• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Makalah model model kepemimpinan
 

Makalah model model kepemimpinan

on

  • 7,937 views

 

Statistics

Views

Total Views
7,937
Views on SlideShare
7,937
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
108
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • pemimpin
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Makalah model model kepemimpinan Makalah model model kepemimpinan Document Transcript

    • MAKALAH MANAJEMEN KEPERAWATAN TENTANG “ MODEL-MODEL KEPEMIMPINAN “ Oleh : KELOMPOK :DIA EKAWATI IWAN FALIANEKA FITRI YULIANA NOVRIYANTIFITRI ANDAYANI YOGI SYAPUTRA DOSEN PEMBIMBING SANDRA DEWI, AMK, S.Pd, M.KesAKADEMI KEPERAWATAN PEMERINTAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2012
    • KATA PENGANTAR Puji dan Syukur penulis ucapkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esakarena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapatmenyusun makalah ini yang Berjudul Model-Model Kepemimpinan “ Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuandan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagaipihak, untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat danterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Dosen Pembimbing dan semuapihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada parapembaca. penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaanbaik dari bentuk penyusunan maupun materinya, untuk itu kami mengharapkankritik dan saran dari pembaca, atas kritik dan sarannya, penulis mengucapkanterimakasih. Pariaman. Oktober 2012 Penulis
    • DAFTAR ISIKATA PENGANTAR .......................................................................... iDAFTAR ISI ........................................................................................ iiBAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ................................................. 1 B. Rumusan Masalah .......................................................... 1BAB II LANDASAN TEORITIS A. Pengertian Kepemimpinan ............................................. 2 B. Tipe-Tipe Kepemimpinan ............................................... 2 C. Ciri-ciri Kepemimpinan .................................................. 3 D. Tugas Kepemimpinan Pendidikan.................................. 4BAB III PENUTUP A. Kesimpulan ........................................................................ 6 B. Saran-saran ....................................................................... 6DAFTAR PUSTAKA
    • BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah Kepemimpinan merupakan topik menarik yang sering dibicarakan oleh kalangan orang banyak, baik dalam organisasi yang kecil maupun dalam organisasi yang besar. Setiap satuan organisasi, baik formal maupun informal selalu ada pemimpin yang memimpinnya. Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk membina, membimbing, mengarahkan dan mengerakkan orang lain agar dapat bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemimpin perlu melakukan serangkaian kegiatan diantaranya adalah mengarahkan orang-orang yang terlibat dalam organisasi yang dipimpinnya. Dengan kata lain tercapai atau tidak tujuan suatu organisasi sangat tergantung pada pimpinannya. Dewasa ini banyak terdapat kegiatan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah ataupun oleh swasta yang berkaitan dengan kepemimpinan, misalnya simpasium, seminar dan pelatihan-pelatihan yang bertujuan untuk membahas bagaimana kepemimpinan itu. Berdasarkan pandangan tersebut, maka dalam makalah ini yang menjadi masalah adalah apa senbenarnya kepemimpinan itu dan bagaimana pula kepemimpinan pendidikan itu.C. Rumusan Masalah Berkaitan dengan masalah apa sebenarnya kepemimpnan itu dan bagaimana kepemimpinan pendidikan itu, maka yang menjadi pembahasan adalah hal-hal yang berkaitan dengan : 1) Pengertian kepemimpinan 2) Tipe-tipe Kepemimpinan 3) Ciri-ciri Kepemimpinan 4) Tugas Kepemimpinan Pendidikan
