Slideshare uses cookies to improve functionality and performance, and to provide you with relevant advertising. If you continue browsing the site, you agree to the use of cookies on this website. See our User Agreement and Privacy Policy.

Slideshare uses cookies to improve functionality and performance, and to provide you with relevant advertising. If you continue browsing the site, you agree to the use of cookies on this website. See our Privacy Policy and User Agreement for details.

Like this presentation? Why not share!

- Inovasi dan kebijakan by zerosugar 482 views
- Publicpolicy 130621235359-phpapp02 by Johnryl Francisco 921 views
- Tugas difusi inovasi by Fuad Hasan 643 views
- Strategi difusi inovasi individu by zerosugar 873 views
- Atribusi inovasi dan tingkat kecepa... by Reni Nazta 399 views
- 02 elemen dalam difusi inovasi by Rina Putrawan 2082 views

2,128 views

Published on

Published in:
Education

No Downloads

Total views

2,128

On SlideShare

0

From Embeds

0

Number of Embeds

15

Shares

0

Downloads

103

Comments

0

Likes

1

No embeds

No notes for slide

- 1. DI SMAN 1 PATUK GUNUNGKIDUL Kelompok EMPAT Andy Setiawan Cahyaningsih Donald K. Setiawan Sarastiana Manajemen Kepengawasan Sekolah - MM UGM Diknas Angkatan II 2013 LEADERSHIP & INNOVATION Dosen Pengampu: Drs. Gugup Kismono, M.B..A. , Ph.D.
- 2. Pendahuluan Profil Fakta & Usulan Sekolah Inovasi Penutup Inovasi di Sekolah Manajemen Kepengawasan Sekolah - MM UGM Diknas Angkatan II 2013
- 3. LATAR BELAKANG Lingkungan internal GLOBALISASI ORGANISASI (SEKOLAH) Lingkungan eksternal Thomas dan Bennis (1989) : “perubahan yang direncanakan sebagai perancangan dan implementasi inovasi struktural, kebijaksanaan atau tujuan baru, atau suatu perubahan dalam filsafat, iklim dan gaya pengoperasian secara sengaja Manajemen Kepengawasan Sekolah - MM UGM Diknas Angkatan II 2013
- 4. Pengertian INOVASI Robbins (1994) : inovasi adalah suatu GAGASAN BARU yang diterapkan untuk memprakarsai atau MEMPERBAIKI suatu PRODUK ATAU PROSES DAN JASA. 1. GAGASAN BARU : suatu olah pikir suatu olah pikir dalam mengamati suatu fenomena yang sedang terjadi 2. PRODUK DAN JASA : hasil tindak lanjut dari adanya gagasan baru dengan berbagai aktivitas, kajian, penelitian dan percobaan sehingga melahirkan konsep yang lebih konkret dalam bentuk produk dan jasa yang siap dikembangkan dan dimplementasikan 3. PERBAIKAN : usaha sistematis untuk melakukan penyempurnaan dan melakukan perbaikan (improvement) yang terus menerus sehingga buah inovasi itu dapat dirasakan manfaatnya Manajemen Kepengawasan Sekolah - MM UGM Diknas Angkatan II 2013
- 5. Jenis-jenis INOVASI 1. Inovasi Proses 5. Inovasi Strategi 2. Inovasi Metode 6. Inovasi Mindset 3. Inovasi Struktur 7. Inovasi Produk 4. Inovasi Hubungan 8. Inovasi Pelayanan
- 6. 1. INOVASI PROSES: penyederhanaan proses kerja dalam kegiatan operasionalnya untuk memperoleh efisiensi, atau menemukan proses yang sama sekali baru dengan dengan meninggalkan proses operasi yang lama demi membuat loncatan dalam pencapaian hasil kerja organisasi. >> Contoh : PSB Online, Assessment online dengan web sekolah 2. INOVASI METODE: mengubah yang lama dengan metode yang lebih inovatif seperti pembelajaran Student Centered Learning (SCL) atau Pembelajaran Atraktif, Inovatif, Komunikatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) 3. INOVASI STRUKTUR ORGANISASI: inovasi yang memungkinkan orang belajar dalam tim maupun antar tim (Team Learning) dengan membuat batas organisasi yang fleksibel dan tidak kaku, maka orang dapat berinteraksi dari satu unit ke unit lain, dan berbagi pengetahuan untuk menciptakan pengetahuan baru sebagai dasar sebuah inovasi 4. INOVASI HUBUNGAN: inovasi yang berhubungan dengan pihak luar dalam bentuk kemitraan
