Your SlideShare is downloading. ×

Jurnal bahasa

893

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
893
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
44
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR DASAR KOMPETENSI KEJURUAN MENGGUNAKAN HASIL PENGUKURAN DI SMK NEGERI 5 JAKARTA<br />OCKA DWI ATMAJI<br />(Alumni UNJ Angkatan 2005)<br />ANDI ABDUL RAHMAN<br />(Mahasiswa UNJ Angkatan 2008)<br />ABSTRAK<br />Ocka Dwi Atmaji, Correlation interest in learning with outcomes Learning Vocational Basic Competencies Using The Measurement Results in SMKN 5 Jakarta, Minithesis, advisor Readysal Monantun and Muksin, Electrical Egineering Field Engineering Faculty State University of Jakarta 2011. <br />This study aims to determine the correlation of interest in learning with student learning outcomes in the Basic Competency Vocational, namely Using Measurement Results. This research was conducted in SMKN 5 Jakarta on evens semester, academic year 2009/2010. This study used descriptive correlational approach<br />PENDAHULUAN<br />Latar Belakang Masalah<br />Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu lembaga pendidikan tingkat<br />Menengah yang bertanggung jawab dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademis sekaligus keahlian khusus. Dengan menguasai teori dan praktek setiap lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di dunia industry.<br /> SMK memiliki beberapa tujuan , yaitu : menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap profesionalisme. Menyiapkan siswa agar mampu memilih karir. Mampu berkopetensi dan mampu mengembangkan diri, menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industry pada saat ini maupun masa yang akan datang, menyiapkan tamatan agar menjadi warga Negara yang produktif, adaptif, dan kreatif.<br /> SMK selalu berusaha meningkatkan mutu lulusannya agar dapat memiliki kesiapan dan kemampuan untuk memasuki dunia kerja dengan membekali siswa seperangkat kemampuan yang harus dipelajari dan dikuasai sesuai dengan tuntutan lapangan kerja . di dalam proses belajar mengajar . SMK mengelompokan system pembelajaran menjadi pembelajaran pengetahuan dan pembelajaran keterampilan. <br /> Menguasai dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran merupakan salah satu standar kompetensi pada kompetensi keahlian teknik instalasi tenaga listrik untuk siswa kelas X (sepuluh). Dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran sangat berhubungan dengan program diklat lainnya. Oleh karena itu siswa diharapkan dapat menguasai dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran baik melalui pembelajaran pengetahuan, seperti teori maupun pembelajaran keterampilan yaitu praktik.<br />Keberhasilan siswa dalam belajar dapat dipengaruhi oleh factor internal maupun factor eksternal adalah factor yang ada pada diri siswa. Sedangkan factor eksternal adalah factor yang terdapat di luar diri siswa, salah satu factor internal yang mempengaruhi tercapainya keberhasilan belajar adalah minat siswa.<br />Dengan adanya minat tersebut, siswa merasa butuh akan pelajaran, sehingga diharapkan siswa menjadi giat dan aktif dalam belajar. Hal ini akan mempermudah guru dalam menyampaikan pelajarannya yang berarti pencapaian target kurikulum yang harus dilaksanakan oleh guru akan lebi mudah, sehingga hasil belajar yang dicapai siswa pun baik.<br />Berdasarkan uraian diatas. Peneliti bermaksud untuk meneliti seberapa besar hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran. Kejuruan menggunakan hasil pengukuran.<br />Perumusan Masalah<br />Sesuai dengan latar belakang masalah maka penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut :<br />
    • Apakah terdapat hubungan positif antara minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran?
    Tujuan Penelitian <br />Penelitian ini bertujuan untuk :<br />
    • Memperoleh informasi hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran.
    • 2. Mengetahui seberapa besar minat belajar siswa-siswa di SMKN 5 Jakarta.
    • 3. Mengetahui usaha-usaha yang dilakukan pengajar di dalam menumbuhkan minat belajar siswa.
    • 4. Kegunaan Penelitian
    Dengan penelitian yang telah dilakukan, kegunaan yang diharapkan dari penelitian ini adalah <br />sebagai berikut :<br />
    • Bagi Siswa
    • 5. Sebagai upaya untuk meningkatkan minat belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran.
    • 6. Dapat meningkatkan prestasi belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran.
    • 7. Bagi guru
    • 8. Menjadi informasi yang penting bagi guru dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran.
    • 9. Sebagai usaha dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran dan menambah
    • 10. Bagi Peneliti
    • 11. Memberikan gambaran yang jelas bagi peneliti tentang hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran.
    • 12. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk penelitian berikutnya yang sejenis.