    • BAB II LANDASAN TEORITISE. Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan dapat dijelaskan atau diuraikan dalam berbagai macam, hal ini tergantung dari sudut mana kita melihat atau menangkap makna-makna dari kepemimpinan itu sendiri. Wasty Soemanto menjelaskan “pemimpin adalah orang yang membuat rencana, berpikir dan mengambil tanggung jawab untuk kelompok serta memberikan arahan kepada orang lain.” 1 Sementara Abu Ahmadi. menyebutkan bahwa “kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai suatu proses pengarah dan pemberian pengaruh pada kegiatan-kegiatan dari kelompok anggota yang saling berhubungan tugasnya.“ 2 Berdasarkan definisi tersebut, ada tiga implikasi penting mengenai kepemimpinan : a) Kepemimpinan menyangkut orang lain dalam arti ada bawahan atau pengikut. b) Kepemimpinan itu menyangkut suatu pembagian kekuasaan yang tidak seimbang diantara pada pemimpin dan anggota kelompok. c) Pemimpin dapat juga mempergunakan pengaruh dalam arti mempengaruhi bagaiman bawahan melaksanakan perintahnya.F. Tipe-Tipe Kepemimpinan Berdasarkan konsep, sifat, sikap dan cara-cara pemimpin melaksanakan dan mengembangkan kegiatan memimpin dalam lingkungan kerja yang dipimpinnya, maka tipe/ gaya kepemimpinan dapat diklarifikasikan kedalam tiga tipe pokok kepemimpinan, yaitu otokratik, laissez faire dan demokratik. Ketiga tipe tersebut sebagaimana telah dikemukakan oleh para ahli seperti Hadari Nawawi menyebutkan “ada tiga tipe kepemimpinan yaitu otokratif, laissez faire dan demikratik.” 3 Sementara itu Susilo Martoyo menyebutkan ada 6 tipe kepemimpinan, yaitu Tipe pribadi,
    • didasarkan pada kontak pribadi secara langsung dengan bawahannya Yaitu : a) Tipe non pribadi, kurang adadnya kontak pribadi dengan bawahannya, karena diantara mereka ada sarana atau media tertentu seperti rencana-rencana, intruksi-intruksi, sumpah-sumpah, sehingga hubungan tersebut bersifat tidak langsung. b) Tipe otoriter kepemimpinan merupakan hak pribadi dan berpendapat bahwa ia dapat menentukan apa saja dalam organisasi. . c) Tipe demokratis, menitik beratkan kepada partisipasi kelompok dengan memanfaatkan pandangan-pandangan atau pendapat- pendapat kelompok d) Tipe paternalistis, cenderung terlalu “kebapakan“sehingga sangat memikirkan keinginan dan kesejahteraan anak buahnya, terlalu melindungi dan membimbing. e) Tipe indegenous, timbul dalam organisasi-organisasi kemasyarakatan yang bersifat informal, seperti perkumpulan-perkumpulan sepak bola, sekolah dan sebagainya, dimana interaksi antara orang seorang dalam organisasi tersebut ditentukan oleh sifat dan pembawaan pemimpin. f) Tipe demokratis, menitik beratkan kepada partisipasi kelompok dengan memanfaatkan pandangan-pandangan atau pendapat- pendapat kelompok.4G. Ciri-ciri Kepemimpinan Keberhasilan suatu organisasi lebih banyak ditentukan oleh prilaku dari seseorang pemimpin, sehingga kita harus tau kemampuan apa yang sebenarnya harus dimiliki oleh seseorang pemimpin. Hadari Nawawi menyebutkan ada beberapa persyaratan umum yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu: a) memiliki kecerdasan atau intelegensi yang cukup baik. b) Percaya pada diri sendiri c) Cakap bergaul dan ramah tamah. d) Kreatif, penuh inisiatif, dan memiliki hasrat, kemauan untuk maju dan berkembang menjadi lebih baik. e) Organisatoris yang berpengaruh dan berwibawa.
    • f) Memiliki keahlian atau keterampilan dalam bidangnya. g) Suka menolong, memberi petunjuk dan dapat menghukum secara konsekwen dan bijaksana. h) Memiliki keseimbangan / kestabilan emosional dan bersifat sabar. i) Memiliki semangat pengabdian dan kesetiaan yang tinggi. j) Berani mengambil keputusan dan tanggung jawab. k) Jujur, rendah hati, sederhana, dan dapat dipercaya. l) Bijaksana dan berlaku adil. m) Disiplin. n) Berpengetahuan dan berpandangan luas. o) Sehat jasmani dan rohani. 