- 7. 5. INOVASI STRATEGI: inovasi strategi dimana diharapkan suatu organisasi sekolah tidak hanya melihat dirinya sendiri (inward looking) tapi juga melihat kebutuhan dunia luar (outward looking) 6. INOVASI MINDSET: perubahan pola pikir yang akan menentukan tindakan apa yang kita ambil dalam menghadapi permasalahan 7. INOVASI PRODUK: inovasi yang menghasikan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen, dalam dunia pendidikan konsumen utama kita adalah siswa serta wali siswa 8. INOVASI PELAYANAN: inovasi yang berperan penting dalam pemasaran terhadap produk dan jasa. Misalnya suatu sekolah sudah mentasbihkan diri sebagai sekolah berstandar mutu ISO, maka keberhasilannya adalah bergantung bagaimana pelayanan yang dilakukan, lebih baik atau sama saja sebelum berstandar ISO.
- 8. Pentingnya INOVASI MANFAAT PENERAPAN INOVASI BAGI SEKOLAH : Meningkatkan kualitas sumber daya manusia/input Meningkatkan kelulusan/output Munculnya metode-metode pembelajaran baru, seperti KBK, KTSP, CTL, dan lain-lain Meningkatkan kemampuan organisasi Melakukan penyesuaian secara internal dan eksternal Meningkatkan daya tahan organisasi Mengendalikan suasana kerja
- 9. Profil SEKOLAH
- 10. Road Map to SEKOLAH
- 11. Profil Sekolah Nama : SMA Negeri 1 Patuk NSS : 301040305042 Status : Negeri Alamat : Jl. Yogya-Wonosari KM 27 Bunder, Patuk, Gunungkidul Kode Pos 55862 Telp : (0274) 8515333
- 12. “Unggul dalam IMTAQ dan IPTEK,terampil, mandiri, dan bertanggungjawab“. 1. Membiasakan pelaksanaan pengamalan ajaran agama. 2. Meningkatkan kualitas pembelajaran yang disiplin dan tertib, yang didukung oleh sarana-prasarana yang lengkap. 3. Menyelenggarakan pelatihan keterampilan pengembangan potensi. 4. Menumbuh kembangkan semangat keunggulan dan bernalar sehat kepada peserta didik, guru dan karyawan sehingga berkemauan kuat untuk terus maju. 5. Meningkatkan komitmen seluruh tenaga kependidikan terhadap tugas pokok dan fungsinya masing-masing. 6. Menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, aman, tertib, indah, sejuk, dan bersahabat. 7. Menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat, saling percaya dan saling mendukung. 8. Membentuk siswa berkarakter
- 13. FAKTA YANG TERJADI Gambaran umum Apa yang dilakukan sekolah
- 14. Gambaran Umum Merupakan sekolah pinggiran Kondisi siswa kebanyakan dengan latar belakang kurang mampu secara ekonomi Kebanyakan siswa tinggal tidak bersama orang tua dan hanya dititipkan keluarganya Sering ditemui siswa dalam kondisi tidak siap untuk belajar karena datang ke sekolah dengan membawa masalah dari rumah Siswa kurang berminat untuk melanjutkan kuliah karena alasan ekonomi Melihat perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan lulusan yang siap kerja maka pihak sekolah pernah melakukan upaya alih status dari SMA menjadi SMK namun tidak disetujui Dinas Pendidikan. (Di kecamatan Patuk ada 2 sekolah menengah tingkat atas yaitu SMAN 1 Patuk dan SMK Muh Patuk)
- 15. Gambaran Umum Gaya kepemimpinan Kepala Sekolah bersifat PATERNALISTIK (kepemimpinan yang mengayomi bawahan) Walaupun gaya kepemimpinan cenderung berhati-hati akan tetapi mampu memberikan hasil yang positif. Salah satu contoh : ada tahun 2009-2010 rata-rata nilai UN siswa SMAN 1 Patuk berada pada peringkat 10 dari 11 sekolah negeri di Kabupaten Gunungkidul Pada tahun 2011-2012 rata-rata nilai UN siswa meningkat pada peringkat 5 dari 11 sekolah negeri di Kabupaten Gunungkidul Dan yang paling terakhir nilai try out UN 2013 menduduki peringkat 3 dari 11 sekolah negeri di Kabupaten Gunungkidul PERINGKAT SEKOLAH
