Materi 8 pemberantasan korupsi_negara_lain 2010_

3,804 views
3,739 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,804
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
46
Actions
Shares
0
Downloads
267
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Materi 8 pemberantasan korupsi_negara_lain 2010_

  1. 1. Matakuliah Anti-Korupsi Pemberantasan Korupsi di Negara Lain Jakarta, 2010
  2. 2. <ul><li>Disclaimer: </li></ul><ul><li>Materi ini merupakan bahan ajar mata kuliah wajib Anti-Korupsi di Universitas Paramadina, yang disusun oleh tim pengajar Universitas Paramadina bekerjasama dengan CSRC (Center for the Study of Religion and Culture) UIN Syarif HIdayatullah. Materi ini merupakan public goods, dimana publik dipersilakan untuk menggunakan materi ini sebagai bahan ajar atau sebagai referensi, tanpa dikenakan royalti dan tanpa perlu ijin dari penyusun materi. Materi ini akan disempurnakan dari waktu ke waktu, untuk meningkatkan effektifitas dan effisiensi pembelajaran Anti-Korupsi bagi para mahasiswa. </li></ul>Slide
  3. 3. Satuan Acara Perkuliahan <ul><li>Kontrak Belajar Pendidikan Anti Korupsi </li></ul><ul><li>Pengertian Korupsi dan Prinsip-Prinsip Antikorupsi , Bentuk-Bentuk Korupsi </li></ul><ul><li>Faktor-faktor Penyebab Korupsi </li></ul><ul><li>Studium General 1 : Korupsi dalam Politik </li></ul><ul><li>Teknik Investigasi </li></ul><ul><li>Dampak Masif Korupsi terhadap Eksistensi Bangsa dan Negara </li></ul><ul><li>Pemberantasan Korupsi di Indonesia dalam Lintasan Sejarah </li></ul><ul><li>Lembaga-lembaga Anti-korupsi Non-pemerintah </li></ul><ul><li>Studium General 2 : Perspektif Agama tentang Korupsi </li></ul><ul><li>Pemberantasan Korupsi di Negara lain </li></ul><ul><li>Pendidikan dan Korupsi </li></ul><ul><li>Film dan Diskusi </li></ul><ul><li>- 13 Presentasi Investigasi Report (3 batch) </li></ul><ul><li>Kunjungan studi ke Pengadilan Tipikor </li></ul><ul><li>Presentasi Best Investigative Reports </li></ul><ul><li>UAS </li></ul>
  4. 4. si Bahasan <ul><li>China </li></ul><ul><li>Singapore </li></ul><ul><li>Finlandia </li></ul><ul><li>Korea Selatan </li></ul>Slide I Praktek Korupsi di…
  5. 5. hina <ul><li>Pusat praktek korupsi terbesar adalah di jajaran kepolisian. </li></ul><ul><li>Praktek korupsi sangat terorganisir pada sindikat narkotika, perjudian, dan pelacuran, yang hasilnya dibagi secara merata kepada semua jajaran kepolisian </li></ul>Slide C Korupsi Di China
  6. 6. hina Slide C “ masuk dalam bus” artinya kalau mau menerima korupsi bergabunglah bersama kami Atau “berlarilah di samping bus” artinya seandainya Anda tidak ingin menerima korupsi, tidak mengapa, tetapi jangan mengganggu “ Jangan pernah berdiri di depan bus” artinya kalau Anda mencoba melaporkan korupsi, bus itu akan menabrak dan mungkin Anda akan mati. 3 2 1
  7. 7. hina <ul><li>Adanya good will, political will, integritas, dan komitmen pemimpin dan aparatur pemerintah untuk menegakkan hukum </li></ul><ul><li>Adanya lembaga/badan antikorupsi yang dibentuk oleh pemerintah dengan wewenang yang sangat luas </li></ul>Slide C Faktor Sukses Perang Melawan Korupsi Di China
  8. 8. hina <ul><li>“ Untuk melenyapkan korupsi, saya menyiapkan 100 peti mati. Sembilan puluh sembilan untuk para koruptor dan satu untuk saya, bila saya berbuat sama”, Ungkapan Perdana Menteri China Zhu Rongji pada pelantikannya bulan Maret 1998- </li></ul><ul><li>Adanya lembaga/badan antikorupsi yang dibentuk oleh pemerintah dengan wewenang yang sangat luas </li></ul>Slide C Law Enforcement Jika supremasi hukum ditegakkan dengan sungguh Sungguh, maka tingkat ekonomi dan kesejahteraan Rakyat akan dapat diwujudkan Peti mati untuk koruptor
  9. 9. hina Slide C Badan Anti Korupsi ACO dinilai kurang efektif, dirubah menjadi ACO ACO dinilai Kurang efektif karena keterlibatan polisi dlm korupsi Anti Corruption Branch (ACB) Anti Corruption Office (ACO) Independent Commission Against Corruption (ICAC)
