PEMBUATAN KOLOID KELOMPOK 1
Tujuan   Penelitian <ul><li>Ekserimen ini bertujun untuk membuat sistem dispersi koloid dengan berbagai cara. </li></ul>
<ul><li>Alat   dan   Bahan </li></ul><ul><li>Cara  Kerja </li></ul><ul><li>Hasil   Penelitian </li></ul><ul><li>Kesimpulan...
Cara Kerja <ul><li>Cara  Kerja   Penelitian  1  dan  2 </li></ul><ul><li>Cara  Kerja   Penelitian  3  dan  4 </li></ul><ul...
Hasil Penelitian <ul><li>Hasil   Penelitian  1  dan  2 </li></ul><ul><li>Hasil   Penelitian  3  dan  4 </li></ul><ul><li>H...
Kesimpulan <ul><li>Kesimpulan   percobaan  1  dan  2 </li></ul><ul><li>Kesimpulan   percobaan  3  dan  4 </li></ul><ul><li...
Alat dan Bahan <ul><li>Alat </li></ul><ul><li>Gelas Kimia  </li></ul><ul><li>Tabung Kreasi </li></ul><ul><li>Lampu Spritus...
Cara Kerja Siapkan alat dan bahan lalu cuci alat sampai bersih <ul><li>Penelitian I </li></ul><ul><li>Siapkan blanko, FeCl...
<ul><li>Penelitian 3 </li></ul><ul><li>Tuangkan air ke dalam tabung reaksi dengan pipet tetes. </li></ul><ul><li>Tuangkan ...
<ul><li>Penelitian 5 </li></ul><ul><li>Panaskan air sehingga mendidih di atas kasa yang lampu spritusnya telah dihidupkan....
Hasil Penelitian <ul><li>Penelitian 1 </li></ul><ul><li>FeCl 3  + air tidak dipanaskan (blanko) </li></ul><ul><li>Tembus C...
Hasil Penelitian <ul><li>Penelitian 3 </li></ul><ul><li>Air + minyak(sedikit) </li></ul><ul><li>minyak dan air bersatau da...
Hasil Penelitian <ul><li>Penelitian 5 </li></ul><ul><li>Agar – agar mencair ketika dipanaskan. </li></ul><ul><li>Agar-agar...
Kesimpulan Penelitian <ul><li>Percobaan I  </li></ul><ul><li>FeCl 3  + air adalah larutan </li></ul><ul><li>FeCl 3  + air ...
Kesimpulan Penelitian <ul><li>Percobaan III </li></ul><ul><li>Minyak + air (sedikit) maka tidak menyatu </li></ul><ul><li>...
Kesimpulan Penelitian <ul><li>Pecobaan V  </li></ul><ul><li>Pada saat dingin Agar-agar menjadi keras, namun pada saat dire...
Pertanyaan <ul><li>Mangapa agar-agar gel dapat berubah menjadi sol jika dicampur dengan air yang dipanaskan ? </li></ul><u...
JAWABAN I <ul><li>AGAR -AGAR PADAT DINGIN PANAS CAIR  </li></ul><ul><li>Emulsi Padat atau gel Gel adalah emulsi dalam medi...
