Sinonim dan sekaten </li></ul><ul><ul><li>Etimologi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>sinonimi  (bahasa Yunan...
<ul><li>Morfologi dan Sintaksis </li></ul><ul><li>Sintaksis): kata adalah satuan terkecil dapat menduduki salah satu fungs...
Objek Kajian Morfologi <ul><li>Satuan-satuan morfologi </li></ul><ul><ul><li>Morfem </li></ul></ul><ul><ul><li>Kata  </li>...
Model/Teknik Analisis Morfologi <ul><li>Teknik analisis unsur bawahan langsung (Immediate Constituenst Analysis) </li></ul...
Teknik analisis unsur bawahan langsung <ul><li>Setiap satuan bahasa (yang bukan akar) terdiri atas dua unsur langusng yang...
Model paradigma <ul><li>Yang merupakan satuan bahasa adalah  kata, dan unsur-unsur kata adalah morfem. </li></ul><ul><li>K...
Model tata nama <ul><li>Menyajikan unsur-unsur gramatikal (yakni morfem) serta hubungan unsur-unsur tsb </li></ul><ul><li>...
Model proses <ul><li>Setiap bentuk kompleks terjadi sebagai hasil satu proses yang melibatkan dua buah komponen, yaitu: da...
lanjutan <ul><li>Contoh: </li></ul><ul><ul><li>belajar  pelajar </li></ul></ul><ul><ul><li>(org yg belajar) </li></ul></ul...
dan jangan beri ikan, jika itu membuatku selalu berharap Berikan kail agar ‘ku dapat mencari ikan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Materi 1 pendahuluan

1,715
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,715
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Materi 1 pendahuluan

  1. 1. Pendahuluan oleh: R A H A J U Jl. L.A. Sucipto 22/32 Malang Tlp 0341-407607 Hp 08155555048
  2. 2. Pengertian Morfologi <ul><li>Morfologi = “morf” yang artinya bentuk dan “logi” yang artinya ilmu </li></ul><ul><li>Morfologi = ilmu yang mempelajari tentang bentuk-bentuk dan proses pembentukan kata. </li></ul><ul><li>Cabang ilmu bahasa yang mempelajari seluk beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan bentuk kata thd golongan atau arti kata </li></ul><ul><li>Ilmu yang mempelajari seluk beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik </li></ul>
  3. 3. Manfaat Morfologi <ul><li>Melacak bahasa yang serumpun </li></ul><ul><ul><li>Bhs serumpun apabila mempunya ciri morfologis yang sama </li></ul></ul><ul><li>Mempermudah penentuan kategori kata </li></ul><ul><ul><li>meN- atau ber- berfungsi membentuk kata verba, sedangkan peN- atau akhiran –an berfungsi membentuk kata nomina </li></ul></ul><ul><li>Menghilangkan kerancuan makna kata </li></ul><ul><ul><li>kata paru yang mempunyai bentuk lengkap paru-paru, yg dalam pelafalannya rancu dengan kata paruh </li></ul></ul>
  4. 4. <ul><li>Morfologi dan leksikologi </li></ul><ul><li>Leksikologi adalah ilmu yang mempela jari perbendaharaan kata dan penggunaannya dalam masyarakat . </li></ul><ul><li>Morfologi mempelajari proses pembentukan kata, perubahan golongan, dan perubahan makna kata akibat perubahan tsb; sedangkan leksikologi mempelajari makna leksikal. </li></ul>
  5. 5. Contoh: <ul><li>Masak </li></ul><ul><ul><li>Leksikologi: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>“ buah yang sudah tua dan boleh dipetik” </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>“ sudah jadi” (ttg masakan) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>“ mengolah atau membuat masakan” </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Morfologi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Masak-memasak = hal atau urusan memasak makanan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Memasakkan = memasak untuk orang lain </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pemasak = orang yang memasak atau alat untuk memasak </li></ul></ul></ul>
  6. 6. Contoh: <ul><li>Rumah </li></ul><ul><ul><li>Leksikologi: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>“ bangunan untuk tempat tinggal” </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Morfologi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Berumah = mempunyai rumah </li></ul></ul></ul>
