0
 Inti wisdom adalah ilmu pengetahuan sehingga philoshopia berariInti wisdom adalah ilmu pengetahuan sehingga philoshopia ...
Metafisika
Epistemologi
Logika
Aksiologi
Fils. Ilmu
Etika
Fils. Bahasa
Fils.
Pikiran
Estetika
Fils.
Sos
Fils.
Pol
Fils.Aga...
Filsafat dan IlmuFilsafat dan Ilmu
ILMU
: ilmu dan filsafat  hasil dari intelektual
manusia
DISIPLIN INTELEKTUAL
FILSAFAT...
Metode dasar dari filsafat ialah refleksi atau perenungan yang
mempergunakan pemikiran spekulatif dan kritis, dalam
metode...
Ciri-ciri Berpikir FilsafatCiri-ciri Berpikir Filsafat
 Radikal; sampai ke akar persoalanRadikal; sampai ke akar persoala...
Cabang UtamaCabang Utama Cabang KhususCabang Khusus
 MetafisikaMetafisika Filsafat KetuhananFilsafat Ketuhanan
 Epistemo...
 Filsafat etika adalah salah satu cabang filsafat yangFilsafat etika adalah salah satu cabang filsafat yang
mempelajari a...
 Plato (427 SM-438 SM )Plato (427 SM-438 SM ) Filsafat adalah ilmuFilsafat adalah ilmu
pengetahuan yng berminat mencapai ...
 Descartes (1590-1650)Descartes (1590-1650) Filsafat adalahFilsafat adalah
kumpulan segala pengetahuan dimana Tuhan,kumpu...
Soejono Koesoemo.SSoejono Koesoemo.S
 Filsafat hukum adalah (hasil) pemikirian yangFilsafat hukum adalah (hasil) pemikiri...
LanjutanLanjutan
 Radikal,Radikal, berarti tidak sekedarberarti tidak sekedar
mendalam sampai akar-akarnya,tetapimendalam...
 Prof. Sultan Takdir AlisahbanaProf. Sultan Takdir Alisahbana berfilsafat ituberfilsafat itu
adalah berfikir dengan insaf...
LanjutanLanjutan
 Hakekat pengertian hukum,Hakekat pengertian hukum,
 Cita dan tujuan hukum.Cita dan tujuan hukum.
 Ber...
 Sebagaimana dikemukakan oleh Soejono,bahwaSebagaimana dikemukakan oleh Soejono,bahwa
pemikiran dan penggarapan hukum (se...
 Ilmu dan ajaran tentang sarana/upaya untukIlmu dan ajaran tentang sarana/upaya untuk
melaksanakan dan mewujudkan nilai d...
FILSAFAT HUKUMFILSAFAT HUKUM
MASUK/KATEGORIMASUK/KATEGORI
FILSAFAT APA?FILSAFAT APA?
MetafisikaMetafisika
EpistemologiEpis...
Thanks every bodyThanks every body
WASSALAMWASSALAM
TERIMA KASIHTERIMA KASIH
Pb.1 filsafat dan fil. hukum
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pb.1 filsafat dan fil. hukum

723

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
723
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
35
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Pb.1 filsafat dan fil. hukum"

  1. 1.  Inti wisdom adalah ilmu pengetahuan sehingga philoshopia berariInti wisdom adalah ilmu pengetahuan sehingga philoshopia berari keinginan akan ilmu pengetahuankeinginan akan ilmu pengetahuan  secarasecara Praktis/TerminologisPraktis/Terminologis itu berarti alam berpikir/alam pikiranitu berarti alam berpikir/alam pikiran ; Jadi berfilsafat itu berpikir.; Jadi berfilsafat itu berpikir.  Berpikir yang bagaimana ? yaitu berpikir secara mendalam danBerpikir yang bagaimana ? yaitu berpikir secara mendalam dan sungguh-sungguh. atausungguh-sungguh. atau  Filsafat : adalah hasil pemikiran manusia tentang hakekat sesuatu.Filsafat : adalah hasil pemikiran manusia tentang hakekat sesuatu.  Sesuatu itu bisa berupa benda, manusia, ekonomi,sosiologi, hukumSesuatu itu bisa berupa benda, manusia, ekonomi,sosiologi, hukum dsbdsb  hakekat sesuatu : inti/dasar yang sedalam dalamnya dari sesuatu.hakekat sesuatu : inti/dasar yang sedalam dalamnya dari sesuatu. (Noto Hamidjojo,(Noto Hamidjojo, Soal-Soal Pokok Filsafat HukumSoal-Soal Pokok Filsafat Hukum. jakarta, Gunung. jakarta, Gunung Mulia,1975 hal.7 )Mulia,1975 hal.7 )    
  2. 2. Metafisika Epistemologi Logika Aksiologi Fils. Ilmu Etika Fils. Bahasa Fils. Pikiran Estetika Fils. Sos Fils. Pol Fils.Agama Honderich, 1995, Oxford Companion to Philosophy, p. 927.
