Askep jantung

5,595
-1

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
5,595
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
185
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Askep jantung

  1. 1. ASUHAN KEPERAWATAN INDIVIDU DENGAN PENYAKIT JANTUNG DALAM KONTEKS KELUARGA DI RUMAH 11 - 16 April 2011 Materi inti
  2. 2. TUJUAN PEMBELAJARAN <ul><li>Tujuan Pembelajaran Umum : </li></ul><ul><li>Setelah mengikuti sesi pembelajaran ini, peserta mampu </li></ul><ul><li>menerapkan asuhan keperawatan (askep) kepada klien </li></ul><ul><li>dengan penyakit arteri koroner (PAK / CAD) dalam kontek </li></ul><ul><li>keluarga di rumah </li></ul>11 - 16 April 2011
  3. 3. LANJUTAN <ul><li>Tujuan Pembelajaran Khusus : </li></ul><ul><li>Setelah mengikuti sesi pembelajaran ini, peserta mampu: </li></ul><ul><li>Menjelaskan pengetahuan dasar konsep dasar PAK </li></ul><ul><li>Memberikan askep pada klien dengan PAK dalam konteks keluarga di rumah </li></ul>11 - 16 April 2011
  4. 4. POKOK BAHASAN (PB) <ul><li>PB 1 : Konsep dasar . r Pengetahuan Dasar PAK </li></ul><ul><li>PB 2 : Askep Pada Klien Dengan PAK Dalam Konteks </li></ul><ul><li> Keluarga Di Rumah </li></ul>11 - 16 April 2011
  5. 5. PB 1 : KONSEP DASAR PAK <ul><li>Pengertian PAK </li></ul><ul><li>Klasifikasi </li></ul><ul><li>Penyebab PAK </li></ul><ul><li>Faktor Risiko PAK </li></ul><ul><li>Patofisiologi PAK </li></ul><ul><li>Tanda dan Gejala PAK </li></ul><ul><li>Penatalaksanaan Medis PAK </li></ul>11 - 16 April 2011
  6. 6. PB 2 : ASKEP PADA KLIEN DENGAN PAK DALAM KONTEKS KELUARGA DI RUMAH <ul><li>Pengkajian </li></ul><ul><li>Diagnosa Keperawatan </li></ul><ul><li>Perencanaan </li></ul><ul><li>Implementasi </li></ul><ul><li>Evaluasi </li></ul>11 - 16 April 2011
  7. 7. BAHAN BELAJAR <ul><li>Modul perawatan klien dgn PAK dlm konteks keluarga </li></ul><ul><li>Buku-buku referensi materi PAK </li></ul><ul><li>Buku-buku referensi pemeriksaan kardiovaskuler </li></ul>11 - 16 April 2011
  8. 8. METODE PELATIHAN <ul><li>Ceramah tanya jawab </li></ul><ul><li>Penugasan </li></ul><ul><li>Praktek lapangan </li></ul>11 - 16 April 2011
  9. 9. PENGERTIAN PAK (CORONARY ARTERI DISEASES / CAD) <ul><li>CAD adalah terjadinya sumbatan / gangguan aliran darah pada pembuluh darah arterI di jantung yang disebabkan oleh karena atherosclerosis atau spasme pembuluh darah artery di jantung </li></ul>11 - 16 April 2011
  10. 10. KLASIFIKASI PAK / CAD <ul><li>1.Angina Pectoris </li></ul><ul><li>Adalah sakit dada yang timbul sebentar-sebentar dan tidak disertai infark. Angina  indikasi Ischemic. </li></ul><ul><li>  a. Stabil Angina </li></ul><ul><li>Chest pain / discomfort timbul setelah aktivitas, atau kondisi emosi / stress ditandai dengan timbulnya, lamanya, intensitas dan gejalanya yang stabil </li></ul><ul><li>b. Unstable Angina </li></ul><ul><li>Chest pain / discomfort timbul tidak dapat diprediksi , ditandai dengan peningkatana serangan dan intenitas nyeri. </li></ul><ul><li>  c. Variant Angina ( Prinzmetals Angina) </li></ul><ul><li>Chest pain / discomfort timbul pada saat istirahat / tidur (spasme artery) </li></ul>11 - 16 April 2011
