• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Andino Maseleno - Modul J2ME
 

Andino Maseleno - Modul J2ME

on

  • 1,018 views

Java 2 Micro Edition e-book

Java 2 Micro Edition e-book

Statistics

Views

Total Views
1,018
Views on SlideShare
1,018
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
67
Comments
2

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

12 of 2 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Andino Maseleno - Modul J2ME Andino Maseleno - Modul J2ME Document Transcript

    • JAVA 2 MICRO EDITIONAndino MaselenoDiterbitkan pertama kali tahun 2003
    • Bab 1 – Pemrograman JavaBab 1Pemrograman Java Bahasa Java awalnya bernama Oak, yakni bagian dari projek Green yang dikembangkanoleh Sun Microsystem untuk memprogram perangkat-perangkat elektronik rumah tangga semacamtelevisi. Namun pada perkembangannya, bahasa Oak ini menjadi bahasa yang bisa digunakan untukpemrograman secara umum dan dikenal menjadi bahasa Java saat ini. Java sebagai bahasa pemrograman dikenal sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggidengan kriteria sebagai berikut:1. Sederhana(Simple) Java dirancang untuk mudah dipelajari, terutama bagi programmer-programmer yang telah mengenal C/C++ akan mudah sekali untuk berpindah ke Java.2. Berorientasi Objek(Object Oriented) Rancangan berorientasi objek merupakan suatu teknik yang memusatkan rancangan pada data(objek) dan interface. Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek.3. Terdistribusi(Distributed) Java memiliki library rutin yang luas untuk dirangkai pada protokol TCP/IP dengan mudah.4. Kuat(Robust) Java dirancang sebagai bahasa pemrograman yang handal. Java dimaksudkan untuk membuat suatu program yang benar-benar dapat dipercaya dalam berbagi hal. Java banyak menekankan pada pengecekan awal untuk kemungkinan terjadinya masalah, pengecekan pada saat run time dan mengurangi kemungkinan timbulnya kesalahan(error).5. Aman(Secure) Java dirancang sebagai bahasa pemrograman yang aman. Java membuat suatu sistem yang mekanisme keamanannya benar-benar sulit dikecoh.6. Netral Arsitektur(Arsitecture Neutral) Java Compiler yang digunakan untuk mengkompilasi kode program Java dirancang untuk menghasilkan kode yang netral terhadap semua arsitektur perangkat keras.7. Portable Dengan semboyan write once run everywhere, Java dirancang untuk dapat dijalankan di semua platform. 1Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java8. Interpreter Interpreter Java dapat mengeksekusi kode byte Java secara langsung pada komputer-komputer yang memiliki interpreter.9. Kinerja Tinggi(High Performance) Java dirancang untuk menghasilkan aplikasi dengan performansi yang terbaik.10. Multithreaded Multithreading adalah kemampuan sebuah program untuk melakukan lebih dari satu pekerjaan sekaligus.11. Dinamis Java adalah bahasa pemrograman yang dinamis. Java dirancang untuk beradaptasi dengan lingkungan yang terus berkembang.Alasan Java digunakan untuk aplikasi wireless Ada beberapa alasan mengapa harus Java dipilih untuk aplikasi komunikasi bergerak:1. Java merupakan bahasa pemrograman yang aman. Hal ini disebabkan karena kode Java harus selalu dieksekusi dengan Java Virtual Machine(JVM), yang menyediakan lingkungan yang aman untuk eksekusi kode yang telah di-download. Sebuah aplikasi biner dapat mengacaukan sebuah peralatan(misalnya tampilan bue screen pada handphone) namun aplikasi Java, dalam hal yang paling buruk, hanya dapat mengacaukan Virtual Machine-nya saja.2. Bahasa pemrograman Java adalah bahasa yang kokoh. Penggunaan Garbage Collector akan mengurangi waktu yang diperlukan oleh programer untuk menemukan kebocoran dalam penggunaan memori. Demikian pula penggunaan mekanisme exception pada Java mampu meningkatkan kemampuan programmer dalam membuat aplikasi yang kokoh.3. Portabilitas Java sangat berguna dalam aplikasi-aplikasi wireless. Pertama, dengan menulis sebuah program saja, aplikasi tersebut dapat dijalankan di berbagai peralatan. Alasan kedua karena aplikasi-aplikasi tersebut dapat dikirimkan kesebuah peralatan melalui jaringan wireless(proses ini sering dinamakan Over-the-air, atau OTA provisioning).Java Virtual Machine (JVM) Kode program Java dapat ditulis menggunakan editor teks seperti Notepad, Textpadmaupun JCreator dan lain sebagainya. Java compiler yang digunakan untuk mengkompilasi kode 2Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Javaprogram Java dirancang untuk menghasilkan kode yang netral terhadap semua arsitektur perangkatkeras(hardware) yang disebut sebagai Java bytecode(*.class). Java Virtual Machine (JVM) menjadi bagian dari teknologi Java yang menyediakan mediauntuk menjalankan aplikasi Java(Java bytecode). Java bytecode dapat dianggap sebagai kode-kodemesin dari JVM. Selanjutnya JVM akan menginterpretasikan kode-kode tersebut menjadi kodenative atau kode mesin dari arsitektur yang bersangkutan. Java dirancang untuk dapat dijalankan disemua platform baik itu Linux, Windows, Netware maupun Macintosh serta dapat dijalankan padaarsitektur perangkat keras yang berbeda, seperti Intel, AMD, Sun Sparc, PowerPC dan lainsebagainya. Jadi, aplikasi Java tidak perlu dikompilasi ulang jika telah dikompilasi di suatuplatform dan akan dijalankan di platform yang berbeda dengan platform saat dikompilasi, karenaaplikasi Java dijalankan di atas JVM. *.java Java Compiler *.class Java Interpreter Native Code Executed Computer Gambar 1.1 Proses Kompilasi Kode JavaJava Application Programming Interface (Java API)Ada berbagai fitur yang ditawarkan oleh Java API untuk mengembangkan aplikasi Java, antara lainsebagai berikut :1. Applet Java Applet merupakan program Java yang berjalan di atas browser. Penggunaan applet ini akan membuat halaman HTML lebih dinamis dan menarik.2. Java Networking 3Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java Java Networking merupakan sekumpulan API yang menyediakan fungsi-fungsi untuk aplikasi jaringan. Java Networking menyediakan akses untuk TCP, UDP, IP Address dan URL. Java Networking tidak menyediakan akses untuk ICMP, karena alasan sekuritas dan pada kondisi umum hanya administrator yang dapat memanfaatkan protokol ICMP.3. Java Database Connectivity(JDBC) JDBC menyediakan sekumpulan API untuk mengatur keamanan mengakses database seperti Oracle, MySQL, PostgreSQL, Microsoft SQL Server.4. Java Server Pages(JSP) JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan pada platform Java. JSP merupakan pengembangan dari Servlet serta merupakan bagian dari teknologi Java 2 Platform, Enterprise Edition(J2EE).5. Java Card Java Card digunakan untuk aplikasi-aplikasi pada smart card, sebagai contoh yaitu SIM Card pada handphone.Teknologi Java1. Java 2 Platform, Standard Edition (J2SETM) Platform digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi Java pada levelPersonal Computer (PC). Platform ini berisi class-class inti pada Java dan Graphical User Interface(GUI).2. Java 2 Platform, Micro Edition (J2METM) Platform ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi Javapada handheld devices atau perangkat-perangkat semacam handphone, Personal DigitalAssistance(PDA) dan PocketPC.3. Java 2 Platform, Enterprise Edition (J2EETM) Platform ini berupa paket yang berisi class-class dan interface-interface yang digunakanuntuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi Java berbasis web, seperti class-class Servlet,Java Server Pages(JSP) dan Enterprise Java Beans(EJB) serta Java CORBA. 4Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java Lingkungan kerja teknologi Java dapat digambarkan seperti gambar 1.2 dibawah ini: Gambar 1.2 Platform Java 2Variabel pada JavaVariabel merupakan container yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai pada sebuah programdengan tipe tertentu. Pada dasarnya ada dua macam tipe variabel data dalam bahasa Java, yakni tipeprimitif dan tipe reference. Tabel di bawah ini menunjukkan tipe primitif pada Java. Tabel 2.1 Tipe primitif pada Java Keyword Description Size/Format (integers) byte Byte-length integer 8-bit twos complement short Short integer 16-bit twos complement int Integer 32-bit twos complement long Long integer 64-bit twos complement (real numbers) float Single-precision floating point 32-bit IEEE 754 double Double-precision floating point 64-bit IEEE 754 (other types) 5Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java char A single character 16-bit Unicode character boolean A boolean value (true or false) true or falseContoh program //MaxVariablesDemo.java public class MaxVariablesDemo { public static void main(String args[]) { // integer byte largestByte = Byte.MAX_VALUE; short largestShort = Short.MAX_VALUE; int largestInteger = Integer.MAX_VALUE; long largestLong = Long.MAX_VALUE; // real float largestFloat = Float.MAX_VALUE; double largestDouble = Double.MAX_VALUE; char aChar = S; boolean aBoolean = true; System.out.println("Nilai terbesar byte :" + largestByte); System.out.println("Nilai terbesar short :“ + largestShort); System.out.println("Nilai terbesar integer : " + largestInteger); System.out.println("Nilai terbesar long : " + largestLong); System.out.println("Nilai terbesar float : " + largestFloat); System.out.println("Nilai terbesar double : " + largestDouble); if (Character.isUpperCase(aChar)) { System.out.println("The character " + aChar + " is upper case."); } else { System.out.println("The character " + aChar + " is lower case."); } System.out.println("Nilai boolean : " + aBoolean); } }Sedangkan tipe data variabel berupa reference terdiri atas tipe variabel data: tipe class tipe array tipe interfaceOperator pada JavaOperator pada Java dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu: Operator Aritmetika 6Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java Operator Relasional Operator Kondisional Operator Shift dan Lojik Operator Assignment Operator lainnyaOperator Aritmetika Tabel 2.2 Operator aritmatika Operator Penggunaan Deskripsi + op1 + op2 Menambahkan op1 dengan op2 - op1 - op2 Megurangkan op1 dengan op2 * op1 * op2 Mengalikan op1 dengan op2 / op1 / op2 Membagi op1 dengan op2 % op1 % op2 Menghasilkan sisa hasil bagi antara op1 dengan op2Contoh program 7Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java//ArithmeticDemo.javapublic class ArithmeticDemo { public static void main(String[] args) { int i = 37; int j = 42; double x = 27.475; double y = 7.22; System.out.println("Nilai variabel..."); System.out.println(" i = " + i); System.out.println(" j = " + j); System.out.println(" x = " + x); System.out.println(" y = " + y); System.out.println("Penambahan..."); System.out.println(" i + j = " + (i + j)); System.out.println(" x + y = " + (x + y)); System.out.println("Pengurangan..."); System.out.println(" i - j = " + (i - j)); System.out.println(" x - y = " + (x - y)); System.out.println("Perkalian..."); System.out.println(" i * j = " + (i * j)); System.out.println(" x * y = " + (x * y)); System.out.println("Pembagian..."); System.out.println(" i / j = " + (i / j)); System.out.println(" x / y = " + (x / y)); System.out.println("Sisa hasil bagi..."); System.out.println(" i % j = " + (i % j)); System.out.println(" x % y = " + (x % y)); //mixing types System.out.println("Mixing types..."); System.out.println(" j + y = " + (j + y)); System.out.println(" i * x = " + (i * x)); }} 8Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java //SortDemo.java public class SortDemo { public static void main(String[] args) { int[] arrayOfInts = { 32, 87, 3, 589, 12, 1076, 2000, 8, 622, 127 }; for (int i = arrayOfInts.length; --i >= 0; ) { for (int j = 0; j < i; j++) { if (arrayOfInts[j] > arrayOfInts[j+1]) { int temp = arrayOfInts[j]; arrayOfInts[j] = arrayOfInts[j+1]; arrayOfInts[j+1] = temp; } } } for (int i = 0; i < arrayOfInts.length; i++) { System.out.print(arrayOfInts[i] + " "); } System.out.println(); } }Operator Increment/DecrementTabel 2.3 Operator increment/decrement Operator Penggunaam Deskripsi ++ op++ op dinaikkan nilainya 1 setelah dilakukan operasi pada op ++ ++op op dinaikkan nilainya 1 sebelum dilakukan operasi pada op -- op-- op diturunkan nilainya 1 sebelum dilakukan operasi pada op -- --op op diturunkan nilainya 1 setelah dilakukan operasi pada opOperator RelasionalOperator relasional pada Java dapat digunakan untuk membandingkan antara dua variabel data,lebih lengkapnya dapat dilihat dalam tabel berikut ini:Tabel 2.4 Operator relasional Operator Penggunaan Deskripsi op1 > Menghasilkan true jika op1 lebih besar dari > op2 op2 9Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java op1 >= Menghasilkan true jika op1 lebih besar atau >= op2 sama dengan dari op2 op1 < Menghasilkan true jika op1 lebih kecil dari < op2 op2 op1 <= Menghasilkan true jika op1 lebih kecil atau <= op2 sama dengan dari op2 op1 == == Menghasilkan true jika op1 sama dengan op2 op2 op1 != Menghasilkan true jika op1 tidak sama dengan != op2 op2Contoh program 10Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java /RelationalDemo.java public class RelationalDemo { public static void main(String[] args) { int i = 37; int j = 42; int k = 42; System.out.println("Nilai variabel..."); System.out.println(" i = " + i); System.out.println(" j = " + j); System.out.println(" k = " + k); System.out.println("Lebih besar dari..."); System.out.println(" i > j = " + (i > j)); System.out.println(" j > i = " + (j > i)); System.out.println(" k > j = " + (k > j)); System.out.println("Lebih besar atau sama dengan..."); System.out.println(" i >= j = " + (i >= j)); //false System.out.println(" j >= i = " + (j >= i)); //true System.out.println(" k >= j = " + (k >= j)); //true System.out.println("Kurang dari..."); System.out.println(" i < j = " + (i < j)); //true System.out.println(" j < i = " + (j < i)); //false System.out.println(" k < j = " + (k < j)); //false System.out.println("Kurang dari atau sama dengan..."); System.out.println(" i <= j = " + (i <= j)); //true System.out.println(" j <= i = " + (j <= i)); //false System.out.println(" k <= j = " + (k <= j)); //true System.out.println("Sama dengan..."); System.out.println(" i == j = " + (i == j)); //false System.out.println(" k == j = " + (k == j)); //true System.out.println("Tidak sama dengan..."); System.out.println(" i != j = " + (i != j)); //true System.out.println(" k != j = " + (k != j)); //false } }Operator KondisionalOperator kondisional dalam Java ada enam macam sebagaimana digambarkan pada tabel di bawah:Tabel 2.5 Operator kondisional Operator Penggunaan Deskripsi op1 && Menghasilkan true jika op1 dan op2, keduanya && op2 bernilai boolean true 11Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java op1 || Menghasilkan true jika op1 atau op2, salah satunya bernilai boolean || op2 true Menghasilkan true jika op bernilai boolean ! ! op false op1 & Bitwise AND, menghasilkan true jika op1 dan & op2 op2 bernilai true op1 | Bitwise OR, menghasilkan true jika op1 atau op2 salah satunya | op2 bernilai true op1 ^ Menghasilkan true jika salah satu diantara op1 atau op2 bernilai ^ op2 true, namun tidak keduanyaOperator Shift dan Lojik Tabel 2.6 Operator shift dan lojik Operator Penggunaan Deskripsi >> op1 >> op2 Menggeser bit op1 ke kanan sejauh op2 << op1 << op2 Menggeser bit op1 ke kiri sejauh op2 >>> op1 >>> op2 Menggeser bit op1 ke kiri sejauh op2Operator BitwiseOperator bitwise dalam Java juga digunakan untuk memanipulasi bit. Tabel 2.7 Operator Bitwise Operator Penggunaan Deskripsi & op1 & op2 Bitwise AND | op1 | op2 Bitwise OR ^ op1 ^ op2 Bitwise xor ~ ~op2 Bitwise complement 12Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman JavaBitwise ANDBitwise AND akan menghasilkan bit “1” jika kedua operator bernilai bit “1”.Tabel 2.8 Bitwise AND op1 op2 op1 & op2 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1Bitwise ORBitwise OR akan menghasilkan bit “1” jika salah satu operator bernilai bit “1”.Tabel 2.9 Bitwise OR op1 op2 op1 | op2 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1Bitwise XORBitwise XOR akan menghasilkan bit “1” jika kedua operator memiliki nilai bit yang berbedaTabel 2.10 Bitwise XOR op1 op2 op1^op2 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0Contoh program 13Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java //BitwiseDemo.java public class BitwiseDemo { static final int VISIBLE = 1; static final int DRAGGABLE = 2; static final int SELECTABLE = 4; static final int EDITABLE = 8; public static void main(String[] args) { int flags = 0; flags = flags | VISIBLE; flags = flags | DRAGGABLE; if ((flags & VISIBLE) == VISIBLE) { if ((flags & DRAGGABLE) == DRAGGABLE) { System.out.println("Flags are Visible and Draggable."); } } flags = flags | EDITABLE; if ((flags & EDITABLE) == EDITABLE) { System.out.println("Flags are now also Editable."); } } }Operator AssignmentOperator assignment pada Java digunakan untuk memberikan sebuah nilai ke sebuah variabel.Operator assignment hanya berupa „=‟, Tabel 2.11 Operator Assignment Operator Penggunaan Ekivalen dengan += op1 += op2 op1 = op1 + op2 -= op1 -= op2 op1 = op1 - op2 *= op1 *= op2 op1 = op1 * op2 /= op1 /= op2 op1 = op1 / op2 %= op1 %= op2 op1 = op1 % op2 &= op1 &= op2 op1 = op1 & op2 |= op1 |= op2 op1 = op1 | op2 ^= op1 ^= op2 op1 = op1 ^ op2 <<= op1 <<= op2 op1 = op1 << op2 14Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java >>= op1 >>= op2 op1 = op1 >> op2 >>>= op1 >>>= op2 op1 = op1 >>> op2Operator Lainnya Tabel 2.12 Operator lainnya Operator Deskripsi ?: Shortcut if-else statement [] Used to declare arrays, create arrays, and access array elements . Used to form qualified names ( params ) Delimits a comma-separated list of parameters ( type ) Casts (converts) a value to the specified type new Creates a new object or a new array instanceof Determines whether its first operand is an instance of its second operandContoh program //ConditionalOp.java public class ConditionalOp { public static void main(String args[]) { int nBuku = 1; // jumlah buku System.out.println("Saya mempunyai " + nBuku + " buku" + (nBuku == 1 ? "." : "s.")); nBuku++; // Increment jumlah buku System.out.println("Saya mempunyai " + nBuku + " buku" + (nBuku == 1 ? "." : "s.")); } }Controlflow pada JavaOperasi KondisionalIf-Else Statement if-else digunakan untuk mengeksekusi sebuah blok jika memenuhi sebuahkondisi tertentu. Sintaks penggunaannya adalah : 15Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java if (kondisi){ statement }Contoh program //IfDemo1.java class ifDemo1{ public static void main(String args[]){ int idx = 2; if(idx>9){ System.out.println(“Idx lebih besar dari 10”); } } }Ada kalanya kita menginginkan dua pencabangan, yakni jika suatu kondisi terpenuhi, lakukan aksiA, jika tidak, lakukan aksi B. Dua percabangan ini dimungkinkan dengan menggunakan if-else()sebagai berikut : if (kondisi){ statement1 }else{ statement2 }Pada pernyataan di atas, jika kondisi bernilai true, statement 1 akan dijalankan. Sebaliknya, jikakondisi bernilai false, statement 2 yang akan dijalankan.Contoh program //IfDemo2.java class ifDemo2{ public static void main(String args[]){ int idx=0; if(idx>9) System.out.println(“Idx lebih besar dari 9”); }else{ System.out.println(“Idx tidak lebih besar dari 10”); } } } 16Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java//NumberCheck1.javapublic class NumberCheck1{ public static void main(String[] args) { int number = 0; number = 1+(int)(100*Math.random()); if(number%2 == 0) System.out.println("Anda memperoleh bilangan genap, " + number); else System.out.println("Anda memperoleh bilangan ganjil, " + number); }}//NumberCheck2.javapublic class NumberCheck2{ public static void main(String[] args) { int number = 0; number = 1+(int)(100*Math.random()); if(number%2 == 0) { if(number < 50) System.out.println("Anda memperoleh bilangan genap < 50, " + number); } else System.out.println("Anda memperleh bilangan ganjil, " + number); // It isodd }} 17Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java//LetterCheck1.javapublic class LetterCheck1{ public static void main(String args[]) { char symbol = A; symbol = (char)(128.0*Math.random()); if(symbol >= A) { if(symbol <= Z) System.out.println("Anda memiliki huruf besar " + symbol); else if(symbol >= a) if(symbol <= z) System.out.println("Anda memiliki huruf kecil " + symbol); else System.out.println( "Kode lebih besar dari a, tetapi ini bukan huruf"); else System.out.println( "Kode lebih kecil dari a dan bukan huruf"); } else System.out.println("Kode lebih kecil dari A dan bukan huruf!!"); }}//LetterCheck2.javapublic class LetterCheck2{ public static void main(String args[]) { char symbol = A; symbol = (char)(128.0*Math.random()); if(symbol >= A && symbol <= Z) System.out.println("Anda memiliki huruf besar " + symbol); else if(symbol >= a && symbol <= z) System.out.println("Anda memiliki huruf kecil " + symbol); else System.out.println("Kode ini bukan huruf!!"); }} 18Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java //LetterCheck3.java public class LetterCheck3 { public static void main(String args[]) { char symbol = A; symbol = (char)(128.0*Math.random()); if(Character.isUpperCase(symbol)) System.out.println("Anda memiliki huruf besar " + symbol); else if(Character.isLowerCase(symbol)) System.out.println("Anda memiliki huruf kecil " + symbol); else System.out.println("Kode ini bukan huruf!!"); } }Switch-CaseStatement switch-case digunakan untuk mengeksekusi sebuah blok jiak memenuhi sebuah kondisitertentu.Contoh program //SwitchDemo.java public class SwitchDemo { public static void main(String[] args) { int month = 8; switch (month) { case 1: System.out.println("Januari"); break; case 2: System.out.println("Februari"); break; case 3: System.out.println("Maret"); break; case 4: System.out.println("April"); break; case 5: System.out.println("Mei"); break; case 6: System.out.println("Juni"); break; case 7: System.out.println("Juli"); break; case 8: System.out.println("Agustus"); break; case 9: System.out.println("September"); break; case 10: System.out.println("Oktober"); break; case 11: System.out.println("November"); break; case 12: System.out.println("Desember"); break; } } } 19Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java //SwitchDemo2.java public class SwitchDemo2 { public static void main(String[] args) { int month = 2; int year = 2000; int numDays = 0; switch (month) { case 1: case 3: case 5: case 7: case 8: case 10: case 12: numDays = 31; break; case 4: case 6: case 9: case 11: numDays = 30; break; case 2: if ( ((year % 4 == 0) && !