Your SlideShare is downloading. ×
0
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Evaluasi Pendidikan_Dasar
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Evaluasi Pendidikan_Dasar

1,166

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,166
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
47
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Oleh Kelompok 1
  • 2. 1. Bayu Tresno Saputro (111714002) 2. Desi Alfianita (111714005) 3. Cintia Devy Siska (111714006) 4. Cholisatun Nikmah
  • 3. Prinsip,dan Alat Evaluasi Pengert ian Evaluas i Prinsip Evaluas i Teknik Tes Teknik Non Tes
  • 4. Prinsip Keseluruhan • Prinsip keseluruhan atau prinsip menyeluruh juga juga dikenal dengan istilah prinsip komprehensif dimaksudkan disini bahwa evaluasi tersebut dilaksanakan secara bulat, utuh atau menyeluruh. Prinsip Kesinambunga n • Prinsip kesinambungan juga dikenal dengan istilah prinsip kontinuitas (continuity). Dengan prinsip kesinambungan dimaksudkan disini bahwa evaluasi hasil belajar yang dilaksanakan secara teratur dan sambung menyambung dari waktu kewaktu. Prinsip Obyektivitas • Prinsip obyektivitas (obyektivity) mengandung makna,bahwa evaluasi hasil belajar dapat menyatakan sebagai evaluasi yang baik apabila dapat terlepas dari factor-faktor yang sifatnya subyektif. Prinsip evaluasi
  • 5. 1. Prinsip Keterpaduan Evaluasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dan di dalam program pengajaran. Evaluasi adalah suatu komponen dalam program yang saling berinteraksi dengan komponen-komponen lainnya (tujuan, materi, stategi instruksional, kegiatan, siswa, guru, sarana). 2. Prinsip Kontinuitas Pada dasarnya evaluasi berlangsung selama proses kegiatan belajar-mengajar berjalan. Evaluasi tidak hanya terdapat pada awal dan/atau pada akhir pengajaran saja.tetapi juga selama proses belajar mengajar berlangsung, misalnya dalam bentuk pengamatan, tanya jawab, atau dialog. Slameto (Evaluasi Pendidikan:1988) tentang prinsip evaluasi 3. Prinsip Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) Hakikat dari CBSA ialah keterlibatan siswa secara mental, antusias dan asyik dalam kegiatan belajar mengajar.
  • 6. 4. Prinsip Koherensi Sebagai akibat dari prinsip keterpaduan, maka evaluasi harus konsisten dengan kemampuan yang didukung oleh tujaunpengajaran. Sering terjadi, kemampuan yang didukung tujuan ialah sikap (afektif) tetapi evaluasi ditujukan kepada pengetahuan. 5. Prinsip Diskriminalitas Sesuai dengan hakikat individu ini, evaluasi harus pula mampu menunjukkan perbedaan dikalangan siswa secara individual. Apabila suatu kelas menunjukkan skor yang sama, maka evaluasi tersebut perlu dipertanyakan. 6. Prinsip Pedagogis Seluruh kegiatan evaluasi haruslah diketahui dan disarankan oleh siswa tidak hanya sebagi rekaman hasil belajarnya saja, melainkan juga sebagai upaya perbaikan dan peningkatan perilaku dan sikapnya itu, sehingga hasil evaluasi harus dinyatakan dan dapat dirasakan sebagai penghargaan bagi yang berhasil dan sebaliknya merupakan “hukuman” (bagi yang belum berhasil) yang menantang untuk belajar lebih giat. 7. Prinsip Akuntabilitas (Accountability) Accountability adalah salah satu cirri dari pendidikan berdasar kompetensi. Pada hakikatnya pendidikan dan pengajaran harus dapat dipertanggungjawabkan kepada lembaga pendidikan itu sendiri, kepada masyarakat pemakai tenaga lulusan, dan kepada kelompok professional.