  7. 7. <ul><li>Morfologi dan etimologi </li></ul><ul><li>Etimologi = ilmu yang mempelajari asal usul kata. </li></ul><ul><li>Morfologi membicarakan proses pembentukan kata yang berlaku secara umum sebagai suatu sistem berkaidah, sedangkan etimologi membicarakan pembentukan atau terbentuknya kata atau asal-usul yang tidak berkaidah. </li></ul>
  8. 8. Contoh: <ul><li>Sinonim dan sekaten </li></ul><ul><ul><li>Etimologi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>sinonimi (bahasa Yunani) = “syn “ yang artinya dengan, dan kata “onoma” yang berarti nama </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Sekaten (bahasa Jawa) berasal dari bahasa Arab syahadatain (yaitu ucapan dua kalimat syahadat) </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Morfologi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Tidak dikaji dalam morfologi </li></ul></ul></ul>
  9. 9. <ul><li>Morfologi dan Sintaksis </li></ul><ul><li>Sintaksis): kata adalah satuan terkecil dapat menduduki salah satu fungsi sintaksis ( S, P, O, K) </li></ul><ul><li>Morfologi: kata merupakan satuan terbesar yang dibentuk melalui proses morfologi </li></ul>
  10. 10. Objek Kajian Morfologi <ul><li>Satuan-satuan morfologi </li></ul><ul><ul><li>Morfem </li></ul></ul><ul><ul><li>Kata </li></ul></ul><ul><li>Proses morfologi </li></ul><ul><ul><li>Bentuk dasar </li></ul></ul><ul><ul><li>Alat pembentuk (afik, duplikasi, komposisi) </li></ul></ul><ul><ul><li>Makna gramatikal </li></ul></ul>
  11. 11. Model/Teknik Analisis Morfologi <ul><li>Teknik analisis unsur bawahan langsung (Immediate Constituenst Analysis) </li></ul><ul><li>Model kata dan paradigma (Word and paradigma Model) </li></ul><ul><li>Model tata nama (Name and Arragement Model) </li></ul><ul><li>Model proses (Name anda Prosess Model) </li></ul>
  12. 12. Teknik analisis unsur bawahan langsung <ul><li>Setiap satuan bahasa (yang bukan akar) terdiri atas dua unsur langusng yang membangun satuan bahasa itu </li></ul><ul><li>Memperhatikan makna </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><ul><li>Pekerja = pe- + kerja </li></ul></ul><ul><ul><li>Makanan = makan + -an </li></ul></ul><ul><ul><li>Pertemuan = per-an + temu </li></ul></ul><ul><ul><li>Pakaian = ber- + (pakai + -an) </li></ul></ul><ul><ul><li>Membacakan = mem- (baca + -kan) </li></ul></ul>
  13. 13. Model paradigma <ul><li>Yang merupakan satuan bahasa adalah kata, dan unsur-unsur kata adalah morfem. </li></ul><ul><li>Kata disajikan bersama dengan kata lain yg mengandung bentuk-bentuk yg mirip </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><ul><li>Pembaca </li></ul></ul><ul><ul><li>Membaca </li></ul></ul><ul><ul><li>Bacaan </li></ul></ul><ul><ul><li>Terbaca </li></ul></ul><ul><ul><li>Pembacaan </li></ul></ul>
  14. 14. Model tata nama <ul><li>Menyajikan unsur-unsur gramatikal (yakni morfem) serta hubungan unsur-unsur tsb </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><ul><li>Pembaca = pe- + baca </li></ul></ul><ul><ul><li>Bacaan = baca + -an </li></ul></ul>
  15. 15. Model proses <ul><li>Setiap bentuk kompleks terjadi sebagai hasil satu proses yang melibatkan dua buah komponen, yaitu: dasar dan proses </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><ul><li>Pembaca = dasar “baca”, proses prefiksasi dan prefik pe-” </li></ul></ul><ul><ul><li>Pembacaan = dasar “baca”, proses konfiksasi “pe-an” </li></ul></ul><ul><ul><li>Keterbacaan = dasar “baca”, proses prefiksasi “ter”, proses konfiksasi “ke-an” </li></ul></ul>
  16. 16. lanjutan <ul><li>Contoh: </li></ul><ul><ul><li>belajar pelajar </li></ul></ul><ul><ul><li>(org yg belajar) </li></ul></ul><ul><ul><li>Ajar </li></ul></ul><ul><ul><li>mengajar pengajar </li></ul></ul><ul><ul><li>(org yg mengajar) </li></ul></ul><ul><ul><li>(makna gramatikal mencerminkan bentuk dasarnya) </li></ul></ul>
  17. 17. dan jangan beri ikan, jika itu membuatku selalu berharap Berikan kail agar ‘ku dapat mencari ikan
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×