Peta masalah pemilu kada dan peran pengawas

5,134 views
4,987 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,134
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
412
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Peta masalah pemilu kada dan peran pengawas

  1. 1. PETA MASALAH PEMILU KADA DAN PERAN PENGAWAS Ahsanul Minan
  2. 2. KEYWORDS  Mandat (Yuridis, politis, sosiologis)  Tantangan dan kendala pengawasan Pemilu Kada  2 parameter dasar: kualitas dan integritas
  3. 3. Mengapa harus ada lembaga pengawas pemilu? 1. Kebutuhan obyektif; 1. KPU 2. Peserta Pemilu 3. Rakyat a fair competition need a fair rule and enforcement. 2. Peran strategis lembaga pengawas 1. Pengawal demokrasi (memberikan implikasi terhadap behavior kelembagaan) 2. Memastikan memastikan pemilu on the right track dan sumber daya (resources) yang digunakan tidak sia-sia
  4. 4. Apa implikasinya bila lembaga pengawasan tidak bekerja dengan baik? Terhadap pemilu • Menghasilkan konflik kekerasan (from election to violance) • Hilangnya kepercayaan rakyat Terhadap demokrasi; • Terjadi arus balik : dari demokrasi menuju tirani baru • Apatisme terhadap demokrasi (ada kecenderungan melihat masa lalu, meskipun otoritaian, lebih baik) Terhadap masa depan bangsa (karena hasil yang tidak maksimal dari pemilu); • Lemahnya kapasitas kepemimpinan yang dihasilkan • Legitimasi politiknya dipertanyakan • Melemahnya orientasi pemimpin pada pembangunan negara hukum yg demokratis
  5. 5. Peran pengawas pemilu PENGAWAS PEMILU • Katalisator konflik kekerasan (from election to violance) • Mencegah pudarnya • Mengawal kepercayaan rakyat terciptanya proses transisi kekuasaan • Mencegah terjadi arus secara fair, balik : dari demokrasi demokratis dan menuju tirani baru THE GUARDIAN legitimate • Mencegah apatisme • Mendorong tumbuh terhadap demokrasi (ada OF ELECTION dan menguatnya kecenderungan melihat AND kepercayaan rakyat masa lalu, meskipun DEMOCRACY terhadap prosedur otoritaian, lebih baik) demokrasi dalam • Legitimasi politiknya menjembatani dipertanyakan proses transisi • Melemahnya orientasi kekuasaan pemimpin pada pembangunan negara hukum yg demokratis
  6. 6. Apa yang harus dilakukan agar pengawasan menjadi kekuatan kontrol yang efektif terhadap prilaku yang “menodai” pemilu. Membangun kesadaran Kelembagaan • Organisasi (membangun koloni bukan soliter) • “buka baju” (mengesampingkan peran yang yang tidak mendukung kerja-kerja pengawasan) Apa yang membuat anda bangga (proud) menjadi anggota pengawas pemilu? Self esteem, • Tidak semua orang bisa menjadi anggota pengawas pemilu • karena bekerja di sebuah lembaga yang unik. • Bekerja sebagai pengawas pemilu sama dengan bekerja untuk demokrasi. • Bekerja untuk demokrasi sama dengan bekerja dengan masa depan bangsa
  7. 7. TANTANGAN DALAM PENGAWASAN PEMILU KADA  Potensi pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu Kada sangat tinggi, terutama di daerah dimana diantara pasangan calon terdapat calon yang berasal dari unsur incumbent.  Tingkat kompetisi antar pasangan calon yang sangat tinggi dengan jumlah calon yang juga cukup banyak  Potensi conflict of interest dan pelanggaran kode etik terkait dengan netralitas dan imparsialitas penyelenggara Pemilu termasuk Panwaslu Kada cukup besar mengingat dekatnya relasi pasangan calon dengan penyelenggara Pemilu baik dari aspek hubungan kekeluargaan, bisnis, maupun pertemanan  Sebagian anggota Panwaslu Kab/Kota merupakan “orang baru” sehingga memiliki pengalaman yang kurang memadai dalam menyelenggarakan pengawasan Pemilu.
  8. 8. MASALAH KUNCI PANWASLU KADA DALAM MENJALANKA CAPACITY N TUGAS DAN PELAKSANA KEWAJIBAN CAPACTY AN FUNGSI DEVELOP PEMBIMBIN PERFORMANCE MENT GAN DAN (TRAININ PEMBINAAN G DAN BAWASLU DALAM BIMTEK) KEPADA CREDIBILITY MENEGAKKAN PANWASLU & INTEGRITY KODE ETIK KADA
  9. 9. REFLEKSI PENGAWASAN PEMILU 2009  APA TIGA TANTANGAN TERBESAR DALAM MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PANWAS ? STRATEGI PENGAWASAN PEMILU KADA • APA TIGA HAL YANG MUTLAK DIBUTUHKAN UNTUK MEMBANTU KEBERHASILAN DALAM MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI PANWAS ?

×