Your SlideShare is downloading. ×
Pengantar Ilmu Ekonomi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pengantar Ilmu Ekonomi

4,334
views

Published on


0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
4,334
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
106
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PENGANTARILMUEKONOMIAhdiat, S.Pi
  • 2. Merkantilisme Merkantilisme percaya ekonomi dunia stagnan dan kekayaannya tetap, sehingga suatu bangsa hanya bisa berkembang hanya dengan mengorbankan negara lain. Konsekwensinya adalah mereka menciptakan monopoli yang diciptakan yang disahkan oleh pemerintah di dalam negeri dan mendukung kebijakan kolonialisme, mengirimkan agen-agen dan pasukan ke negeri-negeri lain yang miskin untuk mengeruk emas dan komoditas-komoditas berharga lainnya. Menurut sistem merkantilis yang sudah mapan, kekayaan hanya terdiri dari uang yang pada waktu itu hanya terdiri dari emas dan perak. Tujuan utama dari setiap bangsa adalah mengumpulkan emas dan perak secara agresif dan menghalalkan segala cara untuk melakukannya. (The Wealth Of Nations, 1776). Bagaimana cara merkantilis mendapatkan uang lebih banyak ?  Kolonialisasi.  Memperbesar ekspor dan mengurangi
  • 3. Soal Quiz 11. Jelaskan bagaimana sistem ekonomi yang dibangun pada zaman Merkantilisme!2. Berikan kritik anda kepada sistem ekonomi merkantilis !
  • 4. Adam Smith dan Zaman Ekonomi Modern 9 Maret 1776 Adam Smith menerbitkan bukunya yang berjudul An Inquiry Into The Nature and Causes of The Wealth of Nations ditandai sebagai zaman Pencerahan. Adam Smith menyerang sistem merkantilisme dengan menentang pengenaan tarif dan pembatasan perdagangan. Menurut Adam Smith, kebijakan merkantilisme hanya menghasilkan kemakmuran bagi produsen dan pemegang monopoli saja. Lebih jauh Adam Smith mengatakan bahwa dalam sistem merkantilisme Kepentingan konsumen selalu dikorbankan untuk kepentingan produsen. Beberapa gagasan Adam Smith :  Produksi dan perdagangan adalah kunci untuk membuka kemakmuran negara, bukan mengumpulkan emas dan perak dengan mengrobankan negara lain.  Kemakmuran harus diukur berdasarkan seberapa baik rumah, baju dan makanan yang dimiliki oleh penduduk.  Kemakmuran sebuah bangsa terjadi jika semua kebutuhan dan fasilitas untuk hidup tersedia dengan harga yang murah.  Untuk memaksimalkan produksi dan perdagangan demi menghasilkan “kekayaan universal” dan “peningkatan kekuatan produktif buruh” kuncinya adalah “kebebasan alamiah”.  Kebebasan alamiah yang dimaksud Smith adalah kebebasan orang untuk melakukan aktivitas ekonomi tanpa campur tangan negara.
  • 5. SmithMengidentifikasi 3Unsur Untuk menciptakan kemakmuran melalui kapitalisme pasar bebas maka harus memenuhi 3 unsur yaitu :  Kebebasan (freedom) : hak untuk memproduksi dan memperdagangkan produk, tenaga kerja dan kapital.  Kepentingan Diri (Self Interest) : hak seseorang untuk melakukan usaha sendiri dan membantu kepentingan diri orang lain.  Persaingan (Competition) : hak untuk bersaing dalam produksi dan perdagangan barang dan jasa.Soal Quiz 21. Jelaskan teori ekonomi menurut Adam Smith ! Uraikan sesuai pendapat anda !2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kemakmuran menurut Adam Smith !
  • 6. Jean Baptiste Say Menurut JB.Say Produksi adalah peyebab komsumsi atau dengan kata lain output yang meningkat akan memperbesar pengeluaran konsumen. JB.Say juga memperkenalkan peran Enterpreneur sebagai agen yang berbeda dengan tuan tanah, buruh dan bahkan kapitalis. Untuk sukses, seorang Enterpreneur harus mempunyai penilaian, ketabahan dan pengetahuan tentang dunia serta perkiraan- perkiraan yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi. Say mencatatat bahwa, Enterpreneur menggeser sumber daya ekonomi dari area produktivitas yang rendah menuju ke area produktifitas yang tinggi dan lebih besar hasilnya. Menurut JB.Say Produksi adalah peyebab komsumsi atau dengan kata lain output yang meningkat akan memperbesar pengeluaran konsumen (Penawaran X akan menciptakan permintaan untuk Y). Contoh kasus Panen Petani : “semakin besar panennya semakin besar pula pembelian
  • 7. Hukum PasarJB.Say Sebuah negara tidak boleh punya banyak kapital. Investasi adalah basis bagi petumbuhan ekonomi. Konsumsi bukan hanya tidak menambah kekayaan tetapi bahkan juga menghambat penambahan kekayaan. Permintaan disebabkan oleh produksi. Kekurangan permintaan (over produksi) bukan penyebab gangguan perekonomian. Gangguan dalam perekonomian muncul hanya jika barang tidak diproduksi dalam proporsi yang tepat satu sama lain.Soal Quiz 31. Jelaskan teori ekonomi JB.Say sesuai pendapat anda !2. Jelaskan teori pasar JB.Say sesuai pendapat anda !
