Definisi operasional ppt

12,635
-1

Published on

1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
  • goodd
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
12,635
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
205
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Definisi konseptualisasi dan operasionalisasi ini dibutuhkan dalam penelitian karena terkadang setiap orang memiliki interpretasi yang berbeda-beda dalam mengartikan kalimat atau istilah-istilah sehingga kemudian nantinya maksud yang ingin disampaikan dari peneliti tidak tersampaikan dengan semestinya.
  • Konsep yang digambarkan dalam definisi konsep tentu saja tidak akan dapat diobservasi atau diukur gejalanya dilapangan. Untuk dapat diobservasi atau diukur, maka suatu konsep harus didefinisikan secara operasional. Definisi operasional ini dimaksudkan untuk memberikan rujukan-rujukan empiris apa saja yang dapat ditemukan dilapangan untuk menggambarkan secara tepat konsep yang dimaksud sehingga konsep tersebut dapat diamati dan diukur.
  • Sebuah definisi operasional yang baik memiliki beberapa ciri-ciri tertentu, diantaranya adalah apabila lebih dari satu orang melihat/membaca ide/maksud yang dituliskan/dibicarakan kemudian mendapatkan pengertian/pemahaman yang sama dengan menggunakan kerangka definisi operasional yang sama (objektivitasnya terbukti), lalu tidak menggunakan suatu arti atau maksud yang berbeda/berlawanan dari arti yang telah diterima secara umum (validitasnya terbukti) [10] .
  • Definisi operasional adalah mendefinisikan variable secara operasional berdasarkan karakteristik yang diamati yang memungkinkan peneliti untuk melakukan observasi atau pengukuran secara cermat terhadap suatu objek atau fenomena. (Alimul Hidayat, 2007)
  • Variabel – variabel Penelitian sebenarnya merupakan Kumpulan Konsep tentang fenomena yang diteliti. Pada umumnya, karena rumusan Variabel itu masih bersifat Konseptual, maka Maknya masih sangat Abstrak meskipun mungkin secara intuitif sudah dapat dimengerti maksudnya. Variabel yang masih berupa konsep Teoritis ini belum dapat diukur dalam suatu penelitian yang akan dilakukan. Untuk itu kita memerlukan suatu Definisi yang memiliki arti tunggal dan diterima secara objektif dan memunculkan indikator variabel tersebut secara konkrit. Proses pengubahan Definisi Konseptual menjadi Definisi Operasional itu disebut Operasionalisasi Variabel Penelitian.
  • Jika definisi konseptualisasi ini menjelaskan lebih rinci mengenai suatu hal dalam sebuah penelitian sehingga menjadi jelas arah dari kalimat itu menuju kemana, maka definisi operasional ini lebih menjadi jembatan antara konsep yang lebih bersifat teoritis dan pengamatan yang lebih bersifat empiris sehingga nantinya kedua hal tersebut dapat ditemukan titik temu dan hubungannya antara satu dengan yang lainnya. Kedua definisi ini penting dalam penelitian dan sebisa mungkin dijelaskan dengan sejelas-jelasnya agar pembaca dapat mengerti maksud yang ingin disampaikan oleh penulis. disimpulkan bahwa definisi operasional merupakan jembatan yang menghubungkan conceptual-theoretical level dengan empirical –observational level.
  • Definisi operasional ppt

