PANDUANPENELITIAN STRATEGIS NASIONALDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI  KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL                ...
KATA PENGANTARBuku Panduan Penelitian Strategis Nasional ini merupakan pengembangan dari panduanpenelitian hibah kompetiti...
DAFTAR ISI                                                                                                                ...
PANDUAN                       PENELITIAN STRATEGIS NASIONAL1. UMUM Kegiatan Penelitian Strategis Nasional merupakan tangga...
dan (5) tim peneliti harus memiliki rekam jejak (track record) dalam topik penelitian yang diusulkan. Program ini dilaksan...
menjelang akhir tahun anggaran. Kelanjutan pendanaan Penelitian Strategis Nasional   berikutnya (tahun kedua/ketiga) diten...
(11) Setelah penelitian selesai, para peneliti harus menyajikan hasil penelitiannya dalam      forum nasional dan mempubli...
A. Sampul Muka                                                       Tema Penelitian                                      ...
B. Halaman Pengesahan1. Judul Penelitian                   : ................................................................
C. Sistematika Usul PenelitianI. Identitas Penelitian1. Judul Usulan : …………………………………………………...................................
BAB II. STUDI PUSTAKAUlasan pustaka harus memuat state of the art dalam bidang yang diteliti. Kajian-kajian/penelusuran pu...
D. Penjelasan Tambahan  I. Pertimbangan Alokasi Biaya    Jelaskan secara singkat tujuan dan alasan diperlukannya anggaran ...
III. Sarana   Jelaskan sarana yang akan digunakan, termasuk kapasitas, daya dukung/kemampuan,   dan berapa persen dapat me...
3. EVALUASI USUL PENELITIANa. Instrumen Penilaian                                       FORMULIR PENILAIAN USUL           ...
b. Evaluasi Hasil Penelitian dan Pembahasan Usul Penelitian Lanjutan                               BORANG PENILAIAN MONEV ...
Direktur Penelitian dan Pengabdiankepada Masyarakat       TTD.Suryo Hapsoro Tri UtomoNIP.195609011985031003               ...
LAMPIRAN 1: TEMA                                                          TEMA 1                                          ...
III.   Masalah kemiskinan      Alternatif solusi bagi          a.   Pemetaan komunitas dan kondisi             Ilmu sosial...
desa, nelayan)        tepat untuk kelompok sosial tertentu                      (miskin kota, buruh tani, nelayan, dsb)   ...
VII.   Akses teknologi,     1. Strategi yang tepat untuk        a.   Kajian strategi diseminasi IPTEKS          Multidisip...
VIII.      Model Womenimica      Sistem penyesuaian waktu dan        a.   Off-fishing, off-farm employment       Multidisi...
9. Pengelolaan lahan tidur                        10. Sistem pewarisan                        11. Pencarian akar masalah d...
TEMA 2                          PERUBAHAN IKLIM DAN KERAGAMAN HAYATI                              (CLIMATE CHANGE & BIODIV...
INTRUSI AIR     5. Pemanfaatan vegetasi      i. Kajian vegetasi dalam mengatasi intrusi     LAUT               untuk menga...
HUTAN                                           lahan.   PERUBAHAN                                    d. Monitoring fragm...
menjadi material komposit dan                                                   nanokomposit                              ...
TEMA 3                                          ENERGI BARU DAN TERBARUKAN                                           (NEW ...
c. Pengembangan teknologi siklus Rankine      organik untuk pembangkitan listrik dari      biomasa   d. Pengembangan tekno...
c. Pengembangan Teknologi Energi      Gelombang   d. Pengembangan teknologi energi pasang      surut7. Batubara Peringkat ...
1. Konservasi energi     1. Pengembangan teknologi hemat energi            Multidisiplin                                  ...
TEMA 4                                       KETAHANAN DAN KEAMANAN PANGAN                                           (FOOD...
3   1. Penyusutan dan keterbatasan   a.   Pemetaan kesesuaian komoditas tanaman                         lahan dan air untu...
.              peningkatan akses rumah tangga        produksi dan pemasaran pangan                 Teknologi Industri     ...
b. Pasca   4           1. Penurunan ketergantungan        a.   Eksplorasi umbi-umbian, kacang-kacangan,       Teknologi Pe...
3. Pengurangan susut pasca panen    a.   Peningkatan efisiensi teknologi penanganan   dan peningkatan mutu produk         ...
6. Peningkatan kuantitas dan        a.   Kajian ”rekayasa sosial” (pengembangan         -   kualitas konsumsi pangan untuk...
c. Kelemba   5         Pengaruh kebijakan makro           a.   Kajian pengaruh kebijakan fiskal, moneter   Pertanian,   ga...
TEMA 5                               KESEHATAN, PENYAKIT TROPIS, GIZI & OBAT-OBATAN                               (HEALTH,...
intervensi (fortifikasi, suplementasi,                                                                               penga...
V.    Ketergantungan terhadap      1. Ketersediaan bahan/instrumen     a. Pengembangan bahan/instrumen              Kedokt...
TEMA 6                                                 PENGELOLAAN BENCANA                                                ...
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011

3,055 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,055
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
180
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Panduan Penelitian Strategis Nasional 2011

  1. 1. PANDUANPENELITIAN STRATEGIS NASIONALDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011
  2. 2. KATA PENGANTARBuku Panduan Penelitian Strategis Nasional ini merupakan pengembangan dari panduanpenelitian hibah kompetitif penelitian sesuai prioritas nasional yang telah ada sejak tahun2009. Buku panduan ini sudah mengalami banyak perubahan, perbaikan, danpenyempurnaan yang bersumber dari evaluasi berkelanjutan pada kegiatanpenyelenggaraan penelitian hibah kompetitif penelitian sesuai dengan prioritas nasionalyang sudah terlaksana.Buku panduan ini berisi gambaran umum tentang penelitian strategis nasional, prosedurdan persyaratan pengajuan proposal penelitian, mekanisme seleksi dan evaluasi, sertamekanisme pemantauan dan pertanggungjawaban.Dengan panduan ini diharapkan mekanisme pengajuan proposal penelitian, mekanismeevaluasi, pelaksanaan penelitian, dan pemantauannya dapat dilaksanakan dengan efisiendan efektif. Selain itu diharapkan buku panduan ini juga dapat memperlancarpertanggungjawaban administrasi berbagai pihak terkait dan sama sekali tidakdimaksudkan untuk membatasi kreativitas para pengusul kegiatan.Atas terbitnya panduan ini kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaansetinggi-tingginya kepada semua anggota tim penyusun yang telah berperan aktif sejakpenyusunan draf panduan sampai dengan terbitnya Panduan Penelitian Strategis Nasional. Jakarta, Maret 2011 Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ttd. Suryo Hapsoro Tri Utomo i