(year % 100 == 0)) || (year % 400 == 0) ) numDays = 29; else numDays = 28; break; } System.out.println("Jumlah hari = " + numDays); } }Operasi PengulanganWhileStatement while digunakan untuk mengeksekusi sebuah blok secara berulang selama memenuhikondisi tertentu. Sintaks penggunaannya adalah sebagai berikut: while (ekspresi) { statement }Pada pernyataan di atas, selama ekspresi menghasilkan nilai true, statement yang ada akandieksekusi secara terus menerus. 20Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman JavaContoh program //WhileDemo.java class WhileDemo{ public static void main(String args[]){ String str1 = “Welcome”; int idx = 0; while(idx<str1.length()){ System.out.println(“Karakter ke : “ +idx+”=”+str1.charAt(idx)); idx++; } } } //WhileLoop.java public class WhileLoop { public static void main(String[] args) { int limit = 20; int sum = 0; int i = 1; while(i <= limit) sum += i++; System.out.println("sum = " + sum); } }Do-WhileSama halnya dengan while, statement do-while digunakan untuk mengeksekusi sebuah blok secaraberulang sampai tidak memenuhi kondisi tertentu. Pada penggunaan while, ekspresi diperiksa padasaat awal, jadi ada kemungkinan blok statement dalam while tidak pernah dieksekusi. Padapenggunaan do-whilw, ekspresi tidak diperiksa pada saat awal eksekusi, jadi minimal blokstatement do-while akan dieksekusi sekali. Sintaks penggunaannya sebagai berikut: do{ statement }while (ekspresi) {Contoh program 21Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java //DoWhileLoop.java public class DoWhileLoop { public static void main(String[] args) { int limit = 20; int sum = 0; int i = 1; do { sum += i; i++; } while(i <= limit); System.out.println("sum = " + sum); } }For Statement for digunakan untuk mengeksekusi sebuah blok secara berulang dalam sebuahrange tertentu. Sintaks penggunaannya adalah sebagai berikut: for (inisialisasi;terminasi;increment) { statement }Increment dalam for merupakan ekspresi yang dieksekusi pada awal eksekusi for. Terminasidigunakan untuk menentukan kapan pengulangan akan dihentikan. Increment merupakan ekspresiyang akan dieksekusi setiap selesai melakukan satu looping (pengulangan). Perlu diperhatikanbahwa ketiga bagian di dalam for() bersifat opsional, jadi boleh tidak ada. Namun, jika ketigabagian di atas kosong, akan menyebabkan terjadinya pengulangan tanpa henti (loop forever).Contoh program //ForLoop1.java class ForLoop1{ public static void main(String args[]){ for (int idx=0;idx<10;idx++){ System.out.println(idx +” ”); } System.out.println(“”); } } 22Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java//ForLoop2.javapublic class ForLoop2{ public static void main(String[] args) { int limit = 20; int sum = 0; for(int i = 1; i <= limit; i++) sum += i; System.out.println("sum = " +sum); }}//ForLoop3.javaclass ForLoop3{ public static void main(String args[]){ int idx=0; for(;idx<10;){ System.out.println(idx +” “); idx++; } System.out.println(“”); }}//ForLoop4.javapublic class ForLoop4{ public static void main(String[] args) { int limit = 20; int sum = 0; for(double radius = 1.0; radius <= 2.0; radius += 0.2) { System.out.println("radius = " + radius + " area = " +Math.PI*radius*radius); } }} 23Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java//Factorial1.javapublic class Factorial1{ public static void main(String[] args) { long limit = 20; long factorial = 1; for(int i = 1; i <= limit; i++) { factorial = 1; int j =2; while(j <= i) factorial *= j++; System.out.println(i + "!" + " adalah " + factorial); } }}//Factorial2.javapublic class Factorial2{ public static void main(String[] args) { long limit = 20; long factorial = 1; OuterLoop: for(int i = 1; i <= limit; i++) { factorial = 1; for(int j = 2; j <= i; j++) { if(i > 10 && i % 2 == 1) continue OuterLoop; factorial *= j; } System.out.println(i + "!" + " adalah " + factorial); } }} 24Andino Maseleno
    • Bab 1 – Pemrograman Java//BilanganPrima.javapublic class BilanganPrima{ public static void main(String[] args) { int nValues = 50; boolean isPrime = true; for(int i = 2; i <= nValues; i++) { isPrime=true; for(int j = 2; j < i; j++) { if(i % j == 0) { isPrime = false; break; } } if(isPrime) System.out.println(i); } }} 25Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro EditionBab 2Java 2 Micro Edition Java 2 Micro Edition (J2ME) merupakan bagian dari teknologi Java 2, seperti yang terlihatpada Gambar 2.1, yang digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi Javapada handheld devices atau perangkat-perangkat semacam ponsel, Palm, PDA, dan PocketPC. Gambar 2.1 Java 2 Flatform Java 2 micro edition berguna untuk membangun sebuah aplikasi pada peralatan denganjumlah memori dan kapasitas penyimpanan yang terbatas, serta kemampuan user interface yangterbatas seperti perangkat komunikasi bergerak yaitu handphone dan PDA, yang memilikikarakteristik berbeda dengan sebuah personal komputer. Java 2 micro edition terdiri atas komponen-komponen sebagai berikut:1. Java Virtual Machine (JVM) JVM yang ada pada paket J2ME dirancang agar bisa dijalankan pada berbagai perangkat handheld yang kompatibel dengan java dan komponen ini untuk menjalankan program-program java pada emulator.2. Java API (Application Programming Interface) Komponen ini kumpulan dari librari untuk menjalankan dan mengembangkan program java pada handheld devices, misalnya kelas-kelas java untuk manipulasi layer ponsel, mendeteksi 26Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro Edition masukan tombol ponsel dan menyimpan file3. Tools lain untuk pengembangan aplikasi java, semacam emulator Motorolla. Java 2 micro edition memiliki dua jenis aplikasi yaitu:1. Walled garden application, yaitu aplikasi yang berdiri sendiri atau stand-alone pada handphone tanpa perlu mengakses sumber data eksternal melalui jaringan pembawa atau carrier network. contoh aplikasi ini adalah kalkulator, organizer.2. Network aware application. Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk mengakses sumber data eksternal. contoh aplikasi e-mail yang berada didalam handphone. Java 2 Micro Edition dibagi menjadi dua buah bagian yang dikenal dengan istilahconfiguration dan profiles, seperti yang terlihat pada Gambar 2.2. Configuration adalah spesifikasiyang menjelaskan tentang sebuah virtual machine dan Application Programming Interface dasaryang dapat digunakan dalam class-class tertentu. Profile menyediakan implementasi-implementasitambahan yang spesifik dari sebuah handheld devices. Sebuah profile dibangun dalam sebuahconfiguration, namun menambahkan beberapa Application Programming Interface khusus agardihasilkan sebuah lingkungan yang lengkap untuk membangun aplikasi. Gambar 2.2 Configuration dan Profile pada J2ME ApplicationJava 2 Micro Edition Configuration Java 2 micro edition configuration mendefinisikan lingkungan kerja J2ME runtime. karenasetiap handheld devices memiliki fitur berbeda, J2ME configuration dirancang untuk menyediakanlibrari standar yang mengimplementasikan fitur standar dari sebuah handheld devices. lingkungan 27Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro Editionkerja J2ME configuration yang dimaksud meliputi java virtual machine (JVM) digunakan untukmenjalankan program java, dan java virtual machine pada J2ME yang berbeda dengan J2ME padajava development kit (JDK) karena hanya fitur-fitur penting berkaitan dengan perangkat wirelessyang diimplementasikan. Ada dua kategori J2ME configuration saat ini yaitu:1. CLDC (Connected Limited Device Configuration). Kategori ini umumnya digunakan untuk aplikasi java pada handphone seperti Nokia, Samsung, Motorola, dan PDA (Personal Digital Assistants) Umumnya peralatan wireless untuk perangkat tersebut memiliki kapasitas memori yang kecil berukuran 160-512 KiloBytes dan dengan koneksi jaringan yang tidak tetap2. CDC (Connected Device Configuration) Kategori ini umumnya digunakan untuk aplikasi java pada perangkat-perangkat handheld devices dengan kapasitas memori yang lebih besar berukuran minimal 2 Mbytes dan dengan koneksi jaringan yang lebih kokoh contohnya internet television, nokia communicator, TV pada mobil dan lain-lain. Perbedaan antara CLDC dan CDC dapat dilihat pada tabel 2.1Tabel 2.1 Perbedaan CLDC dan CDC CLDC CDC Mengimplementasikan subset dari J2SE Mengimplementasikan seluruh fitur pada J2SE Processor 32 Bit Processor 16 Bit JVM yang digunakan dikenal dengan nama JVM yang digunakan dikenal dengan nama connected virtual machine (CVM) Kilobyte virtual machine (KVM)Java 2 Micro Edition Profile J2ME profile menyediakan implementasi-implementasi tambahan yang sangat spesifik darisebuah handheld devices. contohnya sebuah ponsel memiliki kemampuan standar dari sebuahponsel yaitu untuk berkomunikasi, namun setiap ponsel memiliki fitur-fitur tersendiri misalnyaSiemens bisa menyimpan mp3 dan nokia memiliki game dan lain sebagainya, kemampuan standaritulah yang diimplementasikan oleh J2ME configuration sedangkan kemampuan atau fitur lainnyadiimplementasikan oleh J2ME profile. Jadi sebuah profile dibangun dalam sebuah configuration 28Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro Editionnamun menambahkan beberapa Application Programming Interface (API) khusus agar dihasilkansebuah lingkungan yang lengkap untuk membangun aplikasi. Ada lima kategori J2ME profile saat ini yaitu Mobile Information Device Profile (MIDP),Foundation Profile (FP), Personal Profile, RMI Profile, Personal Digital Assistance Profile.Connected Limited Device Configuration (CLDC) CLDC digunakan untuk implementasikan program java pada perangkat-perangkat keras denganukuran memori yang sangat terbatas, akibatnya fitur-fitur yang kurang penting untukdiimplementasikan dalam handheld devices yang bersangkutan dari java 2 harus dibuang. Fitur-fituryang dibuang tersebut antara lain:1. Tidak ada dukungan untuk floating point Kelas-kelas untuk perhitungan floating point, yakni java.lang.Float dan java.lang.Double dibuang dari CLDC.2. Tidak ada dukungan untuk finalisasi objek Garbage collector digunakan untuk “bersih-bersih memori” membuang fungsi finalize pada kelas java.lang.Object, sekalipun fungsi ini penting pada Java 2.3. Tidak ada dukungan untuk JNI (Java Native Interface) Kelas JNI yang memungkinkan Java mengakses library yang dibuat dengan bahasa selain Java seperti C, C++, dan Basic , tidak didukung oleh CLDC.4. Penanganan kesalahan/exception yang terbatas CLDC hanya mendefisinikan tiga kelas untuk penanganan kesalahan / exception yaitu kelas java.lang.Error, Kelas java.lang.OutOfMemory, Kelas java.lang.virtual Machine Error. Kelas-kelas standar bawaan java 2 standard edition (J2SE) yang didukung oleh CLDC adalahsebagai berikut: 29Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro EditionTabel 2.2 Kelas-kelas pada J2SE yang ada pada CLDC. Nama Paket (Java Package) Nama Kelas (Java Class) Java.io DataInput DataOutput DataInputStream InputStream DataOutputStream OutputStream InputStreamReader OutputStreamWriter Reader Writer EOFException IOException PrintStream InterruptedException UnsupportedEncodingException UTFDataFormatException ByteArrayInputStream ByteArrayOutputStream 30Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro EditionJava.lang ArithmeticException StringBuffer SecurityException Exception InterruptedException Runnable RuntimeException Runtime NullpointerException Character InstantiationException Boolean ClassCastException Integer ClassNotFoundException System IllegalAccessException Object IllegalArgumentException Byte NumberFormatException Thread ArrayStoreException String OutOfMemoryError Throwable VirtualMachineError Error IllegalThreadStateException Long IndexOutOfBoundException Math IllegalMonitorStateException Class 31Andino Maseleno NegativeArraySizeException
    • Bab 2 – Java 2 Micro Edition Java.util Calendar Date Enumeration Hastable Random Stack Time Vector EmptyStackException NoSuchElementException Kelas-kelas tambahan yang tidak ada dalam java 2 standard edition (J2SE) adalahjavax.microedition, yang menyediakan API (Application Programming Interface) untukimplementasi program pada handheld devices.KToolbar KToolbar merupakan lingkungan pengembangan yang disediakan oleh J2ME WirelessToolkit untuk pengembangan MIDlet. Aplikasi yang kita buat terdiri atas direktori-direktori berikut:1. src Berisi file-file kode Java.2. bin Berisi file-file JAD, JAR, dan manifest.3. lib Berisi file-file yang diperlukan dalam format JAR atau ZIP.4. res Berisi file-file resource.Berikut adalah gambar Ktoolbar dari J2ME Wireless Toolkit: 32Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro Edition Gambar 2.3 Ktoolbar, lingkungan pengembangan Java MIDP(MIDlet)Emulator Dalam membuat aplikasi MIDlet kita tidak perlu mencobanya langsung ke perangkathandheld device. Kita bisa mencobanya terlebih dahulu dengan menggunakan sebuah emulator.Disini kita menggunakan 2 jenis emulator, yaitu emulator DefaultGrayPhone dan emulatorDefaultColorPhone. Perbedaan dari keduanya adalah terletak pada layarnya. Pada emulatorDefaultGrayPhone hanya memiliki warna hitam dan putih layaknya handphone biasa yang tidakberwarna. Beda dengan emulator DefaultColorPhone yang memiliki layar berwarna.Gambar berikut menunjukkan emulator DefaultGrayPhone: 33Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro Edition Gambar 2.4 Emulator DefaultGrayPhoneEmulator DefaultColorPhone tampak seperti gambar 2.5 dibawah ini: 34Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro Edition Gambar 2.5 Emulator DefaultColorPhoneMIDLET Midlet merupakan aplikasi yang dibuat menggunakan java 2 micro edition dengan profileMobile Information Device Profile (MIDP). Midlet berjalan dalam sebuah perangkat handheldtetapi midlet tidak berinteraksi langsung dengan hardware dari ponsel atau perangkat handheld yanglainnya melainkan berinteraksi melalui application management software (AMS). Terdapat 3 buah tool untuk membuat sebuah aplikasi MIDlet maupun J2ME lainnya. Tool-tooltersebut yaitu Java Development kit (JDK) versi 1.3 atau yang lebih tinggi, J2ME Wireless Toolkitatau J2MEWTK yang merupakan paket-paket tool yang mudah digunakan dalam membuat maupunmenguji sebuah aplikasi Midlet, dan sebuah Text editor seperti Notepad, Ultraedit, JEdit dansebagainya. Secara umum terdapat beberapa hal penting dalam membuat sebuah aplikasi MIDlet, 35Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro Editionyaitu menyangkut lifecycle, Graphical user interface (GUI), dan Application Descriptor .LifeCycle Midlet Lifecycle dari sebuah midlet ditangani oleh Application Management Software (AMS). AMS iniadalah sebuah lingkungan tempat siklus dari sebuah midlet mampu diciptakan, dijalankan,dihentikan, maupun dihilangkan. AMS juga merupakan program bawaan yang ada dalam perangkathandheld tersebut yang berguna untuk mengatur manajemen aplikasi midlet yang ada. Ada tiga status dalam Lifecycle sebuah midlet, yang terdapat pada tabel berikut ini:Tabel 2.3 Status Lifecycle sebuah Midlet Nama Status Keterangan Pause Status ini terjadi ketika midlet selesai diinisialisasi dan tidak melakukan aksi apapun. Secara garis besar, status midlet adalah pause pada saat : 1. Setelah midlet dibuat dengan konstruktor new( ) . 2. Dari status Active, kemudian berhasil memanggil fungsi MIDdlet.pauseApp( ). 3. Dari status Active, kemudian berhasil memanggil fungsi MIDlet.notifyPaused( ). 4. Dari status Active, namun ketika akan start( ) terjadi kesalahan berupa exception : MIDletStateChangeException Active Status ini terjadi ketika midlet sedang aktif / berjalan dengan normal, yakni setelah memanggil fungsi MIDlet.startApp( ) Destroyed Status ini terjadi ketika midlet berhenti berjalan atau exit, sehingga seluruh sumber daya yang digunakan akan dibebaskan. Status ini terjadi ketika berhasil dilakukan pemanggilan fungsi MIDlet.destroyApp( ) atau MIDlet.notifyDetroyed( ). Jika digambarkan, perubahan status dalam daur hidup (lifecycle) dalam sebuah midlet dapatdilihat pada gambar 2.6 36Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro Edition new( ) Paused destroyApp( ) pauseApp( ) Destroyed startApp( ) Active destroyApp( ) Gambar 2.6 LifeCycle dan perubahan status sebuah MidletEksekusi MIDlet Umumnya urutan eksekusi sebuah MIDlet adalah sebagai berikut:1. AMS (Application Management Software) menginisilisasi sebuah objek MIDlet, sehingga midlet berada pada status paused.2. Ketika AMS memutuskan bahwa midlet sudah waktunya dijalankan, maka AMS memanggil fungsi MIDlet.startApp( ) sehingga midlet akan mulai aktif berfungsi.3. Ketika AMS memutuskan midlet harus dinonaktifkan sementara, maka AMS akan memanggil fungsi MIDlet.pauseApp( ) sehingga midlet akan berhenti bekerja.4. Ketika AMS memutuskan bahwa midlet harus dinonaktifkan selamanya, maka AMS akan memanggil fungsi MIDlet.destroyApp( ) sehinggax alokasi memori yang digunakan oleh midlet yang bersangkutan akan dibersihkan. 37Andino Maseleno
