Deteksi dini gangguan tumbuh kembang

11,562 views
11,337 views

Published on

1 Comment
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
11,562
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
909
Comments
1
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Deteksi dini gangguan tumbuh kembang

  1. 1. <ul><li>DETEKSI DINI PENYIMPANGAN TUMBUH KEMBANG ANAK </li></ul>
  2. 2. <ul><li>Adalah kegiatan/pemeriksaan untuk menemukan penyimpangan tumbuh kembang secara dini agar lebih mudah diintervensi </li></ul><ul><li>Bila penyimpangan terlambat dideteksi, maka lebih sulit diintervensi dan akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak </li></ul>
  3. 3. Cara Deteksi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak <ul><li>PERTUMBUHAN </li></ul><ul><li>Timbang berat badannya (BB) </li></ul><ul><li>Ukur tinggi badan (TB) dan lingkar kepalanya (LK) </li></ul><ul><li>Lihat garis pertambahan BB, TB dan LK pada grafik </li></ul><ul><li>PERKEMBANGAN </li></ul><ul><li>KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) </li></ul><ul><li>TDD (Tes Daya Dengar) </li></ul><ul><li>TDL (Tes Daya Lihat), </li></ul><ul><li>KMME (Mental Emosional) </li></ul><ul><li>CHAT (Autis) </li></ul><ul><li>CONNER S (gangguan pemusatan perhatian & hiperaktif </li></ul>
  4. 5. Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan <ul><li>Ukur BB, TB, LK </li></ul><ul><li>Tingkat pelayanan : </li></ul><ul><li>1. Keluarga/ masyarakat </li></ul><ul><li> KMS. Timbangan dacin </li></ul><ul><li>2. Puskesmas </li></ul><ul><li> Tabel BB/TB, grafik LK, timbangan, alat ukur tinggi badan, pita pengukur lingkar kepala </li></ul>
  5. 6. … deteksi dini penyimpangan pertumbuhan <ul><li>Timbang berat badan (BB) </li></ul><ul><li>Ukur tinggi badan (TB) dan lingkar kepala (LK) </li></ul><ul><li>Beri tanda di grafik BB, TB, LK di KMS, buku KIA, buku lain </li></ul><ul><li>Lihat garis pertambahan BB, TB, LK : </li></ul><ul><ul><li>BB dibawah garis merah (BGM) atau di atas GM </li></ul></ul><ul><ul><li>Naik, tidak naik atau turun (BB) dari penimbangan yang lalu </li></ul></ul><ul><ul><li>Dalam pita warna yang tetap atau pindah ke pita warna dibawahnya </li></ul></ul><ul><li>Pertumbuhan yang BAIK bila BB, TB, LK : NAIK dan : </li></ul><ul><ul><li>Berada pada pita warna yang sama dengan bulan lalu </li></ul></ul><ul><ul><li>Atau naik SEDIKIT pada pita warna DIATASNYA </li></ul></ul>
  6. 7. 1. DATANG KE POSYANDU 4. BB ANAK DICATAT & DI PLOT KE KMS 2. DIDAFTAR 3. DITIMBANG 5. DINILAI STATUS PERTUMBUHAN BERDASARKAN KURVA BB ANAK N = NAIK T = TIDAK NAIK BGM , PERTAMA DITIMBANG KONFIRMASI GIZI BURUK TIDAK GIZI BURUK DIRUJUK 6. KONSELING PELAYANAN GIZI DAN KESEHATAN DASAR PEMANTAUAN PERTUMBUHAN DI POSYANDU
  7. 8. BERAT BADAN NAIK, SESUAI GRAFIK, BERARTI PERTUMBUHAN NORMAL , PERTUMBUHAN NORMAL,
  8. 9. PERTUMBUHAN TERGANGGU
  9. 10. 1. Garis pertumbuhan menurun, atau lebih rendah dari bulan lalu 2. Garis pertumbuhan mendatar, atau sama dengan bulan lalu 3. Garis pertumbuhan naik, tetapi pindah ke pita warna di bawahnya Berat Badan TIDAK NAIK 3 4 5
