HIV / AIDS

784 views
558 views

Published on

Slide materi Akademi Berbagi Balikpapan untuk kelas HIV/AIDS pada kelas #AKBER33 bersama dr.Iwan Zulfikar

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
784
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
30
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

HIV / AIDS

  1. 1. PENCEGAHAN & PENANGGULANGAN HIV/AIDS DI TEMPAT KERJAKEPMEN NO. KEP.68/MEN/IV/2004
  2. 2. AIDSpasien
  3. 3. AIDSpasien
  4. 4. sejarah HIV/AIDS ditemukan CDC 5 Juni 1981 > LA > HOMOSEKSUAL HIV type 1 > banyak > fatal > simpanse. HIV type 2 > sedikit > tidak lebih fatal > monyet.
  5. 5. definisiHIV/AIDS HIV Human immunodeficiency virus Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan kemudian menimbulkan AIDS. (KEPMEN NO. KEP.68/MEN/IV/2004, pasal 1, ayat 1) AIDS Acquired Immune Deficiency Syndrome Suatu kondisi medis berupa kumpulan tanda dan gejala yang diakibatkan oleh menurunnya atau hilangnya kekebalan tubuh karena infeksi HIV, sering berwujud infeksi yang bersifat ikutan (oportunistik) dan belum ditemukan vaksin serta obat penyembuhannya. (KEPMEN NO. KEP.68/MEN/IV/2004, pasal 1 ayat 2)
  6. 6. epidemiologiHIV
  7. 7. epidemiologiHIV
  8. 8. iceberg phenomenonHIV “Jumlah penderita HIV/AIDS yang tampak hanya kl. 10% dari keseluruhannya”
  9. 9. wujudHIV Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid. 120 nm = 1/120.000.000.000 meter
  10. 10. siklusHIV
  11. 11. penularanHIV Sex 50% PRILAKU SEXUAL TRANSFUSI PISAU CUKUR Jarum 40,7% Transex 3-4% Lain-lain JARUM SUNTIK IBU HAMIL SIKAT GIGI
  12. 12. penularanHIV MENULAR: • hubungan sexual TIDAK MENULAR: (cairan sperma/ • ciuman di pipi vagina) • makanan/ minuman • Kontak Darah • udara (transfusi darah, jarum suntik, tato, • gigitan nyamuk tindik) • Bersentuhan, senggolan, salaman, • Air Susu Ibu berpelukan, • Air kolam renang • Prinsip: • Peralatan makan lewat peredaran darah
  13. 13. penularanHIV
  14. 14. perjalananPENYAKIT Fase I • 3 bulan: HIV Masuk sindroma infeksi akut HIV Fase II • 3 bulan – 8 tahun: Tanpa Gejala masa laten tanpa gejala • 9-10 tahun : Fase III Gejala menurunnya kekebalan tubuh sampai AIDS, muncul infeksi AIDS oportunis (TBC, Radang Paru, ganguan syaraf, kanker kulit dll) Fase IV • 10 -11 tahun Kematian
  15. 15. perjalananPENYAKIT
  16. 16. diagnosaHIV Immunoassay enzim HIV “Western blot” mendeteksi antibodi HIV: -Serum -Plasma -Cairan Mulut -Darah kering -Urin Tes HIV-RNA dan HIV-DNA mendeteksi virus HIV meskipun perkembangan antibodinya belum dapat terdeteksi.
  17. 17. prinsip persyaratan TESHIV VCT Voluntary and Counseling Testing (Tes Sukarela dengan Konseling) -Sukarela, tidak boleh ada tekanan -Kerahasiaan terjamin, hasil hanya diketahui orang yang dites dan konselor Informed Concern, tanpa nama -Alat Tes atau laboratorium resmi & diakui
  18. 18. prinsip pengobatan HIV ARV TERAPI PENGOBATAN IO PENGOBATAN DASAR
  19. 19. prinsip pencegahan HIV A • Abstinance (tidak hubungan seks bebas) B • Be Faithfull (setia) C • Use Condom (gunakan kondom) D • No Drug ( Tidak pada Narkoba) E • Early Treatment (segera berobat)
  20. 20. info lebih lanjut AIDS Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Gedung Surya Lt. 9 Jl. MH Thamrin Kavling 9 Jakarta Pusat, 10110 Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia No Telepon +62 21 390 1758 No Faksimili +62 21 390 2665 Email kpa.news@aidsindonesia.or.id Homepage http://www.aidsindonesia.or.id/

×