- 16. Inovasi yang dilakukan SEKOLAH 1. Bidang kurikulum Pihak sekolah melakukan modifikasi kurikulum dengan memberikan muatan lokal berupa keterampilan dalam bidang tertentu dengan tujuan memberikan skill pada siswa sehingga jika tidak melanjutkan kuliah mereka dapat membuka usaha sendiri. Adapun bidang tersebut meliputi: • Otomotif • Tata Busana • Tata Boga • Teknisi Komputer Agar hasilnya diakui pihak luar, maka siswa diberi sertifikat oleh lembaga seperti BLK Gunungkidul dan lembaga lainnya sesuai keterampilan yang diambil Dalam hal pembelajaran, Pihak sekolah memberikan waktu konsultasi kepada siswa sesuai dengan mata pelajaran yang diberikan.
- 17. Inovasi yang dilakukan SEKOLAH 2. Bidang kesiswaan Pihak sekolah memberlakukan sistem kredit point bagi siswa yang melanggar kedisiplinan di sekolah. Bentuk pelanggaran antara lain : bolos sekolah, terlambat, merokok, membawa narkoba maupun konten porno dan lain-lain. Sistem ini berpengaruh juga terhadap kenaikan kelas siswa. Apabila poin siswa melebihi 90 poin maka siswa tidak naik kelas. Pihak sekolah memberi kesempatan siswa untuk pengurangan poin dengan istilah memberi reward sehingga akumulasi poin pelanggaran siswa dapat berkurang. Adapun bentuk reward antara lain: me-resume buku, membersihkan lingkungan sekolah, menulis surat dalam Alquran (bagi yang beragama Islam) dan jika berprestasi dalam bidang tertentu misal olahraga, kesenian atau olimpade dan sebagainya juga dapat mengurangi poin pelanggaran.
- 18. Inovasi yang dilakukan SEKOLAH 3. Bidang ekstrakurikuler Pihak sekolah menyelenggarakan kegiatan ekstra kurikuler sesuai minat siswa. Adapun kegiatan ekstrakurikuler meliputi olahraga (basket, sepakbola, kempo, bola voli), mading sekolah, seni kaligrafi, drama berbahasa Jawa, dan English club. Dan beberapa siswa telah mengikuti lomba ditingkat kabupaten maupun propinsi seperti Kejuaraan Kempo, Lomba Mading Sekolah tingkat propinsi DIY.
- 19. USULAN INOVASI Inovasi Strategi Inovasi Produk Inovasi Pelayanan
- 20. INOVASI STRATEGI 1. Latar Belakang • Visi sekolah : “Unggul dalam IMTAQ dan IPTEK, terampil, mandiri, dan bertanggungjawab“. • Adanya kebijakan 70 : 30 antara SMK dan SMA, menyebabkan sekolah hampir kehabisan murid, sehingga sekolah harus survive dan menciptakan Competitive Advantage agar mampu bersaing melawan kompetitor yang ada. 2. Hasil Observasi Pengembangan kurikulum oleh sekolah dengan memberikan muatan lokal berupa keterampilan/life skill yaitu otomotif, teknisis komputer, tata boga, dan tata busana Manajemen Kepengawasan MM UGM Diknas Angkatan II 2012
- 21. INOVASI STRATEGI 3. Usulan Inovasi: “ STRATEGI DIFFERENSIASI DENGAN MELAKUKAN ADOPSI SISTEM SMK “ • Memberikan mata pelajaran muatan lokal Kewirausahaan pada siswa sebagai bekal entrepreneurship • Membentuk wadah BKK (Bursa Kerja Khusus) sebagai fasilitator pemasaran lulusan sekolah dengan penanggungjawab Humas dan guru BK • Membakukan kurikulum implementasi yang diketahui oleh Dinas Pendidikan • Membuat sebuah modul untuk kurikulum yang termodifikasi • Bekerjasama dengan SMK terdekat dan mendatangkan mentor BLPT untuk men-training guru keterampilan Manajemen Kepengawasan MM UGM Diknas Angkatan II 2012
- 22. INOVASI PRODUK 1. Latar Belakang SMAN 1 Patuk merupakan sekolah pinggiran dengan input siswa yang banyak mempunyai bakat terutama dalam bidang seni seperti seni tari, seni campursari, seni kaligrafi, topeng, batik dan lainya. 2. Hasil Observasi Sekolah mengembangkan bakat siswa dalam bidang seni melalui mata pelajaran kesenian dan estrakurikuler yang kemudian hasil kreasi siswa tersebut ditampilkan dalam gelar karya saat acara Purna Siswa. Disamping itu adanya kerajinan topeng di Bubung yang sudah diekspor Manajemen Kepengawasan MM UGM Diknas Angkatan II 2012