    • Bab 2 – Java 2 Micro EditionGraphical User Interface (GUI) Perangkat handheld semacam handphone memiliki berbagai keterbatasan, keterbatasan-keterbatasan ini menyebabkan perlunya ada teknik pemrograman GUI yang berbeda dengan teknikpemrograman yang umumnya digunakan pada aplikasi-aplikasi yang dijalankan pada sebuahkomputer. Connected Limited Device Connection (CLDC) tidak menyediakan fungsi-fungsi untukGUI, namun fungsi-fungsi ini ditangani oleh Mobile Information Device Profile (MIDP). Semua fungsi-fungsi untuk antarmuka berbasis window (GUI) ditangani oleh paketjavax.microedition.lcdui. Graphical user interface yang disediakan oleh MIDP terbagi atas dua levelyaitu High Level dan Low Level. Pada level pemrograman yang rendah (low level) fungsionalitasnyalebih spesifik ke jenis handheld yang digunakan hal ini memungkinkan kurangnya portabilitasmidlet yang dibuat, misalnya midlet pada handheld Motorola, midlet tersebut belum tentu bisadijalankan dengan baik pada handheld lain. Mirip dengan game-game pada ponsel Nokia contohnyasnake, yang jika dijalankan pada ponsel siemens tidak akan jalan dikarenakan keperluan gamemembutuhkan fungsi-fungsi untuk menggambar dan mengolah sesuatu yang levelnya sudah pixel-pixel gambar. Kelas-kelas untuk pemrograman GUI pada level yang rendah diimplementasikan olehkelas javax.microedition.lcdui.canvas. Pada level pemrograman yang tinggi (high level) merupakan level pemrograman yangdianjurkan karena aplikasi midlet akan lebih portable dengan banyak perangkat handheld yangberbeda. Misalnya untuk mengembangkan sebuah form-form windows midlet pada handheldmotorola maka jika dijalankan aplikasi midlet pada handheld lain hasilnya akan sama. Kelas-kelasuntuk manajemen pemrograman yang tinggi akan diimplementasikan oleh kelasjavax.microedition.lcdui.screen.Application Descriptor Aplikasi wireless dikemas dalam sebuah kemasan yang berekstensi *.JAR. Selain itu dikenalpula file *.JAD yang disebut sebagai application descriptor yang berguna untuk mendeskripsikanisi dari file JAR tadi. Kedua file ini haruslah di-upload ke ponsel pengguna agar aplikasi dapatdijalankan. 38Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIBab 3Pemrograman GUI Berbeda dengan sebuah komputer desktop, perangkat handheld semacam handphone,Palm, dan organizer memiliki berbagai keterbatasan, misalnya ukuran layar yang jauh lebih kecildan masukan input yang tidak berupa mouse. Keterbatasan-keterbatasan ini menyebabkan perlunyaada teknik pemrograman GUI yang berbeda dengan teknik pemrograman yang umumnya digunakanpada aplikasi-aplikasi yang dijalankan pada sebuah komputer. CLDC (Connected Limited DeviceConnection) tidak menyediakan fungsi-fungsi untuk GUI, namun fungsi-fungsi ini akan ditanganioleh MIDP (Mobile Information Device Profile).Jenis Fungsi-fungsi API pada MIDP untuk GUI Fungsi-fungsi untuk pembuatan antarmuka berbasis Window (GUI) yang disediakan olehMIDP terbagi atas dua level, yakni highlevel dan lowlevel. Semua fungsi-fungsi untuk antarmukaberbasis window ini dilakukan oleh paket javax.microedition.lcdui. Pada level pemrograman yanglebih tinggi (highlevel) yang merupakan level pemrograman yang dianjurkan, aplikasi MIDlet akanlebih portabel dengan banyak perangkat handheld yang berbeda. Jadi, misalnya mengembangkansebuah form–form window MIDlet pada handheld Siemens SL45i, jika dijalankan aplikasi MIDlettersebut pada handheld lain, hasilnya akan sama. Kelas-kelas untuk manajemen pemrograman yanglebih tinggi akan diturunkan dari javax.microedition.lcdui.Screen. Pada level pemrograman yang lebih rendah (lowlevel), akan didapatkan fungsionalitas yanglebih spesifik ke jenis handheld yang digunakan. Hal ini memungkinkan kurangnya portabilitasMIDlet yang dibuat, misalnya membuat MIDlet pada handheld Motorola i_85s, MIDlet tersebutbelum tentu bisa dijalankan dengan baik pada handheld lain. Menyerupai dengan game-game padahandphone Nokia 5110, misalnya Snake, yang jika coba dijalankan pada handphone Ericson T10Stidak akan jalan. Kelas-kelas untuk pemrograman GUI pada level yang lebih rendah inidiimplementasikan oleh kelas javax.microedition.lcdui.Canvas danjavax.microedition.lcdui.Graphics.Model Pemrograman GUI pada MIDP Untuk menampilkan sesuatu pada layar, misalnya tulisan, form, dan sebagainya harus 39Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUImengakses display dari handheld yang dapat diakses dengan kelas javax.microedition.lcdui.Display.Objek kedua adalah screen, yang berbeda dengan display. Screen digunakan untuk menanganikomponen-komponen GUI, misalnya window, form, dialogbox, dan menangani masukan daripengguna misalnya dari keypad. Objek screen ini direpresentasikan dengan kelasjavax.microedition.lcdui.Screen. Pada setiap waktu hanya satu objek screen yang bisa ditampilkanoleh objek Display, untuk menampilkan digunakan fungsi setCurrent() pada objek Display.Ada tiga tipe screen pada MIDlet, yakni: Complex Screen ObjectTipe ini mengatur komponen-komponen GUI yang sudah tidak bisa ditambahi oleh komponenscreen yang lain. Misalnya, screen yang berisi objek ListBox untuk meminta masukan user, tidakakan bisa kemudian diisi dengan objek lain. Generic Screen ObjectTipe ini mengatur komponen-komponen GUI Form, yang bisa ditambahi oleh komponen screenyang lain. Misalnya, screen yang berisi objek Form. Low Level Screen ObjectDigunakan oleh subkelas javax.microedition.lcdui.Graphics dan javax.microedition.lcdui.ScreenHighLevel API untuk Pembuatan GUI Kelas-kelas yang menyediakan fungsionalitas untuk pembuatan GUI pada Java MIDP adapada paket javax.microedition.lcdui. pada paket tersebut ada tiga interface dan 21 kelas.Display Kelas Display merupakan kelas yang menyediakan fungsi-fungsi untuk manajemen layarpada perangkat handheld, menampilkan objek screen, dan meyediakan informasi tentang propertidari perangkat handheld yang digunakan. Akses ke layar dapat diacu dengan statik getDisplay()pada kelas Display. public static Display getDisplay(MIDlet m)Penggunaan fungsi ini umumnya dilakukan di dalam fungsi startApp() dimana sebuah MIDlet akanmenjadi aktif, seperti ini:public class yourMIDletName extends MIDlet{ Display display = null; //Konstruktor public yourMIDletName(){ 40Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI } public void startApp(){ display = Display.getDisplay(this); } public void pauseApp(){} public void destroyApp(Boolean unconditional){}} Fungsi-fungsi lain dalam kelas javax.microedition.lcdui.Display adalah sebagai berikut: public Displayable getCurrent(); Menghasilkan objek screen – Displayable yang sedang ditampilkan ke layar. public boolean isColor(); Menghasilkan nilai true jika perangkat handheld yang digunakan mendukung warna atau nilai false jika hanya mendukung grayscale. public int numColors(); Menghasilkan jumlah warna yang didukung oleh perangkat handheld yang bersangkutan. Berikut contoh programnya://Program HelloWorld.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class helloworld extends MIDlet { private Display display; private Alert alert = new Alert("MyAlert"); public helloworld() { display = Display.getDisplay(this); } public void startApp() { TextBox t = new TextBox("Screen Object", "HelloWorld", 256, 0); alert.setType(AlertType.WARNING); alert.setString("This is Alert"); display.setCurrent(alert, t); } public void pauseApp() {} public void destroyApp (boolean unconditional) {}} 41Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIScreen Objek screen menyediakan fungsionalitas untuk interaksi antara pengguna denganperangkat handheld. Objek screen ini memiliki empat jenis objek turunan yang umum digunakan,yakni TextBox, Alert, List, dan Form. Kelas javax.microedition.lcdui.Screen merupakan kelasabstrak dengan dua karakteristik, yaitu objek screen bisa memiliki title dan ticker. Fungsi-fungsidalam objek javax.microedition.lcdui.Screen yang digunakan untuk manajemen properti title danticker adalah: public void setTitle(String s); Untuk menetapkan properti title dari objek screen public String getTitle(); Menghasilkan string properti title dari objek screen public void setTicker(Ticker x); Untuk menetapkan properti ticker dari objek screen public Ticker getTicker(); Menghasilkan objek Ticker yang sedang aktif pada objek screenTicker Ticker merupakan teks yang berjalan pada bagian atas layar aplikasi MIDlet. Sebuah tickerdapat ditempatkan pada objek-objek turunan kelas Screen yang telah disebutkan, yakni TextBox,List, Form, Alert. Berikut contoh program kelas javax.microedition.lcdui.Ticker://Program tickerDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class tickerDemo extends MIDlet { private Display display; private Ticker t; public tickerDemo(){ } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); 42Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI t = new Ticker("This is Ticker"); List l = new List("Simple Choice", Choice.EXCLUSIVE); l.append("Choice 1",null); l.append("Choice 2",null); l.setTicker(t); display.setCurrent(l); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}TextBox Kelas TextBox merupakan kelas turunan dari kelas abstrak javax.microedition.lcdui.Screen.TextBox menyediakan media untuk menerima masukan teks dari keypad pengguna handheld. Jadijika aplikasi MIDlet Anda membutuhkan masukan dari pengguna, misalnya password, nama, alamatdan informasi berbasis teks lainnya Anda akan menggunakan objek TextBox ini. Konstruktor darikelas TextBox ini adalah:public TextBox(String title, String text, int maxSize, int constraints)parameter-parameter: String title Untuk memberikan title pada Screen String text Untuk memberikan nilai awal pada TextBox int maxSize Untuk memberikan batasan maksimal jumlah karakter yang bisa diterima oleh TextBox. Jadi Anda tidak akan bisa memasukkan karakter yang jumlahnya melebihi batas maksimal ini. int constraint Ada beberapa nilai yang bisa digunakan untuk parameter ini, yakni:1. TextField.ANYArtinya, bisa memasukkan sembarang karakter teks2. TextField.EMAILADDRArtinya, bisa memasukkan teks yang merupakan alamat email. Misalnya : 43Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIandinomaseleno@yahoo.com3. TextField.NUMERICArtinya, hanya bisa memasukkan teks berupa angka saja.4. TextField.PHONENUMBERArtinya, hanya bisa memasukkan teks berupa nomor telepon saja, misalnya +628156037413,08122311345.5. TextField.URLArtinya, bisa memasukkan teks berupa alamat web atau URL lain, misalnyahttp://andinomaseleno.net6. TextField.PASSWORDArtinya memasukkan password pada saat login ke Windows, masukan akan ditampilkan dengankarakter tertentu, misalnya ‘*’. Tipe batasan ini bisa digunakan dengan tipe batasan yang laindengan menggunakan operator ‘|’ sehingga menambah kemampuan pembatasan yang ada.Fungsi penting dalam kelas TextBox lainnya adalah : public int size() Menghasilkan jumlah karakter yang saat ini telah dimasukkan dalam TextBox. public void delete(int offset, int length); Menghapus karakter dari posisi offset sepanjang jumlah karakter = length. public int getCarerPosition(); Menghasilkan posisi kursor pada TextBox saat ini. public String getString(); Menghasilkan string yang saat ini ada pada TextBox. public void setString(String str); Menetapkan string pada TextBox menjadi str pada parameter fungsi di atas. public void insert(String str, int position); Memasukkan string str pada parameter fungsi di atas pada TextBox mulai dari posisi position. Berikut contoh programnya://Program textBoxDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.Textbox.*;public class textBoxDemo extends MIDlet { private Display display; 44Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public textBoxDemo(){ } public void startApp(){ display = Display.getDisplay(this); TextBox t = new TextBox("This is TextBox","",256,TextField.ANY); Integer maxSize = new Integer(t.getMaxSize()); String toPrint = "Jumlah maksimal karakter"; t.setString(toPrint +"="+maxSize.toString()); display.setCurrent(t); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional){ }}List Kelas list (javax.microedition.lcdui.List) merupakan kelas turunan dari kelas abstrakjavax.microedition.lcdui.Screen yang menyediakan masukan pilihan (multiple choice) pada layar.Konstruktor dari kelas List ini ada dua, yakni:public List (String title, int listType)public List (String title, int listType, String[] listElement, Image[]listImages)Parameter-parameter: String title Untuk memberikan title pada list Int listType Tipe list yang diberikan dapat berisi 1. Choice.EXCLUSIVE Berarti setiap saat hanya bisa dipilih 1 buah pilihan] 2. Choice.IMPLICIT Sama halnya dengan Choice.EXCLUSIVE, namun penampilannya berbeda 3. Choice.MULTIPLE Berarti pengguna bisa memilih lebih dari 1 pilihan String[] listElement 45Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI Merupakan array dari elemen list yang akan ditampilkan Image[] listImage Merupakan array dari gambar (javax.microedition.lcdui.Image) elemen list yang akan ditampilkan.Jika menggunakan konstruktor yang pertama public List(String title, int listType), akan dibuatsebuah list kosong yang kemudian bisa menambahkan, menyisipkan, atau mengganti pilihan dalamlist. Fungsi-fungsi yang berkaitan dengan hal ini adalah: public int append(String element, Image image) Menambahkan satu elemen pada daftar pilihan dengan gambar tertentu. Jika tidak akan menampilkan gambar, parameter image bisa di set null. Fungsi ini menghasilkan nilai integer yang menunjukkan indeks lokasi dimana elemen baru saja ditambahkan. public void insert(int index, String element, Image image) Menyisipkan satu elemen pada daftar pilihan dengan gambar tertentu pada lokasi yang ditentukan oleh nilai parameter index. Jika tidak akan menampilkan gambar, parameter image bisa di set null. public void set(int index, String element, Image image) Menetapkan satu elemen pada daftar pilihan di lokasi yang ditentukan oleh nilai parameter index dengan gambar tertentu. Jika tidak akan menampilkan gambar, parameter image bisa di set null. Contoh penggunaan kelas list sebagai berikut://Program listDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class listDemo extends MIDlet{ private Display display; public listDemo(){ } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); List myList = new List("This is List", Choice.IMPLICIT); myList.append("Choice 1",null); myList.append("Choice 2",null); myList.append("Choice 3",null); myList.insert(1,"Inserted Choice",null); 46Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI display.setCurrent(myList); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Fungsi penting dalam kelas List lainnya adalah: public Image getImage(int index) Jika objek List menggunakan gambar, fungsi ini menghasilkan objek Image yang digunakan pada lokasi seperti yang disebutkan parameter index. public String getString(int index) Menghasilkan string teks yang ada pada objek List pada lokasi ke index public boolean isSelected(int index) Menghasilkan nilai true jika elemen ke-index dipilih oleh pengguna, jika tidak maka akan menghasilkan nilai false. public void delete(int index) Menghapus elemen ke-index pada daftar pilihan yang ada. public int getSelectedIndex() Menghasilkan nilai indeks lokasi dimana sebuah elemen dipilih. public int size() Menghasilkan nilai jumlah elemen dalam listForm Bekerja dengan form memungkinkan untuk menampilkan beberapa komponen GUIsemacam daftar pilihan, masukan teks (textbox) dalam stu layar. Form diimplementasikan olehkelas javax.microedition.lcdui.Form. Form dapat menampung komponen-komponen yang disebutitem dalam satu layar, yaitu item-item tersebut adalah textfields, gauge, dan choice groups. Item-item tersebut merupakan implementasi dari kelas turunan Item (javax.microedition.lcdui.Item). Adadua konstruktor form yang umum digunakan, yakni:Public Form(String title)Public Form(String title, Item[] items) 47Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIKonstruktor pertama secara sederhana menyediakan sebuah form dengan judul form sepertiparameter title yang diberika, sedangkan konstruktor yang kedua juga mendefinisikan item-item apasaja yang akan ada di form yang akan dibuat. Sebagai gambaran, berikut contoh programnya://Program formDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class formDemo extends MIDlet { private Display display; public formDemo() { } public void startApp() { Display display = Display.getDisplay(this); Form f = new Form("Empty Form"); display.setCurrent(f); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Fungsi-fungsi berikut adalah fungsi-fungsi penting dalam kelas Form: public int append(Image img) Menambahkan gambar ke form yang dibungkus dalam kelas javax.microedition.lcdui.Image. public int append(Item itm) Menambahkan item ke form yang merupkan kelas-kelas turunan Item (javax.microedition.lcdui.Item). public int size() Menghasilkan nilai integer yang merupakan jumlah item dalam form. public void delete(int numItem) Menghapus elemen atau item ke-numItem pada form. public Item get(int numItem) Menghasilkan objek Item pada form yang merupakan item ke numItem. public void set(int numItem, Item itm) 48Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI Menetapkan item ke-numItem menjadi objek Item sesuai parameter itm. public void insert(int numItem, Item itm) Menyisipkan item pada item ke-numItem dengan objek Item sesuai parameter itm.Kelas Item (javax.microedition.lcduiKomponen-komponen yang bisa diletakkan dalam sebuah form merupakan komponen-komponenyang memiliki kelas yang merupakan kelas turunan dari kelas abstrak javax.microedition.lcdui.Item.Komponen-komponen tersebut adalah: ChoiceGroup Kelas ini menyediakan komponen yang mirip dengan list, yakni untuk menyediakan daftar pilihan. DateField Kelas ini menyediakan komponen untuk memasukkan informasi tanggal dan waktu. Gauge Kelas ini menyediakan komponen grafik horizontal yang biasanya digunakan untuk memberikan gambaran berapa persen proses berjalan. Image dan ImageItem Kelas ini menyediakan komponen grafik untuk manipulasi gambar. StringItem Kelas ini menyediakan komponen teks string yang tidak bisa diedit oleh pengguna. TextField Kelas ini menyediakan komponen untuk masukan teks string oleh pengguna.ChoiceGroupKelas ChoiceGroup (javax.microedition.lcdui.ChoiceGroup) merupakan kelas turunan dari kelasabstrak javax.microedition.lcdui.Item yang menyediakan masukan pilihan (multiple choice) padalayar. Konstruktor dari kelas ChoiceGroup ini ada dua, yakni:public ChoiceGroup(String title, int choiceType)public ChoiceGroup(String title, int choiceType, String[] choiceElement, Image[]choiceImages)Parameter-parameter: String title 49Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI Untuk memberikan title pada daftar pilihan yang ditampilkan. int choiceType Tipe pilihan ini yang digunakan, dapat berisi: 1. Choice.EXCLUSIVE Berarti setiap saat hanya bisa dipilih 1 buah pilihan saja. 2. Choice.MULTIPLE Berarti pengguna bisa memilih lebih dari 1 pilihan. String[] choiceElement Merupakan array dari elemen pada daftar pilihan yang akan ditampilkan. Image[] choiceImages Merupakan array dari elemen gambar (javax.microedition.lcdui.Image) yang akan ditampilkan pada daftar pilihan. Jika menggunakan konstruktor yang pertama public.ChoiceGroup(String title, intchoiceType), maka akan dibuat sebuah daftar pilihan kosong yang kemudian bisa menambahkan,menyisipkan, atau mengganti pilihan dalam list. Fungsi-fungsi yang berkaitan dengan hal iniadalah: public int append(String element, Image image) Menambahkan satu elemen pada daftar pilihan dengan gambar tertentu. Jika tidak akan menampilkan gambar, parameter image bisa di set null. Fungsi inio menghasilkan nilai integer yang menunjukkan indeks lokasi dimana elemen baru saja ditambahkan. public void insert(int index, String element, Image image) Menyisipkan satu elemen pada daftar pilihan dengan gambar tertentu pada lokasi yang ditentukan oleh nilai parameter index. Jika tidak akan menampilkan gambar, parameter image bisa di set null. public void set(int index, String element, Image image) Menetapkan satu elemen pada daftar pilihan di lokasi yang ditentukan oleh nilai parameter index dengan gambar tertentu. Jika tidak akan menampilkan gambar, parameter image bisa ditetapkan null. Contoh penggunaan kelas ChoiceGroup (javax.microedition.lcdui.ChoiceGroup) adalahsebagai berikut://Program choiceGroupDemo.java 50Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class choiceGroupDemo extends MIDlet { private Display display; public choiceGroupDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Form f = new Form("Pilih yang Anda inginkan"); ChoiceGroup cg = new ChoiceGroup("Pilihan Makanan", Choice.EXCLUSIVE); cg.append("Ayam",null); cg.append("Ikan",null); cg.insert(1,"Telur",null); f.append(cg); display.setCurrent(f); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Fungsi penting dalam kelas ChoiceGroup lainnya adalah: public Image getImage(int index) Jika objek ChoiceGroup menggunakan gambar, maka fungsi ini menghasilkan objek Image yang digunakan pada lokasi seperti yang disebutkan parameter index. public String getString(int index) Menghasilkan string teks yang ada pada objek ChoiceGroup pada lokasi ke-index. public boolean isSelected(int index) Menghasilkan nilai true jika elemen ke-index dipilih oleh pengguna, jika tidak, akan menghasilkan nilai false. public void delete(int index) Menghapus elemen ke-index pada daftar pilihan yang ada. public int getSelectedIndex() Menghasilkan nilai indeks lokasi sebuah elemen dipilih public int size() 51Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI Menghasilkan nilai jumlah elemen dalam daftar pilihan.DateField Kelas DateField (javax.microedition.lcdui.DateField) merupakan kelas turunan dari kelasabstrak javax.microedition.lcdui.Item yang menyediakan masukan berupa waktu atau tanggal untukMIDlet. Konstruktor dari kelas DateField ini ada 2 buah yakni:public DateField(String title, int mode)public DateField(String title, int mode, TimeZone timezone)Parameter-parameter: String title Untuk memberikan title pada masukan tanggal/waktu yang ditampilkan. Int Mode Tipe masukan yang digunakan, dapat berisi: 1. DateField.TIME Berarti digunakan untuk mengambil masukan waktu. 