• Save
8
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

8

on

  • 2,736 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,736
Views on SlideShare
2,697
Embed Views
39

Actions

Likes
1
Downloads
0
Comments
0

2 Embeds 39

http://pdspatklinsby.com 29
http://www.pdspatklinsby.com 10

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

8 Presentation Transcript

  • 1. UJI REAKSI SILANG(CROSS MATCH)
    Tutor Hematologi
    ImeFransiskaAdidharma, dr/
    ArifoelHajat, dr, SpPK
  • 2. PENDAHULUANTRANFUSI DARAH
  • 3. UJI REAKSI SILANG
  • 4. UjiReaksiSilang…
  • 5. PRINSIP TATALAKSANA MELAKUKAN UJI REAKSI SILANG
    1
    2
  • 6. Berdasarkan prinsip diatas, Uji reaksi silang dilakukan dalam tiga fase:
    FASE
    I
    FASE
    II
  • 7. Antihuman Globulin (AHG) phase (Fase Antiglobulin)
    SSel-sel yang sudah diinkubasi, dicuci dan direaksikan dengan serum antihuman globulin (reagen coombs atau antiglobulin).
    SMerupakan Indirect Coombs Test .
    FASE
    III
  • 8. PERSIAPAN UJI REAKSI SILANG
  • 9. PERSIAPAN UJI REAKSI SILANG
  • 10. 10
    PROSEDUR UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE TABUNG Reaksi Silang Fase I (Fase Suhu kamar dalamSalin)
    1 tts susp. Sel 5% donor
    1tetes susp. Sel 5% pasien
    1 tts susp. Sel 5a% donor
    1tetes susp. Sel 5% pasien
    2 tetes serum pasien
    2 tetes serum pasien
    2 tetes plasmadonor
    I II III
    FaseII
    Setiaptabung campur dg baik
    Baca hasil secara makroskopis/mikroskopis
    Sentrifus 1000 rpm 1 mnt / 3400 rpm /15 dtk
    Negatif
  • 11. Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase I
    Siapkan 3 buah tabung.
    Tabung 1(reaksi silang mayor):
    2 tetes serum pasien + 1 tetes suspensi sel darah merah donor 5%
    Tabung 2 (reaksi silang minor):
    2 tetes plasma donor + 1 tetes suspensi sel darah merah pasien 5%
    Tabung 3 (autocontrol): 1 tetes sel darah merah pasien 5% +2 tetes serum pasien
  • 12. Campur dan kocok hingga tercampur rata, kemudian pusingkan (centrifuge) 1000 rpm selama 1 menit atau 3400 rpm selama 15 detik
    Lihat secara makroskopis dan mikroskopis apakah terjadi aglutinasi atau hemolisis. Jika terjadi aglutinasi atau hemolisis berarti hasil pemeriksaan reaksi silang positif, dan darah tidak dapat ditransfusikan. Jika hasil negatif, lanjutkan pemeriksaan ke fase selanjutnya (fase II).
    Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase I
  • 13. 13
    PROSEDUR UJI REAKSI SILANG Reaksi Silang Fase II (Fase Inkubasi 37oC)
    1 tts susp. Sel 5% donor
    Tambah 2 tts bovin albumin 22%
    Fase III
    I II III
    Negatif
    Setiaptabung campur dg baik
    Baca hasil secara makroskopis/mikroskopis
    Inkubasi 370C selama 20menit
    Sentrifus 1000 rpm 1 mnt / 3400 rpm /15 dtk
  • 14. Ke dalam masing-masing tabung tambahkan 2 tetes bovine albumin 22%, campur dan inkubasi selama 20 menit pada suhu 37°C
    Pusingkan (centrifuge) 1000 rpm selama 1 menit.
    Lihat secara makroskopis dan mikroskopis apakah ada aglutinasi atau hemolisis. Bila hasil negatif lanjutkan pemeriksaan ke fase berikutnya (fase III)
    Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase II
  • 15. PROSEDUR UJI REAKSI SILANG Reaksi Silang Fase III (Antihuman Globulin / AHG phase)
    Uji denganCoomb’s Control Cell
    Cuci sel darah merah
    dengan3-5 ml saline (3 kali)
    Aglutinasi ?
    Jika hasil negatif
    I II III
    Baca hasil secara makroskopis & mikroskopis
    Buang supernatan
    Sentrifus 1000 rpm 1 mnt / 3400 rpm /15 dtk
    Campur, kocok
    +2 ttsCoombs serum
    15
  • 16. PROSEDUR UJI REAKSI SILANG
    Reaksi silang valid
    1 tetes CCC
    Hasil positif
    Pusingkan 1000 rpm / 1 mnt atau 3400 rpm 15 dtk
    Hasil negatif
    Uji Coomb test negatif
    Reaksi silang invalid
    Bila reaksi silang invalid,
    maka tes reaksi silang harus diulangi.
    16
  • 17. Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase III
    Tambahkan salin sebanyak 3-5mL ke dalam masing-masing tabung. Suspensikan dengan merata. Sel darah merah masing-masing tabung dicuci tiga kali dengan salin. Setiap kali pencucian ditambahkan 3-5 mL salin, suspensikan merata kemudian pusingkan 1000 rpm selama 1 menit. Supernatan dibuang (pencucian pertama)
    Lakukan no.1 diatas sebanyak 2x
    Setelah pencucian tiga kali, supernatan salin dibuang sebanyak-banyaknya untuk menghindari terjadinya pengenceran Coomb´s serum yang akan ditambahkan.
