Your SlideShare is downloading. ×
0
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Man Strat Bisnis 5
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Man Strat Bisnis 5

4,115

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
4,115
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
219
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. IMPLEMENTASI STRATEGI
  • 2. Implementasi Strategi
    • Agar dapat mengimplementasikan strategi dengan baik perlu dipahami berbagai unsur yang dapat berpengaruh terhadap perilaku individu dalam organisasi.
    • Unsur-unsur organisasi yang tidak sesuai dengan strategi menyebabkan strategi sebaik apapun tidak akan sanggup menghadapi hambatan sehingga implementasi gagal
  • 3. Faktor yang mempengaruhi perilaku PERILAKU SISTEM & PROSEDUR PIMPINAN KOMPETENSI KULTUR MOTIVASI
  • 4. PENGERTIAN
    • Pada tahap implementasi strategi pihak manajemen perlu mempertimbangkan struktur organisasi /perusahaan
    • Strategi tidak dapat diimplementasikan dengan baik bila struktur organisasi/perusahaan kurang sesuai
    • Mc Kinsey mengemukakan kerangka “7S” yang dapat menjamin implementasi strategi (strategy) dengan baik, yaitu struktur organisasi (structure), sistem (system), budaya (share value), keahlian (skill), gaya kepemimpinan (style) dan staf (staff)
  • 5. KERANGKA 7S dari Mc Kinsey
    • STRATEGY
    • STRUCTURE SYSTEMS
    • SHARE VALUE
    • SKILL STYLE
    • STAFF
  • 6. PERTUMBUHAN ORGANISASI BARU
    • ORGANISASI BARU ORGANISASI BARU DGN
    • PERTUMBUHAN
    • Pemilik-Pimpinan Pemilik-Pimpinan
    • Manufaktur Pemasaran
    • Karyawan Karyawan Karyawan
  • 7. STRUKTUR TINGGI DAN LEBAR DARI ORGANISASI
    • Organisasi tinggi dg 7 tingkatan Organisasi lebar 3 tingkatan
    • (tall organization) (flat organization)
  • 8. Tall Versus Flat Organizations Tall Organization Flat Organization President President
  • 9. IMPLEMENTASI STRATEGI STRUKTUR ORGANISASI BUDAYA ORGANISASI KEPEMIMPINAN
  • 10.  
  • 11. PENGERTIAN
    • Dalam implementasi strategi maka langkah pertama adalah menyesuaikan struktur organisasi dengan strategi yang dipilih
    • Perubahan lingkungan memungkinkan organisasi merubah struktur organisasinya dari waktu ke waktu
    • Bentuk struktur organisasi ada 6 yaitu :
    • Struktur Fungsional
    • Struktur Divisional Produk
    • Struktur Divisional Geografis
    • Struktur Unit Usaha
    • Struktur Matrik
    • Struktur Horisontal
  • 12. STRUKTUR FUNGSIONAL
    • DIREKTUR/PIMPINAN PUNCAK
    • Keuangan Operasional SDM Pemasaran Pembelian
    • Pabrikase Rekayasa Kontrol Riset Distribusi Promosi
    • Kualitas Pasar
  • 13. KEUNGGULAN & KELEMAHAN STRUKTUR FUNGSIONAL 1. Mendorong spesialisasi yang sempit dan persaingan antar fungsi 2. Menimbulkan kesulitan dalam koordnasi dan pengambilan keputusan antar fungsi 3. Membatasi pengembangan manajer umum 4. Mengandung potensi kuat untuk konflik antar fungsi, karena prioritas bukan pada keseluruhan bisnis 1. Mencapai efisiensi melalui spesialisasi 2. Mengembangkan keahlian fungsional 3. Deselegasi keputusan operasional 4. Memelihara kendali terpusat atas keputusan strategik 5. Struktur terkait erat dengan strategi melalui penunjukan kegiatan kunci sebagai unit terpisah KELEMAHAN KEUNGGULAN
  • 14. STRUKTUR DIVISIONAL PRODUK
    • DIREKTUR UTAMA
    • DIR KEUANGAN DIR OPERASI
    • DIVISI KULKAS DIVISI POMPA AIR DIVISI TELEVISI
    • Personalia
    • Akuntansi
    • Teknik
    • Pemasaran
    • Operasi/Produksi
