Chapter 4 sistem informasi berbasis komputer

15,758 views
15,658 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
15,758
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7,735
Actions
Shares
0
Downloads
451
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Chapter 4 sistem informasi berbasis komputer

  1. 1. SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER<br />CHAPTER IV<br />
  2. 2. DATA PROCESSING SYSTEMS<br />CHAPTER IV – SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER<br />
  3. 3. Terdiri atas 4 tugas utama :<br />Pengumpulan data<br />Manipulasi data<br />Penyimpanan data<br />Persiapan dokumen<br />“Sistem Pengolahan data lebih berorientasi padadata dibandingkan pada informasi, dan data sebagian besar historical (masa lampau)<br />SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  4. 4. Data Processing (DP) adalah Manipulasi atau transformasisimbol sepertinomor dan huruf dengan maksud untuk meningkatkan kegunaan mereka.<br />Transaction Processing (TP)  meningkatkan penggunaan untuk menggambarkan pengolahan data sebagai data bisnis.<br />Walaupun seringkali dapat dipertukarkan namun umumnya menggunakan DP <br />SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  5. 5. Sebuah tugas pengolahan data perusahaan dilakukan oleh satu sistem pengolahan data yang mengumpulkan data yang menggambarkan aktivitas-aktivitas perusahaan, mentransformasikan data ke dalam informasi dan membuat informasi tersedia bagi para pemakai, baik di dalam maupun di luar perusahaan.<br />SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  6. 6. MODEL SISTEM PEMROSESAN DATA<br />Data<br />Informasi<br />Lingkungan<br />Manajemen<br />Peranti lunak pemroses data<br />Data base<br />Sumber daya fisik input<br />Sumber daya fisik output<br />Mengubah<br />Lingkungan<br />
  7. 7. Adalah penting untuk mengenali aliran informasi ke lingkungan. <br />Sistem pengolahan data adalah satu-satunya subsistemCBIS yang mempunyaitanggung jawab untuk menyesuaikan kebutuhan informasi di luar perusahaan.<br />MODEL SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  8. 8. Mengumpulkan data<br />Setiap transaksi didokumentasikan<br />Setiap tindakan digambarkan oleh suatu catatan data<br />Kapan itu terjadi?<br />Berapa banyak (volume, nilai)?<br />Manipulasi Data<br />Klasifikasikan (menggunakan kode)<br />Pengurutan (sort)<br />Kalkulasi (calculate)<br />Buat ringkasan (summarize)<br />TUGAS-TUGAS PEMROSESAN DATA<br />
  9. 9. Penyimpanan Data<br />Gambarkan setiap transaksi<br />Representasikan sebagian besar basis data<br />Persiapan Dokumen<br />Triggers<br />By an action<br />Output dihasilkan ketika sesuatu terjadi. Satu contoh adalah pembayaran disiapkan setiap kali pesanan seorang pelanggan diisi<br />By a time schedule<br />Output dihasilkan pada situasi tertentu. Satu contoh adalah pengecekan pembayaran upah disiapkan setiap Jumat.<br />Hardcopy or on-screen<br />TUGAS-TUGAS PEMROSESAN DATA<br />
  10. 10. Melakukan tugas yang diperlukan<br />Prosedur-prosedur Standar. Regulasi dan praktek yang diterima menerangkan bagaimana pengolahan data dilakukan<br />Datanya rinci/detail<br />Fokus pada data masa lampau<br />Menghasilkan beberapa output informasi untuk manager perusahaan.<br />KARAKTERISTIK PEMROSESAN DATA<br />
  11. 11. CONTOH SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  12. 12. CONTOH SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  13. 13. CONTOH SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  14. 14. CONTOH SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  15. 15. CONTOH SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  16. 16. CONTOH SISTEM PEMROSESAN DATA<br />
  17. 17. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN<br />CHAPTER IV SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER<br />