  • 8. Robert ThomasMaltus Tahun 1798 saat berusia 32 tahun Malthus mempublikasikan karya tanpa mencantumkan namanya berjudul Essay on Population, yang pada intinya mengatakan bahwa sumber daya bumi tidak bisa mengimbangin kebutuhan populasi yang terus bertambah. Menurut Malthus, populasi cenderung bertambah menurut deret ukur (secara geometris) (1,2,4,8,16,32,…) sedangkan produksi alam (SDA) cenderung bertambah menurut deret hitung (secara aritmetika) (1,2,3,4,5,6,….) Pada grafik dilihat populasi masyarakat dunia bertambah secara geometris, bahkan sampai sekarang. Kini jumlahnya sekitar 6 Miliar.
  • 9. Hukum EkonomiRobert ThomasMaltus Akibatnya, akan terjadi krisis “penderitaan dan kejahatan” yang tak terelakkan dimana sumber alam bumi tidak akan bisa memenuhi kebutuhan penduduk yang terus bertambah. Dalam grafik dilihat persedian sumber daya alam bertambah dalam kondisi yang terus menurun, sedangkan permintaan dari penduduk terus bertambah meningkat lebih cepat pada tingkat geometris. Titik C merepresentasikan level subsisten dimana mayotitas manusia hidup pas-pasan.
  • 10. Maltus dan HukumPendapatan YangMenurun Sarana-sarana untuk mendukung kehidupan manusia “dibatasi oleh kelangkaan tanah – oleh besarnya tanah yang gersang di muka bumi – dan oleh menurunnya proporsi produk yang harus selalu dihasilkan dari penambahan kapital terus-menerus terhadap tanah yang sudah ditanami. Sumber daya alam yang cenderung “terus- menerus berkurang” ini sekarang dikenal sebagai hukum pendapatan yang menurun.Soal Quiz 4 Jelaskan Hukum Ekonomi Malthus sesuai pendapat anda ! Jelaskan apa yang dimaksud dengan hukum pendapatan yang menurun !
  • 11. David Ricardo – HukumPendapatan Menurun &Teori Kuatitas Uang Ricardo bersama Maltus mengembangkan hukum pendapatan yang menurun dalam bukunya “Essay on The Influence of Low Price of Corn on the Profits of Stock”. Dalam bukunya, Ricardo menjelaskan bahwa semua input (tanah, tenaga kerja, kapital dan modal) dikaitkan dengan harga jagung. Saat tenaga kerja bertambah, diperlukan pula penambahan tanah untuk mendapatkan hasil, sebab tanah yang sudah dipakai berkurang kesuburannya atau produktivitasnya. Bahkan jika ditambah lagi tenaga kerja dan modal untuk kuantitas tanah yang sama hasilnya akan tetap sama atau tidak bertambah. Akibatnya, output bersih akan menurun dan pertumbuhan ekonomi akan merosot. Ricardo menciptakan kontroversi dengan menulis studi ekonomi pertamanya “The High Price of Bullion (1811)” dimana dia mengatakan bahwa inflasi di negerinya diakibatkan karena Bank Of England menerbitkan bank note berlebihan. Ricardo percaya pada teori kuantitas uang, bahwa tingkat harga umum terkait erat dengan perubahan jumlah uang yang beredar.
