Komponen elektronik radio
Setiap Komponen Elektronika Radio memiliki ukuran kekuatan Nilai ukuran kekuatan tersebut, ditulis pada fisik komponen ter...
NILAI KODE WARNA 0 =  H i tam 5 =  H i jau 5 % = Emas  1 =  C o klat 6 =  B iru  10 % = Perak  2 =  M erah 7 =  U ngu  25 ...
Merah  –  Hijau   -  Kuning MEMBACA KODE WARNA Warna ke 1  =  Nilai angka  Warna ke 2  =  Nilai angka  Warna ke 3  =  bany...
RESISTOR / TAHANAN = R SIMBOL  = SATUAN  = KODE NILAI  = OHM  Ω 4 CINCIN WARNA Cincin 1 = Nilai Angka Cincin 2 = Nilai Ang...
MACAM RESISTOR RESISTOR TETAP RESISTOR TIDAK TETAP RESISTOR PEKA SUHU
RANGKAIAN RESISTOR SERIE  R total  = R1 + R2 + R3 PARAREL 1  1  1  1  R total  R1  R2  R3  ---------  =  -----  +  -----  ...
=  C SIMBOL  = SATUAN  =  Farad  ( F ) KODE NILAI  = A )  Ditulis secara langsung   10 uF / 16 V B)  Ditulis dengan kode a...
MACAM KONDENSATOR CONDENSATOR TETAP CONDENSATOR TIDAK TETAP
RANGKAIAN CONDENSATOR PARAREL   C total  = C1 + C2 + C3 SERIE C1 C2 C3 C total  = 5 + 10 + 15 C total  = 30 uF C1  C2  C3 ...
SEMICONDUCTOR DIODA  / PENYEARAH Komponen ini hanya dapat dilalui arus dari satu arah saja yaitu dari Anoda menuju Katoda ...
LIGHT EMITING DIODE DIODA VARACTOR DIODA BRIDGE JENIS SEMIKONDUKTOR
TRANSITOR B = Basis  C = Colector  E = Emitter PNP = Positif Negatif Positif  NPN = Negatif Positif Negatif  - - - + + +
TUBE  / TABUNG  A = Anoda  K = Katoda  G = Grid / Kisi  F = Filament   C = Colector  E = Emitter  B = Basis
KUMPARAN / COIL / INDUKTOR Coil adalah suatu gulungan kawat di atas suatu inti.  Coil juga disebut inductor, nilai indukta...
TRANSFORMATOR / TRAVO Transformator adalah dua buah kumparan yang dililitkan ada satu inti, Kumparan pertama disebut  prim...
E 1 = Arus Masuk E 2 = Arus Keluar L 1 = Kumparan PRIMER L 2 = Kumparan SKUNDER L2  E2  =  --------  x E1  L1  RUMUS UNTUK...
220 Volt L1 = 1000 gulungan L2 = 60 gulungan ?   60  .  E2 = ------- x  220 Volt  1000 13,2 V
MICROPHONE Berfungsi merubah Getaran Suara menjadi Energi Listrik LOUDSPEKER Berfungsi merubah Energi Listrik   menjadi Ge...
RESISTOR POTENSIO TRIMPOT KUMPARAN TRAVO KONDENSATOR ELCO VARCO CRISTAL SUMBER ARUS DIODA ZENER LED TUBE I.C TRANSISTOR PN...
DIAGRAM
DIAGRAM OSCILATOR
BLOK DIAGRAM PENERIMA / RECEIVER BLOK DIAGRAM PEMANCAR / TRANSMITER
AVOMETER / MULTY TESTER MENGUKURAN TEGANGAN  DC MENGUKURAN REAKTANSI MENGUKURAN ARUS DC
SATUAN LISTRIK E  = TEGANGAN  Volt  V  I  = ARUS   Ampere  A  P / W = POWER Watt   W  C = KAPASITOR  Farad   F  R  = TAHAN...
HUKUM OHM ARUS =  I = TEGANGAN   E TAHANAN  R E = I x R R = E   I I  =  ?  Amp  E  =  60 Volt  R  =  30 Ohm 30 60 E = 2 x ...
TAHANAN LUAR & TAHANAN DALAM Setiap sumber Arus akan memiliki tahanan didalamnya yang disebut TAHANAN DALAM ( Ri ) Sedangk...
RANGKAIAN SUMBER ARUS MERANGKAIKAN SUMBER ARUS DIMAKSUD UNTUK MENDAPATKAN ARUS YANG LEBIH BESAR ATAU LEBIH KECIL SERIE  - ...
RANGKAIAN SUMBER ARUS MERANGKAIKAN SUMBER ARUS DIMAKSUD UNTUK MENDAPATKAN ARUS YANG LEBIH BESAR ATAU LEBIH KECIL Tegangan ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Teknik Dasar Elektronika