  • 15. KEUNGGULAN & KELEMAHAN STRUKTUR DIVISIONAL PRODUK Memberi landasan pelatihan yang baik bagi manajer strategik Mempertahankan spesialisasi fungsional di dalam divisi Distribusi biaya overhead korporat bisa menimbulkan masalah Memusatkan tanggungjawab atas kinerja Kebijakan antar divisi kemungkinan tidak konsisten Membebaskan direktur untuk mengambil keputusan yg lebih luas Menimbulkan masalah besarnya wewenang yg harus diberikan kepada manajer divisi Menempatkan pengembangan dan implementasi strategi dekat dg divisi Memupuk persaingan tidak sehat memperebutkan sumberdaya tingkat korporat Mendorong koordinasi dan wewenang ke tingkat yg sesuai & cepat tanggap KELEMAHAN KEUNGGULAN
  • 16. STRUKTUR DIVISIONAL GEOGRAFIS
    • DIREKTUR UTAMA
    • MAN UMUM MAN UMUM MAN UMUM MAN UMUM
    • JATIM JATENG SUMATERA KALIMANTAN
    • TEKNIK PRODUKSI PEMASARAN
  • 17. KEUNGGULAN & KELEMAHAN STRUKTUR DIVISIONAL GEOGRAFIS Memberi landasan pelatihan yg baik bagi manajer umum Duplikasi pekerjaan staf di pusat dan di cabang Memanafaatkan skala ekonomis operasi lokal Menambah jumlah manajemen Meningkatkan koordinasi fungsional di pasar sasaran Sulit menjaga citra/reputasi perusahaan dari daerah ke daerah Delegasi tanggungjawab laba/rugi ke jenjang strategik terendah Kantor pusat sulit menentukan kapan harus seragam atau kapan harus beragam Memungkinkan penyesuaian strategi atas kebutuhan di pasar geografisnya KELEMAHAN KEUNGGULAN
  • 18. STRUKTUR UNIT USAHA
    • DIREKTUR UTAMA
    • DIR KEUANGAN DIR OPERASI
    • MANAJER MANAJER MANAJER
    • SBU-1 SBU-2 SBU-3
    • DIV-A DIV-B DIV-C DIV-A DIV-B DIV-C
    • DIV-A DIV-B DIV-C
  • 19. KEUNGGULAN & KELEMAHAN STRUKTUR UNIT USAHA Sulit dalam menentukan besarnya otonomi yg harus diserahkan kepada wakil direktur group & manajer divisi Menyalurkan tanggungjawab ke berbagai unit usaha yg berbeda Sulit mendefinisikan peran wakil direktur group Memudahkan perencanaan bisnis yg mendalam Menimbulkan persaingan tidak sehat memperebutkan sumberdaya korporat Mengetatkan manajemen dan pengendalian strategik dari perusahaan yg bisnisnya beragam Membentuk lapisan manajemen baru di antara divisi dan pusat Meningkatkan koordinasi antara divisi yg mempunyai masalah strategik serupa dan menghadapi lingkungan produk-pasar yang sama KELEMAHAN KEUNGGULAN
  • 20. STRUKTUR ORGANISASI MATRIK
    • PRESIDEN DIREKTUR
    • MANAJER MANAJER MANAJER MANAJER MANAJER
    • KEUANGAN PRODUKSI SDM PEMASARAN R&D
    • MANAJER STAF STAF STAF STAF STAF
    • PROYEK-A KEUANGAN PRODUKSI SDM PEMASARAN R&D
    • MANAJER STAF STAF STAF STAF STAF
    • PROYEK-B KEUANGAN PRODUKSI SDM PEMASARAN R&D
    • MANAJER STAF STAF STAF STAF STAF
    • PROYEK-C KEUANGAN PRODUKSI SDM PEMASARAN R&D
  • 21. KEUNGGULAN & KELEMAHAN STRUKTUR ORGANISASI MATRIK Memicu konflik dan kehilangan tanggung jawab Memberikan manajemen tengah suatu kontak yg lebih luas dengan masalah strategik Menimbulkan lalu lintas informasi dan pelaporan yang berlebihan Memaksimalkan pemanfaatan manajer fungsional secara efisien Menuntut koordinasi horizontal dan vertikal yg luar biasa Menyediakan dasar pelatihan manajemen unt manajer strategik Menimbulkan kebingungan dan kebijakan yang kontradiktif Mengakomodasi beragam kegiatan bisnis yg berorientasi pd proyek KELEMAHAN KEUNGGULAN
  • 22. STRUKTUR HORIZONTAL
    • Manajer
    • Proses-C Manajer
    • Proses-D
    • WAKIL Manajer
    • DIREKTUR Proses-E
    • Manajer
    • Proses-A WAKIL PRESIDEN
    • DIREKTUR DIREKTUR
    • Manajer Manajer
    • Proses-B WAKIL Proses-F
    • DIREKTUR
    • Manajer
    • Proses-G
  • 23. KEUNGGULAN & KELEMAHAN STRUKTUR ORGANISASI HORISONTAL Meningkatkan respon pada pelanggan Meningkatkan efisiensi KELEMAHAN KEUNGGULAN
  • 24.  
