Bathara candra
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Bathara candra

on

  • 963 views

v

v

Statistics

Views

Total Views
963
Views on SlideShare
963
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
2
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bathara candra Document Transcript

  • 1. BATHARA CANDRAGambar:Nama Lainnya:•Bathari RatihKeluarga:•Ayah : Batara Ismaya•Ibu : Dewi Kanastren•Kakak/Adik : Sang Hyang Daksa•Istri : 27 orangWatak:•Bijaksana• Menyenangkan orang banyak•Rendah hati
  • 2. •Berbudi luhur•Menebarkan suasana tentram kepada rakyatKerajaan:•Sejarah Singkat:• Batara Candra adalah salah seorang putera Batara Ismaya dengan ibunya bernama DewiKanastren,sedangkan istrinya berjumlah 27 orang.Mereka itu kakak beradik putera Sang HyangDaksa.Dalam pewayangan dikatakan Batara Candra adalah dewa yang bertugas mengatur danmemelihara rembulan serta sinarnya.Batara Candra termasuk yang disebut-sebut dalamHastabrata sebagai dewa yang harus diteladani sifat-sifatnya oleh raja yang bijaksana dan selalubersikap menyenangkan orang banyak.Dalam sebuah kisah diceritakan ada seorang raja siluman gandarwa bernama Prabu Kala Rahualias Rembuculung yang hendak mencuri Tirta Amerta.Kala Rahu bersembunyi di kegelapanmalam,tetapi Batara Candra memergokinya dan melaporkan tempat persembunyiaan itu padaBatara Guru.Pemuka Dewa itu lalu mengutus Batara Wisnu menangkap Kala Rahu.Namunketika hendak ditangkap,raja siluman itu melawan.Dengan senjata cakra,Batara Wisnumemotong kepala Kala Rahu.Tubuhnya jatuh terhempas ke bumi menjelma menjadi lesungpenumbuk padi.Sementara itu kepalanya melayang-layang di angkasa menanti kesempatanmembalas untuk menghukum Batara Candra.Itulah yang menimbulkan legenda gerhanarembulan,yang menyebabkan di masyarakat pedesaan di Jawa Tengah,Jawa Timur danBali,orang memukul-mukul lesung bila terjadi gerhana bulan,yang dipercaya untuk menghalauKala Rahu.