Karakteristik Media dan Kegiatan Intergrated Marketing Communication                                   (IMC)KARAKTERISTIK ...
–   Apabila pesan yang disampaikan memerlukan uraian yang eksplist,               komprehensif, sistematis, dan rinci, mak...
•   Keunggulan utama media cetak adalah kemampuannya menguasai waktu, dalam       pengertian termasa. Dikatakan menguasai ...
Lagi, seperti yang sudah diuraikan diatas, fondasi yang penting dari IMC merupakankomunikasi—pengiriman dan penerimaan pes...
mewah juga. Nah, ketika brand relationship terpelihara dengan baik, maka dengan sendirinyacustomer akan memilih brand kita...
PR dalam konsepsi IMC melakukan pekerjaan yang sangat luas dan beragam, tidak hanya   bertugas men-track opini publik saja...
Publicity sendiri merupakan salah satu jasa yang disediakan oleh Public Relations Firm maupun   Advertising Agency. Public...
Media memiliki peran penting dalam tujuan komunikasi produsen terhadap calon konsumen dankonsumen . Medialah yang menginfo...
TUGAS KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU                   DISUSUN OLEH :          Akbar marioni       2007-51-012          Fari...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Karakteristik media dalam kegiatan imc

2,957 views
2,831 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,957
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
64
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Karakteristik media dalam kegiatan imc

  1. 1. Karakteristik Media dan Kegiatan Intergrated Marketing Communication (IMC)KARAKTERISTIK MEDIA Tiap media memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya, mempunyaikekuatan dan kelemahannya masing-masing. Hal yang perlu dipertimbangkan.dalampemilihan media massa, antara lain, adalah:Majalah dan radio • Kebutuhan Luas Jangakauan dan Kecepatan Penetrasi – Apa bila pesan ditujukan pada masyarakat luas, media sepedi radio dan televisi cukup tepat. Karena, selain kemampuan jangkauan yang luas, kecepatan penetrasinya tinggi. • Kebutuhan Pemeliharaan Memori – Apabila pesan ditujukan agar tetap diingat dalam kurun relatif lama maka media seperti majalah lebih cocok. Media ini memiliki life span relatif lebih panjang. Majalah lazimnya disimpan sampai berbulan-bulan, sementara suratkabar hanya beberapa hari. • Kebutuhan Jangkauan Khalayak yang Selektif – Apabila pesan yang disampaikan dimaksudkan untuk kelompok masyarakat segmen tertentu, maka majalah khusus mungkin lebih tepat. Misal, majalah wanita untuk produk-produk kosmetika; majalah pria untuk motor, dan sejenisnya. • Kebutuhan Jangkauan Khalayak Lokal – Apabila khalayak sasaran yang ingin dijangkau bersifat lokal (misal pada satu kabupaten atau wilayah tertentu), maka penggunaan media seperti stasiun radio lokal atau bioskop (film) lebih tepat. • Kebutuhan Frekwensi Tinggi – Apabila pesan yang disampaikan membutuhkan frekwensi penyampaian yang tinggi, maka penggunaan media seperti radio lebih cocok.Televisi dan surat kabar • Kebutuhan Gerak – Apabila pesan yang disampaikan menuntut unsur gerak sebagai faktor yang utama, maka media audio-visual seperti televisi dan film merupakan medium yang tepat. – Kabutuhan Wama – Apabila warna merupakan faktor yang ingin ddonjolkan dari suatu pesan, maka televisi, film, dan juga majalah layak dipertimbangkan. – Kebutuhan Deskripsi
  2. 2. – Apabila pesan yang disampaikan memerlukan uraian yang eksplist, komprehensif, sistematis, dan rinci, maka media cetak seperti suratkabar, majalah, brosur, atau leaflet lebih cocok.InternetINTERNET SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI • Teknologi komunikasi terus bertumbuh hingga bentuknya terkini. Dengan kentongan dan asap, manusia mengirim pesan menaklukkan jarak. Ketika alat tulis belum ditemukan, seorang raja mengirim kurir,(manusia) untuk menyampaikan pesan secara lisan pada raja di benua lain. Dan, ketika alat tulis ditemukan, kertas yang berisi pesan dikirim melalui burung