  3. 3. DAFTAR ISI HalamanKATA PENGANTAR ..................................................................................................... iDAFTAR ISI ................................................................................................................... ii1. UMUM........... ......................................................................................................... 1 TEMA ...................................................................................................................... 1 JANGKA WAKTU ................................................................................................. 2 LUARAN ................................................................................................................ 2 SELEKSI, PENGUMUMAN DAN PENDANAAN .............................................. 2 PEMANTAUAN DAN EVALUASI ...................................................................... 2 PERSYARATAN ADMINISTRASI ...................................................................... 32. TATA CARA USUL PENELITIAN ...................................................................... 4 A. Sampul Muka ..................................................................................................... 5 B. Halaman Pengesahan . ........................................................................................ 6 C. Sistematika Usul Penelitian . .............................................................................. 7 D. Penjelasan Tambahan ........................................................................................ 93. EVALUASI USUL PENELITIAN ......................................................................... 11 a. Instrumen Penilaian . ........................................................................................... 11 b. Evaluasi Hasil Penelitian dan Pembahasan Usul Penelitian Lanjutan..................124. LAMPIRAN 1: TEMA Tema 1 : Pengentasan kemiskinan (Poverty alleviation) Tema 2 : Perubahan Iklim dan keragaman hayati (Climate change & biodiversity) Tema 3 : Energi baru dan terbarukan (New and renewable energy) Tema 4 : Ketahanan dan keamanan pangan (Food safety & security) Tema 5 : Kesehatan, penyakit tropis, gizi & obat-obatan (Health, tropical diseases, nutrition & medicine) Tema 6 : Pengelolaan bencana (Disaster management) Tema 7 : Integrasi nasional dan harmoni sosial (Nation integration & social harmony) Tema 8 : Otonomi daerah dan desentralisasi (Regional autonomy & decentralization) Tema 9 : Seni dan budaya/industri kreatif (Arts & Culture /creative industry) Tema 10 : Infrastruktur, transportasi dan teknologi pertahanan (Infrastructure, transportation & defense technology) Tema 11: Teknologi informasi dan komunikasi (Information & communication technology) Tema 12: Pembangunan manusia dan daya saing bangsa (Human development & competitiveness)5. LAMPIRAN 2: FORMAT BIODATA PENGUSUL ii
  4. 4. PANDUAN PENELITIAN STRATEGIS NASIONAL1. UMUM Kegiatan Penelitian Strategis Nasional merupakan tanggapan atas pencanangan 6 bidang strategis nasional oleh Presiden RI pada tahun 2008, yang memerlukan penelitian intensif untuk mengatasi berbagai masalah bangsa Indonesia. Keenam bidang strategis tersebut dikembangkan oleh Direktorat Litabmas menjadi 12 tema penelitian untuk mengakomodasi semua cabang keilmuan di perguruan tinggi Indonesia. TEMA Tema penelitian yang dinyatakan strategis adalah penelitian yang dapat menyelesaikan masalah masyarakat dan bangsa dalam segi 1 Pengentasan kemiskinan (Poverty alleviation)* 2 Perubahan Iklim dan keragaman hayati (Climate change & biodiversity)* 3 Energi baru dan terbarukan (New and renewable energy)* 4 Ketahanan dan keamanan pangan (Food safety & security)* 5 Kesehatan, penyakit tropis, gizi & obat-obatan (Health, tropical diseases, nutrition & medicine)* 6 Pengelolaan bencana (Disaster management)* 7 Integrasi nasional dan harmoni sosial (Nation integration & social harmony)* 8 Otonomi daerah dan desentralisasi (Regional autonomy & decentralization)* 9 Seni dan budaya/industri kreatif (Arts & culture/creative industry)* 10 Infrastruktur, transportasi dan teknologi pertahanan (Infrastructure, transportation & defense technology)* 11 Teknologi informasi dan komunikasi (Information & communication technology)* 12 Pembangunan manusia dan daya saing bangsa (Human development & competitiveness)* CATATAN: *) topik dari setiap tema dapat dilihat pada lampiran Program penelitian strategis nasional ini memiliki penekanan dalam lima hal, yaitu (1) program penelitian yang dapat diusulkan harus bersifat strategis dan berskala nasional, (2) tema sesuai dengan yang ditentukan, (3) penelitian lebih berorientasi pada penelitian terapan, (4) penelitian harus memiliki roadmap penelitian yang jelas serta, 1
  5. 5. dan (5) tim peneliti harus memiliki rekam jejak (track record) dalam topik penelitian yang diusulkan. Program ini dilaksanakan secara kompetitif dan dibuat usulan multitahun.JANGKA WAKTUPenelitian Strategis Nasional dapat dilakukan dengan lama penelitian 2-3 tahun perjudul dan dana maksimum setiap tahun sebesar Rp100.000.000. Hanya tim peneliti yangdapat memenuhi luaran yang ditargetkan yang dapat mengajukan usul penelitian tahunberikutnya.LUARANSesuai dengan ciri penelitian terapan, luaran yang harus dinyatakan sebagai targetpeneliti adalah (minimum 2 dari 5 luaran di bawah ini):(1) Proses dan produk ipteks berupa metode, blue print, prototipe, sistem, kebijakan atau model yang bersifat strategis dan berskala nasional;(2) HKI;(3) Teknologi tepat guna yang langsung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat;(4) Artikel di berkala ilmiah nasional atau yang bereputasi internasional, atau(5) Bahan ajar.SELEKSI, PENGUMUMAN DAN PENDANAANSeleksi dilakukan dalam 2 tahap: (1) seleksi proposal lengkap dan (2) presentasi bagiproposal yang lulus seleksi. Seleksi proposal dimaksudkan untuk menjaringdosen/peneliti yang memenuhi syarat sebagai dosen/peneliti kompeten dalam programini sekaligus mengevaluasi kelayakan substansi kegiatan yang diusulkan. SeleksiPenelitian Strategis Nasional dikoordinasikan oleh Dit. Litabmas. Hasil seleksi akandiumumkan melalui situs http://dikti.kemdiknas.go.id sedangkan mekanisme dan tatacara pendanaan diatur dalam Surat Perjanjian Pelaksanaan Hibah Penelitian.PEMANTAUAN DAN EVALUASIMekanisme pemantauan dan evaluasi:1 Perguruan tinggi wajib melakukan pemantauan dan evaluasi internal2 Dit. Litabmas mengkoordinasikan pemantauan dan evaluasi lapangan berdasarkan laporan hasil pemantauan dan evaluasi internal. Tim Pemantau ditunjuk oleh Dit. Litabmas. Tim Peneliti wajib menyampaikan laporan kemajuan hasil kegiatan setiap 2
  6. 6. menjelang akhir tahun anggaran. Kelanjutan pendanaan Penelitian Strategis Nasional berikutnya (tahun kedua/ketiga) ditentukan dari hasil pemantauan tahun berjalan.3 Pemantauan dan evaluasi ke lapangan dilaksanakan, bila diperlukan.4 Perguruan tinggi agar melaksanakan seminar hasil penelitian secara internal, sedangkan seminar hasil penelitian secara terpusat dikoordinasikan oleh Dit. Litabmas.PERSYARATAN ADMINISTRASIPersyaratan administrasi meliputi hal-hal sebagai berikut:(1) Tim peneliti terdiri atas peneliti utama dan anggota(2) Semua peneliti sekurang-kurangnya bergelar S-2(3) Ketua tim pengusul harus memiliki rekam jejak yang relevan dan pernah mendapat hibah program penelitian kompetitif multitahun berskala nasional.(4) Jumlah anggota maksimum 3 orang (diutamakan multidisiplin). Tugas dan peran setiap peneliti diuraikan dengan jelas dan disetujui oleh yang bersangkutan. Susunan anggota peneliti dari waktu ke waktu dapat berubah, sesuai dengan kebutuhan kegiatan penelitian(5) Hanya diperbolehkan maksimum 2 periode sebagai ketua dan/atau anggota, kecuali bagi peneliti yang berhasil mempublikasikan hasilnya pada jurnal internasional, memperoleh HKI, dan menciptakan teknologi tepat guna yang dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dapat mengajukan usulan untuk periode berikutnya(6) Tiap pengusul hanya boleh mengusulkan 1 usulan pada tahun yang sama, baik sebagai ketua maupun sebagai anggota(7) Seorang dosen pada tahun berjalan hanya boleh melaksanakan penelitian yang dibiayai Dikti maksimal 1 judul sebagai ketua dan 1 judul sebagai anggota(8) Pelaksanaan penelitian (termasuk penggunaan dana) harus terdokumentasi dalam bentuk logbook, meliputi tanggal, kegiatan, dan hasilnya(9) Peneliti utama yang mewakilkan kepada anggota pada saat pemaparan harus melimpahkan status peneliti utama kepada anggota yang mewakili dan penggantian itu diketahui oleh lembaga penelitian. Peneliti utama pengganti harus berasal dari perguruan tinggi yang sama(10) Penelitian yang dihentikan sebelum masanya akibat kelalaian, diberi sanksi tidak diperkenankan mengajukan usulan ke Dit. Litabmas dalam kurun waktu 2 tahun berturut-turut, atau bentuk sanksi lain sesuai dengan kelalaiannya 3