  18. 18. Sebuah sistem berbasis-komputer yang membuat informasi tersedia bagi para pemakai dengan kebutuhan serupa.<br />Para pemakai secara tipikal meliputi satu entitas organisasi formal<br />Menggambarkan yang terjadi di masa lalu<br />Sisteminformasi yang digunakanuntukmenyajikaninformasi yang digunakanuntukmendukungoperasi, manajemen, danpengambilankeputusandalamsuatuorganisasi.<br />SISTEM INFORMASI MANAJEMEN<br />
  19. 19. Populer dalam bisnis pada pertengahan 1960-an<br />Kartu punch dan mesin keydriven digunakan hanya untuk pengolahan data<br />KomputerPertamaditerapkandengan cara yangsama<br />Hanya sedikit orang komputer terpelajar di perusahaan<br />Para manajer menjadi sadar akan proses dan kekuatan komputer<br />USAHA-USAHA AWAL SIM<br />
  20. 20. Informasi<br />Past, present, future<br />Periodic reports, special reports, simulations<br />Kebutuhan-kebutuhan yang sama<br />Functional area<br />Management level<br />Managers and nonmanagers<br />SIM ADALAH SUMBER DAYA ORGANISASI<br />
  21. 21. Karakteristik SIM<br />Beroperasipadatugas-tugasterstruktur.<br />Meningkatkanefisiensidenganmengurangibiaya.<br />Menyediakanlaporandankemudahanakses yang bergunauntukpengambilankeputusan.<br />
  22. 22. Macam-macamlaporan yang dihasilkan SIM<br />Laporan periodik : laporan yang dihasilkan dalam selang waktu tertentu.<br />Laporan ikhtisar : laporan yang memberikan ringkasan terhadap sejumlah data dan informasi.<br />Laporan perkecualian : laporan yang hanya muncul kalau terjadi keadaan yang tidak normal.<br />Laporan perbandingan : laporan yang menunjukkan dua atau lebih himpunan informasi yang serupa dengan maksud untuk dibandingkan.<br />
  23. 23. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI<br />CHAPTER IV – SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER<br />
  24. 24. Suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.<br />Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakanuntuk melaksanakan kegiatan suatu entitas danmenyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan (Wilkinson, 1991).<br />SISTEM INFORMASI AKUNTANSI<br />
  25. 25. Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :<br />SIA melaksanakan tugas yang diperlukan<br />Berpegang pada prosedur yang relatif standar<br />Menangani data rinci<br />Berfokus historis<br />Menyediakan informasi pemecahan minimal<br />PENDAHULUAN<br />
  26. 26. Perbedaan SIA dan SIM :<br />SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan<br />SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi<br />PENDAHULUAN<br />
  27. 27. Tujuan sistem informasi akuntansi adalah untuk menyediakan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang dilaksanakan oleh aktivitas yang disebut pemrosesan informasi.<br />Sebagian dari keluaran yang diperlukan oleh pemroses informasi disediakan oleh sistem pemrosesan transaksi, seperti laporan keuangan dari sistem pemrosesan transaksi. Namun sebagian besar diperoleh dari sumber lain, baik dari dalam maupun dari luar perusahaan.<br />PENDAHULUAN<br />
  28. 28. Pengguna utama pemrosesan transaksi adalah manajer perusahaan. Mereka mempunyai tanggung jawab pokok untuk mengambil keputusan yang berkenaan dengan perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan.<br />Pengguna output lainnya adalah para karyawan penting seperti akuntan, insinyur serta pihak luar seperti investor dan kreditor.<br />PENGGUNA SIA<br />
  29. 29. 2 komponen SIA<br />Spesialis Informasi<br />Akuntan<br />Contoh SIA sbg pusat informasi perusahaan :<br /> Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itubagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut<br />KOMPONEN SIA<br />