  11. 11. <ul><li>Angina Pectoris (Stabil) </li></ul><ul><li>   Penutupan arteri koroner oleh plaque yang tidak progressive </li></ul><ul><li>Penutupan arteri koroner yang progressive tetapi masih diikuti oleh kompensasi sirkulasi pembuluh darah kolateral </li></ul><ul><li>Penutupan arteri koroner masih mencukupi untuk kebutuhan oksigen yang sedang / tidak terlalu banyak tetapi tidak mencukupi untuk kebutuhan besar. </li></ul>11 - 16 April 2011
  12. 12. Unstable Angina Pectoris <ul><li>Penyempitan arteri koroner terjadi dengan progresiv (cepat) tanpa cukup waktu untuk timbulnya sirkulasi kolateral yang efektif </li></ul><ul><li> Timbulnya perdarahan sub intima / robeknya plaque </li></ul><ul><li> Spasme arteri koroner </li></ul><ul><li>  </li></ul>11 - 16 April 2011
  13. 13. Chest pain (nyeri dada) <ul><li>Penyebab ; peningkatan kebutuhan oksigen demand  metabolisme an aerobe  asam laktat  meningkatkan rangsangan saraf nyeri  nyeri dada (chest pain). </li></ul><ul><li>Lokasi : 2/3 bgn bawah kosta menjalar ke lengan kiri, leher, tengkuk, punggung / tulang scapula </li></ul><ul><li>Durasi : 5 – 10 menit , lebih dari 10 mnt  AMI </li></ul><ul><li>  Intensitas : seperti dihimpit, diremas, ditusuk-tusuk </li></ul>11 - 16 April 2011
  14. 14. 2. Acute Myocardiac Infarction (AMI) <ul><li>Merupakan kondisi yang mengancam kehidupan yang ditandai dengan terbentuknya / terjadinya nekrosis / kematian jaringan otot jantung yang permanen, yang disebabkan oleh karena berkurangnya oksigen suplai. </li></ul><ul><li>MI  Heart Attack ( serangan jantung) -  FATAL  area nekrosis semakin luas . </li></ul>11 - 16 April 2011
  15. 15. PENYEBAB PAK <ul><li>Atherosclerosis pd arteri koroner akibat kelainan metabolisme lipid </li></ul><ul><li>Spasme arteri koroner & non atherosclerosis, spt: </li></ul><ul><ul><li>Hipotensi </li></ul></ul><ul><ul><li>Anemia </li></ul></ul><ul><ul><li>Hipovolemia </li></ul></ul><ul><ul><li>Policytemia </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah katup </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  16. 16. FAKTOR RESIKO PAK <ul><li>Tdk dpt diubah </li></ul><ul><ul><li>Usia </li></ul></ul><ul><ul><li>Jenis kelamin </li></ul></ul><ul><ul><li>Ras </li></ul></ul><ul><ul><li>Riwayat keluarga </li></ul></ul><ul><li>Dpt diubah </li></ul><ul><ul><li>Merokok </li></ul></ul><ul><ul><li>Hiperlipidemia </li></ul></ul><ul><ul><li>Diabetes mellitus </li></ul></ul><ul><ul><li>Hipertensi </li></ul></ul><ul><ul><li>Obesitas </li></ul></ul><ul><ul><li>Kurang pergerakan </li></ul></ul><ul><ul><li>Stress </li></ul></ul><ul><ul><li>Kontrasepsi oral </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  17. 17. Etiology <ul><li>a.Faktor resiko yang tdk dapat dirubah ; </li></ul><ul><li>Usia  serangan awal usia 40 tahun </li></ul><ul><li>55 % usia 65 / > </li></ul><ul><li>Jenis kelamin  pria > wanita </li></ul><ul><li>Anggota keluarga dengan PJK </li></ul><ul><li>Suku bangsa  kulit hitam resti hypertensi </li></ul>11 - 16 April 2011
  18. 18. Faktor resiko yang dapat diubah : 11 - 16 April 2011