  7. 7. (11) Setelah penelitian selesai, para peneliti harus menyajikan hasil penelitiannya dalam forum nasional dan mempublikasikannya dalam jurnal internasional atau sekurang- kurangnya dalam jurnal nasional terakreditasi. Hasil penelitian harus dipublikasikan selambat-lambatnya pada tahun kedua sejak penelitian dimulai.2. TATA CARA USUL PENELITIAN Usulan penelitian dikirimkan sejumlah 3 eksemplar melalui lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi yang bersangkutan, dan harus sudah diterima selambat-lambatnya pada akhir bulan April. Usulan dialamatkan kepada: Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Dikti, Kemdiknas Gedung D (Dikti) Lantai IV Jl. Jenderal Sudirman Pintu Satu, Senayan, Jakarta 10270 Usulan ditulis menggunakan font Times New Roman ukuran 12. Usulan dijilid dengan sampul warna kuning dan diusulkan sebanyak 3 eksemplar dengan ketentuan sebagai berikut. 4
  8. 8. A. Sampul Muka Tema Penelitian (pilih 1 dari 12 tema) USULAN PENELITIAN STRATEGIS NASIONAL TEMA: JUDUL PENELITIAN Nama Peneliti Utama Lengkap dengan Gelarnya Nama Semua Anggota Lengkap dengan Gelarnya Logo perguruan tinggi PERGURUAN TINGGI BULAN DAN TAHUNSampul muka warna kuning 5
  9. 9. B. Halaman Pengesahan1. Judul Penelitian : ....................................................................2. Tema : ....................................................................3. Ketua Peneliti a. Nama Lengkap : .................................................................... b. Jenis Kelamin :L/P c. NIP : ................................................................... d. Jabatan Struktural : .................................................................... e. Jabatan fungsional : .................................................................... f. Perguruan Tinggi ; .................................................................... g. Fakultas/Jurusan : .................................................................... h. Pusat Penelitian : .................................................................... i. Alamat : .................................................................... j. Telpon/Faks : .................................................................... k. Alamat Rumah : .................................................................... l. Telpon/Faks/E-mail : ....................................................................4. Jangka Waktu Penelitian : ..... tahun (keseluruhan) Usulan ini adalah usulan tahun ke-...5. Pembiayaan a. Jumlah yang diajukan ke Dikti tahun ke-1: Rp ............................. b. Jumlah yang diajukan ke Dikti tahun ke-2: Rp .............................. c. Jumlah yang diajukan ke Dikti tahun ke-3: Rp .............................. Kota, tanggal bulan tahunMengetahui,Dekan/Pusat ..... Ketua Peneliti,cap dan tanda tangan tanda tanganNama jelas dan NIP Nama jelas dan NIP Menyetujui, Ketua Lembaga Penelitian cap dan tanda tangan Nama jelas dan NIP *) pilih salah satu, sesuai tahapan tahun pelaksanaan penelitian 6
  10. 10. C. Sistematika Usul PenelitianI. Identitas Penelitian1. Judul Usulan : ………………………………………………….................................... (harus spesifik, tidak lebih dari 20 kata)2. Ketua Peneliti (a) Nama lengkap : ...................................................................................................... (b) Bidang keahlian : .....................................................................................................3. Anggota peneliti Curahan No. Nama dan Gelar Keahlian Institusi Waktu (jam/minggu)4. Isu Strategis:..................................................................................................................5. Topik Penelitian:...........................................................................................................6. Objek penelitian (jenis material yang akan diteliti dan segi penelitian) .................................…………………………………………………………………..7. Lokasi penelitian ...........................................................................................................8. Hasil yang ditargetkan (beri penjelasan) ......................................................................9. Institusi lain yang terlibat ..............................................................................................10. Sumber biaya selain Dikti: ..................................... sebesar Rp....................................11. Keterangan lain yang dianggap perlu: .........................................................................II. Substansi PenelitianABSTRAKKemukakan tujuan jangka panjang dan target khusus yang ingin dicapai serta metode yangakan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut. Abstrak harus mampu menguraikan secaracermat dan singkat tentang rencana kegiatan yang diusulkan, tidak melebihi 200 kata,diketik dengan jarak baris 1 spasi.BAB I. PENDAHULUANLatar Belakang (tidak lebih dari 1 halaman), Tujuan Khusus (tidak lebih dari 1 halaman),dan Urgensi (Keutamaan) Penelitian (tidak lebih dari 3 halaman). 7
  11. 11. BAB II. STUDI PUSTAKAUlasan pustaka harus memuat state of the art dalam bidang yang diteliti. Kajian-kajian/penelusuran pustaka mengemukakan penelitian yang relevan dengan topik yangdiusulkan yang telah dilaksanakan peneliti-peneliti lain, maupun hasil-hasil penelitianpengusul yang telah dipublikasikan dalam bidang yang relevan dengan usulan (maksimum8 halaman).BAB III. PETA JALAN PENELITIANPeta jalan (roadmap) penelitian, mencakup kegiatan penelitian yang telah dilakukanpengusul beberapa tahun sebelumnya dalam topik ini, penelitian yang direncanakan dalamusulan ini, serta rencana arah penelitian setelah kegiatan yang diusulkan ini selesai.BAB IV. MANFAAT PENELITIANHasil penelitian ini diharapkan dapat diterapkan untuk memecahkan masalah strategisberskala nasional.BAB V. METODE PENELITIANMetode penelitian diperinci dan diuraikan sesuai dengan keperluan. Metode penelitiandilengkapi dengan bagan penelitian yang dibuat secara utuh dengan penahapan yang jelas,teknik-teknik pengumpulan data yang tidak umum perlu dijelaskan, demikian pula analisisyang dilakukan, luaran per tahun, dan indikator capaian yang terukur.BAB V. PEMBIAYAANPembiayaan diperinci berdasarkan Tahun dan Jenis Pengeluaran, yaitu Gaji dan Upah,Peralatan, Bahan Habis Pakai (Material Penelitian), Perjalanan, dan Lain-lain(Pemeliharaan, Pertemuan/ Lokakarya/ Seminar, penggandaan, pelaporan, publikasi).DAFTAR PUSTAKAAcuan disusun berdasarkan sistem nama dan tahun, dengan urutan abjad nama pengarang,tahun, judul tulisan, dan sumber. Hanya pustaka yang dikutip dalam usul penelitian yangdicantumkan dalam Daftar Pustaka.LAMPIRAN 8
