Your SlideShare is downloading. ×
0
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Ande matreikulasi paud 2013
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Ande matreikulasi paud 2013

397

Published on

Konsep dasar paud

Konsep dasar paud

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
397
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
32
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT KURKULUM DAN PERBUKUAN 2011
  • 2. MENGAPA PENDIDIKAN PERLU DIMULAI SEJAK DINI ?
  • 3. VISI PENDIDIKAN NASIONAL 3 INSAN INDONESIA CERDAS & KOMPETITIF PENDIDIKAN ANAK USIA DINI AWAL PENDIDIKAN KARAKTER OLAH HATI/KALBU CERDAS SPIRITUAL OLAH PIKIR CERDAS INTELEKTUAL OLAH RASA CERDAS SOSIAL & EMOSIONAL OLAH RAGA CERDAS KINESTETIK CERDAS
  • 4. 4 INTELEKTUAL SPIRITUAL SOSIAL DAN EMOSIONAL KINESTETIS CERDAS Olah Pikir Olah Rasa Olah Hati Olah Raga Kemandirian iptek, kritis, kreatif, imajin atif Sensitivitas, apresiasivitas, seni dan budaya, demokratis, simpatik, empatik, toleran Iman, takwa, akhlak mulia, budi pekerti, pribadi Unggul Sehat, bugar, berdaya tahan, sigap, terampil, tren gginas
  • 5. 5 KOMPETITIF Semangat Juang Tinggi Mandiri Pantang Menyerah Inovatif (Agent of Change) Produktif Sadar Mutu Berorientasi global
  • 6. 6 Makna Insan Indonesia Cerdas Komprehensif Makna Insan Indonesia Kompetitif Cerdas spiritual • Beraktualisasi diri melalui olah hati/kalbu untuk menumbuh- kan dan memperkuat keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia termasuk budi pekerti luhur dan kepribadian unggul. Kompetitif • Berkepribadian unggul dan gandrung akan keunggulan • Bersemangat juang tinggi • Mandiri • Pantang menyerah • Pembangun dan pembina jejaring • Bersahabat dengan perubahan • Inovatif dan menjadi agen perubahan • Produktif • Sadar mutu • Berorientasi global • Pembelajar sepanjang hayat Cerdas sosial & emosional • Beraktualisasi diri melalui olah rasa untuk meningkatkan sensitivitas dan apresiasivitas akan kehalusan dan keindah- an seni dan budaya, serta kompetensi untuk mengekspresi- kannya. • Beraktualisasi diri melalui interaksi sosial yang: – membina dan memupuk hubungan timbal balik; – demokratis; – empatik dan simpatik; – menjunjung tinggi hak asasi manusia; – ceria dan percaya diri; – menghargai kebhinekaan dalam bermasyarakat dan bernegara; serta – berwawasan kebangsaan dengan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara. Cerdas intelektual • Beraktualisasi diri melalui olah pikir untuk memperoleh kompetensi dan kemandirian dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. • Aktualisasi insan intelektual yang kritis, kreatif dan imajinatif. Cerdas kinestetis • Beraktualisasi diri melalui olah raga untuk mewujudkan insan yang sehat, bugar, berdaya-tahan, sigap, terampil, dan trengginas. • Aktualisasi insan adiraga. Insan Cerdas Komprehensif dan Kompetitif
  • 7. b. Amandemen UUD 1945, Pasal 28b Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan a. Pembukaan UUD 1945, … melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa 1. UUD 1945,
  • 8. 2. UU PERLINDUNGAN ANAK (No. 23 tahun 2002) Setiap anak berhak untuk dapat hidup,tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi 3. UU SISDIKNAS (No. 20 tahun 2003) - Pendidikan Anak Usia Dini diselenggarakan sebelum jenjang Pendidikan Dasar - PAUD diselenggarakan 3 jalur (formal,nonformal,& informal) - PAUD jalur Pendidikan Formal berbentuk TK, RA atau bentuk lain yang sederajat - PAUD jalur Pendidikan Nonformal berbentuk Kelompok Bermain,Taman Penitipan Anak, bentuk lain yg`sederajat. - PAUD jalur Pendidikan Informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yg diselenggarakan oleh lingkungan
