Your SlideShare is downloading. ×
UJI REAKSI SILANG(CROSS MATCH)<br />Tutor Hematologi<br />ImeFransiskaAdidharma, dr/<br />ArifoelHajat, dr, SpPK<br />
PENDAHULUANTRANFUSI DARAH<br />
UJI REAKSI SILANG<br />
UjiReaksiSilang…<br />
PRINSIP TATALAKSANA MELAKUKAN UJI REAKSI SILANG<br />1<br />2<br />
Berdasarkan prinsip diatas, Uji reaksi silang dilakukan dalam tiga fase:<br />FASE<br />I<br />FASE<br />II<br />
Antihuman Globulin (AHG) phase (Fase Antiglobulin)<br />SSel-sel yang sudah diinkubasi, dicuci dan direaksikan dengan seru...
PERSIAPAN UJI REAKSI SILANG<br />
PERSIAPAN UJI REAKSI SILANG<br />
10<br />PROSEDUR UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE TABUNG Reaksi Silang Fase I  (Fase Suhu kamar dalamSalin)<br />1 tts susp...
Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase I<br />Siapkan 3 buah tabung.<br />Tabung 1(reaksi silang mayor):<br />	2...
Campur dan kocok hingga tercampur rata, kemudian pusingkan  (centrifuge) 1000 rpm selama 1 menit atau 3400 rpm selama 15 d...
13<br />PROSEDUR UJI REAKSI SILANG Reaksi Silang Fase II (Fase Inkubasi 37oC)<br />1 tts susp. Sel 5% donor<br />Tambah  2...
Ke dalam masing-masing tabung tambahkan 2 tetes bovine albumin 22%, campur dan inkubasi selama 20 menit pada suhu 37°C<br ...
PROSEDUR UJI REAKSI SILANG Reaksi Silang Fase III (Antihuman Globulin / AHG phase)<br />Uji denganCoomb’s Control Cell<br ...
PROSEDUR UJI REAKSI SILANG<br />Reaksi silang valid<br />1 tetes CCC<br />Hasil positif<br />Pusingkan 1000 rpm / 1 mnt at...
Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase III<br />Tambahkan salin sebanyak 3-5mL ke dalam masing-masing tabung. Su...
Interpretasi hasil uji reaksi silang<br />w Uji reaksi silang kompatibel : apabila pada semua fase (reaksi silang mayor ma...
Interpretasi hasil uji reaksi silang<br /><ul><li>Bila inkompatibel pada reaksi silang mayor: darah donor tidak boleh dibe...
Bila inkompatibel pada reaksi silang minor : darah donor masih dapat ditolerir untuk diberikan berupa Packed Red Cell.</li...
DG GEL SOLUTION<br />Low Ionic Strength  Solution (LISS) untuk persiapan pembuatan suspensi  sel darah merah.<br />Penyimp...
DG SPIN<br />Digital Centrifuge<br />Capacity: 24 Gel Cards<br />Speed: 990 rpm<br />Time: 9 minutes<br />DG THERM<br />Di...
Penambahan Reaktan (Serum / Plasma & / Eritrosit) <br />Ruang Reaksi<br />Kolom berisi Gel & Reagen<br />PrinsipPemeriksaa...
<ul><li>Prinsipmetodegel : sentrifugasi terkontrol eritrositmelalui gel dextran-acrylamide yang mengandung reagen yang ses...
Partikel gel berpori berfungsi media reaksi & filter  menyaring aglutinat eritrositselama sentrifugasi berdasar ukuran ag...
Aplikasi Metode Gel pada Pemeriksaan Reaksi Silang (PMI Surabaya )<br /><ul><li>Suspensi sel darah merah dibuat dalam pela...
Gel dalam mikrotube berisi reagen AHG (Diamed R)
Pada satu gel card dilakukan reaksi silang mayor,minor, autokontrol dan auto pool.
Satu gel card dapat dipergunakan untuk reaksi silang dua darah donor.
Beri tanda berturut turut I mayor, I minor, II mayor, II minor, autokontrol dan aouto pool pada masing mikrotube.</li></ul...
UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja<br />
UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja<br />
UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja<br />Cara membuat suspensi 1% = <br />1000 µL diluent (DG Gel Sol) + 10 ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

8

1,945

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,945
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "8"

