Jalan MenujuNibbana    Fadhilati    Haqiqiyah    1111032100028
Panca Saddha: Lima Keyakinan.Sang Hyang Adhi Buddha  Para Bodhisatva dan Buddha     Hukum Kasunyatan        Kitab Suci    ...
Avijja  Tanha     Hidup  Dukkha         Harus dilenyapkan
Bagaimanamelenyapkannya???
A. Jalan Menuju Nibbana Adalah jalan yang menghindarkan  ekstrim penyiksaan diri dan  pengumbaran nafsu yang  menghalangi...
Jalan              TengahSila         Samadhi         Panna  Ucapan                       Pengertian              Usaha be...
Sila Tatahidup yang bersusila  dan beradab Langkah pertama  menghindarkan diri dari  perbuatan yang buruk dan  merugikan
1. Ucapan Benar (Samma    Vacca) Menghindari kedustaan Menghindari pergunjingan Menghindari kata-kata kasar/kotor Meng...
2. Perbuatan Benar (SammaKamanta)Untuk perbuatan benar, yaitu: Menghindari pembunuhan Menghindari pencurian Menghindari...
3. Penghidupan/Mata pencaharianbenar Menghindari   pencaharian: Penipuan,  Ketidak setiaan, Penujuman, Kecurangan,  Memun...
Samadhi Pembinaan  diri atau mental,  Pengheningan cipta melemahkan perasaan-  perasaan bermusuhan,  membenci, dan iri h...
4. Usaha/Daya Upaya Benar (SammaVayama)     Pelaksanaan daya upaya benar, adalah: Mencegah munculnya unsur-unsur jahat da...
5. Perhatian Benar (Samma Sati) Ini    penting, bahkan dalam kita sehari-hari, tatkala kita bertindak dengan penuh penyad...
6. Konsentrasi/ Meditasi Benar (SammaSamadhi) adalah terpusatnya batin pada satu titik, yaitu batin  atau perhatian yang ...
PannaArtinya KebijaksanaanKebijaksanaan tertinggi ini akan melenyapkan keinginan, yang menjadi akar dari penderitaan.
7. Pengertian Benar (Samma Ditthi)Pandangan benar ini adalah: Menembus empat kasunyatan Menembus tiga corak umum, ialah ...
8. Pikiran Benar (Samma Sankappa) Adalah:1. Pikiran yang bebas dari hawa nafsu2. Pikiran yang bebas dari kebencian3. Piki...
Macam-Macam Nibbana1. Sa – Upadisesa Nibbana - Nibbana yang masih menyisakan lima Khanda (jasmani, kesadaran, bentuk pikir...
Manfaat Sila, Samadhi, Panna1. Sila: kesucian Sila (kesucian pikiran,   ucapan, dan perbuatan), dapat   mengendalikan tanh...
 Jangan   menambah kuatnya  keinginan dengan membuat  kejahatan  Sila. Lawan keinginanmu dengan  meditasi  Samadhi. L...
Setelah Mencapai Nibbana Tiada  lagi penderitaan, terbebas  dari ikatan nafsu Tidak lagi terikat oleh lingkaran  Tumimba...
Daftar Pustaka   Abhijato, Acharm Suchart, Kenikmatan inderawi adalah    menykitkan   Ali, Matius, Filsafat India, (Tang...
Terimakasih
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Jalan Menuju Nibbana

410

Published on

Published in: Spiritual
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
410
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jalan Menuju Nibbana