  • 12. David Ricardo – HukumKeuntungan Komparatif Ricardo juga mengembangkan hukum keuntungan komparatif dengan ilustrasi berikut : Misalkan untuk memproduksi 1 pakaian di Banggae memerlukan 50 Pekerja sedangkan Pamboang 25 Pekerja. Di lain pihak, untuk produk anggur Pamboang membutuhkan jumlah yang sama, yaitu 25, sedangkan Banggae membutuhkan 200. Lihat tabel di bawah. Banggae Pamboang 1 Unit Pakaian 50 25 1 Unit Anggur 200 25
  • 13. David Ricardo –HukumKeuntunganKomparatif Misalkan Pamboang mengambil 25 pekerja dari produksi pakaian dan mempekerjakan pada produksi anggur. Hasilnya akan menaikkan 1 unit anggur dan menurunkan 1 unit pakaian di Pamboang. Jika pada saat yang sama Banggae mangambil 100 pekerja dari industri anggur dan mempekerjakan untuk membuat pakaian, maka Banggae akan menambah 2 unit pakaian dan kehilangan setengah unit anggur. Jika kita menjumlah total output kedua kecamatan setelah spesialisasi produksi dilakukan kita akan sampai pada kesimpulan yang mengherankan : akan ada tambahan satu unit pakaian dan satu setengah unit anggur yang diproduksi dalam agregat sebagai hasil dari perdagangan Total produksi secara agregat adalah tiga unit pakaian dan dua setengah unit anggur. Banggae 3 Unit Pakaian 150 1/2 Unit Anggur 100 Pamboang 0 Unit Pakaian 0 2 Unit Anggur 50
  • 14. David Ricardo – Hukum BesiUpah dan Penurunan Profit Ricardo berkali-kali menyatakan bahwa jika upah naik maka profit akan turun dan profit tergantung pada upah, maka dari itu upah tidak boleh dinaikkan (Hukum Besi Upah). Upah yang tinggi akan memicu pertambahan penduduk, yang lebih berarti lebih banyak mulut yang akan disuapi sehingga penggunaan tanah akan bertambah dan produktivitasnya akan menurun. Harga beras akan naik, pemilik tanah akan untung, tapi profit pekerja akan menurun karena kapitalis harus membayar pekerja lebih tinggi agar mereka tidak kelaparan (karena naiknya harga makanan).Soal Quiz 51. Jelaskan Hukum hukum pendapatan yang menurun Ricardo ! Uraikan sesuai pendapat anda!2. Jelaskan hukum keuntungan komparatif Ricardo ! Uraikan sesuai pendapat anda !
  • 15. Karl Heinrich Marx Karya terbesar Marx adalah Das Capital diterbitkan pada tahun 1867 menjadi doktrin bagi kaum sosialis. Marx dalam bukunya memperkenalkan “determinisme ekonomi” dan “teori eksploitatif”. Marx menganggap karyanya sebagai Kitab Sucinya para pekerja. Dalam Das Capital, Marx berusaha memperkenalkan model alternatif untuk ekonomi klasik Adam Smith. Sistem ini dimaksudkan untuk menunjukkan secara “ilmiah” bahwa sistem kapitalisme mengandung cacat fatal, yakni hanya menguntungkan kapitalis dan dan bisnis besar dengan mengeksploitasi buruh dan kapitalisme akan mengalami krisis yang pada akhirnya akan menghancurkan dirinya sendiri.
  • 16. Karl Heinrich Marx –Teori Nilai Kerja & TeoriNilai Surplus Dalam sistem kelas Ricardo, Buruh memainkan peran kritis dalam menentukan nilai. Ricardo dan kemudian Marx mengklaim bahwa tenaga kerja adalah satu-satunya penghasil nilai suatu hasil produksi. Menurut Marx, Nilai suatu komoditas harus sama dengan jumlah rata-rata dari jam kerja yang dipakai dalam menciptakan komoditas itu. Jika tenaga kerja satu-satunya penentu nilai, lalu kemana profit dan bunganya ? Marx menyebut profit dan bunga sebagai nilai surplus. Oleh karenanya, Marx menyimpulkan bahwa kapitalis dan pemilik tanah adalah pihak yang mengeksplitasi pekerja. Jika semua nilai adalah produk dari tenaga kerja, maka semua profit yang diterima oleh kapitalis dan pemilik tanah pastilah merupakan “nilai surplus” yang diambil secara tidak adil dari pendapatan kelas pekerja.
  • 17. Karl Heinrich Marx –Teori Nilai Surplus Marx mengembangkan rumus matematika untuk teori nilai surplusnya. Tingkat profit (p) atau eksploitasi adalah sama dengan nilai surplus (s) dibagi dengan nilai produk akhir (r). Jadi p = s/r Misalnya, andaikan pabrik pakaian mempekerjakan buruh untuk membuat baju. Kapitalis menjual baju seharga Rp.100/baju, tetapi ongkos tenaga kerja adalah Rp.70/baju sehingga selisih dari harga penjualan baju dengan upah pekerja sebesar Rp.30. Karena itu tingkat profit atau eksploitasinya adalah : p = Rp.30/Rp.100 = 0,3 atau 30%. Marx membagi nilai produk akhir menjadi 2 bentuk kapital (modal) yakni kapital konstan (c) dan kapital variabel (v). Kapital Konstan merepresentasikan pabrik dan peralatan dan kapital variabel adalah biaya tenaga kerja. Jadi persamaannya untuk tingkat profit menjadi : p = s/(v + c). Marx berpendapat bahwa profit dan eksploitasi dapat dinaikkan dengan memperpanjang hari kerja dan mempekerjakan perempuan dan anak-anak dengan upah yang lebih rendah ketimbang lelaki dewasa. Lebih jauh, mesin dan kemajuan teknologi hanya menguntungkan kapitalis, bukan buruhnya.