25,537 views
25,248 views

Published on

Thank's to Mr. FAL (YB1PR)

Published in: Education, Technology, Business
2 Comments
12 Likes
Statistics
Notes
  • pak mau tanya , jika kita adalah seorang pemula dalam hal elktronika baik perhitungan ataupun dalam perancangan komponen elektronika , hal apa saja yang perlu diketahui , rumus wajib apa yang harus di kuasai ,

    mohon bantuannya pak?
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • q ingin kerja
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
25,537
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
38
Actions
Shares
0
Downloads
763
Comments
2
Likes
12
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Teknik Dasar Elektronika

  1. 1. Komponen elektronik radio
  2. 2. Setiap Komponen Elektronika Radio memiliki ukuran kekuatan Nilai ukuran kekuatan tersebut, ditulis pada fisik komponen tersebut dalam bentuk kode angka atau kode warna , hal ini dimaksud untuk memudahkan mengenali dan membaca kekuatan komponen tersebut walaupun bentuk fisiknya sangat kecil
  3. 3. NILAI KODE WARNA 0 = H i tam 5 = H i jau 5 % = Emas 1 = C o klat 6 = B iru 10 % = Perak 2 = M erah 7 = U ngu 25 % = Tak berwarna 3 = O range 8 = A bu-abu 4 = K uning 9 = P utih NILAI KODE ANGKA ( M ) = Mega 1.000.000 ( K ) = Kilo 1.000 ( m ) = milli 0,001 ( u ) = micro 0,000.001 ( n ) = nano 0,000.000.001 ( p ) = piko 0,000.000.000.001
  4. 4. Merah – Hijau - Kuning MEMBACA KODE WARNA Warna ke 1 = Nilai angka Warna ke 2 = Nilai angka Warna ke 3 = banyaknya angka 0 MEMBACA KODE ANGKA Angka ke 1 = Nilai angka Angka ke 2 = Nilai angka Angka ke 3 = banyaknya angka 0 2 5 0000 250.000 2 5 4 2 5 0000 250.000
  5. 5. RESISTOR / TAHANAN = R SIMBOL = SATUAN = KODE NILAI = OHM Ω 4 CINCIN WARNA Cincin 1 = Nilai Angka Cincin 2 = Nilai Angka Cincin 3 = Banyaknya Nol Cincin 4 = Toleransi Fungsi sebagai penghambat arus listrik
  6. 6. MACAM RESISTOR RESISTOR TETAP RESISTOR TIDAK TETAP RESISTOR PEKA SUHU
  7. 7. RANGKAIAN RESISTOR SERIE R total = R1 + R2 + R3 PARAREL 1 1 1 1 R total R1 R2 R3 --------- = ----- + ----- + ---- R1 R2 R3 5 Ω 10 Ω 15 Ω R total = 5 + 10 + 15 R total = 30 Ω R total = ---- = 2,7 Ω 1 6 3 2 11 R total 30 30 30 30 1 1 1 1 R total 5 10 15 ---------- = ---- + ---- + ----- = ----- ---------- = ---- + ---- + ----- 30 11 Untuk mendapatkan nilai yang lebih BESAR Untuk mendapatkan nilai yang lebih KECIL