  • 7. • Tujuan pembelajaran • Kegiatan pembelajaran atau KBM • Evaluasi Trianggulasi tersebut dapat digambarkan dalam bagan sebagai berikut: Tujuan KBM Evaluasi Prinsip umum dan sangat penting dalam kegiatan evaluasi yaitu adanya trianggulasi atau hubungan erat tiga komponen yaitu antara lain :
  • 8. TEKNIK NON TES TEKNIK TES Alat Evaluasi
  • 9. Teknik Non Tes Kuesioner Daftar cocok (check list) Wawancara Pengamata n Riwayat hidup Skala Bertingkat
  • 10. Skala BertingkatSkala menggambarkan suatu nilai yang berbentuk angka terhadap suatu hasil pertimbangan. Ranting scale tidak hanya untuk mengukur persepsi responden terhadap fenomena lingkungan, seperti skala untuk mengukur status ekonomi, pengetahuan dan kemampuan. 1 2 3 4 5
  • 11. • Kuesioner (questionaire) juga sering dikenal sebagai angket. Pada dasarnya, kuesioner adalah sebuah daftar pertanyaan yang harus diisi oleh orang yang akan diukur. 1. Ditinjau dari siapa yang menjawab, maka ada a. Kuesioner langsung b. Kuesioner tidak langsung 2. Ditinjau dari segi cara menjawab maka dibedakan atas: a. Kuesioner tertutup b. Kuesioner terbuka
  • 12. Daftar cocok (check list) Daftar cocok adalah deretan pertanyaan, dimana responden yang dievaluasi tinggal membubuhkan tanda cocok (√) di tempat yang sudah disediakan. No Pendapat Penting Biasa Tidak Penting 1 Sarapan Pagi (√) 2 Belajar (√) 3 Berdandan (√)
  • 13. Wawancara atau interview adalah suatu cara yang digunakan untuk mendapatkan jawaban dari responden dengan jalan tanya jawab sepihak. Wawancara dapat dilakukan dengan 2 cara: 1. Intervieu bebas 2. Intervieu terpimpin Wawancara
  • 14. Wawancara juga dapat dilengkapi dengan alat Bantu. Berupa tape recorder (alat perekam suara), sehingga jawaban atas pertanyaan- pertanyaan yang diajukan dapat dicatat dengan secara lebih lengkap
  • 15. Pengamatan Pengamatan atau observasi adalah suatu teknik yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara teliti serta pencatatan secara sistematis.
  • 16. Ada 3 macam observasi: Observasi partisipan Observasi eksperimental, Observasi sistematik
  • 17. KEKURANGAN DAN KELEBIHAN OBSERVASI KELEBIHAN 1. Data observasi itu diperoleh secara langsung dilapangan 2. Data hasil observasi dapat mencakup berbagai aspek kepribadian masing-masing individu peserta didik KEKURANGAN 1. Observasi sebagai salah satu alat evaluasi hasil belajar tidak selalu dapat dilakukan dengan baik dan benar oleh para pengajar 2. Kepribadian (personality)dari observer atau evaluator juga acapkali mewarnai ke dalam penilaian yang dilakukan dengan cara observasi 3. Data yang diperoleh dari kegiatan observasi umumnya baru dapat mengungkap “kulit luar”nya saja.
  • 18. Riwayat hidup Riwayat hidup adalah gambaran tentang keadaan seseorang selama dalam masa kehidupannya.
  • 19. Teknik tes Ditinjau dari segi kegunaan untuk mengukur siswa, maka dibedakan atas adanya tiga macam tes, yaitu: 1. Tes Sumatif 2. Tes diagnostik 3. Tes Formatif
  • 20. Perbandi ngan tes diagnost ik, formatif dan sumatif Fungs i Waktu Titik Berat Penila ian Alat Evalu asiCara Memili h Tujua n yg Dieval Tingk at Kesuli tan Tes Skorin g Tingk at Penca paian Cara Penca tatan Hasil

×