Iad+p00+gabungan+tengah+smt+2+(p09 157)

1,323 views
1,214 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,323
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
24
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Sumberdaya alam adalah semua yang dibutuhkan oleh manusia untuk kelangsungan hidupnya, yang terbentuk karena kekuatan alam. Sumberdaya alam merupakan unsur dari lingkungan hidup. Kerusakan sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang terjadi selama ini berkaitan dengan tingkat pertambahan dan persebaran penduduk yang tidak seimbang dengan jumlah dan persebaran sumberdaya alam serta lingkungan hidup yang ada.
  • Sumberdaya alam adalah semua yang dibutuhkanoleh manusia untuk kelangsungan hidupnya, yang terbentuk karena kekuatan alam
  • Sumberdaya alam adalah semua yang dibutuhkanoleh manusia untuk kelangsungan hidupnya, yang terbentuk karena kekuatan alam
  • Lingkungan alam diartikan sebagai satu-kesatuan areal tertentu dengan segala sesuatu yang berada di dalamnya dan sistem hubungan satu sama lainnya. Lingkungan hidup manusia diartikan sebagai semua yang ada disekitar manusia dan sistem hubungannya
  • Manusia dengan pengetahuannya mampu mengubah lingkungannya sehingga menguntungkan dirinya untuk memenuhi kebutuhannya.Dulu nenek moyang kita “berburu”, kemudian ‘menetap’ dan “bercocok tanam” dan akhirnya “membudidayakan”. Ekosistem yang ada di sekitar kita banyak yang merupakan ekosistem buatan, disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Pada awalnya pengaruh manusia terhadap lingkungannya tidak terlalu besar, sehingga lingkungan masih sanggup membuat keseimbangan baru, namun demikian ilmu dan teknologi makin brkembang dan banyak yang menghancurkan alam bahkan alam tidak dapat memulihkan diri terhadap perubahan yang dibuat oleh manusia
  • Pertambahan jumlah penduduk disebabkan oleh jumlah kelahiran yang lebih besar dari jumlah kematian. Dinegara berkembang pertumbuhan penduduk tidak seimbang dengan tingkat produksi pangan. JADI usaha pembangunan harus ditingkatkan terutama kesehatan dan kemakmuran penduduk serta produksi pangan.
  • Dalam ekosistem ada kekuatan yang saling berlawanan sehingga akan membentuk keseimbangan. Agar keseimbangan tidak terganggu, ada mekanime homeostasis. Dalam suatu nekosistem yang stabil mekanisme homeostatis begitu sempurnanya sehingga gangguan kecil segera diatasi sebelum menjadi besar. Dalam ekosistem yang stabil terjadi regenarasi terus menerus, terdiri dari kumpulan organisme yang saling tergantung satu sama lain. Ekosistem alami tidak akan mencegah terjadinya perubahan, klimaksnya suatu keadaan yang tidak dapat berubahlagi. Perubahan lingkungan fisik yang berlangsung secara lambat, teratur dan terarah sehingga hasilnya bisa diramalkan disebut suksesi ekologis. Pembangunan berwawasan lingkungan merupakan upaya sadar dan berencana dalam menggunakan dan mengelola sumberdaya alam secara bijaksana dalam pembangunan yang berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas hidup.Faktor lingkungan untuk mendukung pembangunan berwawasan lingkungan adalah TERPELIHARANYA PROSES EKOLOGIS YANG ESENSIAL (fotosintesis,pengendalian populasi,kemampuan memperbaharui diri), Someday YANG CUKUP, LINGKUNGAN SOSIAL DAN EKONOMI YANG SESUAI. Konsep pembangunan berwawasan lingkungan memiliki dimensi teknologis dan sosioekonomis. Kelestarian lingkungan diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi diperlukan untuk kelestarian lingkungan. Oleh karena itu perlu dicari keseimbangan dalam melakukan usaha pembangunan dan pelestarian lingkungan untuk menjamin adanya pembangunan yang berkelanjutan. Salah satu langkah penting dalam pembangunan berkelanjutan adalah penyusunan neraca sumberdaya alam dan lingkungan. Usaha untuk melindungi lingkungan harus dilaksanakan dengan cara dan proses produksi yang bersahabat dengan lingkungan, perlu diberi sertifikat ekolabel. Produk yang ramah lingkungan harus mengikuti standar yang ditentukan baik mutu maupun prosesnya (ISO 9000). Dan produk yang dihasilkan harus memenuhi tuntutan lingkungan, kesehatan, dan keselamatan pekerja (ISO 14.000).