  8. 8. = C SIMBOL = SATUAN = Farad ( F ) KODE NILAI = A ) Ditulis secara langsung 10 uF / 16 V B) Ditulis dengan kode angka Angka ke 1 = Nilai Angka ke 2 = Nilai Angka ke 3 = Banyaknya 0 472 = 4700 pF CONDENSATOR / CAPASITOR Codensator dapat menyimpan muatan listrik, dapat meneruskan AC akan tetapi menahan DC
  9. 9. MACAM KONDENSATOR CONDENSATOR TETAP CONDENSATOR TIDAK TETAP
  10. 10. RANGKAIAN CONDENSATOR PARAREL C total = C1 + C2 + C3 SERIE C1 C2 C3 C total = 5 + 10 + 15 C total = 30 uF C1 C2 C3 5uF 10uF 15uF ---------- = ---- + ---- + ----- 1 1 1 1 C total C1 C2 C3 --------- = ----- + ----- + ---- 1 1 1 1 C total 5 10 15 1 6 3 2 11 C total 30 30 30 30 ---------- = ---- + ---- + ----- = ----- C total = ---- = 2,7 uF 30 11 Untuk mendapatkan nilai yang lebih KECIL Untuk mendapatkan nilai yang lebih BESAR
  11. 11. SEMICONDUCTOR DIODA / PENYEARAH Komponen ini hanya dapat dilalui arus dari satu arah saja yaitu dari Anoda menuju Katoda Berfungsi untuk merubah Arus AC menjadi Arus DC
  12. 12. LIGHT EMITING DIODE DIODA VARACTOR DIODA BRIDGE JENIS SEMIKONDUKTOR
  13. 13. TRANSITOR B = Basis C = Colector E = Emitter PNP = Positif Negatif Positif NPN = Negatif Positif Negatif - - - + + +
  14. 14. TUBE / TABUNG A = Anoda K = Katoda G = Grid / Kisi F = Filament C = Colector E = Emitter B = Basis
  15. 15. KUMPARAN / COIL / INDUKTOR Coil adalah suatu gulungan kawat di atas suatu inti. Coil juga disebut inductor, nilai induktansinya dinyatakan dalam besaran Henry (H). DAPAT DIGUNAKAN Sebagai kumparan redam Sebagai pengatur frekuensi Sebagai filter Sebagai alat kopel
  16. 16. TRANSFORMATOR / TRAVO Transformator adalah dua buah kumparan yang dililitkan ada satu inti, Kumparan pertama disebut primer ialah kumparan yang menerima input, kumparan kedua disebut sekunder ialah kumparan yang menghasilkan output. Berfungsi sebagai alat untuk merubah TEGANGAN
  17. 17. E 1 = Arus Masuk E 2 = Arus Keluar L 1 = Kumparan PRIMER L 2 = Kumparan SKUNDER L2 E2 = -------- x E1 L1 RUMUS UNTUK MEMPERKECIL TEGANGAN Jumlah lilitan pada L2 harus lebih banyak 10 . E2 = ------- x 220 Volt E2 = 22 V 100 UNTUK MEMBESAR TEGANGAN Jumlah lilitan pada L2 harus lebih Sedikit 1000 . E2 = ------- x 220 Volt E2 = 2200 V 100
  18. 18. 220 Volt L1 = 1000 gulungan L2 = 60 gulungan ? 60 . E2 = ------- x 220 Volt 1000 13,2 V
  19. 19. MICROPHONE Berfungsi merubah Getaran Suara menjadi Energi Listrik LOUDSPEKER Berfungsi merubah Energi Listrik menjadi Getaran Suara ANTENA / ARIAL Berfungsi merubah Energi Listrik menjadi Gelombang Electromaknetis