  • 9. Usia dini (lahir – 6 tahun) merupakan masa perkembangan dan pertumbuhan yang sangat menentukan bagi anak di masa depannya atau disebut juga masa keemasan (the golden age) namun sekaligus periode yang sangat kritis yang menentukan tahap pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya
  • 10. 10 50% 80% 100% 0 s/d 4 tahun 0 s/d 8 tahun 0 s/d 18 tahun MencapaiUsia Perkembangan Intelektual/Kecerdasan Anak Pertumbuhan Fisik 25% 90% 100% 0 tahun 6 tahun 12 tahun MencapaiUsia Jadi anggapan bahwa pendidikan baru bisa dimulai setelah usia SD tidak benar, bahkan pendidikan yang dimulai pada usia TK (4-6 th) pun sebenarnya `sudah terlambat Penelitian di bidang Neorologi: Osbon, White, Bloom) 10 HASIL PENELITIAN/KAJIAN ILMIAH
  • 11. (1) Kesiapan anak memasuki pendidikan lebih lanjut (2) Mengurangi Angka mengulang kelas (3) Mengurangi Angka putus Sekolah (DO) (4) Mempercepat Pencapaian Wajib belajar (5) Meningkatkan Mutu Pendidikan (6) Mengurangi Angka Buta Huruf muda (8) Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) (7) Memperbaiki Derajat kesehatan & gizi anak balita 11
  • 12. PAUD Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
  • 13. Aktualisasi Diri Estetika Simetri, Urutan, dan Keindahan Kognisi Mengetahui, Memahami, Menjelajah Harga diri Berprestasi, mampu, disetujui Dimiliki dan Disayang Berhubungan dengan orang lain, rasa diterima dan dimiliki Keamanan Merasa aman, terlindung dan bebas dari bahaya Fisik Lapar, haus… Untuk Menemukan Pemenuhan Diri Untuk Merealisasikan Potensi Seseorang 1. Kebutuhan Anak
  • 14. 2. Perkembangan Anak Percaya Penguasaan Diri Prakarsa Produktif vs vs vs vs Tidak Percaya Malu & Ragu Bersalah Rendah Diri Sensorimotor Pra-Operasional Kongkrit Operasional Tubuh Mainan Bermain Kerja
  • 15. Kortek Batang Otak Limbik 3. Optimalisasi Modalitas Otak
  • 16.  ANAK YANG SERING DITAKUT- TAKUTI, DIANCAM, DIBELENGGU KEMERDEKAANNYA AKAN BERPENGARUH PADA PERKEMBANGAN BATANG OTAKNYA. DAMPAKNYA ANAK AKAN BERSIKAP MELAWAN (FIGHT) ATAU MENGURUNG DIRI (FLIGHT); ANAK YANG SERING DIPICU SISTEM LIMBIKNYA DENGAN NYANYIAN, PERMAINAN, PENGHARGAAN, DAN HAL- HAL LAINNYA YANG BERSIFAT MENYENANGKAN/MENGASYIKKAN AKAN MEMBANTU MENGOPTIMAL-KAN KEGIATAN BELAJARNYA; BAHWA SISTEM LIMBIK YANG MENDAPATKAN PERLAKUAN MENYENANGKAN AKAN MEMBUAT SELAPUT OTAK PADA KORTEK DAPAT BEKERJA DENGAN BAIK (MEMBANTU MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN Kortek Limbik Btg Otak ADA 3 BAGIAN OTAK YANG SANGAT TERKAIT DENGAN PAUD, YAKNI BATANG OTAK (PUSAT PERTAHANAN), LIMBIK (PUSAT EMOSI), DAN KORTEKS (PUSAT BERPIKIR): (PAMELA PHELP, dikutip dari MACLEAN cited in MARTEL, 2000)
  • 17. SEL-SEL OTAK AKAN MEMBENTUK HUBUNGAN- HUBUNGAN ATAU JARINGAN BILA DIRANGSANG SECARA SPESIFIK & TERINTEGRASI
  • 18. BENTUK & KERJA OTAK TIDAK DAPAT DIPISAHKAN TERDAPAT HUBUNGAN ANTARA OTAK DENGAN PANCA INDRA SEBAGAI ALAT PENANGKAP STIMULASI
  • 19. - Menyanyi - Gambar - Menari - Bermain
  • 20. OTAK KIRI OTAK KANAN BAHASA EMOSI BACA INTUISI TULIS GAMBAR ILMU SENI • BAGAN PUNGSI OTAK KIRI DAN KANAN
  • 21. PERKEMBANGAN O T A K MEMBENTUK PERKAWATAN DASAR (WIRING SYSTEM) YANG MENETAP OTAK KANAN USIA 1-6 TAHUN (MENARI,BERMAIN, MENARI,GAMBAR) OTAK KIRI > 6 THN (BERHITUNG,BERBAHASA) PENGLIHATAN PENDENGARAN PENGECAPAN PENGENDUS RASA RABA, DALAM,SIKAP, ARAH GERAK
  • 22. Windows of Opportunity  Logika lahir – 4 tahun  Bicara lahir – 10 tahun  Bahasa lahir – 12 bulan – 10 tahun  Penglihatan 2 bulan – 4 tahun an  Musik 3 – 10 tahun  Keseimbangan 6 bln kandungan – 10 tahun
  • 23. Howard Gardner (1943 – Saat Ini) Teori Multiple Intellegences Anak menunjukkan kecerdasannya melalui berbagai kecerdasan: linguistik, logiko- matematik, musik, visual- spasial, kinestetik, intraperso nal, interpersonal & naturalistik.
  • 24. Pengajaran merupakan bagian dari pendidikan
  • 25. Pengajaran Cara memberi ilmu pengetahuan dan kecakapan kepada anak- anak sehingga berguna bagi kehidupan lahir dan bathin. Pendidikan Tuntunan hidup bagi anak-anak.