  1. 1. UJI REAKSI SILANG(CROSS MATCH)<br />Tutor Hematologi<br />ImeFransiskaAdidharma, dr/<br />ArifoelHajat, dr, SpPK<br />
  2. 2. PENDAHULUANTRANFUSI DARAH<br />
  3. 3. UJI REAKSI SILANG<br />
  4. 4. UjiReaksiSilang…<br />
  5. 5. PRINSIP TATALAKSANA MELAKUKAN UJI REAKSI SILANG<br />1<br />2<br />
  6. 6. Berdasarkan prinsip diatas, Uji reaksi silang dilakukan dalam tiga fase:<br />FASE<br />I<br />FASE<br />II<br />
  7. 7. Antihuman Globulin (AHG) phase (Fase Antiglobulin)<br />SSel-sel yang sudah diinkubasi, dicuci dan direaksikan dengan serum antihuman globulin (reagen coombs atau antiglobulin). <br />SMerupakan Indirect Coombs Test .<br />FASE<br />III<br />
  8. 8. PERSIAPAN UJI REAKSI SILANG<br />
  9. 9. PERSIAPAN UJI REAKSI SILANG<br />
  10. 10. 10<br />PROSEDUR UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE TABUNG Reaksi Silang Fase I (Fase Suhu kamar dalamSalin)<br />1 tts susp. Sel 5% donor<br />1tetes susp. Sel 5% pasien<br />1 tts susp. Sel 5a% donor<br />1tetes susp. Sel 5% pasien<br />2 tetes serum pasien<br />2 tetes serum pasien<br />2 tetes plasmadonor<br /> I II III<br />FaseII<br />Setiaptabung campur dg baik<br />Baca hasil secara makroskopis/mikroskopis<br />Sentrifus 1000 rpm 1 mnt / 3400 rpm /15 dtk<br />Negatif<br />
  11. 11. Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase I<br />Siapkan 3 buah tabung.<br />Tabung 1(reaksi silang mayor):<br /> 2 tetes serum pasien + 1 tetes suspensi sel darah merah donor 5%<br />Tabung 2 (reaksi silang minor): <br /> 2 tetes plasma donor + 1 tetes suspensi sel darah merah pasien 5%<br />Tabung 3 (autocontrol): 1 tetes sel darah merah pasien 5% +2 tetes serum pasien <br />
  12. 12. Campur dan kocok hingga tercampur rata, kemudian pusingkan (centrifuge) 1000 rpm selama 1 menit atau 3400 rpm selama 15 detik<br />Lihat secara makroskopis dan mikroskopis apakah terjadi aglutinasi atau hemolisis. Jika terjadi aglutinasi atau hemolisis berarti hasil pemeriksaan reaksi silang positif, dan darah tidak dapat ditransfusikan. Jika hasil negatif, lanjutkan pemeriksaan ke fase selanjutnya (fase II).<br />Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase I<br />
  13. 13. 13<br />PROSEDUR UJI REAKSI SILANG Reaksi Silang Fase II (Fase Inkubasi 37oC)<br />1 tts susp. Sel 5% donor<br />Tambah 2 tts bovin albumin 22%<br />Fase III<br /> I II III<br />Negatif<br />Setiaptabung campur dg baik<br />Baca hasil secara makroskopis/mikroskopis <br />Inkubasi 370C selama 20menit <br />Sentrifus 1000 rpm 1 mnt / 3400 rpm /15 dtk<br />
  14. 14. Ke dalam masing-masing tabung tambahkan 2 tetes bovine albumin 22%, campur dan inkubasi selama 20 menit pada suhu 37°C<br />Pusingkan (centrifuge) 1000 rpm selama 1 menit. <br />Lihat secara makroskopis dan mikroskopis apakah ada aglutinasi atau hemolisis. Bila hasil negatif lanjutkan pemeriksaan ke fase berikutnya (fase III) <br />Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase II<br />
  15. 15. PROSEDUR UJI REAKSI SILANG Reaksi Silang Fase III (Antihuman Globulin / AHG phase)<br />Uji denganCoomb’s Control Cell<br />Cuci sel darah merah<br />dengan3-5 ml saline (3 kali)<br />Aglutinasi ?<br />Jika hasil negatif <br /> I II III<br />Baca hasil secara makroskopis & mikroskopis<br />Buang supernatan <br />Sentrifus 1000 rpm 1 mnt / 3400 rpm /15 dtk<br />Campur, kocok<br /> +2 ttsCoombs serum<br />15<br />
  16. 16. PROSEDUR UJI REAKSI SILANG<br />Reaksi silang valid<br />1 tetes CCC<br />Hasil positif<br />Pusingkan 1000 rpm / 1 mnt atau 3400 rpm 15 dtk<br />Hasil negatif <br />Uji Coomb test negatif<br />Reaksi silang invalid<br />Bila reaksi silang invalid, <br />maka tes reaksi silang harus diulangi.<br />16<br />
  17. 17. Keterangan gambarPROSEDUR UJI REAKSI SILANG Fase III<br />Tambahkan salin sebanyak 3-5mL ke dalam masing-masing tabung. Suspensikan dengan merata. Sel darah merah masing-masing tabung dicuci tiga kali dengan salin. Setiap kali pencucian ditambahkan 3-5 mL salin, suspensikan merata kemudian pusingkan 1000 rpm selama 1 menit. Supernatan dibuang (pencucian pertama)<br />Lakukan no.1 diatas sebanyak 2x<br />Setelah pencucian tiga kali, supernatan salin dibuang sebanyak-banyaknya untuk menghindari terjadinya pengenceran Coomb´s serum yang akan ditambahkan.<br />
  18. 18. Interpretasi hasil uji reaksi silang<br />w Uji reaksi silang kompatibel : apabila pada semua fase (reaksi silang mayor maupun reaksi silang minor )tidak ada reaksi (aglutinasi dan/atau hemolisis). <br />darah donor boleh diberikan kepada pasien<br />
