PENGEMBANGAN SILABUSI. RUANG LINGKUPMateri Modul Pengembangan Silabus SMA/MA meliputi :A. Fungsi Standar Kompetensi dan Ko...
Kompetensi pedagogik yang harus dimiliki oleh guru adalah merencanakan danmelaksanakan pembelajaran, merencanakan dan mela...
2. Memetakan dengan format yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-   masing (Contoh format terlampir)3. Se...
Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan: potensi peserta didik; relevansi          dengan karakteristik daerah; tin...
Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis,      dan menafsirkan data tentang proses dan hasi...
Standar Kompetensi              :   ............................    Kompetens    Materi      Kegiatan     Indikator       ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Handout | Silabus berkarakter

1,328

Published on

Handout dari dosen

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,328
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
104
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Handout | Silabus berkarakter

  1. 1. PENGEMBANGAN SILABUSI. RUANG LINGKUPMateri Modul Pengembangan Silabus SMA/MA meliputi :A. Fungsi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran GeografiB. Pemetaan Standar Kompetensi dan Kopetensi DasarC. Pengembangan Silabus Pelajaran GeografiTujuan :Setelah membaca modul ini, mahasiswa dapat mengembangkan silabus berkarakter sesuaidengan Permendiknas No. 41 tahun 2007.II. MATERI A. Fungsi Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar1. Fungsi Standar Kompetensi dan Kompetenis Dasar Implementasi Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional dijabarkan ke dalam sejumlah peraturan antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 19Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Pemerintah ini memberikanarahan tentang perlunya disusun dan dilaksanakan delapan standar nasional pendidikan,yaitu: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenagakependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, danstandar penilaian pendidikan. Dalam dokumen ini dibahas standar isi sebagaimana dimaksud oleh PeraturanPemerintah Nomor 19 Tahun 2005, yang secara keseluruhan mencakup:1. kerangka dasar dan struktur kurikulum yang merupakan pedoman dalam penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan,2. beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah,3. kurikulum tingkat satuan pendidikan yang akan dikembangkan oleh satuan pendidikan berdasarkan panduan penyusunan kurikulum sebagai bagian tidak terpisahkan dari standar isi, dan4. kalender pendidikan untuk penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah.Standar Isi dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang dibentukberdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005.2. Kompetensi Pedagogik Wiwik Sri Utami-Unesa 2011 1
  2. 2. Kompetensi pedagogik yang harus dimiliki oleh guru adalah merencanakan danmelaksanakan pembelajaran, merencanakan dan melaksanakan penilaian. Wujud nyata darikompetensi tersebut adalah kemampuan guru untuk mengembangkan perangkatpembelajaran kemudian mengimplementasikannya di dalam proses belajar mengajar dikelas.Perangkat pembelajaran adalah salah satu wujud persiapan yang dilakukan oleh gurusebelum mereka melakukan proses pembelajaran. Sebuah kata bijak menyatakan bahwapersiapan mengajar merupakan sebagian dari sukses seorang guru. Kegagalan dalamperencanaaan sama saja dengan merencanakan kegagalan. Kata bijak yang dikutip di atasmenyiratkan betapa pentingnya melakukan persiapan pembelajaran melalui pengembanganperangkat pembelajaran. Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar NasionalPendidikan Pasal 20, “perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencanapelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materiajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. Berdasar pada landasan hukum di atas, pengembangan perangkat pembelajaran yangakan dibahas di dalam makalah ini dibatasi pada pemetaan SK – KD dan Penentuan Penilaian,pengembangan silabus dan pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran. Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untukmengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensiuntuk penilaian.3. Stándar Isi Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Stándarisi yaitu Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk masing-masing kelas pada masig– masing jenjang pendidikan dalam hal ini adalah SMP/MTs dan SMA/ MA.B. Pemetaan Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar1. Langkah-Langkah Pemetaan SK - KDDalam rangka pemetan SK-KD diperlukak langkah-langkah sebagi berikut:1. Membedah SK - KD dengan cara; a. Mencermati SK - KD b. Menentukan ruang lingkup materi pada KD tersebut c. Menentukan model pembelajaran KD tersebut d. Merencanakan teknik penilaiannya. e. Memilih sumber belajar yang tepat f. Mengembangkan bahan ajarnya2 Wiwik Sri Utami Unesa-2011