merpati. Buku pun lahir, berlanjut dengan teknologi komunikasi lainnya: telegraf, telepon, suratkabar, majalah, radio, televisi, dan film. • Namun, buku tidak digantikan oleh suratkabar, suratkabar tidak digantikan oleh radio, radio tidak digantikan oleh televisi, dan televisi tidak digantikan oleh film. Medium baru berada di lapisan lebih atas dari media yang lebih dulu ada, merubahdan memodifikasi cara berkomunikasi sebelumnya. • Hasrat atau naluri berkomunikasi serta berbagi informasi dan pengetahuan secara bebas mendorong manusia menciptakan teknologi komunikasi hingga bentuknya yang terkini: Intemet. • Perubahan radikal konstruksi pengetahuan umat manusia. – Revolusi pertama terjadi ribuan tahun lalu ketika bahasa pertama muncul dalam spesies homosapiens. – Revolusi kedua ketika ditemukannya tulisan. – Revolusi ketiga ketika Guttenberg muncul dengan mesin cetaknya. – Revolusi keempat teknologi Internet.MULTIMEDIA • Internet, atau Interconnection Networking, telah membentuk ruang dan waktu baru, yang bersifat nirjarak dan nirwaktu, yang disebut cyberspace. • Banyak hal bisa dipecahkan di ujung jari Anda, semua bisa Anda selesaikan melalui cyberspace. Kata cyberspace pertamakali digunakan dan dipopulerkan oleh William Gibson dalam novel fantasi ilmiahnya Neuromancer yang terbit pada 1984. • Di cyberspace, segala bentuk media komunikasi yang kita kenal: face-to-face meeting, telepon, fax, surat, suratkabar, majalah, radio, TV, film telah bermutasi menjadi teleconference, i-phone (Internet telepon), i-fax (Internet fax), e-mail (electonic mail, e-magazine (electronic magazine), dan seterusnya. Dengan Intemet kita memasuki ruang-waktu baru yang bersifat nirjarak dan nirwaktu; dan kita menjumpai hampir seluruh bentuk media komunikasi yang kita kenal berkonvergensi menyatu di sana, membuatnya disebut multimedia.
  3. 3. • Keunggulan utama media cetak adalah kemampuannya menguasai waktu, dalam pengertian termasa. Dikatakan menguasai waktu dalam pengertian termasa, karena kita dapat membaca pesan yang ada di media cetak berapa kali pun kita kehendaki. • Media elektronik, pesannya lenyap segera setelah disampaikan. Pada media elektronik, agar dapat termasa, maka ia harus direkam. media elektronik lebih menguasai ruang, apalagi dengam teknologi satelit terkini membuat area cakupannya lebih luas dibanding media cetak. Agar media cetak mampu menguasai ruang, kita harus mengirimkan media itu. Kembali atas penguasaan waktu; jika waktu kita artikan sebagai kecepatan, maka media elektronik mampu menghantar pesan lebih cepat dibanding media cetak.IMCIMC adalah proses pengembangan dan implementasi berbagai bentuk program komunikasipersuasif kepada pelanggan dan calon pelanggan secara berkelanjutan. Tujuan IMC adalahmempengaruhi dan memberikan efek langsung kepada prilaku khalayak sasaran yang dimilikinya. IMC menganggap seluruh sumber yang dapat menghubungkan pelanggan dancalon pelanggan dengan produk atau jasa dari suatu merek atau perusahaan, adalah jalurpotensial untuk menyampaikan pesan di masa datang.lebih jauh lagi IMC menggunakansemua bentuk komunikasi yang relevan serta dapat di terima oleh pelanggan dan calonpelanggan dengan kata lain,proses IMC berawal dari pelanggan dan calon pelanggankemudian berbalik kepada perusahaan untuk menentukan dan mendefinisikan bentuk danmetode yang perlu di kembangkan bagi program komunikasi yang persuasive. Secara sederhana-nya IMC dapat diartikan sebagai “Proses dari pengelolaancustomer relationships yang menggerakkan brand value.” Sedangkan secara spesifik, IMCdapat diartikan sebagai “proses yang mempunyai fungsi bersilang dalam menciptakan danmemelihara hubungan yang menguntungkan dengan customer dan stakeholder lainnyadengan mengontrol dan mempengaruhi secara strategis semua pesan yang terkirim kepadakelompok ini serta menggerakkan dialog dengan maksud tertentu kepada mereka.” FILOSOFI IMC DALAM PERSPEKTIF PEMASARAN DAN KOMUNIKASI Perspektif Komunikasi.
  4. 4. Lagi, seperti yang sudah diuraikan diatas, fondasi yang penting dari IMC merupakankomunikasi—pengiriman dan penerimaan pesan. Seperti halnya kita berkomunikasi dengan teman,kita secara sadar ataupun tidak, menggunakan kata-kata, aksi, gerak tubuh, bahkan mimik mukatertentu. Ketika kita berkomunikasi dengan ortu atau guru, mungkin strategi komunikasi kita akancenderung serius. Tetapi jika kita berkomunikasi dengan sahabat, pesan yang disampaikan mungkinakan lebih fleksibel, dan bahkan terkesan konyol. Tetapi, walaupun kita mengirimkan berbagai jenispesan kepada berbagai jenis orang, semua isi pesan yang datang dari kita mempunyai konsistensiyang membuat penerimanya tahu bahwa pesan ini datang dari kita, bukan dari orang lain. DalamIMC pun, konsistensi juga diperlukan agar brand image dapat menancap kuat dalam benakkonsumen. Dalam prakteknya, IMC tidak jauh berbeda dengan hubungan personal. Memilih suatubrand, sama halnya dengan memilih teman. Kita mempunyai banyak pilihan yang harusdipertimbangkan. Terkadang kita lebih memilih berteman dengan orang yang biasa-biasa saja tapipengertian dibandingkan dengan orang yang populer tapi egois, bukan? Sama halnya IMC dariperspektif komunikasi, kadang pilihan kita terhadap suatu brand tergantung dari apa yangdikomunikasikannya kepada kita. Misalnya: kita memilih bank X karena tagline-nya yang berbunyi“melayani dengan senyum” disertai dengan pelayanan dari teller-nya yang benar-benar ramah dandengan senyuman. Bahkan menurut penelitian dari customer yang meninggalkan brand tertentu, 70persen-nya mengatakan bahwa alasan mereka meninggalkan brand itu bukan karenaproduk/jasanya yang kurang memuaskan, tetapi dikarenakan bagaimana cara merekamemperlakukan customer kurang memuaskan.Perspektif Pemasaran Untuk mengerti IMC, kita harus memahami pengertian dasar dari pemasaran, karena fungsi-fungsi IMC sendiri berada dibawah payung pemasaran. Seperti halnya pemasaran, IMC sendirimerupakan konsep sekaligus proses. Dalam konsepnya, IMC menciptakan customer dan brandequity; sedangkan dalam prosesnya me-manage hubungan jangka panjang dengan customer. Dalam IMC, kita memadukan fungsi-fungsi pemasaran seperti advertising, personal selling,sales promotion, PR, dsb. guna menciptakan dan memelihara suatu brand relationships. Untukmenciptakan suatu brand relationships yang baik, maka diperlukan penciptaan brand message yangbaik pula. Sekali lagi, untuk menciptakan brand message yang baik itu, maka fungsi-fungsipemasaran harus berjalan terpadu dan tidak saling kontradiksi. Misalnya: ketika kita mengiklankanproduk parfum untuk kalangan wanita elit, maka pengemasan parfumnya harus dibuat dengan kesan
  5. 5. mewah juga. Nah, ketika brand relationship terpelihara dengan baik, maka dengan sendirinyacustomer akan memilih brand kita, dan akan meningkatkan penjualan serta meraih untung kelak.Secara otomatis, dengan IMC itulah, maka tujuan dari pemasaran, yakni supaya customer mengenaldan mau membeli produk kita, telah tercapai. KONSEP DASAR PENGEMBANGAN BERBAGAI PROGRAM IMC1. DIRECT MARKETING Disaat perusahaan ingin berhubungan langsung dengan customer tanpa melalui retailer, maka digunakanlah direct-response marketing, seperti: close-loop, interactive, database-driven messaging system yang menggunakan banyak jenis media untuk menciptakan respon behavioral. Direct marketing merupakan salah satu fungsi IMC yang terdiri dari front-end dan back end operations. Front-end menyusun harapan-harapan dari konsumen yang mencakup the offer (yakni segala sesuatu yang nyata maupun tidak dijanjikan oleh perusahaan guna mencapai perilaku customer yang diinginkan perusahaan, misal: penawaran harga khusus, garansi, dll), the database (mendapatkan data customer-nya dan menggunakan data itu untuk penawaran selanjutnya) dan the response (memberikan respon yang baik terhadap customer, misal: dengan membuat toll-free-line untuk layanan customer) sedangkan back end berusaha mempertemukan harapan konsumen dengan produk, mencakup fulfillment (yakni membuat produk atau informasi yang diminta oleh konsumen cocok, efektif dan tepat waktu).2. SALES PROMOTION Sales promotion merupakan istilah singkat dari penawaran nilai tambah yang dirancang untuk menggerakkan dan mempercepat respons dari customer. Contoh dari nilai tambah itu sendiri adalah “kesempatan untuk memenangkan hadiah”, potongan harga (seperti diskon 20 %, sale 50 % off, dsb.), produk ekstra (seperti “isi teh kotak 30% lebih banyak”), sample gratis dan premiums (misalnya beli rinso dapat piring cantik) Pada konsepnya, Sales promotion digunakan untuk memotivasi customer agar melakukan aksi dengan membeli produk yang dipicu dengan adanya penawaran produk dalam jangka waktu terbatas.3. PUBLIC RELATIONS/MPR.
  6. 6. PR dalam konsepsi IMC melakukan pekerjaan yang sangat luas dan beragam, tidak hanya bertugas men-track opini publik saja, tetapi juga bertugas me-manage corporate brand dan menjaga reputasinya. Lalu MPR merupakan salah satu fungsi PR yang digunakan sebagai media tanpa bayar untuk menyampaikan brand information guna mempengaruhi calon customer atau customer secara positif. MPR sendiri lebih fokus kepada customer atau calon customer dan melengkapi strategi marketing yang lain dengan 4 cara: (1) meningkatkan kredibilitas brand message; (2) menyampaikan message sesuai targetnya berdasarkan aspek demografis, psikografis, etnik atau khalayak secara regional; (3) mempengaruhi opinion leader atau trendsetter yang berpengaruh; (4) melibatkan customer dan stakeholder lainnya pada event spesial.4. PERSONAL SELLING Personal Selling adalah komunikasi dua arah dimana seorang penjual menjelaskan fitur dari suatu brand untuk kepentingan pembeli. Dalam Personal Selling, dilibatkan komunikasi yang sifatnya tatap muka dan kegiatannya pada sekaramg ini terfokus pada pemecahan masalah dan penciptaan nilai bagi customer (lebih dikenal sebagai partnership) Dimensi dari partnership ini adalah, seorang salesperson harus memahami customer-nya dengan baik. Personal selling sendiri merupakan bagian dari direct marketing, namun perbedaan dasarnya adalah dalam personal selling, perusahaan yang dijembatani salesperson berinteraksi secara tatap muka dengan customer.5. ADVERTISING Advertising merupakan “Suatu bentuk dari presentasi non-personal dan promosi dari suatu ide, barang atau jasa yang tidak gratis (berbayar) dan dilakukan oleh sponsor (perusahaan) yang teridentifikasi. Karakteristik dari iklan sendiri adalah bersifat non-personal, komunikasi satu arah, ada sponsor (khalayak yang peduli), dan bertujuan untuk mengubah sikap dan perilaku. Biasanya advertising itu dipakai ketika suatu perusahaan ingin mengubah customer dari unaware, menjadi aware terhadap suatu brand.6. PUBLICITY
  7. 7. Publicity sendiri merupakan salah satu jasa yang disediakan oleh Public Relations Firm maupun Advertising Agency. Publicity timbul untuk membantu menangkap perhatian publik dan membedakan tiap-tiap perusahaan tersebut dari perusahaan-perusahaan lain yang menjadi saingannya. Publicity dalam MPR berarti memeproleh penyebutan nama merek di media massa dalam cara-cara yang berbeda, waktu dan tempat sesering mungkin sehingga menjadi top-of mind awareness. Walaupun PR menawarkan kredibilitas yang lebih besar dalam membangun publicity, namun advertsing dapat menawarkan awareness dan kontrol yang lebih besar. Lalu untuk beberapa alasan, maka sejumlah perusahaan menyampaikan pesan PR mereka lewat advertising.7. EVENTS/SPONSORSHIP Event marketing adalah situasi yang signifikan atau peristiwa promosional yang mempunyai fokus utama untuk menangkap perhatian dan melibatkan customer dalam event tersebut. Perusahaan dan organisasi-organisasi non-profit menggunakan events dengan beberapa alasan, yaitu: untuk melibatkan sasaran khalayak, untuk mengasosiasikan sebuah brand dengan aktivitas, gaya hidup atau orang-orang tertentu, untuk meraih sasaran khalayak yang sulit dijangkau, untuk meningkatkan brand awareness dan untuk menyediakan platform yang baik bagi brand publicity. Sponsorship adalah dukungan finansial kepada suatu organisasi, orang, atau aktivitas yang dipertukarkan dengan publisitas merek dan suatu hubungan. Sponsorship dapat membedakan sekaligus meningkatkan nilai suatu merek. Beberapa pedoman yang digunakan oleh perusahaan- perusahaan dalam memilih sponsorship: target khalayak, penguatan citra merek, dapat diperpanjang, keterlibatan merek, biaya yang efektif dan sponsor lainnya.8. INTERACTIVE MARKETING Interactive marketing disini lebih tertuju kepada bagaimana suatu perusahaan mampu atau tidak berkomunikasi dengan customer-nya atau mampu memberikan solusi yang baik, yang terkait dengan penggunaan produk. Dalam hal ini interactive marketing juga terkait dengan customer relationship management. Peran Media dan Pemilihan Media dalam (Program IMC) Advertising
  8. 8. Media memiliki peran penting dalam tujuan komunikasi produsen terhadap calon konsumen dankonsumen . Medialah yang menginformasikan kepada khalayak tentang produk yang dikeluarkansuatu perusahaan .Maka dari itu, agar tujuan komunikasi yang tepat, diperlukan pemilihan media yang tepat pula .Berikut merupakan contoh dalam pemilihan media yang dilakukan . 1. Produk rokok Marlboro Black Menthol tidak mengiklankan produknya dalam televisi . Marlborro Black Menthol hanya menayangkan iklannya pada media cetak seperti Billboard, majalah, dan lainnya . Fungsi media cetak disini yang terutama adalah reminder atau pengingat, Hal ini terjadi karena meskipun Marlboro Black Menthol adalah produk baru, namun Brand yang dibawa adalah Marlboro yang memang sudah dikenal sejak lama sebagai peguasa pasar untuk rokok putih . Jadi Khalayak tentu sudah sadar dengan produk ini . 2. Produk makanan ringan “Richeese” mengiklankan produknya pada iklan televisi . Ini dilakukan karena Richeese memiliki tujuan agar produknya disadari oleh masyarakat (awareness) . . Dalam kedua kasus di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam beriklan, penggunaan media yang tepat sebaiknya disesuaikan dengan tujuan komunikasi yang akan dilakukan oleh produsen .
  9. 9. TUGAS KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU DISUSUN OLEH : Akbar marioni 2007-51-012 Farid kuncoro 2007-51-011 Adhitya tirta 2007-51-019 Vivi intan vandini 2007-58-001 Dimas wisnu P 2007-51-007 TB joe reza 2007-51-023 Richo riswanto 2007-51-028

×