  30. 30. Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biayadan perkiraan pendapatan yang berhubungandengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh electronic data processing (EDP). Setelahdiproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran. <br />Selanjutnya kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.<br />KOMPONEN SIA<br />
  31. 31. Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu:<br />Pentingnya komunikasi antar departemen/ subsystem yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.<br />Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.<br />KOMPONEN SIA<br />
  32. 32. Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi 2, yaitu :<br />Informasi akuntansi keuangan, Informasiyang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.<br />Informasi Akuntansi Manajemen, informasiyang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.<br />Didalam Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan pengendalian perusahaan, yaitu :<br />Sistem Akuntansi Biaya<br />Sistem Budgeting<br />OUTPUT DARI SIA<br />
  33. 33. Sistem Akuntansi Biaya<br /> Digunakan untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengawasan dari aktivitas pengadaan, proses distribusi dan penjualan<br />Budgeting<br /> Proyeksi keuangan perusahaan untuk masa depan yang bermanfaat untuk menolong manajer dalam perencanaan dan pengawasan<br />OUTPUT DARI SIA<br />
  34. 34. Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan :<br />Analisa Perilaku<br />Metode kuantitatif<br />Komputer<br />ELEMEN YANG PEMPENGARUHI SIA<br />
  35. 35. Analisa Perilaku<br /> Setiap sistem yang tertuangkan dalam kertas tidak akan efektif dalam penerapannya kecuali seorang akuntan dapat mengetahui kebutuhan akan orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut.<br /> Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif.<br />Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.<br />ELEMEN YANG PEMPENGARUHI SIA<br />
  36. 36. Metode Kuantitatif<br /> Dalam menyusun informasi, seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut.<br />Komputer<br /> Pada beberapa perusahaan, komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan.<br />ELEMEN YANG PEMPENGARUHI SIA<br />
  37. 37. Setiap sistem informasi akuntansi melaksanakan lima fungsi utama, yaitu:<br />Pengumpulan data,<br />Pemrosesan data,<br />Manajemen data,<br />Pengendaliandata (termasuk security), dan<br />Penghasil informasi.<br />DATA DAN INFORMASI AKUNTANSI<br />
  38. 38. Fungsi pengumpulan data terdiri atas memasukkan data transaski melalui formulir, mensyahkan serta memeriksa data untuk memastikan ketepatan dan kelengkapannya. <br />Jika data bersifat kuantitatif, data dihitung dahulu sebelum dicatat. <br />Jika data jauh dari lokasi pemrosesan, maka data harus ditransmisikan lebih dahulu<br />PENGUMPULAN DATA<br />
  39. 39. Fungsi pemrosesan data terdiri atas langkah-langkah sebagai berikut:<br />Pengklasifikasian atau menetapkan data berdasar kategori yang telah ditetapkan.<br />Menyalin data ke dokumen atau media lain.<br />Mengurutkan, atau menysusn data menurut karaktersitiknya.<br />Mengelompokkan atau mengumpulkan transaski sejenis. <br />Menggabungkan atau mengkombinasikan dua atau lebih data atau arsip.<br />Melakukan penghitungan. <br />Peringkasan, atau penjumlahan data kuantitatif.<br />Membandingkan data untuk mendapatkan persamaan atau perbedaan yang ada.<br />PEMROSESAN DATA<br />
  40. 40. Fungsi manajemen data terdiri atas tiga tahap, yaitu:<br />Penyimpanan,<br />Tahap penyimpanan merupakan penempatan datadalampenyimpananatau basis data yang disebut arsip.<br />2. Pemutakhiran,<br /> Pada tahap pemutakhiran, data yang tersimpan diperbaharui dan disesuaikan dengan peristiwa terbaru.<br />3. Pemunculan kembali (retrieving).<br />Data yang tersimpan diakses dan diringkas kembali untuk diproses lebih lanjut atau untuk keperluan pembuatan laporan.<br />MANAJEMEN DATA<br />
