Sail indonesia (http://ajisularso.com)

2,255 views
2,109 views

Published on

Dampak Pengembangan Program “Sail Indonesia” terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Disampaikan oleh Dr. Aji Sularso (http://ajisularso.com)
Pada seminar APKASI, Wakatobi 13 Desember 2012

Published in: Travel, News & Politics
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,255
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
659
Actions
Shares
0
Downloads
93
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sail indonesia (http://ajisularso.com)

  1. 1. Disampaikan oleh Dr. Aji Sularso Pada seminar APKASI, Wakatobi 13 Desember 2012
  2. 2. Origins In December of 2000 as a result of an initiative from Mr Aji Sularso from the Indonesian Ministry of Maritime Affairs and with the support of the Indonesian Ministry of Tourism it was decided to try to establish a group of coordinated yacht races and rallies originating from both Darwin in the Northern Territory and Fremantle in Western Australia to Bali, then on to Pulau Seribu north of Jakarta and finally to Batam just south of Singapore. It was planned that these events would carry on the traditions of the Darwin to Ambon Yacht Race which had been held for over 20 years from 1976 but had ceased in 1999 as a result of civil unrest on the island of Ambon and the surrounding islands. Dr Aji Sularso proposed the name Sail Indonesia as a remembrance the success of Sail Indonesia 1995 (Arung Samudera) and following a number of meetings Sail Indonesia was formed to promote, manage and organize the technical aspects of these events. In July of 2001 a fleet of 16 yachts left Darwin for Bali, however the fleet from Fremantle did not eventuate, although only a small number of yachts participated the 2001 event was a regarded as a success and plans were made for a second event in 2002. The 2002 Darwin Bali Race event attracted a total of 20 yachts and this too was regarded as a success with a send off party in Darwin and a formal reception, presentation and dinner by the Royal Bali Yacht Club at the Bali Marina in Benoa, Bali.
  3. 3. RUTE SAIL INDONESIA 2011
  4. 4. HISTORY OF SAIL INDONESIA  1995: SAIL INDONESIA (ARUNG SAMUDERA) BENOA- JAKARTA RACE: 20 TALLSHIPS & 120 YACHTS  2001: DARWIN-BALI YACHT RACE= 15 YACHTS  2002: DARWIN-BALI RACE = 17 YACHT  2003: DARWIN-BALI YACHT RACE = 23 YACHT  2004: DARWIN-BALI & KUPANG RALLY= 60 YACHTS  2005: DARWIN-KUPANG RALLY = 69 YACHTS  2006: DARWIN-KUPANG RALLY = 96 YACHTS  2007: DARWIN-KUPANG RALLY = 125 YACHTS  2008: DARWIN-KUPANG RALLY = 122 YACHTS  2009: SAIL BUNAKEN = 158 (23 DARI KINABALU)  2010: SAIL BANDA = 106 YACHTS  2011: SAIL WAKATOBI-BELITUNG = 107 YACHTS
  5. 5. IDE DASAR SAIL INDONESIA  MEMBANGUN JALUR EMAS PELAYARAN YACHT (MOTOR DAN LAYAR) DI INDONESIA  GOLDEN CRUISING PASSAGE OF INDONESIA  MELENGKAPI GAP CIRCUMNAVIGATION SAILING YACHT YANG BERLAYAR DI BENUA ASUTRALIA MENUJU ASIA MENGIKUTI POLA ARUS DAN ANGIN  MENJADIKAN INDONESIA SEBAGAI DESTINASI WISATA BAHARI DUNIA  MEMPROMOSIKAN DAERAH INDONESIA KE DUNIA YANG MEMILIKI POTENSI NAMUN TIDAK DIKENAL DAN TERPENCIL, SULIT AKSES  MENJADIKAN MASYARAKAT INDONESIA SIAP HADAPI GLOBALISASI, INTERAKSI SOSIAL, BUDAYA DG ORANG ASING