  20. 20. RESISTOR POTENSIO TRIMPOT KUMPARAN TRAVO KONDENSATOR ELCO VARCO CRISTAL SUMBER ARUS DIODA ZENER LED TUBE I.C TRANSISTOR PNP TRANSISTOR NPN ANTENA GROUND LAMP MICROPHONE SPEKER ALUR TERSAMBUNG TIDAK SAMBUNG SAKLAR / SWITCH SIMBOL KOMPONEN LISTRIK MOSFET
  21. 21. DIAGRAM
  22. 22. DIAGRAM OSCILATOR
  23. 23. BLOK DIAGRAM PENERIMA / RECEIVER BLOK DIAGRAM PEMANCAR / TRANSMITER
  24. 24. AVOMETER / MULTY TESTER MENGUKURAN TEGANGAN DC MENGUKURAN REAKTANSI MENGUKURAN ARUS DC
  25. 25. SATUAN LISTRIK E = TEGANGAN Volt V I = ARUS Ampere A P / W = POWER Watt W C = KAPASITOR Farad F R = TAHANAN Ohm Ω L = INDUKTANSI Hendry H t = TIME Second s f = FREQUENCY Hertz Hz λ = Panj. GELOMBANG Meter m NILAI SATUAN LISTRIK ( M ) = Mega 1.000.000 ( K ) = Kilo 1.000 1 ( m ) = milli 0,001 ( u ) = micro 0,000.001 ( n ) = nano 0,000.000.001 ( p ) = piko 0,000.000.000.001
  26. 26. HUKUM OHM ARUS = I = TEGANGAN E TAHANAN R E = I x R R = E I I = ? Amp E = 60 Volt R = 30 Ohm 30 60 E = 2 x 30 = 60 I = = 2 60 30 R = = 30 60 2
  27. 27. TAHANAN LUAR & TAHANAN DALAM Setiap sumber Arus akan memiliki tahanan didalamnya yang disebut TAHANAN DALAM ( Ri ) Sedangkan semua tahanan lain yang dirangkaikan disebut TAHANAN LUAR ( Ru ) E I = ------------ Ri + Ru 5 Ω 17 Ω 3 Ω E = 13 V Ri 1 Ω 13 13 I = ------------------- = ----- 1+ ( 5 + 17 + 3 ) 26 I = 0,5 A
  28. 28. RANGKAIAN SUMBER ARUS MERANGKAIKAN SUMBER ARUS DIMAKSUD UNTUK MENDAPATKAN ARUS YANG LEBIH BESAR ATAU LEBIH KECIL SERIE - Untuk mendapatkan TEGANGAN lebih Besar namun ARUS Tetap Et = E1 + E2 + E3 Tegangan = Et = 1,5 + 1,5 + 1,5 = 4,5 Volt Tahanan = Ri = 0,1 + 0,1 + 0,1 = 0,3 Ohm R1 = ------- = 9 Ohm Arus = I = ------------ = 0,4838 Amp 4,5 0,5 4,5 9 + 0,5 Tegangan = E = 1,5 Volt Tahanan = R1 = ------- = 3 Ohm Arus = I = ------------ = 0,4838 Amp 1,5 0,5 1,5 3 + 0,1 4,5 / 0,5 A 4,5 / 0,5 A 3 bh Batrei Serie a) 1,5 V Ri = 0,1 1 bh Batrei 1,5 V
  29. 29. RANGKAIAN SUMBER ARUS MERANGKAIKAN SUMBER ARUS DIMAKSUD UNTUK MENDAPATKAN ARUS YANG LEBIH BESAR ATAU LEBIH KECIL Tegangan = Et = 1,5 = 1,5 = 1,5 = 1,5 Volt 1 Tahanan = Ri = 1/ 0,1 + 1/0,1 + 1/0,1 = 0,0333 Ohm R1 = ------- = 3 Ohm Arus = I = ------------ = 0,498 Amp 1,5 0,5 1,5 3 + 0,0333 Tegangan = E = 1,5 Volt Tahanan = R1 = ------- = 3 Ohm Arus = I = ------------ = 0,4838 Amp 1,5 0,5 1,5 3 + 0,1 4,5 / 0,5 A 4,5 / 0,5 A 3 bh Batrei Pararel a) 1,5 V Ri = 0,1 1 bh Batrei 1,5 V PARAREL - Untuk mendapatkan ARUS lebih Besar namun TEGANGAN Tetap Et = E1 = E2 = E3

×