  • 25. KEPEMIMPINAN
    • Kepemimpinan adalah perilaku dari seorang individu yang memimpin aktivitas-aktivitas suatu kelompok ke suatu tujuan yg ingin dicapai bersama (shared goal) (Hemphill & Coon, 1957)
    • Kepemimpinan adalah pembentukan awal serta pemeliharaan struktur dalam harapan dan interaksi (Stogdil, 1974)
    • Kepemimpinan adalah peningkatan pengaruh sedikit demi sedikit pada, dan berada diatas kepatuhan mekanis thd pengarahan-pengarahan rutin organisasi (Katz & Kahn, 1978)
    • Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yg diorganisasi ke arah pencapaian tujuan (Rauch & Behling, 1984)
    • Kepemimpinan adalah proses memberi arti thd usaha kolektif, dan yg mengakibatkan kesediaan untuk melakukan usaha yg diinginkan untuk mencapai sasaran (Jacob & Jacques, 1990)
  • 26. ELEMEN DALAM KEPEMIMPINAN
    • Kepemimpinan memberikan suatu pengaruh untuk mengajak dan memandu orang untuk menuju ke tujuan
    • Kepemimpinan selalu melibatkan kelompok orang yang diarahkan, sehingga terdapat interaksi antar personal
    • Pemimpin merupakan indivisu yang dipandang sbg penggerak yg dapat memberikan arti atau nilai yang lebih bagi orang-orang yang ada dibawahnya
  • 27. KARAKTER DLM KEPEMIMPINAN (Kirkpatrick & Locke, 1991)
    • Penggerak, yang meliputi motivasi dan energi
    • Keinginan kuat dan motivasi untuk memimpin
    • Kejujuran, kelurusan hati dan integritas/ketulusan
    • Kepercayaan diri (self-confidence)
    • Kecerdasan (intelligence)
    • Pengetahuan dan wawasan yg luas atas bisnis
  • 28. TEORI KEPEMIMPINAN YG BERORIENTASI PD PERUBAHAN (Syakhroza & Tjiptono, 1999)
    • KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, karakteristiknya
    • Pimpinan menggunakan serangkaian imbalan untuk memotivasi para karyawan
    • Pimpinan hanya melakukan tindakan koreksi apabila bawahannya gagal mencaai sasaran prestasi yg telah ditetapkan (mempertahankan status quo)
    • KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL, karakteristiknya :
    • Merupakan perluasan dari kepemimpinan kharismatik, dimana pemimpin menciptakan visi, dan lingkungan yg memotivasi para karyawan untuk berprestasi melampaui harapan (mengarah pd kinerja superior)
  • 29. BEBERAPA TIPE ‘negatif’ DARI PIMPINAN (1)
    • Tipe Serigala , pimpinan yang selalu menanyakan ‘mengapa’ kepada bawahannya (mis : mengapa datang terlambat, mengapa pulang dulu dsb)
    • Tipe Jerapah , pimpinan selalu marasa lebih hebat dari yang lain, kurang menghargai orang, selalu menganggap bahwa dia selalu bisa mengerjakan
    • Tipe Kuda Nil , pimpinan yang tidak memberikan reaksi apa-apa, tidak menanggapi semua persoalan yang diajukan oleh bawahannya
    • Tipe Landak , pimpinan selalu menentang apa yang dikatakan orang lain, merupakan sikap kebalikan dari tipe Kuda Nil
  • 30. BEBERAPA TIPE NEGATIF DARI PIMPINAN (2)
    • Tipe Anak Biri-biri, pimpinan yang bersifat pemalu, tidak mau bertemu, bergaul dengan siapapun
    • Tipe Katak , pimpinan yang suka berbicara terus menerus, suka mengobrol, suka mengatakan seseorang
    • Tipe Kera , pimpinan yang merasa semua serba mengetahui, sehingga bawahan lama-lama akan menjadi kesal dan merasa tidak bisa berkembang
    • Tipe Kuda , pimpinan yang mau menerima segalanya. Usul apapun, sampai-sampai ditegurpun dia mau menerimanya. Tipe ini tidak akan bisa berkembang
    • Tipe Anjing Buldog , pimpinan yang maunya melawan melulu, tidak mau kalah, selalu bersaing.
  • 31.  
