MERASA DIRI TIDAK KREATIF, BISA MENGAKIBATKAN SESEORANG BENAR-BENAR TIDAK KREATIF !!!
… .padahal setiap orang bisa
Kreatif, asal tahu kuncinya
METODOLOGI PENELITIAN Oleh Dr. H. Wasis Budiarto, MS, APU Program Pascasarjana - Universitas Wijaya Putra
PENELITIAN ILMIAH
APAKAH PENELITIAN ITU ? (1)
Penelitian pada hakekatnya dimulai dari hasrat keingintahuan
keingintahuan tsb dinyatakan dlm bentuk pertanyaan
pertanyaan memerlukan jawaban yang ‘benar’
pengetahuan yang benar adalah ‘apa yang bisa diterima akal dan berdasarkan data empirik
APAKAH PENELITIAN ITU ? (2)
Pencarian pengetahuan yang benar hrs berlangsung menurut prosedur atau hukum yang menjadi kaidah bekerjanya akal, yaitu ‘logika’
pengetahuan yang benar tsb disebut sbg pengetahuan ilmiah atau ‘ilmu’ (sains)
aplikasi dari logika disebut penalaran
penalaran dilaksanakan dg 2 prosedur logika yaitu prosedur deduksi dan pros. induksi
PROSEDUR DEDUKSI DAN INDUKSI
DEDUKSI
berpangkal dari suatu proposisi umum yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini dan berakhir pd kesimpulan atau pengthuan yang baru yang bersifat lebih khusus
INDUKSI
berpangka pd proposisi khusus sbg hasil pengamatan empirik, berakhir pd kesimpuln atau pengetahuan baru yang bersifat umum
APAKAH PENELITIAN ILMIAH? (1)
adalah suatu metode ilmiah yang harus taat kepada hukum-hukum logika
adalah suatu interrelasi yang logis dari fakta-fakta
adalah suatu proses yang terdiri dari eksperimentasi atau observasi untuk memperoleh fakta-fakta dan pemberian argumentasi atas postulat yang telah diterima, unruk menyatakan interrelasi antar fakta, serta hubungan antara fakta dengan ‘body of knowledge’
penelitian atau ‘re-search’ = mencari kembali
APAKAH PENELITIAN ILMIAH? (2)
Penelitian dimulai dari hasrat keingintahuan atau permasalahan,
diteruskan dg penelaahan landasan teoritis dlm kepustakaan untuk mendapatkan jawaban atau hipotesis,
dirancang dan dilakukan pengumpulan fakta atau data,
dilakukan analisis data melalui uji hipotesis
ditarik kesimpulan untuk menjawab permasalahan
permasalahan terjawab, timbul permasalahan baru
METODOLOGI PENELITIAN (RISET)
Research : Usaha-2 untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, dimana usaha yang dilakukan dengan menggunakan Metode-2 Ilmiah .
Periode Perkembangan Metodologi Penelitian ( Rummel):
Ada 4 Periode, Yaitu :
1. Periode TRIAL AND ERROR :
Tdk menggunakan dalil-2 deduksi yg logik.
Coba lagi – coba lagi -
Problemanya tak dibatasi dg jelas
Tata cara pemecahannya dicari sambil berjalan.
2. Periode AUTHORITY AND TRADITION : - Pendapat pemimpin dijadikan ‘Doktrin’ yg hrs diikuti. “ The Master Always Says The Truth “ ( mis. Dunia
Copernicus )
Lanjutan ……………………..
3. Periode SPECULATION AND ARGUMENTATION : - Doktrin penguasa mulai diragukan. - Diskusi & debat untuk mencari kebenaran. - Spekulasi Vs Spekulasi. - Argumentasi Vs Argumentasi ( Mis. Teori Darwin ) - Akal dan Ketangkasan lidah seolah menjadi “Dewa”.
4. Periode HYPOTHESIS & EXPERIMENTATION : - Membuat dugaan-2 / hipotesa-2. - Mengumpulkan fakta-2. - Analisis dilakukan dg hati-2, cermat & tajam thd fakta. - Menggunakan alat ukur. - Menarik kesimpulan dengan cermat & konsep-2 yang matang.
