Your SlideShare is downloading. ×
0
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Perbedaan tata cara pelaksanaan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Perbedaan tata cara pelaksanaan

8,252

Published on

Published in: Business, Technology
1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
8,252
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
354
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Perbedaan Tata Cara Pelaksanaan Masing-masing Jenis Pemilihan Kontraktor KELOMPOK 6 : SRI HANDAYANI (5415 08 2418) RUSDA HAMELDA (5415 08 3452) SAHAT PARULIAN (5415 08 3451) M. HASBI ASH (5415 08 3464 )
  • 2. Jenis Pemilihan Kontraktor
    • Pelelangan umum dengan prakualifikasi
    • Pelelangan umum dengan pasca kualifikasi
    • Pelelangan terbatas
    • Pemilihan langsung
    • Penunjukan langsung
  • 3. Pelelangan Umum
    • Pelelangan umum adalah metoda pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan secara terbuka dengan pengumuman secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi untuk penerangan umum sehingga masyarakat luas dunia usaha yg berminat dan memenuhi kualifikasi dapat mengikutinya.
    • Pelelangan umum ini prosesnya sangat panjang. Secara umum prosesnya: pembentukan panitia-pengumuman-prakualifikasi-pendaftaran-pengumuman-penawaran-pelelangan-pengumuman pemenang lelang.
  • 4. Pelelangan Terbatas
    • Dalam hal penyedia barang/jasa yang mampu melaksanakan diyakini terbatas yaitu untuk pekerjaan yang kompleks, maka pemilihan penyedia barang/jasa dapat dilakukan dengan metoda pelelangan terbatas dan diumumkan secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi dengan mencantumkan penyedia barang/jasa yang telah diyakini mampu, guna memberi kesempatan kepada penyedia barang/jasa lainnya yang memenuhi kualifikasi.
  • 5. PROSEDUR PELELANGAN TERBATAS
    • 1. Pemberitahuan dan konrfirmasi kepada peserta terpilih
    • 2. Pengumuman pelelangan terbatas
    • 3. Pengambilan dokumen prakualifikasi
    • 4. Pemasukan dokumen prakualifikasi
    • 5. Evaluasi dokumen prakualifikasi
    • 6. Penetapan hasil prakualifikasi
    • 7. Pemberitahuan hasil prakualifikasi
    • 8. Masa sanggah prakualifikasi
    • 9. Undangan kepada peserta yg lulus prakualifikasi
    • 10. Penjelasan
  • 6.
    • 11. Penyususnan berita acara penjelasan dokumen lelang dan perubahannya
    • 12. Pemasukan penawaran
    • 13. Pembukaan penawaran
    • 14. Evaluasi penawaran
    • 15. Penetepan pemenang
    • 16. Pengumuman pemenang
    • 17. Masa sanggah
    • 18. Penunjukan pemenang
    • 19. Penandatangan kontrak
  • 7. Pemilihan Langsung
    • Pemilihan langsung yaitu pemilihan penyedia barang/jasa yg dilakukan dengan membandingkan sebanyak-banyaknya penawaran, sekurang-kurangnya 3 penawaran dari penyedia barang/jasa yg telah lulus prakualifikasi serta dilakukan negoisasi baik teknis maupun biaya serta harus diumumkan minimal melalui papan pengumuman resmi untuk penerangan umum dan bila memungkinkan melalui internet.
  • 8. PROSEDUR PEMILIHAN LANGSUNG
    • 1. Pengumuman pemilihan langsung
    • 2. Pengambilan dokumen prakualifikasi
    • 3. Pemasukan dokumen prakualifikasi
    • 4. Evaluasi dokumen prakualifikasi
    • 5. Penetapan hasil prakualifikasi
    • 6. Pemberitahuan hasil prakualifikasi
    • 7. Masa sanggah prakualifikasi
    • 8. Undangan pengambilan dokumen pemilihan langsung
    • 9. Penjelasan
    • 10. Penyusunan berita acara penjelasan dokumen lelang dan perubahannya
  • 9.
    • 11. Pemasukan penawaran
    • 12. Pembukaan penawaran
    • 13. Evaluasi penawaran
    • 14. Penetapan pemenag
    • 15. Pemberitahuan penetapan pemenang
    • 16. Masa sanggah
    • 17. Penunjukan pemenag
    • 18. Penandatanganan kontrak
  • 10. Penunjukan Langsung
    • Dalam keadaan tertentu dan keadaan khusus, pemilihan penyedia barang/jasa dapat dilakukan dengan cara penunjukan langsung terhadap 1 penyedia barang/jasa dengan cara melakukan negoisasi baik teknis maupun biaya sehingga diperoleh harga yang wajar dan secara teknis dapat dipertanggungjawabkan
  • 11. PROSEDUR PENUNJUKAN LANGSUNG
    • 1. Undangan kepada peserta terpilih
    • 2. Pengambilan dokumen prakualifikasi dan dokumen penunjukan langsung
    • 3. Pemasukan dokumen prakualifikasi, penialaian kualifikasi, penjelasan, dan pembuatan berita acara penjelasan
    • 4. Pemasukan penawaran
    • 5. Evaluasi penawaran
    • 6. Negoisasi baik teknis maupun biaya
    • 7. Penetapan/penunjukan penyedia barang/jasa
    • 8. Penandatanganan kontrak