  3. 3. 2. Memetakan dengan format yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing- masing (Contoh format terlampir)3. Setelah format terisi semua baru menginjak pada pengembangan silabus dan RPP4. Mengembangkan silabus (format terlampir)5. Menyusun RPP dengan cara: a. Mencermati komponen-komponen RPP b. Mengembangkan RPP per KD (sesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran)Alurnya sebagai berikut: SK - KD SILABUS RPP2. Contoh – contoh Pemetaan Berdasarkan pemetaan SK – KD – Indikator serta aspek yang dikuasi, serta rencanapenilaiannnya maka seorang guru akan lebih mudah mengembangkannya kedalam Silabus.Pengembangan silabus akan mempermudah dalam mengembangkan RPP. Dengan demikianada benang merah antara SK – KD – Indikator – Pengorganisasian Materi , Aspek yangdikuasai siswa serta Penilaiannya.C. Implementasi Pengembangan Silabus Berkarakter1. Implementasi Langkah-Langkah Pengembangan Silabus. Pengembangan silabus mengikuti langkah-langkah pokok sebagai berikut. (a) Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi Mengkaji standar kompetensi mata pelajaran, dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut: (1) urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI; (2) keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran; (3) keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran. (b) Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar Mengkaji kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: seperti ketika mengkaji standar kompetensi. (c) Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran Wiwik Sri Utami-Unesa 2011 3
  4. 4. Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan: potensi peserta didik; relevansi dengan karakteristik daerah; tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta didik; kebermanfaatan bagi peserta didik; struktur keilmuan; Aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran; relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; alokasi waktu. (d) Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi. Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman Belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. Hal-hal yang harus diperhatikan di dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran Memberikan bantuan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara professional. (1) Memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan peserta didiksecara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar; (2) Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran; (3) Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik yaitu kegiatan siswa dan materi. (e) Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan pendidikan, dan potensi daerah. Indikator digunakan sebagai dasar penentuan strategi dan pengembangan instrumen penilaian. Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indicator, kecuali KD tersebut telah operasional; dan terukur. Rumusan indicator harus operasional dan terukut. Kata kerja pada indicator harus lebih rendah atau minimal setara dengan kata kerja pada SK/KD. Indikator harus betul-betul merupakan wakil dari KD dalam pengertian bila semua indicator tercapai, KD juga akan tercapai. Indikator yang tidak mewakili KD, meskipun jumlahnya banyak dan semuanya telah tercapai, KD belum tercapai. Berdasarkan Permendiknas No. 41 Tahun 2007, indikator pencapaian harus mengandung kognitif, psikomotor dan affektif. (f) Menentukan Jenis Penilaian4 Wiwik Sri Utami Unesa-2011
  5. 5. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Pengembangan penilaian di dasarkan pada pemetaan SK-KD.. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan/atau non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, sikap, penilaian hasil karya berupa proyek atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri. Hal-hal yang perlu diperhatikan di dalam pengembangan penilaian adalah sebagai berikut. Penilaian digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik, yang dilakukan berdasarkan indikator; menggunakan acuan kriteria; menggunakan sistem penilaian berkelanjutan; hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut; sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan pembelajaran.(g) Menentukan Alokasi Waktu Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam.(h) Menentukan Sumber Belajar Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.2. Contoh Format Silabus Berkarakter SILABUS : SMA : .............................. Mata Pelajaran : ............................. Kelas/Semester : ............................Wiwik Sri Utami-Unesa 2011 5
  6. 6. Standar Kompetensi : ............................ Kompetens Materi Kegiatan Indikator Penilaian Alokasi Sumber i Dasar Pokok Pembelajaran Teknik Bentuk Contoh Waktu Belajar Instrumen6 Wiwik Sri Utami Unesa-2011

×