BERFIKIR ILMIAH ( John Dewey )
Ada 6 taraf, yaitu :
1. The Felt Need : - orang kesulitan untuk menerangkan suatu kejadian /
fenomena.
2. The Problem : - Timbul masalah-masalah dan kemudian dirumuskan.
3. The Hypothesis : - Mengajukan kemungkinan-kemungkinan.
4. Collection of Data as Evidence : - Bukti-2 , informasi-2 dikumpulkan dan diuji serta diolah.
6. General Value of the Conclusion ( Kelley) - Generalisasi populasi yang lebih besar
Alur Berpikir dalam Metodologi Penelitian:
Masalah Identifikasi Mslh [ Batasan ] Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian/ Manfaat Tinjauan Pustaka Kerngka Konsep / Hipotesis Metode Penelitian : - Design Penelitian - Waktu / Lokasi - Populasi / Sample - Variabel / DO - Instrumentasi - Uji Coba - Pengumpulan Data - Analisis Data.
Hasil Penelitian Pembahasan Kesimpulan / Saran.
BEBERAPA PENGERTIAN (proposisi, hipotesis, dalil, teori, fakta)
Proposisi adalah pernyataan ttg sifat dari realita
hipotesis adalah proposisi yang siap untuk diuji kebenarannya
dalil (scientific law) adalah singkatan dari suatu pengetahuan tentang hubungan sifat-sifat tertentu
teori adalah sebuah set konsep atau construct yang berhubungan satu dg lainnya
fakta adalah pengamatan yang telah diverifikasikan secara empirik
JENIS-JENIS PENELITIAN
Penelitian dasar ( basic research)
pencarian thd sesuatu karena ada perhatian dan keingintahuan thd hasil suatu aktivitas
Penelitian terapan (applied research)
penyelidikan dg hati-hati, sistematik dan terus menerus thd suatu masalah dg tujuan untuk digunakan dg segera untuk keperluan tertentu
KRITERIA DARI PENELITIAN
berkisar disekeliling masalah yang ingin dipecahkan
harus mengandung unsur originalitas
didasarkan pada pandangan ‘ingin tahu’
dilakukan dengan pandangan terbuka
dasar asumsi, bahwa suatu fenomena mempunyai hukum dan pengaturan
bermaksud menemukan generalisasi atau dalil
merupakan studi sebab akibat
menggunakan pengukuran yang akurat
menggunakan teknik yang dgn sadar diketahui
SYARAT UTAMA BERHASILNYA PENELITIAN
adanya kesadaran masyarakat
harus ada pembiayaan yang memadai
hasil penelitian harus dapat diterapkan
ada kebebasan dlm melakukan penelitian
peneliti harus memp kualifikasi yang diperlukan
TAHAPAN PROSES PENELITIAN
Identifikasi, pemilihan dan perumusan permasalahan penelitian
Studi kepustakaan
Perumusan hipotesis
Identifikasi, klasifikasi dan pemberian definisi operasional variabel
Penyusunan rancangan penelitian
Penentuan alat pengambil data (instrumen)
Pengumpulan, pengaturan dan analisis data
Membuat generalisasi dan kesimpulan
Penyusunan laporan penelitian
LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN
TEORI
Masalah Penelitian Masalah Lapangan
Tujuan 1 Tujuan 2 Tujuan k
Kerangka Teoritis/Konsepsual
Hipotesis -1 Hipotesis-2 Hipotesis-k
Mengumpulkan Data
Analisis Data
Penafsiran Data
Kesimpulan
PENEMUAN KEBENARAN NON ILMIAH
secara kebetulan
secara common sense
melalui wahyu
secara intuitif
secara trial and error
melalui spekulasi
karena kewibawaan
KRITERIA METODE ILMIAH
1. Berdasarkan fakta
2. Bebas dari prasangka
3. Menggunakan prinsip analisis
4. Menggunakan hipotesis
5. Menggunakan ukuran obyektif
6. Menggunakan teknik kuantifikasi
PERMASALAHAN PENELITIAN
Adalah kesenjangan antara :
apa yg seharusnya dg apa yang sebenarnya
apa yg diperlukan dg apa yang tersedia
apa yg diharapkan dg apa yg dicapai