  10. 11. PERTUMBUHAN TERGANGGU , BERAT BADAN DI BAWAH GARIS MERAH (BGM )
  11. 12. <ul><li>Anak MENJADI BGM </li></ul><ul><li>BGM </li></ul><ul><li>*) Harus dirujuk ke Puskesmas/RS untuk diperiksa dan mempe- roleh perawatan </li></ul>Anak PERTAMA KALI ditimbang dan BGM *) Harus dirujuk ke Pus- kesmas utk konfirma- si apakah anak GIZI BURUK atau TIDAK Anak BGM yang tumbuh NORMAL, karena anak tersebut memiliki tinggi badan yang PENDEK *) Tidak perlu dirujuk ke Puskesmas Berat badan di bawah garis merah (BGM) a b
  12. 13. Warna-warna dalam grafik KMS <ul><li>TIDAK BISA menentukan STATUS GIZI </li></ul><ul><li>STATUS GIZI ditentukan dengan melihat TABEL BB / TB </li></ul><ul><li>Yaitu : bandingkan berat badan sekarang dengan berat badan seharusnya berdasarkan tinggi badan saat ini (tabel BB / TB) </li></ul><ul><li>Berat badan di bawah garis merah (BGM ) belum tentu gizi buruk, </li></ul><ul><li>Berat badan di pita kuning belum tentu gizi kurang </li></ul>
  13. 14. Tabel Berat Badan (BB) terhadap Tinggi Badan (TB) Untuk MENILAI STATUS GIZI
  14. 17. <ul><li>Interpretasi berdasar tabel BB/TB </li></ul><ul><li>Gemuk : >+ 2 SD </li></ul><ul><li>Normal / gizi baik : -2 SD s/d +2 SD </li></ul><ul><li>Kurus / gizi kurang : <-2 SD - (-3 SD) </li></ul><ul><li>Kurus sekali / gizi buruk : < - 3 SD </li></ul><ul><li>Gejala KLINIS : oedem, rambut, mata, kulit, mulut, perut, hati, lengan, kaki, dll. </li></ul><ul><li>Tindakan </li></ul><ul><ul><li>(Lihat Buku Pedoman Tatalaksana Gizi Buruk) </li></ul></ul><ul><ul><li>MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) </li></ul></ul>
  15. 18. PENGGUNAAN BATHROOM SCALE (TIMBANGAN INJAK ORANG DEWASA ) TIDAK DIANJURKAN, SKALA KASAR (1 KG ), PER (PEGAS) MENJADI LEMAH SETELAH DIPAKAI BEBERAPA KALI Pengukuran Berat Badan (BB)
  16. 19. CARA MENIMBANG ANAK YANG BENAR
  17. 20. 3. Gantungkan dacin dengan posisi batang dacin sejajar dengan mata penimbang 1. Pilih Pelana rumah atau dahan peng- gantung yang kuat 4. Sarung atau celana timbang tempat anak diletakkan 6. Bandul penyeimbang dapat berupa kantong/ plastik berisi kerikil atau pasir 2. Tali penggantung dacin yang kuat 5. Bandul geser di angka NOL CARA MEMASANG DACIN YANG BENAR
  18. 21. 7. Posisi kedua paku timbangan harus lurus
  19. 22. MEMASANG DACIN YANG SALAH Bandul penyeimbang tidak dipasang Sarung timbang sudah dipasang Batang dacin tidak datar (seimbang)
  20. 23. Pengukuran Panjang/Tinggi Badan (TB)
  21. 24. <ul><li>Pengukuran Lingkar Kepala (LK) </li></ul><ul><li>Minimal tiap 3 bln sampai umur 1 tahun </li></ul><ul><li>Minimal tiap 6 bl sampai umur 2 tahun </li></ul><ul><li>Minimal tiap tahun sampai umur 6 thn </li></ul><ul><li>NORMAL : bila garis pertumbuhan LK sejajar dengan garis grafik didekatnya, dan di dalam “jalur hijau” </li></ul><ul><li>TIDAK NORMAL : bila garis pertumbuhan LK sejajar dengan garis grafik didekatnya atau di luar “jalur hijau” </li></ul><ul><li> segera rujuk ke Rumah Sakit </li></ul>
  22. 25. … pengukuran lingkar kepala