    1. 1. Agung Hawari Hadi I352110061 Gian Hendra I352120111
    2. 2.  Sering sifat empiris atau peristiwa yang direpresentasi oleh konsep tidak dapat secara langsung diobservasi.  Sebagai contoh konsep persepsi, nilai, sikap, kekuasaan dan lainnya tidak dapat diobservasi secara langsung. Melalui definisi operasional konsep memberikan refrensi empiris.
    3. 3.  Kerlinger: “definisi operasional melekatkan arti pada suatu konstruk dengan cara menetapkan kegiatan-kegiatan atau tindakan-tindakan yang perlu untuk mengukur konstruk atau variabel itu”  Nani Darmayanti Definisi operasional adalah rumusan tentang ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yang menjadi pokok pembahasan dan penelitian karya ilmiah
    4. 4.  (Hoover) Definisi operasional memuat identifikasi sifat-sifat sesuatu hal (variabel) sehingga dapat digunakan untuk penelitian (observasi)
    5. 5.  Definisi konsepsi (definisi konstitutif), adalah definisi yang diperoleh dari kamus. Adalah definisi akademik dan mengandung pengertian yang universal untuk suatu kata atau kelompok kata. Definisi ini biasanya bersifat abstrak dan formal.
    6. 6.  Definisi operasional (definisi fungsional). Kerlinger memberikan dua bentuk definisi operasional yaitu:  definisi operasional yang dapat diukur  Definisi operasional yang dapat diukur menyatakan suatu konsep yang dapat diukur dalam penyelidikan.  definisi operasional eksperimental.  Definisi operasional eksperimental peneliti menguraikan secara rinci variable-variabel yang diteliti.
    7. 7.  Suatu penelitian dengan judul “Faktor – faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi pada ibu hamil…”  Berdasarkan judul tersebut, maka Variabel bebasnya (misalnya) adalah:  Obesitas,  Diet Tinggi Garam,  Genetik dan  Umur.  Sedangkan Variabel terikatnya adalah Hipertensi.
    8. 8. No Variabel Definisi operasional Hasil ukur Skala 1 Obesitas Kelebihan massa tubuh responden yang didapat berdasarkan perhitungan rasio berat badan dan tinggi badan pada kurun waktu tiga bulan terakhir 1 : IMT > 27 kg/m2 2 : IMT ≤ 27 kg/m2 Nominal 2 Diet Tinggi Garam Kebiasaan responden dalam mengkonsumsi makanan yang rasanya asin. Intensitas : 1 : Sering 2. Tidak Pernah Nominal 3 Genetik Faktor keturunan yang dimaksud adalah adanya riwayat hipertensi dalam keluarga yaitu orang tua atau saudara kandung 1: Ada Keluarga yg Hipertensi 2: Tidak ada keluarga yg hipertensi Nominal 4 Umur Usia responden yang terhitung sejak lahir hingga ulang tahun terakhir. 1: Muda (16 – 25 tahun) 2: Dewasa (26 – 35 tahun) 3: Tua (36 – 46 tahun) Ordinal 5 Hipertensi Suatu keadaan dimana tekanan darah responden (ibu hamil) melebihi batas normal yaitu sistolik ≥ 150 mmHg dan Diastolik > 90 mmHg. Borderline : • TS : 140 – 159 mmHg. • TD : 90 – 99 mmHg. Ringan : • TS : 160 – 179 mmHg. • TD : 100 – 109 mmHg. Sedang : • TS : 180 – 209 mmHg. • TD : 110 – 119 mmHg. Berat : • TS : > 210 mmHg. • TD : > 120 mmHg. Ordinal
    9. 9.  JUDUL PENILITIAN  Implementasi Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) Pada Tingkat Pemahaman Siswa SMAN XX Kelas Xa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia  DEFINISI OPERASIONAL  Tiga tipe pembagian definisi operasional (Tuckman, 1978)  Next slide
    10. 10. Tipe Keterangan definisi operasionalnya A Perumusan dalam bentuk suatu tindakan yang harus dilakukan untuk memunculkan fenomena atau keadaan seperti apa yang dimaksud. Sehingga dari judul di atas dapat diketahui definisi operasionalnya berupa variabel Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik). Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) adalah metode yang bersumber pada ilmu jiwa yang berpandangan bahwa pengamatan dan penglihatan pertama manusia adalah global atau bersifat menyeluruh. Dengan demikian segala sesuatu yang diperkenalkan pada murid haruslah mulai ditunjukan dan diperkenalkan struktur totalitasnya atau secara global.
    11. 11. Tipe Keterangan definisi operasionalnya B Perumusan dalam bentuk deskripsi tentang bagaimana suatu objek (benda tertentu) beroperasi, yakni apa yang dilakukan atau terdiri dari apa ciri-ciri dinamis objek tersebut. Sehingga dari judul di atas dapat diketahui definisi operasionalnya berupa variabel Pembelajaran Bahasa Indonesia. Pembelajaran Bahasa Indonesia adalah proses pengajaran bahasa Indonesia baik pembelajaran kompenen kebahasaan ataupun kesusastraan pada siswa di kelas. Upaya-upaya yang dilakukan di dalam pembelajaran dapat berupa analisis tujuan dan karakteristik studi dan siswa, analisis sumber belajar, menetapkan strategi pengorganisasian, isi pembelajaran, menetapkan strategi penyampaian pembelajaran, menetapkan strategi pengelolaan pembelajaran, dan menetapkan prosedur pengukuran hasil pembelajaran. Oleh karena itu, setiap pengajar harus memiliki keterampilan dalam memilih strategi pembelajaran.
    12. 12. Tipe Keterangan definisi operasionalnya C Perumusan dalam bentuk deskripsi objek atau fenomena tentang seperti apa atau terdiri dari apa ciri- ciri statis objek atau fenomena penelitian. Sehingga dari judul di atas dapat diketahui definisi operasionalnya berupa variabel Tingkat Pemahaman Siswa. Tingkat pemahaman yang dimaksud dalam penilitian ini adalah bagaimana cara mengukur tingkat kemampuan siswa di dalam mencerna materi bahasa Indonesia yang diajarkan oleh guru di kelas.Kesimpulan
    13. 13.  memberikan pengertian terhadap konstruk atau variabel dengan menspesifikasikan kegiatan atau tindakan yang diperlukan peneliti untuk mengukur atau memanipulasinya[5]  serangkaian langkah-langkah prosedural dan sistematis yang menggambarkan kegiatan demi mendapatkan eksistensi empiris dari suatu konsep[6]  jembatan antara tingkat konseptual yang bersifat teoritis dengan tingkat pengamatan yang bersifat empiris.  Sehingga kemudian keduanya bisa dicari titik temunya. Namun dalam penelitian kualitatif, definisi operasional, bahkan dalam model penelitian tertentu, tidak perlu digunakan, karena penelitian kualitatif tidak bertujuan untuk mengukur variabel.

    ×