  • Meningkatnya perkembangan sektor industrai dan transportasi, semakin meningkat pula tingkat pencemaran. Untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, perlu dilakukan pengendalian terhadap pencemaran lingkungan dengan menetapkan baku mutu lingkungan.
  • Untuk menentukan tingkat pencemaran air maka sangat perlu ditentukan sifat fisika-kimia air. Dalam aspek biokimia, air akan kekurangan oksigen. Persyaratan pengujian kandungan oksigen dalam limbah didasarkan pada BOD dan COD. Bahan pencemar lain yang berpengaruh terhadap kualitas air antrara lain logam berat ( Hg, merkuri; Pb, timbal) , limbah domestik ( kamar mandi, wc, dapur, tempat cuci pakaian, apotik, rumah sakit). Limbah non domestik ( industri, bahan padat bekas tanaman pertanian, pestisida, bahan pupuk yang mengandung nitrogen)
  • Wujud fisik pencemar udara dibedakan antara gas dengan partikel (mist=kabut; fog=kabut yang tebal; smoke=asap; dust=debu). Nilai ambang batas (NAB) diaratikan sebagai batas aman agar kualitas udara masih tetap terlindung. Kadar tertinggi (KTD) diartikan sebagai perlindungan bagi pekerja yang sehari-hari berada dalam lingkungan di mana bahan pencemar secara terus menerus ada.
  • Pada awalnya atmosfer bumi mengandung banyak karbon dioksida berkadar tinggi sehingga terjadi efek rumah kaca, akibatnya suhu permukaan bumi menjadi tinggi. Saat itu oksigen belum terbentuk sehingga belum ada lapisan ozon di stratosfer, oleh karena itu sinar ultra violet daeri matahari dapat sampai ke permukaan bumi dengan intensitas radiasi yang sangat kuat. Dalam kondisi seperti ini, tidak mungkin ada kehidupan di permukaan bumi, kecuali pada perairan yang dalam. Setelah ada makhluk hidup yang berklorofil, memungkinkan berlangsung proses fotosintesa. Proases ini memerlukan karbondioksida, maka kadar karbon dioksida di atmosfer menjadi berkurang dan sebaliknya kadar oksigen lambat laun bertambah. Melalui proses kimia dan radiasi matahari terbentuklah ozon di stratosfer. Lapisan ini menyerap gelombang pendek dari radiasi matahari, terutama ultra violet yang berenergi tinggi. Kondisi semacam ini menyebabkan suhu di permukaan bumi turun dan kemungkinan makhluk hidup berevolusi ke daratan.
  • Di lapisan stratosfer terdapat ozon. Gas klor dari CFC atau Freon dapat merusak lapisan ozon
  • Kontribusi terbesar dalam pemanasan global adalah gas rumah kaca (GRK) yaitu (CO 2 ; NO x ; CH 4 ; CFC ) GRK ini transparan terhadap radiasi gelombang pendek matahari dan menyerap radiasi gelombang panjang bumi. Keberadaan GRK dalam atmosfer bumi lambat laun akan menaikkan suhu bumi, sama seperti efek dinding rumah kaca (ERK, Green House Effect ).