  • 12. Perbedaan Tata Cara Pelaksanaan masing-masing Jenis Pemilihan Kontraktor
  • 13. Pengumuman pelelangan umum
    • Pengumuman pelelangan umum
    • Panitia pengadaan harus mengumumkan secara luas tentang adanya pelelangan umum untuk pekerjaan kompleks, melalui media cetak, papan pengumuman resmi untuk penerangan umum serta bila memungkinkan melalui media elektronik.
    • Pengambilan dokumen kualifikasi
    • Pengambilan dokumen kualifikasi dimulai sejak tanggal pengumuman sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan dokumen kualifikasi. Tenggang waktu antara hari pengumuman dengan batas akhir hari pengambilan dokumen kualifikasi sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari kerja.
  • 14.
    • Penjelasan dan adendum dokumen kualifikasi
    • Pemberian penjelasan mengenai dokumen kualifikasi dituangkan dalam berita acara penjelasan dan ditandatangani oleh panitia. Dalam hal ada perubahan dokumen kualifikasi maka harus dituangkan dalam adendum dokumen kualifikasi dan disahkan oleh pengguna jasa.
    • Pemasukan dokumen kualifikasi
    • Untuk pelelangan umum dengan prakualifikasi batas akhir pemasukan dokumen prakualifikasi sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari kerja setelah berakhirnya penayangan pengumuman prakualifikasi dan sekurangkurangnya 7 (tujuh) hari kerja setelah penerbitan adendum terakhir
  • 15.
    • Penilaian dokumen kualifikasi
    • Penilaian kualifikasi dilakukan berdasarkan kriteria yang ditetapkan dalam dokumen kualifikasi dengan tahapan sebagai berikut :
      • Penelitian administrasi (lulus/gugur)
      • Penilaian Keuangan
      • Penilaian teknis
      • Ambang Lulus (passing grade)
      • Sisa Kemampuan Paket (SKP)
    • Pembuktian kualifikasi
    • Terhadap penyedia jasa yang akan diusulkan sebagai pemenang dan pemenang cadangan, dilakukan verifikasi terhadap semua data dan informasi yang ada dalam formulir isian kualifikasi dengan meminta rekaman atau asli dokumen yang sah dan bila diperlukan dilakukan konfirmasi dengan instansi terkait.
  • 16.
    • Penyusunan daftar peserta lelang
    • Untuk pelelangan umum dengan prakualifikasi, penyedia jasa yang lulus kualifikasi dimasukkan dalam daftar peserta lelang dan disahkan oleh pengguna jasa. Semua penyedia jasa yang tercatat dalam daftar peserta lelang harus diundang untuk mengambil dokumen lelang.
    • Pengumuman hasil kualifikasi
    • Untuk pelelangan umum dengan prakualifikasi, hasil penilaian kualifikasi setelah ditetapkan oleh pengguna jasa disampaikan kepada seluruh peserta prakualifikasi dan diumumkan melalui papan pengumuman resmi untuk penerangan umum dan/atau internet.
  • 17. Pelelangan umum dengan pasca kualifikasi
    • Penjelasan isi dokumen kualifikasi dilakukan bersamaan dengan penjelasan dokumen lelang.
    • Pengambilan dokumen kualifikasi dilakukan bersamaan dengan dokumen lelang , dimulai 1 (satu) hari kerja setelah pengumuman sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran
    • Pemasukan dokumen kualifikasi dilakukan bersamaan dengan dokumen penawaran, dimulai 1 (satu) hari kerja setelah penjelasan. Batas akhir pemasukan dokumen penawaran sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari kerja setelah penerbitan adendum terakhir.
    • Penilaian dokumen kualifikasi dilakukan setelah evaluasi dokumen penawaran
  • 18. Pelelangan Terbatas
    • Tata cara pelelangan terbatas pada prinsipnya sama dengan tata cara pelelangan umum dengan prakualifikasi, kecuali pada pengumuman prakualifikasi isi harus ditambahkan:
    • Penyedia jasa yang akan diikut sertakan dalam proses pelelangan terbatas;
    • Penyedia jasa lain yang memenuhi kualifikasi dapat mengikuti proses prakualifikasi.
  • 19. Pemilihan Langsung
    • Tata cara pemilihan langsung pada prinsipnya sama dengan tata cara pelelangan umum dengan prakualifikasi, kecuali prakualifikasi cukup diumumkan melalui papan pengumuman resmi untuk penerangan umum dan bila memungkinkan melalui internet.
  • 20. Penunjukan Langsung
    • Panitia pengadaan mengirimkan undangan kepada penyedia jasa yang akan ditunjuk dilampiri dokumen kualifikasi dan dokumen pemilihan penyedia jasa
    • Dalam dokumen pemilihan penyedia jasa ditetapkan jadual untuk rapat penjelasan dan pemasukan dokumen penawaran
    • Panitia pengadaan menerima dokumen kualifikasi dan melakukan penilaian kualifikasi
    • Panitia pengadaan memberikan penjelasan kepada penyedia jasa yang memenuhi kualifikasi
    • Penyedia jasa yang memenuhi kualifikasi memasukkan penawaran pada waktu dan tempat yang ditetapkan.
  • 21.  

×