  23. 26. Pertumbuhan LK NORMAL Pertumbuhan LK ABNORMAL … pengukuran lingkar kepala
  24. 27. PEMBULATAN UMUR ANAK Pedoman dari CDC (Center of Diseases Control) tahun 2000: <ul><li>Umur lebih atau kurang 16 s/d 30 hari , dibulatkan menjadi 1 bulan . contoh: 20 bulan + 17 hari = 21 bulan 19 bulan – 16 hari = 18 bulan </li></ul><ul><li>2. Umur lebih atau kurang 1 s/d 15 hari , dibulatkan menjadi 0 bulan Contoh: 20 bulan + 15 hari = 20 bulan 19 bulan – 14 hari = 19 bulan </li></ul>
  25. 28. HAL-HAL PENTING DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN <ul><li>Cara memasang timbangan (dacin) dan cara menimbang berat badan (BB) </li></ul><ul><li>Cara mengukur tinggi badan (TB) dan lingkar kepala (LK) </li></ul><ul><li>Cara menghitung umur (U) </li></ul><ul><li>Cara menandai BB, TB, LK </li></ul><ul><li>dan menarik garis pertumbuhan dalam grafik BB, TB, LK </li></ul><ul><li>5. Cara menilai status pertumbuhan anak </li></ul>
  26. 29. KETELITIAN (PRESISI) KADER DALAM MENIMBANG (Unicef, 2002)
  27. 30. KETEPATAN (AKURASI) KADER DALAM MENIMBANG (Unicef, 2002)
  28. 31. KESALAHAN MENANDAI BB di GRAFIK KMS (Dit BGM, Sukabumi 2003) % Kader Jumlah Kesalahan Ploting
  29. 32. % Kader Jumlah Kesalahan Penilaian Status Pertumbuhan KESALAHAN KADER P ENILAIAN STATUS PERTUMBUHAN (Dit BGM, Sukabumi 2003)
  30. 33. FAKTOR YANG BERKAITAN DGN AKURASI KADER 70 kader tidak akurat 2 kader akurat 65 kader tidak benar menimbang 5 kader benar menimbang 64 kader tidak tahu cara menimbang 1 kader tahu cara menimbang (1,5%) 59 Kader salah Mengatur posisi Bandul timbangan 81,9% 90,3% 88,9% 54 kader tidak memperoleh pembinaan yang baik 75,0% + 10 kader memperoleh pembinaan baik 72 kader penimbang + + + 97,2% 2,8% 6,9% 0,4% 13,9%
  31. 34. Deteksi Dini Penyimpangan Perkembangan <ul><li>Tanya perkembangan anak dengan KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) mulai umur 3 bulan : </li></ul><ul><ul><li>minimal tiap 3 bln sampai umur 2 thn </li></ul></ul><ul><ul><li>minimal tiap 6 bulan umur 2 - 6 thn. </li></ul></ul><ul><li>Tanya pendengaran anak dengan TDD (tes daya dengar) mulai umur 3 bln : </li></ul><ul><ul><li>minimal tiap 3 bln sampai umur 1 thn </li></ul></ul><ul><ul><li>minimal tiap 6 bulan sampai umur 6 thn </li></ul></ul>
  32. 35. … Deteksi Dini Penyimpangan Perkembangan <ul><li>3. Tes penglihatan anak dengan TDL (tes daya lihat) mulai umur 3 tahun tiap 6 bulan. </li></ul><ul><li>4. G angguan perilaku dengan KMME (kuesioner masalah mental emosional), CHAT (checklist for autisme in toddler) dan Conners untuk Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktifitas </li></ul>
  33. 36. 1. Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP ) <ul><li>9-10 pertanyaan singkat pada orang-tua / pengasuh , </li></ul><ul><li>tentang kemampuan yang telah dicapai oleh anak </li></ul><ul><li>mulai umur 3 bulan , minimal tiap 3 bulan sampai umur 2 tahun, minimal tiap 6 bulan sampai umur 6 tahun </li></ul><ul><li>untuk mengetahui perkembangan anak sesuai umurnya atau terlambat </li></ul><ul><li>Alat : </li></ul><ul><li>1. Kuesioner (daftar pertanyaan) sesuai umur anak </li></ul><ul><li>2. Kertas, pensil, </li></ul><ul><li>3. bola karet atau plastik seukuran bola tenis, </li></ul><ul><li>4. kerincingan, </li></ul><ul><li>5. kubus berukuran sisi 2,5 cm sebanyak 6 buah, </li></ul><ul><li>6. benda-benda kecil seperti kismis/potongan biskuit kecil berukuran 0,5-1 cm </li></ul>