  • 18. Karl HeinrichMarx – NexusUang Dalam Bab 3 buku Das Capital, Marx mengawali dengan diskusi tentang barter antara dua komoditas, C dan C’. Pertukaran itu terjadi sebagai berikut : C - C’ Ketika uang diperkenalkan hubungannya beruibah menjadi C-M-C’. Di sini uang merepresentasikan medium pertukaran antara 2 komoditas. Akan tetapi, Marx menunjukkan bahwa para kapitalis hanya memandang dunia dari sudut pandang akumulasi kapital ketimbang memanfaatkan barang dan jasa. Marx merepresentasikan cara berpikir bisnis baru ini sebagai berikut : M-C-M’. Dengan kata lain, kapitalis menggunakan uang untuk menghasilkan komoditas yang pada akhirnya untuk menghasilkan uang. Sehingga tujuannya bukan lagi menghasilkan C, tetapi M. Terakhir sistem pasar maju selangkah lebih jauh untuk menunjukkan di mana komoditas (barang dan jasa) tidak ada sama sekali. Proses pertukarannya menjadi M-M’. Tahap terakhir ini mencerminkan pasar kapital atau finansial, seperti pasar uang dan sekuritas (saham dan obligasi). Pada situasi seperti ini, di mana lagi tujuan sistem ekonomi yaitu menghasilkan barang untuk mendapatkan uang ?
  • 19. Soal Quiz 61. Jelaskan Teori Nilai Kerja Marx !2. Jelaskan Teori Nilai Surplus Marx !3. Jelaskan teori nexus uang Marx !
  • 20. William StanleyJevons Jevons juga menentang model ekonomi yang mengatakan bahwa biaya menentukan nilai. Jevon dengan tegas mengatakan bahwa nilai tergantung sepenuhnya pada pada utilitas, bukan tenaga kerja atau biaya.  Dengan menggunakan contoh air, Jevons mengilustrasikan analisis marginal : “kita hanya bisa mengatakan bahwa air pada jumlah tertentu adalah sangat dibutuhkan ; dan setiap penambahan kuantitas air akan menghasilkan derajat utilitas yang bervariasi ; tapi di luar titik tertentu, utilitas itu akan hilang.
  • 21. William Stanley Jevons– Teori PerilakuKonsumen Jevons juga mengembangkan teori perilaku konsumen. Jevons mengatakan bahwa individu akan cenderung membeli dan menggunakan beragam barang dan jasa sehingga utilitas marginalnya adalah sama untuk masing- masing produk, yakni MUx = MUy’, di mana x dan y merepresentasikan barang yang berbeda. Maksudnya, individu akan cenderung memilih barang yang berbeda dengan harga murah pada tingkat utilitas yang sama. Rumusnya :
  • 22. William Stanley Jevons,Leon Walras, dan CarlMenger Dari Inggris William Stanley Jevons (1835-1882), Dari Prancis Leon Walras (1843-1910), dan Dari Austria Carl Menger (1835-1921), ketiganya membuat penemuan besar secara hampir bersamaan. Mereka menyebutnya sebagai revolusi utilitas marginal. Menger dkk memberikan ilustrasi sederhana : Jika tersedia banyak persediaan air di mana-mana, maka harga air akan murah, begitupun sebaliknya. Prinsip yang sama juga berlaku pada permata, jika permata tersedia melimpah ruah maka harga permata akan jatuh. Jika permata jarang maka harganya akan naik. Inilah yang dimaksud sebagai prinsip utilitas marginal yang semakin berkurang. Ringkasnya, harga ditentukan oleh pembelian dan penjualan marginal, yang memenuhi permintaan konsumen berdasarkan banyak atau sedikitnya persediaan suatu produk. Prestasi Menger dkk :  Asal usul nilai konsumen. Menger dkk membahas peran konsumen dalam menentukan aktivitas produktif – yang menentukan struktur dan harga proses produksi adalah permintaan akhir bukan waktu kerja atau biaya produksi.  Utilitas/Biaya Marginal. Menger dkk menunjukkan bahwa harga dan biaya ditentukan pada margin -- dengan keuntungan biaya marginal untuk pembeli dan penjual.  Nilai Subjektif. Menger dkk menunjukkan bahwa “nilai” sepenuhnya tergantung pada keinginan konsumen dan produsen ; bahwa upah, rente (rent), bunga dan profit ditentukan oleh penilaian subjektif dari konsumen dan
  • 23. Menger dkk –Struktur Produksi Untuk menjelaskan struktur produksi, Menger dkk mengilustrasikan sebagai berikut : Misalkan kebutuhan rokok sudah tidak ada lagi atau hilang sama sekali. Apa yang terjadi ? Pertama, semua harga rokok akan jatuh sampai pada titik nol, bahkan rokok yang sudah diproduksi dengan menghabiskan biaya juga akan tidak berharga sama sekali. Kedua, “tetapi apa yang terjadi dengan barang-barang yang terkait yang ada di urutan tertinggi ?” Bagaimana dengan permintaan terhadap daun tembakau, alat dan mesin yang dipakai untuk menghasilkan berbagai jenis rokok ? Dan bagaimana nasib tenaga kerja yang khusus dipakai dalam industri ini ? Mereka juga akan kehilangan nilainya. Dengan kata lain, permintaan untuk faktor produksi akan tergantung pada permintaan konsumen akhir. Nilai input jelas terkait dengan nilai output. Penemuan ini diberi label “law of imputation” merupakan serangan langsung terhadap teori kerja Ricardo dan Marx.