das sollen dg das sein
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PENELITIAN
- Peneliti harus peka thd permasalahan
Hrs bersikap kritis dan berfikir logis
Hrs selalu alergi thd alasan yg ditulis kolega atau literatur
Hrs meragukan thd kesimpulan yang tidak cukup bukti atau tidak berdasar fakta yg lengkap
Hrs menajamkan persepsinya
CARA MELOKALISIR PERMASALAHAN PENELITIAN
Lakukan eksplorasi literatur pd satu aspek tertentu dlm bidang keilmuan
Menghadiri seminar, pertemuan ilmiah profesi, kuliah tamu, kunjungan ke puslit
Pengalaman sehari-hari dlm praktek profesi
analisis, cari kesenjangan, cari konflik pendpt, cari saran konkrit, cari informasi dr prosedur rutin baca, dengar & refleksikan dlm pertanyaan :
…………………………… . mengapa, bagaimana dst
SUMBER UNTUK MEMPEROLEH MASALAH
Pengamatan thd kegiatan manusia
Pengamatan thd alam sekeliling
Bacaan
Ulangan serta perluasan penelitian
Cabang studi yg sedang dikembangkan
Catatan dan pengalaman pribadi
Praktik serta keinginan masyarakat
Bidang spesialisasi
Pelajaran yang sedang diikuti
Diskusi-diskusi ilmiah
Perasaan intuisi
CARA MERUMUSKAN MASALAH
Masalah biasanya dirumuskan dalam bentuk pertanyaan
Rumusan hendaklah jelas dan padat
Rumusan masalah harus berisi implikasi adanya data untuk memecahkan masalah
Rumusan masalah harus merupakan dasar dalam membuat hipotesis
Masalah harus menjadi dasar bagi judul penelitian
A. Menentukan Ruang Lingkup Masalah :
APA ITU MASALAH ??? - Kesenjangan antara HARAPAN ( What Should Be) dengan KENYATAAN yang terjadi ( What Is ).
APA ITU HARAPAN ??? - Teori - Nilai – Norma – Aturan - Target - Program
APA ITU KENYATAAN ??? - Data Masyarakat - Realitas - Fenomena
Apakah Setiap Masalah Dapat Diteliti ???
Tidak setiap masalah perlu diteliti. - Masalah Manageable ( mslh yang hanya perlu dilakukan pengelolaan saja ). - Masalah Researchable ( mslh yang perlu diteliti ).
Bagaimana Ciri masalah Researchable ??? - Adanya kesenjangan antara yang seharusnya terjadi dengan yang terjadi. - Adanya suatu pertanyaan tentang mengapa kesenjangan
tersebut muncul. - SETIDAKNYA ada 2 jawaban yang mungkin dan jelas untuk pertanyaan tersebut.
Contoh Masalah yang tidak perlu dan perlu diteliti ?????
Masalah yang tidak perlu diteliti :
Sebuah survei baru-2 ini dilakukan di suatu daerah X, yang menemukan 1000 wanita pemakai tetap Pil KB. Tetapi statistik pelayanan bulan lalu menunjukkan waktu itu tak seorangpun diantara wanita-2 itu menggunakan Pil KB ( Situasi Masalah )
Semua wanita tersebut Seharusnya menggunakan pil KB, tetapi ternyata semua ( 1000 ) wanita tersebut tidak menggunakan Pil KB ( Kesenjangan )
Faktor-faktor apa yang menyebabkan 1000 wanita tadi menghentikan penggunaan Pil KB tersebut ?? ( Pertanyaan tentang Masalah )
Sebuah Banjir besar melanda daerah X tersebut dan menghentikan seluruh kegiatan penyediaan Pil KB baru ke daerah tersebut, sedang persediaan telah habis. ( Jawaban )
Karena hanya 1 kemungkinan jawaban, maka Masalah tersebut Tidak Perlu diteliti ( masalah managable)
Masalah yang perlu diteliti :
Daerah X selalu kebanjiran dalam musim hujan. Tahu hal tersebut maka program KB membentuk Sistem penyediaan logistik yang baru. Setiap pemakai Pil diberi persediaan selama musim hujan dan diberikan sebelum musim hujan. Selama musim hujan perahu motor disediakan untuk mengangkut persediaan baru ke pusat distribusi yang telah dipilih. Namun statistik pelayanan menunjukkan tidak adanya persediaan pil di daerah X. ( Situasi Masalah )