  34. 45. Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) <ul><li>Hitung umur anak (tanggal, bulan, tahun). </li></ul><ul><ul><li>Lebih 16 hari dibulatkan menjadi 1 bln </li></ul></ul><ul><li>Buka kuesioner sesuai umurnya : 3, 6, 9, 12 bln, dst. </li></ul><ul><ul><li>atau kuesioner yang lebih muda dari umurnya (kalau datang umur 4 atau 5 bulan gunakan kuesioner umur 3 bulan dulu) </li></ul></ul><ul><li>Jelaskan tujuan KPSP pada orangtua </li></ul><ul><ul><li>Orangtua jangan ragu-ragu atau takut disalahkan </li></ul></ul><ul><li>Tanyakan isi KPSP sesuai urutan </li></ul><ul><li>Atau melaksanakan perintah sesuai KPSP </li></ul>
  35. 46. Interpretasi (penafsiran) KPSP : <ul><li>“ Ya”, bila orang tua menjawab : anak bisa melakukan atau pernah atau sering atau kadang-kadang. </li></ul><ul><li>“ Tidak”, bila anak belum pernah / tidak pernah / ibu tidak tahu </li></ul><ul><li>Bila “ Ya” berjumlah 9-10 , berarti perkembangan anak sesua i tahap perkembangannya (S) </li></ul><ul><li>Bila “Ya” berjumlah 7-8 , berarti meragukan (M) </li></ul><ul><li>Bila “Ya” sama atau kurang dari 6 , kemungkinan ada penyimpangan (P)  rinci jawaban “tidak” pada aspek perkembangan mana </li></ul>
  36. 47. Bila jawaban KPSP : Ya 9 – 10 <ul><li>Artinya : perkembangan anak sesuai dengan umurnya (S) </li></ul><ul><ul><li>beri pujian pada ibu </li></ul></ul><ul><ul><li>teruskan pola asuh </li></ul></ul><ul><ul><li>teruskan stimulas i sesuai tahap perkembangan berikutnya </li></ul></ul><ul><ul><li>Ikutkan anak di Posyandu, BKB, PADU </li></ul></ul>
  37. 48. Bila jawaban KPSP : Ya 7 – 8 <ul><li>Artinya : perkembangan anak meragukan (M) </li></ul><ul><li>Beri dukungan ibu </li></ul><ul><li>Ajarkan ibu cara stimulasi sesuai kelompok umur </li></ul><ul><li>Cari kemungkinan penyakit yang menyebabkan penyimpangan perkembangan </li></ul><ul><li>Ulangi setelah 2 minggu kemudian dengan KPSP sesuai umur anak </li></ul><ul><li>Jika hasil KPSP ulangan “Ya” tetap 7 - 8, maka kemungkinan ada penyimpangan (P) </li></ul><ul><li> rujuk ke RS terdekat </li></ul>
  38. 49. Bila jawaban KPSP Ya : 6 atau kurang <ul><li>Kemungkinan ada penyimpangan </li></ul><ul><li>perkembangan (P ) </li></ul><ul><ul><li>Segera rujuk ke Rumah Sakit </li></ul></ul><ul><ul><li>Tulis jenis dan jumlah </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>penyimpangan perkembangan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>(mis. gerak kasar, halus, bicara & bahasa, sosial dan kemandirian) </li></ul></ul></ul>