  • 24. Menger dkk –PrinsipMarginalitas Untuk menjelaskan prinsip marginalitas (marginality), Menger dkk mengilustrasikan sebagai berikut : Bahwa ketika permintaan konsumsi rokok sudah tidak ada lagi, tidak semua input yang berhubungan dengan rokok akan kehilangan nilainya. Tanah dan alat-alat pertanian yang dipakai dalam penanaman tembakau akan tetap berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia lainnya. Dengan kata lain, tanah dan kapital yang memiliki banyak kegunaan dapat dipakai untuk industri lain. Misalnya alat dan mesin yang sebelumnya dipakai untuk menanam tembakau dapat digunakan untuk menanam kapas. Tanah yang dipakai untuk menanam tembagai dapat digunakan untuk menanam kedelai atau gandum. Nilainya akan turun tapi tidak sampai pada titik nol. Jadi nilainya akan turun sampai ke nilai guna alternatif lain yang terbaik. Secara tak langsung, Menger dkk telah menemukan prinsip utilitas marginal, yaitu harga atau nilai suatu barang adalah didasarkan pada penggunaan marginal atau penggunaan selanjutnya yang terbaik. Dalam analisis ini juga terkandung prinsip “biya kesempatan” atau “opportunity cost” yaitu ide bahwa setiap aktivitas atau produk dalam ekonomi memiliki penggunaan alternatif.
  • 25. Menger dkk –Tentang KrisisEnergi Akhir tahuan 1970an sampai awal 1980 terjadi krisis energi. Kenaikan permintaan (demand) dan berkurangnya pasokan (supply) menyebabkan harga minyak naik tajam. Tingginya harga minyak secara dramatis menaikkan permintaan terhadap terhadap alat-alat produksi dalam industri minyak. Harga alat-alat produksi industri minyak semuanya naik secara signifikan. Kemudian, ketika boom minyak ini berakhir, terjadi hal yang sebaliknya. Permintaan terhadap minyak menurun menyebabkan permintaan terhadap input minyak juga turun. Akibatnya, pekerja menganggur karena PHK, alat bor tak terpakai dan nilai properti migas turun. Singkatnya, biaya produksi bukan merupakan ukuran nilai suatu barang.
  • 26. Soal Quiz 71. Jelaskan bagaimana Teori Perilaku Konsumen !2. Jelaskan struktur produksi Menger dkk sesuai pendapat anda3. Jelaskan Prinsip Marginalitas Menger dkk sesuai pendapat anda !
  • 27. Eugen Bohm Bowerk –Investasi, tabungan danPertumbuhan Ekonomi Untuk menjelaskan hubungan investasi dan pertumbuhan ekonomi, Bowerk mengilustrasikan sebagai berikut : Seorang petani ingin minum air, tapi mata air itu jauh dari tempatnya. Solusinya, dia bisa membangun pipa untuk mengalirkan air dari mata air ke rumah. Bowerk ingin menjelaskan bahwa Investasi untuk mengalirkan air dari mata air ke rumah jelas akan menghasilkan produktivitas yang lebih besar, sehingga akan menciptakan pertumbuhan ekonomi. Di negara maju, individu menabung sebagian dari pendapatannya sehingga permintaan barang oleh konsumen akan turun, tetapi penurunan ini akan diimbangi dengan kenaikan akan permintaan terhadap barang modal. Atau dengan kata lain, negara maju secara ekonomi tidak sekedar melakukan penumpukan simpanan tapi menginvestasikan simpanannya. Tapi ada kemungkinan ketiga, warga dalam suatu negara dapat melakukan konsumsi lebih besar ketimbang pendapatannya; ketimbang menabung; mereka membelanjakan simpanan kekayaanya, dan hasilnya adalah pemborosan kapital sehingga menurunkan standar hidup.
  • 28. Soal Quiz 81. Jelaskan teori Investasi, tabungan dan Pertumbuhan Ekonomi Bowerk sesuai pendapat anda
  • 29. Alfred Marshall  Marshall adalah orang pertama yang mempopulerkan diagram penawaran (supply) dan permintaan (demand).  Marshal menjelaskan bahwa nilai/harga suatu produk tidak hanya ditentukan oleh utilitasnya tetapi juga seberapa besar biaya produksinya. Dalam menentukan harga ekuiblirium, Marshal mensyaratkan seperangkat asumsi, atau kondisi Ceteris Paribus. Marshal berasumsi bahwa pendapatan tetap sama, bahwa harga produk substitusi dan kompetitif adalah tetap dan ekspektasi perdagangan luar negeri tidak berubah. Dari revolusi marginalis, Marshal menciptakan kurva permintaan yang merefleksikan untilitas marginal dari pembeli dan dari aliran klasik dia mengembangkan skedul penawaran yang tergantung pada biaya produksi.