JAWABAN 2 <ul><li>MINAK AIR SABUN DEDAT </li></ul><ul><li>Bagaimana air dan minyak dapat bercampur sehingga membentuk emul...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pembuatan koloid kelp 1

11,480

Published on

Percobaan kimia pembuatan koloid sma

Published in: Education, Business, Technology
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
11,480
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
398
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pembuatan koloid kelp 1

  1. 1. PEMBUATAN KOLOID KELOMPOK 1
  2. 2. Tujuan Penelitian <ul><li>Ekserimen ini bertujun untuk membuat sistem dispersi koloid dengan berbagai cara. </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Alat dan Bahan </li></ul><ul><li>Cara Kerja </li></ul><ul><li>Hasil Penelitian </li></ul><ul><li>Kesimpulan </li></ul>
  4. 4. Cara Kerja <ul><li>Cara Kerja Penelitian 1 dan 2 </li></ul><ul><li>Cara Kerja Penelitian 3 dan 4 </li></ul><ul><li>Cara Kerja Penelitian 5 dan 6 </li></ul>
  5. 5. Hasil Penelitian <ul><li>Hasil Penelitian 1 dan 2 </li></ul><ul><li>Hasil Penelitian 3 dan 4 </li></ul><ul><li>Hasil Penelitian 5 dan 6 </li></ul>
  6. 6. Kesimpulan <ul><li>Kesimpulan percobaan 1 dan 2 </li></ul><ul><li>Kesimpulan percobaan 3 dan 4 </li></ul><ul><li>Kesimpulan percobaan 5 dan 6 </li></ul>
  7. 7. Alat dan Bahan <ul><li>Alat </li></ul><ul><li>Gelas Kimia </li></ul><ul><li>Tabung Kreasi </li></ul><ul><li>Lampu Spritus </li></ul><ul><li>Kaki Tiga dan Kasa </li></ul><ul><li>Pipet Tetes </li></ul><ul><li>Spatula </li></ul><ul><li>Mortar </li></ul><ul><li>Bahan </li></ul><ul><li>Larutan FeCl 3 jenuh </li></ul><ul><li>Larutan HCl 2 M </li></ul><ul><li>Larutan AlCl 3 0,1 M </li></ul><ul><li>Larutan NaOH 0,1 M </li></ul><ul><li>Gula Pasir </li></ul><ul><li>Serbuk Belerang </li></ul><ul><li>Minyak </li></ul><ul><li>Agar-Agar </li></ul><ul><li>Cairan Sabun </li></ul>
  8. 8. Cara Kerja Siapkan alat dan bahan lalu cuci alat sampai bersih <ul><li>Penelitian I </li></ul><ul><li>Siapkan blanko, FeCl 3 ke dalam tabung reaksi. </li></ul><ul><li>Panaskan air 100 mL akuades dalam gelas kimia. </li></ul><ul><li>Setelah mendidih Lalu campurkan FeCl 3 dengan pipet tetes sehingga warnanya berubah lebih pekat. </li></ul><ul><li>Aduk sehingga warnanya bercampur dan menjadi lebih pekat. </li></ul><ul><li>Ketika campuran itu kembali mendidih simpan di dalam tabung reaksi. </li></ul><ul><li>Penelitian 2 </li></ul><ul><li>Tuangkan air ke dalam tabung reaksi dengan pipet tetes. </li></ul><ul><li>Tuangkan minyak ke dalam tabung reaksi yang telah berisi air dengan ukuran 1:3, untuk air dan minyak. </li></ul><ul><li>Lalu dengan cara yang sama buat kembali campran air dan minyak, di tabung reaksi yang lain. </li></ul><ul><li>Campurkan cairan sabun ke tabung reaksi ke dua. </li></ul><ul><li>Amati apa yang terjadi. </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Penelitian 3 </li></ul><ul><li>Tuangkan air ke dalam tabung reaksi dengan pipet tetes. </li></ul><ul><li>Tuangkan minyak ke dalam tabung reaksi yang telah berisi air dengan ukuran 1:3, untuk air dan minyak. </li></ul><ul><li>Lalu dengan cara yang sama buat kembali campran air dan minyak, di tabung reaksi yang lain. </li></ul><ul><li>Campurkan cairan sabun ke tabung reaksi ke dua. </li></ul><ul><li>Amati apa yang terjadi. </li></ul><ul><li>Penelitian 4 </li></ul><ul><li>Siapkan blanko (air + serbuk belerang) </li></ul><ul><li>Larutan A :Giling serbuk belerang dan gula (2 sendok:2 sendok) </li></ul><ul><li>Larutan B : Giling larutan A ditambah 2 sendok gula </li></ul><ul><li>Larutan C : Giling larutan B ditambah 2 sendok gula. </li></ul><ul><li>Larutan D : Giling larutan C ditambah 2 sendok gula. </li></ul><ul><li>Bandingkan keempat larutan serta blanko. </li></ul>