  39. 50. Test Daya Dengar (TDD) <ul><li>Mulai umur 3 bulan </li></ul><ul><ul><li>Tiap 3 bulan sampai umur 1 tahun </li></ul></ul><ul><ul><li>Tiap 6 bulan umur 1-6 tahun, </li></ul></ul><ul><li>Umur < 24 bln dijawab oleh ibu / pengasuh </li></ul><ul><li>Umur > 24 bln perintah melalui ibu/ pengasuh agar dikerjakan oleh anak </li></ul><ul><li>Alat : </li></ul><ul><li>Daftar pertanyaan : 0-6 bln, 6-9 bln, 9-12 bln, 12-24 bln, 2 – 3 thn, > 3 thn. </li></ul><ul><li>Gambar binatang (ayam,anjing,kucing), manusia </li></ul><ul><li>Mainan (boneka, kubus, sendok, cangkir, bola) </li></ul>
  40. 51. … Test Daya Dengar (TDD) <ul><li>Hitung umur anak (tanggal, bulan, tahun). </li></ul><ul><li>Lebih 16 hari dibulatkan menjadi 1 bln </li></ul><ul><li>Pilih daftar pertanyaan yang sesuai kelompok umurnya </li></ul><ul><li>Jelaskan tujuan TDD pada orangtua </li></ul><ul><li>Orangtua jangan ragu-ragu atau takut disalahkan </li></ul><ul><li>Umur < 24 bln : tanyakan isi TDD </li></ul><ul><li>Umur > 24 bln : laksanakan perintah sesuai TDD </li></ul>
  41. 52. … Tes daya dengar (TDD) umur < 24 bulan <ul><li>Bacakan pertanyaan kepada ibu /pengasuh dengan lambat, jelas dan nyaring, satu persatu . </li></ul><ul><li>Semua pertanyaan harus dijawab ole h orangtua/pengasuh . </li></ul><ul><li>Tunggu jawaban dariorangtua/pengasuh </li></ul><ul><li>Jawaban “Ya ” jika: </li></ul><ul><li>Menurut orangtua, anak dapat melakuka n dalam satu bulan terakhir. </li></ul><ul><li>Jawaban “Tidak ” jika: </li></ul><ul><li>Menurut orangtua anak tidak pernah, tidak tahu atau t ida k dapat melakukan dalam satu bulan terakhir. </li></ul>
  42. 53. … Tes daya dengar (TDD) umur > 24 bulan <ul><li>Berupa perintah melalui orangtua/pengasuh untuk </li></ul><ul><ul><li>dilakukan oleh anak. </li></ul></ul><ul><li>Amati kemampuan anak dalam melakukan perintah orangtua/pengasuh. </li></ul><ul><li>Jawaban Ya jika: </li></ul><ul><ul><li>Anak dapat melakukan perintah orangtua / pengasuh . </li></ul></ul><ul><li>Jawaban Tidak jika: </li></ul><ul><ul><li>Anak tidak dapat /tidak mau melakukan perintah orangtua/pengasuh . </li></ul></ul>
  43. 54. <ul><li>Interpretasi (penafsiran) Tes Daya Dengar : </li></ul><ul><li>Bila ada satu atau lebih jawaban “Tidak”, kemungkinan anak mengalami gangguan pendengaran. </li></ul><ul><li>Catat jumlah ketidakmampuan anak. </li></ul><ul><li>Intervensi (tindakan): </li></ul><ul><li>Rujuk ke RS bila tidak dapat ditanggulangi </li></ul>… Tes daya dengar (TDD)
  44. 55. Tes Daya Lihat (TDL) <ul><li>Mulai umur 3 tahun, ulang tiap 6 bulan </li></ul><ul><li>Dikerjakan oleh tenaga kesehatan atau guru </li></ul><ul><li>Alat dan Sarana : </li></ul><ul><li>Ruangan </li></ul><ul><li>Dua buah kursi </li></ul><ul><li>Poster huruf E dan penunjuk </li></ul><ul><li>Guntingan huruf E </li></ul>
  45. 57. Tes Daya Lihat (TDL) <ul><li>Cara: </li></ul><ul><li>gantungkan poster 3 m dari anak, </li></ul><ul><li>setinggi mata anak dalam posisi duduk </li></ul><ul><li>latih anak megarahkan kartu E dengan benar ke atas, bawah, kanan, kiri, sesuai yang ditunjuk pada poster </li></ul><ul><li>Tutup sebelah mata dengan kertas </li></ul><ul><li>Tunjuk huruf E pada poster satu persatu mulai baris 1 -4 </li></ul><ul><li>Puji bila anak dapat mencocokkan arah huruf E </li></ul><ul><li>Ulangi pada mata sebelahnya. </li></ul><ul><li>Interpretasi (penafsiran) </li></ul><ul><li>Bila tdk dapat mencocokkan posisi E s/d baris ketiga  gangguan daya lihat </li></ul><ul><li>Intervensi (tindakan) :  rujuk </li></ul>