  • 30. HukumPermintaan Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Hukum Permintaan : “Apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang dimita akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan, jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Naiknya harga barang menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan. Naiknya harga barang menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah. Y-Price 6 4 2 Y-Price 0 0 5 Kurva permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang akan dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (Y) dengan sumbu barang (X).
  • 31. Faktor-Faktor YangMempengaruhiPermintaan Selera Konsumen ; Sebagian besar ditentukan oleh trend pasar. Pendapatan Konsumen ; Semakin tinggi pendapatan konsumen maka tingkat konsumsi akan semakin tinggi. Harga Barang Pengganti ; Konsumen cenderung akan beralih ke produk lain yang harganya lebih murah dengan kegunaan barang yang sama. Harga Barang Pelengkap ; Misalnya, Jika harga minyak tanah lebih rendah maka Konsumen cenderung akan menggunakan kompor minyak tanah dari pada Kompor Gas. Perkiraan Harga Masa Mendatang ; Misalnya, jika konsumen memprediksi bahwa akan terjadi inflasi maka konsumen cenderung akan membeli barang dalam jumlah yang banyak. Intensitas Kebutuhan Konsumen ; Bila Suatu barang dirasakan pokok oleh konsumen maka jumlah permintaan akan meningkat. Contoh : meningkatnya junlah permintaan daging menjelang Hari Raya.
  • 32. HukumPenawaran Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan pada waktu tertentu. Hukum Penawaran : Bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan akan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga. Y-Price642 Y-Values0 0 10 20 Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (Y) dengan sumbu barang (X).
  • 33. Faktor-Faktor YangMempengaruhiPenawaran Biaya Produksi ; Harga bahan baku yang mahal akan menyebabkan tingginya biaya produksi dan mengakibatkan produsen menawarkan barang dalam jumlah yang terbatas. Teknologi ; Teknologi menyebabkan berkurangnya biaya tenaga kerja dan efisiensi dan efektifitas produksi serta dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar. Harga Barang Pelengkap/Pengganti ; Apabila harga barang pengganti meningkat maka produsen akan memproduksi barang pelengkap/pengganti lebih banyak lagi. Pajak ; Tarif pajak yang tinggi akan menyebabkan tingginya harga barang yang berdampak pada menurunnya permintaan konsumen sehingga menurunkan jumlah barang yang akan ditawarkan. Perkiraan harga di masa datang ; Jika diprediksi bahwa jumlah permintaan terhadap suata barang di masa mendatang akan meningkat maka produsen cenderung akan meningkatkan jumlah penawarannya. Orientasi Perusahaan ; Jika orientasi perusahaan adalah menguasi pasar maka perusahaan harus mampu menekan harga barang yang ditawarkan sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Sedangkan bila orientasinya pada keuntungan maksimal maka perusahaan akan menetapkan harga yang tinggi terhadap barang yang
  • 34. Alfred Marshall –Elastisitas Harga Secara esensial, elastisitas harga permintaan menunjukkan seberapa sensitifkah pembeli dalam bereaksi terhadap perubahan harga : Jika kita menaikkan harga sebuah komoditas, apakah pendapatan kita akan naik atau menurun ? Dan sebaliknya, jika kita menurunkan harga sebuah komoditas, apakah pendapatan kita akan naik atau menurun ? Persamaan elastisitas harga sebagai berikut : e = % ∆Q % ∆P Dimana P adalah harga komoditas dan Q adalah kuantitas atau jumlah yang dibeli dan e adalah elastisitas. Nilai elastisitas 1 adalah “uniter” atau tidak elastis – yakni sedikit kenaikan atau penurunan harga tidak akan berdampak terhadap total pendapatan. Elastisitas kurang dari 1 berarti komoditas itu relatif elastis yang berarti bahwa kenaikan harga akan menurunkan penerimaan total dan penurunan harga akan Menaikkan penerimaan total. Elastisitas di atas 1 berarti kenaikan harga akan menaikkan pendapatan.
  • 35. Elastisitas Pajak &Surplus Konsumen Para legislator juga tertarik untk mengetahui “insiden atau dampak kenaikan atau penurunan pajak terhadap produksi dan pendapatan pemerintah. Misalnya, apakah pengurangan pajak dari 28% menjadi 20% akan menaikkan atau malah akan menurunkan penerimaan ? Atau apakah dampak bagi penjualan mobil jika pemerintah menetapkan pajak barang mewah 10% untuk penjualan mobil dengan harga lebih dari Rp.300.000. Marshall juga menciptakan konsep surplus konsumen sebagai cara untuk mengukur kepuasan konsumen. Pada grafik dilihat bahwa tingkat harga barang semakin menurun seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan. Ukurannya adalah, penurunan harga pada umumnya merefleksikan peningkatan kepuasan konsumen.
