Pencemaran lingkungan akibat letusan gunung api

5,862 views
5,526 views

Published on

TUGAS GEOGRAFI
kelas 11 semester 2, SMA Negeri 42 Jakarta

Published in: Education, Technology
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,862
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
66
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pencemaran lingkungan akibat letusan gunung api

  1. 1. KELOMPOK 1 Amytha Fatimah Putri (04) Aryo Iswan Denny HM (09) (11)
  2. 2. Siti Nur Diana Vira Rahayu (33) (39)
  3. 3. KONSEP PENCEMARAN Pencemaran : - Masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat peruntukannya berfungsi lagi sesuai dengan
  4. 4. Gunung Berapi Gunung berapi terdapat dalam beberapa bentuk sepanjang masa hidupnya. Gunung berapi yang aktif mungkin berubah menjadi separuh aktif, istirahat, sebelum akhirnya menjadi tidak aktif atau mati. Bagaimanapun gunung berapi mampu istirahat dalam waktu 610 tahun sebelum berubah menjadi aktif kembali. Oleh itu, sulit untuk menentukan keadaan sebenarnya daripada suatu gunung berapi itu, apakah gunung berapi itu berada dalam keadaan istirahat atau telah mati.
  5. 5. Apabila gunung berapi meletus, magma yang terkandung di dalam kamar magmar di bawah gunung berapi meletus keluar sebagai lahar atau lava. Selain daripada aliran lava, kehancuran oleh gunung berapi disebabkan melalui berbagai cara seperti berikut: * Aliran lava. * Letusan gunung berapi. * Aliran lumpur. * Abu. * Kebakaran hutan. * Gas beracun. * Gelombang tsunami. * Gempa bumi.
  6. 6. Apa penyebab gunung api meletus? Gunung meletus merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C.
  7. 7. Penyebab lainnya: 1. Peningkatan kegempaan vulkanik 2. Peningkatan suhu kawah 3. Peningkatan gelombang magnet dan listrik, hingga terjadinya deformasi pada tubuh gunung. 4. Lempeng-lempeng bumi saling berdesakan dan magma di perut bumi pun mendesak serta mendorong permukaan bumi dan memicu aktivitas geologis, vulkanik, dan tektonik. 5. Akibat tekanan yang amat tinggi, magma mendesak keluar (erupsi) dari permukaan bumi sebagai lava.
  8. 8. Pencemaran Udara Akibat Letusan Gunung Merapi  Ukuran butir-butir dari abu vulkanik yang berasal dari letusan gunung berapi sangat bervariasi dan berbeda. Dampak abu vulkanik yang dikeluarkan oleh letusan gunung berapi dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada anak-anak, orang dewasa, atau mereka yang sudah memiliki penyakit pernapasan.
  9. 9.  Gas-gas vulkanik yang dikeluarkan akibat letusan gunung berapi bersifat toksik, yaitu berupa H2O, CO2, CO, NO2, H2S, SO2, HF. Di tempat-tempat terdekat, gas SO2 dapat menyebabkan hujan asam.  Gunung berapi dapat menghasilkan polusi gas dan abu yang sangat banyak sehingga sinar matahari dapat terhalang, dan berakibat turunnya temperatur pada daerah yang terkena efek letusan.
  10. 10. Dampak Meletusnya Gunung Api Adanya gunung api ini member pengaruh bagi kehidupan, baik pengaruh positif maupun negatif. Berikut merupakan penjelasan dampak positif atau menfaat dari gunung berapi 1. Gunung api mengeluarkan abu vulkanis yang dapat menyuburkan tanah 2. Material gunung api berupa batu, kerikil, dan pasir dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan 3. Magma yang telah membeku di permukaan bumi menyimpan bermacam material logam atau bahan tambang, seperti emas dan perak 4. Kawasan gunung api bisa di manfaatkan untuk lahan hutan, perkebunan dan pariwisata