  10. 10. hina <ul><li>“ Rasa takut masyarakat, kurangnya rasa hormat, dan keengganan untuk mengajukan keluhan kepada satuan antikorupsi Bahaya, staf ACB yang dipindah ke seksi kepolisian lain, akan menggunakan teknik-teknik (pemerasan, ancaman dan seterusnya) yang telah dipelajari kala menyidik praktek-praktek korupsi. </li></ul><ul><li>Bahaya, seorang perwira ACB akan diminta menyidik bekas rekan sejawat.Karena hubungan persaudaraan, kasusnya dipetieskan. </li></ul><ul><li>Sembilan puluh sembilan untuk para koruptor dan satu untuk saya, bila saya berbuat sama”, Ungkapan Perdana Menteri China Zhu Rongji pada pelantikannya bulan Maret 1998 </li></ul>Slide C Mengapa ACO kurang Efektif
  11. 11. hina <ul><li>Mengangkat pejabat-pejabat yang bersih </li></ul><ul><li>Gaji yang diberikan kepada pejabat ICAC 10% lebih tinggi daripada gaji pegawai negeri biasa di Hong Kong dengan pangkat yang setara </li></ul><ul><li>Menentukan imbalan dan hukuman yang berat. </li></ul>Slide C 3 langkah Jack Carter Untuk Meningkatkan Kinerja ACO
  12. 12. hina <ul><li>mempunyai wewenang menahan seseorang yang dicurigai melakukan korupsi, hanya dengan alasan yang diajukan komisaris. </li></ul><ul><li>ICAC berwewenang untuk menyidik dan menyita tanpa membutuhkan surat perintah. </li></ul><ul><li>ICAC dapat meminta setiap orang untuk memberikan informasi apa pun yang dirasa perlu oleh komisaris. </li></ul><ul><li>ICAC dapat mengeluarkan perintah untuk membekukan aset manapun harta benda. </li></ul><ul><li>Demi kemandirian ICAC, ICAC dapat melaporkan langsung kepada gubernur, bukan melalui suatu badan legislatif atau badan eksekutif </li></ul>Slide C Wewenang ICAC
  13. 13. hina <ul><li>Korupsi terjadi dalam hubungan segi tiga: negara, pengusaha, dan masyarakat. Karena itu usaha dan strategi pemberantasan korupsi harus dimulai dari ketiga unsur tersebut. </li></ul><ul><li>Pemerintah melalui penegakan hukum, tekat yg kuat, inegritas, komitmen, kesungguhan dan keseriusan. </li></ul><ul><li>Masyarakat dan pengusaha harus memberikan dukungan yang penuh terhadap usaha-usaha yang dilakukan oleh pemerintah dalam memberantas korupsi. </li></ul>Slide C Lesson To Learn
  14. 14. ingapura <ul><li>Sama halnya di Indonesia, lahan yang paling ‘basah’ dan sarat dengan praktek korupsi di Singapura adalah Departemen Bea Cukai dan impor yang ilegal. Contoh: film porno, kaset video, majalah-majalah hiburan </li></ul>Slide S Korupsi Di Singapura <ul><li>Ada Biro Penelitian Praktek Korupsi (Corruption Practices Investigation Bureau/CPIB).  didirikan tahun 1950-an. </li></ul><ul><li>CPIB merupakan badan di luar Departemen Bea CUkai yang berusaha untuk memberantas praktek korupsi. </li></ul><ul><li>Adanya Undang-Undang Pencegahan Korupsi (Prevention of Corruption Act/PCA)  sejak tahun 1960. </li></ul>Upaya Pemberantasan Korupsi
  15. 15. ingapura <ul><li>Menerima pengaduan dan melakukan investigasi terhadap praktek-praktek korupsi, baik di sektor publik maupun swasta </li></ul><ul><li>Meninjau ulang prosedur administrasi di departemen-departemen untuk mengeliminasi terjadinya praktek korupsi. </li></ul><ul><li>Memiliki kemandirian politis </li></ul><ul><li>Memiliki wewenang mengakses database kekayaan masyarakat </li></ul>Slide S Wewenang CPIB
  16. 16. ingapura <ul><li>Mengubah imbalan dan hukuman  imbalan dalam bentuk pujian dan kenaikan pangkat untuk masa depan yg lebih baik. </li></ul><ul><li>Mengumpulkan informasi  sebelum dilakukan investigasi, CPIB mengumpulkan informasi yang mendukung adanya dugaan korupsi. </li></ul><ul><li>Menyusun kembali hubungan atasan-pegawai-klien  restrukturisasi dan pertukaran karyawan/pegawai </li></ul><ul><li>Mengubah sikap terhadap korupsi  melalui pesan-pesan moral kepada perusahaan, organisasi, masyarakat umum </li></ul>Slide S Langkah Strategis CPIB