  • Kontribusi terbesar dalam pemanasan global adalah gas rumah kaca (GRK) yaitu (CO 2 ; NO x ; CH 4 ; CFC ) GRK ini transparan terhadap radiasi gelombang pendek matahari dan menyerap radiasi gelombang panjang bumi. Keberadaan GRK dalam atmosfer bumi lambat laun akan menaikkan suhu bumi, sama seperti efek dinding rumah kaca (ERK, Green House Effect ).
  • Pada saat El Nino, maka suhu udara di atas normal (kering) dan cuaca yang cerah. Sedang pada saat La Nina meningkatnya jumlah curah hujan menjadi di atas normal
  • Iad+p00+gabungan+tengah+smt+2+(p09 157)

    1. 1. 11/09/11 SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN IAD Pertemuan 9 dan 10
    2. 2. Summary Slide <ul><li>KLASIFIKASI SUMBERDAYA ALAM </li></ul><ul><li>KLASIFIKASI SUMBERDAYA ALAM </li></ul><ul><li>Ekologi dan Lingkungan </li></ul><ul><li>Konsep Pengelolaan Sumberdaya Alam </li></ul><ul><li>Kependudukan dan Lingkungan Hidup </li></ul><ul><li>Pengetahuan-Teknologi manusia & Lingkungan </li></ul>11/09/11
    3. 3. KLASIFIKASI SUMBERDAYA ALAM <ul><li>Sumberdaya alam yang tidak akan habis </li></ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat diubah </li></ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat salah guna </li></ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat habis </li></ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat dipertahankan </li></ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat diperbaharui </li></ul>11/09/11
    4. 4. KLASIFIKASI SUMBERDAYA ALAM <ul><li>Sumberdaya alam yang dapat habis </li></ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat dipertahankan </li></ul><ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat diperbaharui </li></ul></ul><ul><ul><li>Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui </li></ul></ul><ul><li>Sumberdaya alam yang tidak dapat dipertahankan </li></ul><ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat digunakan lagi dengan daur ulang </li></ul></ul><ul><ul><li>Sumberdaya alam yang tidak dapat digunakan lagi </li></ul></ul><ul><li>Sumberdaya alam yang tidak akan habis </li></ul><ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat diubah </li></ul></ul><ul><ul><li>Sumberdaya alam yang dapat salah guna </li></ul></ul>11/09/11
    5. 5. Ekologi dan Lingkungan <ul><li>Lingkungan hidup: Semua yang ada di sekitar suatu obyek yang saling mempengaruhi. </li></ul><ul><li>Ekologi merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. </li></ul><ul><li>Ilmu Lingkungan: mengintegrasikan berbagai ilmu yang mempelajari materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman. </li></ul><ul><li>Ekologi merupakan &quot; ilmu murni &quot; menjadi dasar bagi ilmu lingkungan, yang merupakan &quot; ilmu terapan &quot; </li></ul><ul><li>Ekosistem merupakan satu kesatuan yang utuh dan menyuluruh dari segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. </li></ul>11/09/11