    METODE PENELITIAN<br />Tempat dan Waktu Penelitian<br />Penelitian dilaksanakan di SMKN 5 Jakarta yang beralamat di Jl.Pisangan Baru, Jakarta Timur pada tahun pengajaran 2009/2010.<br />Metode Penelitian<br />Metode yang digunakan dalam penelitian hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran adalah metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Metode deskriptif merupakan metode penelitian yang dimaksud untuk mengumpulkan informasi mengenai status gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Metode penelitian deskriptif digunakan Karena peneliti ingin memperoleh gambaran tentang hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran.<br />Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel<br />Dalam penelitian hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran populasi yang digunakan adalah seluruh siswa SMKN 5 Jakarta kelas X kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik yang berjumlah 105 siswa. Sampel penelitian adalah kelas XA dan XB Kompetensi Keahlian Tekinik Instalasi Tenaga Listrik sebanyak 36 siswa atau 34% dari 105 siswa.Teknik pengambilan sampel penelitian dengan cara random sampling melalui teknik undian.<br /> Variabel Penelitian <br />Penelitian hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran, menggunakan dua variabel yaitu minat belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran sebagai variabel bebas dan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran sebagai variabel terikat. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran adalah:<br />Variabel Bebas (X) : Minat Belajar Dasar Kompetensi Kejuruan Menggunakan Hasil Pengukuran<br />Variabel Terikat (Y): Hasil Belajar Dasar Kompetensi Kejuruan Menggunakan Hasil Pengukuran<br /> : Arah hubungan<br />3.5 Instrumen Penelitian<br />Untuk memperoleh data minat belajar menggunakan hasil pengukuran, peneliti menggunakan instrument minat belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran. Data hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran diperoleh menggunakan instrument tes hasil belajar.<br />Minat siswa diukur dengan menggunakan instrument dalam bentuk kuesioner dengan sklala model Semantic Differential (Beda Semantik) dengan indicator-indikator menurut Slameto yang tercantum pada table 2.1 sebagai berikut :<br />Tabel 3.1. Kisi – Kisi uji coba instrument Minat Belajar<br />
    • DimensiIndikatorPerhatian SiswaMemberikan perhatian lebih terhadap pelajaranMengikuti penjelasan guruMengerjakan tugas dari guruPerasaan senangMenerima pelajaran dengan senangMerasa senang ketika mengerjakan tugasMerasa senang terhadap guruPartisipasi siswaKehadiran mengikuti pelajaranMemiliki keinginana bersaingKetertarikan siswaMerespon materi pelajaranSegera menyelesaikan tanggung jawab
    Hasil belajar diukur dengan menggunakan instrument dalam bentuk tes dengan <br />indikator-indikator berdasarkan Spektrum SMK.<br />Bidang Studi Keahlian: Teknologi dan Rekayasa<br />Program Studi Keahlian: Teknik Ketenagalistrikan<br />Kompetensi Keahlian: Teknik Instalasi Tenaga Listrik<br />Standar Kompetensi: Menggunakan Hasil Pengukuran<br />Tabel 3.2. Kisi-Kisi uji Coba Tes Hasil Belajar<br />
    • DimensiIndikatorDeskripsi konsep pengukuran besaran-besaran listrikMemahami prinsip kerja alat ukur listrikMampu membaca symbol alat ukur dengan tepatMampu memilih alat ukur dengan tepatPengukuran besaran-besaran listrikMemahami metode pengukuran dengan benarMengoperasikan ohm meter dengan benarMengoperasikan ampermeter dengan benarMengoperasikan voltmeter dengan benarAnalisis hasil pengukuran besaran listrikMenganalisa hasil pengukuran ohm meter dengan hasil perhitungannyaMenganalisa hasil pengukuran ampermeter dengan hasil perkitungannyaMenganalisa hasil pengukuran voltmeter dengan hasil perhitungannya
    Tekink Pengumpulan Data<br />Tekinik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebar kuesioner (angket) kepada siswa. Kuesioner tersebut bersifat tertutup karena siswa hanya diperbolehkan memilih jawaban yang ada sesuai dengan apa yang dirasakan dan berdasarkan kemampuan masing-masing.<br />Setelah instrument diuji cobakan, kemudian dilakukan tabulasi data dan member skor kepada setiap responden. Skor responden dibelah menjadi dua bagian. <br />Belahan pertama adalah jumlah skor responden pada nomor ganjil yang diberi <br />kode X. belahan kedua adalah jumlah skor responden pada nomor genap yang diberi kode Y.<br />HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN<br />Hasil Penelitian<br /> Deskripsi Data<br />Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka didapatkan data berupa skor minat belajar dan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan siswa.<br />
    • Data Minat Belajar Siswa (X)
    • 13. Data yang diperoleh untuk minat belajar menggunakan hasil pengukuran menunjukkan rentangan skor mulai dari rentangan skor mulai dari skor 245 sampai dengan skor 370. Harga rata-rata dari rentangan skor adalah sebesar 313,94, median 307,5 dan modus 298,5 Distribusi frekuensi dan histogram dari skor minat belajar menggunakan hasil pengukuran disajikan pada table 4.1 dan gambar 4.1
    • 14. Hasil Belajar Siswa (Y)