  6. 6. KONSEP SAIL INDONESIA  MERUPAKAN PANGGUNG EVENT MARITIM, BISA DIISI OLEH SIAPA SAJA DENGAN PROGRAM APA SAJA  AJANG PROMOSI POTENSI: WISATA, BUDAYA, SUMBER DAYA ALAM  KOLABORASI PEMERINTAH, PEMDA, SWASTA, VOLUNTEER  POTENSI KELAUTAN DAERAH DIPROMOSIKAN, DIKEMBANGKAN  PRODUK UNGGULAN & KHAS  MANFAAT BAGI MASYARAKAT LOKAL: EKONOMI, AKULTURASI BUDAYA, INTERAKSI GLOBAL  MENDUNIAKAN POTENSI LOKAL
  7. 7. LINGKUNGAN STRATEGIS  SUPER YACHT, MEGA YACHTS KEBANYAKAN DI CARIBEAN SEA, THAILAND, SINGAPORE, MALAYSIA, AUSTRALIA  MERUPAKAN SEGMEN WISATAWAN KELAS ATAS  SPENDING DOLLAR DALAM JUMLAH BESAR.  YACHT RALLY, CRUISE, BLUE WATER RALLY, YACHT RACE SUDAH MENJADI INDUSTRI & JASA  MARINA & RESORT BERKEMBANG PESAT  NEGARA LAIN MENERAPKAN SISTEM: ONE STOP SERVICE, CIQP GRATIS; HARBOUR SERVICE MURAH, ZERO PUNGLI DAN PROSEDUR SIMPEL  TERJADI PERSAINGAN MENARIK MINAT YACHT  DAMPAK EKONOMI SANGAT BESAR
  8. 8. YACHT MENJADI INDUSTRI & JASA MARITIM  INDUSTRI MARINA BERKEMBANG PESAT: SINGAPORE, MALAYSIA, THAILAND.  INDUSTRI PERKAPALAN BERKEMBANG DI ASIA PACIFIC: SUPER YACHT, YACHT; SAILING YACHT.  JASA: TRANSPORTASI; PARIWISATA, HOTEL, RESTAURAN, MICE  SANDAR LABUH DI MARINA  INDUSTRI MARINA BERKEMBANG PESAT
  9. 9. YACHT RALLY & RACE YG SUDAH MENDUNIA DAN MENJADI INDUSTRI  AMERICA’S CUP  VOLVO OCEAN RACE  ROLEX OCEAN RACE  SYDNEY HOBART RACE  RAJA MUDA CUP  MALAYSIA (NOVEMBER)  KING’S CUP REGATTA  THAILAND (DESEMBER)  SINGAPORE STRAIT REGATTA  SINGAPORE (JANUARI)
  10. 10. KONDISI DI INDONESIA  PROSEDUR IZIN KAPAL ASING MASUK SANGAT SULIT: CAIT, CUSTOM BOND  KEPRES NO 79 TH 2011 BELUM MENJAWAB PERSOALAN  BIAYA JASA PELABUHAN DAN IZIN SANGAT MAHAL (RESMI MURAH TIDAK RESMI MAHAL)  INTERPRETASI, PERSEPSI DAN STANDARD PERLAKUAN DI TIAP DAERAH TIDAK SAMA, ALASAN PERDA, KEBIJAKAN SKPD, DISKRESI?  YACHT MUDAH DATANG JIKA ADA EVENT  INDIVIDUAL YACHT MASIH SANGAT RUMIT:  HARUS MENUNJUK AGEN  BIAYA MAHAL  CAIT DIAJUKAN MINIMAL 2 MINGGU SBLM KAPAL MASUK  PIB/PEBS = 7 HARISEBELUM KAPAL MASUK.
  11. 11. PEMBELAJARAN SAIL INDONESIA  PADA UMUMNYA SUKSES: JML PESERTA, ACARA DAN KESAN PESERTA.  MENJADI AJANG PROMOSI PARIWISATA DAERAH PALING EFEKTIF  MEMBANGKITKAN PEREKONOMIAN LOKAL  MENJADI PESTA TAHUNAN  MASIH BANYAK YANG BELUM MEMAHAMI MAKNA SAIL INDONESIA  MASALAH: TIDAK TEPAT WAKTU, ACARA TIDAK EFISIEN, PROTOKOLER TERLALU BANYAK  MASIH ADA PIHAK YANG MEMANFAATKAN EVENT UTK KEPENTINGAN PRIBADI DAN ORIENTASI SEMPIT
  12. 12. DAMPAK POSITIF SAIL INDONESIA  DAERAH MENGALAMI PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA  MENYATUKAN BERBAGAI KEMENTRIAN UNTUK MEMBERIKAN STIMULUS PEMBANGUNAN DAN PROGRAM SECARA SEREMPAK PADA SATU TAHUN APBN DAN DI SATU PROVINSI  SELESAINYA EVENT TERJADI PENINGKATAN ARUS PENUMPANG DAN BARANG, WISATAWAN DAN PEREKONOMIAN MEMBAIK  MENJADIKAN ICON DAERAH MENDUNIA
