“Green Action and Green Tecnology” untuk Bumiku                                         Ali Makrup,                     Ch...
kekeringan, sedangkan musim penghujan yang lebih panjang akan berdampak padatimbulnya banjir dimana – mana.       Selain m...
penyebab global warming. Sebagai contoh perbandingan adalah gas rumah kaca dari letusangunung berapi dengan gas rumah kaca...
5. Hemat Pemakaian Air     Air merupakan sumber kehidupan yang sangat dibutuhkan manusia sehingga     pengggunaannya pun h...
2. Hindari menggunakan produk yang menghasilkan sampah       Sebisa mungkin kita menggunakan produk yang menghasilkan sedi...
DAFTAR PUSTAKAYayat. 2011. 14 Cara mengurangi Global Warming. Majalah Kabari. Di akses : 13 November 2011.Santosa, Wrendi....
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Green action and tecnology untuk hijaunya bumiku

661 views

Published on

untuk bumiku yang hijau

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
661
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
13
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Green action and tecnology untuk hijaunya bumiku

  1. 1. “Green Action and Green Tecnology” untuk Bumiku Ali Makrup, Chemical Engineering Diponegoro University, SemarangPENDAHULUAN Banyak sekali acara dan kegiatan yang menamakan “ go green dan go green”.Sepintas membuat hati merasa lega dengan usaha dan kerja keras mereka untukmengembalikan hijaunya bumi ini. Namun sungguh kecewa apabila mengetahui bahwa acaradan kegiatan itu hanya satu atau dua kali saja tanpa kelanjutan yang berarti. Bukan berartitidak mengapresiasi usaha dan kerja keras mereka, namun alangkah baiknya apabila usaha“go green” itu berlanjut pada tindakan sehari-hari yang tentunya akan memberikan dampaklebih signifikan. Penduduk bumi pada umumnya paham dan sadar bahwa bumi yang mereka tinggaliini telah mengalami penurunan kualitas, hanya saja mereka belum sadar bahwa merekasendirilah penyebab penurunan kualitas bumi ini. Banyak sekali faktor penyebab penurunankualitas ini. Faktor – faktor tersebut dapat berasal dari faktor alam maupun faktor buatan.Faktor alam adalah faktor yang memang ditimbulkan oleh aktivitas alam tanpa campurtangan manusia, misalnya meletusnya gunung berapi, gempa bumi, dan lain - lain. Sedangkanfaktor buatan adalah faktor atau gejala alam karena ulah manusia sendiri. Faktor buatan yangsanter dibicarakan yang menjadi penyebab utama penurunan kualitas bumi adalah globalwarming atau pemanasan global. Terdapat suatu korelasi erat antara go green dan global warming yang menjadi isuterhangat dan selalu hangat di bicarakan di zaman ini. Adanya go green diakibatkan karenaadanya global warming yang berlebihan yang telah dirasakan efeknya oleh manusia danmakhluk bumi. “global warming “ merupakan masalah awal penyebab berbagai masalahberikutnya. Misalnya timbul berbagai penyakit yang sebelumnya tidak ada, kekeringandimana-mana, kebanjiran, dan lain-lain. Global warming menyebabkan iklim yang tidakmenentu sehingga ada waktu yang musim kemaraunya panjang dan ada pula musimpenghujannya yang panjang. Musim kemarau yang lebih panjang akan berdampak pada