2. DateField.DATE Berarti digunakan untuk mengambil masukan tanggal. 3. DateField.DATE_TIME Berarti digunakan untuk mengambil masukan waktu/tanggal. TimeZone timezone Untuk memberikan informasi zona waktu yang akan digunakan. Kelas TimeZone ada dalam paket java.util. Berikut adalah kode Java untuk menampilkan informasi tanggal pada perangkat handheld://Program dateDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class dateDemo extends MIDlet { private Display display; public dateDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Form f = new Form("Date Information"); 52Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI DateField d = new DateField("Todays date", DateField.DATE); f.append(d); display.setCurrent(f); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Gauge Objek Gauge merepresentasikan grafik batang yang disusun secara horizontal yang dapatdigunakan dalam form untuk merepresentasikan jalannya sebuah proses dan lain sebagainya. ObjekGauge diimplementasikan oleh kelas Gauge(javax.microedition.lcdui.Gauge) yang merupakankelas turunan dari kelas abstrak javax.microedition.lcdui.Item. Konstruktor dari kelas Gauge iniadalah:public Gauge (String title, boolean interactive, int maxValue, int initialValue)Parameter-parameter: String title Untuk memberikan title pada Gauge yang ditampilkan. boolean interactive Apakah akan ditampilkan secara interaktif atau tidak? Jika modenya interaktif, user bisa mengubah progress bar yang ada dan jika modenya tidak interaktif, user tidak bisa mengubah progress bar yang ada. int maxValue Nilai maksimum yang diperbolehkan, dimana nilai ini harus > 0. int initialValue Nilai awal yang digunakan, nilainya antara 0 sampai dengan nilai maksimum yang telah didefinisikan. Agar lebih jelas perhatikan contoh sederhana berikut ini://Program gaugeDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;import java.util.Date; 53Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIpublic class gaugeDemo extends MIDlet { private Display display; public gaugeDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Form f = new Form("What is Gauge ?"); Gauge g1 = new Gauge("This is a Gauge",false,15,1); f.append(g1); display.setCurrent(f); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }} Untuk mendapatkan informasi apakah progress bar yang dibuat bersifat interaktif atau tidakdengan menggunakan fungsi: public boolean isInteractive() Jika dikembalikan nilai true, progress bar bersifat interactive. Dari objek Gauge ini, bisa diperoleh nilai yang sedang ada sekarang, nilai maksimal yangdiperbolehkan dengan fungsi-fungsi berikut: public int getValue() Menghasilan nilai integer dari progress bar yang ada public int getMaxValue() Menghasilkan nilai maksimum dari progress bar yang ada Selain itu, bisa ditetapkan nilai yang sedang ada sekarang, nilai maksimal yangdiperbolehkan dengan fungsi-fungsi berikut: public void setValue(int val) Menetapkan nilai integer dari progress bar yang ada. public void setMaxValue(int maxval) Menetapkan nilai maksimum dari progressbar yang ada. Bisa juga diubah label judul dari progress bar yang ada menggunakan fungsi: public void setLabel(String str) Menetapkan label progress bar yang ada dengan teks string pada parameter. 54Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIStringItemObjek StringItem digunakan untuk meletakkan objek teks string yang tidak bisa diubah olehpengguna secara langsung pada form. Kelas StringItem diimplementasikan oleh kelas StringItem(javax.microedition.lcdui.StringItem) yang merupakan kelas turunan dari kelas abstrakjavax.microedition.lcdui.Item. Konstruktor dari kelas StringItem ini adalah:public Gauge(String label, String content)Parameter-parameter: String title Untuk memberikan title pada objek teks string yang ditampilkan. String content Isi dari teks yang akan ditampilkan pada form. Berikut contoh programnya://Program stringItemDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class stringItemDemo extends MIDlet { private Display display; public stringItemDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Form f = new Form("Greeting"); StringItem si = new StringItem("I say: "Hi Girls"); f.append(si); display.setCurrent(f); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Fungsi-fungsi yang ada di dalam kelas ini adalah: public void setText(String teks) Menetapkan teks sesuai parameter teks yang diberikan pada objek StringItem 55Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public void setLabel(String lbl) Menetapkan label pada objek StringItem sesuai parameter lbl yang diberikan. public String getText() Menghasilkan teks string yang ada pada objek public String getLabel() Menghasilkan label yang ada pada objek StringItem.TextFieldObjek TextField digunakan untuk meletakkan objek teks string yang bisa diubah oleh penggunasecara langsung pada form. Jadi, objek ini mirip dengan objek TextBox. Objek TextFielddiimplementasikan oleh kelas TextField (javax.microedition.lcdui.TextField) yang merupakan kelasturunan dari kelas abstrak javax.microedition.lcdui.Item. Konstruktor dari kelas TextField iniadalah:public TextField(String title, String text, int maxSize, int constraints)Parameter-parameter:String titleUntuk memberikan title pada TextField yang aktif.String textUntuk memberikan nilai awal pada TextField.int maxSizeUntuk memberikan batasan maksimal jumlah karakter yang bisa diterima oleh TextField. Jadi tidakakan bisa memasukkan karakter yang jumlahnya melebihi batas maksimal ini.int constraintAda beberapa nilai yang bisa digunakan untuk parameter ini, yakni:TextField.ANYArtinya, bisa memasukkan sembarang karakter teks.TextField.EMAILADDRArtinya, bisa memasukkan teks yang merupakan alamat email, misalnyaandinomaseleno@yahoo.comTextField.NUMERICArtinya, hanya bisa memasukkan teks berupa angka saja.TextField.PHONENUMBER 56Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIArtinya, hanya bisa memasukkan teks yang berupa nomor telepon saja, misalnya +628156864651,08156864651.TextField.URLArtinya, bisa memasukkan teks berupa alamat Web atau URL lain, misalnyahttp://andinomaseleno.netTextField.PASSWORDArtinya, seperti memasukkan password pada saat logi ke Windows, masukkan akan ditampilkandengan karater tertentu, misalnya ‘*’. Tipe batasan ini bisa digunakan dengan tipe batasan yang laindengan menggunakan operator ‘|’ sehingga menambah kemampuan pembatasan yang ada. Berikut contoh programnya://Program textFieldDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class textFieldDemo extends MIDlet { private Display display; public textFieldDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); TextField lname = new TextField("LoginName","andinomaseleno",25,TextField.ANY); TextField pval = newTextField("Password","secret",45,TextField.ANY|TextField.PASSWORD); Form f = new Form("Sign on"); f.append(lname); f.append(pval); display.setCurrent(f); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Fungsi penting dalam kelas TextField lainnya adalah: 57Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public int size() Menghasilkan jumlah karakter yang saat ini telah dimasukkan dalam TextField public void delete(int offset, int length) Menghapus karakter dari posisi offset sepanjang jumlah karakter = length. public int getCaretPosition() Menghasilkan posisi kursor pada TextField saat ini. public String getString() Menghasilkan string yang saat ini ada pada TextField. public void setString(String str) Menetapkan string pada TextField menjadi str pada parameter fungsi di atas. public void insert(String str, int position) Memasukkan string str pada parameter fungsi di atas pada TextField mulai dari posisi position.Image Objek Image digunakan untuk meletakkan objek gambar yang bisa bersifat immutable ataumutable. Gambar yang bersifat immutable artinya tidak bisa diubah-ubah oleh aplikasi, danumumnya berupa gambar yang diambil dari sebuah file gambar, URL atauu tempat lain. Sebaliknyagambar yang bersifat mutable bisa diubah-ubah oleh aplikasi. Konstruktor dari kelas Image inibersifat statik, sehingga tidak menggunakan operator new untuk membuat sebuah objek Imagemelainkan mengacu ke fungsi createImage() pada objek Image ini:public static void createImage(String name)public static void createImage(Image img)public static void createImage(int width, int height)Konstruktor pertama dan kedua digunakan untuk membuat objek Image yang bersifat immutable.Perlu diketahui bahwa jenis file gambar yang didukung saat ini hanya file dengan format PNG(Portable Network Graphics). Berikut contoh programnya://Program imageDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;import java.io.*;public class imageDemo extends MIDlet { private Display display; public imageDemo() { 58Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); try { Image myimg = Image.createImage("/Andino.png"); Form f = new Form("Andino"); f.append(myimg); display.setCurrent(f); } catch (IOException e) { } } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Fungsi-fungsi penting dalam kelas Image ini adalah: public Graphics getGraphics() Menghasilkan objek Graphics yang bersesuaian dari objek Image yang bersangkutan. public int getHeight() Menghasilkan tinggi/panjang objek gambar yang ada. public int getWidth() Menghasilkan lebar objek gambar yang ada. public boolean isMutable() Menghasilkan nilai true jika objek gambar bersifat mutable.ImageItem Objek ImageItem digunakan untuk mengotrol objek Image yang ada pada form atau alert.Konstruktor dari kelas ImageItem ini adalah:public void ImageItem(String label, Image img, int layout, String altText)Parameter-parameter: String label Untuk memberikan judul pada objek ImageItem yang aktif. String altText 59Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI Untuk memberikan alternatif teks string pada gambar. Image img Objek Image yang akan dikontrol. int layout Ada beberapa nilai yang bisa digunakan untuk parameter ini, yakni: 1. ImageItem.LAYOUT_CENTER Gambar akan diatur agar pada posisi tengah. 2. ImageItem.LAYOUT_DEFAULT Gambar diatur sesuai posisi standarnya. 3. ImageItem.LAYOUT_LEFT Gambar diatur agar pada posisi kiri. 4. ImageItem.LAYOUT_RIGHT Gambar diatur agar pada posisi kanan. 5. ImageItem.LAYOUT_NEWLINE_AFTER Setelah gambar dibuat akan diberikan sebuah baris baru. 6. ImageItem.LAYOUT_NEWLINE_BEFORE Sebelum gambar dibuat akan diberikan sebuah baris baru. Berikut contoh programnya://Program imageDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;import java.io.*;public class imageDemo extends MIDlet { private Display display; public imageDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); try { Image myimg = Image.createImage(myimg); ImageItem item = new ImageItem("My Duke", img2,ImageItem.LAYOUT_NEWLINE_BEFORE, "My Duke"); Form f = new Form ("Duke"); f.append(myimg); 60Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI f.append(item); display.setCurrent(f); } catch (IOException e) { } } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Fungsi-fungsi penting dalam kelas ImageItem ini adalah: public String getAltText() Menghasilkan teks string yang merupakan teks alternatif dari objek ImageItem. public Image getImage() Menghasilkan objek Image dari objek ImageItem yang bersangkutan. public int getLayout() Menghasilkan tipe layout yang digunakan oleh objek ImageItem yang bersangkutan. public void setAltText(String altText) Menetapkan teks string yang merupakan teks alternatif pada objek ImageItem. public void setImage(Image img) Menetapkan objek Image dari objek ImageItem yang bersangkutan. public void setLayout(int layout) Menetapkan tipe layout yang akan digunakan oleh objek ImageItem yang bersangkutan.LowLevel API untuk Pembuatan GUICanvasKelas canvas merupakan kelas yang menyediakan fungsi-fungsi untuk manajemen antarmuka padalevel rendah handheld. Kelas ini merupakan kelas abstrak sehingga harus membuat kelasturunannnya dahulu untuk melakukan manajemen antarmuka pada level rendah. Berikut kodesumber kelas javax.microedition.lcdui.Canvas:package javax.microedition.lcdui.*;public abstrack class Canvas extends Displayable { 61Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public static final int UP = 1; public static final int DOWN = 6; public static final int LEFT = 2; public static final int RIGHT = 5; public static final int FIRE = 8; public static final int GAME_A = 9; public static final int GAME_B = 10; public static final int GAME_C = 11; public static final int GAME_D = 12; public static final int KEY_NUM0 = 48; public static final int KEY_NUM1 = 49; public static final int KEY_NUM2 = 50; public static final int KEY_NUM3 = 51; public static final int KEY_NUM4 = 52; public static final int KEY_NUM5 = 53; public static final int KEY_NUM6 = 54; public static final int KEY_NUM7 = 55; public static final int KEY_NUM8 = 56; public static final int KEY_NUM9 = 57; public static final int KEY_STAR = 42; public static final int KEY_POUND = 35; protected Canvas() { } public int getWidth() { return Display.WIDTH; } public int getHeight() { return Display.HEIGHT; } public boolean isDoubleBuffered() { return Display.IS_DOUBLE_BUFFERED; } public boolean hasPointerEvents() { return Display.POINTER_SUPPORTED; } public boolean hasPointerMotionEvents() { return Display.MOTION_SUPPORTED; } public boolean hasRepeatEvents() { 62Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI return Display.REPEAT_SUPPORTED; } public int getKeyCode(int gameAction) { int n = Display.getKeyCode(gameAction); if (n == 0) throw new illegalArgumentException(); else return s; } public int getGameAction(int keyCode) { int n = Display.getGameAction(keyCode); if (n == -1) throw new IllegalArgumentException(); else return n; } protected void keyPressed(int i) { } protected void keyRepeated(int i) { } protected void keyReleased(int i) { } protected void pointerPressed(int i, int j) { } protected void pointerReleased(int i, int j) { } protected void pointerDragged(int I, int j) { } public final void repaint(int x, int y, int width, int haight) { synchronized(Display.LCDUILock) { super.repaint(x, y, width, height); } } public final void serviceRepaints() { Display d = super.currentDisplay; if (d != null) d.serviceRepaints(); } protected void showNotify() { } 63Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI protected void hideNotify() { } protected abstrack void paint(Graphics g);}Tampak bahwa kelas Canvas merupakan kelas abstrak sekaligus turunan dari kelas Displayable.Penggunaan kelas Canvas umumnya bersamaan dengan kelas Graphics, karena kelas Graphics lahyang menyediakan objek-objek grafik dan fungsi-fungsi yang dibutuhkan untuk manipulasi grafiklevel rendah. Contoh penggunaan kelas Canvas adalah sebagai berikut://Program canvasDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class myCanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { g.setColor(255, 0, 0); g.fillRect(0, 0, getWidth(), getHeight()); g.setColor(255, 255, 255); g.drawString("Selamat Pagi Dunia", 0, 0, g.TOP | g.LEFT); }};public class canvasDemo extends MIDlet { private Display display; public canvasDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new myCanvas(); display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }} Fungsi penting yang berkaitan dengan informasi besarnya dimensi x dan y dari layar yangada adalah: 64Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public int getHeight() Menghasilkan tinggi maksimal atau nilai ordinat maksimal dari layar. public int getWidth() Menghasilkan lebar maksimal atau nilai absis maksimal dari layar.Font Kelas Font (javax.microedition.lcdui.Font) digunakan untuk manipulasi tipe font yangdisediakan oleh perangkat handheld. Font tidak bisa dibuat oleh aplikasi, aplikasi hanya bisameminta font yang diinginkan sesuai tipe, ukuran, dan atribut lain dan sistem akan mengembalikanfont yang paling sesuai ke aplikasi. Atribut dari sebuah font adalah ukuran (size), corak (style), dantipe font (face) sebagai berikut:UkuranAda tiga nilai untuk ukuran, yakni:Font.SIZE_SMALLFont.SIZE_MEDIUMFont.SIZE_LARGEMasing-masing nilai di atas berkaitan dengan ukuran kecil, sedang, dan besar.CorakAda empat nilai untuk corak, yakni:Font.STYLE_BOLDFont.STYLE_ITALICFont.STYLE_PLAINFont.STYLE_UNDERLINEDTipeAda tiga nilai untuk tipe font, yakni:Font.FACE_MONOSPACEFont.FACE_PROPORTIONALFont.FACE_SYSTEM Tidak ada konstruktor untuk kelas ini, umumnya pembuatan objek Font dengan memanggilfungsi statik getFont() yang disediakan oleh kelas Font semacam ini:Font f = Font.getFont(FACE_SYSTEM, STYLE_PLAIN, SIZE_SMALL)Parameter dari fungsi getFont() ada 3, dimana parameter pertama adalah tipe (face), parameter 65Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIkedua adalah corak (style), dan parameter ketiga adalah ukuran (size). Berikut contohprogramnya://Program fontDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class fontCanvas extends Canvas { public void paint (Graphics g) { g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(255,0,0); g.setFont(Font.getFont(Font.FACE_SYSTEM, Font.STYLE_PLAIN,Font.SIZE_LARGE)); g.drawString("System Font", 0, 0, g.LEFT | g.TOP); g.setFont(Font.getFont(Font.FACE_SYSTEM, Font.STYLE_PLAIN,Font.SIZE_MEDIUM)); g.drawString("Medium Size", 0, 15, g.LEFT | g.TOP); g.setFont(Font.getFont(Font.FACE_SYSTEM, Font.STYLE_BOLD,Font.SIZE_MEDIUM)); g.drawString("Bold Style", 0, 30, g.LEFT | g.TOP); g.setFont(Font.getFont(Font.FACE_SYSTEM, Font.STYLE_ITALIC,Font.SIZE_MEDIUM)); g.drawString("Italic Style", 0, 45, g. LEFT | g.TOP); g.setFont(Font.getFont(Font.FACE_SYSTEM, Font.STYLE_UNDERLINED,Font.SIZE_MEDIUM)); g.drawString("Underlined Style", 0, 60, g.LEFT | g.TOP); } };public class fontDemo extends MIDlet { private Display display; public fontDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new fontCanvas(); display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } 66Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Fungsi-fungsi penting lainnya dalam kelas Font adalah: public boolean isBold() Menghasilkan true jika font merupakan huruf tebal. public boolean isItalic() Menghasilkan true jika font merupakan huruf miring. public boolean isPlaint() Menghasilkan true jika font merupakan huruf standar. public boolean isUnderlined() Menghasilkan true jika font merupakan hurut dengan garis bawah. public int getStyle() Mengembalikan corak (style) dari font yang bersangkutan dari layar, apakah Font.STYLE_BOLD, Font.STYLE_PLAIN, Font.STYLE_ITALICS, atau Font.STYLE_UNDERLINED. public int getFace() Mengembalikan tipe font (face) dari font yang bersangkutan dari layar, apakah Font.FACE_MONOSPACE, Font.FACE_PROPORTIONAL atau Font.FACE_SYSTEM. public int getSize() Mengembalikan ukuran font, apakah Font.SIZE_SMALL, Font.SIZE_MEDIUM, atau Font.SIZE_LARGE. public int getHeight Menghasilkan tinggi font yang ada. public int string Width(String str) Menghasilkan lebar dari string str pada parameter.Graphics Kelas Graphics (javax.microedition.lcdui.Graphics) digunakan untuk membuat objek-objekdua dimensi. Komponen-komponen grafik primitif yang bisa dimanipulasi adalah teks, garis,gambar (image), rectangle (untuk objek-objek persegi), dan arcs (untuk lengkungan-lengkungan). 67Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIWarna yang disediakan adalah 24 bit dengan masing-masing 8 bit untuk warna merah (red), 8 bithijau (green), dan 8 bit biru (blue).Warna Jika ingin menggunakan pewarnaan, misalnya untuk menulis teks, menggambar garis ataulengkungan, dan operasi lain pada objek Graphics, bisa menggunakan fungsi sebagai berikut: public void setColor(int red, int green, int blue)Parameter-parameter red, green, blue masing-masing berkaitan dengan warna dasar, yakni merah,hijau, dan biru dan nilainya antara 0-255, misalnya setColor(255,255,0). public void setColor(int RGB) Parameter RGB adalah sepeti 0xRRGGBB, jadi ada bagian RR untuk warna merah (red), GG untuk warna hijau (green), dan biru (blue) dan nilainya adalah nilai hexadesimal (00-FF), misalnya setColor(0x00FF0000).Setiap kali menggunakan fungsi setColor(), maka otomatis operasi grafis berikutnya akanmenggunakan pewarnaan sesuai yang diberikan pada setColor(). Selain menggunakan warna RGB,banyak perangkat handheld yang masih menggunakan warna grayscale, dan karenanya disediakanpula fungsi: public void setGrayScale(int scale) Parameter scale adalah tingkat grayscale yang berkisar antara 0-255.Fungsi lain yang berkaitan dengan masalah warna adalah: public int getColor() Menghasilkan informasi nilai warna yang saat ini aktif, nilainya berformat 0xRRGGBB, misalnya jika warna sekarang merah, akan menghasilkan nilai 0xFF0000, jika hijau, akan menghasilkan nilai 0x00FF00 dan seterusnya. public int getRecComponent() Menghasilkan informasi nilai warna merah yang saat ini aktif, nilainya berkisar antara 0-255. public int getGreenComponent() Menghasilkan informasi nilai warna hijau yang saat ini aktif, nilainya berkisar antara 0-255. public int getBlueComponent() Menghasilkan informasi nilai warna biru yang saat ini aktif, nilainya berkisar antara 0-255. public int getGrayScale() Menghasilkan informasi nilai warna grayscale yang saat ini aktif, nilainya berkisar antara 0- 68Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI 255. Contoh penggunaan warna ini adalah sebagai berikut://program colorDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class colorCanvas extends Canvas { public void paint (Graphics g) { g.setColor(255,0,0); g.fillRect(0,0,getWidth(),10); g.setColor(0,255,0); g.fillRect(0,10,getWidth(),20); g.setColor(0,0,255); g.fillRect(0,20,getWidth(),30); g.setGrayScale(5); g.fillRect(0,30,getWidth(),40); g.setColor(0xFFFFFF); g.fillRect(0,40,getWidth(),getHeight()); g.setColor(0xff00ff); int red = g.getRedComponent(); int green = g.getGreenComponent(); int blue = g.getBlueComponent(); String rS = "Merah: "+(new Integer(red)).toString()+ "n"; String gS = "Hijau: "+(new Integer(green)).toString()+ "n"; String bS = "Biru: "+(new Integer(blue)).toString()+ "n"; g.drawString(rS, 1, 45, g.LEFT | g.TOP); g.drawString(gS, 1, 45 + (g.getFont()).getHeight(), g.LEFT | g.TOP); g.drawString(bs, 1, 45 + (2 * (g.getFont()).getHeight()), g.LEFT | g.TOP); } };public class colorDemo extends MIDlet { private Display display; public colorDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new colorCanvas(); display.setCurrent(canvas); } 69Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Teks Setelah menetapkan warna sesuai yang diinginkan, selanjutnya bisa ditambahkan teks padalayar dengan menggunakan fungsi drawString() sebagai berikut: public void drawString(String str, int x, int y, int anchor) Menambahkan sebuah string pada posisi x dan y, dengan aturan posisi sesuai nilai anchor. Nilai anchor merupakan gabungan dari konstanta statik pada kelas javax.microedition.lcdui.Graphics. 1. TOP Meletakkan sebuah teks rata atas. 2. BASELINE Meletakkan sebuah teks rata tengah. 3. BOTTOM Meletakkan sebuah teks rata bawah, dengan nilai-nilai berikut: a. LEFT Berarti meletakkan sebuah teks rata kiri. b. HCENTER Berarti meletakkan sebuah teks rata tengah secara horizontal. c. RIGHT Meletakkan sebuah teks rata kanan. Fungsi-fungsi lain yang erat kaitannya dengan penulisan teks string adalah fungsi-fungsiyang berkaitan dengan objek Font, yakni getHeight() dan stringWidth(). Kedua fungsi tersebutmemberikan informasi besarnya tinggi font dan lebar string, yang nantinya akan mempengaruhipenulisan string berikutnya.Selain menuliskan teks String, juga bisa dituliskan sebuah karakter dengan menggunakan fungsidrawChar() sebagai berikut: public void drawChar(char c, str, int x, int y, int anchor)Menambahkan sebuah karakter pada posisi x dan y, dengan aturan posisi sesuai nilai anchor. Nilaianchor ini sama dengan aturan nilai anchor pada fungsi drawString(). 70Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI Berikut contoh programnya://Program teksStringDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class teksCanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { String s1 = "Teks 1"; String s2 = "Teks 2"; String s3 = "Teks 3"; char c1 = x; Font f = g.getFont(); g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(0,0,0); g.drawString(s1,1,1,g.TOP | g.LEFT); g.drawString(s2,1,1+ f.getHeight(), g.TOP | g.LEFT); g.drawString(s3,1+f.stringWidth(s1),1, g.TOP | g.LEFT); g.drawChar(c1,1+f.stringWidth(s2),1+f.getHeight(), g.TOP | g.LEFT); } };public class teksStringDemo extends MIDlet { private Display display; public teksStringDemo(){ } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new teksCanvas(); display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Garis Selain menambahkan teks, bisa juga menggambar garis dengan menggunakan fungsi 71Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIdrawLine() sebagai berikut: public void drawLine(int x1, int y1, int x2, int y2) Menggambar garis dari koordinat (x1,y1) sampai dengan koordinat (x2,y2). Contoh penggambaran garis adalah sebagai berikut://Program lineDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class lineCanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(0,0,0); g.drawLine(0,0,getWidth(),getHeight()); g.drawLine(0,0,getWidth()-10,getHeight()); g.drawLine(0,0,getWidth(),getHeight()-10); g.drawLine(0,0,getWidth()-20,getHeight()); g.drawLine(0,0,getWidth(),getHeight()-20); g.drawLine(0,0,getWidth()-30,getHeight()); g.drawLine(0,0,getWidth(),getHeight()-30); g.drawLine(0,0,getWidth()-40,getHeight()); g.drawLine(0,0,getWidth(),getHeight()-40); }};public class lineDemo extends MIDlet { private Display display; public lineDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new lineCanvas(); display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }} 72Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUIPersegi (rectangle) Untuk membuat sebuah segi empat berupa persegi panjang atau bujursangkar, digunakanfungsi drawRect() sebagai berikut: public void drawRect(int x, int y, int width, int height) Menggambar segi empat dengan koordinat pojok kiri atas (x,y) dan lebar = width serta panjang = height. Contoh penggambaran persegi ini adalah sebagai berikut://Program rectDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class rectCanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.drawRect(0,0,10,10); g.drawRect(10,10,10,10); g.drawRect(20,20,10,10); g.drawRect(30,30,10,10); g.drawRect(40,40,10,10); g.drawRect(50,50,10,10); g.drawRect(60,60,10,10); g.drawRect(70,70,10,10); g.drawRect(10,50,30,10); g.drawRect(10,60,30,10); g.setColor(10,70,30,10); }};public class rectDemo extends MIDlet { private Display display; public rectDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new rectCanvas(); display.setCurrent(canvas); } 73Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Lengkungan Untuk membuat sebuah lengkungan yang kemudian memungkinkan dalam membuatsebuah lingkaran, elips atau bidang lengkung lainnya, digunakan fungsi drawArc() sebagai berikut: public void drawArc(int x, int y, int width, int height, int startAngle, int arcAngle) Menggambar lengkungan dengan koordinat pojok kiri atas adalah (x,y) dengan ukuran lebar = width serta panjang = height. Sudut awal adalah startAngle dan arcAngle adalah nilai sudut relatif terhadap sudut awal. Sudut 0 derajat dalam hal ini adalah pada posisi jam 3 dan penambahan sudut, yakni yang nilainya ditentukan oleh arcAngle adalah berlawanan arah dengan jarum jam. Contoh penggambaran lengkungan adalah sebagai berikut://Program arcDemo.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class arcCanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(255,0,0); int absis = getWidth()/2; int ordinat = getHeight()/2; g.drawArc(absis,ordinat,40,40,0,360); absis = 5; ordinat = 5; g.drawArc(absis,ordinat,40,40,30,180); absis = 50; ordinat = 5; g.drawArc(absis, ordinat, 40, 40, 0, ,90); }};public class arcDemo extends MIDlet { 74Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI private Display display; public arcDemo() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new arcCanvas(); display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Gambar 3 Dimensi Dengan menggunakan fungsi-fungsi dasar untuk membuat garis, lengkungan, dan persegi,berikut akan diberikan beberapa contoh pembuatanobjek 3 dimensi://Program Kubus.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microediton.lcdui.*;class kubusCanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(235,0,0); int absis = 40; int ordinat = 3; int i; for(i=1; i<20; i++) { g.fillRect(absis-i, ordinat+i, 40, 40); } g.setColor(255,0,0); g.fillRect(absis-i, ordinat+i, 40, 40); }};public class Kubus extends MIDlet { private Display display; 75Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI public kubus() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new kubusCanvas(); display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Piramida Berikut contoh program untuk membuat sebuah piramida://Program Piramida.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class piramidCanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(235,0,0); int absis = 30; int ordinat = 3; int i; for(i=1; i<15; i++) { g.drawLine(abis,ordinat,55+i,(getHeight()-10)-i); } g.setColor(255,0,0); for (i = -(55-30); i<=(55-30); i++) { g.drawLine(absis,ordinat,30+i,getHeight()-10); } }};public class Piramida extends MIDlet { private Display display; public Piramida() { 76Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new piramidCanvas(); display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Tabung Berikut contoh program untuk membuat sebuah tabung://Program Tabung.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class tabungCanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(235,0,0); int absis = 20; int ordinat = 3; for (int i=1; i<50; i++) { g.fillArc(absis,ordinat+i,40,25,0,-180); } g.setColor(255,0,0); g.fillArc(absis,ordinat,40,25,0,360); }};public class Tabung extends MIDlet { private Display display; public Tabung() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new tabungCanvas(); 77Andino Maseleno
    • Bab 3 – Pemrograman GUI display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }} 78Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen EventBab 4Manajemen Event Ketika terjadi interaksi antara pengguna dengan perangkat handheld semacam handphone,Palm, dan organizer, maka akan dihasilkan suatu event. Misalnya, jika memilih suatu menu,memasukkan teks ke dalam objek TextField, maka sistem akan memproduksi sebuah event yangmemberitahu aplikasi bahwa telah terjadi suatu event sebagai wujud interaksi dari penggunasehingga aplikasi MIDlet bisa melakukan sesuatu berdasar event tersebut.Level Tinggi untuk Event Untuk bisa menangani event pada level tinggi (high level), cukup mengimplementasikaninterface CommandListener dan atau ItemStateListener yang dideklarasikan pada paketjavax.microedition.lcdui.Command dan Interface CommandListener Kelas Command (javax.microedition.lcdui.Command) merupakan kelas yangmengenkapsulasi informasi sebuah aksi. Dari informasi yang dienkapsulasi oleh kelas ini, makaaplikasi bisa menentukan aksi apa yang dilakukan, tipenya bagaimana dan lain sebagainya. Padabab yang terdahulu telah digunakan beberapa objek GUI seperti textbox, tanggal (DateField), danmenu pilihan (ChoiceGroup). Semua objek tersebut memiliki tiga fungsi yang berkaitan denganmanajemen event dengan objek Command ini, yakni: public void addCommand(Command cmd) Mengasosiasikan objek GUI yang bersangkutan dengan objek Command cmd. public void removeCommand(Command cmd) Menghapus asosiasi objek GUI yang bersangkutan dengan objek Command cmd yang pernah dibuat. public void setCommandListener(CommandListener l) Mengasosiasikan objek GUI yang bersangkutan dengan interface CommandListener .Ketiga fungsi tersebut merupakan fungsi yang diturunkan oleh kelas Displayable. Konstruktor kelasCommand adalah:public Command(String label, int commandType, int prio) 79Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Eventparameter-parameter: String label Memberikan label pada perintah yang ada. commandType Tipe perintah yang ada, disini ada beberapa nilai yang diperbolehkan, yakni: 1. Command.BACK Digunakan untuk kembali ke layar sebelumnya, seperti halnya fungsi Back pada browser Internet. 2. Command.CANCEL Digunakan untuk membatalkan akses ke layar, jadi secara lojik sama halnya dengan kembali ke layar sebelumnya. 3. Command.OK Digunakan untuk mengacu ke jawaban positif atas suatu hal, misalnya konfirmasi untuk menghapus teks dan sebagainya. 4. Command.HELP Digunakan untuk menampilkan fasilitas help pada layar. 5. Command.STOP Digunakan untuk menghentikan suatu proses yang sedang berjalan. 6. Command.EXIT Digunakan untuk keluar dari suatu aplikasi. prio Merupakan nilai integer yang menjadi prioritas dari perintah yang ada. Nilai prioritas ini harus positif dan dimulai dari angka 1, nilai terendah merupakan nilai prioritas tertinggi. Nilai prioritas ini akan mempengaruhi penempatan suatu perintah di layar. Berikut contoh programnya://Program EventEx1.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class EventEx1 extends MIDlet implements CommandListener { Display display = null; List menu = null; TextBox input = null; 80Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Event static final Command backCommand = new Command("Back", Command.BACK, 0); static final Command mainMenuCommand = new Command("Main", Command.SCREEN, 1); static final Command exitCommand = new Command("Exit", Command.STOP, 2); String currentMenu = null; public EventEx1() { } public void startApp() throws MIDletStateChangeException { display = Display.getDisplay(this); menu = new List("Menu Items", Choice.IMPLICIT); menu.append("Item1", null); menu.append("Item2", null); menu.append("Item3", null); menu.append("Item4", null); menu.addCommand(exitCommand); menu.setCommandListener(this); mainMenu(); } public void pauseApp() { display = null; menu = null; input = null; } public void destroyApp(boolean unconditional) { notifyDestroyed(); } void mainMenu() { display.setCurrent(menu); currentMenu = "Main"; } public void prepare() { input = new TextBox("Enter some text: ", "", 5, TextField.ANY); input.addCommand(backCommand); input.setCommandListener(this); input.setString(""); display.setCurrent(input); } public void testItem1() { prepare(); currentMenu = "item1"; } 81Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Event public void testItem2() { prepare(); currentMenu = "item2"; } public void testItem3() { prepare(); currentMenu = "item3"; } public void testItem4() { prepare(); currentMenu = "item4"; } public void commandAction(Command c, Displayable d) { String label = c.getLabel(); if (label.equals("Exit")) { destroyApp(true); } else if (label.equals("Back")) { if(currentMenu.equals("Item1") || currentMenu.equals("Item2") ||currentMenu.equals("Item3") || currentMenu.equals("Item4"); { mainMenu(); } } else { List down = (List)display.getCurrent(); Switch(down.getSelectedIndex()) { case 0: testItem1();break; case 1: testItem2();break; case 2: testItem3();break; case 3: testItem4();break; } } }}Interface ItemStateListener Jika objek-objek berkelas Command (javax.microedition.lcdui.Command) dikaitkan denganinterface CommandListener, ada interface yang lain yang khusus digunakan untuk menangani eventyang terjadi pada objek-objek yang biasa ditempatkan pada sebuah form semacam ChoiceGroup,DateField, Gauge, dan TextField. Jadi event yang dimaksud di sini adalah ketika terjadi hal-hal 82Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Eventberikut: Pengguna mengubah pilihan pada ChoiceGroup. Pengguna mengubah nilai pada Gauge yang ditetapkan interaktif. Pengguna mengubah data pada TextField. Pengguna memasukkan atau mengubah informasi tanggal dan atau waktu pada DateField. Kelas yang berkaitan dengan interface ini adalah kelas Item (javax.microedition.lcdui.Item)yang merupakan superkelas dari sebuah objek yang bisa ditempatkan pada sebuah form. SuperkelasItem ini menyediakan fungsi getLabel() yang diturunkan ke semua subkelasnya yakni sebagaiberikut: public string getLabel() Menghasilkan string label dari objek Item yang bersangkutan. Fungsi tersebut penting untuk menentukan jenis aksi yang akan dilakukan oleh aplikasi.Selayaknya sebuah interface, objek yang mengimplementasikan suatu interface harusmengimplementasikan fungsi-fungsi yang ada di dalam interface tersebut. InterfaceItemStateListener hanya menyediakan 1 buah fungsi yang harus diimplementasikan oleh kelas yangmengimplementasikannya yakni: public void itemStateChanged(Item t) Selain itu form yang akan mengimplementasikan interface ini harus memanggil fungsisetItemStateListener(Listener t). Berikut contoh programnya://Program itemChange.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class itemChange extends MIDlet implements ItemStateListener { private Display display; private Form f; private TextBox t; private DateField d; public itemChange() { } public void startApp() { f = new Form("Informasi Waktu"); d = new DateField("Todays date", DateField.DATE); f.append(d); 83Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Event f.setItemStateListener(this); Display.getDisplay(this).setCurrent(f); } public void pauseApp() {} public void destroyApp (boolean unconditional) {} public void itemStateChanged(Item t) { StringItem s = new StringItem("","Anda telah memasukkan info tanggal"); f.append(s); }}Penanganan Level Rendah untuk Event Penanganan event pada level tinggi digunakan pada komponen-komponen GUI level tinggisemacam TextBox, Gauge, dan ChoiceGroup. Penanganan event level rendah digunakan padakomponen GUI level rendah, yakni dengan kelas Canvas. Berikut contoh programnya://Program pindahKotak.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class pindahKotakCanvas extends Canvas { private int x = 0; private int y = 0; private int w = 10; private int h = 10; public void paint (Graphics g) { g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(23,0,0); g.fillRect(x,y,w,h); } protected void keyPressed(int Keycode) { int action = getGameAction(Keycode); if(action == RIGHT) { x+=w; } else if(action == LEFT) { x-=w; } else if(action == DOWN) { 84Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Event y+=h; } else if(action == UP) { y-=h; } if(x<0) { x=0; } if(y<0) : y=0; } if((x+w)>=getWidth()) { x=getWidth()-w; } if((y+h)>=getHeight()) { y=getHeight()-y; } repaint(); }};public class pindahKotak extends MIDlet { private Display display; public pindahKotak() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new pindahKotakCanvas(); display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }}Dalam penanganan event pada level rendah tidak disediakan interface khusus sebagaimanapenanganan event pada level tinggi, namun digunakan fungsi-fungsi yang disediakan oleh kelasCanvas (javax.microedition.lcdui.Canvas) itu sendiri, yakni: protected void keyPressed(int keyCode) Fungsi ini digunakan untuk mendeteksi sebuah tombol sedang ditekan. 85Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Event protected void keyReleased(int keyCode) Fungsi ini digunakan untuk mendeteksi sebuah tombol selesai ditekan. protected void keyRepeated(int keyCode) Fungsi ini digunakan untuk mendeteksi sebuah tombol ditekan secara terus menerus. protected void pointerPressed(int x, int y) protected void pointerDragged(int x, int y) protected void pointerReleased(int x, int y) Namun tidak semua fungsi di atas bisa diimplementasikan pada semua emulator danperangkat aslinya, misalnya pointerPressed(), pointerDragged(), dan pointerReleased() yang tidakselalu tersedia pada sebuah perangkat. Demikian pula dengan keyRepeated () yang juga tidak selalutersedia pada sebuah perangkat, sehingga perlu melakukan pengecekan terlebih dahulu denganfungsi-fungsi berikut: public boolean hasPointerEvents() public boolean hasPointerMotionsEvents() public boolean hasRepeatEvents() Fungsi pertama digunakan untuk memeriksa apakah sebuah perangkat mendukung adanyamasukan pointer (sejenis touch screen pada Palm dan PocketPC) atau tidak, dan berkaitan dengandimungkinkannya penggunaan fungsi pointerPressed() dan pointerReleased() pada sebuahperangkat. Fungsi kedua, yakni hasPointerMotionEvents() berkaitan dengan dimungkinkannya atautidak dimungkinkannya penggunaan fungsi pointerDragged(). Fungsi ketiga berkaitan dengandimungkinkannya atau dimungkinkannya penggunaan fungsi keyRepeated() pada perangkat yangmenjalankan MIDlet.Definsi Kunci Masukan pada Kelas Canvas Pada kelas Canvas telah disediakan konstanta-konstanta yang penting untuk mengenalijenis masukan yang diberikan oleh pengguna. Konstanta-konstanta ini merupakan nilai integer yangterdiri atas nilai-nilai berikut: KEY_NUM0 Bernilai integer 48, dan dikaitkan dengan tombol angka 0. KEY_NUM1 Bernilai integer 49, dan dikaitkan dengan tombol angka 1. KEY_NUM2 86Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Event Bernilai integer 50, dan dikaitkan dengan tombol angka 2. KEY_NUM3 Bernilai integer 51, dan dikaitkan dengan tombol angka 3. KEY_NUM4 Bernilai integer 52, dan dikaitkan dengan tombol angka 4. KEY_NUM5 Bernilai integer 53, dan dikaitkan dengan tombol angka 5. KEY_NUM6 Bernilai integer 54, dan dikaitkan dengan tombol angka 6. KEY_NUM7 Bernilai integer 55, dan dikaitkan dengan tombol angka 7. KEY_NUM8 Bernilai integer 56, dan dikaitkan dengan tombol angka 8. KEY_NUM9 Bernilai integer 57, dan dikaitkan dengan tombol angka 9. KEY_STAR Bernilai integer 42, dan dikaitkan dengan bintang ‘*’. KEY_POUND Bernilai integer 35, dan dikaitkan dengan tombol angka ‘#’. UP Bernilai integer 1, dan dikaitkan dengan tombol panah atas. DOWN Bernilai integer 6, dan dikaitkan dengan tombol panah bawah. LEFT Bernilai integer 2, dan dikaitkan dengan tombol panah kiri. RIGHT Bernilai integer 5, dan dikaitkan dengan tombol panah kanan. Fungsi-fungsi pada kelas Canvas yang dikaitkan dengan nilai-nilai konstanta lain yangdisediakan adalah: public int getGameAction(int keyCode) Akan menghasilkan nilai integer yang berkaitan dengan keyCode, yang umumnya diambil dari fungsi-fungsi keyPressed(), keyReleased(), dan sejenisnya. 87Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Event public String getKeyName(int keyCode) Akan menghasilkan nama kunci yang berkaitan dengan keyCode yang umumnya diambil dari fungsi-fungsi keyPressed(), keyReleased(), dan sejenisnya. public int getKeyCode Fungsi kebalikan dari getGameAction(), yang menghasilkan nilai integer keyCode yang berkaitan dengan nilai gameAction yang dihasilkan oleh fungsi getGameAction. Berikut contoh programnya://Program deteksiTombol.javaimport javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;class deteksiTombolCanvas extends Canvas { private String namaTombol = null; private Font f; public void paint(Graphics g) { f = g.getFont(); int tinggiFont = f.getHeight(); g.setColor(255,255,255); g.fillRect(0,0,getWidth(),getHeight()); g.setColor(0x000000); if (namaTombol != null) { g.drawString("Anda menekan:",1,1,g.TOP | g.LEFT); g.drawString(namaTombol,1,1+tinggiFont,g.TOP | g.LEFT); } } protected void keyPressed(int keyCode) { namaTombol = getKeyName(keyCode); repaint(); }};public class deteksiTombol extends MIDlet { private Display display; public deteksiTombol() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); Canvas canvas = new deteksiTombolCanvas(); 88Andino Maseleno
    • Bab 4 –Manajemen Event display.setCurrent(canvas); } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { }} 89Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman DatabaseBab 5Pemrograman Database Pada sebuah perangkat handphone berbasis Java yang bisa menjalankan MIDlet, disediakanmedia untuk penyimpanan yang bersifat non-volatile. Artinya, jika menyimpan pada media yangnon-volatile, semacam disket, harddisk, data tersebut tidak akan hilang jika terjadi kehilanganenergi listrik. Media penyimpanan non-volatile ini dalam MIDlet dikenal dengan nama RMS(Record Management System).Record Management System (RMS) RMS merupakan implementasi database sederhana untuk digunakan dalam MIDlet Javayang berorientasi record. Jika aplikasi yang dibuat ingin memanfaatkan fasilitas RMS ini, terlebihdahulu harus mengimpor paket yang menyediakan fungsi-fungsi untuk manajemen RMS , yaknijavax.microedition.rms.*. Data yang ada di dalam database RMS dikenal dengan istilahRecordStore. Fungsi-fungsi dalam paket javax.microedition.rms.* akan menyediakan fungsi-fungsiuntuk menghapus, menambah, mengubah data, dan manipulasi lain pada RecordStore. Fungsi-fungsi dalam javax.microedition.rms.* juga menyediakan mekanisme yang memungkinkan dua ataulebih MIDlet dalam satu aplikasi untuk berbagi data RecordStore.Paket javax.microedition.rms Paket javax.microedition.rms menyediakan fungsi-fungsi untuk mengimplementasikandatabase RMS pada MIDlet. Paket ini terdiri atas:Interface RecordComparator Mendefinisikan komparator atau pembanding ketika melakukan komparasi/perbandingan antara dua record dalam RMS. Record Enumerator Merepresentasikan enumator record yang bersifat bidirectional (dua arah). RecordFilter Mendefinisikan filter yang digunakan untuk menganalisis sebuah record pada RecordStore, apakah memenuhi suatu kriteria tertentu sesuai dengan filter yang diberikan atau tidak. 90Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database RecordListenerMendeteksi record yang ditambahkan, diubah, atau dihapus dalam sebuah RecordStore.Kelas RecordStore Merupakan kelas utama yang harus digunakan untuk membuat objek RecordStoreException InvalidRecordIDException Jika ditemukan RecordID yang tidak valid, eksepsi ini akan dilemparkan. RecordStoreException Eksepsi umum yang digunakan jika terjadi kesalahan pada manajemen objek RecordStore. RecordStoreFullException Jika tempat penyimpanan RecordStore sudah penuh, eksepsi ini akan dilemparkan ke sistem. RecordStoreNotFoundException Jika tempat penyimpanan RecordStore tidak ditemukan, eksepsi ini akan dilemparkan ke sistem. RecordStoreNotOpenException Jika tempat penyimpanan RecordStore tidak dibuka (opened), eksepsi ini akan dilemparkan ke sistem.Pemrograman RMS Bagian ini akan membahas hal-hal penting yang perlu diketahui untuk dapat memprogramdatabase pada MIDlet dengan RMS.Kelas RecordStore Database pada MIDlet diimplementasikan dengan RecordStore. Untuk membuat databaseRecordStore baru, cukup memanggil fungsi statik openRecordStore() seperti di bawah ini:RecordStore obj =RecordStore.openRecordStore(“myDatabase”, true) Parameter pertama pada fungsi openRecordStore adalah nama database yang akan dibuat,sedangkan parameter kedua dapat bernilai true/false, jika ditetapkan true. Ketika RecordStore tidakditemukan, otomatis akan langsung dibuat. Berikut program untuk membuat database RecordStore://Program newDatabaseRMS.java 91Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Databaseimport javax.microedition.rms.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class newDatabaseRMS extends MIDlet implements CommandListener { private Display display; private Command createCmd = new Command(“Buat”, Command.OK, 1); private Command exitCmd = new Command(“Keluar”, Command.EXIT, 2); private Form f; private TextField t; private RecordStore myDb; private Ticker tck; public newDatabaseRMS() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); f = new Form(“Pemrograman RMS”); t = new TextField(“Nama RecordStore”, null, 32, TextField.ANY); tck = new Ticker(“”); f.append(t); f.addCommand(createCmd); f.addCommand(exitCmd); f.setCommandListener(this); f.setTicker(tck); display.setCurrent(f); } public void buatDb() { try{ myDb = RecordStore.openRecordStore(t.getString(), true); tck.setString(“Database “ +t.getString() + “berhasil dibuat”); display.setCurrent(f); } catch (RecordStoreException e) { tck.setString(“Ada kesalahan pembuatan database”); display.setCurrent(f); } } public void keluar() { this.destroyApp(true); } 92Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database public void commandAction(Command c, Displayable d) { String lbl = c.getLabel(); if (lbl.equals(“Keluar”)) { keluar(); } else if (lbl.equals(“Buat”)) { buatDb(); } } public void pauseApp() { } public void destroyApp (boolean unconditional) { notifyDestroyed(); }}Menambah Data pada RecordStore Operasi pertama dalam manipulasi database RMS adalah menambah data padaRecordStore. Satu hal yang perlu diketahui adalah, data yang dioperasikan dalam database RMSmenggunakan array of bytes, sehingga akan digunakan kelas-kelas berikut untuk membungkus datamenjadi array of bytes (larik bit data): DataInputStream DataOutputStream ByteArrayInputStream ByteArrayOutputStreamKelas-kelas di atas disediakan pada paket java.io. Fungsi pada kelas RecordStore yang digunakan untuk menambah data adalah sebagai berikut: public void addRecord(byte[] data, int offset, int length)data : larik bit data yang akan ditambahkan ke RecordStoreoffset : index awal larik data yang akan ditambahkanlength : panjang bit data yang akan ditambahkanJika terjadi kesalahan, ada empat kemungkinan eksepsi yang dilemparkan oleh fungsi ini, yakni: RecordStoreNotOpenException Terjadi jika RecordStore tidak dalam keadaan terbuka (opened) RecordStoreFullException 93Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database Terjadi jika RecordStore sudah tidak bisa ditambah lagi datanya. RecordStoreException Terjadi kesalahan pada RecordStore di luar dua hal di atas. NullPointerException Jika bit datanya null, namun length lebih besar daripada nolProgram di bawah ini digunakan untuk menambah data pada RecordStore pada MIDlet//Program tambahDataRMS.javaimport javax.microedition.rms.*;import java.io.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class tambahdataRMS extends MIDlet implements CommandListener { private Display display; private Command openCmd = new Command(“Buka DB”, Command.OK, 1); private Command exitCmd = new Command(“Keluar”, Command.EXIT, 2); private Command addCmd = new Command(“Tambahkan, Command.OK, 1); private Form f, f2; private TextField t, t2; private RecordStore myDb; private Ticker tck; public tambahDataRMS() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); f = new Form(“Tambah data RMS”); t = new TextField(“Nama RecordStore”, null, 32, TextField.ANY); tck = new Ticker(“”); f.append(t); f.addCommand(openCmd); f.addCommand(exitCmd); f.setCommandListener(this); f.setTicker(tck); display.setCurrent(f); } public void tambahData() { f2 = new Form (“Tambah data pada “ +t.getString()); 94Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database t2 = new TextField(“Data ?”, null, 256, TextField.ANY); f2.append(t2); f2.addCommand(addCmd); f2.addCommand(exitCmd); f2.setCommandListener(this); f2.setTicker(tck); display.setCurrent(f2); } public void tambahkan() { try { ByteArrayOutputStream baos = new ByteArrayOutputStream(); DataOutputStream dos = new DataOutputStream(baos); dos.writeUTF(t2.getString()); byte[] b = baos.toByteArray(); myDb.addRecord(b, 0, b.length); tck.setString(“Data berhasil ditambahkan”); display.setCurrent(f2); } catch (IOException e) { tck.setString(“Ada kesalahan I/O”); display.setCurrent(f2); } catch (RecordStoreFullException e) { tck.setString(“Record Store sudah penuh); display.setCurrent(f2); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { } catch (RecordStoreException e) { } } public void bukaDb() { try { myDb = RecordStore.OpenRecordStore(t.getString(), false); tck.setString(“Database “ +t.getString() +” berhasil dibuka”); tambahData(); } catch (RecordStoreNotFoundException e) { tck.setString(“Tidak ditemukan database yang dimaksud”); display.setCurrent(f); } catch (RecordStoreException e) { } } public void keluar() { try { 95Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database myDb.closeRecordStore(); this.destroyApp(true); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { System.out.println(“Gagal tutup Record Store”); } catch (RecordStoreException e) { } catch (NullPointException e) { this.destroyApp(true); } } public void commandAction(Command c, Displayable d) { String lbl = c.getLabel(); if (lbl.equals(“Keluar”)) { keluar(); } else if (lbl.equals(“Buka DB”)) { bukaDb(); } else if (lbl.equals(“Tambahkan”)) { tambahkan(); } } public void pauseApp () { } public void destroyApp(boolean unconditional) { notifyDestroyed(); }} Program di atas akan menampilkan masukan informasi database yang telah dibuat dengancontoh MIDlet pertama pada bab ini, kemudian akan melakukan penambahan data sesuai denganyang diinginkan. RecordID merupakan primary key atau nomor unik sebagai penanda dari suatu record.RecordID dalam sebuah RecordStore merupakan sebuah nilai integer diawali dengan nomor satudan bersifat autoincrement, yakni record berikutnya akan selalu memiliki nilai RecordID = nilaiRecordAD sebelumnya + 1.Mengambil Data dari RecordStore Operasi kedua dalam manipulasi database RMS adalah mengambil data dari ReordStore.Seperti yang telah diketahui sebelumnya, data dalam RecordStore disimpan dalam bentuk array ofbytes, sehingga umumnya akan dilakukan hal berikut untuk mengubahnya menjadi objek String 96Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Databasebiasa. ByteArrayInputStream bais = new ByteArrayInputStream(record); DataInputStream dis = new DataInputStream(bais); String in = dis.readUTF(); Record adalah bit yang dibaca dari RecordStore yang bersangkutan. Adapun fungsi-fungsiyang digunakan untuk membaca dari RecordStore yang disediakan oleh kelasjavax.microedtion.rms.RecordStore adalah: public byte[] getRecord(int RecordID)RecordID: nomor RecordID yang akan diambil darinya.Jika terjadi kesalahan, ada tiga kemungkinan eksepsi yang dilemparkan oleh fungsi ini, yakni:  RecordStoreNotOpenException Terjadi jika RecordStore tidak dalam keadaan terbuka (opened)  InvalidRecordIDException Terjadi jika RecordID yang diberikan tidak valid  RecordStoreException Terjadi jika kesalahan pemrosesan RecordStore di luar kesalahan di atas. Untuk mendapatkan jumlah data dalam RecordStore, dapat digunakan fungsi getNumRecords()sebagai berikut: public int getNumRecords() Jika terjadi kesalahan ada satu kemungkinan eksepsi yang dilemparkan oleh fungsi ini, yakni :  RecordStoreNotOpenException Terjadi jika RecordStore tidak dalam keadaan terbuka (opened). Agar lebih mengerti, coba perhatikan contoh program MIDlet berikut ini://Program tampilDataRMS.javaimport javax.microedition.rms;import java.io.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class tampilDataRMS extends MIDlet implements CommandListener { private Display display; private Command openCmd = new Command(“Tampilkan”, Command.OK, 1); private Command exitCmd = new Command(“Keluar”, Command.EXIT, 2); 97Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database private Command backCmd = new Command(“Kembali”, Command.EXIT, 2); private Form f, f2; private TextField t, t2; private RecordStore myDb; private Ticker tck; public tampilDataRMS() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); f = new Form(“ Tampilkan data “); t = new TextField(“Nama Record Store”, null, 32, TextField.ANY); tck = new Ticker(“”); f.append(t); f.addCommand(openCmd); f.addCommand(exitCmd); f.setCommandListener(this); f.setTicker(tck); display.setCurrent(f); } public void tampilkan() { try { f2 = new Form(“Datanya “); ChoiceGroup dt = new ChoiceGroup(“”, Choice.EXCLUSIVE); f2.addCommand(backCmd); f2.setCommandListener(this); f2.append(dt); ByteArrayInputStream bais; DataInputStream dis; String in; //Baca seluruh data dalam database for (int i=1; i<myDb.getNumRecords(); i++) { bais = new ByteArrayInputStream(myDb.getRecord(i)); dis = new DataInputStream(bais); in = dis.readUTF(); dt.append(in, null); } display.setCurrent(f2); } catch (IOException e) { tck.setString(“Ada kesalahan I/O”); display.setCurrent(f2); 98Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database } catch (RecordStoreNotOpenException e) { tck.setString(“Ada kesalahan RecordStore”); display.setCurrent(f2); } } public void kembali() { tck.setString(“”); display.setCurrent(f); } public void bukaDb() { try { myDb = RecordStore.openRecordStore(t.getString(), false); tck.setString(“Database “ +t.getString() + “berhasil dibuka”); tampilkan(); } catch (RecordStoreNotFoundException e) { tck.setString(“Tidak ditemukan database yang dimaksud”); display.setCurrent(f); } catch (RecordStoreException e) { } } public void keluar() { //tutup database terlebih dahulu try { myDb.closeRecordStore(); this.destroyApp(true); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { System.out.println(“Gagal tutup Record Store”); } catch (RecordStoreException e) { } catch (NullPointerException e) { This.destroyApp(true); } } public void commandAction(Command c, Displayable d) { String lbl = c.getLabel(); if (lbl.equals(“Keluar”)) { keluar(); } else if (lbl.equals(“Tampilkan”)) { bukaDb(); } else if (lbl.equals(“Kembali”)) { kembali(); 99Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database } } public void pauseApp() { //Tidak melakukan apa-apa } public void destroyApp (boolean unconditional) { notifyDestroyed(); }}Menghapus Data dari RecordStore Operasi ketiga dalam manipulasi database RMS adalah menghapus data dari RecordStore.Adapun fungsi-fungsi yang digunakan untuk menghapus data dari RecordStore yang disediakanoleh kelas javac.microedition.rms.RecordStore adalah: public void deleteRecord(int RecordID)RecordID : nomor RecordID yang akan diambil datanyaJika terjadi kesalahan, ada tiga kemungkinan eksepsi yang dilemparkan oleh fungsi ini, yakni: RecordStoreNotOpenException Terjadi jika RecordStore tidak dalam keadaan terbuka (opened) InvalidRecordIDException Terjadi jika RecordID yang diberikan tidak valid RecordStoreException Terjadi jika kesalahan pemrosesan RecordStore di luar kesalahan di atasUntuk mendapatkan informasi RecordId, bisa digunakan prosedur yang sama dengan prosedur yangdigunakan untuk menampilkan data yang telah dijelaskan sebelumnya. Berikut program menghapusdata pada RecordStore pada MIDlet://program hapusDataRMS.javaimport javax.microedition.rms.*;import java.io.