  13. 13. YANG TIDAK DILAKUKAN OLEH PEMDA PASCA EVENT  MEMANFAATKAN PELUANG MENJADIKAN DAERAH SEBAGAI TUJUAN WISATA DUNIA SECARA TERPROGRAM, SEHARUSNYA ADA EVENT TERUS MENERUS YANG MENJADI DAYA TARIK WISMAN MANCA NEGARA  TIDAK ADA KREATIFITAS  SELESAI EVENT TIDAK DILANJUTKAN PROGRAM SERUPA SEHINGGA TERPUTUS  TIDAK MAMPU?  MENJADIKAN MOMENTUM PENGEMBANGAN POTENSI DAERAH UTK EKONOMI
  14. 14. YG IDEAL DILAKUKAN OLEH PEMDA SBG DESTINASI SAIL INDONESIA  MENJAMIN KEAMANAN DAN KENYAMANAN PESERTA  MENJADIKAN KEUNIKAN BUDAYA LOKAL MENJADI TERKENAL KE MANCA NEGARA  MENGEMBANGKAN INDUSTRI KREATIF PRODUK LOKAL KEMASAN INTERNASIONAL  MENJADIKAN SAIL INDONESIA AJANG PROMOSI PRODUK DAN POTENSI LOKAL  SECARA BERTAHAP MEMBANGUN SAR-PRAS STANDARD  MARINA  SEMUA PELAYANAN STANDARD INTERNATIONAL
  15. 15. KESAN PESERTA ASING  JAM KARET, SEBAGIAN BESAR ACARA MOLOR, TIDAK KONSISTEN WAKTU DAN ACARA YG TERTULIS DI PUBLIKASI  PERSIAPAN DADAKAN, SELALU SURPRISE  PENYEDIAAN DATA DAN INFORMASI TIDAK RELIABLE  BANYAK PANITIYA TAPI KURANG PROFESIONAL  BANYAK HAL YANG TIDAK PERLU, PEMBOROSAN ACARA
  16. 16. PROSPEK SAIL INDONESIA KE DEPAN  MENJADI AJANG PEREBUTAN DAERAH SEBAGAI TUAN RUMAH  PERLU DIKEMBANGKAN RUTE-RUTE LAIN YANG POTENSIAL SESUAI MUSIM ANGIN  SAIL SABANG, FREMANTLE-BENOA; DAVAO-MOROTAI DLL.  DAERAH DESTINASI HARUS MEMILIKI PANITIA TETAP YG PROFESIONAL  DILEGALKAN DAN MENJADI PROGRAM TAHUNAN  PROMOSI PRODUK DAN KEMASAN ACARA HARUS TEPAT SASARAN  YANG PERLU DIGARAP ADALAH KAPAL CRUISE, MEGA YACHT (SUPER YACHT)
  17. 17. RUTE FAVORIT  KUPANG, SAUMLAKI  ENTRY PORT  BANDA, WAKATOBI, LABUHAN BAJO  ALOR, BALI, KARIMUNJAWA, KUMEI  BELITUNG  EXIT PORT  MISKIN SARANA DASAR  MARINA  TIDAK ADA KEMAJUAN
  18. 18. BAGAIMANA DAERAH MEMANFAATKAN SAIL SECARA OPTIMAL?  MEMBANGUN SARANA DASAR  MARINA SBG PUSAT KEGIATAN YACHT DG WISMANNYA  PERPRES 79 TH 2011 MEMBERIKAN PELUANG DESTINASI SBG PANGKALAN YACHT  ADA KEMUDAHAN DIBANDING SBLMNYA  DIBUAT WEBSITE PERMANEN DENGAN PROGRAM DIRANCANG YG MENARIK.  MENYIAPKAN SERVICES PRIMA DENGAN TIM EO ATAU PELAKSANA YG PROFESIONAL
  19. 19. POKOK-POKOK KEPRES 79/2011  PENGAJUAN CAIT DIPERMUDAH TERMASUK IZIN LAIN KEPELABUHANAN  ELEKTRONIK?  PIBS/PEBS DIPERMUDAH CUKUP JAMINAN TERTULIS OLEH ES 1 PUSAT, ES 2 DAERAH, E.O, AGEN UMUM KAPAL  DITETAPKAN KOTA PELABUHAN/MARINA SEBAGAI PINTU MASUK/KELUAR INDONESIA
  20. 20. Saumlaki Darwin Banda Buru Ternate Wakatobi Takabonerate Kupang Alor Lembata Ende Riung Lab. Bajo Lombok Utr Bali Kumai Karimun Jawa Belitung Batam THE ROUTE OF YACHT RALLY SAIL MOROTAI 2012 Saumlaki 31 Juli - 3 Agust Festivities Banda 5-10 Agustus Festivities Buru 15-18 Agustus Festivities Ternate 22 - 28 Agust Festivities Wakatobi 1-4 Sept Festivities Takabonerate Labuhan Bajo 6-8 Sept 10-15 Sept Festivities Festivities Lombok Utara 18-21 Sept Festivities Bali 24-30 Sept Festivities Kumai 4 – 7 Okt Festivities Karimun Jawa 10- 14 Okt Festivities Manggar Belitung 17-20 Okt 22- 26 Okt Festivities Festivities Kupang 30 Juli – 2 Agust Festivities Alor 3-6 Agustus Festivities Lembata 8-11 Agustus Festivities Ende 16-20 Agustus Festivities Riung 26-28 Agustus Festivities Lab. Bajo 10-15 Sept Festivities Flag Off, Darwin 28 Juli 2012EASTERN PASSAGE WESTERN PASSAGE Morotai Talaud Manado Davao

×