  2. 2. kekeringan, sedangkan musim penghujan yang lebih panjang akan berdampak padatimbulnya banjir dimana – mana. Selain masalah diatas, berikut ini beberapa fakta akibat global warming :1. Ilmuwan yang mengamati perubahan pada lautan es ini mencatat terjadinya peningkatan panas dua kali lebih cepat dibandingkan pemanasan di tingkat global. Sejak tahun 1980, samudera es yang terletak Arktik yang berada di wilayah Eropa telah mencair antara 20- 30 persen.2. Pegunungan Alpens yang tadinya sebagian besar diselubungi salju mengalami kemerosotan deposit salju yang parah. Delapan dari sembilan area gletser/glacier menunjukkan derajat kerusakan yang signifikan dan dalam kurun waktu satu abad sudah kehilangan sepertiga dari wilayah es.3. Berdasarkan laporan terakhir Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) terakhir yang dirilis tahun 2007 ini, 30 salju di pegunungan di seluruh dunia kehilangan ketebalan hingga lebih dari setengah meter hingga tahun 2005 saja. Global warming atau pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Peningkatan suhu rata – rata ini diakibatkan karenameningkatnya gas rumah kaca di atmosfer. Suatu kegiatan atau usaha untuk mengurangi gasrumah kaca atau yang dinamakan dengan go green mutlak perlu dilakukan agar globalwarming tidak berlanjut semakin parah dan membahayakan kehidupan bumi. Salah satuupaya yang dapat dilakukan adalah memulai membiasakan bertindak dan memanfaatkanteknologi- teknologi sesuai prinsip keseimbangan alam atau bisa dinamakan green action andgreen tecnology.PEMBAHASAN Green action and green tecnology merupakan salah satu upaya mengurangi gas rumahkaca penyebab utama global warming yang mendekatkan pada tindakan dan pemanfaatanteknolgi dengan prinsip keseimbangan alam. Penyebab utama global warming yang berupagas rumah kaca seperti CO2 sebenarnya sangat dibutuhkan untuk kehidupan sebagaipenghangat suhu bumi, namun apabila jumlahnya berlebihan akan menyebabkan efek negatifberupa peningkatan suhu bumi yang berlebihan. Contoh dari gas rumah kaca adalah uap air,karbon dioksida, sulfur dioksida dan metana. Sumber gas rumah kaca tersebut bisa berasalkarena faktor alam, bisa juga di akibatkan karena faktor ulah manusia. Salah satu contoh sumber alam misalnya meletusnya gunung berapi. Letusan gunungberapi mengandung gas rumah kaca seperti SO2, CO2, dan gas rumah kaca lain dalam jumlahyang tidak sedikit, sehingga letusan gunung berapi juga dikatakan ikut andil dalam penyebabglobal warming. Untuk faktor alam ini tidak ada metode atau green action and tecnologi yangbisa diterapkan untuk mencegah karena memang untuk sumber gas rumah kaca yang satu inimerupakan murni kekuatan Tuhan Yang Maha Besar dan diluar kendali manusia. Sumber kedua adalah karena faktor manusia. Secara pengamatan dan matematis dapatdikatakan bahwa faktor manusia lebih berpengaruh dalam penyumbang gas rumah kaca
  3. 3. penyebab global warming. Sebagai contoh perbandingan adalah gas rumah kaca dari letusangunung berapi dengan gas rumah kaca dari industri. Letusan gunung berapi belum tentuterjadi sekali dalam setahun, sedangkan gas rumah kaca yang berasal dari industri jauh lebihbesar dan terjadi tiap hari. Selain industri, kegiatan manusia penyumbang gas rumah kacadiantaranya transportasi, konsumsi teknologi, dan lain – lain. Green action and teknologi yang bisa diterapkan untuk mengurang gas rumah kacatersebut dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori, 1. Kategori energi 2. Kategori pangan 3. Kategori limbahPengelompkkan diatas didasarkan pada bahan sumber penyebab gas rumah kaca dan prosespengolahan.a. Green action and tecnology untuk kategori energi dapat dilakukan dengan cara : 1. Mengganti lampu di rumah Mengganti sebuah lampu pijar biasa dengan lampu TL akan menghemat pengeluaran 150 pound gas karbon dioksida per tahun. Hal ini dikarenakan konsumsi energi listrik lampu pijar jauh lebih besar dibandingkan dengan lampu TL. Sedangkan energi listrik yang di pakai sampai saat ini masih sebagian besar dihasilkan oleh pembangkit yang bahan bakarnya fosil. Pembakaran bahan bakar fosil akan menghasilkan gas rumah kaca seperti karbon