  12. 12. D. Penjelasan Tambahan I. Pertimbangan Alokasi Biaya Jelaskan secara singkat tujuan dan alasan diperlukannya anggaran penelitian yang diajukan. Buat tabel perincian butir anggaran lengkap dengan harga satuan. Perincian anggaran harus dipisahkan untuk setiap tahun, sesuai dengan metode dan kegiatan tahun yang bersangkutan. Anggaran total per tahun maksimum Rp100.000.000,diperinci dengan jelas untuk setiap komponen biaya: 1. Gaji/upah (Maksimum) 30% 2. Bahan/Perangkat Penunjang 35% 3. Perjalanan (Maksimum) 20% 4. Pengolahan data, Laporan, Publikasi dalam jurnal, Menghadiri Seminar , Pendaftaran HKI dan lain-lain (Maksimum) 15% Pendanaan penelitian dapat bersifat multisumber dengan kejelasan target penelitian bagi setiap sumber dana. Pengusul yang menunjukkan bahwa peta jalan penelitiannya telah mampu mendapatkan dana dari berbagai sumber, memiliki nilai (keunggulan kompetitif) yang lebih baik. Beri keterangan mengenai hal ini pada lembar Identitas Penelitian atau pada bagian lain dalam usulan. Standar pembiayaan harus sesuai Peraturan Menteri Keuangan tentang Standar Biaya Umum Tahun Anggaran berjalan. II. Dukungan pada Pelaksanaan Penelitian Sebutkan dukungan dana penelitian bagi para peneliti utama, baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk dana yang sedang berjalan, yang sedang dalam pertimbangan, dan yang baru diusulkan. Bila tidak ada, tuliskan dengan tegas „tidak ada‟. Bila ada dukungan dana, tuliskan nama lembaganya, nomor persetujuan, judul penelitian, jumlah dana (per tahun dan untuk keseluruhan proyek). Jelaskan isi dari penelitian pendukung. Bila ada publikasi, penggantian, atau tambahan penelitian yang diusulkan, berikan justifikasi hal tersebut, baik yang menyangkut masalah ilmiah atau anggaran. (1) Dukungan aktif yang sedang berjalan (2) Dukungan yang sedang dalam tahap pertimbangan (3) Usulan yang sedang direncanakan atau dalam taraf persiapan 9
  13. 13. III. Sarana Jelaskan sarana yang akan digunakan, termasuk kapasitas, daya dukung/kemampuan, dan berapa persen dapat menunjang kegiatan yang diusulkan. Jika diperlukan, jelaskan pula pengaturannya dengan institusi lain yang terkait. (1) Laboratorium (2) Peralatan utama: sertakan daftar peralatan utama yang penting yang sudah tersedia untuk menunjang kegiatan penelitian yang diusulkan, di mana lokasinya, apa kegunaan, dan bagaimana kemampuannya (3) Keterangan tambahan: Informasi tambahan tentang lingkungan tempat kegiatan akan dilakukan. Tuliskan sarana pendukung termasuk bengkel (workshop) dan lainnya yang dapat dimanfaatkan selama kegiatan penelitian berlangsung.IV. Biodata Peneliti Informasikan secara lengkap biodata semua peneliti yang erat kaitannya dengan penelitian yang diusulkan. Setiap biodata pada setiap eksemplar proposal harus ditandatangani dengan tinta biru dan diberi tanggal penandatanganan. Penulisan biodata peneliti menggunakan format terlampir. 10
  14. 14. 3. EVALUASI USUL PENELITIANa. Instrumen Penilaian FORMULIR PENILAIAN USUL PENELITIAN STRATEGIS NASIONALI. Identitas Penelitian1. Perguruan Tinggi : .........................................................…................................2. Judul Penelitian : .............................................................................................3. Ketua Peneliti : .............................................................................................4. Anggota Tim Peneliti : ...... orang5. Waktu Penelitian : ...... tahun6. Biaya Tahun Usul (Rp) Rekomendasi (Rp) I II IIIII. Kriteria Penilaian Bobot Nilai No (%) Skor (BS) Kriteria Penilaian Tingkat kestrategisan dan skala permasalahan yang 1. 30 ingin diatasi program penelitian yang diusulkan Manfaat penelitian yang dapat diterapkan untuk 2. 25 memecahkan isu strategis 3. Keutuhan peta jalan (road map) penelitian 20 Rekam jejak (track record) tim peneliti dan 4. 25 kelayakan sumber daya lain Jumlah 100Keterangan:- Setiap kriteria diberi Skor : 1, 2, 3, 5, 6, 7 (1 = Buruk; 2 = Sangat kurang; 3 = Kurang; 5 = Cukup; 6 = Baik; 7 = Sangat baik); Passing grade = 500 tanpa skor 1. Komentar Penilai ............................................................................................................................................ ............................................................................................................................................ Kota, tanggal bulan tahun Penilai, Nama jelas 11
  15. 15. b. Evaluasi Hasil Penelitian dan Pembahasan Usul Penelitian Lanjutan BORANG PENILAIAN MONEV TERPUSAT PENELITIAN STRATEGIS NASIONALJudul Penelitian : ...............................................................................................Tema : .........................................................................................................Peneliti Utama : .........................................................................................................NIP/NIK/ID lainnya : ……………………….....................................................................Perguruan Tinggi : .........................................................................................................Fakultas/Jurusan/Program Studi : ……………………………………………….........Tahun Pelaksanaan Penelitian : tahun ke-....... dari ..... tahun yang diusulkanBiaya yang disetujui tahun berjalan : Rp .......................................Biaya yang diusulkan tahun berikutnya : Rp........................................Biaya yang diusulkan pembahas untuk tahun berikutnya : Rp........................................ Bobot NilaiNo (%) Skor (BS) Kriteria Penilaian 1. Kesesuaian hasil dengan isu strategis nasional 30 Tingkat realisasi kegiatan dibandingkan dengan 2. 25 target yang direncanakan Luaran yang telah dicapai: a. Teknologi (proses/produk) 3. b. Model/kebijakan 20 c. Karya kreatif d. Publikasi ilmiah Usulan kegiatan tahun berikutnya: 4. a. Relevansi dan kesinambungan sasaran 25 b. Kelayakan keberlanjutan Jumlah 100Setiap kriteria dinilai 1, 2, 3, 5, 6, atau 7 (1 = Buruk; 2 = Sangat kurang; 3 = Kurang; 5 = Cukup; 6 = Baik; 7= Sangat baik)Catatan Pembahas ....................................................................................................................... ....................................................................................................................... ........................................................................................................................ ................., ................................. Pembahas, ( ……………………................ ) 12
  16. 16. Direktur Penelitian dan Pengabdiankepada Masyarakat TTD.Suryo Hapsoro Tri UtomoNIP.195609011985031003 13
  17. 17. LAMPIRAN 1: TEMA TEMA 1 PENGENTASAN KEMISKINAN (POVERTY ALLEVIATION) KOMPETENSI/ KONSEP/PEMIKIRAN/ TOPIK PENELITIAN YANG KEAHLIAN/ISU STRATEGIS SOLUSI/PEMECAHAN DIPERLUKAN KEILMUAN YANG DIBUTUHKAN I. Masalah kemiskinan 1. Kebijakan makro yang a. Kajian aspek: ekonomi, pendidikan, Ilmu sosial, ekonomi, yang bersifat kondusif untuk mengurangi kelembagaan, peraturan perundangan pemerintahan dan struktural antara lain kemiskinan untuk mendukung kebijakan makro hukum 2. Mengidentifikasi akar pemerintah dalam pengentasan akibat kebijakan masalah kemiskinan dari kemiskinan pemerintah, perspektif kebijakan b. Perilaku birokrat dalam menumbuhkan perundang- 3. Meminimalkan kesenjangan dan menghambat kemajuan ekonomi undangan, perilaku antara kebijakan strategis kelompok miskin birokrasi, dll dengan implementasinyaII. Masalah kemiskinan 1. Pemahaman sosio kultural a. Kajian sosio kultural kemiskinan yang Ilmu sosial, ekonomi, yang bersifat sosio kemiskinan dan terobosan kontekstual dengan lokalitas, cultural studi agama/studi kultural (pemahaman yang tepat pengentasan setting pengembangan model program keislaman kemiskinan berbasis konteks yang tepat (pendekatan, cara, media, umat beragama sosio kultural lokal dsb) tentang: ajaran 2. Keterkaitan antara b. Perilaku keberagamaan dan konflik agamanya, kemiskinan dan kesenjangan keagamaan lingkungan ekologis, c. Kajian tentang eksklusifisme nilai-nilai budaya, d. Kajian kesenjangan dari perspektif dan nilai-nilai sosial) agama, birokrasi, dan ekonomi 14