    6. 6. Konsep Pengelolaan Sumberdaya Alam <ul><li>Menjamin kelestarian kualitas lingkungan </li></ul><ul><li>Menjamin adanya kelestarian hasil </li></ul><ul><ul><li>Menjalin hubungan yang harmonis antara kebutuhan hidup manusia dengan sumberdaya alam </li></ul></ul><ul><li>Perlu pendekatan interdisiplin </li></ul><ul><ul><li>Satu jenis sumberdaya alam mempunyai fungsi yang beragam </li></ul></ul><ul><ul><li>Antar sumberdaya alam mempunyai hubungan kait mengkait </li></ul></ul><ul><li>Perlu memperhatikan prinsip-prinsip (sda hayati): </li></ul><ul><ul><li>daya toleransi </li></ul></ul><ul><ul><li>inoptimum </li></ul></ul><ul><ul><li>faktor pengontrol </li></ul></ul><ul><ul><li>pembudidayaan </li></ul></ul><ul><ul><li>ketanpabalikan </li></ul></ul>11/09/11
    7. 7. Kependudukan dan Lingkungan Hidup <ul><li>Pengetahuan </li></ul><ul><li>Pertambahan jumlah penduduk </li></ul><ul><li>Peran ekologi manusia </li></ul><ul><li>Pekerjaan </li></ul>11/09/11
    8. 8. Pengetahuan-Teknologi manusia & Lingkungan <ul><li>Dengan pengetahuannya manusia mampu mengubah lingkungannya sehingga dapat: </li></ul><ul><ul><li>mengubah lingkungannya </li></ul></ul><ul><ul><li>menguntungkan </li></ul></ul><ul><ul><li>menciptakan ekosistem buatan </li></ul></ul><ul><ul><li>menghancurkan alam </li></ul></ul><ul><ul><li>memberikan keamanan </li></ul></ul><ul><ul><li>kesenanganan </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>keadaan ini akan tercapai jika ada Stabilitas </li></ul></ul></ul>11/09/11
    9. 9. <ul><li>Pertambahan jumlah penduduk </li></ul><ul><ul><ul><li>Kelahiran (Natalitas) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kematian </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Indonesia: </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Jumlah penduduk besar </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Pertambahnnya pesat </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Persebaran tidak merata </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Lapangan kerja </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><li>Ekologi: </li></ul><ul><ul><li>Dominan secara ekologi </li></ul></ul><ul><ul><li>Penyebab ekologi organik </li></ul></ul><ul><ul><li>Makhluk Perampok </li></ul></ul><ul><ul><li>Pembuat alat </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengotor </li></ul></ul><ul><li>Penduduk Indonesia: </li></ul><ul><ul><li>Bekerja pada sektor pertanian </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Lahan kualitas baik sangat berkurang </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Petani mengusahakan tanah marjinal </li></ul></ul></ul><ul><li>AKIBATNNYA KESEIMBANGAN EKOSISTEM TERGANGGU  </li></ul>11/09/11
    10. 10. Pelestarian Somedaya alam dan lingkungan <ul><li>Menjaga keseimbangan ekosistem </li></ul><ul><ul><li>Homeostasis </li></ul></ul><ul><ul><li>Suksesi ekologis </li></ul></ul><ul><li>Pembangunan berwawasan lingkungan </li></ul><ul><ul><li>Teknoekologis </li></ul></ul><ul><ul><li>Sosioekonomis </li></ul></ul><ul><li>Pembangunan berkelanjutan </li></ul><ul><ul><li>Neraca sumberdaya alam dan lingkungan </li></ul></ul><ul><ul><li>ISO 9000 </li></ul></ul><ul><ul><li>ISO 14.000 </li></ul></ul>11/09/11
    11. 11. Etika Lingkungan <ul><li>Hormat terhadap alam </li></ul><ul><li>Tanggung jawab </li></ul><ul><li>Solidaritas Kosmis </li></ul><ul><li>Kasih sayang dan peduli terhadap alam </li></ul><ul><li>“ No-harm” </li></ul><ul><li>Hidup sederhana dan selaraas dengan alam </li></ul><ul><li>Adil </li></ul><ul><li>Demokrasi </li></ul><ul><li>Integritas moral dan prinsip etika masyarakat adat </li></ul>11/09/11