  • 36. Soal Quiz 9 Jelaskan hukum permintaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya sesuai pendapat anda ! Jelaskan hukum penawaran dan faktor-faktor yang mempengaruhinya sesuai pendapat anda ! Jelaskan mengapa dan untuk apa elastisitas harga diciptakan !
  • 37. Irfing Fisher –Teori KuantitasUang Kontribusi Fisher yang paling terkenal adalah buku “The Purchasing Power of Money” (1911). Dalam buku ini Fisher memperkenalkan rumus matematika untuk model monoternya, yaitu teori kuantitas uang. Tema utama dari teori kuantitas uang adalah “inflasi” (kenaikan harga umum) terutama disebabkan oleh ekspansi uang dan kredit, dan ada korelasi langsung antara perubahan dalam tingkat harga dan perubahan dalam persediaan uang. Jika persedian uang dinaikkan maka harga juga akan naik. Fisher menciptakan rumus matematika untuk merepresentasikan teorinya. Rumusnya : M x V = P x Q Dimana  M : kuantitas uang yang beredar  V : kecepatan uang atau perputaran uang tahunan  P : tingkat harga umum  Q : Kuantitas barang yang dihasilkan dalam setahun Sisi kanan dari persamaan di atas merepresentasikan transfer uang, sedangkat sisi kiri merepresentasikan transer barang. Nilai barang harus sama dengan uang yang berpindah dalam setiap pertukaran.
  • 38. Soal Quiz 101. Jelaskan teori kuantitas uang Fisher sesuai pendapat anda !
  • 39. Ludwig von Mises –Teori Uang danKredit Kontribusi utama Mises adalah penjelasan tentang sifat uang. Uang adalah buatan negara, Mata uang nasional seperti Rupiah, Dollar, Pound, Franc dianggap sebagai unit nilai yang ditetapkan secara sepihak oleh keputusan pemerintah. Jadi, mikroekonomi (teori permintaan dan penawaran untuk konsumen dan perusahaan individual) dipisahkan dari makroekonomi (teori uang dan aktivitas ekonomi keseluruhan). Mises mencoba menghubungkan keduanya. Teori uang dan kredit mengaitkan mikro dan makro dengan pertama-tama menunjukkan bahwa uang pada dasarnya adalah komoditas dengan beberapa karakteristik yang unik. Mises mencatat bahwa di bawah standar emas internasional, semua mata uang ditetapkan berdasar emas dengan bobot tertentu. Misalnya, Inggris ditetapkan kira-kira 1 Pound per 4 ons emas, dan Amerika Serikat menetapkan 1 Dollar per 20 ons emas. Jadi, nilai tukar ditetapkan 1 Pound dengan harga 5 Dollar.
  • 40. Ludwig von Mises –Prinsip MarginalitasUang  Mises menggunakan teori utilitas marginal untuk penawaran dan permintaan uang.  Secara khusus Mises menunjukkan bahwa uang tidak ada bedanya dengan komoditas lain jika sampai pada nilai marginalnya.  Dalam mikroekonomi, harga barang ditentukan oleh kuantitas yang tersedia dan tingkat permintaan. Prinsip sama berlaku pula untuk uang (atau yang oleh ekonom disebut “cash balance”) ditentukan oleh permintaan marginalnya.Soal Quiz 111. Jelaskan teori uang dan kredit Mises sesuai pendapat anda !2. Jelaskan prinsip marginalitas uang Mises sesuai pendapat anda !
  • 41. John Maynar Keynes Keynes dalam bukunya “The General Theory of Employment, Interest dan Money” (1936) mengajarkan bahwa kapitalisme pada dasarnya tidak stabil dan tidak berkecenderungan ke arah full employment. Sehingga menurut mises diperlukan intervensi negara terhadap pasar dengan mengendalikan kendaraan kapitalis dan mengembalikannya ke jalan menuju kemakmuran. Bagaimana caranya ? Yaitu menjalankan kebijakan defisit dan melakukan pengeluaran untuk kerja publik yang akan menaikkan permintaan dan memulihkan kepercayaan. Setelah ekonomi kembali ke jalurnya yang benar dan mencapai full employment, pemerintah tak perlu lagi menjalankan kebijakan defisit dan model klasik akan berfungsi kembali dengan benar. Keynes percaya bahwa problem kelangkaan ekonomi universal dapat diatasi dengan memperbesar kredit secara progresif untuk meningkatkan full employment. Suku bunga akan turun pada titik nol dan manusia akan mendapatkan kemakmuran. Keynes menyatakan bahwa standar emas membatasi ekspansi kredit dan mempertahankan kelangkaan. Jadi inelastisitas emas – yang dianggap bagus oleh ekonom klasik -- menghalangi jalan menuju kemakmuran sehingga harus ditinggalkan dan digantikan dengan inflasi uang. Kesepakatan “Bretton Woods” adalah langkah
  • 42. John Maynar Keynes – Pengeluaran Sebagai Unsur Utama Menurut Keynes, tabungan adalah bentuk pengeluaran tidak bisa diandalkan. Ia hanya “efektif” jika tabungan diinvestasikan dalam dunia usaha. Jadi tabungan yang disimpan di bank adalah buruk bagi perekonomian. Yang terpenting adalah permintaan efektif. Apa yang dikeluarkan oleh konsumen dan bisnis akan menentukan output nasional. Keynes mendefenisikan permintaan efektif sebagai output agregat (Y), yang merupakan penjumlahan dari konsumsi (C) dan investasi (I), karena itu : Y = C + I Sekarang kita menyebut Y atau “permintaan efektif” agregat sebagai produk domestik kotor (Gross Domestic Product-GDP). GDP didefenisikan sebagai nilai dari output final dari barang dan jasa selama setahun.