  10. 10. <ul><li>Penelitian 5 </li></ul><ul><li>Panaskan air sehingga mendidih di atas kasa yang lampu spritusnya telah dihidupkan. </li></ul><ul><li>Masukkan agar-agar yang telah di potong menjadi bagian-bagian kecil. </li></ul><ul><li>Amati apa yang terjadi. </li></ul><ul><li>Penelitian 6 </li></ul><ul><li>Cairan sabun di taruh ke tabung reaksi, lalu dikocok sampai busanya keluar. </li></ul><ul><li>Cairan yang tersisa dikeluarkan. </li></ul><ul><li>Lalu balik tabung reaksi </li></ul><ul><li>Amati apa yang terjadi </li></ul>
  11. 11. Hasil Penelitian <ul><li>Penelitian 1 </li></ul><ul><li>FeCl 3 + air tidak dipanaskan (blanko) </li></ul><ul><li>Tembus Cahaya, berwarna kuning </li></ul><ul><li>FeCl 3 + air dipanaskan </li></ul><ul><li>Cahaya lebih terang dari pada larutan FeCl 3 + air, warnanya lebih Pekat </li></ul><ul><li>Penelitian 2 </li></ul><ul><li>minyak + air (banyak) </li></ul><ul><li>minyak berada di bagian atas/di atas air(tidak menyatu). </li></ul><ul><li>Minyak + air(banyak)+ sabun </li></ul><ul><li>Minyak dan air serta sabun menyatu menjadi satu tanpa dapat dibedakan antara ketiganya. </li></ul>
  12. 12. Hasil Penelitian <ul><li>Penelitian 3 </li></ul><ul><li>Air + minyak(sedikit) </li></ul><ul><li>minyak dan air bersatau dan tak dapat dibedakan (menyatu). </li></ul><ul><li>Minyak + air(sedikit)+ sabun </li></ul><ul><li>Minyak dan air serta sabun tidak menyatu tetapi masih dapat dibedakan antara ketiganya. </li></ul><ul><li>Penelitian 4 </li></ul><ul><li>Larutan A : Tidak Larut </li></ul><ul><li>Larutan B : Lebih larut dari larutan A </li></ul><ul><li>Larutan C : Lebih Larut dari larutan B </li></ul><ul><li>Larutan D : Larut. </li></ul>
  13. 13. Hasil Penelitian <ul><li>Penelitian 5 </li></ul><ul><li>Agar – agar mencair ketika dipanaskan. </li></ul><ul><li>Agar-agar menjadi agar lagi ketika didinginkan </li></ul><ul><li>Penelitian 6 </li></ul><ul><li>Busa sabun tidak dapat tumpah ketika tabung reaksi dibalik </li></ul>
  14. 14. Kesimpulan Penelitian <ul><li>Percobaan I </li></ul><ul><li>FeCl 3 + air adalah larutan </li></ul><ul><li>FeCl 3 + air lalu dipanaskan adalah koloid </li></ul><ul><li>Percobaan II </li></ul><ul><li>Minyak + air ( banyak ) tidak menyatu </li></ul><ul><li>Minyak + air ( banyak ) + air sabun Menyatu </li></ul>
  15. 15. Kesimpulan Penelitian <ul><li>Percobaan III </li></ul><ul><li>Minyak + air (sedikit) maka tidak menyatu </li></ul><ul><li>Minyak + air + air sabun maka menyatu tetapi dapat dibedakan yeng mana air sabun, dan campuran antara ketiganya </li></ul><ul><li>Percobaan IV </li></ul><ul><li>Jika Serbuk belerang di jadikan koloid maka komposisi gula dan belerang harus lebih banyak gula dari pada belerang </li></ul><ul><li>Karena pada larutan D gula yang lebih banyak menghasilkan koloid dengan tanda larutan D dapat menghamburkan cahaya. </li></ul>
  16. 16. Kesimpulan Penelitian <ul><li>Pecobaan V </li></ul><ul><li>Pada saat dingin Agar-agar menjadi keras, namun pada saat direbus agar-agar ini mencair. </li></ul><ul><li>Percobaan VI </li></ul><ul><li>Busa sabun adalah koloid karena busa sabun menghamburkan cahaya. Namun cairan sabun tidak. </li></ul>
