5s

2,069
-1

Published on

nama: hardini larasati
nim: 223312018
jurusan: D3 mtl-a
tugas scm 5s

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,069
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
124
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

5s

  1. 1. Nama Jenis kelamin Tempat, tanggal lahir Status Agama Tinggi Badan Berat Badan Alamat No. Ponsel E-mail : Hardini Larasati : Perempuan : Jakarta, 3 Mei 1994 : Belum Menikah : Islam : 160 cm : 47 Kg : Bintaro Jakarta Selatan : 081318655508 :hardini.laras@yahoo.co.id
  2. 2. PENDIDIKAN 1999-2000 TK BPK PENABUR 5 JAKARTA 2000-2006 Sekolah Dasar ANGKASA 4 Jakarta 2006-2009 Sekolah Menengah Pertama Negeri 157 Jakarta 2009-2012 Sekolah Menengah Atas Negeri 113 Jakarta 2012 s/d sekarang D3 Manajemen Transportasi Laut STMT TRISAKTI
  3. 3. 5S adalah pemanfaatan tempat kerja yang mencakup peralatan, dokumen, bangunan dan ruangan untuk melatih kebiasaan para pekerja dalam usaha meningkatkan disiplin kerja.
  4. 4. Keuntungan menerapkan 5S 1. Zero Breakdown, berarti pemeliharaan lebih baik: 2. Zero Defect, yang berarti kualitas lebih baik: 3. Zero Waste, yang berarti mengurangi biaya dan efisiensi meningkat: 4. Zero Set Up Time, berarti tidak ada waktu yang terbuang: 5. Zero Late Delivery, berarti dapat memenuhi permintaan pelanggan tepat waktu: 6. Zero Injury, yang berarti keselamatan kerja lebih baik: 7. Zero Customer Claim, berarti pelanggan menaruh tingkat kepercayaan yang tinggi: 8. Zero Deficit, berarti perusahaan anda tambah maju:
  5. 5. Seiton(整頓), Penataan Seiton adalah langkah kedua setelah pemilahan, yaitu: penataan barang yang berguna agara mudah dicari, 
dan aman, serta diberi indikasi. Dalam langkah kedua ini dikenal istilah Signboard Strategy
  6. 6. SEITON atau RAPI atau PENATAAN, yang artinya adalah MERAPIKAN atau MENATA BARANG YANG DIPERLUKAN. • Barang yang akan dikerjakan harus tertata rapi ditempatnya • Barang yang tidak/belum dikerjakan harus dijauhkan dari tempat kerja, tetapi masih berada dalam wilayah kerja • Sampah atau Scrap dibuang pada tempat yang disediakan untuk tempat sampah • Barang yang diperlukan di tempat lain telah benar-benar berada di tempat yang telah ditentukan
  7. 7. Seiton dalam manajemen tempat kerja Huruf S yang kedua ini adalah singkatan dari Seiton yang bermakna menyusun barang yang diperlukan tadi pada tempatnya agar mudah mengelolanya. Seringkali kita mencari alat yang kita perlukan karena alat tersebut disimpan tidak pada tempat seharusnya. Akibatnya banyak waktu yang terbuang untuk itu.
  8. 8. Metode penerapan SEITON: 1. Siapkan label SEITON 2. Buat pedoman penyusunan 3. Identifikasi semua barang 4. Barang yang bukan pada tempatnya ditempeli label SEITON 5. Lakukan secara bertahap 6. Setelah tersusun beri label untuk mempermudah pencarian
  9. 9. Kenapa SEITON dibutuhkan?
  10. 10. SEITON atau Susun diperlukan karena akan menjadikan tempat kerja lebih tersusun dan mudah untuk mencapai atau mendapatkan barang-barang yang diperlukan dengan cepat.
  11. 11. Apa nilai penting SEITON? SEITON atau Susun yang rapi dan sempurna akan menghindarkan kita dari tindakan salah dan menghemat waktu dalam bekerja.
  12. 12. Bagaimana menghindari ketidakrapian di tahapan SEITON? Disamping itu juga sejauh mana kesadaran karyawan akan pentingnya kerapian dilingkungan kerja, secara bertahap merapikan tempat kerja dan lingkungan kerja harus menjadi “Budaya Kerja“ bagi setiap karyawan dan keteladanan pimpinan atau tim manajemen, budaya kerja untuk bekerja rapi harus terus menerus ditanamkan kepada seluruh karyawan secara bertahap dan menjadi agenda yang berkesinambungan.
  13. 13. Hal-hal penting untuk pelaksanaan program 5S: 1. Membutuhkan keterlibatan/partisipasi semua orang dalam organisasi dari level atas sampai level bawah. 2. Membutuhkan komitmen manajemen untuk memastikan kegiatan 5S dilakukan setiap hari dan dianggap sebagai prioritas. 3. Merubah perspektif semua orang dalam organisasi bahwa 5S lebih dari sekedar program kebersihan maupun housekeeping management. 4. Menerapkan 5S secara konsisten untuk perubahan budaya. 5. Menggunakan sistem visual display untuk mengkomunikasikan aktivitas 5S secara efektif. 6. Melakukan audit 5S secara teratur (mingguan, bulanan, dan surprise audit) untuk menilai performance. 7. Membutuhkan edukasi tentang konsep dan keuntungan aktivitas 5S.
  14. 14. Kesimpulan 5S tidak sulit untuk dipahami, tapi 5S sangat sulit untuk dilaksanakan dengan benar. 5S memerlukan kegigihan, kebulatan tekad, dan memerlukan usaha yang terus menerus. 5S mungkin tidak akan memberikan hasil yang dramatis. Namun 5S membuat pekerjaan lebih mudah. 5S akan mengurangi pemborosan waktu kerja kita. 5S akan membuat kita bangga atas pekerjaan kita. 5S akan meningkatkan produktifitas kerja dan mutu yang lebih baik, sedikit demi sidikit, namun terus menerus.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×