Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pembukaan UUD 1945
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pembukaan UUD 1945

on

  • 44,494 views

 

Statistics

Views

Total Views
44,494
Slideshare-icon Views on SlideShare
44,494
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
143
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 Document Transcript

    • MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PENERAPAN NILAI-NILAI DALAM PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Oleh : Kelompok 3 1. Dewa Indara Putra (J3B212136) 2. Elma Wijayanti (J3B112041) 3. Na’immah Nur’Aini (J3B112044) 4. T.R.M Habib Ar-Rasyid (J3B112004) PROGRAM KEAHLIAN EKOWISATA PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2013
    • KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat dan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah berjudul “Nilai-Nilai dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945”. Makalah ini merupakan salah satu materi pembelajaran yang harus diselesaikan oleh Mahasiswa Program Keahlian Ekowisata. Makalah merupakan materi dari mata kuliah Pengetahuan dan Pendidikan Kewarganegaraan Program Diploma Institut Pertanian Bogor. Makalah ini dibuat dengan studi literatur dari berbagai sumber. Penulisan makalah ini diharapkan memberikan manfaat kepada para pembaca mengenai pentingnya penerapan nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Terutama agar masyarakat turut kritis memahami kebijakan pemerintah agar tidak melenceng dari nilai-nilai Pancasila. Penulis menyadari, makalah ini kurang sempurna. Maka dari itu, kritik dan saran dari para pembaca akan bermanfaat dalam perbaikan makalah ini. Penulis berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca. Bogor, September 2013 Tim Penulis
    • BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Undang-Undang Dasar 1945 merupakan konstitusi atau hukum tertinggi yang ada di Indonesia. UUD 1945 merupakan landasan hukum bagi penyelenggaraan negara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan cerminan dari kepribadian Bangsa Indonesia yang dirumuskan hingga menjadi suatu sumber hukum yang bersifat kaku. Bersifat kaku berarti memiliki sifat mengikat dan tidak boleh dilanggar. Akan tetapi, UUD 1945 juga memiliki sifat fleksibel, yaitu menerima nilai-nilai baru yang sesuai dengan pandangan hidup Bangsa Indonesia. Undang-Undang Dasar 1945 merupakan sumber hukum tertinggi yang di dalamnya terdapat pasal-pasal berisi hukum yang harus ditaati oleh semua rakyat. UUD 1945 terdiri dari pembukaan yang memiliki filosofi yang tinggi sebagi cerminan dari perjuangan bangsa dan terdapat tujuan bangsa Indonesia. Bagian lain adalah pasal-pasal yang berisi tentang pengaturan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pembukaan UUD 1945 memiliki hakekat yang tidak dapat dirubah. Hakekat tesebut adalah sebagi tertib hukum tertinggi, syarat adanya tertib hukum Indonesia, popok kaidah negara yang fundamental, dan kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain hakekat yang terkandungdalam pembukaan UUD 1945 tersebut banyak nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan berfungsi dalam berbagai aspek kehidupan. Hasil buah pikir yang mengagumkan dari para tokoh pendiri Bangsa Indonesia berbentuk dasar negara juga terdapat pada Pembukaan UUD 1945. Maka dari itu, penting untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Tujuan dan cita-cita Bangsa Indonesia terdapat pada Pembukaan UUD 1945, maka perlu adanya pemahaman isi dari konstitusi Negara Indonesia tersebut. 1.2. Rumusan Masalah 1. Apakah nilai-nilai yang terkandung di dalam pembukaan UUD 1945 ? 1.3. Tujuan dan Manfaat Pembuatan makalah mengenai pembukaan UUD 1945 ini memiliki beberapa tujuan dan manfaat. Adapun tujuan adalah untuk mempelajari dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Manfaat dalam pembuatan makalah ini adalah dapat mengetahui dan memahami kemudian dapat menerapkan nilai-nilai dan semangat yang terkandung du dalam Pembukaan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, manfaat yang dapat diambil adalah adanya nilai juang dari Bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diaraih.
    • 1.4. Ruang Lingkup Makalah ini dibatasi dalam ruang lingkup, agar dalam pembahasan dapat terfokus sesuai dengan tujuan pembuatan makalah. Ruang lingkup juga sebagai panduan dalam evaluasi dalam pembahasan makalah agar sesuai dengan tujuan. Adapun ruang lingkup dalam pembuatan makalah adalah sebagai berikut. 1. Latar belakang dan Makna Pembukaan UUD 1945. 2. Nilai-nilai yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
