• Save
Menopause
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Menopause

on

  • 7,429 views

about menapuase

about menapuase

Statistics

Views

Total Views
7,429
Views on SlideShare
7,407
Embed Views
22

Actions

Likes
6
Downloads
0
Comments
0

2 Embeds 22

http://www.slideshare.net 19
http://webcache.googleusercontent.com 3

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Menopause Menopause Presentation Transcript

  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Penatalaksanaan Menopause Gunawan Dwi Prayitno Jakarta 2008 Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Pendahuluan Menopause : H. Estrogen Keluhan Klimakterik Keluhan ( 4domain ) : -vasomotorik -psikologik H. Estrogen -fisik -seksual Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Keluhan pada Perempuan Menopause di Indonesia : Penanganan menopause harus terukur menggunakan kuesioner yang baku  Sosialisasi MenQOL Hiildieck Isi Kuesioner : -Mencakup ke-4 domain -Mudah dipahami oleh awam sekalipun -Dapat diukur, manfaat untuk evaluasi terapi dan penelitian. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net IL-1 TNF-α TNF-α TNF-α A, vit K-3 E (-) E (-) OC Progenitor E (-) Osteoclas Differentiatio t n& E (-) Apoptosis activation M-CSF reseptor RANK OPG/OCIF TGF-β TGF-β E (+) RANKL E (-) 1,25(OH)2D3 IL-6 M-CSF PGE2 PGE2, PTH GM-CSF IL-11 E (-) Osteoblast Stem Cell Undifferentiated Chondro / Mature Mesenchymal Osteoprogenitor Osteoprogenito Preosteoblast r Lining cells BMPs TGF-β LIF FGFs IGF-I, IGF-2 Osteoid PDGF TGFβ osteocytes Mineralized bone tissue Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Proses Resopsi tulang (fungsi osteoklas) Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Diagnosis Pasti  Usia > 40 tahun.  Tidak haid > 6 bulan.  Keluhan klimakterik, tanpa keluhan klimakterik.  Kadar FSH > 30 mIU/ml, E2 < pq/ml.  Usia < 40 tahun disebut menopause prekok. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Osteoporosis How long ?? How long ?? MSD/Permi/98 Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Osteoporosis (tulang keropos)  Hilangnya masa (densitas) tulang.  Tulang rapuh dan mudah patah.  Setahun tidak haid: densitas tulang berkurang 3%.  Di negara-negara maju: meningkat tajam.  Di Indonesia: Osteoporosis penyebab utama patah tulang pada wanita pasca menopause.  Di Amerika Serikat: biaya yang harus dikeluarkan untuk osteoporosis 10-13,8 milyar dolar/tahun. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Fisiologi Pembentukan Tulang  Mengalami proses pembaharuan.  Osteosit, osteoblas, osteoid, osteoklas, mineral, kolagen.  Osteoklas: menghancurkan tulang.  Osteoblas: pembentukan tulang.  Kolagen tulang: Kolagen kulit. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net REMODELING Komposisi : Organik (30 - 35%) Kolagen Anorganik (60 - 70%) Ca(OH) 2.3Ca(PO4)2, Karbonat Water (14 - 44 %) Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Diagnosis Osteoporosis  Pencegahan lebih baik dari pengobatan.  Secara dini mengenal faktor risiko.  Faktor risiko: Menopause, menopause prekok Amenorea sekunder Perokok, kurang bergerak Kopi, alkohol, coca-cola berlebihan Kemoterapi, GnRH analog, heparin jangka panjang, kortikosteroid Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Table 1. Factor associated with increased risk of osteoporosis  Menopause  Family history  Medical condition  Low calcium intake  Low body weight  Eating disorders associated with decreased weight  Immobilization  Lifestyle factors including smoking, alcoholism, lack of exercise or excessive exercise Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Table 2. Medical condition associated with increased risk of osteoporosis  Prolonged glucocorticoid therapy  Condition associated with excess glucocorticoid secretion  Male hypogonadism ( PADAM )  Amenorrhoea lasting more than 6 months before the age of 45  Primary hyperthyroidism  Chronic renal/liver disease  Proven malabsorptive disorders  Rheumatoid arthritis  Condition associated with thyroxine excess Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Risk Rating Scale for Osteoporosis Condition Points Amenorrhoea 6 – 12 months 1 12 – 24 months 2 2 – 5 Years 3 5 – 10 Years 4 More than 10 5 Years Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Risk Rating Scale ( Cont ) Cortisone (Chronic use) 5 Hereditary factors 3 Small frame 3 Calcium deficiency in growing phase 2 Alcohol/tobacco use 1 Sedentary life style (Inactivity) 3 Race (Caucasian, Asian) 1 Wren BG Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Deteksi Dini  Densitometer (Dexa).  Computertomografi.  Dexa/QCT: radiasi.  Dapat objektif menilai penurunan densitas tulang.  Tulang yang mengalami penurunan.  T dan Z skor. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Bone mass > 1 SD below the z- score, irrespective of technique (SPA, DPA, DEXA, QCT) & location (wrist, spine, femoral, calcaneus) Using this criteria for selection 90 % of all women with an RR > 2 are identified HRT (min 5 years) is recommended Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Deteksi Dini Laboratorik  Melihat proses sintesis tulang : N-mid Osteocalcin  Melihat proses resopsi tulang : CTX serum. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Tujuan TSH  Bukan supaya haid lagi.  Bukan mencegah tua.  Meningkatkan kualitas hidup. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Pasien Ingin Menggunakan Terapi Hormon A. Kontraindikasi Absolut - Kanker payudara, kanker endometrium. - Perdarahan pervaginam belum jelas penyebabnya. - Kerusakan hati berat, porfiria, tromboemboli aktif. - Hiperlipidemia karena kelainan heriditer. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net B. Kontraindikasi Relatif - Mioma uteri, endometriosis, tumor jinak payudara/ovarium. - Batu empedu, diabetes mellitus (DM), varises, hiperplasia endometrium. - Infark miokard, keganasan ovarium, asma, bronkitis. - Anemia bulan sabit, multipel sklerosis, epilepsi. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Pemeriksaan Dasar  Anamnesis: usia pasien, haid terakhir, haid tidak teratur, obat-obat yang sedang digunakan (DM, hipertensi, antibiotika), riwayat stroke.  Pemeriksaan fisik: tinggi badan, berat badan, tekanan darah, palpasi payudara.  Riwayat operasi: histerektomi totalis/parsial, operasi pada payudara, batu empedu, endometriosis, adenomiosis, bypass jantung.  Mamografi/USG payudara, pap smear.  Laboratorium kimia darah hanya atas indikasi. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Sebelum Mulai Pemberian TH  Jelaskan tujuan TH.  Apakah yang dimaksud dengan TH.  TH digunakan sampai dengan 5 tahun.  Bila TH dihentikan, keluhan dapat muncul kembali.  Kemungkinan efek samping TH.  Biarpun tidak ada keluhan, TH untuk pencegahan. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Prinsip-prinsip TH  Pasien ingin haid: secara sequensial.  Pasien tidak ingin haid: kontinu.  Mulailah dengan dosis rendah.  Tidak memiliki uterus: cukup E saja.  Pada pemberian kontinu: P cukup 2,5-5 mg/hari. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net  Pada pemberian sekuensial P 5-10 mg/hari.  Gangguan libido lebih mencolok: E+ Androgen, Tibolon.  E+ Androgen tidak boleh lebih dari 6 bulan.  Tibolon: jarang menimbulkan perdarahan. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Kontrol 1 Bulan  Apakah timbul masalah seperti nyeri payudara, bila ya turunkan E, atau dosis E tetap dosis P dinaikkan.  Perdarahan bercak: turunkan dosis P atau naikkan dosis P.  Sakit kepala: turunkan dosis E. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net  Keputihan: turunkan dosis E atau naikkan dosis P.  Gatal-gatal di seluruh badan: stop TSH.  Penambahan berat badan: turunkan E.  E memicu nafsu makan. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Kontrol 3 Bulan Melihat Dampak TH  Apakah masalah masih tetap ada?  Bila masih ada dan pasien merasa sangat terganggu: stop TSH.  Bila masih terjadi perdarahan: D&C atau USG ketebalan endometrium. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net  Hasil USG: Ketebalan endometrium > 5 mm perlu D&C.  Hiperplasia kistik/adenomatosa: TSH dengan P dosis tinggi (10 mg/hari) dosis E rendah.  Hiperplasia atipik, stop TSH, histerektomi. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Kontrol 6 Bulan  Evaluasi hasil pengobatan.  Pemeriksaan ginekologi, pap smear.  Pada pasien dengan hiperplasia endometrium yang masih terjadi perdarahan: D&C: masih terjadi hiperplasia, maka dianjurkan untuk histerektomi.  Kepada pasien perlu diingatkan untuk mamografi 1-2 tahun sekali. Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Olah Raga  Jalan kaki  3-5 km/30-45 menit  Tiga kali seminggu  Tai Chi  Senam osteoporosis  Bersepeda  Renang Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Asupan Kalsium dan Diet  Kebutuhan kalsium  Rendah lemak 800–1200 mg/hari  Cukup protein  Susu, keju, dsb  Hindari alkohol  Brokoli, sayuran  Hindari kopi  Ikan  Coca cola  Tempe, tahu  Pepaya  Bengkuang Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Jenis Estrogen Alamiah  17ß estradiol  Estrogen equin conjugasi  Esterified estrogen (estrogen equin konjugasi)  Estriol  Estropipete  Estradiol valerat Jenis Progesteron Alamiah  Medroksi progesteron asetat (MPA)  Siproteron asetat (CPA)  Klormadinon asetat (KMA)  Dediogesteron  Megestrol asetat (MGA) Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Raloxifene : A Selective Estrogen Receptor Modulator Basic Side Chain Estrogen Antagonist (uterus, breast) • Based on pre clinical data and preliminary clinical data Benzothiophene moisty through 30 months Estrogen Agonist (bone, lipids) • BMD (bone mineral density) increase • Decrease in total and LDL cholesterol Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net Kesimpulan  Perlunya penanganan perempuan menopause secara holistik agar kualitas hidup pasca menopause tetap terjamin Copyright http://www.ilmukedokteran.net
  • Copyright http://www.ilmukedokteran.net TERIMA KASIH Copyright http://www.ilmukedokteran.net