  18. 18. III. Masalah kemiskinan Alternatif solusi bagi a. Pemetaan komunitas dan kondisi Ilmu sosial, yang bersifat pengentasan kemiskinan ekonominya ekonomi, pengaruh bencana akibat bencana alam (tsunami, b. Pemetaan kantong kemiskinan geografi gempa, banjir, longsor, angin alam puting beliung, gunung dan pantai)IV. Efektivitas program- Menemukan kunci keberhasilan a. Pola perilaku masyarakat miskin dan Multidisiplin, program pengentasan dan kegagalan program semua pihak yang terkait dengan Ilmu budaya dan kemiskinan ditinjau pengentasan kemiskinan proses kemiskinan itu (pegawai agama, pemerintah, relawan, petugas lapangan Ilmu sosial (sosiologi, dari berbagai dll) sosiatri, antropologi, perspektif ilmu b. Mengidentifikasi faktor-faktor inti dari psikologi, ekonomi) penyebab kemiskinan, termasuk dll. psikologi ulayat, psikologi lintas budaya, sistem kepercayaan (adat, budaya, dan agama), pranata sosial, politik, dan ekonomi c. Mempelajari bagaimana pengaruh program-program pemerintah dan intervensi sosial d. Pola subsidi yang efektif untuk kesejahteraan masyarakat miskinV. Pendampingan Pendampingan program a. Kajian sistem pendampingan program Ilmu sosial, psikologi, program penanggulangan kemiskinan penanggulangan kemiskinan yang manajemen, ekonomi penanggulangan yang sesuai dengan aspek sesuai dengan aspek lokalitas lokalitas masyarakat masyarakat kemiskinan dalam jangka panjangVI. Akses modal bagi 1. Skema permodalan yang a. Kajian skema permodalan yang tepat Multidisiplin masyarakat marginal tepat dan gagal b. Dampak program pemberdayaan yang (kemiskinan kota, 2. Peningkatan akses modal ada selama ini pada kesejahteraan bagi keluarga miskin c. Model lembaga keuangan mikro yang 15
  19. 19. desa, nelayan) tepat untuk kelompok sosial tertentu (miskin kota, buruh tani, nelayan, dsb) d. Kemitraan usaha yang adil (tani, nelayan, pedagang kaki lima) e. Pola kemitraan antar usaha kecil dan antara usaha besar 16
  20. 20. VII. Akses teknologi, 1. Strategi yang tepat untuk a. Kajian strategi diseminasi IPTEKS Multidisiplin pengelolaan dan diseminasi dan pemanfaatan untuk peningkatan produktivitas pemanfaatan sumber teknologi tepat guna b. Inovasi teknologi tepat guna untuk 2. Pengelolaan, pemanfaatan meningkatkan produktivitas dan nilai daya serta akses sumberdaya yang tambah usaha mikro, menunjang pasar untuk berkeadilan dan nafkah ganda, dan diversifikasi usaha meningkatkan berkelanjutan (nelayan, c. Kolaborasi pengelolaan sumberdaya produktivitas dan petani, pekebun) d. Pengelolaan sumberdaya berbasis nilai tambah 3. Akses pasar yang adil, masyarakat revitalisasi pasar tradisional e. Kolaborasi sains dan pengetahuan dan zoning pasar moderen lokal dalam pengelolaan sumberdaya f. Konflik petani/nelayan/pekebun/hutan/pertamb angan dengan pengelola kawasan konservasi g. Konflik masyarakat/ petani/nelayan/pekebun/hutan/pertamb angan dengan sektor lain (pariwisata, tambang, industri, dsb) h. Penjaminan akses pemanfaatan sumberdaya berbasis keberlanjutan i. Model perekonomian mikro/koperasi yang tepat j. Kajian pola persaingan dan kemitraan antara pasar/toko moderen dan tradisional k. Kajian revitalisasi pusat-pusat kegiatan ekonomi tradisional l. Kajian jalur distribusi yang berkeadilan m. Kelembagaan pemasaran yang adil n. Sistem proteksi dari produk impor 17
  21. 21. VIII. Model Womenimica Sistem penyesuaian waktu dan a. Off-fishing, off-farm employment Multidisiplin pemberdayaan b. Penguatan kelembagaan pemberdayaan wanita IX. Sistem adjustment Positif Devian (PD) menemukan a. Best practies : keluar kemiskinan, Multidisiplin keluar dari jalan keluar kemiskinan dan kasus-kasus nelayan, petani, pekerja kemiskinan kemandirian kota, perkebunan, dll. b. Model pelatihan dan Open space technology ( OST) a. Model efektif kelompok dan Multidisiplin pemagangan untuk dalam pemberdayaan identifikasi model penyadaran kemiskinan kemiskinan masyarakat miskin melalui OST b. Model dan Sistem 1. Model intervensi kemiskinan a. Peta dan identifikasi bentuk Multidisiplin pemberdayaan melalui pengembangan kewirausahaan sosial anti kemiskinan (Antropologi, masyarakat miskin kelembagaan, produk, b. Systematic review terhadap reforma Sosiologi, Ekonomi, pendampingan pendidikan, agraria Agama) inclusive education, dll. c. Pemanfaatan dan penguasaan sumber 2. Riset-riset aksi sesuai usulan daya alam dan kebutuhan nasional d. Peta sistem pewarisan dan kemiskinan skala nasional dan komparasi 3. Kewirausahaan sosial untuk internasional mengatasi kemiskinan e. Kajian-kajian nilai, kultural, pemahaman dan praktik agama 4. Ketimpangan struktur agrarian penyebab kemiskinan 5. Kemiskinan masyarakat pesisir 6. Model bisnis wirausaha sosial anti kemiskinan 7. Perluasan Undang-undang pokok agraria 8. Land use mapping 18
  22. 22. 9. Pengelolaan lahan tidur 10. Sistem pewarisan 11. Pencarian akar masalah dan solusic. Keluarga berencana Pengendalian masalah a. Kajian-kajian nilai, kultural, Multidisiplin demografis kelompok pemahaman dan praktik agama masyarakat miskind. Penuntasan wajib Akes pendidikan untuk a. Model akselerasi penuntasan wajib Multidisiplin belajar pendidikan kelompok miskin belajar pendidikan dasar dasar 19
  23. 23. TEMA 2 PERUBAHAN IKLIM DAN KERAGAMAN HAYATI (CLIMATE CHANGE & BIODIVERSITY) KOMPETENSI/ KONSEP/PEMIKIRAN/ TOPIK PENELITIAN YANG KEAHLIAN/ ISU STRATEGIS SOLUSI/ PEMECAHAN DIPERLUKAN KEILMUAN YANG DIBUTUHKANI. ATMOSFER 1. Strategi penurunan a. Penyiapan lahan tanpa bakar. Kehutanan, pertanian,  PENINGKATAN emisi yang berasal b. Pemodelan Mitigasi Asap hasil teknik sipil, hidrologi, EMISI GAS dari kebakaran hutan kebakaran hutan dan atau lahan Biologi, bioteknologi, RUMAH KACA dan lahan c. Penanggulangan kebakaran hutan kimia, multidisiplin 2. Strategi penurunan berbasis komunitas emisi yang berasal d. Pengembangan teknik perhitungan dan dari pemanfaatan pengukuran emisi GRK dari lahan lahan gambut gambut pada berbagai tipe penggunaan lahan e. Pengembangan Teknik irigasi dan pengendalian tinggi muka air tanah pada lahan gambut.II. B. AIR TANAH, 1. Pengembangan a. Pengembangan Teknik Restorasi Pertanian, Teknik DANAU DAN Restorasi Kawasan kawasan DAS Lingkungan, SUNGAI DAS b. Kajian sosial ekonomi DAS Kehutanan,  KERUSAKAN 2. Pengembangan c. Pengelolaan erosi, banjir, dan longsor Agrometerologi, DAERAH Teknologi d. Pengembangan Teknologi pemanfaatan Biologi, perikanan, ALIRAN SUNGAI pemanfaatan air yang (pengolahan dan pengelolaan) air yang Kimia, Teknik Kimia,  PENINGKATAN lebih efisien lebih efisien Fisika, Sosial FREKWENSI 3. Pengembangan e. Manajemen pemanfaatan air Ekonomi, DAN teknologi untuk f. Pengembangan Teknik Pertanian hemat perminyakan, geologi, INTENSITAS mengatasi intrusi air air multidisiplin KEKERINGAN laut g. Konservasi wilayah pesisir untuk  PENURUNAN 4. Pengembangan mengatasi intrusi air laut KUALITAS AIR teknologi pengolah air h. Pemanfaatan potensi/bahan lokal untuk TANAH DAN bersih pengolahan air bersih 20