  19. 19. Interpretasi hasil uji reaksi silang<br /><ul><li>Bila inkompatibel pada reaksi silang mayor: darah donor tidak boleh diberikan kepada pasien.
  20. 20. Bila inkompatibel pada reaksi silang minor : darah donor masih dapat ditolerir untuk diberikan berupa Packed Red Cell.</li></li></ul><li>UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELalat dan bahan<br />DG Gel Coombs<br />Tehnik :<br />Indirect Coombs Test dan Direct<br />Coombs Test. ICT termasuk screening dan<br />identifikasi antibodi yang tak terduga, uji<br />reaksi silang, autocontrol, dan<br />penggolongan darah.<br />Reagen :<br /><ul><li>AHG : menggunakan bufer LISS dengan anti-human globulinpoli spesifik. Campuran dari anti Ig-G poliklonal kelinci dan anti C3d antibodi monoklonal, antibodi Ig M dari murine </li></ul>Penyimpanan : 2°C-25°C<br />
  21. 21. DG GEL SOLUTION<br />Low Ionic Strength Solution (LISS) untuk persiapan pembuatan suspensi sel darah merah.<br />Penyimpanan: 2°C - 8°C<br />MIKROPIPET<br />Pemeriksaan dengan metode gel hanya membutuhkan jumlah sampel yang sedikit sehingga diperlukan mikropipet dalam mengambil sampel atau reagen<br />UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GEL alat dan bahan<br />
  22. 22. DG SPIN<br />Digital Centrifuge<br />Capacity: 24 Gel Cards<br />Speed: 990 rpm<br />Time: 9 minutes<br />DG THERM<br />Digital Incubator<br />Capacity: 24 Gel Cards & Testing tubes<br />Temperature: 37oC + 1oC<br />Time: 15 min (variable)<br />
  23. 23. Penambahan Reaktan (Serum / Plasma & / Eritrosit) <br />Ruang Reaksi<br />Kolom berisi Gel & Reagen<br />PrinsipPemeriksaan<br />23<br />Gambar 1. mikrotube gel card<br />
  24. 24. <ul><li>Prinsipmetodegel : sentrifugasi terkontrol eritrositmelalui gel dextran-acrylamide yang mengandung reagen yang sesuai dalam microtube
  25. 25. Partikel gel berpori berfungsi media reaksi & filter  menyaring aglutinat eritrositselama sentrifugasi berdasar ukuran aglutinat</li></ul>24<br /> Pemeriksaan metode gel<br />
  26. 26. Aplikasi Metode Gel pada Pemeriksaan Reaksi Silang (PMI Surabaya )<br /><ul><li>Suspensi sel darah merah dibuat dalam pelarut LISS.
  27. 27. Gel dalam mikrotube berisi reagen AHG (Diamed R)
  28. 28. Pada satu gel card dilakukan reaksi silang mayor,minor, autokontrol dan auto pool.
  29. 29. Satu gel card dapat dipergunakan untuk reaksi silang dua darah donor.
  30. 30. Beri tanda berturut turut I mayor, I minor, II mayor, II minor, autokontrol dan aouto pool pada masing mikrotube.</li></ul>25<br />
  31. 31. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja<br />
  32. 32. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja<br />
  33. 33. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELProsedur Kerja<br />Cara membuat suspensi 1% = <br />1000 µL diluent (DG Gel Sol) + 10 µL cell, atau 500 µL diluent (DG Gel Sol) + 5 µL cell<br />
  34. 34. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELINTERPRETASI HASIL<br />
  35. 35. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELINTERPRETASI HASILNegatif : digambarkan dengan terbentuknya endapan eritrosit yang jelas di dasar microtube. Gel di atas endapan eritrosit jernih dan bebas aglutinat1+ : aglutinat eritrosit mendominasi di bagian setengah bawah kolom gel dengan terdapat juga di dasar microtube. Reaksi bisa lemah dengan gambaran sedikit aglutinat tepat di atas endapan eritrosit di dasar microtube2+ : aglutinat eritrosit terpencar di sepanjang kolom gel dengan sedikit aglutinat di dasar microtube. Aglutinat terdistribusi di setengah bagian atas dan bawah kolom gel <br />
  36. 36. 3+ : aglutinat eritrosit mendominasi di bagian atas kolom gel dengan sedikit aglutinat berada di bawah pita tebal. Sebagian besar aglutinat terletak di setengah atas kolom gel <br />4+ : aglutinasi eritrosit berbentuk pita solid di bagian atas kolom gel. Biasanya tidak terdapat eritrosit yang terlihat di bagian dasar kolom.<br />Mixed-field reaction : lapisan aglutinasi eritrosit pada bagian atas gel disertai dengan adanya endapan sel yang tidak teraglutinasi di bagian bawah microtube<br />UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELINTERPRETASI HASIL<br />
  37. 37. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELKEUNTUNGAN<br />1<br />2<br />3<br />4<br />5<br />
  38. 38. UJI REAKSI SILANG DENGAN METODE GELKERUGIAN<br />

×