Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Tugas pti 6
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply
Published

 

Published in Economy & Finance , Technology
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
131
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
3
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. SISTEM BILANGAN & KODE Oleh: Tito Ana Safrida NIMl: 41812120038
  • 2. Dasar Dari Sistem BilanganBilangan ialah suatu jumlah dan suku-suku angka. Dimana tiap suku angka adalah merupakan hasil perkalian antara angka dengan hasil perpangkatan dan bilangan dasar, dimana pangkat ini sesuai dengan letak suku angka tersebut.
  • 3. Contoh pangkat(127)10 = 1 x 102 + 2 x 101 + 7 x 100 Angka Digit Suku Angka Bilangan dasar
  • 4. Sistem Bilangan Dasar Sepuluh(Desimal)Yaitu sistem bilangan yang biasa kita pakai, dimana menggunakan kombinasi angka-angka dan not sampai dengan sembilan.Contoh: 215 dibaca dua ratus lima belas
  • 5. Sistem Bilangan Dasar Dua(Binair)Mempunyai bilangan dasar (base) = 2, karena hanya mengenal 2 notasi yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan dasar dua ini dibentuk dengan kombinasi dari dua notasi diatas.Digunakan untuk perhitungan didalam komputer, karena komponen-komponen dasar komputer hanya dua keadaan saja yaitu hidup dan mati.Contoh: (1011)2 = 1 x 23 + 0 + 22 + 1 x 21 + 1 x 20 = (11)10
  • 6. Sistem Bilangan Dasar Enam Belas(Sistem Heksadesimal)Mempunyai bilangan dasar (base) = 16.Kombinasi dari system bilangan heksadesimal ini dibentuk dari bilangan 0 sampai 9 dan abjad A sampai F.Contoh: (AF01)16 = A x 163 + F x 162 + 0 x 161 + 1 x 160
  • 7. Sistem Bilangan Dasar Delapan(Sistem Oktadesimal)Mempunyai bilangan dasar (base) = 8.Kombinasi dari system bilangan oktadesimal ini dibentuk dari bilangan 0 sampai 7.Contoh: (701)8 = 7 x 82 + 0 x 81 + 1 x 80 = (449)10
  • 8. Macam-Macam Konversia. Konversi dari system desimal ke system binair1. Bilangan Bulat(235)10 = (…………….)2 2352 12 12 02 12 02 12 1 1Hasilnya = (11101011)2
  • 9. 2. Bilangan Pecahan(0,625)10 = (………..)2 0,625 2 x 1 1,250 2 x 0 0.500 2 x 1 1.000 Hasilnya ( 0.101)2
  • 10. b. Konversi dari system binair ke system desimal1. Bilangan BulatContoh:(10111)2 = ( ……………) 101 0 1 1 1x x x x x24 23 22 21 2016 + 0 + 4 + 2 + 1 = (23)10
  • 11. 2. Bilangan PecahanContoh:( 0 111) 2 = ( ……………) 100 1 1 1x x x x2-1 2-2 2-3 2-40 + ¼ + 1/8 + 1/16 = (0.4375)10
  • 12. c. Konversi binair ke bilangan heksadesimal1)Bilangan Bulat( 1110110111011)2 = ( ………….) 160001 1101 1011 1011 1 D B B  (1DBB)162) Bilangan Pecahan(1110110111011)2 = (………….)161110 1101 1101 1000 E D D 8  (.EDD8)16
  • 13. Dasar bilangan desimal, heksadesimal, danbinair Desimal Heksadesimal Binair 0 0 0000 1 1 0001 2 2 0010 3 3 0011 4 4 0100 5 5 0101 6 6 0110 7 7 0111 8 8 1000 9 9 1001 10 A 1010 11 B 1011 12 C 1100 13 D 1101 14 E 1110 15 F 1111
  • 14. d. Konversi bilangan heksadesimal kebilangan binairContoh:(ABC097)16 = (………….) 2 A B C 0 9 71010 1011 1100 0000 1001 0111Hasilnya  (101010111100000010010111)2
  • 15. e. Konversi bilangan oktadesimal kebilangan binair contoh:(732)8 = (………)2 7 3 2111 011 010  (111011010)2
  • 16. f. Konversi bilangan desimal ke bilanganoktadesimalContoh:( 235) 10 = ( ……………)8 2348 2 298 5 3Hasilnya  ( 352) 8
  • 17. g. Konversi bilangan heksadesimal kebilangan oktadesimalContoh:(AF821) 16 = ( …………..) 8Langkah 1: Konversi dari bilangan heksadesimal ke bilangan binairA F 8 2 11010 1111 1000 0010 0001Hasil : 10101111100000100001Langkah 2: Konversi dari bilangan binair ke bilangan oktadesimal010 101 111 100 000 100 0012 5 7 4 0 4 1Hasilnya : 2574041
  • 18. Penjumlahan Bilangan1. Penjumlahan bilangan desimala. (125)10 + (200)10 =125200----- +325  (325)10b. (780)10 + (236)10 =780236-----+1016  (1016)10
  • 19. 2. Penjumlahan bilangan binaira. (1000)2 + (111)2 = 1000 111 ------ + 1111  (1111)2b. (1011)2 + (1110)2 = 1011 1110 ------ + 11001  (11001)2 c. ( 1 1 0 1 ) 2 + ( 1 0 0 1 ) 2 =... ... ... 211011001---------- +1 0110  hasilnya