Sistem Logistik yang baru mestinya bisa menjamin persediaan pil secara terus menerus, tetapi tetap tidak ada persediaan. ( Kesenjangan )
Mengapa sistem logistik yang baru telah gagal untuk menyampaikan pil KB kepada pemakai ? ( Pertanyaan tentang masalah )
Ada bbrp kemungkinan jawaban : 1. Pesanan untuk persediaan pil baru mungkin tidak dilakukan tepat
waktu. 2. Perahu-2 motor yang akan dipakai untuk mengangkut rusak. 3. Para pekerja lapangan tidak diberitahu sistem yang baru. ( Jawaban )
BEKAL PENELITI
Bekal peneliti dlm mencari permasalahan penelitian :
Scientific mind = hrs berpandangan obyektif, independent, berwawasan
Prepared mind = selalu siap untuk dpt menangkap permasalahan yg timbul selama melakukan observasi
KRITERIA YANG HARUS DIPUNYAI PENELITI
1. Daya nalar
2. Orisinalitas
3. Daya ingat
4. Kewaspadaan
5. Akurat
6. Konsentrasi
7. Dapat bekerjasama
8. Kesehatan
9. Semangat
10. Pandangan moral
TINGKAT KETRAMPILAN DALAM MELAKSANAKAN PENELITIAN
1. Ketrampilan inventif (inventive skill)
- ketrampilan inventif merupakan sifat umum dari manusia
- ketrampilan ini tidak memerlukan penataran atau training secara formal
2. Ketrampilan teknis-engineering
- ketrampilan ini hasil terapan dari text-book untuk memcahkan masalah-masalah teknis yg dihadapi
3. Ketrampilan teknis-ilmiah
- diperoleh setelah menamatkan program magister, mempunyai background teori dalam mengadakan analisis
4. Ketrampilan ilmiah-konsepsual
- Skill ini dipunyai oleh peneliti yg berpengalaman dan oleh Doktor-doktor
CIRI MASALAH YANG BAIK
(1) Masalah harus ada nilai penelitian
asli, menyatakan hubungan, merupakan hal penting, hrs dpt diuji, dinyaakan dlm bentuk pertanyaan
(2) Masalah harus fisibel
data &metode hrs tersedia, alat dan kondisi hrs mengijinkan, biaya seimbang, ada sponsor yg kuat, tidak bertentangan dg hukum adat
(3) Masalah hrs sesuai dg kualifikasi peneliti
menarik, sesuai dg kualifikasi peneliti,
KRITERIA PERMASALAHAN YANG ‘ RESEARCHABLE ’
Mempunyai kontribusi profesional
- mempunyai andil yg jelas dlm bidang profesi atau bidang ilmunya
(2) Mempunyai derajat keunikan dan keaslian
- asli, atau pengulangan permasalahan dg perluasan atau memperdalam permasalahan
(3) Layak untuk dilaksanakan
- waktu, biaya, sarana dan alat, data
JUDUL PENELITIAN
Menunjukkan lingkup dari penelitian dan menyatakan subyek utama penelitian
Ditulis dlm bentuk menyeluruh, luas, banyak terminologi. Selanjutnya di edit, agar tepat dan pendek, tdk ada kata yg mubazir
Dibuat sub judul, agar tdk terlalu panjang
Jika sulit merumuskannya, rumuskan tujuan penelitiannya dulu, baru judulnya
TUJUAN PENELITIAN
Hrs dirumuskan dgn jelas dan ringkas
Diperinci dg tujuan umum dan tujuan khusus
Dirumuskan sebagai kalimat pernyataan, yg konkrit dan jelas tentang apa yang akan : diuji, dikonfirmasi, dibandingkan, dikorelasikan dlm penelitian
Dapat diambil dari sub permasalahan yg layak secara obyektif, dan layak secara subyektif
MANFAAT PENELITIAN
Harus ada pernyataan tentang manfaat terhadap hasil penelitian, yang meliputi :
Manfaat bagi pelaksanaan program (RS, Puskesmas, unit yankes yang lain)
Manfaat bagi pengambil keputusan di tingkat pusat, propinsi, kab/kota
0 comments
Post a comment