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class hapusDataRMS extends MIDlet implements CommandListener { private Display display; 100Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database private Command openCmd = new Command(“Buka”, Command.OK, 1); private Command exitCmd = new Command(“Keluar”, Command.EXIT, 2); private Command backCmd = new Command(“Kembali”, Command.EXIT, 1); private Command hapusCmd = new Command(“Hapus”, Command.OK, 1); private Form f, f2; private TextField t, t2; private RecordStore myDb; private Ticker tck; private ChoiceGroup dt; public hapusDataRMS() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); f = new Form(“Hapus data”); t = new TextField(“Nama Record Store”, null, 32, TextField.ANY); tck = new Ticker(“”); f.append(t); f.addCommand(openCmd); f.addCommand(exitCmd); f.setCommandListener(this); f.setTicker(tck); display.setCurrent(f); } public void tampilkan() { try { f2 = new Form(“Datanya”); dt = new ChoiceGroup(“”, Choice.EXCLUSIVE); f2.addCommand(backCmd); f2.addCommand(hapusCmd); f2.setCommandListener(this); f2.append(dt); ByteArrayInputStream bais; DataInputStream dis; String in; RecordEnumeration enum = myDb.enumerateRecords(null, null, false); while(enum.hasNextElement()) { int recId = enum.nextRecordId(); bais = new ByteArrayInputStream(myDb.getRecord(recId)); dis = new DataInputStream(bais); in = dis.readUTF(); 101Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database in = in + “ ( “ + (new Integer(recId)).toString() + “)”; dt.append(in, null); } display.setCurrent(f2); } catch (IOException e) { tck.setString(“Ada kesalahan I/O”); display.setCurrent(f2); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { } catch (RecordStoreException e) { tck.setString(“Ada kesalahan RecordStore”); display.setCurrent(f2); } } public void kembali() { tck.setString(“”); display.setCurrent(f); } public void hapusData() { try { String strData = dt.getString(dt.getSelectedIndex()); ByteArrayInputStream bais; DataInputStream dis; String in; RecordEnumeration enum = myDb.enumerateRecords(null, null, false); while (enum.hasNextElement()) { int recId = enum.nextRecordId(); bais = new ByteArrayInputStream(myDb.getRecord(recId)); dis = new DataInputStream(bais); in = dis.readUTF(); in = in + “(“ + (new Integer(recId)).toString() + “)”; if (in.equals(strData)) { myDb.deleteRecord(recId); break; } } tampilkan(); } catch (IOException e) { tck.setString(“Ada kesalahan I/O”); display.setCurrent(f2); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { 102Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database } catch (RecordStoreException e) { tck.setString(“Ada kesalahan RecordStore”); display.setCurrent(f2); } } public void bukaDb() { try { myDb = RecordStore.OpenRecordStore(t.getString(), false); tck.setString(“Database “ + t.getString() + “berhasil dibuka”); tampilkan(); } catch (RecordStoreNotFoundException e) { tck.setString(“Tidak ditemukan database yang dimaksud”); display.setCurrent(f); } catch (RecordStoreException e) { } } public void keluar() { try { myDb.closeRecordStore(); this.destroyApp(true); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { System.out.println(“Gagal tutup Record Store”); } catch (RecordStoreException e) { } catch (NullPointerException e) { this.destroyApp(true); } } public void commandAction (Command c, Displayable d) { String lbl = c.getLabel(); if (lbl.equals(“Keluar”)) { keluar(); } else if (lbl.equals(“Tampilkan”)) { bukaDb(); } else if (lbl.equals(“Kembali”)) { kembali(); } } public void pauseApp() { } public void destroyApp (boolean unconditional) { 103Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database notifyDestroyed(); }}Mengganti Data dari RecordStore Operasi keempat dalam manipulasi database RMS adalah mengganti data dari RecordStore.Adapun fungsi-fungsi yang digunakan untuk mengganti data dari RecordStore yang disediakan olehkelas javax.microedition.rms.RecordStore adalah: public void setRecord(int RecordID, byte[] data, int offset, int length)data: larik bit data yang akan ditambahkan ke RecordStoreoffset: index awal larik data yang akan ditambahkanlength: panjang bit data yang akan ditambahkanRecordID: nomor record ID yang akan diubah datanyaJika terjadi kesalahan, ada empat kemungkinan eksepsi yang dilemparkan oleh fungsi ini, yakni: RecordStoreNotOpenException Terjadi jika RecordStore tidak dalam keadaan terbuka (opened) RecordStoreFullException Terjadi jika RecordStore sudah tidak bisa ditambah lagi datanya RecordStoreException Terjadi kesalahan pada RecordStore di luar dua hal di atas InvalidRecordIDException Jika record ID tidak valid Untuk mendapatkan informasi RecordId, bisa digunakan prosedur yang sama dengan proseduryang digunakan untuk menampilkan data. Berikut contoh program untuk mengganti data padaRecordStore pada MIDlet://Program gantiDataRMS.javaimport javax.microedition.rms.*;import java.io.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class gantiDataRMS extends MIDlet implements CommandListener { private Display display; 104Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database private Command openCmd = new Command(“Buka”, Command.OK, 1); private Command exitCmd = new Command(“Keluar”, Command.EXIT, 2); private Command backCmd = new Command(“Kembali”, Command.EXIT, 1); private Command gantiCmd = new Command(“Ganti”, Command.OK, 1); private Command prosesGantiCmd = new Command(“Proses”, Command.OK, 1); private Form f, f2, f3; private TextField t, t2, t3; private RecordStore myDb; private Ticker tck; private ChoiceGroup dt; public gantiDataRMS() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); f = new Form(“Ganti data”); t = new TextField(“Nama Record Store”, null, 32, TextField.ANY); tck = new Ticker(“”); f.append(t); f.addCommand(openCmd); f.addCommand(exitCmd); f.setCommandListener(this); f.setTicker(tck); display.setCurrent(f); } public void tampilkan() { try { f2 = new Form(“Datanya”); dt = new ChoiceGroup(“”, Choice.EXCLUSIVE); f2.addCommand(backCmd); f2.addCommand(gantiCmd); f2.setCommandListener(this); f2.append(dt); ByteArrayInputStream bais; DataInputStream dis; String in; RecordEnumeration enum = myDb.enumerateRecords(null, null, false); while(enum.hasNextElement()) { 105Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database int recId = enum.nextRecordId(); bais = new ByteArrayInputStream(myDb.getRecord(recId)); dis = new DataInputStream(bais); in = dis.readUTF(); in = in + “(“ + (new Integer(recId)).toString() + “)”; dt.append(in, null); } display.setCurrent(f2); } catch (IOException e) { tck.setString(“Ada kesalahan I/O”); display.setCurrent(f2); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { } catch (RecordStoreException e) { tck.setString(“Ada kesalahan RecordStore”); display.setCurrent(f2); } } public void kembali() { tck.setString(“”); display.setCurrent(f); } public void formGantiData() { f3 = new Form(“Data Baru : “); t3 = new TextField(null, null, 256, TextField.ANY); f3.append(t3); f3.addCommand(prosesGantiCmd); f3.addCommand(backCmd); f3.setCommandListener(this); display.setCurrent(f3); } public void gantiData() { try { //Ambil informasi data yang dipilih untuk diganti String strData = dt.getString(dt.getSelectedIndex()); ByteArrayInputStream bais; DataInputStream dis; String in; int recId; RecordEnumeration enum = myDb.enumerateRecords(null, null, false); while(enum.hasNextElement()) { recId = enum.nextRecordId(); 106Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database bais = new ByteArrayInputStream(myDb.getRecord(recId)); dis = new DataInputStream(bais); in = dis.readUTF(); in = in + “(“ + (new Integer(recId)).toString() + “)”; if (in.equals(strData)) { ByteArrayOutputStream baos = new ByteArrayOutputStream(); DataOutputStream dos = new DataOutputStream(baos); dos.writeUTF(t3.getString()); byte[] b = baos.toByteArray(); myDb.setRecord(recId, b, 0, b.length); break; } } tampilkan(); } catch (IOException e) { tck.setString(“Ada kesalahan I/O”); display.setCurrent(f2); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { } catch (RecordStoreException e) { tck.setString(“Ada kesalahan RecordStore”); display.setCurrent(f2); } } public void bukaDb(){ try{ myDb = RecordStore.openRecordStore(t.getString(),false); tck.setString(“Database “ +t.getString() + “berhasil dibuka”); tampilkan(); } catch(RecordStoreNotFoundException e) { tck.setString(“Tidak ditemukan database yang dimaksud”); display.setCurrent(f); } catch (RecordStoreException e) { }} public void keluar() { try{ myDb.closeRecordStore(); this.destroyApp(true); } catch (RecordStoreNotOpenException e) { 107Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database System.out.println(“Gagal tutup Record Store”); } catch(RecordStoreException e) { } catch(NullPointerException e) { this.destroyApp(true; } } public void CommandAction(Command c, Displayable d) { String lbl = c.getLabel(); if (lbl.equals(“Keluar”)) { keluar(); } else if (lbl.equals(“Buka”)) { bukaDb(); } else if (lbl.equals(“Kembali”)) { kembali(); } else if (lbl.equals(“Ganti”)) { formGantiData(); } else if (lbl.equals(“Proses”)) { gantiData(); } } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { notifyDestroyed(); }} Proses penggantian data ini caranya sama dengan cara yang digunakan untuk menambahkandata baru pada RecordStore, hanya saja dibutuhkan informasi nomor RecordID yang akan diubahdatanya.Menampilkan Daftar RecordStore Untuk menampilkan informasi RecordStore yang ada dalam sistem , bisa digunakan fungsiberikut: public static String[] listRecordStores() Fungsi ini menghasilkan list dari RecordStore yang ada. Jika tidak ada RecordStore maka akan dikembalikan nilai null. Contoh penggunaan fungsi listRecordStores() adalah sebagai berikut: 108Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database//Program informasiRMS.javaimport javax.microedition.rms.*;import java.io.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class informasiRMS extends MIDlet implements CommandListener { private Display display; private Command exitCmd = new Command(“Keluar”, Command.EXIT, 2); private Form f, f2; private TextField t, t2; private RecordStore myDb; private Ticker tck; private ChoiceGroup dt; public informasiRMS() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); f = new Form(null); dt = new ChoiceGroup(“Daftar Database”, Choice.EXCLUSIVE); tck = new Ticker(“Informasi RMS”); f.addCommand(exitCmd); f.setCommandListener(this); f.setTicker(tck); tampilkan(); display.setCurrent(f); } public void tampilkan() { String allDbs[] = RecordStore.listRecordStores(); for (int i=0; i<allDbs.length; i++) { dt.append(allDbs[i], null); } f.append(dt); } public void keluar() { this.destroyApp(true); } public void commandAction(Command c, Displayable d) { 109Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database String lbl = c.getLabel(); if (lbl.equals(“Keluar”)) { keluar(); } } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { notifyDestroyed(); }}Menghapus RecordStore Untuk menghapus RecordStore yang ada dalam sistem, bisa digunakan fungsi sebagai berikut: public void static deleteRecordStore(String name) Parameter name merupakan nama RecordStore yang akan dihapus. Jika terjadi kesalahan, ada dua kemungkinan eksepsi yang akan dilemparkan, yakni: RecordStoreNotFoundException Terjadi jika RecordStore tidak ketemu RecordStoreException Terjadi kesalahan pada RecordStore di luar dua hal di atas Berikut contoh program untuk menampilkan daftar database/RecordStore yang ada untuk bisadihapus ://Program hapusDatabaseRMS.javaimport javax.microedition.rms.*;import java.io.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;public class hapusDatabaseRMS extends MIDlet implements CommandListener {import javax.microedition.rms.*;import java.io.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*; 110Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Databasepublic class hapusDatabaseRMS extends MIDlet implements CommandListener { private Display display; private Command exitCmd = new Command(“Keluar”, Command.EXIT, 2); private Command hapusCmd = new Command(“Hapus”, Command.OK, 1); private Form f, f2; private TextField t, t2; private RecordStore myDb; private Ticker tck; private ChoiceGroup dt; public hapusDatabaseRMS() { } public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); f = new Form (null); tck = new Ticker(“Informasi RMS”); f.addCommand(exitCmd); f.addCommand(hapusCmd); f.setCommandListener(this); f.setTicker(tck); String allDbs[] = RecordStore.listRecordStores(); dt = new ChoiceGroup(“Daftar Database”, Choice.EXCLUSIVE); for (int i=0; i<allDbs.length; i++) { dt.append(allDbs[i], null); } f.append(dt); display.setCurrent(f); } public void hapusDb() { try { String dbName = dt.getString(dt.getSelectedIndex()); dt.delete(dt.getSelectedIndex()); RecordStore.deleteRecordStore(dbName); tck.setString(“Database “ + dbName + “telah dihapus”); display.setCurrent(f); } } public void keluar() { this.destroyApp(true); } public void CommandAction (Command c, Displayable d) { 111Andino Maseleno
    • Bab 5 – Pemrograman Database String lbl = c.getLabel(); if (lbl.equals(“Keluar”)) { keluar(); } else if (lbl.equals(“Hapus”)) { hapusDb(); } } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { notifyDestroyed(); }} 112Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHPBab 6Aplikasi J2ME dengan PHP PHP (Hypertext Preprosessor) adalah bahasa server-side scripting yang menyatu dengantag-tag HTML dan dieksekusi di server untuk membuat halaman Web dinamis. Maksud dari server-side scripting adalah sintaks dan perintah-perintah yang berikan akan sepenuhnya dijalankan diserver tetapi disertakan pada dokumen HTML biasa. Pembuatan Web ini merupakan kombinasiantara PHP sendiri sebagai bahasa pemrograman dan HTML sebagai pembangun halaman Web.Ketika pengunjung membuka halaman Web, server akan memproses perintah PHP dan lalumengirim hasilnya ke browser pengunjung. PHP merupakan software yang Open Source dan mampu lintas platform. PHP mampuberjalan di Windows NT dan beberapa versi UNIX, dan dapat dibangun sebagai modul pada WebServer Apache. PHP menawarkan koneksitas yang baik dengan beberapa database antara lainOracle, Mysql, dBase, Unix dbm dan tak terkecuali semua database berantarmuka ODBC. PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol HTTP. ApabilaPHP berada dalam halaman Web, maka tidak lagi dibutuhkan pengembangan lingkungan khususatau direktori khusus. Hampir seluruh aplikasi berbasis Web dapat dibuat dengan PHP. Namunkekuatan utama adalah konektivitas database dengan Web. Dengan kemampuan ini akanmempunyai suatu sistem database yang dapat diakses dari Web. Ada tiga cara penulisan script PHP,yaitu:1. <? Script PHP ?>2. <?php Script PHP ?>3. <script language = “php”> Script PHP </script>Web Server Web server bertugas untuk melayani permintaan browser terhadap halaman web ataudokumen lainya. Biasanya dijalankan sebagai suatu Daemon atau Service yang siap melayani setiap 113Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHPpermintaan bila dibutuhkan. Pada umumnya Web server yang ada memiliki dukungan terhadapPHP, sehingga memungkinkan dihasilkan halaman web yang bersifat dinamis. Beberapa Webserver yang sering digunakan antara lain PWS 4.0+(isapi), PWS 4.0+(cgi), Apache, Xitami, IIS 4.0.MySQL MySQL adalah multi user data base yang menggunakan bahasa Structured QueryLanguage (SQL). MySQL dalam operasi client-server melibatkan server daemon MySQL disisiserver dan berbagai macam program serta library yang berjalan disisi client. MySQL mampumenangani data yang cukup besar. Perusahaan pengembang MySQL yaitu TcX, mengaku mampumenyimpan data lebih dari 40 data base, 10.000 tabel dan sekitar 7 juta baris, totalnya kurang lebih100 Gigabytes data. SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengakses server data base. Bahasa inipada awalnya dikembangkan IBM, namun telah diadopsi dan digunakan sebagai standar industri.Dengan menggunakan SQL, proses akses data base menjadi lebih user-friendly dibandingkandengan menggunakan dBASE atau Clipper yang masih menggunakan perintah-perintahpemrograman. Dalam konteks bahasa SQL, pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yangsecara logik merupakan stuktur dua dimensi yang terdiri atas baris-baris data yang berada dalamsatu atau lebih kolom. Baris pada tabel sering disebut sebagai instance dari data, sedangkan kolomsering disebut sebagai attributes atau field. Keseluruhan tabel itu dihimpun dalam satu kesatuanyang disebut data base. Berikut contoh programnya:1. Simple HTTP FetchJ2ME Source Code:import java.io.*;import javax.microedition.io.*;import javax.microedition.lcdui.*;import javax.microedition.midlet.*;public class SimpleFetch extends MIDlet { private Display display; String url = "http://127.0.0.1/midlet/helloworld.txt"; 114Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHP public SimpleFetch() { display = Display.getDisplay(this); } public void startApp() {try { getViaStreamConnection(url);} catch (IOException e) { //Handle Exceptions any other way you like. System.out.println("IOException " + e); e.printStackTrace();} } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { } /** * Read URL as Stream */ void getViaStreamConnection(String url) throws IOException { StreamConnection streamConnection = null; InputStream inputStream = null; StringBuffer b = new StringBuffer(); TextBox textBox = null; try { streamConnection = (StreamConnection)Connector.open(url); inputStream = streamConnection.openInputStream(); int ch; while((ch = inputStream.read()) != -1) { b.append((char) ch); } textBox = new TextBox("Simple URL Fetch", b.toString(), 1024, 0); } finally { if(inputStream != null) { inputStream.close(); } if(streamConnection != null) { streamConnection.close(); } } display.setCurrent(textBox); 115Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHP }}2. Simple HTTP GetJ2ME Source Code:import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;import java.io.*;import javax.microedition.io.*;import org.ksoap.*;import org.ksoap.transport.*;import org.ksoap.SoapObject;public class SimpleWebService extends javax.microedition.midlet.MIDlet { private Display display; private String url = http://127.0.0.1/midlet/webservice/service.php; TextBox textbox = null; public SimpleWebService() { display = Display.getDisplay(this); } public void startApp() { try { testWebService(); } catch (Exception ex) { System.out.println(ex); } } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { } public void testWebService() throws Exception { StringBuffer stringBuffer = new StringBuffer(); TextBox textBox = null; // First WebService - echos name that is passed in, in this case Andino SoapObject client = new SoapObject(url,"hello"); 116Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHP client.addProperty("name","Andino"); HttpTransport ht = new HttpTransport(url,"hello"); stringBuffer.append(ht.call(client)); // 2nd WebService - Supply 2 numbers and the result is the sum of the // two numbers client = new SoapObject(url,"add"); client.addProperty("x","7"); client.addProperty("y","6"); ht = new HttpTransport(url,"add"); stringBuffer.append("nAdd Result: " + ht.call(client)); // display results in textbox textBox = new TextBox("Simple WebService Test", stringBuffer.toString(),1024, 0); display.setCurrent(textBox); }}PHP Source Code:<?php$response = "Hello";if (isset($_GET)) { switch ($_GET["type"]) { case 1: $response = "Good Morning"; break; case 2: $response = "Good Afternoon"; break; case 3: $response = "Good Evening"; break; default: $response = "Hello"; break; }}echo $response;?>3. Simple Web ServiceJ2ME Source Code:import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;import java.io.*;import javax.microedition.io.*;import org.ksoap.*; 117Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHPimport org.ksoap.transport.*;import org.ksoap.SoapObject;public class SimpleWebService extends javax.microedition.midlet.MIDlet { private Display display; private String url = "http://127.0.0.1/midlet/webservice/service.php"; TextBox textbox = null; public SimpleWebService() { display = Display.getDisplay(this); } public void startApp() { try { testWebService(); } catch (Exception ex) { System.out.println(ex); } } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { } public void testWebService() throws Exception { StringBuffer stringBuffer = new StringBuffer(); TextBox textBox = null; // First WebService - echos name that is passed in, in this case Andino SoapObject client = new SoapObject(url,"hello"); client.addProperty("name","Andino"); HttpTransport ht = new HttpTransport(url,"hello"); stringBuffer.append(ht.call(client)); // 2nd WebService - Supply 2 numbers and the result is the sum of the // two numbers client = new SoapObject(url,"add"); client.addProperty("x","7"); client.addProperty("y","6"); ht = new HttpTransport(url,"add"); stringBuffer.append("nAdd Result: " + ht.call(client)); 118Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHP // display results in textbox textBox = new TextBox("Simple WebService Test", stringBuffer.toString(),1024, 0); display.setCurrent(textBox); }}PHP Source Code:<?php// include NuSOAP libraryrequire_once(nusoap.php);// Create Web Service Server$server = new soap_server;// Register Services$server->register(hello);$server->register(add);// Define Servicesfunction hello ($name){ return "Hello $name";}function add ($x,$y){ return $x + $y;}$server->service($HTTP_RAW_POST_DATA);?>4. Simple Image FetchJ2ME Source Code:import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;import javax.microedition.io.*;import java.io.*;public class SimpleImageFetch extends MIDlet{ private Display display; private String URL = "http://127.0.0.1/midlet/image/test.php"; private Form formImage; public SimpleImageFetch() { 119Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHP try { display = Display.getDisplay(this); Image im = getImage(URL); formImage = new Form("Simple Image Test"); formImage.append(im); display.setCurrent(formImage); } catch (Exception ex) { System.out.println(ex); }} public void startApp() { } public void pauseApp() { } public void destroyApp(boolean unconditional) { } private Image getImage(String url) throws IOException { ContentConnection connection = (ContentConnection) Connector.open(url); DataInputStream iStrm = connection.openDataInputStream(); Image im = null; try { byte imageData[]; ByteArrayOutputStream bStrm = new ByteArrayOutputStream(); int ch; while ((ch = iStrm.read()) != -1) bStrm.write(ch); imageData = bStrm.toByteArray(); bStrm.close(); im = Image.createImage(imageData, 0, imageData.length); } finally { if (iStrm != null) iStrm.close(); if (connection != null) connection.close(); } return (im == null ? null : im); }}PHP Source Code:<?php$filename = "./phpjava.png"; 120Andino Maseleno