  • 18. Interpretasi hasil uji reaksi silang
    w Uji reaksi silang kompatibel : apabila pada semua fase (reaksi silang mayor maupun reaksi silang minor )tidak ada reaksi (aglutinasi dan/atau hemolisis).
    darah donor boleh diberikan kepada pasien
  • 19. Interpretasi hasil uji reaksi silang
    • Bila inkompatibel pada reaksi silang mayor: darah donor tidak boleh diberikan kepada pasien.
    • 20. Bila inkompatibel pada reaksi silang minor : darah donor masih dapat ditolerir untuk diberikan berupa Packed Red Cell.
  • UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELalat dan bahan
    DG Gel Coombs
    Tehnik :
    Indirect Coombs Test dan Direct
    Coombs Test. ICT termasuk screening dan
    identifikasi antibodi yang tak terduga, uji
    reaksi silang, autocontrol, dan
    penggolongan darah.
    Reagen :
    • AHG : menggunakan bufer LISS dengan anti-human globulinpoli spesifik. Campuran dari anti Ig-G poliklonal kelinci dan anti C3d antibodi monoklonal, antibodi Ig M dari murine
    Penyimpanan : 2°C-25°C
  • 21. DG GEL SOLUTION
    Low Ionic Strength Solution (LISS) untuk persiapan pembuatan suspensi sel darah merah.
    Penyimpanan: 2°C - 8°C
    MIKROPIPET
    Pemeriksaan dengan metode gel hanya membutuhkan jumlah sampel yang sedikit sehingga diperlukan mikropipet dalam mengambil sampel atau reagen
    UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GEL alat dan bahan
  • 22. DG SPIN
    Digital Centrifuge
    Capacity: 24 Gel Cards
    Speed: 990 rpm
    Time: 9 minutes
    DG THERM
    Digital Incubator
    Capacity: 24 Gel Cards & Testing tubes
    Temperature: 37oC + 1oC
    Time: 15 min (variable)
  • 23. Penambahan Reaktan (Serum / Plasma & / Eritrosit)
    Ruang Reaksi
    Kolom berisi Gel & Reagen
    PrinsipPemeriksaan
    23
    Gambar 1. mikrotube gel card
  • 24.
    • Prinsipmetodegel : sentrifugasi terkontrol eritrositmelalui gel dextran-acrylamide yang mengandung reagen yang sesuai dalam microtube
    • 25. Partikel gel berpori berfungsi media reaksi & filter  menyaring aglutinat eritrositselama sentrifugasi berdasar ukuran aglutinat
    24
    Pemeriksaan metode gel
  • 26. Aplikasi Metode Gel pada Pemeriksaan Reaksi Silang (PMI Surabaya )
    • Suspensi sel darah merah dibuat dalam pelarut LISS.
    • 27. Gel dalam mikrotube berisi reagen AHG (Diamed R)
    • 28. Pada satu gel card dilakukan reaksi silang mayor,minor, autokontrol dan auto pool.
    • 29. Satu gel card dapat dipergunakan untuk reaksi silang dua darah donor.
    • 30. Beri tanda berturut turut I mayor, I minor, II mayor, II minor, autokontrol dan aouto pool pada masing mikrotube.
    25
  • 31. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja
  • 32. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja
  • 33. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja
    Cara membuat suspensi 1% =
    1000 µL diluent (DG Gel Sol) + 10 µL cell, atau 500 µL diluent (DG Gel Sol) + 5 µL cell
  • 34. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELINTERPRETASI HASIL
  • 35. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELINTERPRETASI HASILNegatif : digambarkan dengan terbentuknya endapan eritrosit yang jelas di dasar microtube. Gel di atas endapan eritrosit jernih dan bebas aglutinat1+ : aglutinat eritrosit mendominasi di bagian setengah bawah kolom gel dengan terdapat juga di dasar microtube. Reaksi bisa lemah dengan gambaran sedikit aglutinat tepat di atas endapan eritrosit di dasar microtube2+ : aglutinat eritrosit terpencar di sepanjang kolom gel dengan sedikit aglutinat di dasar microtube. Aglutinat terdistribusi di setengah bagian atas dan bawah kolom gel
  • 36. 3+ : aglutinat eritrosit mendominasi di bagian atas kolom gel dengan sedikit aglutinat berada di bawah pita tebal. Sebagian besar aglutinat terletak di setengah atas kolom gel
    4+ : aglutinasi eritrosit berbentuk pita solid di bagian atas kolom gel. Biasanya tidak terdapat eritrosit yang terlihat di bagian dasar kolom.
    Mixed-field reaction : lapisan aglutinasi eritrosit pada bagian atas gel disertai dengan adanya endapan sel yang tidak teraglutinasi di bagian bawah microtube
    UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELINTERPRETASI HASIL
  • 37. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELKEUNTUNGAN
    1
    2
    3
    4
    5
  • 38. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELKERUGIAN