Your SlideShare is downloading. ×
0
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Aik 1 untuk atem muh
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Aik 1 untuk atem muh

2,506

Published on

AIK (Al Islam dan Kemuhammadiyahan) dasar 1

AIK (Al Islam dan Kemuhammadiyahan) dasar 1

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,506
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
38
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. -Sekretaris DPD IMM Sulsel 1992-1995 -Ketua Bidang Dakwah PW Pemuda Muhammadiyah sulsel 2005-2010 (dua periode) -Sekretaris MPK PWM Sulsel 2005 -2010 -Ketua MPK PWM Sulsel 2010 - 2015Drs.Syamsuriadi, P Salenda.M.A Titipan dari Allah: Muh.Habibullah Syam Nurul Fadhilah Syam Muh.Fathir Alfath Syam
  • 2. A.DINUL ISLAM. 1. Pengertian Dinul Islam. pernyataan ini disebutkan dalam dua kata, yakni DINUL dan ISLAM. Dan keduanya mepunyai arti yang berbeda tetapi saling terkait satu sama lain. Dalam al-Qur’an “Din” banyak disebut dengan empat arti yang berbeda; seperti yang tersebut dalam firman Allah:
  • 3. 1. Ad-Din, berarti “Agama” Q.S:Al-Fat:28 Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.
  • 4. 2. Ad-Din, berarti “Ibadat” Q.S:Al-Mu’min:14 Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai (nya).
  • 5. 3. Ad-Din, berarti “ketaatan” Q.S; Lukman:32 Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.
  • 6. 4. Ad-Din, beratrti “Pembalasan hari kiamat “ Q.S assy- Syuara: 80-82dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat".
  • 7.  Keempat arti tersebut diatas merupakan suatu kesatuan dari pengertian agama. Dalam bhs. Indonesia kata Din. Yaitu agama yang diartikan “peraturan Hidup.” Kemudian, setiap peraturan hidup idialnya mengandung sangsi atau ganjaran.bagi yang mentaati peraturan dengan beribadah akan mendapat ganjaran pahala, sedangkan pembangkang atau yng tidak mentaati beribadah akan mendapatkan dosa.
  • 8. Pengertian Islam Al-Islam itu di artikan sebagai berikut: 1. kesejaatraan dan keselamatan (salima, yaslamu, salaamatan,) hal ditegaskan Allah dalam qur’an Q.S.Maryam: 33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".
  • 9. 2. penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah, ini berasalkata daRI aslama, yuslimu, islaman. Hal ini ditegaskandalam QS.An-Nisa’ : 125 Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan- Nya.
  • 10. 3. bersih, berasal dari dasar kata “salimun” di nyatakan dalam doa Nabi Ibrahim yg terdapat dalam Q.S Asy-Syura : 87-89   dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
  • 11.  Dari beberapa pengertian dinul islam (bahasa) diartikan sebagai peraturan hidup yg harus di taati sepenuh hati dan diterima dengan jiwa yg bersih agar mendapatkan kesejatraan dan keselamatan. Sedangkan terminologi Dinul Islam itu sendiri adalah, peraturan atau ajaran dari Allah SWT. Yg diturunkan kepada nabi Muhmmad untuk disampaikan kepada seluruh ummat, untuk di jadikan sebagai pedoman hidup agar memperoleh kebaikan dunia dan kebahagiaan di akhirat.
  • 12. Ada beberapa penegasan tentang pentingnya ajaran islam dalam kehidupan manusia itu sendiri. Lihat firman Allah sebagai berikut: 1. QS.An-Najam: 3-4   dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.   Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),
  • 13.  Barang siapa yang Allahmenghendaki akan memberikankepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam.
  • 14.  Sesungguhnya agama(yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam.
  • 15. Kemudian islam itu, tidak hanyaditujukan untuk suatu kaum tertentu atau zaman trtentu saja, melainkan ditujukan dan di peruntukkan bagi seluruh ummat manusia sepanjang zaman sampai yaumil kiyamah.Berbeda dengan agama-agama lain, lebih-lebih agama ardi yangmerupakan hasil pikiran dan rekayasa manusia itu sendiri.
  • 16. TUJUAN DINUL ISLAM Tujuan Dinul Islam yang di tunjukkan dalam firman Allah dalam QS.2:201 yang juga sering disebut sebagai doa sapu jagad, bagi ummat islam.Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".
  • 17. Dari ayat tersebut ada tiga pokok tujuan yang akan dicapai yaitu:1. manusia dapat mencapai kebaikan (kebahagianan ) di dunia, 2. manusia dapat pula meraih kebahagiaan di akhirat.3. manusia pun dapat terhindar dari siksaan apai Neraka.
  • 18.  Oleh karena itulah Dinul Islam itu berdasarkan ayat tersebut diatas adalah mengajarkan umatnya agar selalu berusaha mencari keselamatan dunia dan akhirat , dengan jalan beribadah hanya kepada Allah SWT. Dengan hati (jiwa) yang ikhlas serta bersih, terutama menghindarkan hati kita untuk mempersekutukan Allah, dan selalu berbuat baik antar sesama manusia. Seperti yang di firmankan Allah QS:4:14Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nyadan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allahmemasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.
  • 19.  Kemudian Muhammadiyah itulah yang mengajak manusia dalam dakwahnya untuk membersihkan ibadah ya dari hal- hal syirik. Hal itu dituangkanlah konsep dua belas tafsir langkah Muhammadiyah antara lain; 1. MEMPERDALAM MASUKNYA IMAN. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. QS.al-Hujerat :6-7 Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu
  • 20.  Olehnya itu, perlulah iman itu diperdalam- dalamkan kepada setiap umat manusia, terlebih kepada warga Muhammadiyah untuk mencapai kebahagian hidup. Iman itu adalah kepercayaan di dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.
  • 21.  bukanlah iman itu dengan cita-cita, tetapi iman itu kepercayaan yang tetap di dalam hati dan dibuktikan dengan amal.2. MEMPERLUAS PAHAM AGAMA mudahkanlah, janganlah kamu mempersusahkan , serat gembirakanlah, dan jangan kamu membuat orang lari. Sesungguhnya agama itu ringan dan tiada seseorang yang memberat-beratkan agama melainkan ia dikalahkan oleh agama, maka hendaklah kamu sekalian menjalankan agama itu dengan lurus . Bermohonlah pertolongan pada waktu pagi dan sore dan sebahagian waktu malam.
  • 22. 3. Memperbaiki budi pekerti(merealisasikan akhlak dalam kehidapan sehari-hari) Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. Contoh: takut kepada Allah SWT, menepati janji, benar, rahmah (pengasih) dan maha mencintai. sesungguhnya yang paling utama dari kamu sekalian itu yang paling baik budi pekertinya
  • 23. 4. Menuntut Amalan Intiqad (mengoreksi diri sendiri) Bahagia dan beruntunglah bagi orang yang senantiasa menyelidiki aib dirinya sendiri, sehingga tiada sempat akan menyelidiki diri orang lain
  • 24.  Intiqad (correctie) dialah suatu amal yang dapat mendatangkan kebaikan dan kesempurnaan . Intiqad, adalah suatu syarat yang pokok di dalam usaha menuju perbaikan dan kesempurnaan. Dengan intiqad-lah kita akan dapat mengetahui segala apa yang ada pada diri kita, yang baik dan tidak baik, hingga akhirnya kita dapat menambah kebaikan dari yang baik, akhirnya dapat membuang sifat apa yg tidak baik. Oleh sebab itulah langkah kita atau langkah Muhammadiyah dalam intiqad itu dibagi atas tiga macam. 1. intiqad kepada diri sendiri 2. intiqad kepada teman sejawat sesama mukmin. 3.intiqad, kepada suatu badan (organisasi) yang diurus oleh beberapa orang seperti : pewrsyarikatan dll.
  • 25. 5. Menguatkan persatuan/menegakkannya Yaitu, islam sebagai agama yang satu perlu mempersatukan diri mereka.6. Menegakkan keadilan Yaitu, menempatkan sesuatu pada tempat posisinya masing- masing dalam menegakkan kedailan kadang kita terjebak dalam nepotisme.7. Melakukan kebijaksanaan (hikmah) atau ilmu lebih orientasi kepada ilmu, kemampuan berpikir untuk mengambil suatu keputusan, jangan pikirkan salah.8. Menguatkan majlis tanwir Maksudnya, sidang-sidang majlis pertahun untuk menyelesaikan suatu masalah hasil-hasil majlis harus dikomunikasikan dalam tiap tahunnya.
  • 26. 9. Mengadakan konfrensi bagian Maksudnya, setiap bidang departemen majlis untuk mengadakan musyawarah.10. Mempermusyawarahkan putusan Maksudnya, putusan-putusan yang sudah diambil oleh pimpinan harus dimusyawarahkan untuk dilaksanakan.11. Mengawasi gerakan jalan Maksudnya, mengadakan pengawasan terhadap gerak jalan organisasi.12. Mempersambungkan gerakan luar Yaitu, mengadakan koreksi hubungan dengan organisasi di luar organisasi ini.(Berbagai sumber)
  • 27. RUANG LINGKUP DINUL ISLAM Dinul islam agama perdamaian. Ajarannya lengkap tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah swt, melainkan menyeluruh atau universal (kaffah) terhadap berbagai aspek kehidupan yaitu kehidupan yang meliputi hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan hubungan manusia dengan makhluk lainnya dan lingkunganya .   Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia,
  • 28.  Sesuai dengan namanya Islam adalah agama yang mengutamakan kesejatraan. Sejatra akan diperoleh jika dilandasi hati yang ikhlas dalam menghadapi hidup, baik untuk kehidupan di dunia maupun kehidupan diakhirat kelak. Secara garis besar, ajaran islam mengandung dua pokok ajaran ke-Esaan Allah dan persaudaraan manusia yaitu ajaran yang mengatur urusan akhirat seperti keimanan dan Ibadah, mengatur kehidupan keduaniaan seperti akhlak muamalah. Ajaran-ajaran yg dimaksud antra lain: 1. hubungan manusia dengan Allah (ibadah) pada hakekatnya manusia semenjak berada dalam kandungan, tepatnya sesuadah diberi pada hari 120 usia kehamilan , sudah terjadi hubungan antara makhluk dengan khaliknya dengan mengakui eksistensi (maujud) Allah sebagai Tuhan
  • 29.  Hal ini dijelaskan Allah dalam al-Qur’an S:al-A’raf:172   dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". .Hubungan manusia dengan sesama manusia.(muamalah). muamalah itu adalah mengatur hubungan manusia dengan manusia dan masyarakat atau dengan alamnya.
  • 30. Dalam bermuamalah atau bermasyarakat menurut pandangan islam ialah menghargai hak dan kewajiban seseorang baik individumaupun anggota masyarakat . Contoh:  1.kebebasan menjalankan Agama 2. hak mmengeluarkan pend 3. menerima upah yg wajar sesuai dengan usahanya sendiri.
  • 31. 3. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri. dalam hubungan dengan Allah melahirkan sistem ibadah yakni menghambakan diri kepadanya, baik dengan ucapan maupun dengan perbuatan berbentuk amalan-amalan sholat. Hal itu dalam islam disebut dengan Taqwa. denganketaqwaan itulah manusia memiliki kesadaran yg ntinggi bahwa Allah sebagai khalik dan tahu siapa dan darimana asal dirinya. Kemana ia akan pergi dan bagaimana kesudahannya ? Jika terjawab semua maka ia akan hati-hati dan tekun dalam beribadah.
  • 32.  Seperti peringatan Allah niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
  • 33. 4. Hubungan manusia dengan makhluk lain dan lingkungannya manusia selain sebagai makhluk individu juga sebagai makhluk sosial, yaitu makhluk yg ingin hidup bermasyarakat. belum pernah terjadi manusia terlahir tumbuh dengan sendirinya. Melainkan bantuan makhluk lain dan alam sekitarnya.
  • 34.  Bahkan sat meninggal dunia pun ia gtak dapat mengubur sendiri dirnyan . Oleh karena itulah Allah SWT. Menyediakan segalah kebutuhan manusia untuk hidup di duania . Sesuai dengan firmannya,Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu........(QS.2:29)
  • 35.  Sebagai konsekwensinya , manusia harus memelihara dan memanfatkan serta melestarikan lingkungan sekitar . Itulah sebabnya Allah SWT. Menciptakan manusia dibumi sebagai khalifah untuk memakmurkannya. (QS. Hud:61)  Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya,
  • 36. Kedua ayat tersebut menjelaskan bahwa alam ini diciptakan untuk manusia bahkan ia diperintahkan untuk memakmurkannya secara bebas dan bertanggung jawab dengan memampaatkan alam ini sebaik-baiknya.Kebebasan yang dimaksud dalam konteks ini bukan semena-mena demi kepentingan peribadi melainkan untuk kepentingan manusia dengan tetap mempwertimbangkan asas kemanfaatannyaAndaikata kebenaran itu menurut hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yg ada di dalamnya. (Q.S.Al-Mu’minuunn:71)
  • 37. Dengan demikian hubunganmanusia dengan makhluk lain danlingkungannya, tidak terlepas dariketerkaitan dengan alamnya. Maka manusia tetap di tuntut agarmemperhatikan asas manfaat untuk kepentingan kemanusiaan, dan menjaga keteraturan dan keseimbangan alam.
  • 38. Ciri-ciri dinul Islam Ketika kita berbicara tentang ciri khas dinul islam itu adalah tanda-tanda khusus dalam islam . Yang membedakan dengan agama lain, baik dari segi satatus maupun fungsinya. Adapun ciri-cirinya antara lain sebagai berikut:1. Dinul Islam sebagai agama fitrah. itu dapat diartikan watak haiki dan asli dari setiapindividu. Jadi agama fitrah itu ialah agama/peraturan yangsesuai dengan fitrah manusia, cvocok dengan naluriahmanusia . Karena Allah swt. Menciptakan agama islam atasdasar kadrat yang “hanief” ( kodrat yang memihakkebenaran).
  • 39.  Maka Dinul islam sebagai agama fitrah membawa risalah yang mendatangkan rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin ) dan sangat mudah diterima oleh manusia. ( QS.2:185)  “allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu
  • 40.  2. Dinul Islam sebagai penyempurnaan agama lain. Agama islam yang diturunkan sebagai agama terakhir kedudukannya juga sebagai penyempurnaan agama lain yg datang dari Allah (agama samawi). oleh karena itu turunnya al-Qur’an semua pengajaran diterima para Nabi dari ketiga kitab sebelumnya, sudah terhimpun didalam al-Qur’an termasuk sepuluh perintah tahun (The ten Commendment) yg terdapat dalam Beybel. sepuluh perintah Tuhan yang terdapat pada perjanjian lama yg termuat dalam Beybel antara lain:
  • 41.  1).jangan kamu bertuhan selain Aku (Allah) 2).Jangan menyembah patung berhala 3).Jangan memakai nama Allah untuk berbuat yg tidak halal 4).Jangan bekerja dihari yg ketujuh dari minggu itu dan hormatilah hari itu (sabtu). Sebagai hari suci. 5).Hormatilah Ibumu dan bapakmu supaya dilanjutkan umurmu dalam negri yg di anugrahkan Tuhan Allahmu kepadamu. 6).Jangan membunuh sesama manusia 7).Jangan kamu berbuat Zina. 8).Janaganlah kamu mencuri 9).Janganlah kamu mengatakan kesaksian dusta akan sesama manusia 10).Janganlah iri hati atau mengingini hak milik orang lain.  (Beybel, kitab ulangan 20:1-7)
  • 42.  Tujuan agama Islam diturunkan untuk menyempurnakan syariat Allah dan mengajak seluruh umat manusia meng-Esakan Tuhan dan berbakti kepada-Nya, guna menegakkan ajaran Tauhid sebagaimana ajaran yang dibawah Nabi Adam as. Hingga Nabi Isa,as. Yaitu agama Tauhid,  Allah berfirman, Q.S.al-Ambiya:25.  Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku".
  • 43. 3. Dinul Islam sebagai Pedoman hidup. kehidupan manusia dan alam semesta ini adalah terikat dalam genggaman Allah, yg kemudian disebut Sunnatullah. Allah berfirman: Q.S.Yunus: 101Katakanlah: "Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. oleh karena itu dalam pengelolaan alam, manusia tetap diperintahkan untuk memperhatikan teori keseimbangan sebagaimana yg diajarkan islam dalam al-Qur’an yang dengan memperhatikan asas manfaat.
  • 44.  TUGAS : INDIVIDU buatlah makalah Tentang “ HUBUNGAN MANUSIA DENGAN DIRINYA SENDIRI”TUGAS KELOMPOK; 1. sumber Hukum Islam adalah Al-Qur’an 2. sumber Hukum Islam adalah Al-Hadits 3. sumber Hukum Islam adalah Al-Ijtihad
  • 45. SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAMA. AL-QUR’AN 1. Al-Qur’an sebagai sumberhukum Islam yg pertama. sesuai dengan kedudukannya bahwa al-qur’an sebagai kitab suci dan pedoman bagi kaum muslim, oleh karena itu dalam mengatur hidup dan kehidupan manusia dan alam semesta, maka Allah kemudian menetapkan peraturan sebagai petunjuk dan mengatus seorang Rasul pada setiap kurun waktu yang telah ditentukan sebagai pemberi peringatan dan kabar gembira kepada manusia. bahkan Allah telah menegaskan bahwa menetapkan hukum harus bersumber al-Qur’an. Seperti yg difirmankan oleh-Nya, dalam Q.S.4:105.
  • 46. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat,
  • 47. Artinya Allah telah mewarning manusia agar dalam menegakkan hukum sedapat mungkin berdasrkan wahyu Allah yaitu al- Qyur’an.2. al-Qur’an merupakan sumber utama hukum Islam. Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,
  • 48.  Oleh karena itu sesungguhnya dalam al-Qur’anitu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa. Dalamtafsir Qurtubi h.355 jus,13, menjelaskan bahwa ygdimaksud dengan rahmat yg besar adalah rahmat yg mencakup aspek kehidupan manusia di dunia dan diakhirat. Kemudian rahmat di dunia ituadalah terhindar dari kesesatan. Kemudian dalam qur’an pun terdapat pelajaran, artinya petunjuk yg hak bagi orang-orang yg beriman dan bertaqwa. Dan qur’an juga menjadi bacaan yang mulia, artinya selain bernilai ibadah (pembaca) atau dapat membentuk akhlak yg mulia, mengamalkan isi kandungan al-Qur’an.
  • 49. Maka dengan demikian hukum islam atau syariat islam itu sumber utamanyaadalah al-Qur’an yg tidak ada keraguan di dalamnya baik itu kebenaran maupun kemurniannya.
  • 50. B.AL-HADITS Al-Hadits ataupun Assunnah adalah segalah yg diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw, baik perkataan, perbuatan maupun ketetapan atau Taqririyah. Oleh karena itu fungsi al-hadits terhadap al-qur’an : 1. sebagai sumberhukum yang kedua. ditegaskan oleh Nabi dalam haditsnya:
  • 51.  Artinya: sesungguhnya telah aku tinggalkan untukmu dua perkara tidak sekali-kali kamusesat selama kamu berpegang kepada keduanya, yaitu Kitaballah wasunnah Rasulnya. Maka jelaslah kemudian bahwa disamping al-qur’an, maka al-hadits merupakan sumber hukum ke-dua syariat islam yang dipergunakan. Olehnya itu hadits atau sunnah wajib diikuti , seperti dijelaskan dalam firman Allah: Q.S.al-Hasyr:7 Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah
  • 52. 2. Fungsi Hadits terhadap al-Qur’an fungsi dan peran hadits terhadap al-Qur’an: a. Hadits bersifat memperkuat hukum dari yg telah di tentukan dalam al-Qur’an misalnya: dan jauhilah perkataan-perkataan dusta (al-Hajj:30) maka hadits Nabi menguatkan ayat tersebut yg berbunyi; Sebesar-besar dosa yaitu : 1.Menyekutukan Allah dengan sesuatu.2. Membunuh yg bernyawa,kecuali dibenarkan syara’ 3. Durhaka kepada kedua orang tua, 4.Berkata bohong dusta (HR.Buchari)
  • 53.  b. Hadits berfungsi menjelaskan hukum-hukum yang terdapat dalam al-Qur’an hal ini dapat diperinci sebagai berikut. 1. artinhya memberi penjelasan terhadap al- Qur’an yang baru diterangkan secara garis besar, atau merinci dan menafsirkan ayat-ayat qur’an seperti perintah “dirikanlah sholat dari sesudah mata hari tergelincir sampai gelap malam dan dirikan pula sholat subuh. 2. artinya memberi batas terhadap hal-hal yang belum ada batasnya. Misalnya hadits yang menerangkan tentang pengertian atau dengan firman Allah yang menerangkan tentang hukum potong tangan bagi seorang pencuri firman Allah : diseblah lanjutannya
  • 54. Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah.(Q.S:5:38)Dalam hadits di jelaskan bahwa lafal dalam ayat diatas adalah tangan kanan, tetapi tidak seluruhnya hanya sampai pergelangan tangan saja yg dipotong.
  • 55. PHIWM MUKMIN MUSLIM GERAKAN 4 M MUTTAQIMKM. AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR MUKLISIN SATF MUHAMMADIYAH

×