    • BAB II PEMBAHASAN Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme, kolonialisme, dan fasisme, serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain daripada itu, Pembukaan UUD 1945 yang telah dirumuskan dengan padat dan khidmat dalam empat alinea. Setiap alinea mengandung arti dan makna yang sangat dalam, mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari. Mengandung nilai universal artinya mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di seluruh dunia, sedangkan lestari artinya mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara selama bangsa Indonesia tetap setia kepada Negara Proklamasi17Agustus1945. Alinea-alinea Pembukaan UUD 1945 pada garis besarnya adalah: Alinea I terkandung motivasi, dasar, dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). Alinea II mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil,danmakmur).Alinea III memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa). Alinea IV : memuat tugas negara/tujuan nasional, penyusunan UUD 1945, bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyatdandasarnegaraPancasila. Alinea pertama : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaandanperikeadilan.” Makna yang terkandung dalam Alinea pertama ini adalah menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapai masalah kemerdekaanmelawanpenjajah. Alinea ini mengungkapkan suatu dalil obyektif, yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, dan oleh karenanya harus ditentang dan dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasinya. DisitulahletakmoralluhurdaripernyataankemerdekaanIndonesia.Selain mengungkapkan dalil obyektif, alinea ini juga mengandung suatu pernyataan subyektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Dalil tersebut di atas meletakkan tugas kewajiban bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa berjuang melawan setiap bentuk penjajahandanmendukungkemerdekaaansetiapbangsa. Alasan bangsa Indonesia menentang penjajahan ialah karena penjajahan itu bertentangan denganperikemanusiaandanperikeadilan. Iniberartisetiaphalatau sifat yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan juga harus secara sadar ditentang oleh
    • bangsa Indonesia. Pendirian tersebut itulah yang melandasi dan mengendalikan politik luar negerikita. Aline kedua, “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.” Kalimat tersebut menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kita akan perjuangan bangsa Indonesia selama ini. Hal Ini juga berarti adanya kesadaran keadaan sekarang yang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Dalam alinea ini jelas apa yang dikehendaki atau diharapkan oleh para "pengantar" kemerdekaan, ialah Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Nilai-nilai itulah yang selalu menjiwai segenap bangsa Indonesia dan terus berusahauntukmewujudkannya. Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian: 1. Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan; 2. Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan; 3. Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkannegarayangmerdeka,bersatu,berdaulat,adil,danmakmur. Alinea ketiga, “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakandenganinikemerdekaannya.”Kalimat tersebut bukan saja menegaskan apa yang menjadi motivasi nyata dan materiil bangsa Indonesia, untuk menyatakan kemerdekaannya, tetapi juga menjadi keyakinan motivasi spiritualnya, bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa. Hal tersebut berarti bahwa bangsa Indonesia mendambakan kebidupan yang berkeseimbangan material dan spiritual serta keseimbangankehidupandiduniadandiakhirat.Alinea ini memuat motivasi spiritual yang luhur dan mengilhami Proklamasi Kemerdekaan (sejak dari Piagam Jakarta) serta menunjukkan pula ketaqwaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berkat ridho-Nyalah bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya, dan mendirikan negara yang berwawasankebangsaan. Alinea keempat, “Kemudian daripada itu untuk membentuk susunan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab,
    • persatuanIndonesia,dankerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyatIndonesia.” Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar, untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. Tujuan nasional negara Indonesia dirumuskan dengan "... Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kebidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial" Sedangkan prinsip dasar yang dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan PancasiIa. Dengan rumusan yang panjang dan padat ini, alinea keempat Pembukaan Undang-UndangDasar1945sekaligusmenegaskan: 1. Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu:melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkankemerdekaan,perdamaianabadi,dankeadilansosial. 2. Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat; 3. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
    • BAB III PENUTUP 1.1. Kesimpulan Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme, kolonialisme, dan fasisme, serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Alinea I terkandung motivasi, dasar, dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). Alinea II mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil,danmakmur).Alinea III memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa). Alinea IV memuat tugas negara/tujuan nasional, penyusunan UUD 1945, bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyatdandasarnegaraPancasila. 1.2. Daftar Pustaka Anonim. 2009. Pembukaan UUD 1945. Diakses di http://www.bpk.go.id/web/files/2009/01/UUD45.pdf pada tanggal 1 Oktober 2013 Sasrawan, Hedi.2012. Hubungan Dasar Negara dan Konstitusi.http://hedisasrawan.blogspot.com/2013/01/hubungan-dasar-negara-dan-konstitusi.html. Diakses pada 1 Oktober 2013 Benny N. 2010. Makna Alinea-Alinea Pembukaan UUD 1945. Diakses di http://nurfaizinbenny.blogspot.com/2010/11/makna-alinea-alinea-pembukaan-uud- 1945.html pada 1 Okober 2013.