  19. 19. Insidens <ul><li> USA (2001) : 7,3 jt MI  40,6% mngl pd serangan </li></ul><ul><li>     Masalah kes no I di USA </li></ul><ul><li>     Di Indonesia angka ini lebih / </li></ul><ul><li>Pencegahan ; </li></ul><ul><li>        Identifikasi factor resiko </li></ul><ul><li>        Kontrol factor resiko yang dapat dirubah </li></ul><ul><li>  </li></ul>11 - 16 April 2011
  20. 20. PATOFISIOLOGI PAK <ul><li>Atherosclerosis utamanya mempengaruhi lapisan intema dinding arteri </li></ul><ul><li>Lesi biasanya mempengaruhi lapisan ini & secara umum atherosclerosis terlihat spt : </li></ul><ul><ul><li>Fatty streak/  tonjolon lipoprotein pd tinika intima </li></ul></ul><ul><ul><li>Fibrous Plaque  penumpukan lipid </li></ul></ul><ul><ul><li>Complicated Lession  penumpukan kalsium & trombus </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  21. 21. LANJUTAN <ul><li>Peristiwa perkembangan artherosclerosis plaque meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Cidera endothelial </li></ul></ul><ul><ul><li>Interaksi platelet/fibrin </li></ul></ul><ul><ul><li>Proliferasi sel otot polos </li></ul></ul><ul><ul><li>Akumulasi lipid </li></ul></ul><ul><ul><li>Pembentukan thrombus </li></ul></ul><ul><ul><li>Ulserasi dan kalsifikasi </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  22. 22. TANDA DAN GEJALA PAK <ul><li>Dada terasa tak enak, spt: mati rasa, berat, atau terbakar; dpt menjalar ke pundak kiri, lengan, leher, punggung, atau rahang </li></ul><ul><li>Sesak napas, keringat dingin </li></ul><ul><li>Berdebar-debar </li></ul><ul><li>Denyut jantung lebih cepat </li></ul><ul><li>Pusing </li></ul><ul><li>Kelemahan yang luar biasa </li></ul><ul><li>Mual </li></ul>11 - 16 April 2011
  23. 23. Tiga hal utama DX / MCI <ul><li>        Chest pain </li></ul><ul><li>        Prubahan gambaran EKG </li></ul><ul><li>        Laboratorium : / enzym CK / </li></ul><ul><li>CK – MB </li></ul>11 - 16 April 2011
  24. 24. Penatalaksanaan MCI Fase akut   <ul><li>          Bed Rest total -  istirahatkan </li></ul><ul><li>        Longgarkan pakaiaan </li></ul><ul><li>        Pemberian oksigen </li></ul><ul><li>        Buat rekaman EKG 12 - 18 lead </li></ul><ul><li>        Pemberian terapy…. </li></ul><ul><li>        Rawat ICCU </li></ul><ul><li>        Bed side ECG Monitoring </li></ul><ul><li>        Pemasangan infus </li></ul>11 - 16 April 2011
  25. 25. Penatalaksanaan MCI Fase akut   <ul><li>         M onitoring tanda vital tiap 1 – 4jam </li></ul><ul><li>        Diit lunak pd fase akut , RG pd Hypertensi </li></ul><ul><li>        Laboratorium : enzym CK-CKMB, cholest, lipid2, elekrolt, Gd. Drh lengkp, FL, FG, Urine lengkap </li></ul><ul><li>        Kontrol DM / Hypertensi </li></ul><ul><li>        Batasi kunjungan kel. </li></ul><ul><li>        Monitor ketat hasil terapy </li></ul><ul><li>        Nyeri dada / / hilang darh normal-  mobilisasi pasif </li></ul><ul><li>        Penkes Keluarga </li></ul>11 - 16 April 2011
  26. 26. Pemberian terapy <ul><li>     A. Non Invasive : </li></ul><ul><li>    1 Gol. Nitrogliserin : SL, oral,IV, topical </li></ul><ul><li>        / Vasodilatasi </li></ul><ul><li>        / Pre load (venous return) </li></ul><ul><li>        / O2 suplai </li></ul><ul><li>        / flow aliran darah </li></ul><ul><li>        / Spasme </li></ul><ul><li>2. Beta Blocker  Inderal : </li></ul><ul><li>        / O2 Konsumsi dengan / HR </li></ul><ul><li>        / Kontraksi </li></ul><ul><li>        Dilatasi arteri koroner </li></ul>11 - 16 April 2011