5 Persyaratan-persyaratan untuk kepemimpinan adalah sama, baik pimpinan organisasi maupun swasta, baik yang dibentuk maupun yang lahir secara keturunan termasuk juga persyaratan pemimpin dalam pendidikan, seperti kepala sekolah. Kalau kita memperhatikan persyaratan-persyaratan untuk menjadi seorang pemimpin, rasanya cukup sulit untuk mendapatkan seorang pemimpin yang mempunyai kriteria tersebut. Namun demikian kita harus berusaha kearah itu agar pemimpin masa depan dapat memimpin dengan sebaik-baiknya.H. Tugas Kepemimpinan Pendidikan Kepemimpinan pada hakekatnya merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang itu membina, membimbing, mengarahkan dan menggerakkan orang lain agar dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk mencapai tujuan, maka seseorang pemimpin harus dapat bekerja dengan baik, sehingga ia harus tau secara mendalam tentang tugas-tugas yang harus dilaksanakan. Secara umum tugas seorang pemimpin hampir sama pada setiap unit satuan organisasi, termasuk juga dalam kepemimpinan pendidikan, berikut ini ada lima tugas pokok yang harus dilakukan oleh kepemimpinan pendidikan sebagaimana dijelaskan oleh Wasty Soemanto sebagai berikut: 6 a) Membantu masyarakat sekolah serta merumuskan tujuan-tujuan pendidikan b) Memperlancar proses belajar dengan mengembangkan pegajaran yang lebih efektif.
    • c) Membentuk / membangun suatu unit organisasi yang produktif.d) Menciptakan iklim, dimana kepemimpinan pendidikan dapat tumbuh dan berkembang.e) Memberikan sumber-sumber yang memadai untuk pengajaran yang efektif. Disamping itu seorang pemimpin harus mengetahui secaramenyeluruh tentang organisasi yang dipimpinnya. Sebagai contohdisekolah kepala sekolah harus mampu menumbuhkan efektifitaskepemimpinan yang efektif dan efisien mengetahui tentang kondisi dansituasi sekolah yang di pimpinnya, demikian juga kepala sekolah harusmengerjakan semua tugas yang ada disekolah serta mampumengembangkan diri sehingga timbul semangat kerja yang diharapkan. Seorang pemimpin pendidikan harus memahami langkah-langkahkepemimpinan yang dirumuskan oleh departemen pendidikan seperti : (a) Tahu tugas pokoknya sendiri (b) Tahu jumlah pembantunya (c) Tahu nama-nama pembantunya. (d) Tahu tugas masing-masing pembantunya (e) Memperhatikan kehadiran tugas pembantunya. (f) Memperhatikan peralatan pembantunya (g) Menilai pembantunya. (h) Mengambil tindakan-tindakan (i) Memperhatikan karir pembantunya (j) Memperhatikan kesejahteraan pembantunya (k) Menciptakan suasana kekeluargaan (l) Memberikan laporan-laporan kepada atasannya. Tugas-tugas tersebut diatas merupakan kewajiban yang sangat penting untuk menumbuhkan keefektifan kepemimpinan pendidikan yang efektif dan efisien.
    • BAB III PENUTUPB. Kesimpulan Pada bagian akhir dari makalah ini penulis dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut : 1) Kepemimpinan pada hakikatnya merupakan suatu proses yang mempengaruhi aktivitas seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan yang diharapkan. 2) Secara umum tipe kepemimpinan ada tiga, yaitu : Otokratis, Leasses faire dan demokratis. 3) Seseorang yang menjadi pemimpin biasanya harus memiliki beberapa syarat, seperti memiliki intelegensi yang tinggi, percaya diri, cakap, disiplin, dan lain-lain. 4) Tugas pokok kepemimpinan pendidikan yang penting adalah bagaiman tujuan-tujuan dalam pendidikan yang telah ditetapkan harus tercapai.C. Saran-saran 1) Para calon pemimpin hendaknya harus tahu persis apa itu sebenarnya kepemimpinan, sehingga mungkin pada saat menjadi pemimpin akan tau bagaimana seharusnya bersikap. 2) Para pemimpin hendaknya benar-benar melaksanakan tugas dan wewenangnya, sebab keberadaan pemimpin dalam suatu organisasi yang dipimpinnya akan lebih banyak tergantung pada kebijaksanaan pemimpin.
    • DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. H. Abu, 1990, Administrasi Pendidikan. CV. Toha Putra,Semarang Donosepoetro Marsetio, 1992, Manajemen Dalam Pendidikan, AirLangga University Press, Surabaya. Handoko, T. Hani, 1989, ManajemenEdisi 2, BPFE, Yogyakarta. Martoyo Susilo, 1989, Pengetahuan Dasar Manajemen danKepemimpinan, BPFE, Yogyakarta. Nawawi Hadari, 1981, Administrasi Pendidikan, PT. Gunung Agung,Jakarta. Purwanto M. Ngalim, 1984, Administrasi Pendidikan, Mutiara,JakartaSyamsyi Ibnu, 1988, Pokok-pokok Organisasi dan Manajemen, PT. RinekaCipta, Jakarta. Sukiswa Iwa, 1986, Dasar-dasar Umum Manajemen Pendidikan,Transito. Bandung. Soemanto Wasty, 1982, Kepemimpinan Dalam Pendidikan, UsahaNasional, Surabaya.