  17. 17. Pertanyaan <ul><li>Mangapa agar-agar gel dapat berubah menjadi sol jika dicampur dengan air yang dipanaskan ? </li></ul><ul><li>Mengapa air sabun dapat membuat air dan minyak dapat bersatu? Dan mengapa pada percobaan minyak yang lebih banyak tidak dapat bersatu dengn air? </li></ul>
  18. 18. JAWABAN I <ul><li>AGAR -AGAR PADAT DINGIN PANAS CAIR </li></ul><ul><li>Emulsi Padat atau gel Gel adalah emulsi dalam medium pendispersi zat padat, dapat juga dianggap sebagai hasil bentukkan dari penggumpalan sebagian sol cair. Partikel-partikel sol akan bergabung untuk membentuk suatu rantai panjang pada proses penggumpalan ini. Rantai tersebut akan saling bertaut sehingga membentuk suatu struktur padatan di mana medium pendispersi cair terperangkap dalam lubang-lubang struktur tersebut. Sehingga, terbentuklah suatu massa berpori yang semi-padat dengan struktur gel. </li></ul><ul><li>Gel terbentuk karena pada saat dipanaskan di air, molekul agar-agar dan air bergerak bebas. Ketika didinginkan, molekul-molekul agar-agar mulai saling merapat, memadat dan membentuk kisi-kisi yang mengurung molekul-molekul air, sehingga terbentuk sistem koloid padat—cair. Kisi-kisi ini dimanfaatkan dalam elektroforesis gel agarosa untuk menghambat pergerakan molekul obyek akibat perbedaan tegangan antara dua kutub. </li></ul>
  19. 19. JAWABAN 2 <ul><li>MINAK AIR SABUN DEDAT </li></ul><ul><li>Bagaimana air dan minyak dapat bercampur sehingga membentuk emulsi cair? Air dan minyak dapat bercampur membentuk emulsi cair apabila suatu pengemulsi (emulgator) ditambahkan dalam larutan tersebut. Karena kebanyakan emulsi adalah dispersiair dalam mnyak, dan dispersiminyak dalam air, maka zat pengemulsi yang digunakan harus dapat larut dengan baik di dalam air maupun minyak. Contoh pengemulsi tersebut adalah senyawa organic yang memiliki gugus polar dan non-polar. Bagian non-polar akan berinteraksi dengan minyak/ mengelilingi partikel-partikel minyak, sedangkan bagian yang polar akan berinteraksi kuat dengan air. Apabila bagian polar ini terionisasi menjadi bermuatan negative, maka pertikel-partikel minyak juga akan bermuatan negatif. Muatan tersebut akan mengakibatkan pertikel-partikel minyak saling tolak-menolak dan tidak akan bergabung, sehingga emulsi menjadi stabil. Contohnya: ada sabun yang merupakan garam karboksilat. Molekul sabun tersusun dari “ekor” alkil yang non-polar (larut dalam minyak) dan kepala ion karboksilat yang polar (larut dalam air). Prinsip tersebut yang menyebabkan sabun dan deterjen memiliki daya pembersih. Ketika kita mandi atau mencuci pakaian, “ekor” non-polar dari sabun akan menempel pada kotoran dan kepala polarnya menempel pada air. Sehingga tegangan permukaan air akan semakin berkurang, sehingga air akan jauh lebih mudah untuk menarik kotoran. </li></ul><ul><li>Beberapa sifat emulsi yang penting: - Demulsifikasi Kestabilan emulsi cair dapat rusak apabila terjadi pemansan, proses sentrifugasi, pendinginan, penambahan elektrolit, dan perusakan zat pengemulsi. Krim atau creaming atau sedimentasi dapat terbentuk pada proses ini. Pembentukan krim dapat kita jumpai pada emulsi minyak dalam air, apabila kestabilan emulsi ini rusak,maka pertikel-partikel minyak akan naik ke atas membentuk krim. Sedangkan sedimentasi yang terjadi pada emulsi air dalam minyak; apabila kestabilan emulsi ini rusak, maka partikel-partikel air akan turun ke bawah. </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×