  46. 58. Deteksi Dini Gangguan Perilaku <ul><li>Bila ada keluhan orangtua atau kecurigaan petugas / guru / kader (tidak rutin) </li></ul><ul><ul><li>Dgn kuesioner daftar tilik untuk autisme ( Checklist for autism in toddlers / CHAT ) bagi anak umur 18 bulan s/ 3 tahun . </li></ul></ul><ul><ul><li>2. Dgn Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME) bagi anak 3 - 6 tahun . </li></ul></ul><ul><ul><li>3. Dgn kuesioner Abreviated Conner Rating Scale untuk Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktifitas (GPPH) bagi anak umur 3 tahun ke atas . </li></ul></ul>
  47. 59. 1. Daftar Tilik Deteksi Dini Autis (CHAT) <ul><li>Deteksi dini autis pada umur 18-36 bulan. </li></ul><ul><li>Bila ada keluhan / kecurigaan dari orang tua/ pengasuh / petugas karena ada 1 (satu) atau lebih </li></ul><ul><ul><ul><li>Keterlambatan bicara. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Gangguan komunikasi/ interaksi sosial. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Perilaku yang berulang-ulang. </li></ul></ul></ul><ul><li>Tanyakan dan amati perilaku anak </li></ul><ul><ul><ul><li>9 pertanyaan untuk ibu/pengasuh (A): ya/ tidak </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>5 perintah bagi anak (B) : ya / tidak </li></ul></ul></ul><ul><li>Interpretasi (penafsiran) CHAT </li></ul><ul><li>Risiko tinggi menderita Autis : tidak A5, A7, B2-4  rujuk </li></ul><ul><li>Risiko rendah menderita Autis : tidak A7, B4 </li></ul><ul><li>Kemungkinan ggn perkembangan lain : tidak 3 atau lebih A1-4 , A6, A8-9, B1, B5 </li></ul><ul><li>Normal </li></ul>
  48. 60. Ringkasan kuesioner Autis (CHAT) <ul><li>Pertanyaan pada orangtua / pengasuh </li></ul><ul><ul><li>Senang di ayun-ayun, diguncang-guncang </li></ul></ul><ul><ul><li>Tertarik memperhatikan anak lain </li></ul></ul><ul><ul><li>Suka memanjat tangga </li></ul></ul><ul><ul><li>Suka main ciluk-ba, petak umpet </li></ul></ul><ul><ul><li>Bermain pura-pura membuat minuman </li></ul></ul><ul><ul><li>Meminta dengan menunjuk </li></ul></ul><ul><ul><li>Menunjuk benda </li></ul></ul><ul><ul><li>Bermain dengan benda kecil </li></ul></ul><ul><ul><li>Memberikan benda utk menunjukkan sesuatu </li></ul></ul><ul><li>B. Pengamatan perilaku anak </li></ul><ul><ul><li>Anak memandang mata pemeriksa </li></ul></ul><ul><ul><li>Anak melihat ke benda yang ditunjuk </li></ul></ul><ul><ul><li>Bermain pura-pura membuat minum </li></ul></ul><ul><ul><li>Menunjjuk benda yang disebut </li></ul></ul><ul><ul><li>Menumpuk kubus </li></ul></ul>