  • 26. Menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak sebagai manusia dan anggota masyarakat sehingga dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.
  • 27.  Memberi contoh  Pembiasaan  Pengajaran  Perintah, paksaan dan hukuman  Laku (disiplin diri)  Pengalaman lahir dan bathin
  • 28. Masa kanak- kanak/kinder period usia 1 – 7 tahun Masa pertumbuhan jiwa dan pikiran usia 7 – 14 tahun Masa sosial period atau terbentuknya budi pekerti usia 14 – 21 tahun
  • 29. Jogjakarta, 3 Juli 1922 Taman Indria untuk anak di bawah 7 tahun Taman Anak  kelas I – III (7-9 thn) Taman Muda kelas IV-VI (10-12 thn)
  • 30. Semboyan ”tut wuri handayani” Memberi kebebasan yang luas selama tidak membahayakan anak. Sistem”among’’ Memberi kemerdekaan, kesukarelaan, dem okrasi, toleransi, ketertiban, kedam aian, kesesuaian dengan keadaan.
  • 31. Pendidikan Anak Usia Dini didasarkan atas prinsip-prinsip berikut: 1. Berorientasi pada kebutuhan anak. 2. Sesuai dengan perkembangan anak. 3. Sesuai dengan keunikan setiap individu. 4. Kegiatan belajar dilakukan melalui bermain. 5. Anak belajar dari yang konkrit ke abstrak, dari yang sederhana ke yang kompleks, dari gerakan ke verbal, dan dari diri sendiri ke sosial.
  • 32. 6. Anak sebagai pembelajar aktif. 7. Anak belajar melalui interaksi sosial 8. Menyediakan lingkungan yang mendukung proses belajar. 9. Merangsang munculnya kreativitas dan inovatif. 10. Mengembangkan kecakapan hidup anak. 11. Menggunakan berbagai sumber dan media belajar yang ada di lingkungan sekitar. 12. Anak belajar sesuai dengan kondisi sosial budayanya.
  • 33. 13. Melibatkan peran serta orangtua yang bekerjasama dengan para pendidik di lembaga PAUD. 14. Stimulasi pendidikan bersifat menyeluruh yang mencakup semua aspek perkembangan.
  • 34. ASAS-ASAS PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI 1. Perbedaan Individu. 2. Kekongkritan. 3. Apersepsi. 4. Motivasi. 5. Kemandirian 6. Keterpaduan 7. Kerjasama 8. Belajar sepanjang hayat
  • 35. SYSTEM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI  System Among  Tri Sentra System (Keluarga, sekolah, masyar akat)  System Klasikal  System Belajar melalui Bermain (Learning through play)
  • 36. Pendapat Ki Hajar Dewantara Sistem Among yang berbunyi: “Ing Ngarso Sung Tulodo” “Ing Madya Mangun Karso” “Tut Wuri Handayani” Artinya “Di depan memberi contoh/tauladan”. “Di tengah membangun kemauan” “Di belakang memberi daya/perlindungan”
  • 37. Kecuali Sistem Among, beliau mengemukakan bahwa lingkungan pendidikan ada 3 macam atau Tri Sentra Sistem yaitu: 1. Lingkungan Keluarga 2. Lingkungan Sekolah 3. Lingkungan Masyarakat
  • 38. BERKAITAN DENGAN GURU  Guru harus menyayangi dan menghargai semua anak  Guru harus memiliki dedikasi untuk mengajar secara profesional  Pengajaran yang baik harus berdasarkan teori, filosofi, tujuan dan sasaran  Mengajar anak menggunakan materi sebenarnya  Pengajaran dimulai dari yang konkret sampai abstrak  Observasi penting guna mengetahui proses belajar anak  Pengajaran harus berpusat pada anak bukan berpusat pada guru
  • 39. BERKAITAN DENGAN ORANG TUA * Keluarga merupakan lembaga yang paling penting dalam pendidikan dan pengembangan anak * Orang tua adalah pendidik utama dan pertama bagi anak
  • 40. Peran Guru PAUD 1. Sebagai Pengelola Melaksanakan administrasi kelompok 2. Sebagai Pendidik dan Fasilitator Menjadi model Menciptakan lingkungan yang menyenangkan Menyiapkan sarana dan bahan bermain yang beragam Mendukung anak waktu belajar Memperkuat kemampuan/ pengalaman positif anak Mencatat perkembangan belajar anak 3. Sebagai peneliti - mengamati perkembangan anak - memahami kebutuhan anak
  • 41. MEMBACA 10% MENDENGAR 20% MELIHAT 30% MELIHAT & MENDENGAR 50% BERDISKUSI 70% MENGALAMI 80% MENGAJAR KE ORANG LAIN 95% PIRAMIDA BELAJAR

×