- 23. INOVASI PRODUK DEFINISI : Talent Pool Management merupakan sebuah proses untuk mengidentifikasi para karyawan perusahaan yang memiliki kapabilitas untuk menjadi futureleaders/senior managers. Dalam organisasi sekolah khususnya SMA 1 Patuk merupakan proses identifikasi siswa, guru maupun karyawan yang memiliki kapabilitas/bakat seni untuk menjadi seorang entertaint. LANGKAH-LANGKAH YANG DILAKUKAN • Mengidentifikasi kemampuan apa yang penting untuk mendukung keberhasilan organisasi secara jangka panjang? • Melihat posisi-posisi apa yang kritikal dalam organisasi yang dituntut untuk memiliki kemampuan atau kompetensi • Mengidentifikasi orang-orang yang potensial untuk dikembangkan mengemban peran dan tanggung jawab posisi kritikal tadi • Menyusun dan menyiapkan program pengembangan khusus bagi calon pemimpin masa depan yang ada dalam talent pool tersebut Sumber : Manajemen Kepengawasan MM UGM Diknas Angkatan II 2012
- 24. INOVASI PRODUK 3. Usulan Inovasi: “ TALENT POOL UNTUK MENCIPTAKAN COMPETITIVE ADVANTAGE “ • Membuat talent pool yang berisikan kumpulan dari siswa-siswa yang berbakat dalam bidang seni, DENGAN NAMA SMATUPA ART COMMUNITIES. • Manfaat dibentuknya talent pool antara lain: Secara akademis >> anak-anak yang mempunyai bakat, dimanajemeni untuk disalurkan bakatnya dalam lomba-lomba dan prestasi agar mempunyai prestasi dan bisa masuk PTN dengan beasiswa prestasi atau beasiswa minat bakat Secara kewirausahaan >> dikelola sekolah agar anak-anak berbakat seni tersebut bisa menjadi entertainer yang menjual dengan harapan ketika lulus sudah memiliki link dengan pihak eksternal • Implementasi : Dikelola oleh guru kesenian, pembina ekstra kurikuler dan humas sebagai fasilitator pemasaran
- 25. INOVASI PELAYANAN 1. Latar Belakang SMAN 1 Patuk mendapat bantuan server dari BTKP Prop.DIY yang belum optimal digunakan, sehingga dalam usulan inovasi ini kami mengajukan untuk mengembangkannya untuk menyatukan fungsi2 dalam organisasi sekolah sehingga menjadi terintegrasi sehingga akses data menjadi mudah diakses. Good Collaboration 2. Hasil Observasi Keterbatasan sumberdaya yang mengelola sistem informasi sementara jaringan infrastruktur sudah ada. Data-data dalam fungsi-fungsi organisasi masih parsial sehingga untuk mendapatkan data harus menghubungi bagian-bagian tersebut.
- 26. INOVASI PELAYANAN 3. Usulan Inovasi: SISTEM INFORMASI MANAGEMEN TERINTEGRASI SEBAGAI WUJUD PELAYANAN MENUJU KEPUASAN PELANGGAN Good Collaboration • Mengangkat admin yang diberi SK dan menyiapkan anggaran dengan memanfaatkan alumni • Membenahi jaringan yang sudah ada kemudian mengintegrasikan pada fungsi kepala sekolah, TU, kurikulum, perpustakaan, Humas dan BKK, BP, Kesiswaan dan Sarpras.
- 27. Peran KEPALA SEKOLAH dan GURU PERAN KEPALA SEKOLAH Memfasilitasi inovasi dengan cara mengeluarkan kebijakan/ regulasi yang mendukung inovasi. Contoh : • Mengatur melalui SK / peraturan tentang reward bagi guru dan siswa yang melakukan inovasi • Mengirimkan guru-guru untuk diklat, workshop yang mendukung konten inovasi
- 28. Peran KEPALA SEKOLAH dan GURU PERAN GURU • Mengorelasikan mata pelajaran tertentu dengan entrepreneurship, selain ada mata pelajaran KWU • Ikut serta sebagai marketer bagi sekolah kepada masyarakat, dengan pertimbangan bahwa disekolah ada “Art Communities” yang menjual • Melakukan persiapan yang mendukung proses inovasi, melalui materi, diklat, workshop • dll
- 29. PENUTUP 1. Untuk melakukan sebuah inovasi, kita harus berpikir out of the box 2. Jangan terpaku pada ketatnya peraturan dan birokrasi yang akan menghambat munculnya sebuah inovasi tetapi dapat mengubah tekanan menjadi suatu kekuatan untuk berinovasi Matur Nuwun

No public clipboards found for this slide

×
### Save the most important slides with Clipping

Clipping is a handy way to collect and organize the most important slides from a presentation. You can keep your great finds in clipboards organized around topics.

Be the first to comment