dioksida, sulfur oksida, dan senyawa karbon lain. Berkaitan dengan penggunaan lampu ini, Pemerintah Amerika beragumen bahwa penggunaan lampu TL dapat menghemat energi 2/3 pembangkit listriknya. Cukup signifikan memang dibanding dengan penggunaan lampu pijar yang menkonsumsi banyak daya 2. Kurangi berkendara motor Berjalan kaki , bersepeda, atau menggunakan kendaraan umum lebih sering akan sangat membantu dalam usaha mengurangi gas rumah kaca. Bahkan menurut sumber lain metode ini dapat menghemat pengeluaran 1 pound gas karbon dioksida untuk setiap satu mil berkendara. 3. Matikan peralatan listrik apabila sudah tidak digunakan Mematikan televisi, DVD player, stereo dan computer ketika tidak dibutuhkan akan menghemat pengeluaran gas karbon dioksida sebanyak ribuan pound setiap tahunnya. 4. Hindari Screen Saver Shut down Komputer anda jika tidak akan digunakan dalam jangka lama, atau jika anda terpaksa meninggalkan komputer dalam keadaan menyala, matikan screen saver. Mengaktifkan screen saver akan memakan energi dan mengeluarkan emisi CO2.
  4. 4. 5. Hemat Pemakaian Air Air merupakan sumber kehidupan yang sangat dibutuhkan manusia sehingga pengggunaannya pun harus dilakukan secara cermat. Penggunaan air secara berlebihan merupakan pemborosan energi dikarenakan usaha memindahkan airnya pun dari sumur atau dari PDAM juga membutuhkan energi listrik yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Sehingga secara otomatis pemborosan energi juga dapat menyebabkan global warming. Kebiasaan yang perlu mendapat perhatian adalah ketika mencuci piring para ibu rumah tangga, mencuci piring dengan air yang mengalir terus menerus merupakan salah satu pemborosan energi yang harus dikendalikan. Begitu pula menggosok gigi dengan kran air yang mengalir merupakan pemborosan, karena air akan banyak terbuang dalam 1 menit terbuang sekitar 10 liter.b. Green action and tecnology untuk kategori pangan dapat dilakukan dengan cara 1. Konsumsi bahan pangan secara hemat Konsumsi pangan yang semakin meningkat juga menyumbangkan gas rumah kaca. Hal ini berkaitan dengan pengolahan bahan pangan tersebut, semakin banyak bahan pangan yang diolah maka semakin banyak pula limbah yang dihasilkan, dan energi yang dibutuhkan dalam pengolahan juga semakin banyak. 2. Penggunaan teknologi hijau dalam pengolahan pangan Teknologi hijau adalah teknologi yang hemat energi dan tidak menimbulkan polusi yang berlebihan sehingga masih dapat di olah alam. Penggunaan teknogi hijau seperti ini harus mulai di galakkan guna mendukung pengurangan gas rumah kaca 3. Gunakan pupuk organik. Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen, yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman dan murah, pupuk organik tidak menimbulkan gas rumah kaca yangberlebihan. 4. Kurangi makan daging sapi Daging sapi selain megandung kalori yang tinggi, juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan. Berdasarkan sumber referensi setiap kilogaram daging sapi yang kita makan, setara dengan menyalakan bola lampu 20 watt selama 20 hari.c. Green action and tecnology untuk kategori limbah dan pengolahannya dapat dilakukan dengan cara : 1. Lebih banyak mendaur ulang Mendaur ulang sangat disarankan baik oleh pemerintah maupun para pemerhati alam. Hal ini dikarenakan semakin banyak bahan yang didaur ulang maka jumlah bahan yang diambil dari sumber nya juga semakin berkurang, sehingga dapat mengurangi gas rumah kaca dan mengurangi polusi. Sebagai contoh adalah daur ulang kertas, dengan semakin banyak kertas yang didaur ulang maka jumlah pohon yang ditebang untuk industri juga berkurang sehingga populasi hutan dapat dipertahankan.