  24. 24. INTRUSI AIR 5. Pemanfaatan vegetasi i. Kajian vegetasi dalam mengatasi intrusi LAUT untuk mengatasi air laut dan konservasi keragaman intrusi air laut dan hayati konservasi keragaman j. Pengembangan berbagai teknologi hayati dalam rangka mengatasi pencemaran air 6. Pengembangan teknologi akibat eksplorasi minyakIII. LAUT 1. Teknik pengelolaan a. Kajian Teknologi Sabuk Pengaman Pertanian, biologi,  PENINGKATAN kawasan pesisir dan dengan tanaman pesisir perikanan, kelautan, PERMUKAAN pulau-pulau kecil b. Pemodelan Genangan dan Intrusi Air Penginderaan Jauh, AIR LAUT 2. Assessments terhadap (Sungai dan Laut). Teknik Mesin,  PENINGKATAN fungsi ekosistem c. Pengendalian micro-climate geografi, Kimia, SUHU karang, sea grass, d. Assessments terhadap fungsi ekosistem Teknik Kimia, Fisika,  DEGRADASI mangrove, ikan karang, sea grass, mangrove, ikan Oceanografi, BIOTA LAUT 3. Inventarisasi Status, e. Kajian dampak kenaikan suhu pada kehutanan,  KEMAMPUAN konservasi dan pantai, rawa dan pulau-pulau kecil bioteknologi, SERAPAN CO2 restorasi potensi biota f. Penyebaran biota laut tertentu di lingkungan, DI LAUT laut perairan Indonesia multidisiplin 4. Kajian tentang g. Konservasi in situ dan ex situ biota laut kemampuan laut h. Kajian teknologi pengelolaan tumpahan dalam menyerap CO2 minyak dan buangan industri i. Maping kemampuan serapan laut-laut Indonesia j. Pengaruh keasaman air laut terhadap kehidupan biotaIV. HUTAN 1. Peningkatan a. Pengukuran kapasitas penyerapan CO2 Kehutanan, biologi,  PENURUNAN Kapasitas penyerapan pada berbagai tipe hutan dan pertanian, KAPASITAS CO2 penggunaan lahan agrometeorologi,  PENYERAPAN 2. Peningkatan Fungsi b. Pengembangan Teknik Peningkatan statistic, ekonomi CO2 Ekologi dan Ekonomi Serapan CO2(Teknik lingkungan,  KONVERSI 3. Peningkatan stabilitas silvikultur,pemuliaan) multidisiplin HUTAN dan produktivitas c. Carbon accounting pada ekosisistem MENJADI NON ekosistem hutan hutan dan berbagai tipe penggunaan 21
  25. 25. HUTAN lahan.  PERUBAHAN d. Monitoring fragmentasi dan restorasi STRUKTUR, pada hutan alam KOMPOSISI e. Kajian mengenai tegakan campuran dan DAN pengembangan teknik silvikulture hutan DOMINASI campuran VEGETASI f. Kajian tentang vegetasi yang hidup di HUTAN lahan bekas terbakar berulang kali untuk mengurangi emisi GRKV. KELANGKAAN 1. Domestikasi spesies a. Usaha-usaha domestikasi spesies liar Perikanan, pertanian, BIODIVERSITAS liar (flora dan fauna) yang kurang terlindungi biologi, Kimia, DAN 2. Pengembangan b. Pengembangan metode penangkapan kehutanan, ekologi, DIVERSIFIKASI Teknik Penangkapan ramah lingkungan terhadap pola hukum, farmasi, FUNGSI ramah lingkungan migrasi ikan. teknik kimia,  KELANGKAAN 3. Pelestarian keragaman c. Pengembangan berbagai teknologi bioteknologi, BIODIVERSITA hayati dalam rangka pelestarian keragaman material science, S 4. Pelestarian hayati teknik mesin,  DIVERSIFIKASI pemanfaatan dari d. Konservasi genetika in situ dan ex situ multidisiplin FUNGSI fungsi tanaman dan e. Kajian komunitas khusus: manusia, BIODIVERSITA hewan yang telah hewan, dan tumbuhan. S dikenal secara f. Optimalisasi pemanfaatan fungsi tradisional (Obat dan, tanaman dan hewan yang sudah dikenal material baru dalam secara tradisional industri) g. Peningkatan HAKI atas biodiversitas 5. Pengembangan langka bahan/material untuk h. Berbagai macam Pemanfaatan optimalisasi fungsi alternative dari fungsi tanaman dan biodiversitas hewan (pengembangan bidang farmasi, 6. Pengembangan bio- kimia material, indikator (terhadap bahan/medium/pendukung dampak perubahan nanoteknologi iklim) i. Pemanfaatan bahan (kayu, non kayu, limbah pertanian hayati, non hayati) 22
  26. 26. menjadi material komposit dan nanokomposit j. Kajian tentang flora maupun fauna sebagai indikator terjadinya perubahan iklim k. Konservasi terhadap bio-indikator (flora dan fauna)VI. PERTANIAN 1. Strategi mengatasi a. Pengembangan teknologi akibat Kehutanan, pertanian,  PENURUNAN penurunan produksi perubahan iklim terhadap produksi biologi, perikanan, PRODUKSI pertanian (arti luas) pertanian multidisiplin PERTANIAN akibat perubahan b. Pengembangan model adaptasi iklim komoditas pertanian terhadap perubahan iklim 23
  27. 27. TEMA 3 ENERGI BARU DAN TERBARUKAN (NEW AND RENEWABLE ENERGY) ISU STRATEGIS KONSEP/PEMIKIRAN/ TOPIK PENELITIAN YANG KOMPETENSI/ SOLUSI/PEMECAHAN DIPERLUKAN KEAHLIAN/ KEILMUAN YANG DIBUTUHKANI. Keterjaminan keberlanjutan Diversifikasi energi: 1. Energi Panas Bumi Multidisiplin penyediaan energi nasional: 1. Panas Bumi a. Pengembangan potensi panas bumi dalam1. Bauran energi yang tidak optimal 2. Bioenergi negeri  Menurunnya tingkat produksi 3. Sinar Matahari b. Pemanfaatan Langsung panas bumi untuk minyak bumi 4. Aliran dan Terjunan Menunjang Ekonomi Masyarakat  Kelangkaan Energi (gas dan Air (Hidro) c. Pengembangan PLTP skala kecil listrik) di beberapa daerah 5. Angin d. Monitoring perubahan konfigurasi dan  Harga energi belum 6. Gerakan dan potensi reservoar berdasarkan nilai Perbedaan Suhu e. Monitoring lingkungan keekonomiannya dan subsidi Lapisan Laut f. Pemanfaatan bahan ikutan/produk energi semakin meningkat samping panas bumi  Penggunaan energi masih boros 2. Bahan Bakar Nabati (BBN, Biofuel)  Energi primer lebih banyak a. Intensifikasi Pencarian Sumber Bahan diekspor dibandingkan untuk Baku Bahan Bakar Nabati (BBN, Biofuel) memenuhi kebutuhan energi termasuk algae dalam negeri b. Pengembangan Iptek Produksi Bahan  Penerimaan devisa dari sektor Bakar Nabati (BBN, Biofuel) energi primer untuk pengembangan sektor energi 3. Biomassa dan Biogas masih rendah a. Pengembangan teknologi pembangkitan  Perlindungan dan Pelestarian biogas dari bahan tumbuhan (bukan fungsi Lingkungan hidup kotoran hewan) belum menjadi prioritas b. Pengembangan teknologi dan bahan aktif pembersihan biogas untuk bahan bakar generator listrik 24
  28. 28. c. Pengembangan teknologi siklus Rankine organik untuk pembangkitan listrik dari biomasa d. Pengembangan teknologi energi pedesaan e. Pengembangan teknologi gasifikasi biomasa untuk pembuatan gas sintesis f. Pengembangan teknologi reduksi elektrokimia karbon dioksida (CO2) menjadi metana (CH4) atau metanol (CH3OH) atau etilen (C2H4) g. Pengembangan efisiensi enzimatis untuk pengolahan biodegradasi anaerobik4. Pengembangan Teknologi Sel Surya Lapisan Tipis (Thin Film) dan Komponennya a. Pengembangan Teknologi Sel Surya Berbasis Dye dan Organik b. Energi Fuel Cell c. Pengembangan Teknologi Fuel Cell PEMFC5. Energi Angin a. Pengembangan Teknologi Sistem Konversi Energi Angin (SKEA) b. Pemanfaatan Teknologi SKEA, mis.: sistem hibrid angin-PV-diesel c. Pengembangan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya6. Energi Laut a. Pengembangan Teknologi Konversi Energi Arus Laut b. Pengembangan Teknologi Ocean Thermal Energy Conversion 25
  29. 29. c. Pengembangan Teknologi Energi Gelombang d. Pengembangan teknologi energi pasang surut7. Batubara Peringkat Rendah a. Teknologi Blending dan Up Grading Batubara b. Teknologi Pembakaran dan Gasifikasi Batubara Kualitas Rendah c. Teknologi Hidrogenasi dan Karbonisasi Untuk Penyediaan Batubara Sebagai Bahan Bakar Alternatif d. Teknologi Pencairan Batubara e. Pemanfaatan untuk rumah tangga dan industri kecil8. Hidrogen a. Pengembangan Teknologi Produksi, Penyimpanan, Distribusi, dan Keamanan Energi Hidrogen9. Surya Thermal a. Pengembangan teknologi pengering surya dengan beragam jenis dan kapasitas b. Pengembangan teknologi pembuatan air bersih dengan tenaga surya10. Energi Nuklir a. Daur Ulang Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif b. Teknologi Reaktor Nuklir 26
  30. 30. 1. Konservasi energi 1. Pengembangan teknologi hemat energi Multidisiplin 2. Manajemen energi 3. Pengembangan teknologi dan manajemen distribusi listrik 4. Pengembangan teknologi power quality 5. Peningkatan efisiensi/tendemen transmisi dan distribusi energiII. Komponen-komponen Riset pengembangan 1. Pengembangan teknologi pembuatan pendukung infrastruktur material yang bersifat komponen dan perakitan generator listrik energy masih sangat aplikatif untuk 2. Pengembangan teknologi pembuatan turbin tergantung pada luar negeri dimanfaatkan dalam angin, turbin air dan turbin uap pengembangan EBT 3. Pengembangan inverter converter energi 27