    12. 12. IPA dan Teknologi bagi Kehidupan Manusia Pertemuan ke 11 11/09/11
    13. 13. Sejarah Peradaban Manusia dan PerkembanganTeknologi <ul><li>Peradaban : keadaan sosial masyarakat yang mempunyai kesatuan sejarah dan budaya </li></ul><ul><li>Teknologi : proses manusia melengkapi diri dengan alat dan mesin untuk memahami dan mengendalikan lingkungan </li></ul><ul><li>Manusia dan perkembangan teknologi dimulai 4 </li></ul><ul><li>juta th sampai 20.000-10.000 th SM </li></ul><ul><li>Alat-alat dari batu, tulang; gua sbg. tempat </li></ul><ul><li>tinggal </li></ul>11/09/11
    14. 14. Sejarah Peradaban Manusia dan PerkembanganTeknologi <ul><li>Alvin Toffler </li></ul><ul><li>Gelombang pertama (8000 SM-th 1700) </li></ul><ul><li>Batere hidup atau batere alamiah </li></ul><ul><li>Gelombang kedua (1700-1970) </li></ul><ul><li>Pengguna energi fossil, revolusi industri </li></ul><ul><li>Gelombang ketiga (1970-2000 ke atas) </li></ul><ul><li>Era informasi, hemat energi, padat informasi </li></ul>11/09/11
    15. 15. IPA sebagai Dasar Pengembangan Teknologi <ul><li>IPA  Teknologi  Industri  Ekonomi </li></ul><ul><li>Hubungan langsung IPA & Teknologi </li></ul><ul><li>Penemuan inti atom – PLTN </li></ul><ul><li>Penemuan lensa – kaca mata </li></ul><ul><li>Hubungan tak langsung IPA & Teknologi </li></ul><ul><li>Penemuan semikonduktor – televisi </li></ul><ul><li>Penemuan mikroskop – vaksin </li></ul><ul><li>Hubungan timbal balik IPA & Teknologi </li></ul><ul><li>Semi konduktor  komputer  penelitian semi konduktor </li></ul>11/09/11
    16. 16. IPA sebagai Dasar Pengembangan Teknologi <ul><li>Ilmuwan </li></ul><ul><li>melakukan penelitian </li></ul><ul><li>menemukan ilmu, untuk menjelaskan dan meramalkan penomena alam </li></ul><ul><li>Insinyur </li></ul><ul><li>melakukan penelitian </li></ul><ul><li>menerapkan ilmu menjadi teknologi, untuk mengendalikan dan memanfaatkan penomena alam </li></ul><ul><li>Teknisi </li></ul><ul><li>melakukan latihan </li></ul><ul><li>mengoperasikan alat-alat atau teknologi </li></ul>11/09/11
    17. 17. Manfaat dan Dampak IPA & Teknologi thd. Kehidupan Sosial <ul><li>Listrik , oleh James Watt </li></ul><ul><li>Alat tenun </li></ul><ul><li>Mesin uap </li></ul><ul><li>Zat radioaktif untuk maksud damai </li></ul><ul><li>Nuklir untuk kesehatan, pertanian, industri, energi </li></ul><ul><li>Bom atom, sampah radioaktif, kebocoran reaktor nuklir (dampak negatif) </li></ul>11/09/11
    18. 18. Teknologi Informasi Pertemuan ke 13 11/09/11
    19. 19. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi <ul><li>Teknologi Informasi : pemrosesan dan distribusi data menggunakan komputer (software dan hardware), telekomunikasi, dan elektronika digital. </li></ul><ul><li>Istilah-istilah yang Relevan : </li></ul><ul><li>Computer </li></ul><ul><li>Personal computer </li></ul><ul><li>Hardware </li></ul><ul><li>Central Processing Unit </li></ul><ul><li>(CPU) </li></ul>11/09/11 <ul><li>Application & Systems </li></ul><ul><li>Operation </li></ul><ul><li>Software </li></ul><ul><li>Operating System </li></ul><ul><li>Computer Program </li></ul><ul><li>Programming Language </li></ul><ul><li>Data Processing </li></ul>