  3. 3. Filsafat dan IlmuFilsafat dan Ilmu ILMU : ilmu dan filsafat  hasil dari intelektual manusia DISIPLIN INTELEKTUAL FILSAFAT ILMUKENYATAAN PENGOLAHANNYA MENGGUNAKAN AKAL BUDI ATAU INTELEKTUAL
  4. 4. Metode dasar dari filsafat ialah refleksi atau perenungan yang mempergunakan pemikiran spekulatif dan kritis, dalam metode ilmu adanya observasi kebuddddudayapea n Filsafat dan ilmu adalah hasil usaha manusia. dimasukkan ke dalam wujud yang abstrak berupa ide-2 atau gagasan-2, tetapi sebenarnya bisa juga dimasukkan dalam wujud karya
  5. 5. Ciri-ciri Berpikir FilsafatCiri-ciri Berpikir Filsafat  Radikal; sampai ke akar persoalanRadikal; sampai ke akar persoalan  Kritis; tanggap thd persoalan yg berkembangKritis; tanggap thd persoalan yg berkembang  Rasional; sejauh dpt dijangkau akal mnsRasional; sejauh dpt dijangkau akal mns  Reflektif; mencerminkan pengalaman pribadi.Reflektif; mencerminkan pengalaman pribadi.  Konseptual; hasil konstruksi pemikiranKonseptual; hasil konstruksi pemikiran  Koheren; runtut, berurutan.Koheren; runtut, berurutan.  Konsisten; berpikir lurus/tdk berlawanan.Konsisten; berpikir lurus/tdk berlawanan.  Sistematis; saling berkaitan.Sistematis; saling berkaitan.  Metodis; ada cara utk memperoleh kebenaran.Metodis; ada cara utk memperoleh kebenaran.  Komprehensif; menyeluruhKomprehensif; menyeluruh  Bebas & bertanggungjawabBebas & bertanggungjawab
  6. 6. Cabang UtamaCabang Utama Cabang KhususCabang Khusus  MetafisikaMetafisika Filsafat KetuhananFilsafat Ketuhanan  EpistemologiEpistemologi Filsafat SejarahFilsafat Sejarah  AksiologiAksiologi Filsafat IlmuFilsafat Ilmu  LogikaLogika Filsafat Politik &IdeologiFilsafat Politik &Ideologi  EtikaEtika Filsafat HukumFilsafat Hukum  EstetikaEstetika Filsafat BahasaFilsafat Bahasa  Filsafat ManusiaFilsafat Manusia Filsafat KomunikasiFilsafat Komunikasi
  7. 7.  Filsafat etika adalah salah satu cabang filsafat yangFilsafat etika adalah salah satu cabang filsafat yang mempelajari aturan-aturan tingkah laku manusiamempelajari aturan-aturan tingkah laku manusia mengenai baik buruknya dalam masyarakatmengenai baik buruknya dalam masyarakat  Filsafat logika adalah salah satu cabang filsafat yangFilsafat logika adalah salah satu cabang filsafat yang mempelajari aturan-aturan cara berfikir manusia kearahmempelajari aturan-aturan cara berfikir manusia kearah kebenaran.kebenaran.  Filsafat estetika adalah salah satu cabang filsafat yangFilsafat estetika adalah salah satu cabang filsafat yang mempelajari tentang hakekat keindahan.mempelajari tentang hakekat keindahan.  Filsafat kosmologi adalah salah satu cabang filsafat yangFilsafat kosmologi adalah salah satu cabang filsafat yang mempelajari tentang hakekat alam semesta.mempelajari tentang hakekat alam semesta.