  17. 17. ingapura <ul><li>CPIB telah berhasil mengungkap korupsi yang dilakukan oleh Menteri Negara, pengacara, ahli bedah, akuntan, bahkan pekerja rendahan di kantor pos serta bagian pengumpulan sampah. </li></ul><ul><li>CPIB sebagai badan mandiri, “amat bersih”, secara teknis terampil, secara politis berkuasa, dan dipersenjatai dengan berbagai macam alat penyidikan serta perangkat hukum yang lengkap </li></ul>Slide S Keberhasilan CPIB
  18. 18. ingapura <ul><li>Singapura memiliki Undang-Undang Pencegahan Korupsi. Ada law enforcement dan pemberian sanksi yang lebih berat terhadap pelaku korupsi. </li></ul><ul><li>Pemberian wewenang yang luas dan kuat terhadap CPIB. </li></ul><ul><li>Adanya sistem dimana kekayaan masyarakat ada catatan dan dapat diakses oleh petugas CPIB </li></ul>Slide S Lesson to Learn
  19. 19. orea Selatan <ul><li>Budaya Korea Selatan memberi peluang sangat besar bagi tumbuhnya korupsi. </li></ul><ul><li>Di negara ini dikenal istilah “ chonji ” atau memberikan sedikit uang sebagai tanda terima kasih. </li></ul><ul><li>Praktek korupsi yang terjadi di Korea adalah kasus kolusi, suap, dan intimidasi </li></ul>Slide K Korupsi Di Korsel <ul><li>Hukum ditegakkan “tanpa pandang bulu”.  proses sidang pengadilan tidak membedakan antara mantan presiden dan rakyat biasa. Contoh: Mantan Presiden Chun Doohwan dijatuhi hukuman mati atas tuduhan menerima suap 279 jt dollar AS selama berkuasa. Mantan Presiden Roh Taewoo divonis 22.5 tahun penjara atas tuduhan menerima suap sebesar 349 juta dollar AS selama berkuasa (1988-1993) </li></ul><ul><li>Penerapan “sikap malu” melakukan korupsi, sikap “berani mengakui kesalahan” & “berani meminta maaf”. </li></ul><ul><li>Adanya kemauan yang sangat kuat dari para pemimpin negara untuk membasmi korupsi </li></ul>Upaya Pemberantasan Korupsi
  20. 20. orea Selatan <ul><li>Esensi utama dari perubahan di Korea Selatan adalah dengan menegakkan hukum dan menumbuhkan budaya malu melakukan korupsi dan secara berani mengakui kesalahannya di depan publik. </li></ul>Slide K Lesson To Learn
  21. 21. inlandia <ul><li>Sulit menemukan praktek korupsi di Finlandia. Karena tingkat korupsi di “negara seribu danau” ini sangat rendah. </li></ul><ul><li>Finlandia merupakan negara yang bersih, tertib, teratur, aman, dan damai. </li></ul><ul><li>Menurut Majalah The Economist (2003), Finlandia berada pada peringkat pertama negara paling tidak korup. </li></ul>Slide F Korupsi di Finlandia
  22. 22. inlandia <ul><li>Sulit menemukan praktek korupsi di Finlandia. Karena tingkat korupsi di “negara seribu danau” ini sangat rendah. </li></ul><ul><li>Finlandia merupakan negara yang bersih, tertib, teratur, aman, dan damai. </li></ul><ul><li>Menurut Majalah The Economist (2003), Finlandia berada pada peringkat pertama negara paling tidak korup. </li></ul>Slide F Korupsi di Finlandia <ul><li>Ada tiga faktor utama, yaitu: Obidience, yaitu sikap taat atau patuh terhadap hukum. Honesty, yaitu sikap jujur kepada diri sendiri dan orang lain.  Honesty is the best policy. Gaya hidup sederhana dan tidak konsumeris. </li></ul><ul><li>Ketiga sikap tersebut diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemimpin negara sampai rakyat biasa. </li></ul>Bagaimana Finlandia Menjadi Negara Bersih?
  23. 23. inlandia <ul><li>Di sini, jarang sekali terjadi peristiwa kriminal, apalagi seperti pembunuhan. Hukum berjalan dengan baik. Orang-orang di sini sangat mematuhi hukum. JIka terdapat perselisihan, maka biasanya diselesaikan secara hukum. Polisi disini tidak bisa disuap. Jangan coba-coba menyogok polisi, kalau tidak ingin masuk penjara. Orang-orangnya terkenal jujur, susah untuk diajak berkenalan, namun setia kalau sudah berteman .” </li></ul>Slide F Testimoni Warga negara Indonesia yg Tinggal di Finlandia <ul><li>Sikap jujur dan berani mengakui kesalahan. Sikap jujur dapat dimulai dengan hal-hal kecil, seperti jujur pada diri sendiri dan orang nlain, sehingga tercipta saling percaya satu sama lain. </li></ul>Lesson To Learn Honesty is the best policy

×