    • Bab 6 – Aplikasi J2ME dengan PHP$handle = fopen ($filename, "rb");$contents = fread ($handle, filesize ($filename));fclose ($handle);header("Content-type: image/gif");header("Content-length: ".(string)(filesize($filename)));echo $contents?> 121Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2MEBab 7Aplikasi XML dengan J2MEXML XML kependekan dari eXtensible Markup Language, dikembangkan mulai tahun 1996 danmendapatkan pengakuan dari W3C pada bulan Februari 1998. Teknologi yang digunakan padaXML sebenarnya bukan teknologi baru, tapi merupakan turunan dari SGML yang telahdikembangkan pada awal 80-an dan telah banyak digunakan pada dokumentasi teknis proyek-proyek berskala besar. Ketika HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XMLmengadopsi bagian paling penting pada SGML dan dengan berpedoman pada pengembanganHTML menghasilkan markup language yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.Seperti halnya HTML, XML juga menggunakan elemen yang ditandai dengan tag pembuka(diawali dengan „<‟ dan diakhiri dengan „>‟), tag penutup(diawali dengan „</ „diakhiri „>‟) danatribut elemen(parameter yang dinyatakan dalam tag pembuka misal <form name=”isidata”>).Hanya bedanya, HTML medefinisikan dari awal tag dan atribut yang dipakai didalamnya,sedangkan pada XML kita bisa menggunakan tag dan atribut sesuai kehendak kita.XSLT XSLT adalah kependekan dari eXtensible StyleSheet Language:Transformation, adalahbagian dari XSL yang dikembangkan sebelumnya. XSL adalah Stylesheet yang khususdikembangkan sebagai komplemen XML, untuk merubah informasi pada XML ke dalam bentuklain agar bisa ditampilkan di layar, dicetak di kertas atau didengarkan telinga. Pada dasarnya prosesini dibagi menjadi dua bagian proses yakni pertama Transformasi Struktural yang meliputipengumpulan, pengelompokan dan pengurutan data maupun penyusunan ulang, penambahan danpenghapusan tag dan atribut, dan yang kedua adalah proses merubah format menjadi pixel dilayar,nohtah tinta di kertas atau nada di speaker. Proses yang pertama itulah yang kemudian disebutXSLT, sedangkan yang kedua biasa disebut XSLFO (eXtensible Stylesheet Language:FormattingObject). Hasil Keluaran XSLT bisa berupa HTML, Text file atau XML dengan format yang baru.Sebenarnya untuk menampilkan dokumen XML agar lebih menarik dilihat di browser bisadilakukan oleh Cascade StyleSheet. CSS yang sering digunakan untuk memformat HTML bisa juga 122Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2MEdipakai untuk XML. Akan tetapi CSS tidak mampu melakukan tugas tugas yang rumit sepertimemformat angka desimal, menjumlah, menghitung rata-rata, menampilkan gambar, dan lain-lain.Dan untuk melakukan tugas-tugas itulah kita memerlukan XSLTXSLT ProcessorXSLT Processor atau yang biasa disebut Parser adalah software bantu yang tugasnya menerapkanperintah-perintah dalam XSLT pada dokumen sumber XML, dan menghasilkan dokumen keluaranbaik berupa HTML, Text file ataupun XML.Bagian-Bagian dari Dokumen XMLSebuah dokumen XML terdiri dari bagian bagian yang disebut dengan node. Node-node itu adalah: Root node yaitu node yang melingkupi keseluruhan dokumen. Dalam satu dokumen XML hanya ada satu root node. Node-node yang lainnya berada di dalam root node. Element node yaitu bagian dari dokumen XML yang ditandai dengan tag pembuka dan tag penutup, atau bisa juga sebuah tag tunggal elemen kosong seperti <anggota nama=”budi”/> . Root node biasa juga disebut root element Attribute note termasuk nama dan nilai atribut ditulis pada tag awal sebuah elemen atau pada tag tunggal. Text node, adalah text yang merupakan isi dari sebuah elemen, ditulis diantara tag pembuka dan tag penutup. Comment node adalah baris yang tidak dieksekusi oleh parser Processing Instruction node, adalah perintah pengolahan dalam dokumen XML. Node ini ditandai awali dengan karakter <? Dan diakhiri dengan ?>. Tapi perlu diingat bahwa header standard XML <?xml version=”1.0” encoding=”iso-8859-1”?> bukanlah processing instruction node. Header standard bukanlah bagian dari hirarki pohon dokumen XML. NameSpace Node, node ini mewakili deklarasi namespaceDocument Type Definition (DTD) Sesuai namanya DTD berfungsi untuk mendefinisikan tipe documen XML. Pada saatmempelajari salah satu bahasa pemrograman atau scripting, diperkenalkan deklarasi variable,deklarasi fungsi dan deklarasi tipe data. Serupa dengan itu, DTD mendefinisikan struktur dokumenXML dengan daftar element yang digunakan. DTD memungkinkan format yang unik untuk setiap file xml. DTD akan sangat berguna 123Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2MEuntuk membuat aplikasi dalam Visual Basic, ASP atau bahasa pemrograman lain yang mendukungXML, yaitu untuk memastikan bahwa data yang diterima aplikasi itu adalah data yang valid. Ataubermanfaat juga digunakan bila satu organisasi menyepakati penggunaan satu DTD untuk tukarmenukar data dan informasi. Unsur-unsur yang dideklarasikan dalam DTD adalah semua unsur yang membentuk suatudokumen XML yaitu Element, satu blok data yang diawali tag pembuka dan tag penutup. Attribute, informasi pendukung element yang disertakan pada tag pembuka Entity, karakter pengganti untuk sekumpulan informasi yang didefinisikanXML dan J2ME Penggunaan TinyXML untuk melakukan parsing dokumen XML adalah sebagai berikut:1. Buatlah objek XMLParser semacam ini: XMLParser xp = new XMLParser();2. Ada dua operasi yang dapat dilakukan oleh TinyXML, yakni memparse dokumen XML atau DTD (Document Type Definition) dari sebuah XML. Untuk parsing XML dipanggil fungsi : public void parseXML (XMLResponder obj) throws ParseException; Untuk parsing DTD dipanggil fungsi: public void parseDTD(XMLResponder obj) throws ParseException;3. Buatlah kelas yang mengimplementasikan XMLResponder untuk proses parsing XML. XMLResponder merupakan Java Interface. Kelas yang mengimplementasikan interface XMLResponder harus mengimplementasikan fungsi-fungsi berikut:  public java.io.InputStream getDocumentStream() throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil pertama kali ketika dilakukan parsing dokumen XML/DTD. Fungsi ini menentukan stream data yang akan di-parsing.  public InputStream resolveDTDEntity(String name, String pubID, String sysID) throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil untuk memproses eksternal DTD. Umumnya fungsi ini diimplementasikan dengan memanggil fungsi resolveExternalEntity di bawah ini.  public InputStream resolveExternalEntity(String name, String pubID, String sysID) throws ParseException 124Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME Fungsi ini akan dipanggil untuk memproses eksternal DTD  public void recordDocStart() Fungsi ini akan dipanggil setelah getDocumentStream() di atas untuk menunjukkan bahwa stream data dokumen XML yang akan diparsing berhasil dibuka.  public void recordDocEnd() Fungsi ini akan dipanggil setelah selesai melakukan parsing dokumen XML dan menunjukkan bahwa stream data berhasil ditutup kembali.  public void recordDoctypeDeclaration(String name, String pubID, String sysID) throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil ketika parser selesai membaca informasi dari DTD yang ada. Parameter dari fungsi ini adalah: name : Nama dari dokumen type definition (DTD) pubID : Public ID dari DTD yang mungkin null sysID : System ID dari DTD yang mungkin null jika external DTD tidak terdefinisi.  public void recordElementDeclaration(String name, String content) throws ParseException{} Fungsi ini akan dipanggil ketika parser membaca deklarasi elemen dalam DTD. Parameter dalam fungsi ini: name : Nama dari tag elemen content : Definisi untuk menentukan elemen dan data apa saja yang bisa ada dalam tag elemen ini. Definisi ini biasanya berupa regular expression.  public void recordNotationDeclaration(String name, String pubID, string sysID) throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil ketika parser membaca notationdi dalam DTD. Parameter yang ada di sini adalah : name : Nama dari notation pubID : Public ID dari notation yang mungkin null sysID : System ID dari notation yang mungkin null jika tidak terdefinisi. Nilainya umumnya berupa nama file.  public void recordEntityDeclaration(String name, String value, String pubID, String sysID, String notation) throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil ketika parser membaca deklarasi general dari entiti. 125Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME Parameter yang ada disini adalah : name : Nama dari entiti value : Nilai dari entiti pubID : public ID dari value entiti sysID : System ID dari value entiti notation : Spesifikasi notasi yang berasosiasi dengan entiti ini, dan dapat bernilai null  public void recordAttlistDeclaration(String element, String attr, boolean notation, String type, String defmod, String def) throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil ketika parser membaca definisi atribut pada atribut list di dalam DTD. Aplikasi dapat menyimpan definisi-definisi atribut ini untuk kemudian disimpan sebagai nilai default dari suatu elemen. Parameter yang ada di sini adalah: element : Element dimana atribut akan digunakan attr : Nama atribut yang didefinisikan dari DTD notation : Jika Anda merupakan notation atribut type : Tipe dari nilai atribut defmod : Deskripsi nature dari nilai default atribut, dimana ada kemungkinan nilainya “FIXED”, “REQUIRED”, “IMPLIED”, atau “DEFAULT”. def : Nilai default atribut, bisa bernilai null  public void recordElementStart(String name, Hashtable attr) throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil ketika parser membaca suatu tag pembuka elemen dalam dokumen XML. Anda bisa memperoleh informasi nama tag elemen XML dan atributnya dengan memanfaatkan parameter yang ada dari fungsi ini, yakni : name : Nama tag elemen dalam XML attr : Daftar atribut tag elemen XML  public void recordElementEnd(String name) throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil ketika parser membaca suatu tag penutup elemen dalam dokumen XML. Anda bisa memperoleh informasi nama tag elemen XML, yakni: name : Nama tag penutup elemen dalam XML  public void recordPI(String name, String pValue) throws ParseException Fungsi ini akan dipanggil ketika parser membaca suatu processing instruction (PI) dalam dokumen XML. Parameter dalam fungsi ini adalah: name : Nama PI 126Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME pValue : Nilai PI  public void recordCharData(String charData) Fungsi ini akan dipanggil untuk membaca data dari elemen XML. Data yang dibaca akan disimpan pada parameter charData dari fungsi ini.  public void recordComment(String comment) Fungsi ini akan dipanggil untuk membaca komentar dari elemen XML. Komentar yang dibaca akan disimpan pada parameter comment dari fungsi ini.Berikut adalah contoh aplikasi parser XML sederhana:import java.io.*;import java.util.*;import gd.xml.*;class objXMLResponder implements XMLResponder { private String filename = null; private String prefix = “ “; private String curElement = “ “; objXMLResponder(String f) { filename = f; } public java.io.InputStream getDocumentStream() throws ParseException { try { return new FileInputStream(filename); } catch (FileNotFoundException e) { throw new ParseException(“File not Found”); } } public InputStream resolveDTDEntity {String name, String pubID, String sysID)throws ParseException { return resolveExternalEntity(name, pubID, sysID); } public InputStream resolveExternalEntity(String name, String pubID, StringsysID) throws ParseException { if (sysID != null) { File f = new File((new File(filename)).getParent(), sysID); try { return new FileInputStream(f); } catch (FileNotFoundException e) { 127Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME throw new ParseException(“file not found (“+f+”)”); } } else {return null;} } public void recordDocStart() { System.out.println(“Parsing activity started”); } public void recordDocEnd() { System.out.println(“Parsing activity finished”); } public void recordElementStart(String name, Hashtable attr) throwsParseException { curElement = name; System.out.println(prefix+”Element : “ + name); if (attr != null) { Enumeration e = attr.keys(); System.out.print(prefix); String conj = “ “; while (e.hasMoreElements()) { Object k = e.nextElement(); System.out.print(conj+k+” = “+attr.get(k)); Conj = “,”; } System.out.println(“ ”); } prefix = prefix+” “; } public void recordElementEnd(String name) throws ParseException { prefix = prefix.substring(2); } public void recordPI(String name, String pValue) { System.out.println(prefix +”*”name+”PI: “+pValue); } public void recordCharData(String charData) { System.out.println(prefix+ “Data elemen” + curElement+ “-> “ +charData); } public void recordComment(String comment) { System.out.println(prefix+”* Komentar : “ + comment); } public void recordDoctypeDeclaration(String name, String pubID, String sysID) 128Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2MEthrows ParseException { System.out.print(prefix+”!DOCTYPE: “+name); if (pubID != null) System.out.print(“ pubID = “+pubID); if (sysID != null) System.out.print(“ sysID = “+sysID); System.out.println(“ “); prefix = “ “; } public void recordElementDeclaration(String name, String content) throwsParseException {} public void recordNotationDeclaration(String name, String pubID, String sysID)throws ParseException {} public void recordEntityDeclaration(String name, String value, String pubID,String sysID, String notation) throws ParseException{ System.out.print(prefix+”!ENTITY: “+name); if (value != null) System.out.print(“value = ” ”+value+”” “); if (pubID != null) System.out.print(“pubID = “ +pubID); if (sysID != null) System.out.print(“sysID = “ +sysID); if (notation != null) System.out.print(“notation = “+notation); System.out.println(“”); } public void recordAttlistDeclaration(String element, String attr, booleannotation, String type, String defmod, String def) {} }class parsingXML { public static void main(String args[]) { if (args.length != 1) : System.err.println(“Penggunaan : “); System.err.println(“Java parsingXM1 <fileXML> “); System.exit(-1); } try { XMLParser p = new XMLParser(); objXMLResponder q = new objXMLResponder (args[0]); p.parseXML(q); } catch (parseException e){} } 129Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME}MIDP client untuk akses informasi e-mail user dari website yang dikembalikan dalam format XMLimport javax.microedition.io.*;import javax.microedition.midlet.*;import javax.microedition.lcdui.*;import java.io.*;import java.util.*;import gd.xml.*;public class readXML extends MIDlet implements CommandListener { private Display display; private Command openCmd = new Command(“Info”, Command.OK, 1); private Command exitCmd = new Command(“Keluar”, Command.EXIT, 2); private Command backCmd = new Command(“Kembali”, Command.EXIT, 2); private Form f1, f2; private TextField t1, t2; private String URL = new String(http://127.0.0.1/infouser.xml); public readXML(){} public void startApp() { display = Display.getDisplay(this); f1 = new Form(“Informasi E-mail”); t1 = new TextField(“Nama User”, “Andino Maseleno”, 1024, TextField.ANY); f1.append(t1); f1.addCommand(openCmd); f1.addCommand(exitCmd); f1.setCommandListener(this); display.setCurrent(f1); } public void inform() { HttpConnection c = null; InputStream is = null; f2 = new Form(“User Information”); t2 = new TextField(“”, null, 1024, TextField.ANY); byte[] data = new byte[1024]; try { c = (HttpConnection)Connector.open(URL); is = c.openInputStream(); XMLParser p = new XMLParser(); 130Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME objXMLResponder oXML = new objXMLResponder(is); if (c.getResponseCode() == HttpConnection.HTTP_OK) { p.parseXML(oXML); } else { f2.setTitle(“Respon Web Server”); t2.setString(“Not OK HTTP” + c.getResponseCode() + “ “ +c.getResponseMessage()); f2.append(t2); } catch (IOException e) { t2.setString(“Error I/O : “ + e.toString()); e.printStackTrace(); } catch (ParseException e) { t2.setString(“Error Parse XML : “ + e.toString()); e.printStackTrace(); } finally { try { if (is != null) { is.close();} if (c != null) {c.close();} } catch (IOException e) { f2.addCommand(backCmd); f2.setCommandListener(this); display.setCurrent(f2); } }//Kelas dibawah merupakan kelas yang mengimplementasikan proses-proses saatmelakukan //parsing XMLclass objXMLResponder implements XMLResponder { private String curElement = “ “; private int Depth = 0; private java.io.InputStream s; private boolean processNow = false; private boolean foundUser = false; private StringBuffer detailsUser = new StringBuffer(); //Konstruktor objXMLResponder(InputStream f){ s = f; } public InputStream getDocumentStream() throws ParseException { return s; } 131Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME public InputStream resolveDTDEntity(String name, String pubID, String sysID)throws ParseException { return resolveExternalEntity(name, pubID, sysID); } public InputStream resolveExternalEntity(String name, String pubID, StringsysID) throws ParseException { return null; } public void recordDocStart(){} public void recordDocEnd() { if (!foundUser) { t2.setString(“User “ + t1.getString() + “ tidak ditemukan”); } else { t2.setString(“User “ + t1.getString() + “ ditemukan. Details : “ +detailUser.toString()); } System.gc(); } public void recordElementStart(String name, Hashtable attr) throwsParseException { Depth++; if (attr != null) { Enumeration e = attr.keys); while (e.hasMoreElements()) { String k = e.nextElement().toString(); if (k.trim().equals(“id”) && Depth == 2) { if (t1.getString().trim().equals(attr.get(k).toString().trim())) { processNow = true; foundUser = true; } else { processNow = false; } } } } curElement = name; System.gc(); } public void RecordElementEnd(String name) throws ParseException { 132Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME Depth++; } public void recordPI(String name, String pValue) {} public void recordCharData(String charData) { if (processNow) { if (curElement.trim().equals(“firstname”)) { detailsUser.append(“ (*) First Name = “ + charData); } else if (curElement.trim().equals(“lastname”)) { detailsUser.append(“ (*) Last Name = “ +charData); } else if (curElement.trim().equals(“age”)) { detailsUser.append(“ (*) Age = “ +charData+ “ tahun”); } else if (curElement.trim().equals(“country”)) { detailsUser.append(“ (*) Negara = “ +charData); } else if (curElement.trim().equals(“email”)) { detailsUser.append(“ (*) Email = “ +charData); } } } public void recordComment(String comment) {} public void recordDoctypeDeclration(String name, String pubID, String sysID)throws ParseException{} public void recordNotationDeclaration(String name, String pubID, String sysID)throws ParseException{} public void recordEntityDeclaration(String name, String value, String pubID,String sysID, String notation) throws ParseException{} public void recordAttlistDeclaration(String element, String attr, booleannotation, String type, String defmod, String def){}}//end of class public void quit() {destroyApp(true);} public void back() {display.setCurrent(f1);} public void commandAction(Command c, Displayable d) { if (c == exitCmd) { quit(); } else if (c == openCmd) { Inform(); } else if (c == backCmd) { } } public void pauseApp() {} public void destroyApp(boolean unconditional) {notifyDestroyed(){ 133Andino Maseleno
    • Bab 7 – Aplikasi XML dengan J2ME }} 134Andino Maseleno