  • 20. 3. Penjumlahan Oktadesimala. ( 235)8 + (122)8 =235122------ +357  (357)8b. (457)8 + (263)8 =457263------- +743  (743)8
  • 21. 4. Penjumlahan bilangan heksa desimala. (345)16 + (269)16 =345269----- +5AE  (5AE)16b. (329)16 + (140)16 =329140----- +469  (469)16
  • 22. Pengurangan Bilangan1. Pengurangan bilangan desimala. (937)10 – (824)10 =937824---- -113  (113)10b. (785)10 – (398)10 =785398---- -384  (384)10
  • 23. 2. Pengurangan bilangan binaira. (1110)2 - (110)2 =1110 110------ -1000  (1000)2b. (11001)2 – (111)2 =11001111------- -10010  (10010)2
  • 24. 3. Pengurangan bilangan oktadesimala. ( 765 ) 8 – (342)8 =765342----- -423  (423)8b. (432)8 – (276)8 =432276----- -134  (134)8
  • 25. 4. Pengurangan bilangan heksadesimala. (9AB801)16 – ( 889601)16 =9AB8018 89601---------- -122200  (122200)16b. (D237)16 – ( 1918)16 =D2371918------ -C91F  (C91F)16
  • 26. Kode yang mewakili data Suatu komputer yang berbeda menggunakan kode biner untuk mewakili suatu karakter. Komputer 1 byte untuk 4 bit menggunakan kode biner yang berbentuk kombinasi 4 bit yaitu BCD (Binary Coded Decimal). Komputer yang menggunakan 1 byte untuk 6 bit, menggunakan kode biner dengan kombinasi 6 bit yaitu SBCDIC (Standard Binary Coded Decimal Interchange Code). Komputer 1 byte untuk 8 bit menggunakan kode biner dengan kombinasi 8 bit yaitu EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange).
  • 27. a. BCD (Binary Coded Decimal)BCD merupakan kode biner yang digunakan hanyauntuk mewakili nilai digit decimal saja, yaitu angka 0sampai dengan 9.Menggunakan kombinasi 4-bit, sehingga hanya 10kombinasi yang dipergunakan Desimal BCD 4 bit 0 0000 1 0001 2 0010 3 0011 4 0100 5 0101 6 0110 7 0111 8 1000 9 1001
  • 28. b.SBCDIC (Standar Binary Coded Decimal Interchange Code)Merupakan kode biner yang dikembangkan dari BCD, BCD dianggap tanggung, karena masih ada 6 karakter kombinasi yang tidak dipergunakan, tetapi tidak dapat digunakan untuk mewakili karakter yang lain.
  • 29. Tabel bilangan SBCDIC SBCDIC SBCDIC B Karakter Karakter BA8421 AB8421 001010 0 100001 J 000001 1 100010 K 0 0 0 01 0 2 100011 L 000011 3 100100 M 000100 4 100101 N 000101 5 100110 O 000110 6 100111 P 000111 7 101000 Q 001000 8 101001 R 001001 9 010010 S 110001 A 010011 T 110010 B 010100 U 110011 C 010101 V 110100 D 010110 W 110101 E 010111 X 110110 F 011000 Y 110111 G 011001 Z 111000 H   111001 I
  • 30. C. EBCDIC (Extended Binary Coded DecimalInterchange Code) atau ASCII (American StandardCode for Information Interchange).EBCDIC banyak digunakan pada computer generasiketiga, seperti IBM S/360.EBCDIC terdiri dari kombinasi 8-bit yangmemungkinkan untuk mewakili karakter sebanyak 256 (2 8= 256) kombinasi karakter. Pada EBCDIC high-order bitsatau 4-bit pertama disebut dengan zone bits dan low-order bits atau 4 bit kedua disebut dengan numeric bits.
  • 31. d. ASCII 7-bit  ASCII singkatan dari American Standard Code for Information Interchange atau ada yang menyebut dengan American Standard Commintee on Information Interchange dikembangkan oleh ANSI (American National Standards Institute) untuk tujuan membuat kode biner yang standar. Kode ASCII yang standar menggunakan kombinasi 7-bit, dengan kombinasi sebanyak 127 dari 128 (27 = 128) kemungkinan kombinasi, yaitu  26 buah huruf capital (upper case) dari A s/d Z  26 buah huruf kecil (lower case) dari a s/d z  digit decimal dari 0 s/d 9  34 karakter kontrol yang tidak dapat dicetak hanya digunakan untuk informasi status operasi computer  32 karakter khusus (special characters)
  • 32. f. ASCII 8-bitASCII 8-bit terdiri dari kombinasi 8-bit mulaibanyak digunakan, karena lebih banyakmemberikan kombinasi karakter. DenganASCII 8-bit, karakter-karakter graphic yangtidak dapat diwakili ASCII 7-bit, seperti ♥ ♦ ♣♠ α β ►◄ karakter dan sebagainya dapatdiwakili. Komputer IBM PC menggunakanASCII 8-bit.
  • 33. TERIMA KASIH