  27. 27.    B. Terapi Invasive  PTCA <ul><li>( Percutaneus Transluminal Coronary Angioplasty)--  dilatasi obstruksi dg balon kateter -  Heparin drip ( unt cegah trombus) & nitro gliserin U / Spasme </li></ul><ul><li>TH/ Tromblitik agent (Streptokinase drip) : </li></ul><ul><li>        Menghancurkan/ melarutkan trombin pada </li></ul><ul><li>dinding Artery </li></ul><ul><li>        Peningkatan Aliran darah ke myokard-  </li></ul><ul><li>penurunan / chest pain </li></ul><ul><li>          IV atau Intra Coroner Artery dg kateter </li></ul><ul><li>        Seb beri nitrogliserin IV </li></ul><ul><li>        Efektif diberikan pada chest pain < 6 jam </li></ul><ul><li>        Hasil PTCA / lumen AK  peningkatan Blood </li></ul><ul><li>flow </li></ul><ul><li>  </li></ul>11 - 16 April 2011
  28. 28. Operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG) <ul><li>Indikasi : </li></ul><ul><li>        Obstruksi left main coronary </li></ul><ul><li>artery </li></ul><ul><li>        Tripple vessel disease </li></ul><ul><li>Obstruksi 2 pblh drh artery yg </li></ul><ul><li>tdk respon terhdp terapi </li></ul>11 - 16 April 2011
  29. 29. Komplikasi : <ul><li>        Gangguan irama jantung (Arythmia) </li></ul><ul><li>        Gangguan sistim konduksi Block) </li></ul><ul><li>        Ggn keseimbangan cairan & elektrolit </li></ul><ul><li>        Payah jantung </li></ul><ul><li>        Syok kardiogenic </li></ul><ul><li>        Aneurisma ventrikel </li></ul><ul><li>        Perikarditis </li></ul>11 - 16 April 2011
  30. 30. Respon Emosional Ps. MCI <ul><li>        Denial :  rwyt / gejala peny jantung. </li></ul><ul><li>    keterbatasan aktivitas </li></ul><ul><li>  menghindari pembicaraan MCI </li></ul><ul><li>        Marah ;-  “ Kenapa hal ini terjadi pd saya” </li></ul><ul><li>   -  thd famili. Kel, & staf RS </li></ul><ul><li>        Cemas / takut </li></ul><ul><li>:-  Kematian, Takikardi, tidak bisa tdr, takut akan serangan ulang </li></ul><ul><li> Ketergantungan-  kerabat & staf R     -  Ingin di monitor setiap saat      </li></ul><ul><li>-  menolak pindah ruangan ICCU </li></ul>11 - 16 April 2011
  31. 31. <ul><li>        Depresi : </li></ul><ul><li> Kehilangan status Kesehatan , ggn fungsi tubuh. </li></ul><ul><li> Perobahan pola hidup </li></ul><ul><li> Cemas kondisi kes dimasa depan </li></ul><ul><li>   Me narik diri, menangis, mual, apatis </li></ul><ul><li>    Realistic Acceptance : </li></ul><ul><li> fokus rehabilitasi optimal </li></ul><ul><li> merecanakan, perobahan life style . </li></ul>11 - 16 April 2011
  32. 32.      ASUHAN KEPERAWATAN <ul><li>Pengkajian ; </li></ul><ul><li>        Faktor resiko </li></ul><ul><li>        Riwayat chest pain / discomfort </li></ul><ul><li>        Terapi yang didapat </li></ul><ul><li>        Riwayat perawatan sebelumnya </li></ul><ul><li>  </li></ul>11 - 16 April 2011