  1. 1. Jalan MenujuNibbana Fadhilati Haqiqiyah 1111032100028
  2. 2. Panca Saddha: Lima Keyakinan.Sang Hyang Adhi Buddha Para Bodhisatva dan Buddha Hukum Kasunyatan Kitab Suci Nibbana
  3. 3. Avijja Tanha Hidup  Dukkha Harus dilenyapkan
  4. 4. Bagaimanamelenyapkannya???
  5. 5. A. Jalan Menuju Nibbana Adalah jalan yang menghindarkan ekstrim penyiksaan diri dan pengumbaran nafsu yang menghalangi kemajuan moral. Jalan tengah adalah jalan yang menuju lenyapnya penderitaan. Jalan tengah disebut juga jalan utama. Ada delapan cara untuk mencapai Nibbana
  6. 6. Jalan TengahSila Samadhi Panna Ucapan Pengertian Usaha benar benar benar Perbuatan Perhatian Pikiran benar benar benarPenghidupan Konsentrasi benar benar
  7. 7. Sila Tatahidup yang bersusila dan beradab Langkah pertama menghindarkan diri dari perbuatan yang buruk dan merugikan
  8. 8. 1. Ucapan Benar (Samma Vacca) Menghindari kedustaan Menghindari pergunjingan Menghindari kata-kata kasar/kotor Menghindari omong kosongSyarat-syarat Ucapan benar: Kata-kata itu benar Kata-kata itu beralasan Kata-kata itu berfaedah Kata-kata itu tepat pada waktunya
  9. 9. 2. Perbuatan Benar (SammaKamanta)Untuk perbuatan benar, yaitu: Menghindari pembunuhan Menghindari pencurian Menghindari perjinahan
  10. 10. 3. Penghidupan/Mata pencaharianbenar Menghindari pencaharian: Penipuan, Ketidak setiaan, Penujuman, Kecurangan, Memungut bunga yang tinggi (praktek lintah darat). Harus menghindari lima macam perdagangan: Perdagangan alat-alat senjata, Berdagang mahluk hidup, Berdagang daging atau segala sesuatu yang berasal dari penganiayaan makhluk-makhluk hidup, Berdagang minuman yang memabukkan, yang bisa menimbulkan
  11. 11. Samadhi Pembinaan diri atau mental, Pengheningan cipta melemahkan perasaan- perasaan bermusuhan, membenci, dan iri hati. Melemahkan godaan-godaan untuk mengejar kesenangan
  12. 12. 4. Usaha/Daya Upaya Benar (SammaVayama) Pelaksanaan daya upaya benar, adalah: Mencegah munculnya unsur-unsur jahat dan tidak baik di dalam batin dengan sekuat tenaga Berdaya upaya dengan untuk memusnahkan unsur jahat dan tidak baik di dalam batin Berdaya upaya untuk membangkitkan unsur baik dan sehat di dalam batin Berdaya keras untuk mempernyata, memperbanyak, memupuk, mengembangkan, menyelesaikan unsur-unsur baik dan sehat
  13. 13. 5. Perhatian Benar (Samma Sati) Ini penting, bahkan dalam kita sehari-hari, tatkala kita bertindak dengan penuh penyadaran akan perbuatan, perasaan, pikiran, dan kesekitaran kita. Batin sebaiknya senantiasa jernih dan penuh perhatian.
  14. 14. 6. Konsentrasi/ Meditasi Benar (SammaSamadhi) adalah terpusatnya batin pada satu titik, yaitu batin atau perhatian yang terpusat pada satu benda khusus atau suatu paham sampai semua pikiran- pikiran yang berhamburan dihentikan Manfaat:1. kesejahteraan mental dan fisik, kenyamanan, kegembiraan, ketenangan.2. Mengubah batin menjadi mampu melihat sesuatu sebagaimana adanya, dan menyiapkan batin untuk mencapai kebijaksanaan. Tiga faktor ini adalah faktor untuk pengembangan kebijaksanaan melalui pemurnian batin.
  15. 15. PannaArtinya KebijaksanaanKebijaksanaan tertinggi ini akan melenyapkan keinginan, yang menjadi akar dari penderitaan.
  16. 16. 7. Pengertian Benar (Samma Ditthi)Pandangan benar ini adalah: Menembus empat kasunyatan Menembus tiga corak umum, ialah barang siapa menyelami, bahwa bentuk jasmani (rupa), perasaan (vedana), pencerapan (sanna), bentuk- bentuk mental (sankhara) dan kesadaran (vinnana) adalah fana, terpengaruh oleh derita dan tanpa diri (anatta), dialah orangnya yang memiliki pandangan benar. Menembus pokok permulaan sebab akibat yang saling bergantungan, ialah sesungguhnya, barangsiapa menembusnya, dialah orangnya yang menembus kesunyatan. Misal, Berbakti pada orang tua menghasilkan pahala
  17. 17. 8. Pikiran Benar (Samma Sankappa) Adalah:1. Pikiran yang bebas dari hawa nafsu2. Pikiran yang bebas dari kebencian3. Pikiran yang bebas dari kekejaman Tujuan: melenyapkan perniatan buruk dan mengembangkan perniatan murni. Ada 3 aspek: (1) Memelihara sikap ketaklekatan pada kesenangan duniawi. (2) Seseorang sebaiknya memelihara cinta kasih, niat baik, dan kebajikan dalam batinnya. (3) Berniat untuk tidak menyakiti.
  18. 18. Macam-Macam Nibbana1. Sa – Upadisesa Nibbana - Nibbana yang masih menyisakan lima Khanda (jasmani, kesadaran, bentuk pikiran, pencerapan dan perasaan).2. An – Upadisesa Nibbana - Nibbana yang tanpa sisa. Artinya tidak menyisakan lima Khanda (jasmani, kesadaran, bentuk pikiran, pencerapan, dan perasaan).
  19. 19. Manfaat Sila, Samadhi, Panna1. Sila: kesucian Sila (kesucian pikiran, ucapan, dan perbuatan), dapat mengendalikan tanha.2. Samadhi: kesucian batin (kesadaran/batin yang bebas dari kekotoran-kekotoran), dapat melemahkan kekuatan tanha.3. Panna : kesucian pandangan (melihat segala sesuatunya dalam kewajaran dari anicca,dukkha, dan anatta),
  20. 20.  Jangan menambah kuatnya keinginan dengan membuat kejahatan  Sila. Lawan keinginanmu dengan meditasi  Samadhi. Lenyapkan keinginnmu dengan menembus kebijaksanaan yang tertinggi  Panna.
  21. 21. Setelah Mencapai Nibbana Tiada lagi penderitaan, terbebas dari ikatan nafsu Tidak lagi terikat oleh lingkaran Tumimbal lahir dan kematian. Pikiran tenang, tutur kata dan perbuatannya senantiasa dilakukan dengan tenang
  22. 22. Daftar Pustaka Abhijato, Acharm Suchart, Kenikmatan inderawi adalah menykitkan Ali, Matius, Filsafat India, (Tangerang: Sanggar Luxor), 2010, cet. l, Dhammananda, Sri, Keyakinan Umat Buddha, (Kuala Lumpur:Ehipassiko Foundation), 2012 Diputhera, Oka, Pedoman Penerangan Agama Buddha, (Jakarta: Yayasan Sariputra Sadono), 1977 Mahatera, Ven Narada, Sang Budha dan ajaran- ajarannya, (Jakarta: Yayasan Dhammadipa Arama), 1992 Majelis Buddhayana Indonesia, Kebahagiaan Dalam Dhamma Pustaka Dhamma, Nibbana, diakses pada 09 April 2013, dari http://tanhadi.blogspot.com/2012/02/bab-viii- nibbana.html
  23. 23. Terimakasih
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×