  31. 31. TEMA 4 KETAHANAN DAN KEAMANAN PANGAN (FOOD SAFETY & SECURITY)No ISU KONSEP/PEMIKIRAN/ SOLUSI/ TOPIK PENELITIAN YANG DIPERLUKAN KOMPETENSI/ STRATEGIS PEMECAHAN KEAHLIAN/ KEILMUAN YANG DIBUTUHKANI. 1 Produksi 1. Pemenuhan kebutuhan pangan a. Pemetaan kemampuan wilayah dalam Ilmu Tanah, asal tanaman (padi, jagung, memproduksi bahan pangan berkelanjutan Agronomi, kedelai, dan hortikultura) dan b. Pemuliaan tanaman toleran terhadap kondisi Proteksi Tanaman, hewan (ternak dan ikan) abiotik dan biotik Teknologi Pertanian, c. Teknologi untuk peningkatan mutu genetik Kedokteran Hewan, ternak dan ikan Peternakan, d. Teknologi untuk peningkatan kesehatan Perikanan, hewan dan produk hewani untuk mendukung MIPA, ketahanan dan keamanan pangan Klimatologi, e. Teknologi untuk penyediaan bahan pakan Hidrologi lokal untuk ternak dan ikan Kehutanan, f. Penerapan teknologi untuk pengelolaan, Statistik, pemanfaatan dan pelestarian plasma nutfah Gizi Masyarakat, asli Indonesia Sosial Ekonomi 2. Peningkatan kualitas produksi, a. Pengembangan metode deteksi, pengawasan Pertanian, keamanan dan kehalalan pangan dan pengendalian yang akurat terhadap bahan- Pemuliaan, asal tanaman dan hewan bahan berbahaya (kimia, biologi dan fisik) Sosiologi, dalam produk asal tanaman dan hewan/ikan Antropologi. b. Pengembangan teknologi produksi pangan ramah lingkungan (biodiversity-friendly, organic farming) c. Pengembangan metoda autentikasi cemaran bahan haram pada produk pangan d. Pengembangan bahan pangan (ingredients) dan bahan tambahan (food additives) yang aman dan halal. 28
  32. 32. 3 1. Penyusutan dan keterbatasan a. Pemetaan kesesuaian komoditas tanaman lahan dan air untuk pangan pangan, ternak, dan ikan pada lahan-lahan marjinal b. Karakterisasi identifikasi dan inventarisasi 2. Pengembangan teknologi lahan potensial untuk perluasan tanaman pemanfaatan lahan marginal pangan c. Teknologi pemanfaatan lahan marjinal untuk pertanian pangan berkelanjutan d. Integrasi faktor agroekologi dan sosial ekonomi lahan pertanian pangan e. Penerapan teknologi produksi padi dan palawija hemat air 3. Pencegahan penularan penyakit a. Pengembangan metode pengawasan hewan ternak dan ikan terhadap pengendalian dan pencegahan penyakit kesehatan manusia menular asal hewan/ikan 4. Adaptabilitas tanaman budidaya a. Pengembangan kalender tanam berbasis yang rendah terhadap pada perubahan iklim perubahan iklim b. Pengembangan varietas unggul (padi, jagung, kedelai, sawit) yang toleran terhadap cekaman biotik dan abiotic 5. Kualitas genetik tanaman tropis a. Peningkatan mutu genetik tanaman pangan, banyak yang masih rendah hortikultura, perkebunan melalui conventional breeding atau melalui teknologi DNA 6. Keterlibatan budaya lokal dalam a. Penelitian tentang kearifan lokal dalam transfer teknologi kaitannya dengan budidaya tanaman pangan 7. Produktivitas air tanaman a. Efesiensi pemanfaatan air tanaman pada berbagai jenis tanah b. Water food print untuk berbagai komuditi tanaman c. Manajemen adaptif dalam produksi panganII. 2 Distribusi 1. Menjaga stabilitas pasokan a. Sistem informasi ketersediaan pangan Gizi Masyarakat, pangan dan harga, serta b. Kajian penguatan kelembagaan dibidang Teknologi Pertanian, 29
  33. 33. . peningkatan akses rumah tangga produksi dan pemasaran pangan Teknologi Industri terhadap pangan c. Kajian pengembangan kebijakan dan Pertanian informasi sistim agribisnis pangan secara Keteknikan Pertanian vertikal (pusat-daerah) dan horizontal Teknologi Pangan, (lintas pelaku di daerah, antar daerah dan Sosial Ekonomi, global Pertanian d. Pengembangan teknologi skala kecil untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian sebagai produk antara atau produk akhir e. Sistem cadangan pangan wilayah berbasis rumah tangga f. Kajian model pemberdayaan masyarakat untuk keberlanjutan matapencaharian dan peningkatan daya beli terhadap pangan g. Praktek-praktek yang baik dalam distribusi dan ritel panganIII. 3 Diversifik 1. Diversifikasi konsumsi pangan a. Peningkatan eksplorasi, pembudidayaan dan Ilmu Tanah, asi berbasis sumber daya lokal pemanfaatan bahan pangan non konvensional Agronomi, pangan Proteksi Tanaman, Teknologi Pertanian, Kedokteran Hewan, Peternakan, Perikanan, MIPA, Klimatologi, Hidrologi Kehutanan, Statistik, Gizi Masyarakat, Sosial Ekonomi Pertanian, Pemuliaan, Sosiologi, Antropologi. 30
  34. 34. b. Pasca 4 1. Penurunan ketergantungan a. Eksplorasi umbi-umbian, kacang-kacangan, Teknologi Pertanian, Panen dan terhadap gandum yang dan serealia inferior sebagai pengganti Teknologi Hasil Konsumsi berlebihan dan ketergantungan gandum Pertanian, Teknologi terhadap bahan baku impor b. Pengembangan teknologi pengolahan bahan Pangan, Teknologi untuk industri pangan berbahan baku lokal Industri Pertanian, c. Rancang bangun pengolahan bahan baku Keteknikan Pertanian, industri pangan yang sederhana dan aplikatif Teknik Kimia, Teknik bagi petani dan perajin untuk menghasilkan Industri, Teknolohgi Hasil produk sesuai spesifikasi industri Ternak, Teknologi Hasil d. Pengembangan produk pangan non terigu Perikanan, Gizi, Gizi yang sesuai dengan preferensi konsumen Masyarakat, Teknologi domestik Hasil Perkebunan, MIPA e. Peningkatan citra pangan tradisional non terigu 2. Peningkatan keamanan pangan a. Eksplorasi bahan lokal sebagai alternatif produk impor, ekspor, dan bahan kimia berbahaya produk IRTP (Industri Rumah b. Eksplorasi bahan tambahan makanan yang Tangga Pangan) aman bagi kesehatan dan sesuai spesifikasi industri c. Pengembangan indikator kerusakan makanan/bahan pangan yang sederhana d. Pengembangan deteksi cepat cemaran mikrobia e. Pengembangan deteksi cepat bahan kimia berbahaya dan mikroba pathogen dalam produk pangan f. Peningkatan kesadaran mutu dan keamanan pangan pada konsumen g. Pencegahan dini dan penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan mutu dan keamanan pangan 31
  35. 35. 3. Pengurangan susut pasca panen a. Peningkatan efisiensi teknologi penanganan dan peningkatan mutu produk pasca panen pertanian segar dan pangan b. Pengembangan alsintan pasca panen olahan c. Teknologi penanganan pasca panen produk segar hasil pertanian sehingga mampu bersaing dengan produk impor d. Teknologi untuk meningkatkan mutu produk pangan olahan sehingga mampu bersaing dengan produk impor4. Kebutuhan konsumen akan a. Penentuan korelasi antara genetika manusia pangan fungsional dan pangan dan makanan yang dikonsumsi baru b. Pengembangan pangan fungsional berbasis bahan baku lokal c. Pengembangan pangan untuk kebutuhan khusus (misal: sport nutrition, life style foods, medicinal foods, dll)5. Peningkatan nilai tambah hasil a. Rancang bangun dan teknologi produksi pertanian dengan mengolah sector hilir pangan hasil perkebunan (seperti menjadi produk lanjutan kopra, kakao, kopi, sawit, dll) b. Pengembangan agroindustri pedesaan berbasis komoditas local untuk peningkatan daya beli masyarakat. 32
  36. 36. 6. Peningkatan kuantitas dan a. Kajian ”rekayasa sosial” (pengembangan - kualitas konsumsi pangan untuk sistem perubahan perilaku dan mengatasi rumah tangga rawan kelembagaan) dalam pembangunan pangan ketahanan pangan dan keamanan pangan b. Kajian rekayasa sosial dan kebijakan untuk percepatan implementasi program diversifikasi pangan c. Kajian faktor determinan kerawanan pangan rumah tangga dan kurang gizi serta implikasi kebijakan dan program d. Kajian pengembangan model sistem kewaspadaan ketahanan pangan dan deteksi keamanan (dan kehalalan) pangan e. Diversifikasi produk olahan berbasis bahan baku di sekitar rumah dan pekarangan yang berdaya awet tinggi f. Pengembangan teknologi sederhana dan aplikatif berbasis bahan baku sekitar rumah dan pekarangan yang berdaya awet tinggi 33