  33. 33.   Pemeriksaan penunjang : <ul><li>        EKG 12 lead ; ST elevasi, Q pat, gel T </li></ul><ul><li>patologis. </li></ul><ul><li>        Laboratorium / CK-MB,/ glukosa, </li></ul><ul><li>lekositosis, eritrosit , MI akut CKMB / </li></ul><ul><li>24 jam I set. chest pain. </li></ul><ul><li>        Cholesterol LDL / HDL, trigliseride, </li></ul><ul><li>darah lengkap. </li></ul><ul><li>        Gula darah </li></ul><ul><li>        Fungsi liver </li></ul><ul><li>        Fungsi ginjal </li></ul><ul><li>        Urine lengkap </li></ul>11 - 16 April 2011
  34. 34. Pemeriksaan fisik (manifestasi klinis) <ul><li>        Chest pain / sakit dada , rasa sesak, rasa terbakar, ditekan , sulit bernafas, kaji penjalaran ke lengan, epigastrium, rahang dan punggung. </li></ul><ul><li>        Pd AP chest pain < 5 mnt. Timbul bl stress / / aktivits  istirahat / Th / nitrat -  hilang </li></ul><ul><li>        Pd MI chest pain tdk hlng dengan nitrat / </li></ul><ul><li>nitrogliserin </li></ul><ul><li>        Chest pain pd MI > 30 mnt </li></ul><ul><li>        Nausea, vomitus, keringat dingin , lelah, </li></ul><ul><li>palpitasi / atau / HR </li></ul><ul><li>        Gangguan status neorologis </li></ul><ul><li>        / tekanan darah </li></ul><ul><li>        Keringat dingin </li></ul>11 - 16 April 2011
  35. 35. <ul><li>Inspeksi : </li></ul><ul><li>        Ukuran / bentuk torak </li></ul><ul><li>        N diameter AP / Lat = ½ </li></ul><ul><li>        Adanya tonjolan yang mendorong thorak  RVH </li></ul><ul><li>        Pulsasi  ictus cordis pd IC ke 5 </li></ul><ul><li>Melebar  pembesaran jantung </li></ul><ul><li>Hilang  perbhn posisi </li></ul><ul><li>> kuat  insuff / stenosis </li></ul><ul><li>pulsasi IC II ki > kuat-  hip. Pulmonal </li></ul><ul><li>pulsa IC 4 –5 ki > kuat  kel,trikuspid </li></ul><ul><li>  Palpasi : </li></ul><ul><li>        Pulsasi yg bergelomb (RV heaving)-  MI </li></ul><ul><li>        Pulsasi yg tiba2 pendek (LV lift)-  MS </li></ul><ul><li>  Perkusi : </li></ul><ul><li>        Untuk menentukan besar & ukuran </li></ul><ul><li>  Auskultasi : </li></ul><ul><li>        S3 / gallops -  CHF </li></ul><ul><li>        S4 -  hipertensi / old MI </li></ul><ul><li>        Suara napas  crackles / rales / wheezing </li></ul>11 - 16 April 2011
  36. 36. PENGKAJIAN <ul><li>Riwayat Penyakit </li></ul><ul><ul><li>Faktor resiko yg dpt diubah & tdk dpt diubah </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengobatan yg di dpt selama ini </li></ul></ul><ul><ul><li>Respon klien pd fase akut di RS </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  37. 37. LANJUTAN <ul><li>Pemeriksaan Fisik </li></ul><ul><ul><li>Gambaran nyeri & faktor yg memperberat atau memperingan </li></ul></ul><ul><ul><li>Berkeringat (diaphoresis) </li></ul></ul><ul><ul><li>Kulit : temperatur, warna </li></ul></ul><ul><ul><li>TTV </li></ul></ul><ul><ul><li>Mual </li></ul></ul><ul><ul><li>Suara jantung </li></ul></ul><ul><ul><li>Efek ketidakseimbangan cairan dan elektrolit (edema, dysrhythmias) </li></ul></ul><ul><ul><li>Kelelahan & kelemahan </li></ul></ul><ul><ul><li>Sesak napas saat aktifitas </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  38. 