  8. 8.  Plato (427 SM-438 SM )Plato (427 SM-438 SM ) Filsafat adalah ilmuFilsafat adalah ilmu pengetahuan yng berminat mencapai kebenaranpengetahuan yng berminat mencapai kebenaran yang asli.yang asli.  Aristoteles (382 SM- 322 SM)Aristoteles (382 SM- 322 SM) FilsafatFilsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputiadalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang terkandung di dalamnya ilmukebenaran yang terkandung di dalamnya ilmu metafisika,logika,retorika,etika,Ekonomi, politikmetafisika,logika,retorika,etika,Ekonomi, politik dan estetika.dan estetika.  Al Farabi (870-950)Al Farabi (870-950) Filsafat adalah ilmuFilsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud danpengetahuan tentang alam maujud dan bagaimana hakekatnya yang sebenarnya.bagaimana hakekatnya yang sebenarnya.
  9. 9.  Descartes (1590-1650)Descartes (1590-1650) Filsafat adalahFilsafat adalah kumpulan segala pengetahuan dimana Tuhan,kumpulan segala pengetahuan dimana Tuhan, alam dan manusia menjadi pokok penyelidikan.alam dan manusia menjadi pokok penyelidikan.  Immanuelkant (1724-1804)Immanuelkant (1724-1804) Filsafat adalahFilsafat adalah ilmu pengetahuan yang mencakup di dalamnyailmu pengetahuan yang mencakup di dalamnya empat persoalan :empat persoalan : 1.1. Apakah yang dapat kita ketahui ( metafisika)Apakah yang dapat kita ketahui ( metafisika) 2.2. Apakah yang seharusnya kita ketahui (etika)Apakah yang seharusnya kita ketahui (etika) 3.3. Sampai dimana harapan kita ( agama)Sampai dimana harapan kita ( agama) 4.4. Apalah yang dinamakan manusia (antropologi)Apalah yang dinamakan manusia (antropologi)
  10. 10. Soejono Koesoemo.SSoejono Koesoemo.S  Filsafat hukum adalah (hasil) pemikirian yangFilsafat hukum adalah (hasil) pemikirian yang metodis sistimatis danmetodis sistimatis dan radikalradikal mengenaimengenai hakekathakekat dan hal-haldan hal-hal fondamentalfondamental dandan marginalmarginal dari hukum dalam segala aspeknya,dari hukum dalam segala aspeknya, yang peninjauannya berpusat pada empatyang peninjauannya berpusat pada empat masalah pokok yaitu :masalah pokok yaitu :[1][1]  [1][1] Soejono Koesoemo.S,Soejono Koesoemo.S, MempertimbangkanMempertimbangkan beberapa pokok pikiran pelbagai aliran filsafatbeberapa pokok pikiran pelbagai aliran filsafat hukum dalam relasi dan relevansinya denganhukum dalam relasi dan relevansinya dengan pembangunan /pembinaan hukum indonesiapembangunan /pembinaan hukum indonesia (Pengukuhan guru besar,Undip,1989) hal.113(Pengukuhan guru besar,Undip,1989) hal.113 Bandingkan juga dengan Rony Hanitiyo S.SariBandingkan juga dengan Rony Hanitiyo S.Sari Kuliah Filsafat Hukum 10 September 2001Kuliah Filsafat Hukum 10 September 2001
  11. 11. LanjutanLanjutan  Radikal,Radikal, berarti tidak sekedarberarti tidak sekedar mendalam sampai akar-akarnya,tetapimendalam sampai akar-akarnya,tetapi sekaligus dalam arti kritis, tidak dogmatissekaligus dalam arti kritis, tidak dogmatis dan tidak skeptis.dan tidak skeptis.  MarginalMarginal dimaksudkan sebagai sifatdimaksudkan sebagai sifat hakekat permasalahan perbatasanhakekat permasalahan perbatasan (grensproblemen) yaitu antara wilayah(grensproblemen) yaitu antara wilayah dan lahan emperi (pengalaman) dandan lahan emperi (pengalaman) dan meta emperi/metafisika.meta emperi/metafisika.