  37. 37. c. Kelemba 5 Pengaruh kebijakan makro a. Kajian pengaruh kebijakan fiskal, moneter Pertanian, gaan terhadap kinerja ketahan pangan dan perdagangan terhadap kinerja Peternakan, (kebijakan fiskal, moneter, tata ketahanan pangan Perikanan, niaga, peraturan perundang- b. Kajian peraturan-perundangan untuk Kehutanan, undangan, food estate, dll) peningkatan kinerja ketahanan pangan Sosial ekonomi, Statistik, Matematika/Komputer/ Pemodelan, Tanah/Inderaja, Teknologi Pertanian, Ekonomi (Perdagangan internasional) Hukum (tatanegara, perdagangan) Budaya. 34
  38. 38. TEMA 5 KESEHATAN, PENYAKIT TROPIS, GIZI & OBAT-OBATAN (HEALTH, TROPICAL DISEASES, NUTRITION & MEDICINE) KOMPETENSI/ KONSEP/PEMIKIRAN/SOLUSI/ TOPIK PENELITIAN YANG KEAHLIAN/ ISU STRATEGIS PEMECAHAN DIPERLUKAN KEILMUAN YANG DIBUTUHKAN I. Kesehatan ibu dan anak : 1. Peningkatan status gizi dan a. Kesehatan ibu hamil, ibu menyusui Gizi masyarakat, masih tingginya kematian kesehatan ibu dan anak b. Kesehatan bayi dan balita Kedokteran, ibu dan anak 2. Optimalisasi fungsi pos c. Pengembangan model pelayanan Teknologi Pangan, pelayanan kesehatan kesehatan ibu dan anak yang promotif Kesehatan masyarakat, 3. Peningkatan KIE kesehatan dan preventif Keperawatan dan dengan penekanan kepada d. Perbaikkan kualitas kearifan lokal Kebidanan, promotif dan preventif tanpa dalam peningkatan kesehatan ibu dan Sosial meninggalkan pendekatan anak kuratif dan rehabilitatif e. Peningkatan kesehatan reproduksi 4. Peningkatan kesehatan untuk mendukung kesehatan ibu dan reproduksi anakII. Gizi salah (malnutrition) dan 1. Membangun kesadaran a. Pengembangan model untuk Gizi masyarakat, kesehatan masyarakat tentang masalah membangun kesadaran masyarakat Kedokteran, gizi salah (gizi buruk/over terhadap masalah gizi salah dan Teknologi Pangan, weight/obes) penyakit yang ditimbulkannya. Kesehatan masyarakat, 2. Perbaikan status gizi dengan b. Pengembangan teknologi KIE gizi, Sosial pemanfaatan bahan lokal kesehatan dan pola asuh 3. Peningkatan status gizi mikro c. Pemanfaatan bahan lokal untuk masyarakat mengatasi masalah gizi dan 4. Perbaikan life style yang kesehatan mendukung derajat kesehatan d. Pengembangan nutraceutical dan dan gizi pangan fungsional dari bahan alami Indonesia untuk pencegahan penyakit degenerative e. Pengembangan model/sistem 35
  39. 39. intervensi (fortifikasi, suplementasi, pengayaan) makanan dan gizi untuk mengatasi gizi salah f. Perbaikan life style yang mendukung derajat kesehatan dan giziIII. 3. Nutrigenomic dan 1. Penerapan teknik biologi a. Pengembangan diagnostic kit dan Biologi molekuler, Teknik biologi molekuler molekuler dan genomik untuk biomarker penyakit menular dan Biomedik, (termasuk, Sel Punca) dalam deteksi dini dan prognosis penyakit tidak menular dengan Immunologi, bidang gizi dan kesehatan penyakit menular/tidak pemanfaatan teknik biologi molekuler Farmasi, menular. dan genomik Bioinformatika, 2. Penguasaan teknik isolasi, b. Pengembangan teknik isolasi, Gizi, penyediaan dan aplikasi sel ekspansi dan aplikasi sel punca Kedokteran, punca untuk pengobatan c. Penelitian tentang pemanfaatan sel Kesehatan masyarakat penyakit degeneratif. punca untuk pengobatan penyakit Kimia 3. Memanfaatkan nutrigenomic degeneratif. untuk penanganan masalah gizi d. Pengembangan nutrigenomic untuk dan kesehatan. mengetahui keterkaitan status gizi dengan genetik dan kesehatan.IV. Lingkungan Sehat 1. Air sebagai komponen a. Model penyediaan air sehat untuk Biologi, kesehatan pemukiman Bioinformatika, 2. Pengaturan tata lingkungan b. Manajemen tata lingkungan sehat di Teknik Penyehatan sehat terkait dengan bisnis, pemukiman Lingkungan usaha peternakan, pertanian dan c. Pengembangan model pengendalian Peternakan, industri kecil di pemukiman vektor, reservoir, cemaran lingkungan Teknik Industri, 3. Keterkaitan antara vektor, dan penyakit Pertanian, reservoir dan penyakit Dokter Hewan, Kesehatan masyarakat 36
  40. 40. V. Ketergantungan terhadap 1. Ketersediaan bahan/instrumen a. Pengembangan bahan/instrumen Kedokteran, produk asal impor: kesehatan berbahan baku dan kesehatan disposable dan permanen Farmasi, bahan/instrumen kesehatan produksi lokal berbahan baku lokal. Kimia, dan peralatan pemantau 2. Pengembangan sistem pemantau b. Pengembangan paket prototip sistem Teknik Industri, penyakit pasien dapat dikembangkan pemonitor pasien dengan fokus pada Teknik Mesin, sendiri di dalam negeri alat respirasi, EKG, alat monitor suhu, Teknik elektro, 3. Pemanfaatan off patent dari kadar oksigen, gula darah, kehamilan, Kesehatan masyarakat obat-obat dan instrumen HIV, dll) esensial c. Riset aplikatif untuk memproduksi 4. Penyediaan kandidat vaksin dan obat-obat dan instrumen esensial dari satu kit diagnostik untuk paten yang telah kadaluarsa penyakit menular utama d. Pengembangan kandidat vaksin dan (Malaria, TB, Dengue,HIV, kit diagnostik potensial untuk SARS, Flu Burung/H5N1) pengendalian penyakit menular (Malaria, TB, Dengue,HIV, SARS, Flu Burung/H5N1).VI. Tingginya prevalensi 1. Meningkatkan imunitas a. Identifikasi dan pengembangan Kedokteran, penyakit menular (Malaria, terhadap penyakit menular pangan dan obat lokal untuk Farmasi, TB, Dengue,HIV, SARS, Flu 2. Pemanfaatan nutraceutical meningkatkan imunitas Biologi, Burung/H5N1) untuk meningkatkan imunitas b. Pengembangan nutraceutical yang Biomedik, dan kesehatan berbasiskan sumber lokal Kimia, Gizi, Kesehatan masyarakatVII. Penggunaan fitofarmaka 1. Penyediaan sediaan fitofarmaka a. Pengembangan paket teknologi Farmasi, sebagai alternative obat yan telah lolos uji keamanan standardisasi dan formulasi Kimia, untuk menjaga, memelihara, praklinik dan klinik fitofarmaka Biofarmasi, dan pengobatan masalah b. Penelitian keamanan penggunaan Biomedik, kesehatan bahan fitofarmaka (toksisitas akut, Kedokteran, subronis dan kronis) Biologi. c. Uji praklinik dan klinik bahan fitofarmaka. 37
  41. 41. TEMA 6 PENGELOLAAN BENCANA (DISASTER MANAGEMENT) KOMPETENSI/ KONSEP/PEMIKIRAN/SOLUSI/ TOPIK PENELITIAN YANG KEAHLIAN/ ISU STRATEGIS PEMECAHAN DIPERLUKAN KEILMUAN YANG DIBUTUHKAN I. Ketangguhan 1. Peningkatan ketangguhan sosial- a. Pengembangan kurikulum dan metoda Ilmu Agama, Ilmu Sosial-Ekonomi- ekonomi-budaya untuk pembelajaran siaga bencana. Pendidikan, Sosiologi, Budaya di pengurangan risiko dan korban b. Peningkatan kapasitas kelembagaan Ilmu Budaya, Psikologi, daerah rawan bencana, dapat dilakukan melalui (bidang hukum dan administrasi publik) Komunikasi Ekonomi bencana masih program pemberdayaan c. Pengembangan metoda dan peningkatan Manajemen, Hukum, rendah. masyarakat (community ketrampilan tenaga konstruksi dalam Administrasi Publik, Ilmu empowerment) dan/ atau mitigasi bencana (Construction Society Teknik. penguatan kapasitas Empowerment) kelembagaan, diutamakan d. Pengembangan metoda sosialisiasi menggunakan pendekatan multi untuk pengurangan risiko bencana disiplin. (Edukasi Masyarakat Siaga Bencana) e. Kajian sosialisasi dan kesadaran akan standar bangunan tahan bencanaII. Lemahnya 1. Peningkatan sistem informasi a. Pengembangan metoda pemetaan dan Teknik Geologi, Teknik Sistem kebencanaan, dikembangkaan analisis potensi dan risiko bencana. Geodesi, Geografi, Informasi dengan pendekatan spatial & b. Pengembangan metoda pemantauan, Planologi (Perencanaan Kebencanaan temporal, serta multidisiplin. prakiraan, (forecasting, prediksi), dan Wilayah dan Kota), peringatan dini. Teknik Informatika, c. Pengembangan sistem informasi Teknik Elektro, bencana Geofisika, Meteorologi, Teknik Fisika, Teknik Instrumentasi, Teknik Mesin, Ilmu Komputer, Sosiologi, Kesejahteraan Sosial, Ilmu Ekonomi 38

×