38. LANJUTAN <ul><li>Psikososial </li></ul><ul><ul><li>Pola koping yg ada & tingkat adaptasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Prediksi modifikasi perubahan gaya hidup atau peran utk mencegah terjadi kekambuhan </li></ul></ul><ul><ul><li>Perubahan dinamis keluarga </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  39. 39. LANJUTAN <ul><li>Pengetahuan klien dan keluarga </li></ul><ul><ul><li>Proses penyakit PAK </li></ul></ul><ul><ul><li>Faktor risiko PAK </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengobatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Program rehabilitasi jantung </li></ul></ul><ul><ul><li>Program diet </li></ul></ul><ul><ul><li>Sumber-sumber komuniti & dukungan kelompok </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  40. 40. DIAGNOSA KEPERAWATAN ( Individu dalam keluarga) <ul><li>Kecemasan b/d pembatasan gaya hidup </li></ul><ul><li>Nyeri (dada) b/d iskhemia miokardial </li></ul><ul><li>Potensial perubahan cardiac output b/d faktor listrik jantung & penurunan kontraktilitas miokardial </li></ul><ul><li>Tidak efektifnya koping individu b/d penurunan stamina fisik </li></ul><ul><li>Ketidakmampuan dlm aktifitas b/d penurunan cardiac output </li></ul><ul><li>Perubahan dlm pemeliharaan kesehatan b/d kurang pengetahuan, mengingkari adanya ancaman kesehatan </li></ul>11 - 16 April 2011
  41. 41. PERENCANAAN <ul><li>Kecemasan klien & keluarga b/d pembatasan gaya hidup </li></ul><ul><ul><li>Tujuan </li></ul></ul><ul><ul><li>Klien akn memperlihatkan berkurangnya kecemasan sampai pd tingkat sedang </li></ul></ul><ul><ul><li>Tindakan </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kaji & dokumentasi tingkat kecemasan klien </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Anjurkan klien utk mengungkapkan secara verbal yg menjadi pikiran & perasaan nya penyebab kecemasan </li></ul></ul></ul>11 - 16 April 2011
  42. 42. LANJUTAN <ul><ul><ul><li>Bantu klien mengidentifikasi peristiwa-peristiwa yg dpt menyebabkan kecemasan pd masa lalu </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Bantu klien utk fokus pd situasi yg ada sbg cara utk mengidentifikasi mekanisme koping yg diperlukan utk mengurangi kecemasan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Yakinkan klien dgn melakukan sentuhan, empati verbal & perubahan non verbal, menganjurkan klien mengekpresikan kemarahan & menganjurkan klien untuk menangis selama interaksi </li></ul></ul></ul>11 - 16 April 2011
  43. 43. LANJUTAN <ul><ul><ul><li>Mengurangi rangsang yg berlebihan dgn memberikan lingkungan yg tenang, membatasi kontak dgn org lain jika dibutuhkan, & membatasi minum kopi & stimulan lainnya </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Diskusikan dgn klien & keluarga ttg pembatasan atau perubahan gaya hidup terkait dgn faktor risiko PJK </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Diskusikan dgn klien & keluarga ttg program rehab jantung yg dilakukan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Berikan reinforcement positif agar klien dpt secara terus menurus melakukan aktifitas sehari-hari & aktifitas yg dibutuhkan </li></ul></ul></ul>11 - 16 April 2011
