Teori dasar tld

  • 956 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
956
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
62
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. TEORI DASARTHERMOLUMINESCENT DOSIMETER (TLD) Agung Nugroho O, ST, MSi agung_nokt@yahoo.co.id
  • 2. Thermoluminescent dosimeter (TLD ) berasal dari kata : Thermo : panas Luminescent : pencahayaan Dosimeter : pengukuran dosis radiasi Jadi : Thermoluminescent dosimeter (TLD) : pengukuran dosis radiasi (primer / sekunder) dengan memanfaatkan pencahayaan dari bahan / material yang dipanaskan (setelah menerima radiasi)
  • 3. Syarat TLD sebagai detektor dosimetri : suhu trapping sekitar 2000C untuk menghindari fading pada suhu ruangan cahaya yang dihasilkan pada daerah biru, karena sebagian PMT sensitif pada daerah tersebut memiliki respon yang sama / mendekatidengan jaringan tubuh manusia (misal : Z LiF = 8.31 ≈ Z Muscle = 7.64) puncak pemanasan awal dan pembacaan harus dapat dipisahkan pada proses pembacaan.
  • 4. Prinsip dasar TLD :a. Radiasi mengakibatkan electron meloncat dari pita valensi ke pita konduksi, selanjutnya jatuh ke dalam perangkap electron (trap)b. Dengan energi panas yang cukup, elektron keluar dari perangkap meloncat ke pita konduksi dan selanjutnya meloncat ke pita valensi disertai dengan pancaran emisi cahaya
  • 5. Jenis TLD :
  • 6. Karakteristik TLD :Jenis detektor TLD memiliki beberapa keunggulan karakteristikantara lain : Memiliki rentang energi yang lebar μGy -Gy Tidak dipengaruhi oleh laju dosis Tidak mengalami saturasi, kecuali pada dosis yang sangat tinggi Tidak memiliki efek foging, dapat digunakan untuk periode yang lama dan cocok untuk mengukur dosis lingkungan Lebih sensitif, dapat membedakan dosis 0.05mSv/bulan Fleksibel untuk pengukuran ekstremitas Dapat digunakan berulang-ulang Hasil pengukuran dapat dibaca dengan cepat <30secondKelemahan detektor TLD antara lain : Data pengukuran hanya dapat dibaca satu kali Membutuhkan penyimpanan yang stabil memiliki efek fading sensitif terhadap cahaya
  • 7. Prinsip dasar TLD reader : The heater : menghasilkan panas sebagai energi untuk pemindahan electron dalam trap The Photomultiplier tube (PMT) : memperbanyak emisi cahaya yang dihasilkan TLD dari pemanasan the heater The electronic system : amplifikasi efek PMT dengan HV agar dapat diubah menjadi sinyal digital (recorder) (Meredith & Massey, 1977)
  • 8. TLD Reader :John, Elford HaroldJ & Cunningham, Robert John , 1983)
  • 9. Cara kerja :Manual : Otomatis :1. lakukan annealing TLD selama 1 jam pada suhu 4000C, kemudian lanjutkan Semua langkah dilakukan oleh TLD selama 2 jam pada suhu 100 0C reader, sehingga user tinggal melakukan perhitungan dosis radiasi (untuk membersihkan sisa-sisa energi yang diterima TLD yang tersimpan)2. Lakukan kalibrasi dengan sumber radiasi standar dengan dosis radiasi yang sudah ditentukan sebelumnya (cGy)3. Dinginkan TLD selama 15 menit4. Baca TLD dengan TLD reader dan catat hasilnya (nC) (FK : cGy/nC)5. Lakukan langkah 1 sebelum TLD digunakan6. Baca TLD dengan TLD reader dan catat hasilnya (nC), hasil bacaan di kali dengan
  • 10. Aplikasi TLD (proteksi radiasi) : From: Avoidance of radiation injuries from interventional procedures. ICRP draft 2000
  • 11. Aplikasi TLD dalam Bidang Kesehatan : Radiodiagnostik ESD TLD
  • 12. Aplikasi TLD dalam Bidang Kesehatan (Radiodiagnostik) : CTDI Gantry X Ray beam Support jig X Ray beamAxis of Capsulerotation axis of Capsule rotation Couch Gantry LiF -TLD
  • 13. Aplikasi TLD dalam BidangKesehatan (Radioterapi) : Includes inhomogeneities
  • 14. Bagian dalam TLD reader Harshaw 6600 plus
  • 15. Kesimpulan : TLD merupakan salah satu alat ukur radiasi fleksibel yang yang dapat digunakan dalam bidang proteksi radiasi maupun penelitian Dalam bidang proteksi radiasi, TLD mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan film badge dalam pencatatan dosis radiasi yang diterima (per digit)
  • 16. Daftar pustaka John, Elford Harold & Cunningham, Robert John , 1983, The Physics of Radiology, Charles Thomas Publisher, Illionis, USA Meredith, WJ & Massey, JB, 1977, Fundamental Physics of Radiology, John Wright & Sons Ltd, Manchester USA Prasetio, Heru, 2007, Aplikasi TLD dalam Bidang Kesehatan, BATAN Sprawls, Perry,Jr.,1995, Physical Principles of Medical Imaging - Second Edition, Medical Physics Publishing, Medison, Wisconsin Soeharso, Djarwani, 2007, Makalah Dosimetri, Fisika Medis MIPA UI Tsoulfanidis, Nicholas, 1983, Measurement and Detection of Radiation, Hemispher Publishing Corporation, New York, USA
  • 17. TLD Card
  • 18. TLD Reader Harshaw 6600 Plus
  • 19. Terima kasih :