  • 43. John Maynar Keynes –Menambahkan “G”Pada Persamaan Keynes memandang pemerintah sebagai agen independen yang mampu menstimulasi prekonomian melalui kerja publik dan percetakan. Kebijakan pemerintah yang ekspansioner dapat menaikkan “permintaan efektif” jika sumber daya dipakai tanpa merugikan konsumsi atau investasi. Dalam kenyataanya, selama resesi, kenaikan dalam “G” akan mendorong “C” dan “I” dan karenanya akan menaikkan “Y”. Sehingga persamaan pendapatan nasional yaitu : Y = C + I + G
  • 44. John MaynarKeynes – MultiplierEffect Keynes menjelaskan bahwa kenaikan sedikit saja dalam investasi akan menghasilkan full employment. Misalkan, dalam masa resesi Pemerintah menggaji anggota KPU untuk menyelenggarakan Pemilu sebesar Rp.100.000. Pada tahap pertama pengeluaran, Rp.100.000 ditambahkan pada perekonomian. Kini misalkan kecenderungan konsumsi sebesar 90%, yaitu anggota KPU mengeluarkan Rp.90.000 dari setiap gaji yang diterima. Dalam tahap kedua ini Rp.90.000 telah ditambahkan dalam perekonomian. Kemudian tahap ketiga, setelah anggota KPU menghabiskan uang mereka, Rp.90.000 itu menjadi pendapatan pengusaha lainnya, Mall Perbelanjaan, Pom Bensin, Supermarket, dll. Bisnis- bisnis ini pada akhirnya akan menyewa pekerja baru untuk menangani permintaan baru dan mengaji mereka dengan upah dan pekerja ini juga mengeluarkan 90% dari pendapatannya. Pada akhirnya, investasi publik memilik efek multiplier yang menciptakan tahap-tahap penurunan pengeluaran secara perlahan. Rumus Keynes untuk multiplier “k” adalah : k = 1/(1-MPC), dimana MPC : Marginal Propensity to Consume (Kecenderungan Marginal untuk Mengkonsumsi). Karena MPC = 90% atau 0.90 dalam contoh di atas maka k=10. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pengeluaran Pemerintah pada masa resesi untuk menggaji KPU menyelenggarakan Pemilu telah meningkatkan full employment dengan Multiplier Effect sebesar 10 kali lipat.
  • 45. Soal Quiz 121. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kesepakatan Breeton Woods !2. Jelaskan multiplier effect Keynes sesuai pendapat anda !
  • 46. Milton Friedmen Friedmen menemukan bahwa sebab utama dari depresi besar di Amerika Serikat tahun 1929-1933 yang menyebabkan stok uang menurun dari sepertiga adalah karena mismanajemen Pemerintah. Keynes mengungkapkan, kapitalisme pada dasarnya bukannya tidak stabil atau irrasional, tetapi guncangan terjadi karena mismanajemen pemerintah. Selama 30 tahun seluruh generasi ekonomi tidak menyadari seberapa besar bahaya yang ditimbulkan oleh Federal Reserve terhadap ekonomi dari 1929-1933. Mereka mendapat kesan bahwa Federal Reserve telah melakukan sesuatu yang secara manusiawi dimungkinkan untuk menjaga depresi tidak bertambah parah, tetapi mereka tidak berdaya untu menghadapi kekuatan deflasi yang kuat. Menurut apology resmi dari Federal Reserve System, lembaga ini telah berbuat sebaik-baiknya tetapi tidak mampu menghentikan depresi.
  • 47. REFLEKSIEKONOMI KAPITALISME V/S EKONOMI SYARIAH
  • 48. Sistem EkonomiKapitalisme
  • 49. Sekian danTerimakasih Billahit Fisabilil Haq Wassalamu Alaikum Wr.Wb
  • 50. Tugas Resume : Gagasan Para TokohNo Nama Period Gagasan e Hidup123456Dst