  11. 11. Adapun dampak negative atau kerugian yang disebabkan oleg gunung api adalah 1. Lafa pijar yang bercampur air pada kawah gunning api membentuk lahar panas yang dapat meluncur menuruni lereng menghancurkan apaapun tak terkecuali daerah pemukiman. 2. Lava dingin berupa aliran batu, kerikil, dan pasir bertumpuk – tumpuk dipuncak gunung, pada saat tertentu akan meluncur menuruni daerah yang dilalui dan menghancurkan apapun yang ada 3. Apabila gunung berapi dibawah permukaan laut meletus, biasannya diikuti gelombang tsunami 4. Abu vulkanis yang membumbung tinggi keudara atau yang sering disebut wedos gembel dapat mengganggu jalur penerbangan.
  12. 12. Kerugian Material Yang Dialami Warga Akibat Letusan Gunung Merapi • Rusaknya pemukiman warga sekitar bencana • Kematian • Kehilangan keluarga • kehilangan harta benda • Terhentinya aktivitas warga akibat letusan gunung
  13. 13. Tindakan yang Sebaiknya Dilakukan Saat Terjadi Letusan Gunung • Hindari daerah rawan bencana seperti lereng gunung, lembah, aliran sungai kering dan daerah aliran lahar Hindari tempat terbuka, lindungi diri dari abu letusan • Masuk ruang lindung darurat bila terjadi awan panas • Siapkan diri untuk kemungkinan bencana susulan Kenakan pakaian yang bisa melindungi tubuh, seperti baju lengan panjang, celana panjang, topi dan lainnya
  14. 14. • Melindungi mata dari debu, bila ada gunakan pelindung mata seperti kacamata renang atau apapun yang bisa mencegah masuknya debu ke dalam mata Jangan memakai lensa kontak • Pakai masker atau kain untuk menutupi mulut dan hidung • Saat turunnya abu gunung usahakan untuk menutup wajah dengan kedua belah tangan
  15. 15. Tindakan yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Terjadinya Letusan • Jauhi wilayah yang terkena hujan abu • Bersihkan atap dari timbunan abu karena beratnya bisa merusak atau meruntuhkan atap bangunan • Hindari mengendarai mobil di daerah yang terkena hujan abu sebab bisa merusak mesin motor, rem, persneling dan pengapian Penanganan bencana letusan gunung berapi dibagi menjadi tiga bagian, yaitu persiapan sebelum terjadi letusan, saat terjadi letusan dan setelah terjadi letusan.
  16. 16. Penanganan sebelum terjadi letusan • Pemantauan dan pengamatan kegiatan pada semua gunung berapi yang aktif • Pembuatan dan penyediaan Peta Kawasan Rawan Bencana dan Peta Zona Resiko Bahaya Gunung Berapi yang didukung dengan Peta Geologi gunung berapi • Melaksanakan prosedur tetap penanggulangan bencana letusan gunung berapi • Melakukan pembimbingan dan pemberian informasi gunung berapi • Melakukan penyelidikan dan penelitian geologi, geofisika dan geokimia di gunung berapi • Melakukan peningkatan sumberdaya manusia (SDM) dan pendukungnya seperti peningkatan sarana san prasarana
  17. 17. Penanganan saat terjadi letusan • Memebentuk tim gerak cepat • Meningkatkan pemantauan dan pengamatan dengan didukung oleh penambahan peralatan yang memadai • Meningkatkan pelaporan tingkat kegiatan alur dan frekuensi pelaporan sesuai dengan kebutuhan • Memberikan rekomendasi kepada pemerintah setempat sesuai prosedur
  18. 18. Penanganan setelah terjadi letusan • Menginventarisir data, mencakup sebaran dan volume hasil letusan • Mengidentifikasi daerah yang terancam bencana • Mmemberikan saran penanggulangan bencana • Memberikan penataan kawasan jangka pendek & jangka panjang • Memperbaiki fasilitas pemantauan yang rusak • Menurunkan status kegiatan, bila keadaan sudah menurun • Melanjutkan pemantauan secara berkesinambungan.
  19. 19. KESIMPULAN • Ledakan gunung berapi bukan saja membawa kesan buruk. Tapi ia juga membawa kebaikan pada manusia • Dengan adanya letusan gunung berapi, masyarakat perlu mengambil pelajaran dan sadar tentang bahayanya gunung berapi.
  20. 20. Terima Kasih

×