  41. 41. Manajemen data dan pemrosesan data mempunyai hubungan yang sangat erat.<br />Manajemen data dapat dipandang sebagai bagian dari pemrosesan data.<br />Manajemen data akan menunjang pencapaian efisiensi aktivitas dalam proses menghasilkan informasi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen terutama mengenai informasi aktivitas dan informasi kebijakan manajemen.<br />MANAJEMEN DATA<br />
  42. 42. Fungsi pengendalian data mempunyai dua tujuan dasar:<br />Untuk menjaga dan menjamin keamananaset perusahaan, termasuk data, dan<br />Untuk menjamin bahwa data yang diperoleh akurat dan lengkap serta diproses dengan benar.<br />PENGENDALIAN DATA<br />
  43. 43. Fungsi penghasil informasi ini terdiri atas tahapan pemrosesan informasi seperti<br />Penginterprestasian<br />Pelaporan<br />Pengkomunikasian informasi.<br />PENGHASIL INFORMASI<br />
  44. 44. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN<br />CHAPTER IV SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER<br />
  45. 45. Jenis-jenis keputusan (Herbert A. Simon, 1977):<br />Keputusan terprogram  bersifat “berulang dab rutin, sedemikian hingga suatu prosedur pasti telah dibuat untuk menanganinya sehingga keputusan tersebut tidak diperlukan de nevo (sbg sesuatu yang baru) tiap kali terjadi”<br />Keputusan tak terprogram  bersifat “baru, tidak terstruktur dan jarang konsekuen. Tidak ada metode pasti untuk menangani masalah ini karena belum pernah ada sebelumnya atau karen sifat dan struktur persisnya tidak terlihat atau rumit atau karena begitu pentingnya sehingga memerlukan perlakuan yang sangat khusus”.<br />PENGAMBILAN KEPUTUSAN<br />
  46. 46. Kegiatan intelejen  mengamati lingkungan mencari kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki<br />Kegiatan merancang  menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.<br />Kegiatan memilih  memilih satu rangkaian tindakan tertentu dari berbagai yang tersedia<br />Kegiatan menelaah  menilai pilihan-pilihan yang lalu<br />TAHAP-TAHAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN<br />
  47. 47. SPK adalah suatu sistem informasi berbasis Komputer yang menghasilkan berbagai alternative keputusan untuk membantu manajemen dalam menangani berbagai masalah yang memerlukan penilaian atau judgement dari pengambil keputusan dengan menggunakan data dan model.<br />DEFINISI<br />
  48. 48. SPK memberikan dukungan langsung pada permasalahan dengan menyediakan alternative pilihan dan menekankan pada efektivitas pengambilan keputusan dalam upaya untuk menghasilkan keputusan yang lebih baik.<br />Pada sistem ini yang memegang peranan terpenting adalah pengambil keputusan karena sistem hanya menyediakan alternative keputusan, sedangkan keputusan aktif tetap ditentukan oleh pengambil keputusan<br />PENDAHULUAN<br />
  49. 49. SPK memperluas kemampuan pengambilan keputusan dalam memproses data atau informasi bagi pemakainya.<br />SPK membantu pengambil keputusan dalam hal penghematan waktu yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah terutama berbagai masalah yang sangat kompleks dan tidak terstruktur.<br />SPK dapat menghasilkan solusi dengan lebih cepat serta hasilnya dapat diandalkan<br />KEUNTUNGAN SPK<br />
  50. 50. Walaupun suatu SPK, mungkin saja tidak mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan, namun ia dapat menjadi stimulant bagi pengambil keputusan dalam memahami persoalannya. Karena SPK mampu menyajikan berbagai alternatif. <br />SPK dapat menyediakan bukti tambahan untuk memberikan pembenaran sehingga dapat memperkuat posisi pengambilan keputusan<br />KEUNTUNGAN SPK<br />
  51. 51. SPK terdiri atas tiga komponen utama atau subsistem yaitu :<br />Subsistem data (database)<br />Susistem model (model base)<br />Subsistem dialog (user system interface)<br />Hubungan antara ketiga komponen ini dapatdilihat pada gambar di bawah ini:<br />KOMPONEN-KOMPONEN SPK<br />

×