    20. 20. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi <ul><li>Information Storage </li></ul><ul><li>Information Storage </li></ul><ul><li>and Retrieval </li></ul><ul><li>Database </li></ul><ul><li>Computer Memory </li></ul><ul><li>Networking </li></ul><ul><li>Network </li></ul><ul><li>Client/Server </li></ul><ul><li>Architecture </li></ul><ul><li>Server </li></ul>11/09/11 <ul><li>Wide-area Networks </li></ul><ul><li>Information Superhighway </li></ul><ul><li>Internet </li></ul><ul><li>Communication System </li></ul><ul><li>Telecommunications </li></ul><ul><li>Wireless Communications </li></ul><ul><li>Microelectronic Componens </li></ul><ul><li>Chip </li></ul><ul><li>Microprocessor </li></ul><ul><li>Semiconductor </li></ul>
    21. 21. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi <ul><li>Punch card , oleh Herman Hollerith (biro sensus AS) th 1890, merupakan dasar komputer </li></ul>11/09/11
    22. 22. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi <ul><li>Dalam Abad XX </li></ul><ul><li>Mark I , oleh Howard Aiken (Havard Univ.) bekerja sama dengan IBM, 1944, komputer pertama </li></ul><ul><li>ENIAC (Electronic Numeric Integer and Calculator), oleh J. Presper dan J. W. Mauchly (Univ. Pensylvania), 1945, komputer elektronik pertama. Th 1952, komputer elektronik yang menggunakan angka biner </li></ul>11/09/11
    23. 23. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi <ul><li>UNIVAC-I , oleh Eckert Mauchly Computer Company, 1949, komputer pertama yang diperdagangkan. </li></ul><ul><li>IBM-701 , 1953, komputer berikutnya yang diperdagangkan </li></ul>11/09/11
    24. 24. PENCEMARAN LINGKUNGAN Pertemuan ke 14 dan 15 11/09/11
    25. 25. Pengertian <ul><li>Pencemaran : </li></ul><ul><ul><li>masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, energi, materi dan/atau komponen lain ke dalam air/udara dan tanah. </li></ul></ul><ul><ul><li>dan/atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia atau proses alam. </li></ul></ul><ul><ul><li>sehingga kualitas udara/air menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan sifat dan peruntukkannya. </li></ul></ul>11/09/11
    26. 26. Jenis-jenis pencemaran <ul><li>Pencemaran air </li></ul><ul><li>Pencemaran Udara </li></ul><ul><li>Pencemaran Tanah </li></ul>11/09/11
    27. 27. Pencemaran Air <ul><li>Penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal. </li></ul><ul><ul><li>Air Golongan A,B,C,D </li></ul></ul><ul><li>Aspek Fisika-Kimia air: </li></ul><ul><ul><li>Suhu </li></ul></ul><ul><ul><li>Warna </li></ul></ul><ul><ul><li>Kekeruhan </li></ul></ul><ul><ul><li>Daya hantar listrik </li></ul></ul><ul><ul><li>pH </li></ul></ul><ul><ul><li>DO </li></ul></ul><ul><ul><li>BOD </li></ul></ul><ul><ul><li>COD </li></ul></ul><ul><ul><li>Karbondioksida bebas </li></ul></ul><ul><ul><li>Jumlah padatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Nitrat </li></ul></ul><ul><ul><li>Amoniak </li></ul></ul><ul><ul><li>Fosfat </li></ul></ul><ul><ul><li>Klorida </li></ul></ul><ul><ul><li>Logam </li></ul></ul>11/09/11
    28. 28. Pencemaran Udara <ul><li>CO </li></ul><ul><li>NO X </li></ul><ul><li>HC </li></ul><ul><li>SO X </li></ul><ul><li>Partikel </li></ul><ul><li>Kabut </li></ul><ul><li>Fog </li></ul><ul><li>Asap </li></ul><ul><li>Debu </li></ul>11/09/11