  • 32. DEFINISI
    • Secara etimologis (asal usul kata), budaya organisasi terdiri dari dua kata, budaya dan organisasi
    • Organisasi merupakan suatu sistem yang mapan dari sekumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, melaluik suatu jenjang kepangkatan & pembagian
    • Bdaya adalah suatu set nilai, penuntun kepercayaan akan suatu hal, pengertian dan cara berfiskir yg dipertemukan oleh para anggota organisasi & diterima oleh anggota baru
    • Budaya organisasi merupakan penetapan nilai-nilai dalam suatu masyarakat yang terkait, bekerja dibawah naungan suatu organisasi
    • (Duncan dalam Kasali, 1994: 108)
  • 33. PENGERTIAN
    • Budaya menuntun individu untuk berperilaku dan memberi petunjuk pada mereka mengenai apa saja yang harus diikuti dan dipelajari
    • Budaya organisasi tumbuh karena diciptakan dan dikembangkan oleh individu-individu yang bekerja dalam suatu organisasi, dan diterima sbg nilai-nilai yg harus dipertahankan dan diturunkan kepada setiap anggota baru
    • Nilai-nilai tsb digunakan sebagai pedoman bagi setiap anggota selama mereka berada dalam lingkungan organisasi tsb, dan dapat dianggap sebagai ciri khas yang membedakan sebah organisasi dengan organisasi lainnya
    • Budaya organisasi akan menumbuhkan identitas dalam diri setiap anggotanya, dan keterkaitan thd organisasi tsb, karena kesamaan nilai yg tertanam akan memudahkan tiap anggota untuk memahami dan menghayati setiap peristiwa dan kegiatan organisasi
  • 34. PENGERTIAN
    • Pada hakekatnya, budaya organisasi memiliki nilai yang baik bagi kemajuan suatu organisasi
    • Budaya organisasi merupakan salah satu perangkat manajemen untuk mencapai tujuan organiusasi
    • Budaya organisasi bukan merupakan cara yang mudah untuk memperoleh keberhasilan, dibutuhkan strategi yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu andalan daya saing organisasi
    • Budaya organisasi merupakan sebuah konsep sebagai salah satu kunci keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya
  • 35. PENGERTIAN
    • Asumsi-asumsi atau keyakinan dasar yang dirasakan bersama oleh anggota kelompok atau organisasi (Schein, 1992)
    • contoh: pandangan ttg sifat-sifat manusia, hubungan atasan-bawahan, sifat waktu, nilai pekerjaan, dll.
    • Suatu pola atau sistem yang diterima dan dianut secara bersama-sama dalam suatu organisasi (robbins, 1994)
    • contoh: cara kerja, keyakinan thd suatu metode, kebijakan, ritual2, dll.
  • 36. KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI
    • Identitas anggota
    • Penekanan kelompok
    • Fokus pada manusia
    • Integrasi unit-unit
    • Pengawasan
    • Toleransi terhadap resiko
    • Kriteria penghargaan
    • Toleransi terhadap konflik
    • Orientasi kepada hasil akhir
    • Mengutamakan sistem terbuka
  • 37. FUNGSI BUDAYA ORGANISASI
    • Menetapkan tapal batas, dan ciri khas yg menjadi pembeda satu organisasi dgn lainnya
    • Memberikan rasa identitas dan kebanggaan bagi anggotanya
    • Mempermudah terbentuknya komitmen yg lebih luas daripada kepentingan pribadi
    • Meningkatkan kemantapan sistem sosial, dlm arti memberi landasan pranata / norma yg jelas
    • Berfungsi sbg mekanisme pembuat makna, kendali, dan pembentuk sikap
  • 38. PROSES PEMBENTUKAN BUDAYA ORGANISASI
    • Sociodynamic theory : interaksi antar individu dari berbagai latar belakang kepribadian, nilai-nilai dan tingkat kognitif, melalui system komunikasi membentuk “shared concencus” & “shared meaning” utk mencapai tujuan bersama
    • Leadership theory : Kepribadian pemimpin mempengaruhi dan membentuk nilai & perilaku individu-individu dlm organisasi
  • 39. LANJUTAN PROSES PEMBENTUKAN BO
    • Learning Theory :
    • melalui proses evolusi, sekelompok orang saling memahami kognisi, perasaan, dan perilaku satu sama lain dalam rangka pemecahan masalah-masalah bersama dan pada akhirnya tercipta suatu keyakinan dan rasa kebersamaan
  • 40. FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG PERUBAHAN BUDAYA ORGANISASI
    • Adanya suatu krisis yg dramatis & penurunan kinerja organisasi
    • Adanya pergantian kepemimpinan
    • Adanya masa transisional
    • Adanya heterogenitas budaya dlm organisasi
    • Adanya pola rekruitmen baru, dll
  • 41. Kita lanjut pada topik Pengendalian dan Evaluasi Strategi

×