    • 15. Data yang diperoleh untuk hasil belajar menggunakan hasil pengukuran menunjukan rentangan skor mulai dari skor 9 sampai dengan skor 30. Harga rata-rata dari rentangan skor adalah sebesar 18,31, median 17,2 dan modus 14,9. Distribusi frekuensi dan histogram dari hasil
    4.2 Pembahasan <br />4.2.1 interpretasi dan hasil penelitian<br />Untuk mengetahui berarti atau tidaknya hubungan kedua variabel tersebut maka dilakukan uji signifikasi (@) 0.05 dan derajat kebebasan (dk) 34,H dalam penelitian ini ditolak dan sebaliknya Ha diterima, berarti hipotesis yang menyatakan bahwa ‘’terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran’’diterima.<br />Besarnya kontribusi minat belajar menggunakan hasil pengukuran terhadap menggunakan hasil pengukuran terlihat dari koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 92%. Ini berarti peran minat belajar menggunakan hasil pengukuran terhadap hasil belajar menggunakan hasil pengukuran sangat besar. Besarnya hasil belajar menggunakan hasil pengukuran yang diperoleh dapat dikaitkan dengan minat belajar menggunakan hasil pengukuran karena dapat dilihat dari persamaan regresi yang diperoleh, yaitu p = -27,43 + 0,145X.<br />Berdasarkan persamaan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi minat belajar menggunakan hasil pengukuran, maka akan semakin besar pula hasil belajar menggunakan hasil pengukuran yang diraih oleh siswa.<br />4.2.2 Keterbatasan Penelitian<br />Dalam penelitian hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran di SMKN 5 jakarta terdapat keterbatasan-keterbatasan yang meliputi :<br />
    • Penelitian yang dilakukan hanya terbatas pada satu pelajaran dan satu jurusan saja sehingga perlu dilakukan penelitian yang lebih lanjut terhadap bidang dan jurusan yang berbeda agar dapat dibandingkan.
    • 16. Peneliti tidak memperhatikan factor-faktor lain seperti latar belakang social, ekonomi, usia, jenis kelamin dan yang lainnya dari responden, yang kemungkinan memiliki hubungan dengan minat belajar siswa.
    • 17. Penelitian hanya membahas hubungan minat belajar menggunakan hasil pengukuran dengan hasil belajar menggunakan hasil pengukuran, selain itu masih banyak variabel-variabel lain yang bersifat obyektif yang di dalamnya memiliki hubungan dengan hasil belajar menggunakan hasil pengukuran.
    KESIMPULAN DAN SARAN<br />Kesimpulan<br />Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dapat menyimpulkan beberapa kesimpulan. Kesimpulan pertama yaitu penulis dapat mengkaji hubungan antara minat belajar menggunakan hasil pengukuran dengan hasil belajar menggunakan hasil pengukuran. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus korrelasi product momet pearson r hitung = 0,96 lebih besar dari r table = 0,329.ini menunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara minat belajar menggunakan hasil pengukuran dengan hasil belajar menggunakan hasil pengukuran pada taraf signifikan.<br />Kesimpulan yang kedua menyatakan bahwa antara kedua variabel penelitian terdapat hubungan yang linier sesuai dengan persamaan garis. regresi linier p = -27,43 + 0,145X. ini membuktikan bahwa bertambahnya minat belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran siswa diikuti oleh meningkatnya hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran yang diperoleh siswa.<br /> Saran<br />Dengan memperhatikan kesimpulan yang telah dibuat, maka peneliti mengajukan saran sebagai berikut :<br />
    • Bagi guru
    • 18. Mengemas materi dengan sebaik-baiknya baik secara teori maupun praktik agar siswa tidak merasa bosan dan menggunakan metode-metode yang menarik dan bervariasi untuk menambahminat belajar siswa,khususnya pada mata pelajaran dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran.
    • 19. Bagi Siswa
    • 20. Siswa hendaknya lebih rajin lagi mempelajari materi dan mengulang kembali setelah di rumah untuk menimbulkan minat dalam belajar yang lebih baik. Belajar dan melakukan praktik bersama teman dalam kelompok juga akan membantu. Karena siswa bisa saling bertanya jika ada materi yang kurang.
    • 21. Bagi Peneliti Lain
    • 22. Bagi peneliti lain diharapkan penelitian hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran di SMKN 5 Jakarta bisa dijadikan gambaran untuk memulai langkah selanjutnya dalam meneliti dengan masalah penelitian yang sama, meskipun penelitian hubungan minat belajar dengan hasil belajar dasar kompetensi kejuruan menggunakan hasil pengukuran di SMKN 5 Jakarta tidak dapat mewakili semua siswa yang ada di sekolah
    • 23. DAFTAR PUSTAKA
    Bahri, Syaiful. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta<br />Brata, Vincent Bayu Tapa. 2007. Videografi dan Sinematografi Praktis. Jakarta : Elex Media Komputido<br />Brown, George. 1991. Pengajaran Micro Program Keterampilan Mengajar. Surabaya : <br />Airlangga University perss<br />Nasir, Bakri. 2008. Perkembangan Media Pembelajaran, Bahan Ajar. Jakarta<br />Rahadi, Aristo. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta : Depdiknas<br />Sagala, Syaiful. 2008. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta<br />Sujarwo, 1998. Teknologi Pendidikan. Jakarta : Erlangga<br />Syamsudin, Abin. 2005. Psikologi Kependidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya<br />

×