    29. 29. Pencemaran Tanah <ul><li>Pencemaran secara langsung: </li></ul><ul><ul><li>Pupuk </li></ul></ul><ul><ul><li>Pestisida </li></ul></ul><ul><ul><li>Insektisida </li></ul></ul><ul><ul><li>Limbah </li></ul></ul><ul><li>Pencemaran Tidak langsung: </li></ul><ul><ul><li>Melalui air </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Air yang tercemar mengganngu jasad di dalam atau dipermukaan tanah </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Melalui udara </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Udara yang tercemar akan menurunkan hujan yang mengandung bahan pencemar. </li></ul></ul></ul>11/09/11
    30. 30. ISU LINGKUNGAN GLOBAL <ul><li>Atmosfer bumi </li></ul><ul><li>Hujan Asam </li></ul><ul><li>Lubang Ozon </li></ul><ul><li>Pemanasan Global </li></ul><ul><li>Fenomena El Nino dan La Nina </li></ul><ul><li>Tsunami </li></ul>11/09/11
    31. 31. Atmosfer bumi <ul><li>Lapisan yang menyelubungi planet bumi </li></ul><ul><li>Pelindung kehidupan dari radiasi matahari yang kuat </li></ul><ul><li>Mencegah hilangnya panas ke ruang angkasa pada malam hari </li></ul><ul><li>Melindungi bumi dari jatuhan meteor </li></ul><ul><li>Terdiri atas gas, uap air dan aerosol </li></ul><ul><li>Terbagi lagi ke dalam: </li></ul><ul><ul><li>Troposfer </li></ul></ul><ul><ul><li>Stratosfer </li></ul></ul><ul><ul><li>Mesosfer </li></ul></ul><ul><ul><li>Termosfer </li></ul></ul>11/09/11
    32. 32. Hujan Asam <ul><li>Air hujan yang bersifat Asam, terutam disebabkan oleh jenis-jenis polutan: </li></ul><ul><ul><li>SO 2 </li></ul></ul><ul><ul><li>NH 3 </li></ul></ul><ul><ul><li>NO 2 </li></ul></ul><ul><li>Akan terbentuk: </li></ul><ul><ul><li>Asam sulfat </li></ul></ul><ul><ul><li>Asam sulfit </li></ul></ul><ul><ul><li>Asam nitrat </li></ul></ul><ul><li>Merugikan ekosistem </li></ul>11/09/11
    33. 33. Hujan Asam <ul><li>Air hujan yang bersifat Asam, terutam disebabkan oleh jenis-jenis polutan: </li></ul><ul><ul><li>SO 2 </li></ul></ul><ul><ul><li>NH 3 </li></ul></ul><ul><ul><li>NO 2 </li></ul></ul><ul><li>Akan terbentuk: </li></ul><ul><ul><li>Asam sulfat </li></ul></ul><ul><ul><li>Asam sulfit </li></ul></ul><ul><ul><li>Asam nitrat </li></ul></ul><ul><li>Merugikan ekosistem </li></ul>11/09/11
    34. 34. Lubang Ozon <ul><li>CFC </li></ul>11/09/11
    35. 35. Pemanasan Global <ul><li>Akibat dari Gas Rumah Kaca: </li></ul><ul><ul><li>Karbondioksida </li></ul></ul><ul><ul><li>Nitrogen oksida </li></ul></ul><ul><ul><li>Metana </li></ul></ul><ul><ul><li>CFC </li></ul></ul><ul><li>Akan mengakibatkan Efek Rumah Kaca ( Green House Effect ) </li></ul>11/09/11
    36. 36. Pemanasan Global <ul><li>Akibat dari Gas Rumah Kaca: </li></ul><ul><ul><li>Karbondioksida </li></ul></ul><ul><ul><li>Nitrogen oksida </li></ul></ul><ul><ul><li>Metana </li></ul></ul><ul><ul><li>CFC </li></ul></ul><ul><li>Akan mengakibatkan Efek Rumah Kaca ( Green House Effect ) </li></ul>11/09/11
    37. 37. El Nino dan La Nina <ul><li>El Nino : Gejala kenaikan suhu muka laut di Pasifik bagian tropika. </li></ul><ul><li>La Nina : Gejala penurunan suhu muka laut Pasifik bagian tropika. </li></ul>11/09/11

    ×