  49. 61. 2 . Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME) <ul><li>Bila ada kecurigaan orangtua / petugas (tidak rutin) anak umur 3- 6 tahun </li></ul><ul><li>12 pertanyaan untuk deteksi dini masalah mental - emosional, tiap 6 bulan </li></ul><ul><li>Tanyakan pada orangtua / pengasuh . </li></ul><ul><li>Catat jawaban “Ya”atau “Tidak”. </li></ul><ul><li>Hitung jumlah jawaban “ Ya”. </li></ul><ul><li>Interpretasi (penafsiran) KMME </li></ul><ul><li>Jawaban Ya > 1 : kemungkinan anak mengalami masalah mental emosional. </li></ul>
  50. 62. Ringkasan isi kuesioner KMME <ul><li>Sering terlihat marah </li></ul><ul><li>Menghindar dari teman-teman </li></ul><ul><li>Perilaku merusak dan menentang lingkungan </li></ul><ul><li>Takut atau ke cemas an berlebihan </li></ul><ul><li>Konsentrasi buruk / sulit </li></ul><ul><li>Kebingungan </li></ul><ul><li>Perubahan pola tidur </li></ul><ul><li>Perubahan pola makan </li></ul><ul><li>Sakit kepala, sakit perut, keluhan fisik </li></ul><ul><li>Putus asa </li></ul><ul><li>Kemunduran perilaku </li></ul><ul><li>Perbuatan yang diulang-ulang </li></ul>
  51. 63. <ul><li>Intervensi (tindakan): </li></ul><ul><li>1. Bila ditemukan 1atau lebih masalah mental emosional : </li></ul><ul><ul><li>Lakukan konseling pada orang tua menggunakan Buku Pedoman Pola Asuh yang mendukung perkembangan anak. </li></ul></ul><ul><ul><li>Evaluasi setelah 3 bulan , </li></ul></ul><ul><ul><li>bila tidak ada perubahan rujuk ke Rumah Sakit yang ada fasilitas tumbuh kembang anak / kesehatan jiwa. </li></ul></ul><ul><li>Bila ditemukan 2 atau lebih masalah mental emosional, rujuk anak ke Rumah Sakit. </li></ul><ul><li>Dalam surat rujukan harus ditulisakan jumlah dan masalah mental emosional yang ditemukan. </li></ul>
  52. 64. 3. Kuesioner Deteksi dini Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH ) <ul><li>Bila ada keluhan orangtua atau kecurigaan petugas / guru / kader (tidak rutin) umur > 3 thn </li></ul><ul><li>10 pertanyaan </li></ul><ul><li>Terjadi di mana saja, kapan saja </li></ul><ul><li>Nilai : 0 (tidak pernah); 1 (kadang-kadang); 2 (sering); 3 (selalu ) </li></ul><ul><li>Interpretasi (penafsiran) </li></ul><ul><ul><li>Nilai > 13 kemungkinan GPPH </li></ul></ul><ul><li>Intervensi : </li></ul><ul><ul><li>Nilai > 13 rujuk RS, tuliskan kelainan yang ada </li></ul></ul><ul><ul><li>< 13 tetapi ragu , periksa ulang 1 bulan lagi </li></ul></ul>
  53. 65. Ringkasan kuesioner deteksi Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktifitas (GPPH) <ul><ul><li>Tidak kenal lelah, aktifitas berlebihan </li></ul></ul><ul><ul><li>Mudah gembira, impulsif </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengganggu anak lain </li></ul></ul><ul><ul><li>Gagal selesaikan kegiatan, perhatian singkat </li></ul></ul><ul><ul><li>Gerakkan anggota badan / kepala terus menerus </li></ul></ul><ul><ul><li>Kurang perhatian, mudah teralihkan </li></ul></ul><ul><ul><li>Permintaan harus segera dipenuhi, mudah frustasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Mudah menangis </li></ul></ul><ul><ul><li>Suasana hati mudah berubah, cepat dan drastis </li></ul></ul><ul><ul><li>Ledakkan kekesalan, tingkah laku eksplosif dan tak terduga </li></ul></ul>
  54. 66. Terima Kasih

×