  5. 5. 2. Hindari menggunakan produk yang menghasilkan sampah Sebisa mungkin kita menggunakan produk yang menghasilkan sedikit sampah, karena sampah juga merupakan sumber dari gas rumah kaca ketika terjadi peruaraian dengan mikroba dan juga mencemari lingkungan yang berarti dapat menurunkan kulaitas lingkungan. Pemilihan teknogi yang dapat dipergunakan berkali – kali merupakan salah satu metode dalam pengurangan jumlah limbah atau sampah. 3. Tanamlah pohon Indonesia masih memiliki hutan yang lebat pada tahun 1950. Sekitar 40 persen dari luas hutan pada tahun 1950 ini telah ditebang dalam waktu 50 tahun berikutnya. Jika dibulatkan, tutupan hutan di Indonesia turun dari 162 juta ha menjadi 98 juta ha. Laju kehilangan hutan semakin meningkat. Pada tahun 1980-an laju kehilangan hutan di Indonesia rata-rata sekitar 1 juta ha per tahun, kemudian meningkat menjadi sekitar 1,7 juta ha per tahun pada tahun-tahun pertama 1990-an. Sejak tahun 1996, laju deforestasi tampaknya meningkat lagi menjadi menjadi rata-rata 2 juta ha per tahun. Hampir setengah dari luas hutan di Indonesia sudah terfragmentasi oleh jaringan jalan, jalur akses lainnya, dan berbagai kegiatan pembangunan, seperti pembangunan perkebunan dan hutan tanaman industri 4. Batasi Penggunanaan kertas Tanamkan di pikiran kita kuat-kuat, bahwa setiap anda menggunakan selembar kertas maka anda telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas se-efektif mungkin misalnya dengan mencetak print out bolak-balik pada setiap kertas. Bila anda nge-print sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong. 5. Jangan pakai kantong plastik Di beberapa Negara bagian Amerika, urusan kantong plastik bahkan sampai dibuat undang-undangnya segala. LSM peduli lingkungan mendorong pemerintah Negara setempat unutk melarang penggunaan kantong plastic sebagai kantong belanjaan. Plastik ini memang unsur yang sulit terurai, butuh 1000 tahun untuk mengurainya didalam tanah.SIMPULAN DAN SARAN Bumi telah mengalami penurunan kualitas karena adanya global warming sebagaisumber dari segala sumber masalah lingkungan dan kehidupan. Global warming bisadiakibatkan karena faktor alam maupun faktor buatan. Namun faktor buatan lebih berdampakbesar pada peningkatan gas rumah kaca sebagai sumber global warming. Untuk itu perludilakukan suatu tindakan untuk mengurangi kuantitas gas rumah kaca agar tidak meningkatlebih lanjut dan semakin parah. Suatu metode green action and green tecnologi yangmendasarkan prinsip pada tindakan dan pemanfaatan teknologi sesuai prinsip keseimbanganalam, diharapkan dapat mengurangi berbagai penyebab global warming sedikit demi sedikitdan berdampak secara signifikan kepada peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan.
  6. 6. DAFTAR PUSTAKAYayat. 2011. 14 Cara mengurangi Global Warming. Majalah Kabari. Di akses : 13 November 2011.Santosa, Wrendi. 2008. 9 langkah menghentikan Global Warming. Diakses :11 November2011.Prasuke. 2009. Bahaya Lampu Neon. Diakses : 11 November 2011Santosa, Wrendi. 2008. Fakta – Fakta Global Warming. Diakses :11 November 2011.Barber, Charles Victor dan Emily Matthews. 2011. Keadaan Hutan di Indonesia. Bogor.

×