  12. 12.  Prof. Sultan Takdir AlisahbanaProf. Sultan Takdir Alisahbana berfilsafat ituberfilsafat itu adalah berfikir dengan insaf /berfikir dengan telitiadalah berfikir dengan insaf /berfikir dengan teliti menurut aturan yang pasti.menurut aturan yang pasti.  Leuis O KattsoffLeuis O Kattsoff mengatakan ada tujuh cirimengatakan ada tujuh ciri kefilsafatan yaitu:kefilsafatan yaitu: 1.1. ia harus konsepsionalia harus konsepsional 2.2. adanya saling hubungan antar jawaban kefilsafatanadanya saling hubungan antar jawaban kefilsafatan 3.3. merupakan pemikiran rasionalmerupakan pemikiran rasional 4.4. sistem filsafat harus koherensistem filsafat harus koheren 5.5. bersifat menyeluruhbersifat menyeluruh 6.6. merupakan suatu pandangan duniamerupakan suatu pandangan dunia 7.7. suatu difinisi pendahuluansuatu difinisi pendahuluan
  13. 13. LanjutanLanjutan  Hakekat pengertian hukum,Hakekat pengertian hukum,  Cita dan tujuan hukum.Cita dan tujuan hukum.  Berlakunya hukum, danBerlakunya hukum, dan  Pelaksanaan/pengamalan hukumPelaksanaan/pengamalan hukum
  14. 14.  Sebagaimana dikemukakan oleh Soejono,bahwaSebagaimana dikemukakan oleh Soejono,bahwa pemikiran dan penggarapan hukum (secara teoritis)pemikiran dan penggarapan hukum (secara teoritis) dapat dipetakan sebagai berikut:dapat dipetakan sebagai berikut: 1.1. Apabila ilmu hukum berobyek pokok “Rechtstatsache”Apabila ilmu hukum berobyek pokok “Rechtstatsache” (kenyataan hukum yang normatif maupun emperis),(kenyataan hukum yang normatif maupun emperis), 2.2. Teori hukum dengan “Rechtskategori” (Kategori hukumTeori hukum dengan “Rechtskategori” (Kategori hukum yang logis a priori) Maka :yang logis a priori) Maka :  filsafat hukum memfokuskan pada “Rechtswert” (nilaifilsafat hukum memfokuskan pada “Rechtswert” (nilai dasar) sebagai obyek pokoknya.dasar) sebagai obyek pokoknya.  Sedangkan penggarapan praktisnya berpusat padaSedangkan penggarapan praktisnya berpusat pada politik hukum dalam arti luas,yakni:politik hukum dalam arti luas,yakni:
  15. 15.  Ilmu dan ajaran tentang sarana/upaya untukIlmu dan ajaran tentang sarana/upaya untuk melaksanakan dan mewujudkan nilai danmelaksanakan dan mewujudkan nilai dan postulat hukum dengan bantuan ilmu dan teori.postulat hukum dengan bantuan ilmu dan teori. Oleh karena itu sebagaimana dikemukakan diOleh karena itu sebagaimana dikemukakan di atas bahwasanya filsafat hukum tidak dapatatas bahwasanya filsafat hukum tidak dapat dilepaskan dari landasan “filsafat” dan “Ideologidilepaskan dari landasan “filsafat” dan “Ideologi poli tik” dan memfokuskan pada nilai-nilai dasarpoli tik” dan memfokuskan pada nilai-nilai dasar
  16. 16. FILSAFAT HUKUMFILSAFAT HUKUM MASUK/KATEGORIMASUK/KATEGORI FILSAFAT APA?FILSAFAT APA? MetafisikaMetafisika EpistemologiEpistemologi LogikaLogika EtikaEtika EstetikaEstetika Filsafat ManusiaFilsafat Manusia
  17. 17. Thanks every bodyThanks every body WASSALAMWASSALAM TERIMA KASIHTERIMA KASIH
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×