  44. 44. LANJUTAN <ul><li>Kriteria Evaluasi </li></ul><ul><li>Klien/keluarga : </li></ul><ul><ul><li>Mempertahankan kecemasan dlm tingkat ringan atau sedang </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengdentifikasi ttg keuntungannya mengikuti program rehab </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengungkapkan secara verbal ttg metode yg realistis perubahan dlm gaya hidup </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  45. 45. I MPLEMENTASI <ul><li>Implementasi askep sesuai dgn perencanaan yg telah disusun </li></ul><ul><li>Dilaksanakan di rumah klien dgn menekankan kerjasama yg baik dgn keluarga , melibatkan keluarga dlm pemberian askep di rumah </li></ul><ul><li>Ber kolaborasi dgn anggota tim kesehatan yg lain </li></ul><ul><li>M emanfaatkan sumber-sumber yg ada di komuniti </li></ul>11 - 16 April 2011
  46. 46. EVALUASI <ul><li>Evaluasi askep : menilai pencapaian tujuan yg telah ditetapkan pd tahap perencanaan </li></ul><ul><li>Evaluasi dpt dilakukan : </li></ul><ul><ul><li>secara bertahap  menilai perkembangan dari permasalahan yg ada </li></ul></ul><ul><ul><li>E valuasi dpt dilakukan pd akhir  menilai hasil yg telah dicapai setelah dilakukan beberapa intervensi keperawatan </li></ul></ul>11 - 16 April 2011
  47. 47. 11 - 16 April 2011
  48. 48. 11 - 16 April 2011
  49. 49. 11 - 16 April 2011
  50. 50. 11 - 16 April 2011
  51. 51. 11 - 16 April 2011
  52. 52. 11 - 16 April 2011
  53. 53. -- TERIMA KASIH -- 11 - 16 April 2011
  54. 54. LEMBAR KERJA KASUS <ul><li>Bpk M (51 th) adalah klien pasca rawat dgn PAK atau infark </li></ul><ul><li>miokard. Bpk M telah menjalani perawatan selama 10 hr di </li></ul><ul><li>ruang ICCU & ruang perawat jantung krn serangan jantung </li></ul><ul><li>ketika ia sedang bekerja di kantornya. Saat itu sedang </li></ul><ul><li>mengeluh nyari dada yg menjalar ke punggung & lengan. Pd </li></ul><ul><li>saat itu klien langsung dibawa ke RS & menjalani perawatan. </li></ul>11 - 16 April 2011
  55. 55. LANJUTAN <ul><li>Klien adalah seorang manajer pemasaran di sebuah </li></ul><ul><li>perusahan swasta, beliau sehari-hari sangat sibuk dgn target </li></ul><ul><li>pekerjaanyang hrs dicapai &membuat beban pikiranya Bpk M </li></ul><ul><li>juga memiliki riwayat hipertensi sejak 5 thn yg lalu & </li></ul><ul><li>seorang perokok berat (dlm 1 hr bisa menghabiskan 1 </li></ul><ul><li>bungkus rokok) Bpk M sudah berkeluarga & memiliki 3 anak </li></ul><ul><li>usia remaja. Riwayat kesehatan keluarga didapatkan orang </li></ul><ul><li>tua (ayah Bpk M) meninggal krn penyakit jantung & </li></ul><ul><li>hipertensi. </li></ul>11 - 16 April 2011
  56. 56. LANJUTAN <ul><li>Saat ini Bpk M sedang menjalani program rehab dari penyakit </li></ul><ul><li>jantungnya & menjalani perawatan kesehatan di rumah. Bpk M </li></ul><ul><li>masih merasakan agak sedikit lelah bila aktifitas, kadang- </li></ul><ul><li>kadang masih nyeri dada bila aktifitas berat. Klien juga </li></ul><ul><li>memikirkan apakah ia masih bisa bekerja kembali karena ia </li></ul><ul><li>tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah. </li></ul>11 - 16 April 2011
  57. 57. <ul><li>Susun rencana asuhan keperawatan di rumah dari Tn. M </li></ul>11 - 16 April 2011
  58. 58. 11 - 16 April 2011
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×