Metode Riset

1,186 views
1,099 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,186
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
86
Actions
Shares
0
Downloads
16
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Metode Riset

  1. 1. DYAN RATNA SARI (11209804) 3EA01
  2. 2. Restoran Sushi-Ya adalah contoh usaha dalam bidang kuliner yang menawarkan produk-produk makanan ala Jepang yang saat ini ‘Tren’ di kalangan kaum muda. Melihat banyaknya persaingan dagang terhadap restoran ala Jepang ini, maka Restoran Sushi-Ya perlu melakukan perbaikan dan menyusun permodelan dari variabel-variabel mana saja yang signifikan untuk meningkatkan kepuasan konsumen terhadap perusahaan yang memfokuskan pada bagian pemasaran melalui faktor-faktor bauran pemasaran yang dilihat dari sudut pandang konsumen.
  3. 3. Hipotesa Penelitian ini diadakan di Restoran Sushi-Ya Tebet. Adapun hipotesanya sebagai berikut : Ho :Tidak ada hubungan antara demografi dengan bauran pemasaran di Restoran Sushi-Ya Ha : Ada hubungan antara demografi dengan bauran pemasaran di Restoran Sushi-Ya Tinjauan Penelitian Terdahulu Chandra Adhitya Manopo, Edi Abdurachman (2009) skripsi : "Analisis Atribut Pemasaran Pada Beberapa Restoran Cepat Saji Di Jakarta". Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasikan dan menganalisis hubungan antara demografi (Jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, jumlah pengeluaran perbulan, frekuensi makan diluar rumah, status pemikahan) dengan atribut pemasaran (produk, harga, pelayanan, promosi, tempat) dari restoran cepat saji.
  4. 4. Objek Penelitian Restoran Sushi-Ya yang berada di Tebet Indraya Square (TIS) di Jalan MT. Haryono Kav. 8 – 9 no. 9, Tebet, Jakarta Selatan. Data / Variabel yang digunakan (X1) Produk (X2) Pelayanan (X3) Tempat (X4) Harga Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data ini dilakukan di dalam Restoran Sushi-Ya dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada konsumen Restoran Sushi-Ya yang terletak di TIS di jalan MT. Haryono Kav. 8-9 no. 9, Tebet, Jakarta Selatan.
  5. 5. Skala Likert Skala Likert disebut Summented Rating Scale. Skala Likert memungkinkan responden untuk mengekspresikan intensitas perasaan mereka secara lebih luas. Rumus Skala Likert yang digunakan untuk dapat mengintrepretasikan hasil jawaban responden, yaitu: Sampel Metode pengambilan sampel adalah penarikan sampel secara probabilitas (Probability Sampling). Metode ini digunakan karena banyaknya populasi dari orang yang membeli produk dari restoran cepat saji juga di karenakan oleh keterbatasan waktu, tenaga dan biaya Chi Square Pengujian hipotesis mengenai perbandingan antara frekuensi observasi atau nilai yang terdapat dari hasil percobaan (Fo) dengan frekuensi harapan atau nilai yang didapat dari perhitungan secara teoritis (Fe). Nilai X² selalu positif. Bentuk distribusi X² tergantung dari derajat bebas (db) atau Degree Of Freedom.
  6. 6. Sampel  Perhitungan jumlah ukuran sampel: Dengan tingkat kepercayaan 95%, dan estimasi kesalahan (e) sebesar 20%, maka diperoleh ukuran sampel minimal yaitu: Untuk menghindari adanya kuesioner tidak sah, maka kuesioner disebarkan kepada 130 koresponden. Kuesioner tersebut disebar didalam Restoran Sushi-Ya Tebet dengan metode penyebaran kuesioner 1 orang setiap setengah jam sehingga mendapat 20 orang pada setiap restoran cepat saji. Penyebaran kuesioner dilakukan pada hari jumat, sabtu dan minggu.
  7. 7. Demografi dengan Produk Demografi dengan Harga
  8. 8. Demografi dengan Pelayanan Demografi dengan Promosi
  9. 9. Demografi dengan Tempat (Lokasi)
  10. 10. Berdasarkan hasil penelitian di Restoran Sushi Ya Tebet dapat disimpulkan bahwa faktor- faktor dari bauran pemasaran seperti harga makanan di Restoran Sushi-Ya, tempat (lokasi), produk yang disajikan, promosi dan pelayanan di Restoran Sushi-Ya Tebet dapat mempengaruhi kepuasan konsumen sehingga menjadikan Restoran Sushi-Ya Tebet sebagai tempat favorit konsumen dalam menikmati makanan khas Jepang tersebut.

×